cover
Contact Name
Okta Hadi Nurcahyono
Contact Email
okta.hadi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
habitus@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Sosiologi Antropologi Gedung C FKIP UNS. Jl Ir Sutami No.36A, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Habitus: Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Antropologi
ISSN : -     EISSN : 25979264     DOI : https://doi.org/10.20961/habitus.v3i2.35716
Core Subject : Education, Social,
Habitus Journal is published by the Sociology-Anthropology Education Study Program, FKIP, Sebelas Maret University (UNS). Published twice a year ie 1st Edition: January-June and 2nd edition: July-December. The Habitus Journal focuses on theoretical studies and analysis of research results in the fields of education, social and culture.
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
KEEFEKTIFAN BUKU AJAR PENDAMPING BERBASIS KEARIFAN LOKAL BANGKALAN TEMA 7 UNTUK KELAS 4 SDN DEMANGAN 1 BANGKALAN Atika Maulidina Hs; Agung Setyawan
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 6, No 1 (2022): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v6i1.60400

Abstract

Salah satu syarat produk pendidikan dikatakan layak dan dapat digunakan di dalam kelas adalah jika produk tersebut dinilai efektif berdasarkan validasi khalayak. Menemukan skor efektivitas penting untuk mengetahui seberapa efektif produk dalam mencapai tujuan pembelajaran. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan prosedural dengan desain 10 langkah dari Borg and Gall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan produk buku ajar pendamping berbasis kearifan lokal Bangkalan bertema keindahan keberagaman di negeriku. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa sebanyak 100% siswa selesai belajar setelah menggunakan produk buku ajar pendamping yang dikembangkan. Hal ini menunjukkan bahwa keefektifan produk berada pada kriteria efektif sehingga layak digunakan dalam pembelajaran di kelas. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dan peneliti lain untuk melakukan inovasi pengembangan buku ajar pendamping pada mata pelajaran lain.
HAKIKAT HERIDITAS, LINGKUNGAN, KEBEBASAN MANUSIA, DAN HIDAYAH TUHAN DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MANUSIA Syaiful Dinata
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 6, No 1 (2022): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v6i1.60948

Abstract

Pada tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui hakikat dari heriditas (keturunan), lingkungan, kebebasan berkehendak manusia dan hidayah Tuhan dalam membentuk kepribadian manusia. Pada penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research), yaitu penelitian menganalisis literatur tertulis berupa buku dan jurnal ilmiah sebagai sumber utama, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hakikat heriditas dan lingkungan dalam pembentukan kepribadian manusia berperan begitu vital, dan juga kebebasan itu yang berarti manusia itu bukan mesin ataupun robot yang bisa diambil alih kapan saja kebebasannya. Dalam artian, manusia tidak bisa didikte, jika manusia itu didikte maka hal itu sudah dikatakan tidak bebas lagi. Hal yang sama-sama diketahui adalah hanya manusia yang memiliki kebebasan yang lebih dari makhluk hidup lainnya, sehingga hal ini tentu akan berdampak pada kepribadian manusia. Heriditas dan lingkungan yang baik boleh jadi terkalahkan dengan kehendak bebas yang dimiliki manusia, sehingga bukan kepribadian baik yang tercipta, namun kepribadian yang buruk. Begitu pula sebaliknya, meskipun secara heriditas dan lingkungan yang buruk, namun boleh jadi memiliki kepribadian yang baik, atas asas dari kebebasan dalam berkehendak manusia. Akan tetapi, dari ketiga faktor ini dibingkai atau dapat dikatakan terikat pada hidayah dari Tuhan, dan bahkan tak khayal bahwa hidayah Tuhan ini yang akan menentukan kepribadian dari manusia itu sendiri. Kemudian, dari faktor pembentukan kepribadian manusia yakni heriditas dan lingkungan sudah diakui di dalam Islam, namun kedua faktor tersebut tidak berjalan begitu saja selayaknya benda yang jatuh dari atas pohon tanpa ada hambatan ataupun gangguan, melainkan dalam pembentukan kepribadian manusia adakalanya kedua faktor tersebut tidak berkerja secara signifikan. Artinya, selain dua faktor tersebut yang sudah diakui di dalam Islam, maka ketika kedua faktor itu tidak berperan, artinya ada faktor lain yang bisa dikatakan cukup penting dalam membentuk kepribadian manusia itu sendiri, yaitu hidayah Tuhan.
Pengembangan Media Gambar Untuk Meningkatkan Pemahaman Karir Pada Anak Usia Dini 5-6 Tahun Kartika Saraswati
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 6, No 2 (2022): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v6i2.62131

Abstract

Pada saat ini informasi dan teknologi yang begitu pesat berkembang pesat menjadi hal yang penting karena semakin mudah untuk memiliki segala informasi yang dibutuhkan. Termasuk dunia karir sangat penting dan memiliki peran signifikan dalam kehidupan manusia sekarang. Tapi, ada kemungkinan bahwa kurangnya informasi tentang. karir yang menjadi masalah sampai saat ini Pengenalan karir sebaiknya sejak kecil sebagai bentuk informasi awal terhadap konsep diri. Pada kenyataannya, tidak semua anak memiliki informasi karir yang cukup untuk menunjang kehidupannya ketika dewasa dalam memilih karir. dan mengambil keputusan Minimnya informasi membuat karir tidak dapat mengenal lebih luas dan kebingungan akan tujuan dan keinginan yang ingin dicapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman karir pada anak usia dini khususnya rentang usia 5-6 tahun dengan menggunakan media media inovatif berupa buku kegiatan bergambar berjudul “Aku Tahu Cita-citaku”. Teori yang digunakan adalah teori perkembangan Donald Career Super yaitu tahap growth (pertumbuhan) dengan menggunakan metodologi penelitian research and development. Hasil validasi orang-orang materi sebesar 93% dan orang-orang media sebanyak 88% hasilnya akan. Di antara responden ketika terlibat dalam uji coba makhluk berhingga memiliki perencanaan karir dalam kategori baik dan media layak dikategorikan. Media pembelajaran ini idiharapkan membantu memudahkan anak dalam memperoleh informasi karir yang lebih luas dan membuat lebih giat dalam belajar menggapai cita-cita yang ingin dicapai.Kata kunci: pengenalan karir, anak usia dini, media pembelajaran Abstract. In the current information and technology so quickly developed rapidly into the important because it easier to have all the required information. Including career world is very important and have a significant role in human life now. But, it is possible that the lack of information on. career has been a problem until nowThe introduction of better career since childhood as a form of preliminary information to the concept themselves. Infact, not all children have information career sufficient to support her life when mature in choosing career. and makes decisionsThe lack of information made a career ca not know the broader and confusion will purpose and desires to be achieved. The purpose of this research is to improve understanding careers in early childhood especially the age range of 5-6 years by using media media innovative namely pictorial form of a book of the activity of titled  “ Aku Tahu Cita-citaku “. The theory that is used is a theory of the development Donald Career Super that stage of growth (growth) with the use of research methodology research and development. The results of the people of the material validation of 93 % and of the people of the media as much as 88 % the result will be. Among respondents when they were involved in the trial of a finite being having career planning in good category and media worthy of categorized as. Media this learning idiharapkan help ease child in get information career broader and made a more active in learn to reach dream to be achieved.Keywords: the introduction of career, early childhood, media learningku”.
Menyingkap Fenomena Konstruksi Sosial Warung Pangku Di Gresik Eko Setiawan
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 6, No 2 (2022): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v6i2.62218

Abstract

Terjadi interaksi simbolik antara pelayan perempuan dengan pengunjung warung kopi pangku yang sudah menjamur di Gresik. Para pengunjung memaknai warung kopi pangku  sebagai arena sosial. Untuk menarik pelanggan dengan menggunakan atribut baju sexy sehingga menimbulkan pemaknaan dalam interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi dan faktor utama yang mendorong perempuan bekerja sebagai pelayan warung pangku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai karakteristik dari fenomena yang sedang diteliti dengan menggunakan teori interaksi simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola interaksi menggunakan simbol prostitusi terselubung dalam melakukan pelayanan ke pelanggan, seperti memakai pakaian sexy. Mereka bekerja sebagai pelayan warung kopi pangku karena  faktor ekonomi, pendidikan dan keluarga.Abstract. There was a symbolic interaction between female waiters and visitors warung kopi pangku that had mushroomed in Gresik. Visitors interpret warung kopi pangku as a social arena. To attract customers by using sexy clothing attributes so as to cause meaning in social interactions. This study aims to analyze the interactions and main factors that encourage women to work as lap stall waiters. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach that aims to provide a clear picture of the characteristics of the phenomenon being studied using the theory of symbolic interaction. The results showed that interaction patterns used veiled prostitution symbols in performing services to customers, such as wearing sexy clothes. They worked as waiters of warung kopi pangku to economic, educational and family factors.Keywords: Social Construction, Female Servants, Warung Kopi Pangku
Genealogi Masyarakat Madura Dan Jawa: Studi Budaya Pedhalungan Di Kabupaten Jember Bagus Prayogi
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 6, No 2 (2022): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v6i2.60910

Abstract

Jember dikenal sebagai kota pendalungan, meskipun demikian pendalungan sebagai identitas baru saja digunakan beberapa tahun terakhir. Hal ini pula yang menimbulkan kontestasi antar masyarakat Jember ada yang menerima dan ada yang menolak. keikutsertaan bupati saat itu sebagai kampanye tahunan membuat gaduh dan syarat akan kepentingan pragmatis di dalamya. Masyarakat jember sendiri terdiri atas masyarakat Madura dan Jawa. pendalungan muncul akibat akulturasi antara masyarakat Madura dan Jawa. Sekat-sekat Jawa-Madura masih tampak sangat jelas, dan pendalungan sebgai suatu identitas Jember diidikasikan memiliki kepentingan yang sistematis dari para birokrat. Maka dari itu Fokus dari penelitian pada Genealogi dari masyarakat madura dan jawa terhadap budaya pendhalungan. Maka dari itu ada tiga rumusan masalah dalam penelitian ini pertama, bagaimana adat madura dan Jawa secara komprehensif? Kedua, bagaimana genealogi antara masyarakat Madura dan Jawa yang berada di Jember? Ketiga, Bagaimana pendhalungan tumbuh di sekitaran masyarakat Madura dan Jawa? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Adapaun teknik pengumpulan data dengan observasi, kuisioner, wawancara, serta dokumentasi, sedangkan pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan etnografi. Untuk itu tujuan dari paper ini yaitu: pertama, mengetahui budaya Masyarakat Madura dan Jawa yang berada di Jember secara komrehesif. Kedua, mengetahui kontestasi antara Masyarakat Madura dan Jawa. Ketiga, mengetahui budaya pendhalungan terhadap masyarakat Madura dan Jawa Kata Kunci: Genealogi; Madura dan Jawa; Pendhalungan  Abstract Jember is known as the city of pendalungan, although pendalungan as an identity has only been used in the last few years. This also causes contestation among the people of Jember, some who accept and some who reject. The regent's participation at that time as an annual campaign made noise and conditions for pragmatic interests in it. Jember community itself consists of the Madurese and Javanese. Pendalungan emerged as a result of acculturation between the Madurese and Javanese people. The boundaries of Java-Madura are still apparent, and pendalungan as a Jember identity is indicated to have a systematic interest from the bureaucrats. Therefore, the focus of research on the genealogy of the Madurese and Javanese people towards the pendhalungan culture. Therefore, there are three formulations of the problem in this study; first, How is the Madura and Javanese customs comprehensively? Second, how is the genealogy between the Madurese and Javanese people in Jember? Third, how does pendhalungan grow around the Madurese and Javanese communities? This research uses the descriptive qualitative method for the data collection techniques by observation, questionnaires, interviews, and documentation. For this reason, the objectives of this paper are: first, to know the culture of the Madurese and Javanese people in Jember comprehensively. Second, knowing the contestation between the Madurese and Javanese people. Third, understanding the pendhalungan culture for the Madurese and Javanese people. How does pendhalungan grow around the Madurese and Javanese people? This research uses the descriptive qualitative method for the data collection techniques by observation, questionnaires, interviews, and documentation. For this reason, the objectives of this paper are: first, to know the culture of the Madurese and Javanese people in Jember comprehensively. Second, knowing the contestation between the Madurese and Javanese people. Third, understanding the pendhalungan culture of the Madurese and Javanese people. How does pendhalungan grow around the Madurese and Javanese people? This research uses the descriptive qualitative method for the data collection techniques by observation, questionnaires, interviews, and documentation. For this reason, the objectives of this paper are: first, to know the culture of the Madurese and Javanese people in Jember comprehensively. Second, knowing the contestation between the Madurese and Javanese people. Third, learning the pendhalungan culture of the Madurese and Javanese people and understanding the culture of the Madurese and Javanese people in Jember comprehensively. Second, knowing the contestation between the Madurese and Javanese people. Third, learning the pendhalungan culture of the Madurese and Javanese people, first, understanding the culture of the Madurese and Javanese people in Jember comprehensively. Second, knowing the contestation between the Madurese and Javanese people. Third, learning the pendhalungan culture of the Madurese and Javanese people. Keywords: Genealogy; Madura and Java; Pendhalungan
Kajian Dampak Dari Operasionalisasi PT Bina Insan Sukses Mandiri Dalam Eksploitasi Lahan Tambang Batu Bara Di Kabupate Kutai Barat Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Rizky Akbar
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 6, No 2 (2022): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v6i2.60332

Abstract

Indonesia is one of the fourth largest coal exporting countries in the world to date with Indonesian coal reserves of 29,078.28 million tons. Kalimantan Island and Sumatra Island are two provinces that have large coal reserves, so it is possible that many coal mining cases have occurred in these provinces. Usually cases are triggered because the business area is close to community settlements so that problems that arise in terms of the environment generated by coal companies are generally related from a socio-cultural perspective to land conflicts. In addition, the most serious problem is also due to the roles of political actors at the central to regional levels who contribute to the success of the coal mining activities. This research will examine how the impact of the operations of PT BISM (Bina Insan Sukses Mandiri), which is engaged in coal mining, has on the impacts of socio-politics, socio-culture and the environment. This writing uses 3 variables and 6 indicators to measure the impact of the operationalization of PT Bina Insan Sukses Mandiri in terms of socio-political, socio-cultural and also physical environment. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques by means of observation, interviews and documentation.
Prinsip Nrimo Ing Pandum Dalam Proses Self-Acceptance Penyitas Covid-19 Ike Syamsiah Arif Saputri
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 6, No 2 (2022): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v6i2.61168

Abstract

Salah satu filosofi yang diimplementasikan pada keseharian sebagian besar masyarakat Jawa adalah sikap “Nrimo ing Pandum”. Sikap tersebut bukan merupakan sikap yang pasif dengan menerima apa adanya, melainkan sebuah sikap untuk bertahan hidup dengan menerima dan menyadari kondisi diri (Iswadi, 2017). Sikap “Nrimo Ing Pandum” juga ada pada diri orang jawa penyintas Covid-19 yang membarengi proses penerimaan diri. Penerimaan diri ini penting dimiliki oleh tiap individu dalam menerima berbagai problematika kehidupan terutama saat era pandemi seperti saat ini. Wabah Covid-19 yang sedang melanda seluruh dunia saat ini menuntut setiap individu untuk berdamai dan menerima keadaan yang sedang terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran prinsip “Nrimo ing Pandum” pada proses penerimaan diri orang Jawa penyintas Covid-19 dan faktor-faktor apa yang berperan dalam proses penerimaan diri Muslim Jawa Penyitas Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap dua subjek penyintas Covid-19 sebagai sumber informasi. Subjek adalah laki-laki dan perempuan Muslim berusia 30 dan 25 tahun yang berasal dari Suku Jawa Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 5 tahap yang dilalui subjek untuk menerima keadaanya, yaitu denial, anger, bargaining, depression dan acceptance. Sikap “Nrimo ing Pandum” berada pada proses acceptance dimana sikap tersebut dapat memeberiakn insight pada subjek untuk mempercepat proses depression dan acceptance. Terdapat dua faktor yang berperan penting dalam penerimaan diri yaitu dukungan sosial dan religiusitas.
PENERAPAN TEKNOLOGI DAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK MADU KLANCENG PADA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LEBAH BROMO DI KHDTK GUNUNG BROMO JAWA TENGAH catur sugiarto; Tulus Haryono; Retno Tanding Suryandari; Pram Suryanadi
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 7, No 1 (2023): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v7i1.70427

Abstract

AbstrakProgram pengabdian masyarakat ini disusun dalam rangka meningkatkan manajemen bisnis dan pemasaran UMKM madu Klanceng pada Kelompok Tani (KTH) Lebah Bromo, KHDTK Gunung Bromo UNS. Tujuan akhir yang akan dicapai adalah efektivitas dalam pengelolaan bisnis serta peningkatan wawasan pengembangan produktivitas ternak lebah. Mengingat manfaat jenis Madu Klanceng yang sangat tinggi serta permintaan pasar akan produk kesehatan, maka produk Madu Klanceng memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra berdasarkan hasil observasi antara lain terkait perlunya peningkatan produksi lebah Klanceng dan pengetahuan pemasaran yang perlu ditingkatkan. Melalui program ini diharap terjadi peningkatan pemahaman peningkatan produksi madu dan peningkatan pemahaman pelaku usaha terhadap manajemen bisnis dan strategi pemasaran yang efektif.Kata Kunci: Madu Klanceng, Ternak Lebah, Pemasaran, Produksi Madu AbstractThis community service program was structured in order to improve business management and marketing of Klanceng honey SMEs at the Bromo Bee Farmers Group, KHDTK Mount Bromo UNS. The final goal to be achieved is effectiveness in managing the business and increasing insight into the development of beekeeping productivity. Considering the very high benefits of this type of Klanceng Honey and the market demand for health products, the Klanceng Honey product has very good potential to be developed. The problems faced by partners based on observations include the need to increase Klanceng bee production and marketing knowledge that needs to be improved. Through this program it is hoped that there will be an increase in understanding of increasing honey production and an increase in the understanding of business actors regarding effective business management and marketing strategies.Keywords: Klanceng Honey, Bee, Marketing, Honey Production
PELATIHAN STRATEGI KOPING FOKUS EMOSI UPAYA MEREDUKSI KECENDERUNGAN IMPULSIF BUYING (ONLINE SHOPING) PADA WANITA DEWASA AWAL Rauhul Khotimah
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 7, No 1 (2023): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v7i1.62312

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode quasi eksperimen. Kuasi eksperimen dilakukan untuk melihat pengaruh pelatihan strategi koping fokus emosi untuk mereduksi impulsive buying pada dewasa awal. Desain penelitian ini adalah one group pre-post test experimental design. Jumlah peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 10 orang. Hasil uji beda yang diperoleh menunjukkan signifikansi p= 0,318 (p > 0,05) yang berarti tidak ada perbedaan  yang signifikan setelah dilakukan pelatihan. Beberapa faktor yang mempengaruhi tidak berhasilnya pelatihan strategi koping fokus emosi dalam mereduksi impulsive buying pada wanita dewasa adalah model pelatihan yang digunakan, kondisi psikologis peneliti dan partisipan dan durasi waktu pelatihan.Kata Kunci: Strategi, Koping, Impulsif Buying, Online Shop, Psikologi AbstractThis research was conducted using a quasi-experimental method. A quasi-experiment was conducted to see the effect of emotional focus coping strategy training on reducing impulsive buying in early adulthood. The research design was a one group pre-post test experimental design. The number of participants who attended the training were 10 people. The different test results obtained showed a significance of p = 0.318 (p > 0.05), which means that there was no significant difference after training. Some of the factors that influence the unsuccessful training of emotional focused coping strategies in reducing impulsive buying in adult women are the training model used, the psychological conditions of the researchers and participants and the duration of the training.Keywords: Strategy, Coping, Impulsive Buying, Online Shop, Psychology 
Pengaruh Minat Dan Konsep Diri Terhadap Prestasi Belajar Sosiologi Agung Hamanto
Habitus : Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi Vol 7, No 1 (2023): Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Soiologi Antropologi, FKIP-UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/habitus.v7i1.72294

Abstract

AbstrakTujuan dari Penelitian adalah : (1) Pengaruh minat belajar dan konsep diri secara bersama-sama terhadap prestasi sosiologi, (2) Pengaruh minat belajar terhadap prestasi, (3) Pengaruh konsep diri terhadap prestasi. Penelitian dilakukan dengan metode survai. Sampel 70 siswa dengan model regresi linear ganda. Hasil analisis standar pengujian hipotesis diperoleh sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh minat belajar dan konsep diri secara bersama-sama terhadap prestasi belajar sosiologi. Hal ini di buktikan dengan nilai signifikansi 0,00<0,05 dan Fhitung = 49,93. (2) Terdapat pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar sosiologi. Hal ini di buktikan dengan nilai signifikansi 0,00<0,05 dan thitung = 5,38. (3) Terdapat pengaruh konsep diri terhadap prestasi belajar sosiologi. Hal ini di buktikan dengan nilai signifikansi 0,03<0,05 dan thitung = 2,15. Implikasi dalam penelitian ini adalah jika minat belajar dan konsep diri tinggi maka prestasi akan lebih baik.Kata Kunci: Konsep diri, Minat belajar dan Prestasi Sosiologi AbstractThe objectives of the Study :  (1) The Influence of Collective Interest and Self-concept on the Sociological. (2) The Influence of Interest in Learning on the Sociology.(3) The Influence of Self-concept Towards Sociological. The research was contucted using a survey method. The sample used  70  students with multiple linear regression models.  Hypothesis testing are obtained as follows : (1) There is an effect of mutual interest in learning and self-concept on the sociology learning achievement. significance value of 0,00<0,05 and Fcount = 49,93. (2) There is an effect of interest in learning on sociology learning. This is proven by a significance value of 0,00<0,05 and Tcount : 5,38. (3) There is  an effect of self-concept on sociology learning . This is proven by a significance of 0,03<0,05 and Tcount : 2,15. The implication in this research is that if the interest in learning and self-concept is high, the achievement will be better.Keywords: Interest in learning, Self-concept and Sociological Achievement. Â