cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
PENGARUH EDUKASI TENTANG POSTPARTUM BLUES TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS Riyanti, Neni; Solama, Wita; Widodo, Pangestu
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1426

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan kondisi yang timbul setelah persalinan dapat berupa depresi pasca persalinan hingga psikosis pasca persalinan. Menurut data badan kesehatan dunia antara 10-50% ibu menjalani masa perinatal mengalami depresi, angka kejadian di Indonesia belum pasti diketahui namun beberapa penelitian menunjukan angka kejadian 50-70%. Palembang menurut Dinas Kesehatan Palembang cakupan Ibu nifas berjumlah 98,4%. Dengan angka kelahiran yang tinggi tersebut tidak menutup kemungkinan adanya masalah kesehatan yang juga tinggi pada ibu melahirkan baik fisiologis maupun psikologis, khusunya kejadian postpartum blues (Ninsi, 2019). Tahun 2024 di Praktik Mandiri Bidan pencapaian tingkat pengetahuan ibu nifas yang baik adalah 60%. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan ibu nifas tentang postpartum blues. Metode: pre-eksperiment dengan rancangan One Group Pretest- Postest yaitu penelitian yang tidak ada kelompok kontrol, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang datang dan bersalin di PMB, sampel yang diambil secara accidental sampling berjumlah 30 responden. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukan variable pengaruh edukasi (p=0,000) di dapatkan ada pengaruh dari edukasi tentang postpartum blues. Saran: Agar petugas Kesehatan dapat meningkatkan pelaksanaan edukasi postpartum blues melalui kegiatan penyuluhan sehingga dapat meningkatkan  pengetahuan tentang postpartum blues ibu hamil dan ibu nifas sehingga derajat kesehatan meningkat. Kata Kunci: Pengetahuan, Edukasi, Postpartum Blues
KOLABORASI LINTAS SEKTOR DALAM IMPLEMENTASI INTEGRATED VECTOR MANAGEMENT (IVM) UNTUK ELIMINASI MALARIA: STUDI KUALITATIF DI KABUPATEN MUARA ENIM Lewinsca, Maurend Yayank; Raharjo, Mursid; Setiadi, Robby
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1432

Abstract

Latar Belakang: Malaria tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan dampak yang besar terhadap kesehatan, ekonomi, dan kualitas hidup. Kabupaten Muara Enim menjadi kabupaten yang difokuskan pemerintah untuk melakukan eliminasi malaria yang ditargetkan di tahun 2024. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana upaya pengendalian vektor terpadu (PVT) yang dilakukan berdampak terhadap keberhasilan eliminasi malaria yang dilakukan. Tujuan: untuk mengetahui keterlibatan lintas sektor dalam pengendalian malaria di Kabupaten Muara Enim. Metode: berupa pendekatan kualitatif deskriptif, teknik wawancara mendalam dengan instrumen penelitian berupa pedoman wawancara mendalam atau interview guide. Informan dalam penelitian ini berjumlah 11 orang yang berasal dari instansi dinas kesehatan, puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan pihak sekolah. Pengolahan data dilakukan dengan transkrip wawancara, input, coding, nodes, matrix coding query, dan project map. Analisis data menggunakan aplikasi pengolah data kualitatif NVivo 12 Pro mulai dari data reduction, data display (visualisasi data dari total referensi pendapat dan project map), dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil: Kolaborasi lintas sektor malaria di Kabupaten Muara Enim belum maksimal dilakukan karena beberapa program yang hanya ditahap perencanaan dan belum berkelanjutan, sinergitas antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan masyarakat lokal dalam mencapai tujuan eliminasi malaria belum aktif dilakukan. Saran: Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan dan peneliti dalam merancang strategi pengendalian malaria yang lebih komprehensif dan berkelanjutan agar eliminasi malaria dapat dilaksanakan.Kata kunci: Eliminasi, Malaria, Pengendalian, Vektor Terpadu
PENGETAHUAN DAN PERILAKU ORANG TUA DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE PADA BALITA Benu, Iphen Charlens; Damanik, Mestika Gleni; Lase, Trinitasari; Simarmata, Jon Parulian; Putri Sihaloho, Shinta Marina Josephina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1428

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan kasus demam berdarah (DBD) di Indonesia menunjukkan perlunya upaya pencegahan dan penanganan yang lebih optimal. Tujuan: untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan perilaku orang tua mengenai pencegahan DBD dengan kejadian DBD pada balita di salah satu Puskesmas di Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan April 2025 di salah satu Puskesmas di Kabupaten Tangerang. Populasi dalam penelitian adalah orang tua anak balita. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan non-probability sampling, yaitu accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 93 berdasarkan perhitungan G – Power. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji terhadap 5 orang expert dan hasil uji I - CVI sebesar 1.00. Hasil: Analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan (nilai p-value= 0.001<0.05) dan perilaku (nilai p-value= 0.001 <0.05) dengan kejadian DBD. Saran: Temuan ini menyarankan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap risiko terkena DBD dan pengawasan terhadap program pencegahan DBD oleh Puskesmas. Kata Kunci: DBD, Pengetahuan, Perilaku
KOLABORASI LINTAS SEKTOR DALAM IMPLEMENTASI INTEGRATED VECTOR MANAGEMENT (IVM) UNTUK ELIMINASI MALARIA : STUDI KUALITATIF DI KABUPATEN MUARA ENIM Lewinsca, Maurend Yayank; Raharjo, Mursid; Setiadi, Robby
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1434

Abstract

Latar Belakang: Malaria tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia,dengan dampak yang besar terhadap kesehatan, ekonomi, dan kualitas hidup. Kabupaten Muara Enimmenjadi kabupaten yang difokuskan pemerintah untuk melakukan eliminasi malaria yang ditargetkan ditahun 2024. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana upaya pengendalian vektor terpadu (PVT) yangdilakukan berdampak terhadap keberhasilan eliminasi malaria yang dilakukan. Tujuan: untukmengetahui keterlibatan lintas sektor dalam pengendalian malaria di Kabupaten Muara Enim. Metode:berupa pendekatan kualitatif deskriptif, teknik wawancara mendalam dengan instrumen penelitianberupa pedoman wawancara mendalam atau interview guide. Informan dalam penelitian ini berjumlah11 orang yang berasal dari instansi dinas kesehatan, puskesmas, pemerintah kecamatan, pemerintahdesa, dan pihak sekolah. Pengolahan data dilakukan dengan transkrip wawancara, input, coding, nodes,matrix coding query, dan project map. Analisis data menggunakan aplikasi pengolah data kualitatifNVivo 12 Pro mulai dari data reduction, data display (visualisasi data dari total referensi pendapat danproject map), dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil: Kolaborasi lintas sektor malaria diKabupaten Muara Enim belum maksimal dilakukan karena beberapa program yang hanya ditahapperencanaan dan belum berkelanjutan, sinergitas antara pemerintah, organisasi non-pemerintah, danmasyarakat lokal dalam mencapai tujuan eliminasi malaria belum aktif dilakukan. Saran: Penelitian inidiharapkan dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan dan peneliti dalam merancang strategipengendalian malaria yang lebih komprehensif dan berkelanjutan agar eliminasi malaria dapatdilaksanakan.Kata kunci: Eliminasi, Malaria, Pengendalian, Vektor Terpadu
ANALISIS BIBLIOMETRIK PENELITIAN TERKAIT STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS APOTEK OLEH APOTEKER DI ERA DIGITAL Pendri, Widi Wilpa; Pribadi, Prasojo
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1429

Abstract

Latar Belakang: Apotek memegang peranan krusial dalam sistem pelayanan kesehatan sebagai penyedia obat dan produk kesehatan yang dibutuhkan masyarakat. Menurut data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pada tahun 2023 terdapat lebih dari 27.000 apotek di Indonesia. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pertumbuhan jumlah artikel dan sitasi publikasi, serta menganalisis hubungan antar peneliti (co-author) dan hubungan antar kata (co-occurrence) yang berkaitan dengan strategi pengembangan bisnis apotek di era digital. Metode: Penelitian dilakukan menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan dari Google Scholar menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dengan kata kunci Business Development, SOAR Matrix, Pharmacy, dan Digital. Data analisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memvisualisasikan hasil yang diperoleh. Hasil: Penelitian menunjukkan tren peningkatan publikasi dan sitasi setiap tahun, contohnya pada tahun 2017 tercatat 14 artikel dengan 4.066 sitasi, sementara itu pada tahun 2024 terdapat peningkatan 19% sehingga jumlah artikel 37. Salah satu artikel dengan sitasi tertinggi, berjudul “Customer relationship management: concepts and technologies” mencatat 3.730 sitasi. Analisis co-author menghasilkan dua klaster, menunjukkan keterbatasan kolaborasi dalam penelitian strategi pengembangan bisnis apotek di era digital di sisi lain, analisis co-occurrence menghasilkan enam klaster, dimana kata kunci yang paling dominan adalah “apoteker” dan “Kesehatan”. Saran: Penelitian lanjutan untuk menyelidiki faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya kolaborasi, serta mendorong kerja sama antara apoteker, akademisi bisnis, dan ahli teknologi informasi untuk menghasilkan strategi pengembangan bisnis apotek yang lebih komprehensif di era digital.Kata Kunci: Bibliometrik, Apotek, VOSViewer, Pengembangan Bisnis
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RS KOTA BANDAR LAMPUNG Brillianningtyas, Lintang; Oktini, Dede R; Nurdin, Nurdin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1446

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan hasil pra survei diketahui bahwa penetapan kepala ruangan belum melalui serangkaian tes atau penyampaian visi dan misi sehingga peneliti tidak mengetahui gaya kepemimpinan yang diterapkan dalam memimpin perawat. Tujuan: untuk mengetahui gambaran tentang gaya kepemimpinan kepala ruangan, kinerja perawat dan analisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap kinerja perawat. Metode: Penelitian deskripsi dan verifikatif melalui pengumpulan dan analisis data melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji regresi sederhana, uji T dan uji F. Hasil: Gaya kepemimpinan kepala ruangan di RS Tipe C Kota Bandar Lampung menunjukkan ciri gaya kepemimpinan gaya otoriter. Kinerja perawat di ruang rawat pada indikator intervensi berkategori baik dengan skor rata-rata 3,43 kemudian pada indikator pengajian sebesar 3,40 indikator diagnosa 3,40 implementasi sebesar 3,39 indikator evaluasi sebesar 3,33 dengan kategori cukup. Terdapat pengaruh antara gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap kinerja perawat pelaksana. Saran: Peneliti memberikan beberapa saran: (a) Bagi Institusi Pendidikan yaitu sebagai masukan dalam proses pembelajaran tentang gaya kepemimpinan kepala ruangan terdapat kinerja perawat. (b) Bagi Instasi Rumah Sakit diharapkan menjadi masukan agar lebih memperhatikan faktor lain seperti halnya sikap, motivasi, kepribadian dll. (c) Bagi peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian lanjut dengan menggunakan metode berbeda. Kata kunci : Gaya Kepemimpinan, Kinerja Perawat
ANALISIS KINERJA PETUGAS PENGELOLA PROGRAM TUBERKULOSIS (TBC) DALAM PENEMUAN KASUS TBC DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN Trikano, Yalen; Wahyudi, Arie; Asiani, Gema
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1451

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) penyakit yang dapat dicegah dan dapat disembuhkan. Tahun 2023 TB kembali menjadi penyebab kematian utama di dunia akibat satu agen infeksius. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa kinerja petugas dalam mengelola program TB paru di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang masih rendah, khususnya dalam capaian penemuan kasus melalui aplikasi SITB. Tujuan: Menganalisis Kinerja Pengelola Program TBC dan mengetahui faktor yang berhubungan dengan rendahnya capaian penemuan kasus pada penggunaan aplikasi SITB program TBC. Metode: Desain penelitian kuantitatif metode survey analitik pendekatan cross sectional. Sampel penelitian Petugas pengelola program TBC, petugas laboratorium, operator SITB dan kepala puskesmas yang berlokasi di 10 puskesmas di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang. Penelian dilakukan Maret-Mei 2025. Hasil: Analisis bivariat didapatkan pengetahuan (ρ=0,025), pelatihan (ρ=0,014), kompensasi (ρ=0,009), fasilitas (ρ=0,024) dan masa kerja(ρ=0,011). Analisis multivariat pengetahuan (ρ=0,034) terendah dan (OR 24,019). Pengetahuan paling dominan berhubungan dengan kinerja. Saran: Untuk meningkatkan kinerja petugas pengelola program TBC di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Empat Lawang kapasitas kinerja petugas melalui peningkatan pengetahuan dengan cara diadakan pelatihan terkait program, validasi data berkala dan update informasi terbaru seputar program dan tupoksi petugas pengelola program TBC. Kata Kunci: Kinerja, Pengelola Program, Kasus TBC
ANALISIS KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS BABAT TOMAN Ningsih, Tri Wahyuni; Priyatno, Akhmad Dwi; Ekawati, Dianita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1442

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis (TB) Paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah Kesehatan Masyarakat khususnya di negara berkembang, termasuk Indonesia. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin, CDR (Case Date Rate) kasus TBC yang tercatat dan terlapor di SITB. Pada tahun 2022 target 100% dan capaian CDR 107% dengan jumlah kasus 1.280 kasus. Pada tahun 2023 target program TB 100% dan capaian CDR 117% dengan jumlah kasus 1.409 kasus, pada tahun 2024 target 100% dan capaian CDR 111% dengan jumlah kasus 1.350 kasus. Tujuan : untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Tuberkulosis Paru di UPT Puskesmas Babat Toman. Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel secara purporsive sampling terdiri dari 80 orang yang terregistrasi di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Babat Toman. Pengumpulan data dengan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis Univariat, Bivariat dan Multivariat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, riwayat merokok, riwayat kontak, kepadatan hunian, ventilasi, suhu dan kelembaban dengan kejadian tuberkulosis paru di UPT Puskesmas Babat. Hasil analisa analisis multivariat variabel pengetahuan merupakan faktor yang paling dominan terhadap kejadian tuberkulosis paru. Saran: Di akhir penelitian di sarankan agar diharapkan agar puskesmas Babat Toman dapat menyusun rencana program kegiatan pencegahan kejadian tuberkulosis paru, meliputi kegiatan penyuluhan faktor-faktor risiko kjadian tuberkulosis paru. Kata kunci : Tuberkulosis Paru.
ANALISIS KEPATUHAN PETUGAS PENGELOLA SAMPAH DI KOTA KAYU AGUNG Sianturi, Dortaulina; Wahyudi, Arie; Asiani, Gema
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1447

Abstract

Latar Belakang: Masalah sampah merupakan tantangan global yang semakin mendesak, Berdasarkan laporan Bank Dunia, jumlah sampah padat perkotaan yang dihasilkan secara global mencapai sekitar 2,01 miliar ton setiap tahunnya, dan angka ini diproyeksikan meningkat sekitar 3,40 miliar ton di tahun 2050. Tujuan: Mengetahui kepatuhan petugas pengelola sampah di kota Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode:  Penelitian dilaksanakan dari bulan April-Juni  2025, di wilayah kerja Dinas Lingkungan Hidup Ogan Komering Ilir. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh petugas pengelola sampah di Dinas Lingkungan Hidup, yang berjumlah 241 orang. Sampel penelitian terdiri dari 71 responden. Pemilihan sampel random sampling (system acak. Jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin. Analisis data dilakukan melalui analisis univariat, diikuti dengan analisis bivariat dan multivariat. Hasil: Tidak ada hubungan usia petugas dewasa, jenis kelamin ,tingkat Pendidikan, masa kerja, pengetahuan petugas dengan kepatuhan petugas mengelola sampah dan ada hubungan antara tindakan petugas, kelengkapan APD, ketersediaan sarana dan prasarana, edukasi petugas, sikap kepemimpinan petugas dengan kepatuhan mengelola sampah, faktor dominan yang mempengaruhi kepatuhan petugas pengelola sampah yaitu edukasi dan sikap kepemimpinan. Saran: Mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya peran serta masyarakat dalam penanggulangan dan penanganan sampah terutama sampah yang berasal dari rumah tangga dan memberikan edukasi dan sosialisasi tentang penanganan sampah yang benar kepada petugas pengelola sampah di Kota Kayuagung. Kata Kunci: Kepatuhan, Petugas Pengelola, Sampah
ANALISIS KEJADIAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI UPTD PUSKESMAS Susanti, Yulia; Asiani, Gema; Cakra R, Muhammad Prima; Siringgo, Helen Evalina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1438

Abstract

Latar Belakang: Stunting gejala malnutrisi kronis anak memiliki tinggi badan di bawah standar usianya. Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Kondisi ini terjadi akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, terutama pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tujuan: Diketahuinya analisis kejadian stunting pada anak balita Metode: Desain penelitian analitik pendekatan casel control menganalisis hubungan kausal antara faktor risiko (paparan) dan suatu penyakit (oultcomel) dengan pendekatan retrospektif. Peneliti menentukan kelompok kasus (subjek yang sudah mengalami penyakit atau outcome tertentu) dan kelompok kontrol (subjek yang tidak mengalami penyakit atau outcome tersebut), kemudian menelusuri riwayat paparan atau faktor risiko di masa lalu pada kedua kelompok tersebut. Hasil: Ada hubungan yang signifikan pemberian PMT, Ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI ekslusif dengan kejadian stunting, tidak ada hubungan yang signifikan antara MP-ASI dengan kejadian stunting pada anak, tidak ada hubungan yang signifikan hubungan antara pemeriksaan ANC dengan kejadian stunting, tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit infeksi TB dengan kejadian stunting. ada hubungan yang signifikan antara kesediaan air bersih dengan status kejadian stunting pada anak balita , tidak ada hubungan yang signifikan antara kesediaan jamban sehat dengan status kejadian stunting pada anak balita Variabel Pemberian Asi Ekslusif adalah variabel yang paling dominan dengan status kejadian stunting pada anak. Saran: UPTD Puskesmas Pasar Kota Prabumulih agar dapat memperkuat program-program kesehatan yang sudah ada, seperti penyuluhan mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif dan makanan tambahan untuk balita.  Kata Kunci: Stunting, Balita, Puskesmas.