cover
Contact Name
Rajab Ritonga
Contact Email
rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rajab.ritonga@dsn.moestopo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
ISSN : 08534470     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is for publications focusing on social life in which communication occurs through the use of various media. The manuscripts to be published include the results of research, theoretical thinking, and the study of various phenomena of human life in communication. As a scientific periodical, the journal is subject to standard provisions of peer reviews conducted by Communication Scholars from various universities.
Arjuna Subject : -
Articles 174 Documents
Memahami Komunikasi Pandemi Covid-19 pada Era Teknologi Informasi di Jawa Barat Nugraha, Aat Ruchiat; Sjoraida, Diah Fatma; Novianti, Evi
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 6, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v6i2.261

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia dinyatakan sebagai krisis kesehatan pada Maret 2020 setelah virus ini pertama kali ditemukan di Depok. Di saat pandemi layanan publik yang diselenggarakan harus tetap berjalan, salah satunya penyelenggaraan sistem layanan informasi publik tentang kondisi pandemi. Keterbukaan informasi yang absurd dan terdisrupsi di era pandemi Covid-19 menjadi tantangan dalam mewujudkan lembaga pemerintahan yang ramah informasi. Layanan informasi publik seputar pandemi Covid-19 di Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat ditangani dengan penggunaan aplikasi PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi Jawa Barat). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PIKOBAR merupakan media komunikasi publik di tingkat pemerintahan provinsi yang berfungsi sebagai media untuk menginformasikan perkembangan Covid-19 secara real time, sarana edukasi dan menjadi salah satu sumber rujukan pengambilan kebijakan strategis pemerintah provinsi di masa pandemi. Keimpulan penelitian menunjukkan, pemanfaatan teknologi informasi PIKOBAR yang digunakan oleh Divisi Komunikasi Publik Gugus Tugas Covid-19 Daerah Provinsi Jawa Barat dapat menjadi “Penyambung Lidah” antara pemerintah dengan masyarakat mengenai penanganan perkembangan Covid-19. Melalui PIKOBAR masyarakat dapat teredukasi dari penularan Covid-19, menjembatani miskomunikasi antara pemerintah pusat dan daerah, serta menjadi media informasi garda terdepan dalam berhadapan dengan pihak media untuk menjelaskan situasi perkembangan Covid-19 di Jawa Barat.  
Kontribusi Kapasitas Komunikasi Pemerintah Kelurahan Bintara Kota Bekasi dalam Mencapai Good Governance Priatna, Ibnu Fajar; Hidayanto, Syahrul
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.284

Abstract

Komunikasi pemerintah di beberapa instansi pemerintah tingkat daerah pada negara berkembang masih dinomorduakan. Padahal, banyak instansi pemerintah di negara maju fokus untuk melakukan pendekatan komunikasi dua arah dengan warganya untuk menyelesaikan masalah publik. Salah satu institusi pemerintah tingkat daerah yang menjadi sorotan dalam penyelesaian masalah publik adalah kelurahan. Kelurahan sebagai unit pemerintahan terkecil pada suatu wilayah yang saat ini perlu mendapatkan sorotan terkait pelaksanaan komunikasi pemerintah. Kelurahan merupakan organisasi pemerintah yang secara hirarki berada paling bawah, yang artinya kelurahan adalah organisasi yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu diharapkan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada warga yang ingin mengurus segala keperluan dan kepentingan  Penelitian ini ingin memahami bagaimana kontribusi kapasitas komunikasi pada Kelurahan Bintara dalam mencapai good governance. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kelurahan Bintara sudah memenuhi dimensi kapasitas komunikasi dalam mencapai good governance. Kelurahan Bintara mampu menyandang status sebagai good governance dilihat dari aspek kemampuan negara, daya tanggap dan akuntabilitas dengan sangat baik. Kemudian hasil temuan lainnya, kapasitas komunikasi pemerintah, lingkungan komunikasi pemerintah dan pelayanan publik di Kelurahan Bintara mendapatkan hasil yang positif dari masyarakat.
Representasi Perempuan dalam Film Sewu Dino Pradipta, Karel Juan; Nurussa'adah, Erfina
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.277

Abstract

Film is a mass communication medium that can display messages in audio and visual form simultaneously aimed at a particular group. As a form of mass media, films are also used to convey ideology to the general public. So quite a few women in films are positioned as inappropriate subjects. The film Sewu Dino is a horror film that features many female characters in it. This film is a film that still views women as negative subjects because the image of the majority of female characters is depicted as weak, oppressed both physically and psychologically. The aim of this research is to see how the image of women is depicted in the horror film Sewu Dino through the signs displayed. This research uses a qualitative approach using Roland Barthes' semiotic method. As a result of this research, the author explains the representation of women's images along with the signs or symbols in the film Sewu Dino. So that viewers of the film Sewu Dino or readers of this research can understand the meaning of the denotation, connotation and myth of the representation of the image of women depicted in the film Sewu Dino, which is depicted through their physical image such as long hair and brown skin color which is in accordance with Stuart's theory of representation. Hall is reflective. Then from the psychological image, women basically have a gentle nature, have a nurturing nature, and a high level of affection, which is in accordance with Stuart Hall's representation theory, namely intentional. As well as the depiction of the social image of women in which women are depicted as having a lower position than men and only carrying out the burdens given to them so that in the end they tend to be discriminated against, oppressed, and then make them become victims and are often depicted as ghosts in films which is in accordance with Stuart's representation theory. Hall is constructional.
Emotional Storytelling dan Perbedaan Citra Destinasi Wisata Berdasarkan Jenis Kelamin dan Generasi Christiano, Titus; Murwani, Endah
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 6, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v6i2.214

Abstract

Sektor pariwisata Indonesia sebagai salah satu komoditas primadona ditunjukkan melalui kampanye bertajuk Wonderful Indonesia. Meskipun sempat terhambat pandemi Covid-19, aktivitas komunikasi pemasaran pariwisata Indonesia tetap gencar dilakukan melalui video promosi bernuansa emosional. Emotional storytelling merupakan cara untuk mengomunikasikan suatu pesan dan dapat memengaruhi citra. Citra destinasi merupakan kepercayaan dalam diri wisatawan mengenai produk atau pelayanan wisata. Penelitian ini dilakukan untuk menguji perbedaan citra destinasi Danau Toba yang ditimbulkan oleh unsur emotional storytelling video The Heartbeat of Toba berdasarkan segmentasi jenis kelamin dan generasi. Penelitian kuantitatif eksplanatif ini menggunakan metode Pra-experiment dengan One-shot Case Study Design. Eksperimen dilakukan terhadap 60 orang responden yang dikelompokkan menjadi tiga generasi dan dua jenis kelamin. Sampel ditarik dengan teknik convenience sampling dan hipotesis diuji menggunakan uji beda Mann-Whitney U dan Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada setiap generasi. Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin laki-laki dan perempuan
Strategies of Youth Anti-Drug Activists in Promoting National Drug Prevention Programs to Mitigate Substance Abuse Among Influencers Hidayat, Arif; Hasfi, Nurul
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.280

Abstract

The purpose of this study is to ascertain the tactics, chances, and difficulties that the Bengkulu City National Narcotics Board has faced when educating the younger generation (Gen Z) about P4GN. The concept of the Berlo SMCR communication model is employed in this study's descriptive qualitative analysis to describe the tactics, possibilities, and difficulties faced by PUPAN Bengkulu in spreading P4GN information. The study's informants were chosen using the snowball sampling approach. Techniques for gathering data included recordkeeping, interviews, and observation. The strategies employed in data analysis include data reduction, data visualisation, and conclusion drawing. PUPAN Bengkulu uses a communication strategy that is carried out through the creation of strategic plans, their implementation, evaluation, and management. Prior to distributing P4GN material, PUPAN Bengkulu first identifies and selects the resource person. It next ascertains the intended recipient of the P4GN material and composes the message in accordance with the recipient. The media and communication channels that PUPAN Bengkulu uses to spread P4GN information are selected based on the kind of media that the general public accesses most frequently. PUPAN Bengkulu has a number of obstacles, including a shortage of manpower, inadequate facilities and infrastructure, geographic limitations, and difficulties mobilising large numbers of people during the epidemic.
Charting The Digital Odyssey: Exploring Challenges and Unleashing Opportunities for Journalism in The Digital Era Sultan, Moehammad Iqbal; Amir, Andi Subhan
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 6, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v6i2.254

Abstract

The digital era has ushered in a transformation in journalism, reshaping news creation, dissemination, and consumption. This article examines the challenges and opportunities within contemporary journalism's digital landscape. This article comprehensively analyzes the dynamics of modern journalism in the digital age. It draws from scholarly research and industry insights to explore the evolving roles of journalists, the influence of social media, the rise of data journalism, and the imperative of media literacy. Our research combines literature reviews, industry analysis, and critical examination to provide a holistic perspective on the digital age's challenges and opportunities for journalists and media entities. The study reveals that journalists now function as information curators and investigative watchdogs in a digital information deluge. Social media is a primary news source, challenging traditional hierarchies while offering new engagement possibilities. Data journalism amplifies storytelling, but demands increased digital and statistical literacy among journalists. Promoting media literacy in society is essential for effectively navigating the digital information landscape. In conclusion, this article offers insights into contemporary journalism's challenges and prospects in the digital age. Addressing the evolving roles of journalists, the impact of social media, the rise of data journalism, and the importance of media literacy provide valuable guidance for practitioners, scholars, and media consumers. In navigating the digital frontier, journalists and media entities can maintain their pivotal roles as trusted sources of information in an ever-evolving media ecosystem.
Pola Komunikasi Interpersonal Psikolog dengan Pasien Bipolar Maulida, Firyal Athiyah; Gumelar, Rangga Galura
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.264

Abstract

Gangguan kesehatan mental di Indonesia masih menjadi topik tabu, menyebabkan stigma yang menghambat perawatan dan pemulihan. Gangguan bipolar, dengan episode manik dan depresi, adalah salah satu gangguan emosional yang sulit dikelola dan berdampak serius pada kehidupan sehari-hari individu. Penelitian ini fokus pada pola komunikasi interpersonal antara psikolog dan pasien bipolar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Studi kasus digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang komunikasi antara kedua pihak. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan psikolog dan pasien bipolar. Teori yang digunakan adalah Teori Penetrasi Sosial. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi selama fase manik atau depresi membutuhkan pendekatan yang berbeda. Komunikasi nonverbal dan tatap muka memainkan peran krusial dalam hubungan psikolog-pasien. Sejumlah hambatan, seperti keterbatasan waktu, kesulitan dalam berbagi masalah, dan kendala bahasa menjadi tantangan dalam komunikasi. Analisis berdasarkan Teori Penetrasi Sosial menunjukkan tahapan-tahapan yang terjadi dalam hubungan ini, mulai dari pembangunan kepercayaan, pengenalan sisi kepribadian pasien, komitmen, hingga tercapainya kejujuran dan keintiman dalam hubungan. Tahapan-tahapan ini membutuhkan waktu dan upaya untuk mencapai keterbukaan serta kepercayaan yang mendalam di antara keduanya.  Penanganan hambatan komunikasi dengan strategi yang tepat, sesuai dengan tahapan pengembangan hubungan, menjadi kunci keberhasilan. Kesadaran pasien akan peran mereka dalam proses penyembuhan juga memegang peranan penting dalam dinamika ini.
Dinamika Negosiasi Identitas Budaya Pasangan Beda Suku dalam Pernikahan di Yogyakarta Nurbayti, Nurbayti; Agustina, Dwi Pela; Yudaninggar, Kartika Sari
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.274

Abstract

Negosiasi identitas pasangan Suku Jawa dan Luar Jawa dalam rumah tangga yang menetap di Yogyakarta tidak lantas melepaskan mereka dari konflik nilai. Dinamika negosiasi identitas kesukuan tetap terjadi baik antara pasangan, maupun interaksi dengan pihak keluarga besar dari kedua belah pihak. Menggunakan teori negosiasi identitas budaya dan menggunakan metode deskriptif kualitatif peneliti mewawancarai secara mendalam tiga pasang suami istri. Hasilnya menunjukkan bahwa pasangan Luar Jawa lebih menggunakan gaya komunikasi konteks rendah untuk menyelesaikan masalah, sedangkan pasangan suku Jawa lebih menggunakan komunikasi konteks tinggi serta cenderung menghindari konflik. Selanjutnya nilai religiusitas lebih kaku untuk dinegosiasikan pihak istri, sebab terindikasi keharusan untuk mengikuti nilai yang diyakini suami maupun keluarga suami. Temuan penelitian adalah suami lebih dapat menegoasiasikan identitas gendernya di lingkungan keluarga istri, dibandingkan istri di keluarga suami.
Strategi Pengelolaan Konten Berita Harian.disway.id dalam Menghadapi Persaingan Media Online Amelia, Vira; Muthmainnah, Amalia Nurul; Romadhan, Mohammad Insan
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 6, No 2 (2023): December 2023
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v6i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengelolaan konten berita harian disway.id dalam menghadapi persaingan media online yang dianalisis menggunakan manajemen POAC dengan dilihat dari sudut pandang ekonomi media. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang dilakukan dengan mewawancarai empat orang tim redaksi di harian.disway.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap planning, harian.disway.id membuat konten berita berupa analisis mendalam dan bergaya feature. Mereka membuat konten berita unggulan yang telah disesuaikan dengan target pembaca sekaligus melakukan strategi untuk mendapatkan keuntungan. Termasuk dengan membuat ketentuan penulisan dan berhati-hati melakukan pertimbangan konten berita yang akan dimuat. Pada tahap organizing, pembagian kerja dilakukan oleh Pemimpin Redaksi dan Wakil Pemimpin Redaksi, serta kemampuan bahasa Inggris yang menjadi syarat wajib bagi tim redaksi. Tahap actuating berupa proses pembuatan konten berita dan pada tahap controlling dilakukan evaluasi terhadap konten berita yang telah diproduksi.
Analisis Isi Kualitatif Budaya Kuliner Rijjstafel dalam Tayangan YouTube Kisarasa Hariyanti, Nunik; Prihatika, Yusrina Dinar; Safitri, Hesti Ningrum; Khotimah, Husnul; Sinthuphan, Jirayudh; Salim, Mufid
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v7i1.282

Abstract

Penelitian ini membahas program documenter kuliner di YouTube,  Kisarasa yang dipandu oleh Chef Juna dan Chef Renata. Dalam teori representasi milik Stuart Hall dijelaskan keterlibatan antara penggunaan gambar, bahasa, tanda maupun simbol-simbol untuk mengekspresikan makna. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi isi konten dalam mendeskripsikan budaya kuliner YouTube di Kisarasa dengan judul “Rijsttafel, Sisa Jejak Kolonialisme di Tanah Batavia”.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi kualitatif. Pada bidang komunikasi, metode penelitian isi kualitatif berfokus pada analisis konten teks atau pesan. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah tayangan program YouTube Kirarasa dengan sample penelitian berjudul “Rijjstafel, Sisa Jejak Kolonialisme di Tanah Batavia” sebagai medium representasi budaya kuliner rijjstafel.Hasil penelitian ini menunjukkan isi konten YouTube Kisarasa  merepresentasikan bagaimana budaya kuliner rijjstafel di masa lampau. Bentuk yang muncul terlihat dari konsep budaya kuliner yang terdiri dari apa dan bagaimana makanan yang baik untuk dimakan, kombinasi makanan yang pantas, cara penyajian yang pantas, waktu yang pantas untuk makanan, peralatan yang tepat digunakan untuk makan dan etiket dalam penyajian makan yang baik. Sajian gambar yang tersaji dalam video ini memiliki kecenderungan serupa atau merepresentasikan dengan bentuk rijjstafel di masa lampau.