cover
Contact Name
Dede Hidayatullah
Contact Email
dayatdh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.undas@kemdikbud.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra
ISSN : 18584470     EISSN : 26856107     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Undas is a journal of language and literature research. First published by Balai Bahasa South Kalimantan since 2006. This journal is a research journal that publishes various research reports, both literature studies and field studies, linguistics and literature include structural linguistics, applied linguistics, interdisciplinary linguistics, oral literature (folklore), philology, pure literature, applied literature, and interdisciplinary literature. Publish regularly twice a year in June and December.
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
Argot dalam Forum Jual Beli Wilayah Palangkaraya di Facebook Nur Widianti Arifah; Perdana Indra
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i1.3288

Abstract

Penelitian ini untuk mendeskripsikan wujud dan pola pembentukan argot pada forum jual beli wilayah Palangka Raya di facebook. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah penjual yang menawarkan dagangannya di forum jual beli wilayah Palangka Raya di facebook. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, dokumentasi, dan teknik catat. Sumber data pada penelitian ini adalah penawaran atau unggahan para penjual yang ada dalam forum jual beli wilayah Palangka Raya. Metode yang digunakan dalam menganalisis data pada penelitian ini adalah metode padan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wujud argot pada forum jual beli wilayah Palangka Raya ditemukan adalah berjumlah total 32 argot, yang terdiri dari 3 jenis kelas kata. Ditemukan 12 wujud argot kata kerja, 15 wujud argot kata sifat, dan 5 wujud argot kata benda. Kategori wujud argot yang paling banyak ditemukan adalah kata sifat, yaitu 15 argot. Selanjutnya pembentukan pola argot dalam forum jual beli wilayah Palangka Raya menunjukkan bahwa argot terbentuk karena pengaruh latar belakang alasan dijualnya suatu barang yang berbeda oleh penjual yang berbeda pula.
Representasi Tokoh Utama dalam Novel Kawi Matin di Negeri Anjing Karya Arafat Nur: Tinjauan Psikologi Sastra Emilda Emilda; Masithah Mahsa; Annisa Annisa
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i1.4759

Abstract

Tokoh utama berperan penting untuk cerita yang ingin dikisahkan oleh pengarang dalam novel. Selain itu, permasalahan-permasalahan yang muncul dalam kepribadian tokoh-tokoh yang lain selalu dipusatkan untuk mengungkapkan kepribadian tokoh utama. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan id, ego, dan superego tokoh utama dalam novel Kawi Matin di Negeri Anjing karya Arafat Nur tinjauan psikologi sastra. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini ialah berupa kutipan paragraf, dialog, dan kalimat teks novel Kawi Matin di Negeri Anjing Karya Arafat Nur yang mengandung id, ego, dan superego tokoh utama.. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik baca dan catat. Adapun hasil penelitian yang ditemukan adalah berupa id, ego, dan superego tokoh utama pada novel Kawi Matin di Negeri Anjing karya Arafat Nur yang berjumlah 90 data yang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu: (1) Id, berjumlah 28 data, (2) Ego, berjumlah 30 data, (3) superego, berjumlah 32 data. Data yang paling banyak adalah superego, dan data yang paling sedikit adalah id. Dengan demikian, tokoh Kawi Matin didominasi oleh kepribadian superego berupa rasa bersalah, dan inferior.
Warna Lokal Bali pada Novel Tarian Bumi Karya Oka Rusmini Sifana Umardi; Novi Diah Haryanti
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i1.4768

Abstract

Keeksotisan Bali tak pernah luput dari perhatian masyarakat luas. Namun, siapa sangka di balik keindahan adat dan istiadat serta keteguhan masyarakatnya dalam menjaga budaya tersebut, justru tersimpan realitas pahit yang mesti dihadapi seorang perempuan. Oka Rusmini menuliskan realitas adat istiadat Bali dalam novel Tarian Bumi berikut dengan kentalnya warna lokal yang menjadi latar ceritanya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mendeskripsikan analisis warna lokal dalam novel Tarian Bumi karangan Oka Rusmini yang berfokus pada tujuh kebudayaan universal.  Metode penelitian yang diterapkan atau digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data berupa simak dan catat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah human instrument yang berasal dari peneliti itu sendiri. Sumber data yang digunakan adalah novel Tarian Bumi karangan Oka Rusmini dan artikel-artikel pendukung lainnya. Hasil penelitian yang diperoleh melalui penelitian ini adalah warna lokal Bali yang teridentifikasi melalui tujuh kebudayaan universal yang terdiri dari, sistem kepercayaan, sistem kemasyarakatan, sistem mata pencaharian, sistem perlengkapan dan peralatan hidup/teknologi, bahasa, kesenian, dan sistem pengetahuan yang menjadi warna lokal Bali dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini.
Ragam Tindak Ilokusi Guru Bahasa Indonesia dalam Pembelajaran Daring Anggik Budi Prasetiyo; Akhmad Sofyan
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i1.3559

Abstract

Tindak tutur ilokusi yang ada dalam pembelajaran daring sangat dimungkinkan beragam dan mempunyai peranan yang sangat penting. Peran penting tersebut ialah sebagai sarana dalam bertutur agar maksud tuturan dapat tersampaikan dengan jelas dan mudah dimengerti. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan ragam tidak tutur ilokusi yang ada dalam  proses pembelajaran daring. Sumber data penelitian ini ialah video pembelajaran  daring guru Bahasa Indonesia di SMAN Arjasa dengan menggunakan aplikasi Zoom. Kajian ini menjadikan tuturan guru Bahasa Indonesia yang diindikasikan mengandung tindak ilokusi di dalamnya sebagai data. Penelitian ini  dirancang sebagai penelitian kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif interpretatif. Pendekatan yang diterapkan dalam rangka analis data ialah pendekatan pragmatik. Proses pengumpulan dilakukan dengan melakukan perekaman pada saat guru melakukan  pembelajaran daring melalui aplikasi Zoom. Kemudian, rekaman tersebut disimak dan dicatat guna mendapatkan data yang sesuai dengan rumusan masalah. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa guru menggunakan tindak tutur ilokusi pada tiap-tiap bagian dalam proses pembelajaran, yaitu pada bagian pembukaan dan apersepsi, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada tiap bagian tersebut, muncul berbagai tindak ilokusi baik tindak ilokusi asertif, direktif, komisif, ekspresif, maupun deklaratif. Ragam tindak tutur yang ditemukan tersebut diharapkan mampu menjadi bahan pengayaan bagi guru semua mata pelajaran pada umumnya dan lebih khusus mata pelajaran Bahasa Indonesia.  
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas Karya J.S. Khairen Alfrija Irza Sahara; Achmad Yuhdi
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i1.4845

Abstract

Penelitian ini berawal dari sebuah latar belakang masalah tentang tindak tutur ilokusi yang akan dianalisis dari sebuah novel. Tujuan pembuatan artikel jurnal yakni, ingin mendeskripsikan tentang tindak tutur dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen. Tindak tutur ilokusi merupakan tindak tutur yang diberitahukan oleh si penutur biasanya berupa peringatan, sambutan, dan janji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yang menghasilkan suatu data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari setiap orang beserta perilaku yang telah dianalisis oleh peneliti. Subjek dalam penelitian ini adalah novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen. Penelitian ini terfokus pada analisis tindak tutur ilokusi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tindak tutur kata maupun kalimat yang mengandung tindak tutur ilokusi dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen. Hasil dari penelitian ini tentang makna tindak tutur ilokusi yang terdiri dari: tindak tutur ilokusi asertif, tindak tutur ilokusi direktif, tindak tutur ilokusi ekspresif, tindak tutur ilokusi komisif, dan tindak tutur ilokusi deklaratif.
Undas: Volume 18, Nomor 1 Prakata, Daftar Isi, Abstrak
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 1 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i1.5115

Abstract

Pola Urutan Kata pada Anak Pengidap Lidah Tongue Tie Kamilah kamilah; Karina Adishakti; Dona Aji Karunia Putra
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 2 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i2.4396

Abstract

Abstrak: Bahasa adalah alat komunikasi yang harus dimiliki setiap manusia. Bahasa menjadi modal utama dalam proses tumbuh kembang anak. Perkembangan bahasa anak dipengaruhi oleh faktor ekstren dan intern. Perkembangan yang terhambat ternyata dapat mempengaruhi kemampuan berbahasa pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola urutan kata pada anak penderita tongue-tie dan mendeskripsikan faktor yang memengaruhi perkembangan bahasa pada anak penderita tongue-tie. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif.  Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan teknik simak dan catat, yaitu menyimak ujaran anak penderita tongue-tie lalu mencatat hasil tuturannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak pengidap tongue-tie mengalami gagap dalam berbicara. Selain itu, wujud gangguan berbahasa yang paling signifikan pada penderita tongue-tie adalah kekacauan pola urutan kata dalam kalimat.Kata kunci: gangguan berbahasa, tongue-tie, psikolinguistik  Abstract: Language is a communication tool that every human being should have. Language is the main capital in the process of child development. Children's language development is influenced by external and internal factors. Delayed development can affect language skills in children. This study aims to describe the pattern of word order in children with tongue-tie and describe the factors that influence language development in children with tongue-tie. This research was conducted with descriptive qualitative method. The data in this study were collected by listening and note-taking techniques, namely listening to the speech of children with tongue-tie and then recording the results of their speech. The results showed that children with tongue-tie experienced stuttering in speaking. In addition, the most significant form of language disorder in tongue-tie sufferers is the disorder of word order patterns in sentences.Key words: language disorders, tongue-tie, psycholinguistic
Undas: Volume 18, Nomor 2 Prakata, Daftar Isi, Abstrak
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 2 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan Para Pendidik terhadap Materi Penyuluhan Apresiasi Sastra di Kalimatan Selatan NFN Saefuddin
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 2 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i2.4868

Abstract

Masalah penelitian ini ialah bagaimana gambaran kemampuan mengapresiasi sastra para pendidik pada jenjang sekolah dasar dan bagaimana gambaran materi yang dibutuhkan oleh pendidik untuk meningkatkan kemampuannya dalam apresiasi sastra. Tujuan penelitian ini ialah untuk memperoleh gambaran kemampuan mengapresiasi sastra para pendidik pada jenjang sekolah dasar dan untuk mengetahui materi yang dibutuhkan oleh pendidik untuk meningkatkan kemampuannya dalam apresiasi sastra. Kemampuan para pendidik terhadap materi apresiasi sastra memerlukan observasi atau survei. Berdasarkan uraian itu, penelitian ini akan menggunakan metode survei.  Metode survei ialah metode pengamatan dan melakukan penyebaran  kuisioner. Hasil pengolahan data survei  ialah suatu metode untuk memperoleh bahan  penyuluhan sastra, dari data itu disusun pedoman atau bahan kegiatan penyuluhan sastra yang akan dilakukan oleh Badan Bahasa, balai, dan kantor bahasa. Hasil  penelitian ini akan memperoleh gambaran tentang jawaban soal dan prosentase kemampuan para pendidik dalam mengapresasi sastra. Hasil penelitian ini nantinya dapat dibuat satu model, materi khusus, sebagai upaya  meningkatkan kemampuan para pendidik dalam mengapresasi sastra. 
Kearifan Orang Banjar dalam Cerita Rakyat Kalimantan Selatan “Mencari Ilmu Berumah Tangga” Nidya Triastuti Patricia; Dede Hidayatullah
UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa dan Sastra Vol 18, No 2 (2022): UNDAS
Publisher : Balai Bahasa Kalimatan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/und.v18i2.5358

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana kearifan orang Banjar dalam berumah tangga yang tergambar dalam cerita rakyat Kalimantan Selatan “Mencari Ilmu Berumah Tangga”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data primer penelitian ini adalah cerita rakyat Banjar yang berjudul “Mencari Ilmu Berumah Tangga” yang diperoleh dari buku Cerita Rakyat Daerah Kalimantan Selatan hasil penelitian Drs. Abdurrahman Ismail, dkk. yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara teknik dibaca dan dicatat, yaitu dengan mencatat dan mengkalsfikasi kearifan lokal yang terdapat dalam cerita rakyat “Mencari Ilmu Berumah Tangga”. Hasil penelitian menunjukkan adanya karifan lokal seperti budaya menuntut ilmu, kesetaraan jender dalam menuntut ilmu, mau bermodal dalam menuntut ilmu, tidak pelit membagi ilmu, tidak memperjualbelikan ilmu dengan cara yang buruk, dan mengaplikasikan ilmu yang berhubungan dengan rumah tangga. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Banjar mengutamakan ilmu dalam setiap sisi kehidupan. Kata kunci: kearifan lokal, cerita rakyat, ilmu, dan rumah tangga Abstract: This study aims to describe how the wisdom of the Banjarese in the household is depicted in the South Kalimantan folklore “Mencari Ilmu Berumah Tangga”. The method used in this study is the descriptive method. The primary source of data for this study is Banjar folklore entitled “Mencari Ilmu Berumah Tangga” which was obtained from the South Kalimantan Regional Folklore book researched by Drs. Abdurrahman Ismail, et al. published by the Ministry of Education and Culture. Data collection techniques are used by reading and recording techniques, The results showed that there are local wisdom such as the culture of studying, gender equality in studying, being willing to be capitalized in studying, not being stingy in sharing knowledge, not selling knowledge in a bad way, and applying knowledge related to the household. This shows that Banjarese prioritizes knowledge in every side of life.Keywords: local wisdom, folklore, knowledge, household

Page 11 of 13 | Total Record : 123