cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
PENGARUH RELAKSASI HYPNOBIRTHING TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III MENJELANG PERSALINAN Nurbaiti, Meta; Nainggolan, Sutrisari Sabrina; Angelina, Ria
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1300

Abstract

Latar belakang: Setiap ibu hamil, terutama ibu primigravida, mengalami kecemasan saat persalinan. Ini karena preeklampsia dan masalah kesehatan lainnya yang dapat mempengaruhi ibu dan bayi. Angka kecemasan selama persalinan berkisar 28,7%. Hypnobirthing adalah salah satu cara untuk mengurangi kecemasan ibu primigravida saat persalinan. Hypnobirthing memungkinkan ibu melahirkan dengan nyaman dan tanpa obat bius. Tujuan: mengetahui bagaimana hypnobirthing berdampak pada kecemasan ibu primigravida trimester III menjelang persalinan di Praktik Mandiri Bidan Husniyanti Palembang pada tahun 2024. Metode:  Penelitian ini adalah pra eksperimen dengan desain pre test dan post test group. Metode purposive sampling digunakan untuk mengumpulkan sampel penelitian ini. Sampel yang diambil untuk penelitian ini berjumlah 30 responden. Uji paired samples digunakan untuk menganalisis data secara univariat dan bivariat. Hasil uji menunjukkan nilai 0,000, dengan nilai α = 0,05 (ρ < α), yang menunjukkan bahwa relaksasi hypnobirthing berdampak pada tingkat kecemasan ibu primigravida dalam trimester III menjelang persalinan, dengan skor 6,74.3. hypnobirthing memiliki efek terhadap tingkat kecemasan ibu primigravida saat menghadapi persalinan. Saran: Diharapkan pihak Praktik Mandiri Bidan Husniyanti Palembang lebih mempromosikan hypnobirthing sebagai metode pengobatan kecemasan, tujuannya, dan  manfaatnya bagi masyarakat, khususnya bagi  ibu hamil primigravida.Kata Kunci: Kehamilan, kecemasan, hypnobrithing.
HUBUNGAN FAKTOR GENETIK TERHADAP TERJADINYA ASTIGMATISME Susanti, Devi; Fakhrudin, M
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1323

Abstract

Latar Belakang: Astigmatisme (mata silinder) adalah kondisi di mana kekuatan refraksi kornea atau lensa bervariasi karena perubahan bentuk permukaan sehingga cahaya jatuh di dua titik di depan retina. Kondisi ini menyebabkan penderita harus memutar mata sehingga efek lubang jarum dapat dilihat. Jika dibiarkan, astigmatisma bisa menjadi beban bagi penderita yang mengakibatkan penurunan kemandirian dan kualitas hidup. Tujuan: Mengetahui hubungan antara faktor genetik terhadap kejadian astigmatisme di Optik Reka Jaya Palembang Tahun 2024. Metode: Dalam Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional dimana variabel independen yaitu faktor genetik dan variabel dependen yaitu astigmatisme. Dengan jumlah sampel 48.Penelitian dilaksanakan pada bulan juni-juli 2024. Analisa data mengunakan uji statistik chi-square. Hasil: Dari analisa data diperoleh dari 48 responden terdapat 33 responden (68,8%) mengalami astigmatisme dan 15 responden (31,3%) tidak mengalami astigmatisme. Diperoleh 31 responden (64,6%) mengalami astigmatisme berdasarkan faktor genetik sedangkan 17 responden (35,4%) bukan berdasarkan faktor genetik. Diperoleh 32 responden (66,7%) mengalami astigmatisme berdasarkan penggunaan gadget yang buruk sedangkan 16 responden (33,3%) penggunaan gadget yang baik. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value 0,006 ada hubungan yang bermakna antara faktor genetik dengan kejadian astigmatisme. Saran:. Hasil penelitian diharapkan dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan bagi peneliti yang akan datang terutama kejadian astigmatisme Kata Kunci : Astigmatisme, Faktor Genetik
PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING EXERCISE UNTUK MENGURANGI NYERI AKUT PADA PASIEN HIPERTENSI Nopianti, Nopianti; Sunarmi, Sunarmi; Delina, Susanti; Arisandy, Widya
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1314

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi ditandai dengan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Slow deep breating tindakan keperawatan mengajarkan klien cara nafas dalam, nafas lambat (menahan inspirasi secara maksimal) dan menghembuskan nafas secara perlahan, selain dapat menurunkan intensitas nyeri, juga meningkatkan ventilasi paru dan meningkatkan oksigenasi darah. Tujuan:  Melakukan penerapan slow deep breathing exercise dengan nyeri akut pada pasien hipertensi. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi Penerapan slow deep breating exercise dengan nyeri akut pada pasien hipertensi. Sampel penelitian berjumlah 2 orang dengan membandingkan pasien 1 dan 2 dengan keluhan nyeri kepala pada pasien hipertensi. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 28 - 30 Mei 2024 di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2024. Hasil: Didapatkan evaluasi pasien I dan II dengan masalah nyeri akut terlihat perubahan perkembangan keperawatan setelah dilakukan penerapan slow deep breathing exercise selama 3 hari pada pasien I dengan skala nyeri dari 7 menjadi 2, dan pasien II dengan skala nyeri dari 6 menjadi 2 terjadi penurunan skala nyeri yang terlihat setelah dilakukan penerapan slow deep breathing exercise tersebut. Saran: dalam Pelayanan kesehatan agar mengadakan pelatihan edukasi  penerapan slow deep breathing exercise oleh tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan keperawatan secara rutin dan terjadwal pada kasus hipertensi untuk mengatasi nyeri akut pasien. Kata Kunci: Terapi Slow Deep Breathing, Exercise, Nyeri akut, Hipertensi
ANALISIS KUALITAS SUMBER MATA AIR BERDASARKAN PARAMETER FISIKA DAN PARAMETER KIMIA Apriansyah, Rizal; Oktavia, Lina; Yansyah, Eka Joni
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1305

Abstract

Latar Belakang: Data dari World Health Organization (WHO). Pada tahun 2022, secara global, setidaknya 1,7 miliar orang menggunakan sumber air minum yang terkontaminasi feses. Kontaminasi mikroba pada air minum akibat kontaminasi feses merupakan risiko terbesar terhadap keamanan air minum. Tujuan:  penelitian ini untuk untuk mengetahui kualitas air pada sumber mata air berdasarkan parameter fisika. (suhu, TDS (total dilsolved solid)) dan TSS (total suspended solid), parameter kimia (pH dan COD (chemical oxygen demamd)). Metode: Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif). Penelitian ini dilakukan pada sumber mata air Desa Pagar Dewa Kecamatan Jarai Kabupaten Lahat, Sampel air dianalisis di Unit Pelayanan Teknis Dinas Laboratorium Kesehatan Daerah dan Unit Pelayanan Teknis Laboratorium Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten lahat. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-November 2024.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi observasi, wawancara, pengambilan sampel air, uji laboratorium, dan dokumentasi. Hasil:  parameter fisika yaitu suhu air dengan nilai rata rata pengukuran adalah 31,20C, TDS rata rata nilai pengukuran adalah 277 mg/l. Hasil pengukuran TSS (Total Suspended Solid) 2,65 mg/l, serta parameter kimia yaitu Hasil pengukuran pH rata rata nilai pengukuran adalah 8, Hasil pengukuran COD (Chemical Oxygen Demand) yaitu 31,5 mg/l. Saran:  Pemerintah setempat perlu membuat peraturan untuk menjaga dan melestarikan mata air. Melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang kualitas air di daerah tersebut dengan bekerjasama dengan lintas sektor. Memberikan treatment yang dapat dilakukan terhadap air mata air agar dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Serta Membangun sumber air alternatif untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat. Kata Kunci : Kualitas Sumber Mata Air, Parameter fisika, Parameter kimia
PENERAPAN MASSAGE EFFLEURAGE PADA IBU KALA 1 PERSALINAN DENGAN MASALAH NYERI Kurniawaty, Kurniawaty; Sunarmi, Sunarmi; Fathia, Neng Annis
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 1: Februari 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i1.1400

Abstract

Latar Belakang : Nyeri persalinan mengakibatkan timbulnya perubahan fungsi berbagai organ tubuh yang menentukan lancarnya proses persalinan. Massage Effleurage adalah terapi nonfarmakologi yang sangat efektif dilakukan untuk mengurangi nyeri pada ibu kala I persalinan. Tujuan : untuk menerapan teknik massage effleurage dalam upaya mengurangi nyeri pada kala I persalinan. Metode : Jenis penelitian ini adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Adapun subjek studi kasus berjumlah dua klien yaitu dengan masalah keperawatan nyeri persalinan. Penelitian ini dilakukan di ruang Siti Walidah Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tanggal 18 - 24 April 2022. Teknik pengumpulan data studi kasus dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik. Analisa data dengan membandingkan antara teori dan data yang ditemukan pada pasien. Hasil : Penerapan setelah dilakukan teknik massage effleurage terjadi penurunan skala nyeri pada pasien kala I persalinan pada Ny.D dari skala nyeri 7 menjadi skala nyeri 5 dan pada Ny.H dari skala nyeri 7 menjadi skala nyeri 4. Saran : Diharapkan Massage Effleurage dapat dilakukan sebagai salah satu metode untuk mengurangi tingkat nyeri ibu bersalin kala I fase aktif. Kata Kunci          : Teknik Massage Effleurage, Nyeri, Kala I 
EFEKTIVITAS MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DYSMENORRHEA PADA REMAJA PUTRI Nisa, Khairun; Handayani, Sri; Hipson, Meita; Agustina, Lia
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1415

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan reproduksi adalah keadaan optimal secara fisik, mental, dan sosial yang memungkinkan seseorang menjalankan fungsi reproduksinya dengan sehat dan aman. Masalah yang kerap dialami oleh remaja putri adalah dysmenorrhea, yaitu rasa nyeri saat menstruasi akibat ketidakseimbangan hormon progesteron yang dapat mengganggu aktivitas harian. Penanganan nyeri haid dapat dilakukan dengan metode nonfarmakologis, teknik Massage Effleurage. Tujuan: Mengetahui Efektivitas Massage Effleurage terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dysmenorrhea Pada Remaja Putri. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dan rancangan two group pre-test and post-test non-equivalent control group design. Sampel 30 siswi SMK ‘Aisyiyah Palembang yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dibagi menjadi dua kelompok: 15 siswi menerima intervensi Massage Effleurage (kelompok eksperimen) dan 15 siswi tidak menerima intervensi (kelompok kontrol). Instrumen yang digunakan kuesioner skala nyeri untuk mengukur intensitas nyeri dysmenorrhea. Hasil: Analisis uji Wilcoxon signed ranks test pada skala nyeri sesudah dilakukan intervensi diperoleh nilai p-value = 0,000 < 0,05. Saran: Responden agar dapat memahami dan menerapkan massage effleurage secara mandiri untuk mengurangi nyeri dysmenorrhea.Kata kunci : Dysmenorrhea, Massage Effleurage, Nyeri Menstruasi, Remaja Putri.
PENGARUH EDUKASI TENTANG POSTPARTUM BLUES TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS Riyanti, Neni; Solama, Wita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1421

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan kondisi yang timbul setelah persalinan dapat berupa depresi pasca persalinan hingga psikosis pasca persalinan. Menurut data badan kesehatan dunia antara 10-50% ibu menjalani masa perinatal mengalami depresi, angka kejadian di Indonesia belum pasti diketahui namun beberapa penelitian menunjukan angka kejadian 50-70%. Palembang menurut Dinas Kesehatan Palembang cakupan Ibu nifas berjumlah 98,4%. Dengan angka kelahiran yang tinggi tersebut tidak menutup kemungkinan adanya masalah kesehatan yang juga tinggi pada ibu melahirkan baik fisiologis maupun psikologis, khusunya kejadian postpartum blues (Ninsi, 2019). Tahun 2024 di Praktik Mandiri Bidan pencapaian tingkat pengetahuan ibu nifas yang baik adalah 60%. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan ibu nifas tentang postpartum blues. Metode: pre-eksperiment dengan rancangan One Group Pretest- Postest yaitu penelitian yang tidak ada kelompok kontrol, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang datang dan bersalin di PMB, sampel yang diambil secara accidental sampling berjumlah 30 responden. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukan variable pengaruh edukasi (p=0,000) di dapatkan ada pengaruh dari edukasi tentang postpartum blues. Saran: Agar petugas Kesehatan dapat meningkatkan pelaksanaan edukasi postpartum blues melalui kegiatan penyuluhan sehingga dapat meningkatkan  pengetahuan tentang postpartum blues ibu hamil dan ibu nifas sehingga derajat kesehatan meningkat. Kata Kunci: Pengetahuan, Edukasi, Postpartum Blues
EFEKTIFITAS SENAM KAKI DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Nurita, Rahayu Tri; Kurdaningsih, Septi Viantri; Sunarmi, Sunarmi; Ramadhani, M
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1411

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang menjadi masalah besar bagi kesehatan seperti penyakit jantung karena diabetes sering disebut sebagai silent killer. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat digunakan adalah senam  kaki  diabetik   yang  dapat   menurunkan   kadar  glukosa   darah.Tujuan: Penerapan senam kaki diabetik terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes   Melitus   di  Rumah   Sakit  Muhammdiyah   Palembang. Metode:Desain penelitian adalah Quasy experimental dengan rancangan one group pre- post test design. Penelitian ini dilakukan di RS. Muhammadiyah Palembang dari bulan Januari-Maret 2024. Populasi dalam dalam penelitian berjumlah 37 orang. Teknik pengambilan sample mengguankan purposive sampling.  Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 orang yang ditentukan berdasarkan pasien yang telah memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian. Data kadar glukosa darah sebelum (pre test) dan setelah senam kaki (post test) diukur oleh peneliti. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan paired-sample t test.  Hasil: Setelah dilakukan latihan senam kaki diperoleh nilai ρ value = 0.000 <α = 0,05 yang berarti Ada pengaruh pemberian senam kaki terhadap peningkatan sensitifitas kaki pada pasien diabetes mellitusAda pengaruh pemberian senam kaki diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus. Saran: Senam kaki diabetik ini dapat di berikan pelatihan  dan edukasi untuk para tenaga kesehatan tentang tentang senam kaki diabetik agar mampu menerapkan ke pasien sehingga  membuat  pasien  koperatif dan  dapat  mandiri  melakukan  senam  kaki diabetik ini. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Glukosa Darah, Senam Kaki Diabetes
SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN INFUSA KULIT BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli Islami, Deri; Sari, Mey Deshafira; Utama, Vonny Kurnia
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1417

Abstract

Latar belakang Tanaman pepaya merupakan salah satu jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai obat mulai dari daun, buah biji hingga kulitnya. Tujuan : untuk mengetahui apakah ekstrak etanol dan infusa mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram positif Staphylococcus aureus dan bakteri gram negatif Escherichia coli dan juga mengatahui metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak etanol dan infusa. Metode :  penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan cara ekstraksi maserasi dan infusa menggunakan metode difusi sumuran dalam mengamati diameter zona hambat dengan konsentrasi larutan ekstrak dan infusa (80%, 60%, 40%, 20%) serta kloramfenikol sebagai kontrol positif dan akuades sebagai kontrol negatif. Hasil : Penelitian ini diperoleh zona hambat dari ekstrak etanol kulit buah pepaya dengan masing-masing konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% berturut-turut terhadap bakteri Escherichia coli  yaitu 4,51 mm, 5.23 mm, 7.28 mm, 12.56 mm. Sedangkan untuk zona hambat dari ekstrak etanol terhadap bakteri Staphylococus aureus  yaitu 5,01 mm, 5,30 mm, 5,76 mm, 8,86  mm dan 9.06 mm. Pada infusa kulit buah papaya diperoleh zona hambat pepaya dengan masing-masing konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% berturut-turut terhadap bakteri Staphylococus aureus yaitu  4,24  mm, 6,83 mm, 8,93 mm, dan 9,06 mm. Sedangkan terhadap bakteri Escherichia coli yaitu  4,57 mm, 5,03 mm, 5,76 mm, dan 7.06 mm. Ekstrak etanol dan infusa kulit buah pepaya mengandung senyawa metabolit sekunder dan memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Ekstrak etanol kulit buah pepaya (Carica papaya L.) mengandung alkaloid, flavonoid, tannin dan saponin sedangkan ekstrak infusa mengandung flavonoid, tanin,dan saponin.Saran: untuk penelitian selanjutnya ialah dilakukan peningkatan konsentrasi, bakteri uji serta metode pengujian aktivitas antibakteri lainnya.                                                                                             Kata kunci : Kulit Buah Pepaya, Ekstrak etanol, Infusa, Fitokimia, Antibakteri, Difusi
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Alkhusari, Alkhusari; Efrianty, Novalia; Suherman, Suherman Kurnia
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1422

Abstract

Latar Belakang : Kinerja yang baik ditandai oleh pelayanan yang cepat, tepat, empatik, serta kemampuan menjaga komunikasi efektif dan efisiensi kerja. Kinerja optimal perawat berkontribusi besar terhadap kepuasan dan keselamatan pasien. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, pada tahun 2024. Metode : Penelitian dilaksanakan dari tanggal 1 hingga 31 Juli 2024 dengan desain cross sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh perawat rawat inap di RSUD Sungai Lilin, sebanyak 82 perawat, dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil : Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar perawat berusia di atas 33 tahun (53,7%), berjenis kelamin perempuan (82,9%), berpendidikan D3 (87,8%), dan memiliki masa kerja lebih dari 8 tahun (56,1%). Selain itu, 53,7% perawat memiliki motivasi yang kurang baik, 58,5% menerima penghargaan yang rendah, dan 67,4% menunjukkan kinerja yang kurang baik. Analisis bivariat menemukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara umur (p=0,536), jenis kelamin (p=0,705), dan pendidikan (p=0,246) dengan kinerja perawat. Namun, terdapat hubungan yang bermakna antara masa kerja (p=0,019), motivasi (p=0,001), dan imbalan (p=0,013) dengan kinerja perawat. Saran : untuk meningkatkan supervisi perawat melalui monitoring dan evaluasi setiap kegiatan asuhan keperawatan. Kata Kunci: Kinerja perawat, masa kerja, motivasi, imbalan