cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Difficulties Faced By Thai Students’ In Learning Vocabulary At Universitas Muhammadiyah Jember Nasya Ika Fahira; Widya Oktarini; Yenny Mardiana Devanti; Agus Milu Susetyo
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9059

Abstract

Belajar kosa kata sangat penting bagi siswa karena kosa kata merupakan hal utama dalam mempelajari suatu bahasa. Dalam mempelajari kosakata, siswa mungkin menghadapi kesulitan terutama bagi pelajar EFL, karena adanya perbedaan antara bahasa asli dan bahasa sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa Thailand dalam mempelajari kosakata bahasa Inggris, untuk menemukan faktor-faktor penyebab kesulitan dalam mempelajari kosakata bahasa Inggris, dan untuk mengetahui strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi kesulitan dalam mempelajari kosakata bahasa Inggris. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan kuesioner. Partisipan dalam penelitian ini adalah empat mahasiswa Thailand semester delapan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Jember. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua siswa menghadapi kesulitan dalam kosakata, seperti mengetahui arti kata baru, pengucapan kata dan ejaan kata baru. Oleh karena itu, faktor penyebab kesulitan tersebut adalah faktor internal (kurangnya kesadaran diri) dan faktor eksternal (lingkungan). Strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi kesulitan tersebut, seperti menggunakan google translate, mendengarkan lagu dan menonton film atau YouTube menggunakan subtitle bahasa Inggris. Dapat disimpulkan bahwa semua mahasiswa Thailand pada semester delapan Program Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Muhammadiyah Jember menghadapi kesulitan dalam belajar kosakata.
Pengembangan Media Pembelajaran Ular Tangga Dalam Pembelajaran Tematik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar Fika Wulandari; Theresia Sri Rahayu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9060

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kevalidan media ular tangga dalam pembelajaran tematik guna meningkatkan hasil belajar dengan aktivitas pemecahan masalah pada peserta didik, untuk mengetahui peningkatan media ular tangga dalam pembelajaran tematik guna meningkatkan hasil belajar dengan aktivitas pemecahan masalah pada peserta didik dan untuk mengetahui keefektifan media hasil belajar dalam pembelajaran tematik untuk meningkatkan hasil belajar dengan aktivitas pemecahan masalah pada peserta didik sekolah dasar kelas 3. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau R&D (riset dan pengembangan). Pengembangan media ular tangga dengan model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan berdasarkan 3 aspek yaitu valid, praktis dan efektif. Media ular tangga terbukti valid dilihat dari hasil presentase 95,45% untuk uji pakar materi dan 94,66% untuk uji pakar media. Selain valid, media ular tangga terbukti praktis dari hasil angket respon peserta didik memperoleh 83,06% untuk angket respon peserta didik 87,5% untuk angket respon guru. Media ular tangga terbukti efektif dari hasil analisis data nilai pretest dan nilai posttest yang telah dilaksanakan, diketahui nilai signifikan yakni 0,003 < 0,05. Hal tersebut menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Ha diterima menyatakan bahwa ada perbedaan rata-rata diantara hasil belajar pretest dan posttest, dan dikatakan sudah efektif digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Hubungan Motivasi Belajar dan Minat Belajar Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Bagas Ilham Yudhiyantoro; Muh. Wasith Achadi; Lukman Harahap; Putri Apriliani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9061

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pembelajaran motivasi dan minat belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah mengambil jurusan manajemen Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, khususnya pada mata kuliah Konseling Keluarga. Jumlah siswa di kelas 5D Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam sebanyak 37 mahasiswa digunakan sebagai sumber bahan untuk pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus. Penelitian ini hanya mengukur variabel motivasi belajar (X1), minat belajar (X2) dan prestasi belajar (Y). Untuk data variabel motivasi belajar dan minat belajar menurut penyebaran angket yang diberikan kepada 37 mahasiswa. Sedangkan data untuk mahasiswa Prestasi diambil dari nilai mata kuliah Konseling Keluarga. Untuk mengetahui hubungan antar variabel tersebut dilakukan beberapa analisis yaitu uji analisis reliabilitas dan uji korelasi. Berdasarkan hasil tes 60 Pernyataan kuesioner dapat dinyatakan dengan reliabilitas yang baik seperti Cronbach Alpha nilainya 0,379. Serta nilai Total_X1 (Motivasi Belajar) terhadap Y (Prestasi Belajar) sebesar 0.076 dan Nilai Total_X2 (Minat Belajar) terhadap Y (Prestasi Belajar) sebesar 0.288, maka hasil penelitian dapat diinterpretasikan bahwa motivasi belajar berpengaruh sangat kecil terhadap prestasi belajar, begitu pula dengan minat belajar yang berpengaruh sangat kecil terhadap prestasi belajar.
Analisis Sistem Pembayaran Beban Air Pada Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Tirta Musi Palembang Unit Pelayanan Seberang Ulu 1 Reza Tri Handayani; Chandra Kurniawan; Riswan Aradea
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9067

Abstract

Analisis sistem pembayaran beban air pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang Unit Pelayanan Seberang Ulu 1 bertujuan untuk mengetahui sistem pembayaran beban air pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Titra Musi Palembang Unit Pelayanan Seberang Ulu 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini diambil melalui data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui metode dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif, penyajian dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pencatatan penerimaan tagihan air dilakukan secara sistematis dan modern sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan dari perusahaan. Sistem pembayaran telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku yaitu pembayaran secara tidak langsung (online) dan pembayaran secara langsung (offline) berdasarkan kebijakan yang telah ditetapkan sehingga memudahkan pelanggan untuk menyelesaikan kewajiban tagihannya. Jumlah penerimaan tagihan bersih selama 12 bulan pada tahun 2021 yaitu sebesar Rp. 5.244.310.000. Sedangkan penerimaan tagihan bersih rata rata perbulan yaitu sebesar Rp. 449.327.176. Hal ini menunjukan bahwa penerimaan tagihan dari pelanggan rata-rata perbulannya sudah berjalan dengan baik dan lancar.
Sejarah Islamisasi Di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi RiauSejarah Islamisasi Di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi RiauSejarah Islamisasi Di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Yuliantoro Yuliantoro; Asyrul Fikri; Putri Syafira
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9083

Abstract

Kabupaten Rokan Hulu merupakan salah satu wilayah tempat proses islamisai di masa lampau hingga kini menjadi sebutan negeri seribu suluk . Tujuan penelitian ini mengetahui awal perkembangan islam serta penyebaran Islam di Rokan Hulu. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui kajian pustaka yaitu hasil analisa berbagai informasi konseptual serta data-data kualitatif maupun kuantitatif dari berbagai artikel ilmiah yang terpublikasi sebelumnya. Hasil dan pembahasan dari penelitian ini adalah. Rokan Hulu di masa lampau masih zaman kerajaan berdekatan Sumatera Utara yaitu Barus, kedekatan menjadi faktor masuknya pedagang Islam, menggunakan transportasi air merupakan transport utama yang menyusuri hulu Sungai Rokan sampai ke daerah Tapanuli Selatan. Maka ada teori Islamisasi Riau dari jalur Barus ini sebuah teori dapat dibuktikan melalui penelusuran jaringan ulama Barus dan Riau yaitu teori barus terjadi interaksi dan proses dakwah Islam di daerah Rokan Hulu. Pada masa ini Islam berkembang pesat di sepanjang Sungai Rokan, disiarkan oleh muballigh-muballigh Islam yang diperkirakan datang dari Aceh yakni Kerajaan Samudera Pasai. Akibat pergolakan kolonial menyebabkan banyak ulama dan keluarga kerajaan hijrah meninggalkan Pasai menuju Rokan. Pada masa inilah kemungkinan negeri-negeri di Rokan di Riau pada umumnya banyak menganut Islam. Pengembangan Islam khususnya di kerajaan-kerajaan telah dikembangkan oleh penguasa-penguasa kerajaan dan muballigh-muballigh atau tokoh agama, kadi yang ada di kerajaan tersebut. Proses masuknya Islam ke Rokan Hulu juga melalui perdagangan jalur yang digunakan ketika itu melalui Bukit Barisan. Hal ini diprediksi bahwa Riau dikenal sebagai penghasil lada dan rempah-rempah . Berkaitan dengan Islamisasi Riau, maka akan muncul berbagai dampak bagi masyarakat Rokan Hulu kedatangan agama Islam membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat Rokan Hulu karena terjadi penyatuan dua budaya yakni budaya yang datang dan budaya yang menyambut.
Pengaruh Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Kedisiplinan Siswa SMA Negeri 15 Medan Rina Suryani; Dona Marito; Luthfi Azzahra; Masdalifah Harahap
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja guru bimbingan dan konseling terhadap perilaku siswa SMA Negeri 15 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Stratified random sampling digunakan untuk membuat sampel sebanyak 72 responden, secara proporsional pengambilan sampel setiap subpopulasi menurut tingkatannya. Metode pengumpulan data primer menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 72 siswa kelas XI dan XII SMA Negeri 15 Medan. Selain itu, menggunakan pendekatan wawancara dan dokumentasi sebagai bukti tambahan untuk mendukung jawaban kuesioner. sumber daya internal Kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling terlibat dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, perilaku siswa di SMA Negeri 15 Medan dipengaruhi oleh kinerja guru, bimbingan dan konseling. Berdasarkan pengolahan data dan hasil perhitungan SPSS Versi 23 diperoleh hasil uji statistik T untuk Thitung sebesar 5,115 dan Ttabel sebesar 1,997, dengan nilai signifikansi 0,000 dan syarat uji jika Thitung > Ttabel maka Ho ditolak, dan jika signifikansi 0,05, maka Ho ditolak Ha. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa konseling dan keefektifan guru bimbingan memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perilaku siswa. Kinerja instruktur bimbingan dan konseling diakui memiliki pengaruh 27,2% terhadap kedisiplinan murid dalam perhitungan koefisien determinasi. Sementara penyebab tambahan yang tidak diteliti mempengaruhi sisa 72,8% dari populasi. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut, kinerja instruktur bimbingan dan konseling di SMA Negeri 15 Medan berpengaruh signifikan terhadap perilaku siswa. Hal ini terlihat dari upaya yang dilakukan instruktur bimbingan dan konseling di SMA Negeri 15 Medan dalam menangani masalah-masalah yang berkaitan dengan kedisiplinan siswa dengan baik.
The Schizophrenia Mental Disorder Analysis Of The Main Character Elliot Alderson In Mr. Robot Movie And Its Implication On Psycholinguistics Study Jeane Mangangue
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9086

Abstract

Artikel ini membahas tentang tokoh utama dalam film Mr. Robot bernama Elliot Alderson. Ia adalah seorang yang menderita penyakit jiwa yaitu skizofrenia yang menyebabkan dirinya memiliki kepribadian ganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan karakter Elliot Alderson dalam film Mr. Robot serta menganalisis gangguan kejiwaan skizofrenia yang dialami Elliot dan pengaruhnya terhadap orang-orang di sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif melalui pendekatan intrinsik dan teori analitik dari Edgar V. Robert. Hasil penelitian bahwa mengidap penyakit Schizophrenia dapat membuat karakter seseorang berubah menjadi orang yang berbeda.
Analisa Ketidaksetaraan Gender yang Terjadi dan Tanggapan Mahasiswa Perantau Universitas Tarumanegara Adi Pratomo Kusuma Wardhana; Margareta Kristiani Hartono; Therecya Angella Sitio; Vanessa Vanessa; Zefanya Angellin Chen
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9087

Abstract

Gender adalah sifat dan perilaku yang dilekatkan pada laki-laki dan perempuan yang dibentuk secara sosial maupun budaya. Seringkali masyarakat beranggapan bahwa gender sama dengan jenis kelamin tetapi nyatanya gender berbeda dengan jenis kelamin. Gender berbeda dengan seks, karena seks pembagian jenis kelamin yang berasal dari Tuhan, sedangkan gender dibentuk oleh sosial budaya dan gender berlaku tergantung waktu dan tempatnya. Karena dengan pemahaman tersebut banyak masyarakat yang belum memahami tentang gender dan masyarakat juga masih melakukan ketidaksetaraan gender dan membedakan status antara perempuan dan laki-laki. Ketidaksetaraan gender adalah diskriminasi yang diterima oleh perempuan atau laki-laki. ketidaksetaraan gender paling sering dirasakan oleh perempuan “Perempuan harus berstatus dibawah laki-laki”. Pemahaman tersebut yang dipahami oleh masyarakat, karena itu perempuan selalu didoktrin untuk harus selalu berada dibawah laki-laki atau berada di bawah bayang-bayang laki-laki. Di era modern saat ini, pemahaman tersebut masih ada dan dipahami oleh sebagian besar masyarakat, meskipun dikatakan jika di era modern saat ini sudah tidak ada lagi perbedaan atau diskriminasi lagi antara perempuan dengan laki-laki tetapi tetap saja masih banyak masyarakat yang menganut budaya “Patriarki”. Budaya patriarki adalah budaya yang lebih mengutamakan laki-laki dalam segala hal dan membelakangi perempuan. Selain karena pemahaman budaya patriarki, masih kurangnya juga pemahaman masyarakat terkait persamaan gender diantara laki-laki dan perempuan, oleh karena itu dibutuhkannya perubahan masyarakat terkait persamaan perempuan dan laki-laki.
Program Gerakan Literasi Digital Siswa pada Masa Pandemi Covid-19 di SD Negeri Desi Ratnasari; Dian Hidayati; Mita Septiana; Ahmad Saipudin Rauf
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9088

Abstract

Dunia pendidikan di masa pandemi COVID-19 diharuskan melakukan pembelajaran daring. Pembelajaran ini membutuhkan teknologi digital. Kenyamanan digital membuat budaya membaca buku bergeser menjadi budaya menonton. Sehingga minat siswa terhadap budaya baca rendah. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program pengurangan hambatan untuk pelaksanaan gerakan buta aksara siswa selama pandemi COVID-19 di sekolah dasar umum. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Mata pelajaran penelitian ini banyak guru dan siswanya. Mengumpulkan data menggunakan interviews and observation. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa sekolah dasar telah menerapkan program gerakan buta huruf digital selama masa pandemi Covid-19 dengan bantuan teknologi meskipun masih belum optimal. Proses pembelajaran siswa menggunakan whatsapp group, google classroom melakukan literasi digital. Hal ini dibuktikan dengan kebiasaan siswa membaca 15 menit sebelum memulai pelajaran. Siswa dapat mengakses materi yang diberikan oleh guru dalam bentuk PPT dan Video Pembelajaran. Namun dalam proses pembelajaran dengan menggunakan literasi digital, siswa terkendala oleh keterbatasan sarana dan prasarana seperti jaringan internet dan gadget. Hal ini membuat siswa kurang antusias dalam menjawab pertanyaan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program gerakan literasi digital sudah dilaksanakan, meskipun dalam pelaksanaannya terdapat kendala terutama jaringan internet yang terkadang kurang mendukung.
Gambaran Karakteristik, Gejala Klinis dan Komorbiditas Pasien Coronavirus Disease 2019 (Covid–19) yang Belum Divaksin dan yang Sudah Divaksin Maret 2021 – 2022 Michelle Hendriani Djuang; Nindiya Adelina Br. Perangin Angin; Laurensius Linggom Sitinjak
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9089

Abstract

Wabah COVID – 19 ditemukan di Wuhan, Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 2019 dan sudah menyebar secara global. Banyak vaksin COVID – 19 telah diuji dan yang direkomendasi WHO adalah AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Sinovac. Di Indonesia, kebanyakan kasus COVID – 19 terjadi pada kelompok usia 31 – 45 tahun. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran karakteristik, gejala klinis, dan komorbiditas pada pasien COVID – 19 yang belum dan sudah menerima vaksin. Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif. Sampel yang dipakai adalah data sekunder dengan mendata rekam medis bulan Maret 2021 sampai Maret 2022 berjumlah 200 data. Pengambilan sampel dengan metode non – probability sampling jenis Consecutive Sampling. Dari 27 pasien belum divaksin dan 173 pasien sudah divaksin, Manula (>65 Tahun) terbanyak belum vaksin (8 pasien) dan Remaja akhir (17 – 25 tahun) terbanyak sudah vaksin (39 pasien). Perempuan lebih banyak belum vaksin (14 pasien) dan sudah vaksin (105 pasien) dibanding laki – laki dengan 13 pasien belum dan 68 pasien sudah divaksin. Pasien komorbid lebih banyak belum (15 pasien) dan sudah (99 pasien) divaksin dibandingkan dengan tidak ada komorbid sebanyak 12 pasien belum dan 74 pasien sudah divaksin. Gejala klinis COVID – 19 Sedang terbanyak belum (21 pasien) dan sudah (150 pasien) divaksin. Pasien COVID – 19 yang belum divaksin terbanyak usia manula dan sudah divaksin terbanyak usia remaja akhir, pasien perempuan terbanyak belum dan sudah vaksin, pasien dengan komorbid terbanyak belum dan sudah menerima vaksin dan gejala klinis Sedang terbanyak pada pasien belum dan sudah menerima vaksin.