cover
Contact Name
Ery Fatmawati,
Contact Email
-
Phone
0274 4353276
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Wonosari KM 10, Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta 55792
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Madani Medika
ISSN : 20882246     EISSN : 26847345     DOI : https://doi.org/10.36569/jmm
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Medika Madani (JKMM) or Madani Medika Health Journal is a scientific media publication that publishes original research papers, review articles and case studies that focus on nursing, midwifery, pharmacy, public health and related topics, published by the Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) of STIKES Madani Yogyakarta or Research and Community Service Unit of STIKES Madani Yogyakarta. JKMM is published twice in one year, namely in June and December. Madani Medika Health Journal accepts publications from universities, government agencies, institutions that have activities in research, science and technology. Manuscripts to be published are the results of selection by peer review using a blind review system and approved by the editorial board, and have never been published in other scientific journals.
Articles 247 Documents
Pengaruh Kompres Hangat Cengkeh Terhadap Intensitas Nyeri Rheumatoid Arthritis Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Dlingo Ii Muhammad Nur Hasan; Anggraini, Uci Julia
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v15i02.434

Abstract

Nyeri Rheumatoid Arthritis (RA) terjadi pada saat beraktivitas maupun beristirahat, nyeri terjadi disertai dengan pembengkakan dan kekakuan pada sendi. Rasa nyeri dan pembengkakan terjadi dalam waktu yang lama dan seiring berjalan waktu akan terasa semakin berat, sehingga terjadi gangguan kenyamanan dan hambatan mobilitas fisik. Penatalaksanaan yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri RA adalah kompres hangat cengkeh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat cengkeh terhadap penurunan intensitas nyeri Rheumatoid Arthritis pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Dlingo II. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan pada 18 lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Dlingo II. Desain penelitian yang digunakan Pre Eksperiment dengan menggunakan rancangan One Grup Pre Post Test design. Alat ukur untuk mengukur nyeri Rheumatoid Arthritis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan kuesioner Rheumatoid Arthritis Pain Scale (RAPS). Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata nyeri Rheumatoid Arthritis sebelum dilakukan intervensi kompres hangat cengkeh sebesar 83.06 setelah dilakukan intervensi kompres hangat cengkeh menjadi 71.22. Hasil analisis Uji Bivariat dengan menggunakan Paired Sample T-Test didapatkan p-value 0.002 < α (0.05). ada pengaruh kompres hangat cengkeh terhadap intensitas nyeri Rheumatoid Arthritis pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Dlingo II.
Hubungan Kenaikan Berat Badan dengan Estimate Fetal Weight (EFW) pada ibu hamil di PMB A Tri Susilani, Amalina; Tita Restu Yuliasri
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v15i02.438

Abstract

Latar belakang: Estimated Fetal Weight (EFW) merupakan penaksiran berat janin yang dilakukan dengan menggunakan ultasonografi (USG), hasil dari pengukuran Biparietal Diameter (BPD), Abdominal Circumferential (AC) dan Femur Length (FL). Melakukan penaksiran berat janin berguna untuk memantau pertumbuhan janin dalam intrauterin. Angka kesakitan dan kematian di Indonesia pada bayi baru lahir masih tinggi salah satunya karena BBLR. Menurut data Riskesdas tahun 2023, angka BBLR di DIY sebesar 7,2%, diatas target nasional sebesar 6,0%. Faktor yang mempengaruhi berat janin, salah satunya adalah kecukupan gizi ibu selama hamil yang ditandai dengan kenaikan berat badan. Kenaikan yang dianjurkan selama kahamilan direkomendasikan menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) berdasarkan Body Mass Indeks (BMI). Tujuan: Mengetahui hubungan Kenaikan Berat Badan dengan Estimate Fetal Weight pada ibu hamil di PMB A. Metode: Crossectional study, menggunakan data sekunder menggunakan nonprobability sampel. Jumlah Populasi adalah 670, dengan jumlah sampel sejumlah 88, terdapat kriteria inklusi yaitu ibu sudah masuk usia kehamilan trimester 2, tidak ada riwayat IUGR dan riwayat BBLR. Data diambil dari catatan Rekam Medis kunjungan Antenatal Care di PMB A Kabupaten Sleman dari tahun 2023-Agustus 2024. Hasil: Analisis univariat didapatkan karakteristik ibu sebagian besar responden berada pada usia reproduksi sehat yaitu 76 orang (86,36%), paritas sebagian besar multipara yaitu sebanyak 45 orang (51, 14%), sedangkan kenaikan berat badan responden tidak sesuai dengan indeks masa tubuh yaitu sebanyak 52 orang (59,09%). Hasil bivariat didapatkan nilai sig (p-value) 0,030. Kesimpulan: Nilai sig 0,030 < 0,05 maka ada hubungan antara kenaikan Berat Badan dengan Estimate Fetal Weight (EFW).
Relevansi Pembelajaran Praktik Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Terhadap Praktik Lapangan Rokhayati; Este Latifahanun; Safirina Aulia Rahmi; Rizkie Abdillah
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.436

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan salah satu sistem informasi sistematis yang mengelola rangkaian prosedur rumah sakit, dari diagnosa hingga pengobatan pasien. Transformasi teknologi harus diimbangi dengan perkembangan Sumber Daya Manusia yang profesional, kompeten dan adaptif terhadap teknologi terbaru. Pendidikan program studi administrasi kesehatan dituntut untuk membentuk lulusan yang menguasai kemampuan teoritis dan kompetensi praktis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja seperti pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pembelajaran berbasis praktik dalam pelayanan kesehatan, khususnya terkait dengan SIMRS masih terbatas. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui relevansi pembelajaran praktis SIMRS dalam pelayanan kesehatan terhadap praktik lapangan. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Seluruh mahasiswa program studi administrasi kesehatan yang telah mengikuti perkuliahan manajemen pelayanan kesehatan merupakan populasi penelitian ini sebanyak 35 responden, teknik total sampling menggunakan instrumen kuesioner yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisi bivariat berupa uji statistik Chi Square menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian memaparkan bahwa karakteristik responden sebagian besar memiliki jenis kelamin perempuan dengan persentase 88,6%, pemahaman responden mengenai fungsi aplikasi SIMRS sebagian besar memiliki pemahaman yang baik (77,1%), sebagian besar responden (88,6%) merespon baik jika pembelajaran sesuai dengan praktik lapangan dan nilai signifikan hasil uji Chi Square 0,008. Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara pembelajaran praktis SIMRS dalam pelayanan kesehatan dengan praktik lapangan
Gambaran Pengetahuan Calon Pengantin (CATIN) Tentang Gizi Prakonsepsi Di KUA Wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta Susanti, Dwi; Endah Meilana
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.439

Abstract

Latar Belakang: Gizi pada masa remaja putri atau saat masa konsepsi sangat penting untuk kelangsungan dan kesehatan ibu, pertumbuhan janin, dan pertumbuhan anak usia dini. Gizi prakonsepsi ialah upaya untuk mempertimbangkan status gizi calon pengantin, untuk memastikan agar tercapai keluarga yang sehat dan keturunan yang sehat. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Gambaran Pengetahuan Calon Pengantin (CATIN) tentang Gizi Prakonsepsi di KUA Wilayah Kabupaten Sleman Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 34 responden, pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling melalui pengisian kuesioner kemudian dianalisis menggunakan metode Univariat, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Agustus 2024 di KUA Kapanewon Gamping dan KUA Kapanewon Mlati Sleman Yogyakarta. Hasil Penelitian: Karakteristik sebagian besar responden berusia 26 – 30 tahun sebanyak 17 responden (50,0%), tingkat pendidikan sebagian besar perguruan tinggi yaitu sebanyak 23 responden (67,6%), bekerja sebagai karyawan swasta sebanyak 21 responden (61,8%), sumber informasi yang digunakan adalah internet sebanyak 18 responden (52,9%). Tingkat pengetahuan Calon Pengantin di KUA Kapanewon Gamping dan KUA Kapanewon Mlati sebagian besar kategori pengetahuan baik (97,1%). Kesimpulan: Sebagian besar pengetahuan calon pengantin yang mendaftar menikah di KUA Kapanewon Gamping Sleman Yogyakarta dan KUA Kapanewon Mlati Sleman Yogyakarta memiliki pengetahuan yang baik yaitu sebanyak 33 calon pengantin (97,1%).
Perbandingan Efektifitas Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau (Piper betle L) Dan Daun Sirih Merah (Piper crocatum) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes Syahdillah ammar; Ferli Eko Kurniantoro
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.441

Abstract

Latar belakang: Jerawat adalah peradangan kulit yang umum pada remaja, salah satunya disebabkan infeksi Propionibacterium acnes. Daun sirih hijau (Piper betle L.) dan sirih merah (Piper crocatum) mengandung senyawa antibakteri yang berpotensi menghambat bakteri tersebut. Tujuan: Membandingkan efektivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih hijau dan merah terhadap Propionibacterium acnes, serta kontrol positif klindamisin. Metode: Ekstrak diperoleh melalui maserasi (etanol 96%, 72 jam). Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi disk pada konsentrasi 12,5%, 25%, dan 50%, disertai kontrol positif (klindamisin) dan negatif (aquadest). Diameter zona hambat (mm) diukur, dianalisis secara deskriptif dan ANOVA satu arah (α = 0,05) menggunakan SPSS 25. Hasil: Ekstrak sirih hijau 50% menunjukkan hambatan lebih besar (11,7 ± 0,58 mm) dibanding sirih merah (9,3 ± 0,58 mm). ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar konsentrasi (p < 0,05). Klindamisin menghasilkan zona hambat 21–23 mm. Kesimpulan: Kedua ekstrak efektif terhadap Propionibacterium acnes, namun sirih hijau lebih unggul dan menunjukkan efek dosis-respons. Temuan ini mendukung potensinya sebagai alternatif pengobatan jerawat.
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Penanganan Dismenorea Pada Remaja Putri di SMA N 2 Kuta Utara Ni Luh Neta Surastri Maharani; Ni Ketut Citrawati; Ni Kadek Yuni Lestari
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.449

Abstract

Masa remaja merupakan fase penting dalam kehidupan seseorang yang ditandai dengan perubahanfisik, emosional, dan sosial. Pada remaja putri, pubertas ditandai oleh kematangan organ reproduksi dankemampuan untuk bereproduksi. Kemampuan ini dapat dilihat dari tanda-tanda pertumbuhan primer,seperti menstruasi pertama atau menarche. Menstruasi yang dirasakan perempuan yang satu dengan yanglain memiliki sifat dan tingkat rasa nyeri berbeda, mulai dari nyeri ringan sampai berat, kondisi ini yangdisebut dengan dismenore. Penanganan dismenore dapat dilakukan dengan menggunakan teknikfarmakologi maupun nonfarmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkatpengetahuan dan penanganan dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 2 Kuta Utara. Jenis penelitianini yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakanadalah probability sampling jenis proportioned stratified random sampling dan didapatkan jumlahresponden sebanyak 231 orang. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar tingkat pengetahuan dalamkategori baik sebanyak 152 orang (65,8%), sedangkan untuk penanganan dismenore mayoritas respondenmemiliki penanganan dismenore yang baik sebanyak 101 orang (43,7%). Pemahaman mengenaidismenore dan metode penanganannya merupakan aspek penting bagi remaja putri. Salah satu strategiuntuk meningkatkan pengetahuan mereka adalah melalui edukasi yang bersifat penyuluhan ataupendekatan langsung, seperti mengakses berbagai sumber informasi, berkonsultasi dengan tenagakesehatan, serta berdiskusi dengan keluarga maupun teman sebaya.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Personal Hygiene Saat Mengalami Menstruasi Di SMP PGRI 2 Denpasar Apsari, Ni Made Lindia Maharatni; I Gusti Ayu Putu Satya Laksmi; Niken Ayu Merna Eka Sari
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.452

Abstract

Menstruasi merupakan proses biologis yang terjadi pada remaja putri sebagai bagian dari perkembangan pubertas. Salah satu aspek penting dalam masa menstruasi adalah menjaga personal hygiene, terutama organ reproduksi, untuk mencegah gangguan kesehatan. Namun, masih banyak remaja putri yang kurang memperhatikan kebersihan diri saat menstruasi, yang dapat berisiko menimbulkan masalah kesehatan reproduksi. Masalah dalam penelitian yaitu dimana remaja putri di SMP PGRI 2 Denpasar belum memiliki pengetahuan yang cukup tentang personal hygiene saat menstruasi akibat kurang meratanya informasi yang didapat dan hal tersebut berdampak pada perilaku hygienis yang belum tepat saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di SMP PGRI 2 Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian terdiri dari 225 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan mengenai personal hygiene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (66,7%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang personal hygiene. Mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup berada pada usia 13 tahun (75,2%), mengalami menstruasi pertama di usia 11 tahun (75,6%), tidak mempunyai pengalaman menstruasi (67,8%), dan mendapatkan sumber informasi dari orang tua (70,9%). Pengetahuan yang cukup tentang kebersihan menstruasi dipengaruhi oleh usia, pengalaman menstruasi, dan sumber informasi yang didapatkan belum merata, sehingga peningkatan komunikasi antara orang tua dan remaja serta pendidikan yang lebih merata di sekolah mengenai personal hygiene sangat diperlukan.
Model Karuni Efektiv Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang Kehamilan, PHBS, Dan Gizi Untuk Mencegah Stunting Benny Karuniawati; Nur Cahya Rachmawati; Lulung Lanova Hersipa; Mizan Prihastuti; Lutfi Annarahayu
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.455

Abstract

Latar belakang: Masa remaja adalah fase rentan, terutama bagi remaja putri, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti media sosial, urbanisasi, dan pola makan tidak sehat. Kurangnya gizi dapat menghambat pertumbuhan dan meningkatkan risiko kehamilan dini, yang berkontribusi pada stunting. Di Yogyakarta, prevalensi stunting masih tinggi, terutama di Gunungkidul, dengan faktor penyebab seperti Kurang Energi Kronis (KEK) dan anemia pada remaja putri. Untuk mengatasi masalah ini, Model Komunitas Anak Remaja Usia Dini (KARUNI) dikembangkan sebagai platform edukasi interaktif berbasis digital yang memberikan informasi mengenai kesehatan reproduksi, PHBS, dan gizi. Melalui pendekatan digital yang menarik, remaja dapat mengakses materi edukasi secara lebih efektif. Tujuan: mengevaluasi efektivitas Model KARUNI dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang kehamilan, PHBS, dan gizi sebagai upaya pencegahan stunting. Metode: Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Model KARUNI melalui metode quasi eksperimen dengan 72 responden. Intervensi dilakukan selama 3 minggu dimana kelompok intrevensi diberikan akses aplikasi KARUNI. Hasil: Hasil uji analisis bivariat dengan Mann Whitney diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001. Kesimpulan: Model KARUNI terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai kehamilan remaja, PHBS, dan gizi sebagai upaya pencegahan stunting
Identifikasi Adverse Drug Reactions Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis Paru Pada Pasien Di Salah Satu Puskesmas Kota Batam Reny Haryani; Farina; Mawardi Badar
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.462

Abstract

Adverse Drug Reactions (ADRs) are commonly encountered, particularly among tuberculosis (TB) patients undergoing long-term therapy involving multiple drug combinations. Monitoring ADRs is essential to ensure treatment safety and enhance patients' quality of life. This study aimed to evaluate the incidence of ADRs in pulmonary TB patients undergoing treatment at a public health center (Puskesmas) in Batam City. An observational study with a cross-sectional design was employed. A total of 58 newly diagnosed pulmonary TB patients in the intensive treatment phase who met the inclusion criteria participated as respondents. These criteria included being in late adolescence to late elderly age, willingness to participate, and having complete medical records. Data were collected using structured questionnaires and medical record reviews, and analyzed using the Naranjo algorithm to assess the likelihood of ADRs being related to anti-TB medication use. The results showed that most respondents were male (72.41%), predominantly within the productive age group. All patients received the RHZE regimen. The most frequently reported adverse effects were reddish discoloration of urine (100%), joint pain (19%), and gastrointestinal disturbances (15.5%). Based on the Naranjo algorithm, the majority of cases were classified as “Probable” (62.07%). These findings highlight the importance of systematic ADR monitoring and patient education to support treatment success.
Tinjauan Sistematis Terhadap Efektivitas Berbagai Metode Pengobatan Wasir Nazahra Amani Hermawan; Sella Putri Herwadi; Ghina Salsabilla; Afianti Sulastri; Ridha Wahdini; Salasa, Sehabudin; Sri Sumartini; Asih Purwandari Wahyoe Puspita
Jurnal Kesehatan Madani Medika Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Madani Medika
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Madani Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36569/jmm.v16i1.467

Abstract

Wasir atau hemoroid merupakan kondisi anorektal yang umum terjadi di seluruh dunia, memengaruhi jutaan orang dari berbagai kelompok usia dan latar belakang. Wasir dapat secara signifikan memengaruhi kualitas hidup pasien. Namun, tinjauan komprehensif yang membandingkan semua modalitas pengobatan yang tersedia masih terbatas. Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas berbagai pilihan pengobatan untuk wasir. Dengan mengikuti pedoman PRISMA, pencarian literatur dilakukan di basis data ScienceDirect dan Scopus untuk studi yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Kriteria inkulsi yang digunakan adalah artikel dengan publikasi dalam rentang tahun 2020 hingga 2025, menggunakan Bahasa inggris, dapat diakses seluruh teks, dan tipe artikelnya yaitu RCT, studi komparatif, observasional dan retrospektif dengan pembanding. Delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi ini dipilih untuk analisis lebih lanjut. Hasil penelitian ini memberikan bukti efektivitas komparatif dan keamanan modalitas pengobatan yang berbeda berdasarkan tingkat keparahan wasir dan faktor spesifik pasien. Wasir derajat I-II, penatalaksanaan konservatif dengan flavonoid, salep pippalyadi dan obat venoaktif muncul sebagai pilihan lini pertama. Wasir derajat II-III mendapat manfaat dari prosedur invasif minimal seperti rubber band ligation atau aplikasi BANANA-Clip. Untuk wasir derajat III-IV, intervensi bedah seperti hemoroidektomi menunjukkan kemanjuran yang unggul. Glyceryl trinitrate terbukti lebih aman dan efektif daripada trombektomi untuk wasir trombosis. Penelitian ini mengonfirmasi hierarki efektivitas pengobatan wasir berdasarkan tingkat keparahan dan menyoroti pentingnya pengambilan keputusan berdasarkan bukti dalam praktik klinis.