cover
Contact Name
Dame Evalina Simangunsong
Contact Email
dameevalinas8@gmail.com
Phone
+6281362434160
Journal Mail Official
penelitian@poltekkes-medan.ac.id
Editorial Address
Jl. Jamin Ginting KM 13,5 Kel. Lau Cih Kec. Medan Tuntungan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist)
ISSN : 26230046     EISSN : 26852764     DOI : 10.36911
Core Subject : Health,
Jurnal PANNMED merupakan jurnal ilmiah yang terbit secara on-line dan menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang kefarmasian, analis kesehatan, keperawatan, gizi, kebidanan, kesehatan lingkungan, dan keperawatan gigi.
Articles 748 Documents
HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSISI DAN FAKTOR PENCETUS TERHADAP KEJADIAN STROKE DIPOLI NEUROLOGI RSUD Dr. PIRNGADI MEDAN TAHUN 2014 Manurung, Risma Dumiri
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.196 KB)

Abstract

Stroke merupakan suatu kematian sel pada area otak secara tiba-tiba akibat aliran darah yang tidak adekuat sehingga menyebabkan kurangnya suplai oksigen, glukosa dan nutrisi ke otak yang disuplai oleh pembuluh darah yang terkena dan mengakibatkan gangguan pada sejumlah fungsi otak (Hartanto O, 2009). Faktor predisposisi dan pencetus terjadinya stroke adalah usia, jenis kelamin, herediter, hipertensi, merokok, minum alkohol, obesitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor predisposisi dan faktor pencetus terhadap kejadian stroke pada pasien yang berobat  di Poli Neurologi RSUD Dr. Pirngadi Medan tahun 2014 dengan jenis penelitian analitik dan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Poli Neurologi RSUD Dr. Pirngadi Medan dengan jumlah sample 88 orang dan diambil dengan teknik accidental sampling. Pengolahan data dilakukan dengan analisa univariat dan bivariat yakni uji Chi Square dengan p value= <0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara faktor predisposisi dan faktor pencetus, yaitu usia (p=0,017), jenis kelamin (p=0,027), riwayat keluarga (p=0,000), riwayat hipertensi (p =0,000), merokok (p=0,001), minum alkohol (p=0,001), dan obesitas (p=0,010) terhadap kejadian stroke. Disarankan pada pasien yang berobat ke Poli Neurologi harus diberikan pendidikan kesehatan untuk memodifikasi dan meminimalkan faktor pencetus dan pre disposisi terjadinya stroke.
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SOYGHURT TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DALAM DARAHMENCIT (Mus musculus) DENGAN JUMLAH BAKTERI ASAM LAKTAT DAN SUHU INKUBASI YANG OPTIMUM Hasibuan, Rosmayani
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.474 KB)

Abstract

Penelitian tentang pembuatan soyghurt dengan menggunakan bakteri asam laktat, Lactobacillusbulgaricus dan Streptococcus thermophillus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitassoyghurt dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah mencit dengan jumlah bakteri asam laktatdan suhu inkubasi yang optimum. Perlakuan suhu inkubasi pada pembuatan soyghurt adalah 30⁰,35⁰, dan 40⁰C. Analisa jumlah bakteri asam laktat berdasarkan Standar PlateCount.Identifikasi jenisbakteri dilakukan dengan pengamatan karakteristik morfologi dan uji biokimia.Karakteristikmorfologi dilakukan dengan pewarnaan Gram, sedangkan uji biokimia dilakukan dengan uji katalase,fermentasi karbohidrat, motilitas, reduktase nitrat, dan uji ketahanan suhu. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa suhu yang optimal pada pembuatan soyghurt adalah 40⁰C dengan jumlah kolonisebesar 1,63 x 109 CFU/ml. Pemberian soyghurt dengan konsentrasi 0,25, 0,50 dan 1% kepada hewanuji (mencit) menunjukkan pengaruh yang berbeda terhadap penurunan kadar kolesterol dalam darahmencit, masing-masing 18,43, 22,18 dan 35,75%. Pemberian soyghurt dengan konsentrasi 1%menunjukkan penurunan kadar kolesterol yang paling significan yaitu 35,75%.
PENGARUH KEBUGARAN JASMANI TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA I DAN II PERSALINAN PADA IBU PRIMIGRAVIDADI BPM KOTA MEDAN TAHUN 2015 Bangun, Sartini; Hutabarat, Julietta; Gultom, Lusiana
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.143 KB)

Abstract

Physical fitness of pregnant women who are exercise actively have a better vascularization than those who passively. Physical exercise is a major factor in improving physical fitness, flow capacity of the heart, and obtain a high oxygen during labor (Varney and others 2007, Hamilton 1995, Bobak and others 2005), therefore team authors were interested in researching about physical fitness effectiveness for a long period time in first and second stage of labor in primigravida. Method : this type of research is a Quasi Experiment and Non-Equivalent Control Group, population total are 40 respondents (3rd trimester primigravida) measuring the level of physical fitness (VO max), period of 1st stage,  2nd   stage  and  total  period  time  of  labor.  Data  analysis  using  T  test.  Result  :  from    20 respondents of experimental group and 20 groups non-experiment obtained homogeneous data regarding physical fitness and psychological condition. The average time period of 1st stage in experimental group are 387,75 minutes (Sd. 43,54), the average time period of 2nd stage are 27,75 minutes (Sd. 9,66). Total period of labor average 334,50 minutes (Sd. 44,35), while in non- experimental group the period time of 1st stage average 448,75 minutes (Sd. 41,64), 2nd stage 40,00 minutes (Sd. 8,27) and the average of total period are 478,75 minutes (Sd. 82,64). T test in the experimental group and non-experimental group obtained homogeneous data because p value (0,794) > α (0,005). Period time of 2nd stage p value (0,602) > α (0,005). The period time of labor not normal, analysist using Mann Whitney test obtained p value (0,00) < α (0,005). Concluded that there is the influence of maternal physical fitness with period of 1st  and 2nd  stage of labor and suggested for all pregnant women improving physical fitness with physical exercise using a bicycle ergometer.
GAMBARAN TINGKAT KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT TERHADAP TERJADINYA KARIES GIGI MOLAR 1 PADA SISWA/I KELAS VIIA SMP SWASTA CERDAS BANGSA DELI TUA TAHUN 2014 Budiman, Rina
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.083 KB)

Abstract

Gigi Molar 1 merupakan gigi permanen yang pertama erupsi pada umur 6-7 tahun, sehingga Molar 1permanen sangat rentan terjadi karies dan Menurut Depkes RI (2000) usia produktif (10-24 tahun) palingbanyak mengalami karies sebesar 66,8%. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan tujuan untukmengetahui Gambaran Tingkat Kebersihan Gigi dan Mulut Siswa/i Terhadap Terjadinya Karies Gigi Molar1 pada Siswa/i Kelas VIIA SMP Swasta Cerdas Bangsa Deli Tua Tahun 2014, yang dilaksanakan dari Maretsampai dengan Mei 2014. Sampel dalam penelitian ini Siswa/i Kelas VIIA dengan jumlah 40 siswa. Hasilpenelitian didapat 30 siswa yang terkena karies pada gigi M1, didapat 3 siswa yang memiliki OHI-S dengankriteria baik, 19 siswa yang memiliki OHI-S dengan kriteria sedang, dan 8 siswa yang memiliki OHI-Sdengan kriteria buruk. Sedangkan dari 10 siswa yang tidak terdapat karis pada gigi M1, didapat 5 siswa yangmemiliki OHI-S dengan kriteria baik dan 5 siswa yang memiliki OHI-S dengan kriteria Sedang.Kesimpulandari penelitian ini sebanyak 30 siswa (75%) mengalami karies pada gigi M1 dengan OHI-S Kriteria sedang,disebabkan karena siswa kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut dan seringnya siswa mengkonsumsimakanan yang manis seperti permen dan coklatOHI-S
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYEMBUHAN LUKA GANGRENE PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. PIRNGADI MEDAN Soep, Soep; Triwibowo, Cecep
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.774 KB)

Abstract

Gangrenous wound healing is a state of gangrenous wounds experienced by patients with diabetes mellitus who said recovered and not recovered already passed the stage of the physiological process of wound healing gangrenous. Wound healing is a condition of the wound which has undergone phase of the physiological process of wound healing to say cured or not cured. Gangrenous wound healing is influenced by age, nutrition, wound care. The general objective of this study to determine the  factors that affect wound healing in diabetes mellitus gangrene in inpatient hospital DR.Pirngadi Medan in 2015. This research uses descriptive method with cross sectional study design. With accidential sampling techniques, sample size studied 20 respondents. Data collected by using observation sheets and questionnaires. The data obtained were analyzed manually through editing, coding, and tabulating presented in frequency distribution. Conclusion: gangrenous wound healing respondents said recovered as many as 17 people (85%), based on age ie 40-50 years as many as 10 people (50%) based nutrients are met as many as 14 people (70%), based on those wounds care done correctly by 20 (100%).
GAMBARAN PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG DIET MAKANAN TERHADAP KARIES GIGI PADA SISWA/I KELAS IV SD NEGERI NO. 060891 JL. JAMIN GINTING 303 MEDAN Ria, Ngena; Simaremare, Susy Adrianelly
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.105 KB)

Abstract

Makanan atau subrat merupakan unsur penting untuk terjadinya karies. Proses karies ditentukan oleh jeniskarbohidrat dalam bentuk tepung atau cairan yang bersifat lengket serta hancur didalam mulut yangmemudahkan terjadinya karies. Hampir semua anak menyukai makanan yang bersifat kariogenik yangmerupakan salah satu penyebab terjadinya karies. Penelitian bersifat deskriptif yang bertujuan untukmengetahui Gambaran Pengetahuan Orang Tua Tentang Diet Makanan Terhadap Karies Gigi Pada Siswa/ISD Negeri No. 060891 Jl. Jamin Ginting 303 Medan Tahun 2014 yang dilaksanakan pada September sampaiNopember 2014. Jumlah sampel sebanyak 30 orang. Hasil penelitian Gambaran Pengetahuan Orang TuaTentang Diet Makanan terhadap karies Gigi diperoleh data sebanyak 24 orang (80%)memiliki pengetahuanbaik, 6 orang (20%) memiliki pengetahuan sedang dan tidak terdapat siswa yang berpengetahuan buruk.Hasil pengetahuan untuk karies gigi susu diperoleh jumlah def-t adalah 47 dan def-t rata-rata 1,56. Hasilpenelitian untuk karies Gigi tetap diperoleh jumlah DMF-T adalah 41 dan DMF-T rata-rata 1,36.Berdasarkan hasil yang dapat disimpulkan bahwa Gambaran Pengetahuan Orang Tua Tentang DietMakanan Terhadap Karies Gigi Pada siswa/i Kelas IV SD Negeri No. 060891 Jl. Jamin Ginting 303 MedanTahun 2014 diperoleh hampir semua anak menyukai makanan dan minuman yang bersifat kariogenik yangmerupakan faktor resiko terjadinya karies. Dari data hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh siswa/Imemiliki karies gigi (83,4%). Karies gigi susu diperoleh data def-t adalah 47 dengan rata-rata def-t 1,56.Karies gigi tetap diperoleh jumlah DMF-T adalah 41 dan rata-rata DMF-T 1,36. Diharapkan terutamakepada siswa/i agar memilih makanan yang menyehatkan gigi untuk menghindari terjadinya karies gigi.
PERBEDAAN EFEKTIFITAS ANTARA LATIHAN FISIK DAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 Casman, Casman; Fauziyah, Yulia; Fitriyana, Ikha; Triwibowo, Cecep
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.36 KB)

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) type 2 is one of metabolism problems caused by resistance or deficiency of insulin with common symptoms of hiperglycemia where the value of Fasting Blood Sugar (FBS) concentrate higher than 125 mg/dL. Physical exercise and PMR is recommended effort for DM  patient to reduce FBS concentrate. This research is conducted to know difference of effectiveness between physical exercise with PMR to reduction of FBS concentrate of DM type 2 patient in area of work Suraneggala Primary Health Center Cirebon Regency. This research used pra experiment with approach was one group pretest posttest design. Samples in research is 30 respondents selected used purposive sampling (15 respondents were given treatment of physical exercise, DM gymnastics 3 times per week for four month and 15 respondents were given treatment of PMR 2 times per day in the morning and afternoon for six days respectively). One session of exercise lasted 30 minutes. The  result of this research showed effectiveness between physical exercise effective with PMR to reduction of FBS concentrate is not difference, which suggest independent t test the value of p=0,927 (p>0,05). Physical exercise and PMR has same influence to reduce of FBS concentrate, the value of p=0,000. Means of FBS concentrate after physical exercise decreased from 171,93 to 121,73 mg/dL, means of FBS concentrate after PMR also decreased from 204,04 to 155,47 mg/dL. The conclusion of this research showed effectiveness between physical exercise with PMR to reduction of FBS concentrate in Diabetes Mellitus Type 2 patient is not difference.
PENGARUH BERKUMUR DENGAN LARUTAN TEH HIJAU TERHADAP pH SALIVA PADA SISWA-SISWI SD NEGERI 024761 KECAMATAN BINJAI UTARA TAHUN 2014 Rosma, Manta; Aritonang, Netty Jojor
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.126 KB)

Abstract

Teh hijau mengandung polyphenol, theofilin, tannin, katekin , serta sejumlah mineral seperti Zn, Se, Mo,fluoride. Kandungan polyphenol dan katekin yang tekandung dalam teh mengurangi plak dan produksiasam oleh bakteri Streptococcus Mutans yang menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi. Tujuanpenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur dengan larutan teh hijau terhadap pH salivapada siswa/i SD Negeri 024761 Kecamatan Binjai Utara Tahun 2014. Jenis penelitian yang digunakanadalah penelitian analitik. Metode yang digunakan quaisi experiment, rancangan dalam penelitian ini adalahpre-test and post-test. Adapun cara pengambilan sampel dengan Purposive Sampling, menggunakan siswa/ikelas V SDN 024761 Kecamatan Binjai Utara sebanyak 30 orang siswa/i, dengan menggunakan test PaperDental Saliva pH Indikator Untuk mengetahui kriteria asam. Penelitian ini menggunakan uji Wilcon SignedRank Test Hasil penelitian dikutahui terjadi perubahan kriteria pH saliva yaitu asam dari 80% menjadi 0%,netral dari 20% menjadi 43,33% dan basa dari 0% menjadi 56,66%. Menunjukkan bahwa ada pengaruhberkumur dengan larutan teh hijau terhadap pH saliva. Hasil uji statistik dengan mengunakan WilcoxonSigned Rank Test dihasilkan nilai signifikasi 000 (2-tailed) <0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima.Disarankan kepada siswa untuk berkumur menggunakan larutan teh hijau sebagai alternatif tindakanpencegahan terjadinya karies.
EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN DISKUSI KELOMPOK TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI YAYASAN PENDIDIKAN HARAPAN MEKAR MEDAN Tarigan, Amira Permata Sari
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.679 KB)

Abstract

The problems of the adolecent’s reproductive health show an escalation year by year. Based on the survey carried out in Yayasan Pendidikan Harapan Mekar Medan in February of 2010, found 4 (four) cases of Unwanted Pregnancy in 2009-2010 and there were 8 (eight) cases of unwanted pregnancy within 5(five) last year (2005 to 2010). One of the factors assumed to be causing of the problem was lack of adolescent’s knowledge about reproductive health. This study aimed to analyze the effectiveness of lecturing and group discussion methods on adolecent’s knowledge and attitudes regarding to reproductive health in Yayasan Pendidikan Harapan Mekar Medan in 2010. This type of research was the true experimental pretest-posttest control group design. Population were students of the Yayasan Pendidikan Harapan Mekar Medan. Sample of 90 people who were divided into three groups: experimental group I were treated with lecturing method as many as 30 people, experimental group II were treated with group discussions method as many as 30 people and a control group without treatment as many as 30 people. The results showed that the highest mean difference of knowledge score (6,30) occurred in the group treated through extension with group discussion methods with standart deviation of 2,96, while the mean difference of the score in the group treated through extension with lecturing methods was 4,03 with standart deviation of 2,14. In terms of the variable of attitude, the treatment of extension with group discussion methods showed a higher score improvement (13,60) with standart deviation of 7,77 compared to the score improvement of the group treated through extension with lecturing methods which reached 7,87 with standard deviation of 5,73. The result of ANOVA test and Tamhane’s T2 test further showed that the group discussion methods was effective in improving the knowledge and attitude about reproductive health among adolescents  in Yayasan Pendidikan Harapan Mekar Medan.The health promotor is suggested to applied group discussion method when carrying out the extension on health in order to make the result desired can be optimally achieved.
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN ANAK TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA/I KELAS V-B SD ST. ANTONIUS JL. SRIWIJAYA NO.7 MEDAN TAHUN 2014 Manurung, Nelly Katharina
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemetrian Kesehatan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.815 KB)

Abstract

Rasa cemas terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut sering dialami oleh setiap kalangan terutama padaanak – anak. Hal ini bisa disebabkan oleh trauma pada perawatan gigi sewaktu masa anak – anak dan bisajuga disebabkan oleh lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kecemasan yangdimiliki anak pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitiandeskriptif dengan menggunakan metode survey. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas V – B SDSt. Antonius Jl. Sriwijaya No.7 Medan tahun 2014 yang berjumlah 42 anak. Data tentang kecemasan siswa/idiperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada seluruh sampel. Hasil yang diperoleh dari penelitian iniadalah 11,9% tidak cemas terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut, 26,2% memiliki tingkat kecemasansedang, 33,3% memiliki tingkat kecemasan yang tinggi dan 28,6% sangat cemas terhadap pelayanankesehatan gigi dan mulut. Penyebab kecemasan tertinggi adalah luka atau trauma pada rongga mulut (52,4%)dan jenis pelayanan yang paling dicemaskan adalah pencabutan gigi (47,2%).

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 20 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Dsember 2025 Vol. 20 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2025 Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2025 Vol. 19 No. 3 (2024): Vol. 19 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2024 Vol. 19 No. 2 (2024): Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2024 Vol. 19 No. 1 (2024): Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2024 Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023 Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2023 Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2023 Vol. 17 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2022 Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2022 Vol. 17 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode januari -April 2022 Vol. 16 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2021 Vol. 16 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2021 Vol. 16 No. 1 (2021): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2021 Vol. 15 No. 3 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September - Desember 2020 Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2020 Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2019 Vol. 14 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2019 Vol 13 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2019 Vol. 13 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol. 8 No. 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 13 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2018 Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2018 Vol 12 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol. 12 No. 3 (2018): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2018 Vol. 12 No. 2 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2017 Vol. 12 No. 1 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2017 Vol. 11 No. 3 (2017): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2017 Vol. 11 No. 2 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2016 Vol. 11 No. 1 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei - Agustus 2016 Vol. 10 No. 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 3 (2016): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari - April 2016 Vol 10 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2015 Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2015 Vol 9 No 3 (2015): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2015 Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2014 Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2014 Vol 8 No 3 (2014): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2014 Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Mei-Agustus 2013 Vol 7 No 3 (2013): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode Januari-April 2013 Vol 7 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September-Desember 2012 More Issue