cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
ANALISIS KEBIJAKAN TENTANG PROGRAM BINA KELUARGA BALITA HOLISTIK INTEGRATIF PADA POSYANDU DAN PAUD Velly Violita; Dewi Suryanti; Dian Eka Anggreny
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.928

Abstract

Latar belakang: Sumber daya manusia, dana, sarana dan prasarana kelompok BKB Holistik terintegrasi pada Posyandu dan PAUD di Kota Pagar Alam masih kurang. Capaian kelompok BKB aktif dan keluarga balita aktif yang datang pada kegiatan Bina Keluarga Balita Holistik terintegrasi masih dibawah target BKKBN. Tujuan: untuk menganalisis pelaksanaan program BKB Holistik terintegrasi pada Posyandu dan PAUD. Metode: jenis penelitian kualitatif dan merupakan Studi kebijakan (Policy study) dengan menggunakan teori G.Edward III. Informan penelitian berjumlah 9 orang key informan 1 orang dan informan 8 orang. Penelitian dilakukan pada bulan juli. Tempat penelitian Talang Camai Kelurahan Selibar kecamatan Pagar Alam Utara. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, fokus grup discussion dan telaah dokumen. Analisa dilakukan sebelum, selama dan sesudah penelitian dilapangan. Hasil: penelitian pada komponen masukan seperti sumber daya manusia, dana, sarana dan prasarana belum sesuai dengan ketentuan. Komponen proses pada tim pokjanal belum maksimal dalam melaksanakan pembinaan, monitoring dan evaluasi. Komponen keluaran pada capaian kelompok BKB aktif dan keluarga aktif masih dibawah target standar minimal, rendahnya pengetahuan kader BKB dan orang tua balita terhadap program BKB Holistik terintegrasi pada Posyandu dan PAUD di Kota Pagar Alam. Saran: Merencanakan penganggaran APBD untuk BKB KIT dan Pelatihan tenaga Pendamping serta penggalangan dana Swadaya dari masyarakat kelurahan. Kata kunci: Kebijakan, Pelaksanaan, Program BKB Holistik 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24 – 60 BULAN Kurniati, Rahmi; Aisyah, Siti; Anggraini, Helni; Wathan, Fika Minata
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.849

Abstract

Latar Belakang:  Stunting pada anak merupakan dampak dari defisiensi nutrien selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Hal ini menimbulkan gangguan perkembangan fisik anak yang irreversible, sehingga menyebabkan penurunan kemampuan kognitif dan motorik serta penurunan performa kerja. Berat badan lahir, status pemberian ASI eksklusif dan status imunisasi merupakan beberapa faktor yang dapat mempengaru hiprevalensi stunting. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan berat badan lahir, status pemberian ASI eksklusif dan status imunisasi dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Penyandingan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2022. Metode: Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Penyandingan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun pada bulan Januari 2022. Populasinya yaitu seluruh ibu yang memiliki balita usia 24 -60 bulan. Penelitian ini menggunakan metode observasi yang bersifat studi analitik dengan pendekatan case-control. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive samplingdengan jumlah 158 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner dan microtoise/pita meteran. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji chi-square pada variabel berat badan lahir didapatkan p-value=1,000, status ASI Eksklusif p-value=0,728 dan status imunisasi didapatkan p-value=0,327. Tidak ada hubungan antara berat badan lahir, status pemberian ASI eksklusif dan status imunisasi dengan kejadian stunting pada balita usia 24-60 bulan di Puskesmas Penyandingan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu Tahun 2022. Saran: Semua pihak terkait agar berkolaborasi menerapkan kebijakan untuk mengurangi risiko stunting agar masyarakat mendapatkan pendidikan yang berkualitas, dan dapat memberikan asupan nutrien yang seimbang dan meningkatkan derajat kesehatan anak. Kata Kunci: Stunting, Berat Badan Lahir, ASI Eksklusif, Imunisasi, Balita
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE Hipson, Meita; Handayani, Sri; Pratiwi, Adelina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.867

Abstract

Latar Belakang: Faktor yang mempengaruhi kunjungan Antenatal Care (ANC) dapat menurunkan kecacatan dan angka kematian ibu dan janin.Antenatal Care merupakan perawatan kesehatan yang diajukan kepada ibu hamil sebelum dan selama hamil dengan tujuan mendeteksi secara dini masalah kesehatan ibu dan janin. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang memiliki hubungan dengan kunjungan Antenatal Care (ANC). Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang di ambil adalah semua ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal care di PMB Suryati adalalah 517 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode random sampling berjumah 226 orang. Hasil: Dari hasil analisis univariat didapat ibu yang melakukan kunjungan ANC (86,7%), ibu yang berpendidikan tinggi (78,3%), usia ibu yang beresiko rendah (86,7%), dan ibu yang tidak bekerja (84,1%). Hasil uji chi square didapatkan hubungan antara pendidikan (p value=0,000), usia (p value= 0,008), pekerjaan (p value=0,013) dengan kunjungan ANC. Saran: Untuk dapat terus meningkatkan mutu pelayanan pada ibu hamil dan menambah konseling dan penyuluhan tentang pentingnya kunjungan antenatal care pada ibu hamil. Kata Kunci: Pendidikan, Usia, Pekerjaan
FAKTOR-FAKTOR YANG BEHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PHLEBITIS PADA PASIEN YANG TERPASANG KATETER INTRAVENA Suswitha, Dessy
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v3i1.905

Abstract

Latar belakang: Phlebitis didefinisikan sebagai inflamasi vena yang disebabkan oleh iritasi kimia, mekanik maupun oleh bakteri. Selama 1 tahun terakhir angka kejadian phlebitis  yaitu  pada tahun 2016 sebanyak 23 orang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan  Kejadian Phlebitis pada Pasien yang Terpasang Cateter Intravena di Ruang Transit Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan menggunakan accidental sampling  dengan responden sebanyak 55 responden sesuai dengan kriteria inklusi . Penelitian ini dilakukan sejak tanggal 7 Agustus  s.d 2 September 2017. Hasil: Penelitian ini didapatkan Ada hubungan antara umur dengan kejadian phlebitis dengan nilai p = 0,042. Ada hubungan antara ukuran kanula dengan kejadian phlebitis dengan nilai p = 0,013. Ada hubungan antara lokasi pemasangan infus dengan kejadian phlebitis dengan nilai p = 0,040. Ada hubungan antara lama pemasangan kanula dengan nilai p value = 0,025. Saran: Disarankan untuk perawat agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pemasangan infus sehingga komplikasi dan ketidaknyamanan akibat pemasangan infus dapat dikurangi. Kata Kunci : Kejadian Phlebitis
KEBEHASILAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PADA BAYI 6-12 BULAN DITINJAU DARI PEKERJAAN IBU DAN PELAKSANAAN IMD Mar'atun Ulaa; Siti Zainab Purwanti; Yuniza Yuniza
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.835

Abstract

Latar Belakang: Air Susu Ibu (ASI) adalah cairan biologis kompleks yang mengandung semua zat gizi untuk pertumbuhan fisik bayi. Akan tetapi saat ini capaian ASI eksklusif di Indonesia belum mencapai target yang diharapkan yaitu sebesar 80%. Kementrian kesehatan merekomendasikan tentang pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan pekerjaan Ibu dengan keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif pada bayi 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Punti Kayu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi yang berusia 6 - 12 bulan yang memeriksakan diri di Puskesmas Punti Kayu pada bulan Juni – Desember tahun 2018 yang berjumlah 48 orang dengan sampel 43 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil: Sebagian responden melakukan IMD pada bayinya, yaitu sebanyak 25 responden (58,1%), 23 responden (53,5%) bekerja, dan sebanyak 28 responden (65,1%) memberikan ASI eksklusif pada bayinya. Saran: Diharapkan agar Puskesmas lebih meningkatkan promosi ASI eksklusif dan mendukung untuk dilakukan IMD sejak ibu hamil memeriksakan kehamilannya pada petugas kesehatan, yaitu dengan tidak menganjurkan memberikan susu formula sebagai pengganti ASI eksklusif.Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Nutrisi Anak
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL Andriani, Rini; Murdiningsih, Murdiningsih; Rahmadhani, Sendy Pratiwi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.861

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia menjadi salah satu penyebab utama kematian maternal di Indonesia. Data Kemenkes tahun 2015 di Indonesia kematian maternal 28,8 persen disebabkan karena preeklampsia. Diagnosis preeklampsia ditegakkan berdasarkan adanya hiptertensi (tekanan darah ≥ 140/90 mmHg) spesifik yang disebabkan kehamilan disertai dengan gangguan sistem organ lainnya pada usia kehamilan diatas 20 minggu. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu antara gravida, kehamilan ganda, riwayat hipertensi dan umur secara simultan dengan kejadian preeklampsia pada Ibu Hamil di RSUD Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2020. Metode: Penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang tercatat di rekam medik Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2020 dengan jumlah 2.736 responden. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 349 Responden. Sampel di ambil data dengan mengunakan uji statistik sistematik random sampling di analisis data dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Analisis yang digunakan analisis univariat dan bivariat. Waktu penelitian dilakukan pada tanggal 9-31 Agustus 2021. Hasil: Berdasarkan Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara gravida, kehamilan ganda, riwayat hipertensi dan umur dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil di RSUD Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2020. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan untuk dapat mengurangi angka kejadian preeklampsia pada ibu hamil sebagai upaya untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi akibat komplikasi kehamilan yang ada seperti preeklampsia. Kata Kunci: Preeklampsia, Gravida, Kehamilan Ganda, Riwayat Hipertensi, Umur 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMANFAATAN JAMBAN SEHAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS 23 ILIR PALEMBANG TAHUN 2018 Dewi Sayati
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 2: Agustus 2018 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v2i1.890

Abstract

Latar belakang: Program Indonesia Sehat dengan mewujudkan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan, dan jaminan kesehatan nasional. Salah satu indikator utama adalah keluarga mempunyai akses sanitasi yang layak atau menggunakan jamban sehat. Masalah yang dihadapi Indonesia terkait masalah sanitasi lingkungan masih sangat besar. Masalah akibat sanitasi yang buruk memiliki dampak yang jauh lebih besar, yaitu sekitar 68% sungai di Indonesia mengalami pencemaran berat. Penelitian bertujuan : diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan jamban sehat di wilayah kerja Puskesmas 23 Ilir Palembang tahun 2018. Metode penelitian : menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah kepala keluarga yang berkunjung ke Puskesmas yang berjumlah 44 responden, tehnik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Analisis data dengan menggunakan uji statistik chi-square dengan nilai α=0,05. Hasil penelitian : di dapatkan bahwa pengetahuan  (pvalue=0,012), sikap (pvalue=0,034), dukungan tokoh masyarakat (pvalue=0,006) dan peran petugas kesehatan (pvalue=0,014) serta pendapatan keluarga (pvalue=0,457). Kesimpulan : bahwa ada hubungan antara pengetahuan, sikap, dukungan tokoh masyarakat dan peran petugas kesehatan dengan pemanfaatan jamban sehat dan tidak ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan pemanfaatan jamban sehat. Disarankan: bagi tenaga kesehatan agar memberikan informasi tentang sanitasi yang layak/jamban sehat dan manfaatnya secara berkesinambungan kepada kepala keluarga. Kata kunci : Faktor-faktor yang Mempengaruhi, Pemanfaatan Jamban Sehat
TUBERKULOSIS MASALAH KESEHATAN DUNIA: TINJAUAN LITERATUR Diantara, Lega Bisa; Hasyim, Hamzah; Septeria, Indah Puji; Sari, Dollyan Tamela; Wahyuni, Gusti Tri; Anliyanita, Roza
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.855

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis ialah pencetus utama morbiditas serta mortalitas di segala dunia yang diakibatkan oleh kuman patogen ialah mycobacterium tuberculosis. Di 2015, diperkirakan terdapat 10, 4 juta insiden permasalahan tuberkulosis baru di dunia. Tujuan: Untuk membahas tuberkulosis permasalahan kesehatan dunia ditinjau dari studi literatur. Metode: Penataan Literature review ini diawali dari proses pencarian jurnal hingga penyaringan  dikumpulkan jadi 9 artikel. Hasil dan Diskusi: Orang dengan tuberkulosis laten mempunyai resiko 79% lebih rendah terserang tuberkulosis progresif sesudah infeksi ulang dibanding orang yang tidak terinfeksi. Faktor resiko terbentuknya TB paru antara lain dari sanitasi ataupun area pemukiman. Kepatuhan terhadap penyembuhan TB tidak hanya mengurangi kematian namun pula menghindari penyakit yang  berkelanjutan, penularan ke orang lain, serta pertumbuhan TB yang resisten terhadap bermacam obat. Kemajuan dalam alat diagnostik, pengawasan penderita yang aktif, serta fokus global dalam mengetahui dan memetakan galur patogen yang resisten terhadap obat merupakan strategi yang teruji buat mengatur penyakit ini. Tetapi, integral terhadap strategi yang berarti secara klinis ini merupakan komitmen yang kokoh dari komunitas internasional bersama memberantas peradangan ini. Saran: Perlu peran serta seluruh komponen masyarakat dan melibatkan instansi-instansi lain diluar instansi kesehatan agar penurunan angka kejadian TB dapat terwujud dengan baik. Kata Kunci: Tuberkulosis, Faktor Resiko TB, Pengobatan TB
FORMULASI BEDAK TABUR DARI TANAMAN DAUN PUTRI MALU (Mimosa pudica Linn) Tari, Mayang; Indriani, Onny
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.873

Abstract

Latar Belakang: Kulit merupakan bagian organ tubuh yang terletak pada bagian paling luar. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan herbal salah satunya daun putri malu Daun putri malu (Mimosa pudica linn) adalah salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri. Tujuan: Mengetahui formulasi sediaan dan stabilitas fisik bedak tabur dari ekstrak daun putri malu. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan ekstraksi maserai menggunakan etanol 70%. Evaluasi bedak tabur di uji sifat fisik dan stabilitas, sifat fisik dan stabilitas akan mempengaruhi mutu, keamanan, dan kualitas bedak baik selama penyimpanan ataupun pemakaian. Penelitian ini dilakukan di STIKES ‘Aisyiyah Palembang bulan April-Juni 2021. Hasil: Dari hasil pembuatan bedak tabur, uji organoleptis sesuai dengan pembahasan, uji stabilitas keempat formula stabil pada suhu ruang dan terjadi peningkatan pH pada suhu lemari es, dan suhu oven. Uji hedonik formula 4 lebih disukai oleh responden. Bedak tabur dari ekstrak daun putri malu dibuat dalam 4 formulasi berwarna putih serbuk halus, homogen, berbau khas lemon, daya lekat yang baik dan sesuai dengan pH kulit manusia Saran: Dalam menambah ilmu pengetahuan dan menambah refrensi, perlu dilakukan ekstrak tumbuhan lain sebagai bedak tabur dengan formulasi yang dapat meningkatkan keterbaharuan produk. Kata Kunci: Bedak tabur, Daun Putri Malu
IMPLEMENTASI TINDAKAN ASERTIF PADA KLIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN UNTUK MENGEKSPRESIKAN MARAH Nabilah, Putri; Kusumawaty, Ira; Martini, Sri; Yunike, Yunike
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.850

Abstract

Latar Belakang: Perilaku kekerasan merupakan suatu bentuk ekspresi kemarahan yang tidak sesuai, ditandai dengan tindakan yang dapat membahayakan atau mencederai diri sendiri, orang lain maupun lingkungan. Tindakan asertif adalah tindakan mengungkapkan perasaan secara langsung kepada orang lain yang dilakukan untuk mengekspresikan marah, meminta, dan menolak dengan baik dan sopan tanpa merugikan diri sendiri, orang lain maupun lingkungan. Penting bagi klien perilaku kekerasan untuk dapat melakukan tindakan asertif. Tujuan: Memperoleh gambaran kemampuan klien skizofrenia dalam mengimplementasikan tindakan asertif dalam mengekspresikan kemarahannya. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, evaluasi dan tindak lanjut. Penentuan subyek pada penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan melibatkan klien skizofrenia yang sedang dirawat di klinik rawat inap bagi orang dengan gangguan jiwa. Hasil: Implementasi tindakan asertif sebagai intervensi dalam mengekspresikan marah dapat dilaksanakan secara efektif pada kedua klien, namun menjadi kurang efektif yang terjadi pada satu klien lainnya. Perbedaan kondisi dan karakteristik klien turut mempengaruhi keberhasilan implementasi tindakan  asertif. Dapat disimpulkan bahwa tindakan asertif dapat menjadi intervensi dalam mengekspresikan marah pada klien skizofrenia dengan masalah perilaku kekerasan. Saran: Disarankan agar keterlibatan keluarga untuk dapat dioptimalkan agar tindakan asertif dapat dilanjutkan di rumah sehingga mengurangi perilaku kekerasan klien. Koordinasi antara pihak pemberi layanan keperawatan bersama keluarga menjadi salah satu kunci keberhasilan proses perawatan terhadap orang dengan gangguan jiwa. Kata Kunci:  Skizofrenia, Mengekspresikan Marah, Tindakan Asertif