Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Korelasi Skala Positif Tubex dengan Jumlah Limfosit pada Pasien Penderita demam Tifoid Usia Produktif di RS. Royal Prima Medan
Nadia Deva Sihombing;
Erika Syntia;
Cindy Linkoln;
Hendy Million Samin;
Andre Budi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9302
Salmonella enterica, dan khususnya Salmonella typhi, adalah agen penyebab penyakit demam akut yang dikenal sebagai demam tifoid. Demam persisten, bakteremia, invasi bakteri, dan peningkatan fagosit mononuklear di hati, limpa, kelenjar getah bening, dan usus adalah tanda-tanda demam tifoid. Dilakukan pemeriksaan tes serologi Tubex untuk diagnosis demam tifoid. Untuk mengetahui hubungan antara skala positif tubex dengan jumlah limfosit pada pasien usia produktif di RS Royal Prima Medan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik case control. Dimana sampel yang didapat sebanyak 94 pasien. Aspek yang dinilai adalah skala tubex, jumlah limfosit, dan usia produktif. Tes Spearmen rho digunakan untuk mengevaluasi semua data penelitian menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 43,2% pasien positif demam tifioid, dan 56,8% pasien normal. Tidak terdapat hubungan skala positif tubex dengan jumlah limfosit pada pasien usia produktif demam tifoid di Rumah Sakit Royal Prima Medan
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Shasco Gunakarya Piranti
Andi Muh. Rudhan;
Sismiati Sismiati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9303
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan. Subyek penelitian ini adalah departemen ppic dan produksi di PT.Shasco Gunakarya Piranti. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan yang berjumlah 73 orang, analisis data dalam penelitian ini menggunakan software SPSS versi 24. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan yaitu sebesar 0,612 hal ini menunjukan bahwa terdapat korelasi positif antara beban kerja terhadap kinerja karyawan, adapun kontribusinya pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 37,5 % sedangkan sisanya 62,5% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak ikut diteliti dalam penelitian ini seperti faktor motivasi kerja, desain kerja, kompensas, serta kepuasan kerja. Saran dari penelitian ini adalah perlunya sosialisasi seperti visi, misi dan sejarah perusahaan kepada karyawan agar bisa dipahami secara baik dan diterima secara luas, dalam penilaian kinerja karyawan hendaknya lebih menekankan pada aspek obyektifitas agar karyawan tidak merasa diasingkan atau pilih kasih.
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar di SMK Kahuripan 1 Jakarta
Mutmainah Mutmainah;
Hilda Nur Jayidah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9306
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Kedisiplinan belajar siswa SMK Kahuripan I Jakarta sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok, Kedisiplinan belajar siswa SMK Kahuripan I Jakarta sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok serta Efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa SMK Kahuripan I Jakarta. Penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan penelitian yaitu pendekatan. Selain itu penulis menggunakan pendakatan tindakan. Sedangkan desain penelitiannya meliputi penyusunan rencana tindakan dan pelaksanaan tindakan.Akhirnya penulis dapat menarik kesimpulan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan kelompok yang efektif untuk meningkatkan perilaku disiplin siswa, yaitu dilakukan oleh peneliti yang berkapasitas sebagai pemimpin kelompok dengan dibantu oleh trainer yang terkait dengan disiplin, dengan diikuti sejumlah siswa kelas delapan yang memiliki kecenderungan perilaku disiplin rendah sebagai partisipan, mereka diberi pemahaman agar mengikuti kegiatan bimbingan kelompok untuk meningkatkan perilaku disiplinnya menjadi lebih baik. Pelaksanaan layanan ini melalui beberapa tahap yang meliputi tahap pembentukan, peralihan, kegiatan dan pengakhiran, dimana pada tahap kegiatan dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi, memadukan dengan pemutaran CD audio dan film (penggunaan multimedia).
Pengembangan Metode Generasi Alternate Form Secara Otomatis untuk Pengukuran Kemampuan Perencanaan dan Manajemen Waktu
Muhammad Maulana Ramadhan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9307
Perencanaan dan manajemen waktu adalah kemampuan kognitif yang penting bagi individu agar mereka mampu menjalani kegiatan sehari-hari dengan baik. Pengukuran dua kemampuan ini penting karena akan digunakan proses identifikasi individu yang memiliki kesulitan belajar seperti ADHD atau disleksia. Selain itu, hasil pengukuran juga bisa dipakai untuk mendeteksi tenaga kerja unggul yang memiliki kemampuan lebih dalam perencanaan dan manajemen waktu. Pengukuran kedua kemampuan kognitif ini rawan terjadi practice effect yaitu meningkatnya skor pengukuran yang diakibatkan karena peserta uji mampu menghafal jawaban asesmen. Sehingga, studi ini mengusulkan pengembangan algoritma untuk membuat alternate form secara otomatis. Alternate form dipakai untuk mengurangi practice effect dan membantu dalam skenario pengukuran yang resiko kebocoran materi asesmennya tinggi. Untuk kebutuhan generasi alternate form, dapat digunakan algoritma procedural content generation. Tetapi, algoritma procedural content generation yang umum tidak sesuai dengan konteks pengukuran manajemen waktu dan perencanaan. Ketidaksesuaian ini terletak pada tidak konsistennya materi asesmen yang dibuat, terutama dalam menjamin skor maksimal tiap soal. Algoritma yang diusulkan dalam studi ini mampu membuat materi asesmen yang konsisten. Kemudian hasil ukur yang diperoleh dalam pengujian menggunakan alternate form yang digenerasi dinilai cukup stabil.
Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Masyarakat Pesisir (Studi Kasus di Kabupaten Jeneponto Propinsi Sulawesi Selatan)
Muhajirin Muhajirin;
Nur Hamdani Nur;
Nanang Rahmadani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9308
TB paru merupakan penyebab utama kematian diantara berbagai penyakit infeksi dan menjadi masalah yang cukup besar terutama di negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia. Kabupaten Jeneponto memiliki angka prevalensi dan insidensi tertinggi se-Sulawesi Selatan. Hal ini dikarenakan tingginya populasi penduduk dan banyaknya pemukiman padat sehingga penularan penyakit TB semakin meningkat tiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian penyakit TB paru di Kabupaten Jeneponto Provinsi sulawesi selatan. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain case control study. Kasus adalah semua penderita TB paru BTA (+) yang tercatat di rekam medik Puskesmas Bangkala. Kontrol adalah suspek TB yang merupakan anggota rumah tangga atau tetangga sekitar penderita TB yang pernah mengalami gejala batuk lebih dari 2 minggu dan tidak menderita TB. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden dengan Kepadatan hunian tidak memenuhi syarat, sebanyak 14 (63,6%) responden merupakan kelompok kasus kejadian TB Paru dan sebanyak 8 (36,4%) responden merupakan kelompok kontrol TB paru. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,031 (p<0,05) yang berarti bahwa kepadatan hunian merupakan faktor risiko kejadian TB paru, dimana responden dengan kepdatan hunian tidak memenuhi syarat berisiko 9 kali lebih besar untuk mengalami kejadian TB Paru dibandingkan dengan responden dengan kepadatan hunian memenuhi syarat (Odds Ratio = 9,333; IK 95%: 1,121-77,704). Disarankan kepada masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga sanitasi rumah dan lingkungan sekitar agar terhindar dari infeksi dan penularan penyakit TB paru.
Hubungan Model Problem Based Learning dengan Keaktifan Siswa Kelas IV SD Negeri 091281 Kabupaten Simalungun
Marthin Turnip;
Lisbet N. Sihombing;
Eva Pasaribu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9309
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan model Problem Based Learning Dengan Keaktifan Siswa Kelas IV SD Negeri 091281 Kabupaten Simalungun. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang berjenis korelasional. Sampel penelitian ini menggunakan “purposive sampling” dengan mengambil sampel sebanyak 30 siswa kelas IV. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, kuesioner dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan model problem based learning dengan keaktifan siswa, dapat dilihat dari hipotesis penelitian ini bahwa Pada tabel uji F, diperoleh nilai F hitung sebesar 14,280. Sedangkan diketahui nilai F tabel 28 diperoleh sebesar 4,020. Dengan demikian hasil uji analisis F hitung adalah, F hitung lebih besar dari F tabel (14,280 > 4,020), yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan yang signifikan pada model problem based learning terhadap keaktifan siswa.
Penerapan Metode Sorogan dalam Pembelajaran Kitab Kuning Kelas VIII di Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Malalo
Laila Hidayatul Fitri;
Arifmiboy Arifmiboy;
Salmiwati Salmiwati;
Charles Charles
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9310
Metode sorogan di Pondok Pesantren Tarbiyah islamiyah Malalo telah diterapkan tetapi belum berjalan secara maksimal. Penulis juga melihat bahwa tidak semua santri dapat menyetorkan hafalan serta menjelaskan kembali materi yang telah dijelaskan oleh ustadzah sebelumnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan, pendekatan penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif yaitu menggambarkan suatu fenomena yang terjadi sesuai dengan data yang ada di lapangan. Lokasi peneliti melakukan penelitian ini yaitu berada di Pondok Pesantren Tarbiyah islamiyah Malalo dengan informan kunci yaitu ustadzah dan informan pendukung yaitu santriwati kelas VIII yang belajar di Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Malalo. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis data peneliti menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang telah penulis lakukan dapat ditarik kesimpulan. Bahwa pemahaman ustadzah mengenai metode sorogan dengan teori yang yang ada terdapat kekeliruan. Dalam penerapan metode sorogan yang dilakukan ustadzah diawali dengan membaca salam, do’a dan shalawat nabi. Setelah itu ustadzah menyodori santriwati dengan materi pembahasan baru, dengan membacakan terjemah serta menjelaskan materi pembelajaran. Terakhir ustadzah meminta santri untuk membacakan serta menjelaskan kembali tentang apa yang telah ia sampaikan tadi. Alasan ustadzah tersebut memilih menerapkan metode sorogan dalam pembelajaran kitab kuning adalah agar para santri tersebut tidak hanya sekedar mendalami ilmu agama tetapi juga bisa mengamalkannya sehari-hari, agar ilmu tersebut tidak hanya bermanfaat bagi dirinya saja tetapi juga bermanfaat bagi orang lain. Dalam menerapkan metode sorogan juga terdapat kendala yaitu keterbatasan jam pelajaran dan jumlah santri yang lumayan banyak. Tujuan dari metode ini diterapkan agar santri bukan hanya mampu mengetahui tetapi dapat mengamalkan ilmu tersebut baik untuk dirinya sendiri maupun masyarakat lain. Metode sorogan di Pondok Pesantren Tarbiyah islamiyah Malalo telah diterapkan tetapi belum berjalan secara maksimal.
Pengaruh Pembelajaran Mind Mapping terhadap Kemampuan Menulis Karangan Narasi di Sekolah Dasar
Indri Resti Fadilla;
Anissa Bella;
Uke Khairunnisa;
YunindaTria Ningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9311
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran mind mapping terhadap kemampuan menulis karangan narasi di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuasi Eksperimental. Subjek pada penelitian ini adalah berjumlah tiga orang. Subjek adalah anak kelas V SD Xaverius Bukittinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa setelah dilakukan perlakuan beberapa kali ada peningkatan antara nilai saat prestes dan nilai sesudah diberikan perlakuan kepada subjek. Dari hasilnya dinyatakan bahwa nilai pada saat sebelum diberikan perlakuan sebesar 162,5 setelah dilakukan beberapa kali perlakuan kepada subjek terjadinya hasil peningkatan dimana nilainya menjadi naik sebesar 231,25. Hal ini dapat dikatakan bahwa setelah menggunakan metode mind mapping.
Peran Pemerintah dalam Pemberian Insentif untuk Tenaga Kesehatan di Masa Covid-19
Putri Regita Miolda;
Hani Putri Febriyanti;
Putri Andini Novianti;
Novita Dwi Istanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9312
Ditetapkan sebagai Bencana Nasional pada tahun 2020 silam, wabah Corona Virus Disease-19 atau Covid -19 ini telah memberikan dampak yang sangat besar bagi seluruh sektor kehidupan, khususnya di bidang kesehatan. Situasi pandemi Covid-19 menimbulkan banyaknya permasalahan yang telah dihadapi oleh para tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya dengan risiko tertinggi terpapar Covid-19. Artikel ini berisi pembahasan tentang bagaimana peranan pemerintah dalam menangani masalah perlindungan hukum terhadap Tenaga Kesehatan Indonesia pada masa Covid-19. Tujuan dari ditulisnya artikel ini adalah mengetahui bagaimana langkah yang telah dan akan ditempuh pemerintah untuk menangani masalah tenaga kesehatan pada masa sekarang ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan studi pustaka yang mengulas temuan penelitian pada pokok bahasan yang dimaksud. Hasil akhir dari penulisan artikel ini menunjukan bahwa peran pemerintah dalam pemberian insentif untuk tenaga kesehatan di masa Covid-19 secara normatif telah terdiri dari upaya perlindungan preventif dan upaya perlindungan represif. Dimana, upaya preventif yang diberikan oleh pemerintah dilaksanakan melalui, dibuatnya kebijakan dan perlindungan hukum tenaga kesehatan, program pemberian vaksin Covid-19 kepada Tenaga Kesehatan, dan SOP Penggunaan APD untuk Kesehatan. Sedangkan untuk upaya represif dengan memberikan sanksi kepada pelaku kekerasan dan diskriminasi terhadap petugas kesehatan yang bertugas. Tidak hanya itu, pemerintah juga telah memberikan juga telah memberikan insentif dan santunan kematian sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan yang adil terhadap tenaga kesehatan untuk meningkatkan kinerja mereka menjadi lebih baik lagi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa para tenaga kesehatan memerlukan kebijakan dan perlindungan hukum dalam menjalankan profesinya sebagai garda terdepan, baik. Tenaga kesehatan juga perlu diberikan insentif pada masa Covid-19 ini sebagai bentuk jaminan kehidupan mereka dan apresiasi untuk menciptakan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja mereka.
Peran Ilmu Pengetahuan Dalam Kehidupan Manusia
Yosa Rief Dela;
Azmi Fitrisia;
Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9313
The definition of science knowledge is a necessary basis for human continuity. The history of the development of science cannot be separated from topics which until now have been increasing rapidly in comparison to the previous era. The research used in this article, namely the research used in this post, is qualitative research with descriptive procedures. In connection with the development of the times and the way the human mind is increasingly developing, the development of science in every field has achieved a life reform that is used as a support for today's technological and information developments. Based on the etymology of knowledge, the origin of the word in English is knowIedge. In the EncyIopedian of aPhisolophy it is explained that the meaning of knowledge is true belief (knowIedgen is justifed truenbelief). On the contrary, in terms of terminology, various definitions of knowledge have been developed. For Drs. SadinGazaIba, knowledge is regarding what is known and the results of work that are known. Science is defined as the legacy of mankind, but does not belong to the individuals of certain people who originally started with humanity