cover
Contact Name
Syafrullah
Contact Email
klorofil@um-palembang.ac.id
Phone
0711511731
Journal Mail Official
jurnalklorofilfpump@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani 13 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : 20859600     EISSN : 24433985     DOI : https://doi.org/10.32502/jk.v14i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini fokus pada kajian hasil-hasil penelitian bidang pertanian khususnya agroteknologi, budidaya pertanian.
Articles 183 Documents
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI PAGODA (Brassica narinosa L) TERHADAP PENERAPAN KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK PELENGKAP CAIR PADA SISTEM BUDIDAYA VERTIKULTUR. Moelyohadi, Yopie
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2020): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v15i2.3861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari serta mendapatkan komposisi media tanam dan dosis pupuk pelengkap cair yang dapat memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L) pada sistem budidaya vertikutur. Penelitian ini telah dilaksanakan di halaman rumah peneliti yang terletak di Jln. Sumur Tinggi I no. 1107 RT 10 RW 03 Kelurahan 5 Ilir Palembang. Penelitian telah dilaksanakan dari bulan September –Desember 2020.   Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (Split-plot design) dengan 9 kombinasi perlakuan yang di ulang 3 kali, dengan perlakuan sebagai berikut: 1).  Petak Utama (Split Plot): adalah komposisi media tanam yaitu:  M1  = 2 bagian tanah : 1 bagian sekam padi : 1 bagian kompos kotoran ayam, M2  = 1 bagian tanah : 2 bagian sekam padi : 1 bagian kompos kotoran ayam dan M3  = 1 bagian tanah : 1 bagian sekam padi : 2  bagian kompos kotoran ayam. 2. Anak petak adalah dosis pupuk pelengkap cair yaitu terdiri: D1 = 2 cc/liter air,  D2 = 4 cc/liter air dan  D3 = 6 cc/liter air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan komposisi media tanam dan perlakuan dosis pupuk pelengkap cair berpengaruh sangat nyata terhadap semua pebuah yang diamati. Akan tetapi untuk interaksi antar perlakuan berpengaruh nyata sampai sangat nyata terhadap peubah panjang akar, berat segar, tinggi tanaman dan diameter kanopi daun/tanaman. Sedangkan untuk peubah jumlah daun/tanaman berpengaruh tidak nyata.  Hasil uji BNJ menunjukkan bahwa perlakuan interaksi  penerapan komposisi media tanam 1 bagian tanah : 1 bagian sekam padi : 2  bagian kompos kotoran ayam dan pemberian pupuk pelengkap cair dengan dosis 6 cc/liter air  memberikan pengaruh baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pagoda (Brassica narinosa L)  pada sistem budidaya vertikutur dengan hasil panen rata-rata mencapai 129,0g  berat segar/tanaman.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) PADA PERBEDAAN PEMBUMBUNAN Dali, Dali; Gusmiatun, Gusmiatun; Supeno, Gandi
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2020): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v15i2.3866

Abstract

Growth Response And Production Several Varieties of Peanut (Arachis hypogaea L.) On pile difference.This research was conducted attheexperimental Agro Technology Faculty of Agriculture, University of Palembang and University of  Muhammadiyah Palembang in farmer's garden, Sukajaya Village, Sukarame District, Palembang City., this study was conducted in May 2019 to August 2019. The method used is a split plot design (Split-plot design) with 9 treatment combinations and repeated 3 times. The treatment given is: Main Plot: Pile (P) consisting of: P0 = Without Pile, P1 = Pile1 times, P2 = Pile 2 times. and Son Plot: Varieties (V) consisting of: V1 = Variety Rabbit, V2 = Variety Giraffes, Elephants V3 = Variety. The parameters measured were (1). Plant height (cm), (2). Number of Branch Primary (stalk), (3). Number of pods / plant, (4). Weight pods / plant (g), (5). Weight pods / plot (kg), (6). Empty Pods percentage (%), (7). Berangkasan Dry Weight (g). The results showed that treatment of type varieties are very significant effect on all the observed variables. Pile effect no significant effect on variable number of branches, weight of 100 seeds, weight berangkasan dry and significant and very real on plant height, number of pods cropping, number of pods perpetak, while their interaction very significant effect on the observed variables pods crop and the number of perpetak pods and no real effect on plant height, number of branches, the percentage of empty pods, weight of 100 seeds, and dried berangkasan weight. Giraffes varieties give the best effect on the growth and production of groundnut (Arachis hypogea L.), treatment pile twice give the best effect on the growth and production of groundnut (Arachis hypogea L.) and Treatment varieties Giraffe and pile twice give the best effect against growth and production of groundnut (Arachis hypogea L.) with production of 1.68 tons / ha.
UJI PUPUK ORGANIK DAN NITROGEN PADA SAWI PAKCOY (Brassica rapa L.) DI LAHAN KERING Aminah, R. Iin Siti; Marlina, Neni; Idrus, Merisca Dwi Ratna Sari
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2021): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v16i1.4036

Abstract

           Dryland has the potential for the development of vegetable crops such as Pakcoy, but the problem in dry land is the limited availability of water, the population of microorganisms is very low and the availability of nutrients is low, therefore to optimize the dry land by giving organic chicken manure and nitrogen fertilizer. It is expected that organic chicken manure can increase the activity of microorganisms in decomposing organic fertilizer and provide nutrition and can save water. This study aims to obtain the best dose of organic chicken manure and N fertilizer in increasing pakcoy production. This field research was conducted on farmer's land located on Adas Manis Street, Kebun Bunga Subdistrict, Sukarami District, KM 7 Palembang, South Sumatra Province from May to July 2020. The layout in the field used Factorial RAK with 9 treatment combinations repeated 3 times and 6 sample plants. of each treatment. Factor 1: the dose of organic fertilizer is 5, 10, and 15 tons/ha. Factor 2: urea fertilizer doses are 100, 150, and 200 kg/ha. The highest production of  Pakcoy is found in the combination of giving a dose of organic fertilizer of 15 tons/ha of chicken manure with 150 kg/ha of urea, which is 23,04 ton/ha Lahan kering sangat berpotensi untuk pengembangan tanaman sayuran seperti sawi pakcoy, namun masalah di lahan kering adalah ketersediaan air yang terbatas, populasi mikroorganisme sangat rendah dan ketersediaan nutrisi yang rendah, oleh karena itu untuk optimalkan lahan kering tersebut dengan pemberian pupuk organik kotoran ayam dan pupuk nitrogen. Diharapkan pupuk organik kotoran ayam dapat meningkatkan kegiatan mikroorganisme dalam mendekomposisikan pupuk organik  dan menyediakan nurisi serta dapat menyimpan air.  Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk organik kotoran ayam dan pupuk N yang terbaik dalam meningkatkan produksi sawi pakcoy.  Penelitian lapangan ini dilakukan di lahan petani yang terletak di jalan Adas Manis Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami KM 7 Palembang Provinsi Sumatera Selatan dari bulan Mei sampai Juli 2020.  Tata letak di lapangan menggunakan RAK Faktorial  dengan 9 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali dan 6 tanaman contoh dari setiap perlakuan. Faktor 1:dosis pupuk organik yaitu 5, 10 dan 15 ton/ha.  Faktor 2:dosis pupuk urea yaitu 100, 150 dan 200 kg/ha.  Produksi sawi pakcoy tertinggi terdapat pada kombinasi pemberian dosis pupuk organik kotoran ayam 15 ton/ha dengan urea 150 kg/ha yaitu 23,04 ton/ha
PENGARUH TAKARAN HERBISIDA ORGANIK UNTUK MENGENDALIKAN GULMA PADA TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays sachharata Sturt) Rusnaini, Rusnaini
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2021): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v16i2.4101

Abstract

The research was carried out in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Sjakhyakirti University, Palembang, taking place from July 2021 to September 2021 This study was designed using a Randomized Block Design (RAK), with four replications and six treatments. Each treatment was repeated four times (6 x 4) there were 24 experimental units and each experimental unit consisted of four corn plants, so there were 96 polybaq. The treatments consisted of: P0 = no herbicide (0 ml/liter), P1 = herbicide 10 ml/liter, P2 = herbicide 20 ml/liter, P3 = herbicide 30 ml/liter, P4 = herbicide 40 ml/liter, and P5 = herbicide 50 ml/liter. The variables observed were sweet corn plant height (cm), sweet corn weight (gr), percentage of weed mortality (%). Based on the results of the study, the administration of organic herbicides with P5 (50 ml/liter) gave the best results for all observed variables. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sjakhyakirti Palembang, berlangsung dari bulan Juli 2021 sampai dengan September 2021, Penelitian ini dirancang menggunakan  Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan empat ulangan  dan enam perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali (6 x 4)  terdapat 24 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri dari empat tanaman  jagung, sehingga terdapat  96 polybaq. Perlakuannya terdiri : P0 = tanpa  herbisida  ( 0 ml/liter),  P1 = herbisida  10 ml/liter, P2 = herbisida 20 ml/liter, P3 = herbisida 30 ml/liter, P4 = herbisida 40 ml/liter, dan P5 = herbisida 50 ml/liter. Berdasarkan hasil penelitian pemberian herbisida organic perlakuan P5 (50 ml/liter ) memberikan hasil terbaik terhadap semua feubah yang diamati.
RESPON PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) ASAL SAMBUNG PUCUK TERHADAP PENERAPAN KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK NPK MAJEMUK DI POLYBAG Moelyohadi, Yopie
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2021): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v16i2.4106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mempelajari dan mendapatkan komposisi media tanam  dan dosis pupuk NPK majemuk yang dapat  memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan bibit tanaman nangka (Artocarpus heterophyllus L) asal sambung pucuk di polybag. Penelitian ini telah  dilaksanakan di kebun pembibitan tanaman buah buahan  milik petani penangkar tanaman buah buahan  yang terletak di desa Saka Tiga kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, Waktu pelaksanaan penelitian dimulai dari  bulan Desember 2020  sampai dengan  Maret  2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split-plot Design) dengan 12 kombinasi perlakuan, dengan ulangan sebanyak 3 kali, serta 4 tanaman contoh. Adapun Petak utama adalah komposisi media tanam (M)  :M0 = Tanah top soil, M1 = Tanah top soil : Kompos kotoran ayam (2: 1), M2 =  Tanah top soil : Kompos Kotoran ayam : Pasir (2:1:1) dan M3 =  Tanah Top soil : Kompos kotoran ayam : Sekam padi (2:1:1) . Anak petak adalah dosis pupuk NPK majemuk (D):D1=20 g/polybag, D2= 40 g/polybag dan D3= 60 g/polybag.Peubah pengamatan dalam penelitian ini antara lain: 1). Pertambahan tinggi tanaman (cm), 2). Pertambahan jumlah cabang primer/tanaman (cabang), 3). Pertambahan lilit batang/tanaman (cm), 4). Pertambahan jumlah akar primer/tanaman (akar) dan 5). Pertambahan panjang akar primer/tanaman (cm). Hasil analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan komposisi media tanam dan pemberian  pupuk NPK majemuk berpengaruh sangat nyata terhadap semua peubah yang diamati.  Akan tetapi untuk interaksi antar perlakuan hanya berpengaruh sangat nyata terhadap peubah pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah akar primer dan  pertambahan panjang akar primer/tanaman. Sedangkan untuk peubah pertambahan jumlah cabang primer dan pertambahan jumlah lilit batang/tanaman tidak berpengaruh nyata. Kombinasi Penerapan komposisi media tanam:  2 bagian  tanah top soil + 1 bagian kompos kotoran ayam+1 bagian pasir  dan pemberian pupuk  NPK majemuk dengan dosis 60 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan  bibit tanaman nangka asal sambung pucuk  di polybag.
KAJIAN ETNOBOTANI MASYARAKAT DESA MANGGARAYA KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN Dahlianah, Inka; Arwinsyah, Arwinsyah; Sari, Kesi Juwita
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2021): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v16i2.4111

Abstract

Penelitian tentang Etnobotani tanaman bermanfaat di Desa Manggaraya kecamatan Tanjung lago kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan dilakukan pada bulan Mei - Juni 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tanaman, dan  bagian-bagian tanaman yang dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat di Desa Manggaraya.. Metode penelitian menggunakan survei eksploratif dengan metode kualitatif untuk menginventarisasai jenis-jenis tumbuhan serta pemanfaatannya oleh masyarakat. Metode ini didukung dengan pendekatan RRA (Rapid Rural Apprasial), dengan teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif. Sampel responden sebanyak 25 orang adalah masyarakat yang dianggap paling tahu tentang pemanfaatan tanaman yang ada didesa Manggaraya. Hasil penelitian yang telah dilakukan di desa Manggaraya diperoleh 38 spesies dari 21 famili terdiri dari  tanaman pangan jenis tanaman serealea 3 spesies, umbi-umbian 3 spesies, tanaman hortikultura tanaman sayuran 6 spesies, tanaman buah-buahan 8 spesies, tanaman hias 9 spesies, tanaman rempah-rempah (obat) 5 spesies, jenis tanaman palma 4 spesies, dan jenis tanaman pohon 1 spesies, Bagian tanaman yang dimanfatkan daun, bunga, buah, biji, umbi, rimpang.Research on the ethnobotany of beneficial plants in Manggaraya Village, Tanjung Lago sub-district, Banyuasin Regency, South Sumatra was carried out in May - June 2021. The purpose of this study was to determine the types of plants, and plant parts used according to the needs of the community in Manggaraya Village. The research method uses an exploratory survey with a qualitative method to make an inventory of plant species and their use by the community. This method is supported by the RRA (Rapid Rural Apprasial) approach, with a sampling technique using a purposive sampling technique. The data collected were analyzed descriptively. The sample of respondents as many as 25 people are people who are considered to know the most about the use of plants in the village of Manggaraya. The results of the research conducted in Manggaraya village obtained 38 species plants from 21 families consisting of 3 species of food crops, cereals, 3 species of tubers, 6 species of horticultural plants, 8 species of fruit plants, 9 species of ornamental plants, and 9 species of ornamental plants. spices (medicine) 5 species, palm plant species 4 species, and tree plant species 1 species, Plant parts utilized by leaves, flowers, fruit, seeds, tubers, rhizomes. 
PENINGKATAN PRODUKSI KACANG HIJAU DENGAN PENERAPAN KOMPOS KOTORAN AYAM DAN JENIS MULSA Rompas, Joni Philep; Hawayanti, Erni; Rosmiah, Rosmiah; Novriansyah, Aan
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 2 (2020): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v15i2.3862

Abstract

Produktivitas kacang hijau di Sumatera Selatan  rata-rata 1,67 ton/ha, hal ini dikarenakan karena teknik budidaya yang belum optimal, salah satu usaha yang dapat dilakukan dengan menerapkan kompos kotoran ayam dan jenis mulsa.  Tujuan penelitian untuk menentukan takaran kompos kotoran ayam dan jenis mulsa yang tepat dalam meningkatkan produktivitas kacang hijau.  Penelitian ini   dilaksanakan di lahan petani Bapak Hermanto di Desa Sukatani, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin ,Provinsi Sumatra Selatan dari bulan September  2018 sampai Janauri 2019. Tata letak di lapangan menggunakan  Rancangan  Acak  Kelompok Faktorial (RAKF)   dengan  8  kombinasi perlakuan yang diulang 4 kali.  Sebagai Faktor 1.  Takaran Kompos Kotoran Ayam (T):    0 ton/ha (T0), 5 ton/ha (T1), 10 ton/ha (T2) dan 15 ton/ha (T3).  Faktor 2:  Jenis Mulsa (M): mulsa jerami padi (M1), mulsa plastik perak (M2).  Hasil penelitian memperlihatkan terjadi peningkatan produksi kacang hijau sebesar 753,75 g/petak (3,01 ton/ha) dengan pemberiann takaran  kompos kotoran  ayam  5  ton/ha  dan  menggunakan  mulsa  jerami  padi. The productivity of green beans in South Sumatra is 1.67 tons/ha on average, this is due to cultivation techniques that are not optimal, one of the efforts that can be done is by appliying chicken manure compost and types of mulch.The purpose of the study was to determine the right amount of chicken manure compost and the right type of mulch to increase the productivity of green beans.  This research was conducted on farmer Mr. Hermanto’s land in Sukatani Village, Tanjung Lago District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province from September 2018 to January 2019.  The layout in the field used a Factorial Randomized Block Design (RAKF) with 8 treatment combinations repeated 4 times.  As a Factor 1. Chicken Manure Compost (T): 0 tons/ha (T0), 5 tons/ha (T1), 10 tons/ha (T2) and 15 tons/ha (T3).  Factor 2: Type of Mulch (M): rice straw mulch (M1) silver plastic mulch (M2).  The results showed an increase in green beans production by 753.75 g/plot (3,01 tons/ha) by offering a dose of chicken manure compost of 5 tons/ha and using rice straw mulch.
APLIKASI JENIS PUPUK LIMBAH TERNAK DAN DOSIS POC LIMBAH TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) Hawayanti, Erni; Palmasari, Berliana; Safitri, Firda Anggraini
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2021): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v16i1.4032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkani  pemberian  jenis  pupuk  limbah  ternak  d a n  dosis  poc  limbah  tahu terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi mentimun (Cucumis sativus L). Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani yang terletak di jalan sekojo, Kel. Kendodong  Raye,  Kec. Banyuasin  III  Pangkalan  Balai,  Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, penelitian ini berlangsung dari bulan Juli sampai September 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan petak terbagi (Split plot design) dengan 9 kombinasi perlakuan d ulang 3 kali. Adapun faktor perlakuan yang dimaksud yaitu Petak utama : jenis pupuk limbah ternak (O) yaitu O0 = tanpa pupuk limbah ternak, O1  = pupuk kadang kotoran ayam, O2 = pupuk kandang kotoran sapi dan Anak petak : Dosis POC Limbah Tahu (C) yaitu C1  = 25 ml/L air, C2= 50 ml/L air dan     C3 = 75 ml/L air. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), diameter buah (cm), panjang buah (cm), berat buah per tanaman (g) dan berat buah per petak (kg). Berdasarkan hasil penelitian bahwa kombinasi jenis pupuk kandang kotoran ayam dan dosis POC limbah tahu 50 ml/L air menghasilkan pertumbuhan dan produksi terbaik dengan berat buah pertanaman yaitu (579,65 g) dan berat buah per petak yaitu (5,07 kg). This study aims to determine and find the best type of animal waste fertilizer and the best dose of tofu waste poc on the growth and production of cucumber (Cucumis sativus L). This research was conducted on farmer's land located on Jalan Sekojo, Kel. Kendodong Raye, Kec. Banyuasin III Pangkalan Balai, Banyuasin Regency, South Sumatra, this research took place from July to September 2020. This study used a split plot design with 9 treatment combinations and repeated 3 times. The treatment factors in question are the main plot: type of livestock waste fertilizer (O), namely O0 = no livestock waste fertilizer, O1 = fertilizer sometimes chicken manure, O2 = cow dung manure and subplots: Tofu POC dose (C) is C1 = 25 ml/L water, C2= 50 ml/L water and C3 = 75 ml/L water. The variables observed in this study were plant height (cm), fruit diameter (cm), fruit length (cm), fruit weight per plant (g) and fruit weight per plot (kg). Based on the results of the study that the combination of chicken manure and tofu POC dose of 50 ml/L water resulted in the best growth and production with fruit weight per plant (579.65 g) and fruit weight per plot (5.07 kg).
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) DENGAN PEMBERIAN BERBAGAI JENIS PUPUK ORGANIK Purwanto, Ruli Joko; Syafrullah, Syafrullah; Astuti, Dessy Tri; Safrudin, Adi
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 1 (2021): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v16i1.4037

Abstract

The use of organic fertilizers on plants is not only useful for increasing soil fertility while increasing plant growth and productivity, organic fertilizers also have relatively cheap prices.  This research aims to determine the right type of organic fertilizer on the growth and production of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt).The research was conducted from May to July 2019 in Srimenanti Village, Tanjung LagoSub District, Banyuasin District, South Sumatra Province.The research method used a completely block randomized design (CBRD) with 5 treatments and 5 replications. The results of the analysis of diversity showed that the treatment of the type of organic fertilizer had a very significant effect on the number of leaves, but had no significant effect on the other observed variables.  Baraplus organic fertilizer provides the highest number of leaves.
RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS SEMANGKA (Citrullus lanatus) TERHADAP FREKUENSI PEMBERIAN POC AIR LERI Amir, Nurbaiti; Gusmiatun, Gusmiatun; Nardo, Zolla
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 16, No 2 (2021): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v16i2.4102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi pemberian POC dari limbah air beras (air leri) yang tepat pada beberapa varietas semangka. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan Jalan H.M. Aqil, KM 16, RT 49, RW 17, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasi, Provinsi Sumatera Selatan, waktu penelitian dari bulan September sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan petak terbagi (split plot design) dengan 3 ulangan sehingga didapatkan 36 petak. Adapun perlakuan yang dimaksud sebagai berikut : Petak utama yaitu Frekuensi pemberian POC air leri (F) terdiri dari F0 = tanpa pemberian POC air leri ; F1 = 4 hari sekali ; F2 =  6 hari sekali ; F3 = 8 hari sekali, sedangkan Anak petak yaitu varietas tanaman semangka (V) terdiri dari V1 = Bonita ; V2 = Maduri ; V3 = Winda. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah panjang tanaman (cm), jumlah cabang,), panjang buah (cm), diameter buah (cm), berat buah (kg). Berdasarkan hasil  penelitian menunjukkan bahwa secara tabulasi kombinasi perlakuam frekuensi 6 hari sekali dengan varietas Maduri memberikan pengaruh tertinggi terhadap produksi semangka. Berat buah sebesar 2,93 kg/tanaman setara dengan 10,12 ton/ha.This study aims to determine the frequency of administration of POC from rice water waste (leri water) in several watermelon varieties. This research has been carried out on Jalan H.M. Aqil, KM 16, RT 49, RW 17, Sukajadi Village, Talang Kelapa District, Banyuasi Regency, South Sumatra Province, the research time is from September to November 2020. This study uses an experimental method with a split plot design with 3 replicates so that 36 plots were obtained. The treatment referred to as follows: The main plot, namely the frequency of giving POC leri water (F) consisting of F0 = without giving POC leri water; F1 = once every 4 days; F2 = every 6 days; F3 = once every 8 days, while the subplots are watermelon plant varieties (V) consisting of V1 = Bonita ; V2 = Madurai ; V3 = Winda. The variables observed in this study were plant length (cm), number of branches, fruit length (cm), fruit diameter (cm), fruit weight (kg). Based on the results of the study, it was shown that tabulated the combination of treatment with a frequency of once every 6 days with the Maduri variety gave the highest effect on watermelon production. Fruit weight of 2.93 kg/plant is equivalent to 10.12 tons/ha.