cover
Contact Name
Ilham Mirzaya Putra
Contact Email
ilhammirzaya@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpemberdayaanmasyarakat@uinsu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Jln. Williem Iskandar, Pasar V Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23558679     EISSN : 26552558     DOI : http://dx.doi.org/10.37064/jpm.v7i2.5827
Core Subject : Education,
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka oleh Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia. Jurnal ini memfokuskan Pada publikasi artikel-artikel serta hasil penelitian ilmiah di bidang Pengembangan Masyarakat Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Pemberdayaan Perempuan Desa Pondok Melalui Kelompok Wirausaha Anyaman Lidi Mahfuzi Irwan
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v8i2.8270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan perempuan, inovasi dalam membuat kerajinan anyaman, dan faktor-faktor pendukung serta penghambat keberhasilan pemberdayaan perempuan di Desa Pondok Sei Piring. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif metode studi kasus. Sumber data yang diteliti adalah ketua kelompok wirausaha pondok, pengelola rumah kerajinan, dan pengrajin anyaman. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data, sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan pengrajin anyaman di Rumah Kerajinan Pulau Raja  yaitu melakukan pelatihan, melakukan pendampingan, dan evaluasi. Inovasi yang dilakukan yaitu inovasi proses dan produk yang menghasilkan jenis anyaman dan metode pemasaran kekinian yang dapat diaplikasikan pada kerajinan anyaman. Faktor pendukungnya ialah adanya integrasi dana desa, lokasi desa dan bentuk rumah, serta pusat pelatihan perempuan. Sedangkan faktor penghambat yaitu minimnya keterlibatan warga, semakin menipisnya stok generasi penerus dan persaingan harga.
Pelatihan Budidaya Hidroponik Sayur Daun: Pemberdayaan Masyarakat Panyirapan Banten, Indonesia di Masa Pandemi Covid-19 Irva Faozi Anwar; Lia Junita Harahap
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v9i2.9134

Abstract

Abstract:Panyirapan is a village whose community work is dominated by farmers. People are still farming conventionally and do not know the techniques of farming with a hydroponic system. The hydroponic training conducted by BLK Lembang aims to educate the people of Panyirapan village to switch to hydroponic farming that is more environmentally friendly. The training was held from 27 October to 12 November 2020. The training method consisted of providing theory and practice by BLK representative instructors. The theory given to the training participants is an introduction to hydroponics in general, Applying Safety, Occupational Health and Environmental Provisions in the Workplace, as well as the given practice, namely the practice of installing wick systems, NFT, seedlings, making AB Mix stock solutions, transplanting, and standards. operational (SOP) hydroponic gardening. The training participants were 16 people who were heterogeneously selected and grouped into 4 groups. The vegetable crops grown are pakcoy, red lettuce, green lettuce, spinach and kale. The results of the training show that the training participants have competence in the field of hydroponics which is attached to the graduation certificate which is distributed to the trainees at the end of the series of training activities. The training activities provide knowledge to the community, especially the training participants on how to grow modern crops (hydroponics), being able to motivate themselves to become entrepreneurs in the field of hydroponic agriculture by forming a hydroponic farmer group, namely the fragrant blooming hydroponic vegetable community. The community actively sells their harvests in the form of pakcoy, spinach, lettuce and kale to the panyirapan community. Keywords: Hydroponic Training, Community Empowerment, NFT System, Wick System  Abstrak:Panyirapan merupakan desa yang pekerjaan masyarakatnya didominasi oleh petani. Masyarakat masih bertani secara konvensional dan kurang mengetahui teknik bercocok tanam dengan sistem hidroponik. Pelatihan hidroponik yang dilakukan oleh BLK Lembang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat desa Panyirapan agar beralih ke pertanian hidroponik yang lebih ramah lingkungan. Pelatihan dilaksanakan pada 27 Oktober 2020 hingga 12 November 2020. Metode pelatihan terdiri dari pemberian teori dan praktik oleh instruktur perwakilan BLK. Teori yang diberikan terhadap peserta pelatihan yaitu pengenalan hidroponik secara umum, Menerapkan Ketentuan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan di Tempat Kerja, serta praktik yang diberikan yaitu praktik membuat instalasi sistem wick, NFT, semai, membuat larutan stock AB Mix, pindah tanam, dan standar oprasional (SOP) berkebun hidroponik. Peserta pelatihan sebanyak 16 orang yang dipilih secara heterogen dan dikelompokan menjadi 4 kelompok. Komoditas tanaman sayuran yang ditanam yaitu pakcoy, selada merah, selada hijau, bayam dan kangkung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa para peserta pelatihan telah memiliki kompetensi di bidang hidroponik yang terlampir pada sertifikat lulus yang dibagikan kepada para peserta pelatihan di akhir rangkaian kegiatan pelatihan. Kegiatan pelatihan memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya para peserta pelatihan mengenai cara bercocok tanam modern (hidroponik), mampu motivasi untuk berwirausaha di bidang pertanian hidroponik dengan terbentuknya kelompok tani hidroponik yaitu komunitas sayuran hidroponik mekar wangi. Komunitas tersebut aktif menjual hasil panennya berupa pakcoy, bayam, selada dan kangkung ke lingkungan masyarakat panyirapan. Kata Kunci: Pelatihan Hidroponik, Pemberdayaan Masyarakat, Sistem NFT, Sistem Wick
Model CSR Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Di Pantai Tirta Ayu, Desa Balongan, Indramayu Suci Trianingrum
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v9i2.9110

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Balongan, Indramayu yang diawali dari sebuah inisiasi warga untuk membangun wisata pantai yang dimulai pada tahun 2017. Kemudian pengelolaanya dikelola oleh BUMDES dan pada tahun 2020 menjadi mitra binaan CSR PT. Pertamina Integrated Terminal Balongan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka tanggung jawab sosial perusajaan lingkungan (TJSL) atau yang dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan interview para pengelola pantai serta studi literatur untuk memperkaya sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pantai Tirta Ayu merupakan pariwisata yang diinisiasi oleh warga (local hero) 2) Adanya kerjasama antara warga yang tergabung dalam pengelola pantai Tirta Ayu (dibawah BUMDES) dan CSR PT. Pertamina Integrated Terminal Balongan melalui program DERMAYU meliputi perencanaan, implementasi, monitoring dan evaluasi secara berkala sehingga sesuai dengan rencana strategis 5 tahun 3) program pemberdayaan di Pantai Tirta Ayu mampu menciptakan hubungan baik antara warga dan perusahaan, menimbulkan kemanfaatan positif dalam bidang ekonomi serta membuka lapangan pekerjaan.
Dialektika Zakat Produktif: Pengelolaan Di BAZNAS Gunung Kidul, Indonesia Nur Afni Khafsoh; Siti Khodijah Nurul Aula; Derry Ahmad Rizal
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v9i2.9456

Abstract

Zakat produktif menjadi program yang dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Gunungkidul. Program ini merupakan pemberdayaan sosial yang bertujuan untuk mengubah mustahik menjadi muzakki. Fokus penelitian ini ingin melihat bentuk dialektika program zakat produktif dari sisi struktural yaitu manajemen kelembagaan dan dari sisi penerima zakat produktif (mutahiq).Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan pisau analisis teori struktural konstruktif Pierre Bourdieu. Empat modal sosial yang dikaji adalah modal ekonomi, modal pengetahuan, modal budaya, dan modal simbolik.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa secara struktur manajemen kelembagaan di BAZNAS Gunungkidul masih menjadi hal yang sangat perlu ditingkatkan. Terutama pada bidang sumber daya manusia yang harus ditingkatkan baik dari etos kerja maupun kuantitas. Selain itu belum adanya proses asesmen, monitoring, dan evaluasi yang maksimal sehingga mempengaruhi kinerja program.Dari sisi, Penerima zakat, perlu meningkatkan kapabilitas dengan meningkatkan modal sosialnya terlebih dalam modal budaya, pengetahuan, dan simbolik. Ketidakmampuan memanfaatkan bantuan dengan baik menjadikan program zakat produktif ini tidak maksimal dan tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Pemberian modal ekonomi saja tidak cukup, perlu adanya pendampingan dan menyentuh modal-modal yang lainnya. 
Pendampingan Umkm Peyek Bu Eswati Panggungroyom Patidengan: Design Pengemasan Dan Penjualan Melalui Media Sosial Afif Kholifah; Deni Aji Saputra; Elian Sanjaya; Indah Sari; Sari Suhendriani; Iffah Muflihati
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v9i2.9377

Abstract

Peyek Bu Eswati yang berasal dari Pati, Jawa Tengah dikenal memiliki rasa yang gurih dan renyah, namun kemasan dan pemasarannya yang kurang maksimal menjadikan produk ini kurang tersebar luas di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pemasaran melalui media online dan pembuatan desain kemasan yang lebih menarik. Solusi yang ditawarkan dalam permasalahan tersebut adalah kemasan produk yang mulanya hanya menggunakan plastik polipropilen diubah menjadi kemasan produk berupa standing pouch. Selain itu, produk yang sebelumnya tidak memiliki label kemasan dilakukan pembuatan label dan desain kemasan. Untuk meningkatkan kualitas penjualan, selain dilakukan melalui pencantuman nomer telepon juga dipasarkan pada market place seperti shopee serta sosial media seperti instagram. Hasil dari kegiatan ini berupa kemasan yang lebih menarik dan jaringan pemasaran yang lebih sehingga penjualan produk meningkat.
Peran Sirkular Sampah Produk Untuk Meningkatkan Produktivitas Usaha Masyarakat Desa Bagorejo Galih Candra Firmansyah; Ardhi Satrio Herlambang; Wiwik Sumarmi
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v9i2.9769

Abstract

Penerapan bank sampah pada hakekatnya adalah rekayasa sosialiyang mendorong masyarakat untuk memilah sampah. Bank sampah akhirnya menemukan sebuah inovasi baru yang "memberdayakan" masyarakat agar dapat mengelola sampah dengan baik. Pada akhirnya, dengan pengelolaan pola yang inovatif terhadap uang dan barang berharga yang dapat menghemat uang, masyarakat dididik untuk mengembangkan sampah berdasarkan golongan dan poin penting serta siap untuk mengklasifikasikannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Bank Sampah di Dusun Ampeldento, Desa Bagorejo, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Selain itu penelitian ini akan diimplementasikan guna mengalisis dampak sosial, ekonomi dan lingkungan bank sampah di Dusun Ampeldento Desa Bagorejo Kecamatan Gumukmas. Metode yang digunakan adalah kuantitatif serta kualitatif. Pelaksanaan kegiatan data dilaksanakan dengan observasi lapangan dan wawancara ekstensifidengan informan.Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif yang berbentuk tabel dan tampilan naratif . Hasil penelitian ini bermanfaat dari pengelolaan bank sampah masyarakat. Manfaat dari dampak sosial langsung yaitu Bank Sampah Dusun Ampelden untuk mengimbau warga untuk membuang sampah di atas nama mereka, rekomendasi untuk membuang sampah pada tempatnya, dan bertambahnya nasabah bank sampah, selain itu pengaruh pada lingkungan yaitu berkurangnyatimbulan sampah di Dusun Ampeldento Ini menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat serta menguntungkan perekonomian dimana masyarakat memiliki tabungan berupa pendapatan yang dapat digunakan untuk membayar pajak, listrik, maupun membeli sembako.
Analisis Peran Pemuda dalam Pengembangan Wisata Halal di Kota Sabang Bachtiar Ahmad Fani Rangkuti; Suwardi Lubis; Agus Purwoko
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v9i2.9790

Abstract

Pemerintah Provinsi Aceh mengembangkan Kota Sabang sebagai industri pariwisata bertujuan menjadikan alternatif destinasi baru yang ada di Provinsi Aceh. Sumber daya manusia yang paling tepat dalam mengelola aspek wisata khususnya wisata halal adalah para pemuda. Hadirnya para pemuda dalam pengembangan wisata halal memerlukan analisis yang lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pengaruh faktor-faktor sosial secara simultan terhadap peran pemuda dalam pengembangan wisata halal di Kota Sabang, (2) Menganalisis pengaruh faktor-faktor sosial secara parsial terhadap peran pemuda dalam pengembangan wisata halal di Kota Sabang. Penelitian analisis peran pemuda dalam pengembangan wisata halal di Kota Sabang ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Seluruh pertanyaan dinyatakan valid dan dinyatakan reliable. (2) Seluruh pernyataan dinyatakan valid dan dinyatakan reliable. (3) foktor-faktor sosial secara simultan memiliki pengaruh terhadap peran pemuda dalam pengembangan wisata halal di Kota Sabang secara positif dan signifikan. Variabel Umur (X1) secara parsial berpengaruh positif signifikan, Variabel Jenis Kelamin (gender) (X2) secara parsial berpengaruh positif signifikan, Variabel Pendidikan Formal (X3) secara parsial berpengaruh positif signifikan, Variabel Pendidikan Informal (X4) secara parsial berpengaruh positif tidak signifikan dan Variabel Pekerjaan (X5) secara parsial berpengaruh positif tidak signifikan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembangunan Infrastruktur Daerah Yan Mahameru
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v9i2.9365

Abstract

AbstractThis study aims to seek an understanding of community empowerment through regional infrastructure development using the Literature Review method, namely reading and reviewing main ideas on the same topic to add arguments and views or opinions of the author on the topic to be raised. In addition to researchers using review papers, the authors can also see the advantages and disadvantages of the previous ones, so that they can make improvements and make more regular formulations. At least there are several things we need to do before reviewing a journal article, including: Finding a journal that fits the research topic raised (differentiate a journal from an article or tutorial, Reading the entire contents of the journal, and Trying to rewrite it in your own language the meaning of From this explanation, it can be concluded that a journal review is a text that contains a summary of scientific research on certain topics. This of course can be considered as a summary or evaluation of other people's writings regarding community empowerment through regional infrastructure development. must have guidelines for the impacts and consequences of development planning In order to avoid problems in the development process, another thing is to look at the environmental impacts that will result from development projects initiated primarily at a certain regional level where the area is has characteristics that are still traditional people and are still thick with culture. The development planning process must be able to accommodate the needs of the local community without damaging the existing ecosystem and providing a good effect on the community, especially the economy and welfare.
Pengembangan Masyarakat Muslim Minoritas Pasca Bencana Erupsi Gunung Sinabung Di Desa Siosar Kabupaten Karo Farhan Indra
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v9i2.10688

Abstract

Masyarakat muslim di Kabupaten Karo termasuk sebagai kelompok minoritas. Bencana erupsi gunung Sinabung yang berkepanjangan memaksa banyak masyarakat yang harus direlokasi dari tempat semula ke lokasi yang baru. Relokasi tidak hanya mencerabut apa yang sudah ada secara ekonomi melainkan juga sosial budaya dan agama. Oleh karena itu aspek pengembangan masyarakat muslim minoritas menjadi penting untuk dilihat sebagai kajian untuk menjelaskan bagaimana perkembangan yang terjadi. Desa Siosar adalah tempat relokasi baru, di tempat tersebut masyarakat muslim sebagai minoritas menjadi fokus penelitian ini dengan pendekatan kualitatif, temuan utama penelitian ini adalah, pengembangan masyarakat muslim minoritas banyak dilakukan oleh berbagai lembaga keagamaan mulai institusi pendidikan, organisasi keagamaan sampai relawan. Dorongan pengembangan mulai dari aspek simbolik seperti tempat ibadah dengan segala peralatan yang dibutuhkan, pengembangan lainnya yaitu penguatan ajaran Islam terutama dalam hal akidah dan ibadah. Motif dari pengembangan ini dilakukan karena aspek kekhawatiran di mana orang-orang muslim sebagai minoritas dapat tergerus dan demi menjaga marwah Islam sebagai agama yang memiliki ukhuwah islamiyah yang kuat.
Menelaah Novel Janji Karya Tere Liye Dakwah Anomali Pengembangan Masyarakat Islam Faridah Faridah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v10i1.11468

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan  dakwah anomali  dalam Novel Janji karya  Tere Liye dalam rangka Pengembangan Masyarakat Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian diperoleh dari  dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian yakni: Pertama anomali terhadap subjek yakni, da’I ‘Bahar’ yang hanya setahun di psantren, ia dikeluarkan karena kenakalannya menyebabkan Gumilang syahid.  Kedua anomali terhadap objek yakni   seperti :Acong ,’bos geng Kota Lama,  nara pidana, sipir senior, sipir, Asep ‘tuna netra’ ayah Delima, Delima, Etek, muhib, Haryo, Surti, Budi, mandor, office boy, 7 pegawai Rumah makan Delima, dua suka relawan Rumah Yatim. Ketiga anomali terhadap materi yakni berdasarkan pusaka yang diberikan Buya sesaat sebelum Bahar keluar penjara sebagai berikut:  (1) Selalu hormati dan bantu tetangga, (2) Selalu lindungi yang lemah dan teraniaya, (3) Senantiasa jujur dan tidak pernah mencuri, dan (4) Bersabarlah atas apa pun ujianmu, dan (5) bersedekah, bersedekah, dan bersedekahlah.  Meski Bahar melakukan dakwah anomali hanya berbekal materi sederhana  yang sangat terbatas dalam pengembangan masyarakat Islam namun ia sudah melaksanakannya dengan sangat baik, bahkan dapat dikatakan melampaui da’i-da’i  yang cukup dibekali dengan ilmu-ilmu keislaman. Ia sudah melakukan tindakan nyata menawarkan alternatif modern dalam memecahkan masalah umat untuk Pengembangan Masyarakat Islam

Page 5 of 12 | Total Record : 115