cover
Contact Name
Oda I. B. Hariyanto
Contact Email
oda@uib.ac.id
Phone
+627787437111
Journal Mail Official
oda@uib.ac.id
Editorial Address
Jl. Gajah Mada Baloi Set Ladi
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Altasia : Jurnal Pariwisata Indonesia
ISSN : -     EISSN : 2655965X     DOI : -
Jurnal Pariwisata Indonesia (ALTASIA) merupakan hasil penelitian yang mengikuti situasi dan kondisi kekinian sesuai dengan perkembangan Dynamic Global Tourism. Mengaplikasikan teori dan kajian ilmiah di bidang Kepariwisataan serta mengkompilasi kajian-kajian analisis kritis kepariwisataan secara multidimensi dan multidisiplin. Terbit secara berkala setiap enam bulan sekali, bulan Februari dan Agustus.
Articles 201 Documents
Motif Pengunjung Sendang Tirto Kamandanu Kediri dalam Perspektif Pilgrimage Tourism Febrianti, Kezya Agitha; Arief Sudrajat
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v6i2.9305

Abstract

Situs Sendang Tirto Kamandanu memiliki mata air yang konon memiliki khasiat magis danspiritual. Sendang ini merupakan tempat mandi dan menyucikan diri Raja Jayabaya sebelummelakukan pertapaan dan moksa. Tempat ini menjadi petilasan keramat yang dihormatimasyarakat dan menjadi tempat ziarah bagi masyarakat di Indonesia, khususnya Jawa Timur.Riset ini dilaksanakan untuk melihat motif dari pengunjung yang mendatangi situs SendangTirto Kamandanu dalam perspektif ziarah (pilgrimage). Pilgrimage tourism atau wisata ziarahmerupakan jenis wisata yang didorong oleh motif religius dan spiritual. Fokus penelitian iniadalah pada pengunjung Sendang Tirto Kamandanu yang berlokasi di Desa Menang,Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Pendekatan pada penelitian ini adalah deskriptifkualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan, wawancara, pengarsipanserta pengumpulan data sekunder dari jurnal, artikel yang terkait dan media massa yang validatau terpercaya. Analisis data yang dipergunakan oleh peneliti adalah menggunakanpendekatan fenomenologi dan perspektif pilgrimage tourism untuk menelaah motifpengunjung yang berwisata di Sendang Tirto Kamandanu. Kesimpulan dari riset ini adalahSendang Tirto Kamandanu memiliki daya tarik spiritual dan edukasi bagi masyarakat.Kepercayaan masyarakat terhadap airnya yang berkhasiat dan kesakralan tempat inimendorong mereka untuk berkunjung dengan berbagai motif, seperti mencari kesembuhan,kesuksesan, atau ketenangan batin. Di sisi lain, Sendang Tirto Kamandanu juga menjadimedia edukasi sejarah Kediri bagi generasi muda dan menawarkan wisata alam yang asri
Potensi Pengembangan Sustainable Festival sebagai Penunjang Citra Kota Kreatif: Tinjauan Literatur tentang Event-event Festival di Yogyakarta Desnithalia, Farisa Alyani; Suharto, Bambang; Permatasari, Karin Sufi
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v6i2.9318

Abstract

Festival di Yogyakarta memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar dengan berbagai kegiatan budaya, seni, dan kreativitas. Festival-festival ini memberikan pengalaman yang unik bagi pengunjung, serta mendorong kesadaran akan pentingnya keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan. Penelitian ini menggunakan systematic literature review untuk menganalisis potensi pengembangan festival di Yogyakarta dari berbagai sumber seperti jurnal akademis, artikel, berita, dan sumber lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai potensi pengembangan festival berkelanjutan sebagai salah satu strategi Kota Yogyakarta untuk meningkatkan citra kota kreatif. Melalui penelitian ini dapat menjelaskan mengenai karakteristik event-event festival yang sudah diadakan di Yogyakarta, serta dapat memberikan padangan baru mengenai bagaimana peran event festival dapat memperkuat citra Yogyakarta. Festival yang diadakan di Yogyakarta yaitu Jogja Art Festival, Jogja Cultural Wellness Festival, dan Festival Van Der Wijck, memiliki peran yang penting dalam memperkuat citra kota sebagai pusat kreativitas yang berkelanjutan, sehingga pentingnya sebagai masyarakat Indonesia ikut serta dalam mengembangkan sustainable event di Yogyakarta. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu membahas mengenai bagaimana strategi pemerintah Kota Yogyakarta dalam menunjang citra Kota Yogyakarta sebagai kota kreatif.
Potensi yang Melimpah Layakkah Desa Cupunagara Menjadi Desa Wisata Berbasis Pengembangan Wisata Alam? Abuzar , Al-ghaniy; Rini, Andari
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v6i2.9327

Abstract

Desa Cupunagara merupakan salah satu desa yang terletak pada kawasan Utara Bandung. Terletak pada kawasan dataran tinggi menjadikan Desa Cupunagara memiliki potensi alam yang melimpah sebagai penunjang pengembangan wisata berbasis alam. Kekayaan mineral yang melimpah, bentukan lahan yang bervariasi, serta kekayaan alam dan budaya didalamnya ternyata belum mampu dikelola dan dikembangkan secara optimal. Latar belakang masalah penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis sejauh mana potensi Desa Cupunagara tersebut dapat dikatakan layak sebagai desa wisatadengan pengembangan atraksi wisata alamnya. Metode penelitian bersifat kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan. Analisis menggunakan teknik pengharkatan (scoring),setelah itu dilakukan analisis SWOT untuk mengetahui potensi optimal. Pemilihan metode ini dirasa paling efektif dalam menganalisis hasil temuan dari indikator yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan, bahwa Desa Cupunagara secara potensi dikatakan layak sebagai pengembangan desa wisata, khususnya wisata alam. Hal ini terbukti dengan hasil analisis data baik dari kelayakan aspek fisik, aksesibilitas, sarana prasarana, serta kondisi sosial ekonomi dan budaya. Penulismerekomendasikan agar potensi yang melimpah tersebut dapat dikelola bersama oleh stakeholders terkait, agar Desa Cupunagara menjadi desa yang berkembang baik dari aspek wisata maupunkesejahteraan masyarakatnya.
Faktor yang Mempengaruhi Niat Beli Produk Tiruan Brand Mewah oleh Wisatawan Saat Berlibur ke Kota Batam Fahlevi, Renza; Fitriana , Aidnilla Sinambela
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v6i2.9607

Abstract

Penjualan produk tiruan brand mewah telah menjadi salah satu destinasi wisata yang populer bagi wisatawan yang berlibur ke kota Batam. Pembahasan tentang niat membeli produk tiruan brand mewah oleh wisatawan merupakan topik penelitian yang belum banyak diangkat kedalam topik penelitian, sehingga penelitian ini dapat mengisi kesenjangan pada penelitian sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara variabel status consumption, social influence, dan harga terhadap sikap serta niat membeli produk tiruan brand mewah oleh wisatawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 170 responden yaitu wisatawan yang membeli produk tiruan brand mewah saat berlibur ke kota Batam. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan diolah dengan aplikasi PLS. Hasil penelitian menunjukan bahwa status consumption, social influence, dan harga merupakan variabel yang mempengaruhi sikap dan niat beli wisatawan terhadap produk tiruan brand mewah saat berlibur ke kota Batam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumber data tentang perilaku pembelian tas tiruan brand mewah oleh wisatawan, sehingga data penelitian dapat digunakan oleh pemangku kepentingan seperti pemerintah dan perusahaan pemilik brand mewah untuk mengambil kebijakan ataupun menyusun keputusan bisnis. Responden pada penelitian ini belum dikelompokkan berdasarkan asal daerahnya, sehingga untuk penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan pengelompokkan tersebut agar hasil penelitian berikutnya lebih terperinci.  
TikTok Sebagai Modal Sosial Baru Studi Kasus: Bandung Zoo dalam Menarik Minat Wisatawan Diva Aprilia, Amanda; Syarifuddin, Didin Syarifuddin
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i2.10216

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran TikTok sebagai bentuk modal sosial baru dalam memengaruhi minat wisatawan, dengan mengambil studi kasus kebun binatang Bandung Zoo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur yang melibatkan pihak manajemen kebun binatang Bandung Zoo dan pengunjung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok secara signifkan membentuk persepsi dan keputusan wisatwan untuk berkunjung, khususnya melalui konten yang bersifat visual, interaktif, dan viral. Platform ini tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga membangun koneksi sosial dan kepercayaan melalui konten buatan pengguna (user-generated content) dan ulasan dari sesama pengguna. Studi ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman mengenai bagaimana platform digital, khususnya TikTok, dapat meningkatkan strategi pemasaran pariwisata dan keterlibatan pengunjung dalam konteks ekowisata.
Efisiensi Pengeluaran Pemerintah Pada Sektor Pariwisata di Jawa Timur Nikmatul Makhfudhah, Nurul Isnayni
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i2.10217

Abstract

Sektor pariwisata merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Jawa Timur yang memiliki keragaman destinasi wisata. Namun, efektivitas pengeluaran pemerintah dalam sektor ini belum sepenuhnya diketahui, sehingga diperlukan evaluasi berbasis efisiensi. Selama ini, studi mengenai efisiensi anggaran pariwisata di tingkat daerah masih terbatas, khususnya yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mempertimbangkan output nyata dari aktivitas pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengeluaran pemerintah di sektor pariwisata pada 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA) berorientasi output dan asumsi Variable Return to Scale (VRS). Metode ini dipilih karena mampu membandingkan efisiensi relatif antar unit dengan data input dan output yang heterogen. Input yang digunakan adalah total pengeluaran pemerintah, sementara output meliputi jumlah perjalanan wisatawan, durasi rata-rata lama menginap atau tinggal, dan tingkat hunian kamar hotel. Hasil penelitian menunjukkan variasi skor efisiensi yang signifikan antar daerah. Beberapa daerah seperti Gresik, Sampang, dan Sidoarjo menunjukkan efisiensi sempurna (skor 1.0), sementara daerah seperti Lumajang dan Pamekasan mencatat skor rendah. Simpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang tepat sasaran serta perlunya adopsi praktik terbaik dari daerah efisien. Keterbatasan studi ini adalah belum memperhitungkan variabel non-anggaran seperti kualitas infrastruktur dan daya tarik wisata. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengintegrasikan faktor-faktor tersebut guna memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap efisiensi sektor pariwisata daerah.
PEST Analysis Model dalam Pengembangan Menggala Ranch dan Curug Bayan sebagai Ekowisata di Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Akhdiat Dimas Abimanyu
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i2.10249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pengembangan Menggala Ranch dan Curug Bayansebagai destinasi ekowisata di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dengan menggunakan metodePEST Analysis. Analisis ini mencakup faktor politik, ekonomi, sosial, dan teknologi yang memengaruhiperkembangan kedua destinasi tersebut. Dari aspek politik, dukungan pemerintah daerah terlihat dalamregulasi yang mendukung kelestarian lingkungan serta pembangunan infrastruktur pariwisata. Dari sisiekonomi, sektor pariwisata menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan kontribusi terhadapProduk Domestik Regional Bruto (PDRB) serta peluang pengembangan Usaha Mikro, Kecil, danMenengah (UMKM). Faktor sosial menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadapekowisata serta potensi budaya lokal yang dapat menjadi daya tarik wisata edukatif. Dari aspekteknologi, pemanfaatan media sosial dan sistem pembayaran digital berkontribusi dalam promosi dankemudahan akses bagi wisatawan, meskipun tantangan berupa keterbatasan infrastruktur jaringan masihada. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri wisata, Menggala Ranch danCurug Bayan memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi ekowisata berkelanjutan yangmemberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi kabupaten Banyumas
Analisis Strategi Pengembangan Wisata Bahari yang Berkelanjutan pada Pulau Angso Duo sebagai Ikon Kota Pariaman yang Siap Bersaing di Kancah Global Taufiq Hidayat; Fatmi Fauzani Duski
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i2.10269

Abstract

Pulau Angso Duo di Kota Pariaman memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari unggulan.Namun, pengelolaannya menghadapi berbagai tantangan, seperti infrastruktur yang tidak memadai,pengelolaan lingkungan yang belum optimal, serta keterbatasan pemberdayaan masyarakat lokal.Masalah utama yang ditemukan mencakup buruknya tata kelola sampah plastik, rendahnya kesadaranwisatawan terhadap lingkungan, dan minimnya koordinasi antara pemerintah, pelaku usaha, sertamasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan destinasi dan merumuskanstrategi pengembangan yang berkelanjutan dan berdaya saing global. Metode yang digunakan adalahkualitatif dengan pendekatan studi kasus, karena sesuai untuk mengungkap dinamika lapangan secaramendalam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisisdokumen. Hasil observasi menunjukkan kondisi dermaga yang sempit dan tidak representatif, fasilitassanitasi yang terbatas, serta kurangnya papan informasi edukatif di area wisata. Potensi budaya lokalseperti tradisi Tabuik dan lanskap alam bahari belum diintegrasikan secara maksimal dalam paketwisata. Temuan ini dianalisis dengan pendekatan teori ekowisata dan pengelolaan destinasi berbasiskomunitas, yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dan pelestarian alam. Strategi yangdisarankan meliputi perbaikan infrastruktur, pemanfaatan teknologi digital untuk reservasi dan edukasi,penguatan identitas budaya, serta kolaborasi multipihak. Penelitian ini menyimpulkan bahwapengembangan Pulau Angso Duo perlu diarahkan pada pemberdayaan komunitas lokal dan konservasilingkungan. Penelitian selanjutnya diharapkan mengeksplorasi efektivitas implementasi strategi inidalam skala yang lebih luas dan jangka panjang.
Tradisi dan Aspirasi: Sebuah Dilema Pembangunan Pariwisata di Pantai Nula, Kabupaten Timor Tengah Selatan Telnoni, Graceilla Margaret Meilenia; Aldi Herindra Lasso
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i2.10275

Abstract

Pembangunan pariwisata berbasis masyarakat yang berfokus pada partisipasi masyarakat sering kalimenghadapi tantangan, salah satunya adalah heterogenitas masyarakat. Komunitas sering dipandangsebagai entitas homogen, sehingga kurang menyoroti kompleksitas internal masyarakat. Dengan latarbelakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dalam komunitasyang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Pantai Nula.Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini karena dinilai paling tepat untukmemahami dan menggambarkan realitas sosial yang terjadi di lapangan secara mendalam dan sistematisdengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa di Desa Nualunat terdapat hambatan dalam partisipasi masyarakatyang diakibatkan oleh tradisi yang membatasi kesempatan masyarakat untuk menyuarakan aspirasidalam proses pengambilan keputusan, perbedaan pandangan terhadap pembangunan pariwisata PantaiNula, serta dominasi tokoh adat dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwakeberhasilan pembangunan pariwisata Pantai Nula hanya dapat berjalan dengan baik apabila terdapatkesepahaman antara pemangku kepentingan terutama antara pemangku adat dan masyarakat. Kasusyang terjadi di Desa Nualunat dapat menjadi pelajaran penting bagi studi pariwisata berbasismasyarakat di masa mendatang, khususnya dalam menekankan pentingnya elaborasi heterogenitasmasyarakat yang menjadi sumber dinamika sosial, serta perlunya eksplorasi strategi mediasi yangefektif antara otoritas adat dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan pariwisata yang inklusifdan berkelanjutan
Analisis Bibliometrik Perkembangan Penelitian Pemasaran Pada Sektor Pariwisata di Era Digital Jaizatul Malik Faizal Septianto; Tony Wijaya
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i2.10331

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah industri pariwisata secara signifikan, khususnya dibidang pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren, distribusi, dan arah penelitian yangberkaitan dengan topik tersebut. Kesenjangan utama yang teridentifikasi adalah kurangnya studisistematis yang melacak evolusi dan interkoneksi tema-tema pemasaran pariwisata digital sejakkemunculannya, di samping eksplorasi terbatas pada klaster tertentu seperti city branding, hospitalitypariwisata, dan event pariwisata. Masalah utama penelitian yang dibahas adalah kurangnya pemahamanyang terstruktur tentang distribusi tema dan pola kolaborasi dalam literatur ilmiah. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis bibliometrik, dengan meneliti 440 dokumen daridatabase Scopus dari tahun 2020-2025, dan memvisualisasikan data menggunakan perangkat lunakVOSviewer. Metode ini membantu dalam mengevaluasi tingkat produktivitas penulis, institusi, dannegara, serta mengukur jumlah dokumen publikasi ilmiah. Temuan penelitian ini menunjukkan adanyatren yang berkembang dalam publikasi, dengan kata kunci yang dominan termasuk “promosi”,“manajemen”, dan “persepsi”, serta terbentuknya tujuh kelompok utama yang mewakili topik-topikutama dalam pemasaran pariwisata digital. Studi ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran digitalsemakin menjadi pusat dari transformasi global sektor pariwisata. Penelitian yang akan datangdirekomendasikan untuk mengeksplorasi lebih jauh klaster-klaster yang belum berkembang, fokus padaregionak tertentu seperti ASEAN dan negara-negara berkembang seperti Indonesia, sertamengintegrasikan analisis bibliometrik dengan analisis konten atau jejaring sosial untuk memperkayapemetaan keilmuan yang sudah ada.