cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Analisis Faktor Hambatan Kinerja Guru Bimbingan dan Konseling terhadap Implementasi Kurikulum 2013 di SMP Negeri 3 Medan Rina Suriyani; Ega Mawarniyati; Irma Cania Koto; Adellina Manik; Toibah Toibah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9314

Abstract

Kurikulum 2013 memberikan sebagian besar layanan bimbingan dan konseling kepada layanan profesional siswa sebagai hasil dari semangat kurikulum, Dalam kurikulum 2013, bimbingan dan konseling bukan merupakan bagian dari struktur kurikulum 2013. Hal ini, karena bimbingan dan konseling bukanlah mata pelajaran yang dikuasi siswa, melainkan tindakan administratif atau manajemen untuk menjadikan “masalah” siswa sebagai miliknya. Dalam pelaksanaan kurikulum 2013 yang dilaksanakan guru BK dilapangan, ditemukan bahwa Guru Bk masih saja mengalami hambatan dalam kinerjanya di dalam implementasi kurikulum 2013.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor apa saja yang sangat berpengaruh dalam kinerja guru BK terhadap implementasi kurikulum 2013 di SMPN 3 Medan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dimana penulis lebih berfokus pada mendeskripsikan suatu kejadian atau fenomena yang diperoleh dilapangan sesuai dengan topik permasalahan. Hasil penelitian yang diperoleh peneliti yaitu sarana prasaran yang disediakan untuk guru BK di SMPN 3 Medan sangat minim sehingga menyulitkan guru BK dalam memberikan layanan kepada siswa, tidak ada nya ruang khusus konseling sehingga konseling tidak berjalan maksimal
Collaborative Governance dalam Pengembangan UMKM pada Era Revolusi Industri 4.0 di Kabupaten Fakfak Muh. Fachruddin; Muhammad Nur; Hasan Basri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9315

Abstract

Perkembangan teknologi yang begitu pesat membawa perubahan pada berbagai aspek kehidupan serta perilaku masyarakat dalam segala hal selalu menginginkan kecepatan, ketepatan dan efisiensi. Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menghadapi tantangan berat berupa kemampuannya beradaptasi di era revolusi industri 4.0. Untuk menghadapi dan memanfaatkan momentum era revolusi Industri 4.0 ini, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu berkolaborasi dengan stakeholder baik dari pemerintah dan non pemerintah perlu bersinergi agar dapat mengaplikasikan teknologi yang dikembangkan pemerintah atau stakeholder agar pelaku UMKM memiliki pengetahuan dan sarana dalam pemanfaatan internet dalam pengembangan usahanya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis proses Collaborative Governance dalam pengembangan UMKM serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat proses Collaborative Governance dalam pengembangan UMKM di era Revolusi Industri 4.0 di Kabupaten Fakfak. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan melakukan observasi dan wawancara yang dilakukan pada pihak pemerintah daerah dan non pemerintahan. Proses Collaborative Governance dalam pengembangan UMKM pada era revolusi industri 4.0 di Kab. Fakfak belum dapat terlaksana dengan optimal karena belum adanya kerjasama yang berkelanjutan diantara stakeholder, Ego sektoral dan belum adanya wadah koordinasi dari masing-masing stakeholder. Faktor pendukung proses Collaborative Governance yaitu adanya komitmen untuk pengembangan UMKM yang berbasis digital. Belum adanya media informasi atau komunikasi baik, kurangnya fasilitas, kurangnya sumber daya manusia menjadi faktor penghambat proses.
Hubungan Pembelajaran Online, Fasilitas Belajar, dan Kesiapan Belajar terhadap Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas III MI Nurul Huda Raji Demak Maria Evi Kiswah; Asyrofi Aziz
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran online, fasilitas belajar dan kesiapan belajar terhadap hasil belajar pada mata pelajaran matematika siswa kelas III MI Nurul Huda Raji. Penelitian dijalankan menggunakan Explanatory Research. Tahap validasi desain melibatkan ahli materi, ahli media dan ahli bidang pendidikan dan pembelajaran. Penilaian kelayakan oleh para ahli menggunakan lembar validasi. Tahap uji coba melibatkan 59 responden atau peserta didik. Adapun hasil penelitian ini adalah dari uji validitas variabel X1, X2, X3 dan variabel Y dinyatakan Valid karena Hasil Dari nilai R hitung lebih dari Nilai R tabel Moment (0,254). Kemudian Uji Reliabilitas variable variable yang digunakan dalam penilitan ini diperoleh nilai alpha yang lebih besar dari 0,6, sehingga semua variable tersebut dinyatakan reliabel. Pada Uji Analisis Data Dijelaskan bahwa pembelajaran online (X1) mampu meningkatkan hasil belajar sebesar 0,138, pada fasilitas beljar (X2) mampu meningkatkan hasil belajar sebesar 0,087sedangkan pada kesiapan belajar mampu meningkatkan hasil belajar sebesar 0,932. Dari analisis data tersebut menunjukkan adanya pengaruh positif terhadap hasil belajar. Pada uji hipotesis variable X1 memiliki koefisien regresi sebesar 0,132, nilai t Hitung sebesar 2,251, Signifikansi Sebesar 0,08, maka nilai t Hitung lebih besar dari nilai t tabel (1,67) dan nilai signifikansi 0,001 sehingga lebih kecil dari 0,05, maka Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X1 memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar, maka hipotesis 1 diterima. Pada uji variable X2 memiliki koefisien regresi sebesar 0,107, nilai t hitung sebesar 2,023 dengan signifikansi sebesar 0,048. Maka nilai t hitung sebesar 2.023 yang lebih besar dari nilai t tabel (1,67) dan signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,048, maka Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel X2 memberikan pengaruh yang signifikansi terhadap hasil belajar, maka hipotesis 2 diterima. Pada uji variable X3 memiliki koefisien regresi sebesar 0,825, nilai t hitung sebesar 13,201 dengan signifikansi sebesar 0,000. Nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel (1,67) dan nilai signifikansi yang lebih kecil dari 0,05 yaitu sebesar 0,000, maka Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variable X3 memberikan pengaruh yang signifikansi terhadap hasil belajar, maka hipotesis 3 dapat diterima. Dari hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran Online (X1), fasilitas belajar (X2), kesiapan belajar (X3) berpengaruh positif terhadap hasil belajar (Y), sehingga hipotesis 1, 2, 3 dapat diterima semua.
Penerapan Teknik Assertive Training untuk Meningkatkan Kemampuan Mengungkapkan Pendapat Siswa dalam Layanan Konseling Kelompok pada Kelas XI di SMA Negeri 3 Kota Jambi Desti Sarimadana; Akmal Sutja; Rully Andi Yaksa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9317

Abstract

Kemampuan mengungkapkan pendapat merupakan adanya kesanggupan untuk menyatakan pikiran atau perasaannya, kemampuan mengekspresikan ide, mempertahankan hak individu dan tidak melanggar dan menghargai hak orang lain. Saat pemberian layanan BK terkhusus layanan konseling kelompok yang pernah dilakukan masih ada siswa yang tidak memberikan pendapat dan tanggapannya sehingga tidak terlihatnya dinamika kelompok. Maka diterapkan teknik assertive training di mana sangat efektif dalam membantu siswa memberikan pendapat, tanggapan, ataupun contoh dengan metode role playing yang di mana membangun hubungan dan interaksi satu sama lain, selain itu bagaimana dapat berbicara atau berinteraksi dengan orang lain dengan tetap menghargai orang lain tersebut, serta membantu menghadapi atau mengentaskan permasalahan yang dialami. Jenis penelitian ini adalah PTL (Penelitian Tindakan Layanan). Subjek dalam penelitian ini adalah beberapa siswa kelas XI yakni terdiri dari 2 Laki-laki dan 4 Perempuan dengan inisial A1P, C2H, I3P, H4S, C5A dan R6S. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus, di mana setiap siklus terdiri dari Perencanaan, Pelaksanaan, Evaluasi dan Refleksi. Berdasarkan hasil yang didapat setelah satu (I) maka peningkatan mengungkapkan pendapat siswa terjadi sebanyak 46%, kemudian pada pelaksanaan siklus dua (II) peningkatan mengungkapkan pendapat siswa terjadi sebanyak 62% sedangkan pada siklus ketiga (III) peningkatan mengungkapkan pendapat siswa terjadi sebanyak 88%.
Hubungan Komunikasi Interpersonal Guru dengan Prestasi Siswa MA Hasanah Pekanbaru Artia Br Munthe; Almasdi Syahza; Sri Kartikowati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9319

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal guru dengan siswa dengan prestasi belajar siswa MA Hasanah Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah korelasional asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa MA Hasanah Pekanbaru yang berjumlah 84 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu sample jenuh atau sensus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket untuk variabel komunikasi interpersonal guru dan nilai ujian akhir semester untuk variabel prestasi belajar. Analisis data yang digunakan yaitu korelasi pearson product moment. Terdapat hubungan komunikasi interpersonal guru dengan prestasi belajar siswa, dengan koefisien korelasi sebesar 0,346 bertanda positif. Hasil tersebut menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal guru dan prestasi belajar siswa.
Kesiapan Sekolah Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka di Rote Ndao Ezra Tari; Hendrik A.E. Lao; Martin Ch. Liufeto; Lanny I.D. Koroh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9320

Abstract

Salah satu bentuk pembangunan pendidikan nasional adalah perubahan kurikulum. Perkembangan terakhir adalah kurikulum mandiri. Perubahan kurikulum ini ditengarai mengabaikan efisiensi maksimal siswa dalam belajar. Oleh karena itu penelitian ini berfokus untuk mengkaji implementasi kurikulum otonom di SD GMIT Kabupaten Rote Barat. Metode yang digunakan adalah penelitian dengan menggunakan metode purposive sampling. Sumber yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 responden. Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa kesiapan sekolah untuk mengimplementasikan kurikulum mandiri di sekolah GMIT di Kecamatan Rote Ndao Kabupaten Rote Barat berada pada level yang cukup siap beraksi. Hal ini disebabkan faktor sosialisasi yang masih kurang pemahaman guru, dukungan referensi dan persiapan kurikulum merdeka yang kurang.
Hakikat Filsafat Ilmu Dalam Pelayanan Publik Pada Pemerintahan Daerah Julharya Adrika; Azmi Fitrisia; Ofianto Ofianto
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9325

Abstract

Service ethics is the use of noble values by service personnel in providing public services. The services provided to the community are based on predetermined rules, namely legal and social norms. The application of service ethics must be a means of control for service personnel when carrying out their duties and functions and authority in administering public services to the people in the regions. Public service is an activity or a series of activities in the context of fulfilling the service needs of every citizen and resident for goods, services, and/or administrative services provided by the organizers. Apparatuses who have ethics in acting and behaving daily within the scope of regional government will always be moved to defend the honor of the government in carrying out their duties and functions as well as possible and will always try to avoid violations that will undermine the authority of the organizational unit or government where they are assigned
Ragam Sistem Budidaya Udang Vaname di Losarang Indramayu Mohammad Nurdin; Kukuh Nirmala; Sandra Sukmaning Adji; Ali Aminulloh
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan beberapa sistem budidaya udang vaname di Losarang Indramayu dengan manajemen pengelolaan yang berbeda mulai dari komponen tambak, air, benih, pakan, hingga sistem usaha penanganan produksi udang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Kolam sampel yang dipilih sebanyak 4 kolam. Sumber data adalah pemilik dan/atau pengelola tambak udang sebanyak 4 orang, yaitu masing-masing 2 pengelola sistem budidaya udang tradisional, dan 1 pengelola tambak percobaan super intensif 1 orang pengelola. Validitas data menggunakan triangulasi data dan teknis analisis data menggunakan analisis kategorisasi komparatif. Hasil dari penelitian ini adalah produktivitas budidaya sistem tradisional (kolam 1 dan 2) adalah 0,0175 kg/m2, sistem intensif (kolam 3) adalah 0,667 kg/m2 dan sistem super intensif (kolam 4) adalah 3,364 kg/m2. m2. Nilai ekonomi budidaya tradisional 54,125%, sistem intensif 11,54% dan super intensif 433% selama 3 bulan. Dengan demikian, sistem budidaya super intensif memiliki produktivitas dan nilai ekonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem budidaya lainnya.
Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT. Trans Berjaya Khatulistiwa Agus Hasiholan Simbolon; Joan Yuliana Hutapea
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9333

Abstract

Dalam penelitian ini, kita akan mengetahui hubungan antara motivasi kerja karyawan dan produktivitas kerja baik secara parsial maupun menyeluruh pada PT. Khatulistiwa Trans Berjaya. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari sampel sebanyak 29 responden dan total 29 karyawan PT. Trans Berjaya Khatulistiwa. Menggunakan formulir Google, survei online didistribusikan sebagai metode pengumpulan data. Uji t, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi, dan analisis statistik deskriptif adalah teknik analisis yang digunakan. Menurut temuan statistik deskriptif, keterlibatan merupakan indikator motivasional dengan nilai rata-rata terendah, sedangkan pengembangan memiliki nilai rata-rata tertinggi. Pada variabel produktivitas kerja, kualitas kerja memiliki nilai rata-rata tertinggi, sedangkan kuantitas kerja dan ketepatan waktu memiliki nilai rata-rata terendah. Hasil uji koefisien korelasi menunjukkan adanya hubungan substansial antara produktivitas dan motivasi kerja, seperti yang ditunjukkan oleh rhitung R=0,810. Pengaruh motivasi kerja terhadap produktivitas pegawai diukur dengan menggunakan uji t, diperoleh hasil 7,175 > t tabel 2,045, dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa variabel pengukuran motivasi kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan.
Pengaruh Online Customer Review, Online Customer Rating, dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian pada Layanan Go Food dalam Aplikasi Gojek (Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Advent Indonesia) Nathanael Christoper; Joan Yuliana Hutapea
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.9334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh online customer review, online customer rating, dan promosi terhadap keputusan pembelian pada layanan Go Food dalam aplikasi Gojek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah hasil dari kuesioner melalui Google-form yang telah dibagikan kepada 100 responden mahasiswa Universitas Advent Indonesia. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskriptif, uji regresi linear berganda, koefisien determinasi, analisis koefisien korelasi, uji – t, dan uji f. Dari hasil uji – t didapatkan bahwa variabel online customer review berpengaruh terhadap keputusan pembelian,dengan nilai thitung = 1,790 > dari ttabel = 1,660. Variabel online customer rating tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai thitung = 0,928 < dari ttabel = 1,660. Variabel promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian, dengan nilai thitung = 5,981 > dari ttabel = 1,660. Hasil uji signifikansi regresi diperoleh nilai F sebesar 38.409 dengan Sig. 0,000. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa koefisien persamaan regresi signifikan. Nilai dari koefisien determinasi diperoleh sebesar 54%, sementara 46% sisanya dipengaruhi oleh faktor diluar variabel yang tidak diteliti oleh penulis.