cover
Contact Name
LIA KAMELIA
Contact Email
lia.kamelia@uinsgd.ac.id
Phone
(022) 7800535
Journal Mail Official
alkhidmat@uinsgd.ac.id
Editorial Address
LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Jl. AH Nasution No. 105 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 26232006     EISSN : 26544431     DOI : -
Jurnal Al-Khidmat , with registered number ISSN 2654- 4431 (print), ISSN 2623-2006 (online) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 272 Documents
DIGITALISASI PEMASARAN DAN PENCATATAN KEUANGAN PADA UMKM BAKPIA PATHOK 05 KASIHAN BANTUL Zidni Husnia Fachrunnisa; Ningrum Pramudiati; Baniady Gennody Pronosokodewo
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i2.25235

Abstract

AbstrakPandemi Covid 19 serta disrupsi teknologi berdampak pada penurunan penjualan UMKM bakpia 05. Hal ini karena UMKM Bakpia 05 belum mengadaptasi teknologi dalam operasional usahanya. Selain itu, kenaikan harga bahan baku membuat laba penjualan bakpia 05 menurun karena pelaku usaha tidak mengetahui biaya yang harus dikurangi dan harga pokok penjualan yang sebenarnya. Pengabdian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai digitalisasi pemasaran dan pencatatan keuangan untuk meningkatkan kinerja UMKM. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan ceramah dan pendampingan kepada mitra. Pengabdi melakukan pelatihan dan pendampingan pada mitra dalam penggunaan teknologi yakni media sosial serta marketplace. Selain itu, Pengabdi juga melakukan pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sehingga pemilik usaha dapat mengetahui harga jual produk. Hasil pengabdian ini, UMKM bakpia 05 saat ini sudah memiliki akun marketplace dan media sosial yang dikelola sendiri oleh pemilik usaha. Pemilik dan karyawan UMKM mampu mengoperasikan akun marketplace milik UMKM dengan baik. Selain itu, pemilik UMKM mampu untuk melakukan pencatatan dan perhitungan Harga Pokok Penjualan.AbstractThe pandemic Covid 19 and technological disruption have resulted in a decrease in Bakpia 05 MSME sales. This is because Bakpia 05 UMKM has not adapted technology in its business operations. In addition, the increase in raw material prices has resulted in a decrease in profit from selling bakpia 05 because business owners do not know the costs that must be reduced, and the actual cost of goods sold. This service aims to solve these problems by providing training and assistance regarding digitizing marketing and financial records to improve MSME performance. The method of implementing community service is by lecturing and mentoring partners. Servants conduct training and assistance to partners in the use of technology, namely social media and marketplaces. In addition, training and financial recording assistance is conducted so that business owners can find out the selling price of products. As a result of this service, Bakpia 05 UMKM currently has a marketplace account and social media account that is managed by the business owner. MSME owners and employees can operate MSMEs' marketplace accounts properly. In addition, MSME owners can record and calculate Cost of Goods Sold.
PEMBERDAYAAN KELUARGA MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA DI KECAMATAN KASIHAN Lulu Amalia Nusron; Anandita Zulia Putri; Yennisa Yennisa; Rahandhika Ivan Adyaksana; Lintang Dinda Saputri
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i2.25334

Abstract

AbstrakPengabdian masyarakat dilaksanakan di Dusun Kalipakis RT 06, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul. Tim pengabdi fokus kepada keluhan masyarakat terkait banyaknya sampah yang menggunung karena adanya pembatasan pengambilan sampah dan overloadnya TPA Piyungan. Tim pengabdi bersama masyarakat bekerjasama untuk melaksanakan program pengelolaan dan pemilahan sampah berdasarkan kesadaran masyarakat itu sendiri. Kemudian tim pengabdi mengajak Kelompok Ibu PKK RT 06 untuk memanfaatkan limbah sampah organik maupun non organik yang dapat memberikan nilai jual. Pelatihan yang dilakukan yaitu terkait dengan pengelolaan, pemilahan, dan pemanfaatan limbah sampah. Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi dengan jangka waktu 6 bulan. Tahap pelaksanaan dibagi menjadi 4x pertemuan. Hasil dari pengabdian ini adalah 1) Kelompok Ibu PKK memiliki edukasi terkait pengelolaan, pemilahan, dan pemanfaatan limbah sampah; 2) Kelompok Ibu PKK memiliki tempat sampah yang berbeda-beda fungsi kegunaannya berdasarkan jenis sampah; 3) serta Kelompok Ibu PKK dapat memberikan tambahan penghasilan bagi rumah tangga dari hasil sampah yang dikumpulkan dan dijual ke pengepul. Selain itu masyarakat juga bisa lebih kreatif dalam memanfaatkan sampah yang bisa digunakan untuk hasil kreasi. Harapan dari hasil pengabdian ini masyarakat bisa lebih aware terkait dengan pemilahan sampah agar mengurangi penumpukan sampah di TPA Piyungan. Selain itu Kelompok Ibu PKK bisa menambah pendapatan rumah tangga dengan memanfaatkan hasil penjualan limbah sampah dan membuat kreativitas yang bisa memiliki nilai jual. AbstractCommunity service was carried out in Kalipakis Hamlet RT 06, Tirtonirmolo Village, Kasihan District, Bantul. The service team focused on community complaints regarding the large amount of garbage that had piled up due to restrictions on waste collection and the overload of the Piyungan TPA. The community service team works together to implement a waste management and segregation program based on community awareness. Then the service team invited the PKK RT 06 members to utilize organic and non-organic waste that could provide a sale value. The training carried out is related to the management, sorting and utilization of waste waste. This series of activities was carried out in 3 stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage with a period of 6 months. The implementation phase is divided into 4 meetings. The results of this service are 1) The PKK Women's Group has education regarding the management, sorting and utilization of waste; 2) The PKK Women's Group has bins with different functions based on the type of waste; 3) and the PKK Women's Group can provide additional income for households from the waste that is collected and sold to collectors. In addition, people can also be more creative in utilizing waste that can be used for creations. It is hoped that from the results of this service the community will be more aware of waste sorting in order to reduce the accumulation of waste at the Piyungan TPA. In addition, PKK Women’s Group can increase household income by utilizing the proceeds from selling waste and creating creativity that can have a sale value. 
PROGRAM STRANDARISASI PRODUK TENANT WIDYATAMA BISNIS INKUBATOR (STUDI KASUS DI VENNY BROSE) Ifa Latifah; Keni Kaniawati; Fansuri Munawar
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i2.25610

Abstract

AbstrakSaat ini pemerintah menyarankan setiap kampus memiliki incubator bisnis, sehingga setiap kampus memiliki wadah atau lembaga yang dapat membina dan mengumpulkan asrpirasi mahasiswa yang kreatif dan inovatif. Juga dapat mempercepat perkembangan seorang wirausaha atau bisnis pemula. inkubator bisnis saat ini sudah ada di beberapa kampus yang ada di Indonesia. Salah satunya ada di Universitas Widyatama, yang disebut Widyatama Bussiness Incubator dan sudah memiliki beberapa tenant yang lagi merintis serta yang sedang dalam bimbingan. Dan salah satu tenant dari Widyatama Bussiness Incubator, tempatnya berada di cibaduyut nama merknya Venny Brose atau VB Lable. Dengan semangat meningkatkan perekonomian lokal, mitra VB Lable berusaha mengangkat kembali eksistensi produk lokal alas kaki Cibaduyut. VB Lable yang merupakan brand sepatu wanita yang terbuat dari material berkualitas dan dikerjakan oleh pengrajin local, akan tetapi VB Lable belum memperoleh sertifikat SNI dan belum memperoleh HAKI. Pengabdian ini didesain menggunakan metode kualitatif dan untuk meningkatkan standarisasi produk tenant widyatana bisnis incubator melakukan pelaksanaan pengabdian ini dengan tujuan, yaitu : 1).Memberikan kontribusi kepada mitra usaha Venny Brose atas permasalahan yang dihadapi; 2).Memberikan pelatihan, simulasi pendampingan, monitoring dan evaluasi pada usaha Venny Brose terkait dengan permasalahan yang dihadapi; 3) Memberikan pelatihan pengurusan SNI (Standar Nasional Indonesia), 4). Membantu membuatkan proses prosedur pendaftaran produk bersertifikat HAKI. Dengan begitu mitra VB Lable dapat bersaing secara global dan percaya diri membawa merknya sendiri.AbstractCurrently the government recommends that every campus has a business incubator, so that each campus should have a forum or institution that can foster and collect creative and innovative student aspirations. It can also accelerate the development of an entrepreneur or start-up business. Business incubators currently exist in several campuses in Indonesia. One of them is at Widyatama University, which is called the Widyatama Business Incubator and already has several tenants who are pioneering and currently under guidance. And one of the tenants of the Widyatama Business Incubator, the place is in Cibaduyut the brand name is Venny Brose or VB Label. With the spirit of improving the local economy, VB Label is trying to revive the existence of local Cibaduyut footwear products. VB Label which is a women's shoe brand made of quality materials and made by local craftsmen. But, VB Label has not yet obtained an SNI certificate and has not obtained HAKI. This service is designed to use qualitative methods and to improve the standardization of tenant products, the Widyatana business incubator carries out this service with the aim of, that is : 1) Contribute to Venny Brose's business partners for the problems they face; 2) Provide training, mentoring simulation, monitoring and evaluation on Venny Brose's business related to the problems faced; 3)Providing training in managing SNI (Indonesian National Standard; 4. ) Help make the process of registration procedures for HAKI That way VB Label partners can compete globally and confidently carry their own brand.
Bimbingan Kelompok Untuk Menumbuhkan Motivasi Diri Pada Penerima Manfaat di Sentra “Paramita” Di Mataram Yuliana Amri; Dyah Luthfia Kirana; M.Khaerul Fatihin
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v7i2.27257

Abstract

Abstrak Tindak kekerasan terhadap anak masih sering terjadi. Anak yang mengalami, dan merasakan kekerasan secara langsung biasanya akan membentuk citra diri yang buruk, sulit mempercayai orang lain, mengalami ketakutan yang berlebihan, tidak memiliki harapan hidup, depresi, stress dan keinginan – keinginan bunuh diri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang di lakukan di Sentra Paramita di Mataram merupakan salah satu strategi yang di lakukan dalam penanganan kekerasan yang terjadi. Penanganan kekerasan pada anak di Sentra “Paramita” di Mataram menggunakan metode bimbingan kelompok. Keberadaan bimbingan ini diharapkan bisa membantu anak-anak mencapai kebebasannya kembali dan memiliki kekuatan karakter yang bertanggung jawab, jujur, religius, bekerja keras dan mampu memotivasi diri untuk berperilaku positif. Karakter ini di harapkan dapat membantu anak korban kekerasan agar mampu berinteraksi dengan lingkungan sosial, diterima dan dihargai oleh keluarga dan masyarakat. Metode yang digunakan yaitu metode PAR dimana PAR Merupakan salah satu jenis metode pengabdian untuk mencapai pemahaman yang saling menguntungkan, dengan menghubungkan orang, gagasan, dan sumber. Hasil pelaksanaan bimbingan kelompok yang di lakukan untuk menumbuhkan motivasi diri pada penerima manfaat menunjukan bahwa dari bimbingan kelompok yang telah diselenggarakan mampu memberikan motivasi terhadap anak sehingga anak memiliki semangat untuk menggapai mimpi mereka. Abstract Acts of violence against children are still common. Children who experience and feel violence directly will usually form a bad self-image, find it difficult to trust others, experience excessive fear, have no life expectancy, depression, stress, and suicidal ideation. The community service activities carried out at the Paramita Centre in Mataram are one of the strategies used in dealing with the violence that occurred. The handling of violence against children at the "Paramita" Centre in Mataram uses the group guidance method. The existence of this guidance is expected to help children achieve their freedom again and have the strength of character to be responsible, honest, religious, work hard and be able to motivate themselves to behave positively. This character is expected to help children who are victims of violence to be able to interact with the social environment and be accepted and appreciated by their families and communities. The method used is the PAR method where PAR is a type of dedication method to achieve mutually beneficial understanding, by connecting people, ideas, and sources. The results of the implementation of group guidance which is carried out to foster self-motivation in beneficiaries show that the group guidance that has been held is able to motivate children so that children have the enthusiasm to achieve their dreams.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI PENGEMBANGAN CONTENT DELIVERY NETWORK DI SMK YAYASAN PESANTREN CINTAWANA TASIKMALAYA Nana Rachmana Syambas; Syaiful Ahdan; Eki Ahmad Zaki Hamidi; Ridha Muldina Negara; Ratna Mayasari; Ade Nurhayati; Galih Nugraha Nurkahfi; Jupriyadi Jupriyadi; Adi Sucipto; Hasan Nur Arifin
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i2.29602

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK Yayasan Pesantren Cintawana Tasikmalaya melalui pengembangan Content Delivery Network (CDN). Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga pendidikan yang memiliki tantangan dalam memberikan pembelajaran berkualitas karena beberapa faktor seperti infrastruktur dan akses terhadap sumber daya pendidikan yang terbatas. Dalam era digital saat ini, penggunaan teknologi informasi menjadi kunci utama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Pengembangan CDN adalah solusi yang efektif untuk mengatasi tantangan ini. CDN adalah sistem yang memungkinkan distribusi konten digital secara efisien kepada pengguna akhir melalui jaringan yang tersebar luas. Dalam konteks pendidikan, CDN dapat digunakan untuk mengirimkan materi pembelajaran, video pelajaran, dan berbagai sumber daya pendukung lainnya kepada siswa dan guru dengan cepat dan efisien. Data dan sumberdaya pembelajaran digital dapat diakses dengan cepat karena data tersimpan di server lokal sekolah yang terupdate secara otomatis dengan server pusat. Diharapkan bahwa pengembangan CDN ini akan membantu meningkatkan akses siswa dan guru terhadap sumber daya pendidikan, mempercepat distribusi materi pembelajaran, dan secara keseluruhan, meningkatkan kualitas pembelajaran di SMK Yayasan Pesantren Cintawana Tasikmalaya. Hasil dari pengabdian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi sekolah-sekolah lain dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran melalui teknologi informasi. AbstractThis community service aims to improve the quality of learning at the Cintawana Tasikmalaya Islamic Boarding School Foundation Vocational School through the development of a Content Delivery Network (CDN). Vocational High Schools (SMK) are educational institutions with challenges in providing quality learning due to several factors, such as limited infrastructure and access to educational resources. In today's digital era, the use of information technology is the primary key to improving the quality of learning. CDN development is an effective solution to address this challenge. A CDN system enables efficient digital content distribution to end users over a widely distributed network. In an educational context, CDNs can deliver learning materials, video lessons, and other supporting resources to students and teachers quickly and efficiently. Digital learning data and resources can be accessed quickly because the data is stored on the school's local server and updated automatically with the central server. The development of this CDN will help improve student and teacher access to educational resources, speed up the distribution of learning materials, and, overall, improve the quality of learning at the SMK Yayasan Pesantren Cintawana Tasikmalaya. The results of this dedication are expected to guide other schools to improve the quality of learning through information technology.
OPTIMALISASI PROGRAM SEKOLAH SEHAT MELALUI SERTIFIKASI HALAL: ANALISIS DAMPAK TERHADAP KONSUMSI MAKANAN DI KANTIN SEKOLAH SMPN 1 PASIRJAMBU Muhamad Iqbal Setiawan; Endang Sri Lestari; Munawarah Munawarah
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v7i1.29646

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk pengoptimalisasian program sekolah sehat melalui sertifikasi halal, analisis dampak terhadap konsumsi makanan di kantin sekolah SMPN 1 Pasirjambu. Penelitian ini menggunakann teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Beberapa langkah yang dilakukan dalam analisis data antara lain: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Program Sekolah Sehat merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui peningkatan kesehatan siswa, di samping kebutuhan sekolah khususnya siswa di SMPN 1 Pasirjambu (2) rancangan program terbukti mampu menjawab kebutuhan program untuk mengatasi rendahnya tingkat kesehatan siswa, serta didukung oleh sumber daya manusia, sarana dan prasarana, biaya yang memadai, 3) Program Sekolah Sehat telah berjalan sesuai dengan program yang direncanakan namun dalam pelaksanaannya terdapat kendala dimana sekolah memiliki keterbatasan dana dan sarana prasarana yang belum memadai seperti sertifikasi halal, dan (4) seluruh sasaran yang ingin dicapai dalam program yang direncanakan telah tercapai. tercapai sehingga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di SMPN 1 Pasirjambu sehingga layak dilanjutkan pada periode berikutnya dengan beberapa perbaikan aspek. Abstract This research aims to optimize the healthy school program through halal certification, analyzing the impact on food consumption in the SMPN 1 Pasirjambu school canteen. This study uses data collection techniques using interviews, observation and documentation. Some of the steps taken in data analysis included : data collection, data reduction, data presentation and verification. The research results show: (1) The Healthy School Program is a central government policy to improve the quality of education through improving student health, in addition to the needs of schools, especially students at SMPN 1 Pasirjambu (2) the program design is proven to be able to answer program needs to overcome the low level of student health, and supported by human resources, facilities and infrastructure, adequate costs, 3) The Healthy School Program has been running according to the planned program but in its implementation there are obstacles where schools have limited funds and inadequate infrastructure such as halal certification, and (4 ) all targets to be achieved in the planned program have been achieved. achieved so that it has an impact on improving the quality of education at SMPN 1 Pasirjambu so that it is suitable to be continued in the next period with several improvements in aspects.
IMPLEMENTASI SPIRITUAL CAPITAL DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Saeful Anwar; Rohmanur Aziz
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i2.30083

Abstract

AbstrakKaum santri merupakan simbol representasi muslim yang memahami agama, karena pola hidup yang kental dengan nuansa aktifitas keagamaan. Biasanya kaum santri hidup dilingkungan pesantren yang dipimpin oleh kyai. Demikian pula yang terjadi di Pondok Pesantren Darussalam Sindangsari  Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut Propinsi Jawa Barat yang didirikan pada tanggal 12 Shafar 1392 H. bertepatan dengan 28 Mei 1972 M, pada tahun 1986 tepatanya tanggal 9 Desember 1986 M, bertepatan dengan tanggal 7 Rabi’utsani 1407 H, didirikan Tarbiyatul Mu’alimin al-Islamiyyah (TMI). Pondok Pesantren ini berkiblat pada pondok pesantren modern Gontor Ponorogo Propinsi Jawa Timur. Fokus dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi pemberdayaan santri di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam Kersamanah. Maksud dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis proses implementasi spiritual capital, dan pola pemberdayaan masyarakat lingkungan Pondok Pesantren Darussalam Kersamanah Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tradisi fenomenologi, dengan pendekatan kualitatif. Metode ini bertujuan mengungkap fenomena-fenomena kaum santri yang ditemukan di lapangan. AbstractThe santri community is a symbol representing Muslims who understand their religion, characterized by a lifestyle rich in the nuances of religious activities. Typically, santri live in the environment of pesantren, led by a kyai (Islamic scholar). This is also the case at Pondok Pesantren Darussalam Sindangsari, Kersamanah Subdistrict, Garut Regency, West Java Province, established on the 12th of Shafar 1392 H., corresponding to May 28, 1972 AD. In 1986, precisely on December 9, 1986 AD, corresponding to the 7th of Rabi'utsani 1407 H., Tarbiyatul Mu'alimin al-Islamiyyah (TMI) was founded. This pesantren aligns itself with the modern Gontor Pesantren in Ponorogo, East Java Province. The focus of this research is on how the empowerment of santri is implemented within the environment of Pondok Pesantren Darussalam Kersamanah. The purpose of this study is to analyze the process of implementing spiritual capital and the pattern of community empowerment in the Pondok Pesantren Darussalam Kersamanah Garut environment. The method used in this research is the phenomenological tradition method with a qualitative approach. This method aims to reveal the phenomena of the santri community found in the field.
Program Pendampingan Sertifikasi Halal Gratis Self-Declare pada Produk Kue Balok dan Kue Ketan Pak Emen di Desa Pangalengan Anisa Hanifah; Riza Pahlevi; Samsul Romli; Fahmi Hasan Nugroho
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v7i2.30389

Abstract

Abstrak Dusun Bendorejo membutuhkan pemberdayaan dan pembinaan terkait larangan serta pencegahan perkawinan terhadap anak di bawah umur. Upaya ini dilakukan agar masyarakat mematuhi peraturan pemerintah serta tidak melanggar peraturan yang telah ditetapkan. Program pendampingan ini menggunakan metode service learning, yaitu metode untuk memperkenalkan kepekaan pengetahuan dan ketrampilan kepada mahasiswa yang memungkinkan mereka terjun langsung pada sebuah kelompok budaya yang beragam. Metode ini terbagi menjadi lima tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap tindakan, tahap refleksi, tahap evaluasi, dan tahap perayaan. Menurut Muhammad al-Thahir ibn ‘Asyur, pemaksaan merupakan tindakan yang melanggar salah satu prinsip dasar yang tergolong ke dalam tujuan universal syari’at yaitu kebebasan atau kemerdekaan (al-hurriyah). ‘Ibn Asyur memasukan kebebasan/kemerdekaan dan kesetaraan (al-Musawwah) ke dalam tujuan dasar syari’at. Kebebasan / kemerdekaan sebagai salah satu tujuan universal syari’at sebagai ungkapan kenapa kalian memperbudak manusia, sementara mereka dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan bebas dan merdeka. Artinya bahwa keberadaan manusia sebagai makluk yang bebas / merdeka adalah sesuatu yang fitrah. Hasil kegiatan service learning ini menunjukkan bahwa orang tua tidak boleh memaknai peran sebagai wali mujbir secara literal sebagai hak untuk memaksa anak menikah. Sebaliknya, orang tua berperan sebagai pendamping dan pemberi wawasan bagi masa depan anak, agar menikah pada usia yang matang sesuai Undang-Undang Perkawinan. Selain itu, kegiatan ini membantu memperjelas keselarasan antara aturan hukum pernikahan dalam undang-undang dan dasar perkawinan dalam Islam. Abstract Bendorejo needs empowerment and guidance regarding the prohibition and prevention of marriage for minors. This effort is made so that the community obeys government regulations and does not violate the regulations that have been set. This mentoring program uses the service-learning method, which is a method to introduce students' sensitivity to knowledge and skills that allows them to be directly involved in a diverse cultural group. This method is divided into five stages, namely the preparation stage, the action stage, the reflection stage, the evaluation stage, and the celebration stage. According to Muhammad al-Tahir ibn 'Asyur, coercion is an act that violates one of the basic principles belonging to the universal goal of Shari'ah, namely freedom or independence (al-hurriyah). 'Ibn Assyria included freedom/independence and equality (al-musawwah) into the basic objectives of the Shari'ah. Freedom / independence as one of the universal goals of Shari'ah as an expression of why do you enslave humans, while they were born by their mothers in a free and independent state. This means that the existence of humans as free beings is something that is natural. The results of this service-learning activity show that parents should not interpret the role of wali mujbir literally as the right to force their children to get married. Instead, parents play a role as a companion and provider of insight for their children's future, so that they marry at a mature age according to the Marriage Law. In addition, this activity helped clarify the harmony between the legal rules of marriage in the law and the basis of marriage in Islam.
PENINGKATAN KOMPETENSI TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL AND CONTENT KNOWLEDGE PADA GURU MELALUI PELATIHAN MEDIA BERBASIS EDUCATIONAL TECHNOLOGY Anwar Sanusi; Hansein Arif Wijaya; Padhil Hudaya; Ade Bayu Saputra
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i2.30464

Abstract

AbstrakAbad 21 dengan globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, menyebabkan banyak perubahan dalam menjalani hidup, termasuk dalam proses pembelajaran. Teknologi pendidikan menjadi hal yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Dalam artikel ini, tim pengabdian dosen Universitas Jambi (UNJA) menganalisis kemampuan guru-guru di SMPN 17 di Kota Jambi tentang penggunaan media teknologi dalam pengajaran sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) berbasis Educational Technology. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana para guru menggunakan EdTech dalam pelaksanaan pembelajaran. Lewat metode ceramah, demonstrasi dan pendamping peserta, dapat dilihat bahwa setelah dilaksanakan observasi awal dengan langkah wawancara, para guru sebagian besar belum menggunakan media teknologi sepenuhnya karena ketidaktahuan dalam penggunaan. Akibatnya, pelatihan EdTech ini sangat penting untuk membantu guru memanfaatkan media teknologi dalam merencanakan, melaksanakan, dan menilai pembelajaran. Proses pelatihan ini mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Tim pengabdian menganalisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara dengan guru selama tahap perencanaan. Karena mereka belum pernah mengikuti pelati, guru menganggap pelatihan dan pendampingan EdTech sangat penting, menurut hasil wawancara. Pelatihan dilakukan secara tatap muka dengan narasumber yang ahli dalam penggunaan EdTech, yang memberi peserta kesempatan untuk berbicara dan mengajukan pertanyaan. Setelah pelatihan selesai, peserta diharapkan dapat memiliki peningkatan kompetensi TPACK serta pemahaman dan ilmu dalam penggunaan EdTech pada proses pembelajaran di kelas.AbstractThe 21st century, with globalization and rapid technological developments, has caused many changes in living life, including in the learning process. Educational technology is something that is really needed in the learning process. In this article, the Jambi University (UNJA) lecturer service team analyzes the abilities of teachers at SMPN 17 in Jambi City regarding the use of technological media in teaching as part of efforts to increase Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) competencies based on Educational Technology. This research aims to find out the extent to which teachers use EdTech in implementing learning. Through lecture methods, demonstrations and accompanying participants, it can be seen that after carrying out initial observations using interview steps, most of the teachers have not used technological media fully due to ignorance in their use. As a result, EdTech training is very important to help teachers utilize technological media in planning, implementing and assessing learning. This training process includes planning, implementing and evaluating activities. The service team analyzes needs through observations and interviews with teachers during the planning stage. Because they had never taken training, teachers considered EdTech training and mentoring very important, according to interviews. Training is conducted face-to-face with resource persons who are experts in the use of EdTech, which gives participants the opportunity to talk and ask questions. After the training is complete, participants are expected to have increased TPACK competenc
PENGEMBANGAN VIDEO PROMOSI KESEHATAN MELALUI SOCIAL MEDIA DI WILAYAH CAKUPAN DINAS KESEHATAN KOTA MALANG Aji Sapta Pramulen; Widi Sarinastiti; Maulidita Setya Putri; Marwah Insan Kamil; Akhmad Alimudin; Jauari Akhmad Nur Hasim
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v6i2.30508

Abstract

AbstrakSegala aktivitas Promosi Kesehatan (Promkes) memiliki tujuan memberikan informasi bagi masyarakat terkait segala hal yang bertujuan pada peningkatan kualitas Kesehatan; baik itu Kesehatan individu maupun Masyarakat. Pada saat ini terdapat beberapa materi Promosi Kesehatan yang tengah giat disosialisasikan. Salah satu contoh Promosi Kesehatan yang tengah digaungkan adalah sosialisasi Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS). Salah satu yang menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Kota Malang tentang Penyakit Tidak Menular. Namun pada saat ini penyampaian materi Promosi Kesehatan masih dilaksanakan langsung dengan cara sosialisasi menggunakan power point dari satu tempat ketempat lainnya, sehingga materi yang disampaikan secara terbatas hanya untuk audience yang mengikuti kegiatan sosialisasi. Metode yang digunakan untuk pengabdian di Dinas Kesehatan Kota Malang adalah Community Based Research (CBR). Berdasarkan metode ini, maka Dinas Kesehatan Kota Malang diposisikan sebagai mitra tim pengabdi dalam pengembangan promosi kesehatan melalui video explanner. Hal tersebut akan membantu misi dari Kementerian Keseahtan tentang promosi kesehatan tentang GERMAS yang kedepannya dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang kesehatan. AbstractAll Health Promotion (Promkes) activities have the aim of providing information for the community regarding all matters aimed at improving the quality of health; both individual and community health. Currently, there are several Health Promotion materials that are being actively socialized. One example of Health Promotion that is being echoed is the socialization of the Healthy Living Community Movement (GERMAS). One of the responsibilities of the Malang City Health Office is about non-communicable diseases. However, at this time the delivery of Health Promotion material is still carried out directly by means of socialization using power points from one place to another, so that the material presented is limited only to the audience who participates in socialization activities. The method used for service at the Malang City Health Office is Community Based Research (CBR). Based on this method, the Malang City Health Office is positioned as a partner of the service team in developing health promotion through explanner videos. This will help the mission of the Ministry of Health regarding health promotion about GERMAS which in the future can increase public knowledge about health.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Vol 2 No.2 Jurnal Al Khidmat Vol. 2 No. 2 (2019): Vol 2 No.2 Jurnal Al Khidmat Vol 2, No 1 (2019) Vol. 2 No. 1 (2019) Vol. 1 No. 2 (2018): Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2018): Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue