cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 266 Documents
Search results for , issue "Content Digitized" : 266 Documents clear
Effectiveness of Remdesivir for the Treatment of COVID-19 In Preclinical and Clinical Studies: A Review Pradani, Amanda Febriana
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi darurat di awal tahun 2020 membuat pemerintah menerapkan berbagai kebijakan untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien COVID-19, salah satunya dengan pemberian  Remdesivir  sebagai salah satu pengobatan pasien COVID-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Remdesivir untuk pengobatan COVID-19 dalam uji praklinis dan klinis. Penelitian dilakukan dengan metode Tinjauan Pustaka berdasarkan jurnal penelitian yang berfokus pada Remdesivir dan obat lain yang digunakan untuk COVID-19 dari perpustakaan online, dengan menggunakan kata kunci seperti “Efektivitas”, “Remdesivir”, “COVID-19”, “Antiviral ," "Praklinis," dan "Klinis" dari jurnal internasional. Hasilnya menunjukkan bahwa pada uji praklinis, Remdesivir terbukti memiliki indeks selektivitas sebesar 129,87 yang berarti lebih tinggi dibandingkan obat lain yang diuji pada uji praklinis. Selama studi  klinis,  penggunaan  Remdesivir  dapat  menghasilkan  beberapa perbaikan klinis pada pasien COVID-19 dalam waktu 5, 10, dan 15 hari tetapi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Implementasi Kebijakan Intervensi Gizi Sensitif dalam Penanganan Stunting di Kabupaten Gorontalo Pakaya, Yusnan; Kadir, Sunarto; Kasim, Vivien Novarina A
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil analisis situasi prevalensi stunting Kabupaten Gorontalo terhadap 30 desa lokus tahun 2022, Desa Pelehu Kecamatan Bilato menempati prevalensi tertinggi yaitu 30,38 %, sedangkan Desa Hutadaa Kecamatan Telaga Jaya menempati posisi terendah yaitu 0 %. Penelitian ini bertujuan Pendekatan yang dilakukan oleh peneliti adalah kualitatif yaitu mendasarkan kepada filsafat post positivisme untuk meneliti pada situasi dan kondisi objek yang alamiah (peneliti adalah instrumen kunci). Hasil penelitian yang dilakukan didapatkan 4 tema/topik utama, yaitu : 1) Komunikasi Dalam Implementasi Kebijakan Intervensi Gizi Sensitif Dalam Penanganan Stunting di Kabupaten Gorontalo; 2) Sumber daya dalam implementasi kebijakan intervensi gizi sensitif dalam penanganan stunting di kabupaten Gorontalo; 3) Disposisi dalam implementasi kebijakan intervensi gizi sensitif dalam penanganan stunting di kabupaten Gorontalo; dan 4) Struktur organisasi dalam implementasi kebijakan intervensi gizi sensitif dalam penanganan stunting di kabupaten Gorontalo. Kesimpulan : keseluruhan variabel belum sepenuhnya berjalan secara optimal, sehingganya masih diperlukan peningkatan pada faktor internal yaitu konsistensi koordinasi dengan OPD dan stakeholder terkait, peningkatan kompetensi pelaksana untuk mendukung pemanfaatan sumber daya, selain itu diperlukan komitmen yang kuat dalam hal distribusi/pembagian tugas yang jelas antar fungsi agar program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Diharapkan pada variabel-variabel tersebut dapat segera dilakukan penyempurnaan serta perbaikan agar implementasi kebijakan dapat benar-benar memberikan dampak terhadap penurunan jumlah stunting serta meningkatan cakupan layanan intervensi gizi sensitif khususnya di Kabupaten Gorontalo.
Hubungan Asupan Vitamin C dan Vitamin B12 dengan Kejadian Suspek Anemia pada Remaja Putri di Kabupaten Sukoharjo Hapsari, Agesti Ayu; Hidayati, Listyani
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi global yang dapat terjadi pada remaja putri. Prevalensi anemia secara global untuk perempuan usia 15-49 tahun adalah 29%. Kekurangan asupan vitamin B12 dapat mengganggu proses pembentukan sel darah merah. Kekurangan asupan vitamin C dapat menurunkan penyerapan zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan vitamin C dan vitamin B12 dengan kejadian suspek anemia pada remaja putri di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan crossectional pada 110 subjek dari 3 SMPN di Sukoharjo (SMPN 2 Sukoharjo, SMPN 5 Sukoharjo, dan SMPN 7 Sukoharjo) yang memenuhi kriteria inklusi penelitian. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan multistage sampling. Pengambilan data asupan vitamin C dan asupan vitamin B12 menggunakan FFQ semikuantitatif serta data kejadian suspek anemia menggunakan kuesioner deteksi dini anemia. Analisis uji hubungan yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan subjek dengan asupan vitamin C kurang sebesar 57,3%, asupan vitamin B12 kurang sebesar 61,8%, dan kejadian suspek anemia sebesar 34,5%. Analisis uji chi-square terkait asupan vitamin C didapatkan p-value sebesar 0,924 dan terkait asupan vitamin B12 sebesar 0,007. Tidak terdapat hubungan asupan vitamin C dengan kejadian suspek anemia pada remaja putri serta terdapat hubungan asupan vitamin B12 dengan kejadian suspek anemia pada remaja putri.
Hubungan antara Status Gizi dan Persen Lemak Tubuh dengan Kebugaran Jasmani pada Atlet Bola Basket Universitas Muhammadiyah Surakarta Nastiti, Yumna Sayyidah Titis; Firmansyah, Firmansyah
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Olahraga bola basket merupakan suatu permianan beregu yang intens karena membutuhkan adanya kombinasi yang baik antara kecepatan, kekuatan, kelincahan, keterampilan, daya tahan, dan taktik sehingga dibutuhkan suatu kebugaran jasmani yang baik untuk dapat melakukan permainannya. Status gizi dan persen lemak tubuh dinilai menjadi bagian yang penting untuk diperhatikan untuk mendapatkan kebugaran jasmani yang baik. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara status gizi dan persen lemak tubuh dengan kebugaran jasmani pada atlet bola basket Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah atlet basket Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan jumlah 43 sampel. Pengukuran status gizi dan persen lemak tubuh dilakukan menggunakan alat karada scan Bioelectrical Impedance Analysis (BIA) omron Hbf 375. Pengukuran kebugaran jasmani menggunakan metode tes cooper 12 menit. Hubungan status gizi dan persen lemak tubuh dengan kebugaran jasmani menggunakan uji korelasi spearman danpearson. Hasil: Analisis bivariate menggunakan korelasi spearman menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi dengan kebugaran jasmani pada atlet basket dengan nilai p=0,003 dan nilai r=-0,442 yang berarti hubungan negative dengan arah korelasi sedang. Analisis bivariate menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan terdapat hubungan antara persen lemak tubuh dengan kebugaran jasmani atlet basket dengan nilai p=0,000 dan nilai r=-0,635 yang berarti hubungan negative dengan arah korelasi kuat. Kesimpulan: status gizi dan persen lemak tubuh memiliki hubungan negative dengan kebugaran jasmani atlet bola basket Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Analisis Kadar Serat Pangan dan Lemak pada Cookies dengan Substitusi Tepung Biji Nangka Cintia, Fadhilla Fatwa; Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Sarbini, Dwi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Tepung biji nangka mengandung serat pangan yang tinggi yaitu 9,87% dibandingkan dengan tepung terigu sebanyak 2,4%, serat pangan bermanfaat untuk memperlambat pengosongan lambung, dan meningkatkan gerakan peristaltik lambung sehingga dapat menimbulkan rasa kenyang lebih lama. Sedangkan lemak pada tepung biji nangka lebih rendah yaitu 1,34% dibanding tepung terigu sebanyak 1,67% sehingga bermanfaat untuk digunakan sebagai camilan diet. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung biji nangka terhadap kadar serat pangan dan lemak pada cookies biji nangka. Metode Penelitian: Eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2x pengulangan empat perlakuan substitusi tepung biji nangka  0%, 10%, 20%, 30% . Sampel diperiksa kadar serat menggunakan metode OAOC dan kadar lemak menggunakan metode soxhlet. Data yang telah terkumpul di uji statistik menggunakan One Way Anova dan dilanjutkan dengan uji Post  Hoc  Tukey. Hasil: Kadar serat pangan paling tinggi pada cookies substitusi tepung biji nangka 30% sebesar 8,8% dan kadar serat pangan yang paling rendah adalah 0% sebesar 5,88%. sedangkan kadar lemak paling tinggi pada cookies substitusi tepung biji nangka yaitu 30% sebesar 21,68% dan kandungan kadar lemak cookies substitusi tepung biji nangka yang paling rendah adalah 0% sebesar 8,11%. Kesimpulan: Tidak ada pengaruh yang signifikan substitusi tepung biji nangka terhadap kadar serat pangan dan lemak.
Perbedaan Tingkat Literasi Gizi dan Status Gizi Antara Mahasiswa Gizi dan Mahasiswa Non Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta Hirda, Dinda Aulia; Rakhma, Luluk Ria; Widiyaningsih, Endang Nur
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bidang yang masih kekurangan pelayanan kesehatan di Indonesia adalah bidang gizi. Mahasiswa berisiko mengalami masalah akibat perubahan perilaku terkait kesehatan, termasuk kebiasaan makan yang buruk. Literasi gizi merupakan faktor penting yang mempengaruhi kebiasaan makan sehat seseorang serta mempengaruhi kualitas pola makan seseorang. Tingkat literasi gizi seseorang diukur dari kemampuannya memperoleh, menganalisis, dan menerapkan data terkait gizi untuk menentukan pilihan pola makan yang terdidik. Penelitian ini menggunakan jenis observasional dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel 152 mahasiswa masing-masing 76 mahasiswa gizi dan 76 mahasiswa non gizi secara consecutive sampling. Pengumpulan data tingkat literasi gizi menggunakan kuesioner Newest Vital Sign (NVS) yang telah diadaptasi kedalam bahasa Indonesia dan status gizi didapatkan dari pengukuran berat badan dan tinggi badan secara langsung. Analisis data digunakan untuk menganalisis perbedaan adalah uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukan tingkat literasi gizi pada mahasiswa gizi dalam kategori memadai (97.4%) sedangkan pada mahasiswa non gizi dalam kategori terbatas (47.4%). Status gizi berdasarkan indeks massa tubuh sebagian besar normal (71.1% mahasiswa gizi dan 73.7% mahasiswa non gizi). Hasil uji statistik perbedaan menunjukan jurusan gizi dan non-jurusan di Universitas Muhammadiyah Surakarta berbeda secara signifikan (p= 0.00) dalam literasi gizi mereka, meskipun tidak ada perbedaan yang signifikan (p= 0.67) dalam status gizi mereka.
Pola Tidur, Status Gizi dan Prestasi Akademik pada Mahasiswa Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta Sari, Junjung Adita; Isnaeni, Farida Nur
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siapa pun yang terdaftar di pendidikan pasca sekolah menengah universitas, institut, sekolah menengah atas, akademi, dan politeknik dianggap sebagai Mahasiswa. Kegiatan mahasiswa yang cukup banyak seperti padatnya perkuliahan, ujian dan kegiatan diluar perkuliahan (organisasi kampus maupun luar kampus) Efeknya pada kualitas tidur dan kebiasaan makan yang tidak teratur, yang memengaruhi kinerja akademik dan kesehatan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara status gizi, prestasi akademik dengan pola tidur pada mahasiswa Ilmu Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Metode yang digunakan yaitu analisis observasional dengan metode desain penelitian cross sectional. Sebanyak 142 mahasiswa dijadikan sebagai sampel penelitian. Data diambil menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), mengukur tinggi badan dengan microtoise, berat badan dengan timbangan dan prestasi akademik diambil dari IPK keseluruhan. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman di SPSS. Nilai P 0,040 (p <0,05) ditemukan dalam pemeriksaan hubungan antara pola tidur dan status gizi, dan nilai p 0,197 (p> 0,05) ditemukan dalam hubungan antara pola tidur dan prestasi. Penelitian ini menemukan bahwa pola tidur dan status gizi sangat berkorelasi, tetapi tidak ada hubungan antara pola tidur dan prestasi akademik.
Pengetahuan yang Baik dan Sikap Positif Berperan dalam Mencegah Anemia pada Remaja Putri Siregar, Eka Darmayanti Putri; Pasaribu, Selli M; Sipahutar, Dame Meldaria; Kemala S, Sarma Dewi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia yang dialami remaja terkhusus pada remaja putri merupakan satu dari masalah kesehatan dunia yang merupakan prioritas untuk ditanggulangi. Prevalensi anemia pada remaja putri di Indonesia adalah 57,1% usia 10-18 tahun dan juga 19-45 tahun yakni 39,5% sementara di Provinsi Sumatera Utara tahun 2018 adalah 58,2% dan di Kota Medan prevalensi anemia remaja putri 26,5%. Penyebab anemia pada remaja adalah multifaktorial, tingkat pengetahuan kurang dan sikap negatif adalah satu dari penyebabnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap pada remaja putri dengan kejadian anemia defisiensi zat besi. . Populasi penelitian ini merupakan semua siswi kelas X-XII yaitu 70 orang dan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen berupa kuesioner dan alat cek hemoglobin digital. Data diolah menggunakan analisis univariat dan juga bivariat. Analisis bivariat menggunakan Chi-Square; p<0.05. Hasil penelitian diperoleh bahwa remaja putri berpengetahuan baik mengenai anemia 38 orang (54,3%) dan bersikap positif 40 orang (60,0%). Pada hasil uji secara bivariat ditemukan hubungan signifikan diantara pengetahuan (p-value=0.031) dan sikap (p-value=0,000) yang dimiliki para siswi dengan terjadinya anemia di SMA Negeri 1 Laguboti. Penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri sangat penting untuk dilaksanakan guna meningkatkan pemahaman dan sikap positif remaja dalam mengkonsumsi makanan sumber zat besi agar terhindar dari anemia.
Klaim Moisturizer terhadap Xerosis Cutis Wulaningsih, Titiek Indah; Iyan Sopyan; Sriwidodo, Sriwidodo
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan menyintesis berbagai literatur terkait klaim moisturizer dalam mengatasi xerosis cutis, yang merupakan kondisi kulit kering yang umum dihadapi oleh banyak individu. Metode studi yang digunakan adalah sistem review literatur, yang mencakup pencarian berbagai sumber informasi dari jurnal ilmiah, publikasi terverifikasi, dan buku-buku teks terkait topik tersebut. Hasil dari analisis literatur menunjukkan bahwa klaim moisturizer sebagai terapi untuk xerosis cutis didukung oleh banyak penelitian dan pengalaman klinis. Penggunaan moisturizer telah terbukti efektif dalam meningkatkan kelembaban kulit, mengurangi kekeringan, dan meningkatkan fungsi pelindung kulit. Beberapa studi juga menyoroti manfaat tambahan seperti peningkatan elastisitas kulit dan penundaan proses penuaan kulit. Dalam konteks ini, ditemukan bahwa pemilihan jenis moisturizer yang sesuai dan tepat adalah kunci kesuksesan terapi. Beberapa produk dengan kandungan bahan aktif tertentu, seperti humektan, emolien, dan ceramide, telah menunjukkan keefektifan dalam meningkatkan kondisi kulit yang kering dan mengurangi gejala xerosis cutis. Meskipun klaim positif terkait moisturizer dalam mengatasi xerosis cutis telah banyak dilaporkan, penting untuk diingat bahwa respons individual terhadap produk dapat bervariasi. Beberapa faktor seperti jenis kulit, kondisi medis tambahan, dan lingkungan dapat mempengaruhi hasil terapi. Secara keseluruhan, berdasarkan analisis literatur dalam studi sistem review ini, moisturizer telah terbukti sebagai terapi yang efektif dalam mengatasi xerosis cutis dan meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan. Namun, perlu adanya penelitian lebih lanjut dan studi klinis yang lebih mendalam untuk mendukung temuan ini dan mengidentifikasi solusi yang lebih spesifik dan disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Pengaruh Variasi Waktu Fiksasi Sediaan Apusan Darah Tepi pada Pewarnaan Giemsa terhadap Morfologi Sel Darah Merah Triyani, Puput; Arfa Izzati
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sediaan Apus Darah Tepi (SADT) merupakan slide yang salah satu permukaannya dilapisi lapisan darah tipis, difiksasi menggunakan methanol (methyl alkohol) dan diwarnai dengan pengecatan giemsa atau wright. Methanol yang baik digunakan untuk fiksasi memiliki kandungan air kurang dari 3% dengan konsentrasi larutan 96%. Methanol yang dibiarkan terlalu lama terbuka akan menguap dan mengalami penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh dari variasi waktu fiksasi SADT pada pewarnaan giemsa terhadap morfologi sel darah merah. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian eksperimen dengan jumlah sampel 24 dalam bentuk sediaaan apusan darah tepi dibagi 4 berdasarkan variasi  waktu fiksasi yaitu 3 menit, 5 menit, 10 menit, dan 15 menit. Waktu fiksasi 3 menit menunjukan morfologi sel darah merah pada preparat dalam kondisi baik 100%, pada waktu 5 menit hasil krenasi sedang menjadi 16,7%, pada waktu 10 menit hasil krenasi sedang menjadi 50,0%, pada waktu 15 menit hasil krenasi sedang menjadi 83,3%. Hasil penelitian menunjukan waktu yang tepat untuk fiksasi pada waktu 3 menit. Hasil uji statistik Chi Square didapatkan nilai signifikan (P value) 0,015 (<0,05) sehingga dapat dinyatakan bahwa   terdapat pengaruh yang jelas terhadap hasil mikroskopis bentuk sel darah merah dengan variasi waktu pada proses fiksasi sediaan apusan darah tepi.