cover
Contact Name
Rooselyna Ekawati
Contact Email
jrpipm@unesa.ac.id
Phone
0318297677
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Mathematics Department, Building C8 FMIPA Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM)
ISSN : -     EISSN : 25810480     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) is a peer-refereed open-access journal which has been established for the dissemination of state-of-the-art knowledge in the field of mathematics education both theory and practice. This Journal is published periodically twice a year (April and September) by Universitas Negeri Surabaya with E-ISSN:2581-0480.
Articles 163 Documents
Remediasi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Bangun Ruang Melalui Pembelajaran ECIRR Berbantuan Software Cabri 3D v2 Zidni Yusrilhuda Pouna; Yandi Heryandi; Hendri Raharjo
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 6 No. 1 (2022): JRPIPM SEPTEMBER 2022 VOLUME 6 NOMOR 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n1.p48-57

Abstract

Miskonsepsi dipandang sebagai bahaya laten pada siswa. Siswa sering mengalami miskonsepsi yang beragam pada materi bangun runag. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami siswa pada materi bangun ruang dan mengetahui hasil penerapan model pembelajaran ECIRR berbantuan software Cabri 3D v2 dalam meremediasi miskonsepsi siswa pada materi bangun ruang. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa kelas VIII di sebuah MTs di Majalengka, dengan sampel sejumlah 23 siswa yang teridentifikasi mengalami miskonsepsi. Instrumen yang digunakan berupa tes identifikasi miskonsepsi dengan CRI dan lembar observasi keterlaksaan pembelajaran. Data kemudian dianalisis dengan uji Mc Nemar untuk mengidentifikasi adanya remediasi miskonsepsi siswa pada pretest-posttest dan dengan Uji N-Gain untuk mengukur efektifitas dari penerapan model pembelajaran ini. Dari penelitian didapat bahwa penerapan model pembelajaran ECIRR berbantuan software Cabri 3D v2 miskonsepsi siswa menurun dan menjadi hal yang baru bagi siswa supaya aktif selama pembelajaran serta memudahkan siswa dalam visualisasi.
Pengembangan Komik Matematika Berbasis Budaya Tradisional Batak pada Materi Geometri untuk Siswa Sekolah Dasar Nabilla Khairani; Sukmawarti Sukmawarti
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 6 No. 1 (2022): JRPIPM SEPTEMBER 2022 VOLUME 6 NOMOR 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n1.p78-92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komik matematika yang memanfaatkan konteks budaya tradisional Batak untuk pembelajaran geometri untuk siswa kelas dasar yang memenuhi kriteria kelayakan yang baik. Kerangka model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Develop, Implement, dan Evaluate) diimplementasikan dalam tahapan analisis, desain, dan pengembangan. Data dikumpulkan dari wawancara dan angket yang melibatkan proses validasi dari ahli media, ahli isi, dan tanggapan guru. Hasil uji validasi oleh ahli media mendapat skor 3,8 dari 4 (Baik), ahli materi mendapat skor 4,83 dari 4 (Sangat Baik), dan tanggapan guru mendapatkan skor 4,76 dari 4 (Sangat Baik). Sesuai dengan hasil validasi yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa komik matematika berbasis budaya tradisional Batak pada materi geometri di kelas V SD layak digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar Matematika Realistik Materi Pengukuran Bangun Ruang di Sekolah Dasar dengan Menggunakan Konteks Rumah Adat Batak Toba Maifah Hanim Br Panjaitan; Sukmawarti Sukmawarti
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 6 No. 1 (2022): JRPIPM SEPTEMBER 2022 VOLUME 6 NOMOR 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n1.p93-110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah bahan ajar dari eksplorasi rumah adat Batak Toba dan untuk mengetahui kelayakan pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar rumah adat Batak Toba pada pembelajaran matematika materi pengukuran bangun datar di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan modifikasi model pengembangan ADDIE, yaitu: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation dengan pertimbangan peneliti berfokus pada produk yang dihasilkan dapat memenuhi kriteria layak untuk dipakai. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh, bahan ajar yang layak melalui uji validasi ahli materi, ahli media, respon guru dan angket respon siswa. Hasil validasi oleh ahli materi dan ahli bahan ajar berturut-turut memperoleh persentase sebesar 92% dan 88%. Sementara itu, hasil validasi respon guru menunjukkan persentase sebesar 94% dengan kategori sangat laya dan hasil respon siswa diperoleh persentase sebesar 96%. Berdasarkan semua hasil validasi yang telah didapatkan, maka diketahui bahwa bahan ajar matematika realistik berbasis rumah adat Batak Toba dapat dikatakan sangat layak untuk dipakai pada proses pembelajaran matematika di kelas IV SD.
Kemampuan Representasi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Maslaah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent Agustiningtyas, Iin Triana; Trapsilasiwi, Dinawati; Yudianto, Erfan; Fatahillah, Arif; Oktavianingtyas, Ervin
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): JRPIPM APRIL 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n2.p187-198

Abstract

Representasi matematis menjadi salah satu aspek penting dalam belajar matematika karena dengan kemampuan representasi matematis yang baik, dapat membantu memecahan permasalahan kompleks menjadi lebih sederhana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa Field Dependent (FD) dan Field Independent (FI) dalam menyelesaikan dua soal uraian persamaan garis. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-I SMP Negeri 1 Jember tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 10 siswa FD dan 19 siswa FI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyelesaiakan masalah, FD cenderung menggunakan dua indikator representasi matematis yaitu ekspresi matematis dan verbal. FD belum mampu memahami informasi yang diberikan pada soal dengan tepat sehingga, rencana penyelesaian yang dibuat tidak mengarah pada solusi. FI sudah mencakup tiga indikator representasi matematis yaitu visual berupa sketsa grafik titik potong sumbu-X dan sumbu-Y dengan tepat dan tabel untuk memperjelas masalah, ekspresi matematis berupa model matematika yang digunakan juga ditulis dengan runtut dan tepat serta representasi verbal yang digunakan berupa kesimpulan dan penjelasan langkah-langkah penyelesaian dari tes tulis juga dapat dijawab dengan baik menggunakan bahasanya sendiri. Selain itu, FI juga dapat menyelesaikan soal menggunakan alternatif penyelesaian lain.
Conventional versus Peer Teaching in Flipped Classroom: Which is Better at Increasing Students’ Conceptual Understanding and Self-Efficacy? Ramadoni, Ramadoni
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): JRPIPM APRIL 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n2.p111-130

Abstract

Calculus is one of the branches of mathematics which is often deemed difficult by students, indicated by students' weak conceptual understanding and low self-efficacy in calculus-related courses. Thus, innovative learning needs to be encouraged to overcome this problem. This study compares the effectiveness of whether a conventional or peer-teaching method is better at increasing students' conceptual understanding and self-efficacy in flipped classroom teaching practices. A descriptive quantitative method was used in this study. This research was conducted in two classes in the calculus course at a teacher education program at a university in West Sumatra. The first class was taught in a Conventional Flipped Classroom (CFC) with 34 students. The second class took place in a Peer Teaching Flipped Classroom (PTFC) with 36 students. Pre-test, post-test, self-efficacy questionnaires, and field notes were used for data collection. Data analysis techniques were performed using graphs. Results indicate that students' conceptual understanding and self-efficacy by peer teaching were better in the flipped classroom than in the conventional flipped classroom. Also, students’ academic background was found to be influential to students’ conceptual understanding and self-efficacy. We reveal that the student’s previous level of achievement in a peer-teaching flipped classroom influences their conceptual understanding and self-efficacy. This study suggests that future researchers and practitioners may implement peer-teaching flipped classrooms in advanced calculus. It is recommended that the group division should also consider the students’ prior achievement level. Keywords: Conceptual Understanding; Self-Efficacy; Flipped Classroom; Peer Teaching Flipped Classroom  
Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Sekolah Menengah Atas Ditinjau dari Gaya Belajar Karmeliana, Dyah Siti; Ladyawati, Erlin
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): JRPIPM APRIL 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n2.p166-186

Abstract

Tujuan pada penelitian ini yaitu mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa sekolah menengah atas ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang melibatkan tiga siswa dengan kemampuan numerasi siswa tinggi dari tiap gaya belajar berdasarkan pada hasil angket dan hasil tes numerasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan angket, soal tes numerasi, dan wawancara. Data dianalisis dalam tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian yaitu siswa dengan gaya belajar visual dapat memperoleh informasi dan memahami masalah dengan cara membaca soal terlebih dahulu serta belum terbiasa mengerjakan soal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Siswa dengan gaya belajar auditorial dapat memperoleh informasi dan memahami masalah dengan cara langsung mengerjakan soal secara langsung serta tidak dapat memenuhi indikator kemampuan representasi karena siswa tidak menuliskan dan menyebutkan permisalan yang digunakan untuk menyelesaikan soal, sehingga siswa dapat kebingungan menyelesaikan soal. Siswa dengan gaya belajar kinestetik dapat memperoleh informasi dan memahami masalah dengan cara membaca soal secara berulang serta tidak dapat memenuhi indikator kemampuan representasi karena siswa tidak menuliskan dan menyebutkan permisalan yang digunakan untuk menyelesaikan soal, sehingga siswa dapat kebingungan menyelesaikan soal.
Defragmenting Student Construction Holes in Solving System of Absolute Value Equations Putri, Rizky Widya; Indrawatiningsih, Nonik
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): JRPIPM APRIL 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n2.p131-142

Abstract

Constructing concepts is one of the processes in learning mathematics. Making mistakes in constructing concepts is often experienced by students in solving mathematical problems, errors in constructing concepts that can be experienced are construction pits. Construction holes can occur if the schemes that are formed in the thinking structure of students have not been fully constructed or not, students cannot construct concepts properly and completely. This research is a descriptive study with a qualitative approach that aims to defragment the students' construction holes in solving systems of equations in the linear absolute value of one variable. The subject of this study was a class X high school student who fit the indicator for defragmenting the construction pit that is answering correctly but there was a construction process that was not appropriate and students answering correctly but the concept was not fully constructed. Data collection was carried out using test and interview instruments and analyzed ie reducing data, presenting data and drawing conclusions. The validity of the data is done by passing triangulation by comparing test results with interview results. From the results of this study it was found that students 'construction holes were located when simplifying absolute values ​​and determining the values ​​of  and  were therefore given defragmenting by providing conflict cognitive to sensitize students' mistakes in simplifying absolute values ​​and then new schemes emerged through scaffolding so that schemes were not constructed in a constructional manner. complete when determining the values ​​of  and  can be completely constructed.
Model Pembelajaran SIMAS ERIC : Dampak Terhadap Komunikasi Matematis dan Self Efficacy Siswa Az-zahra, Nadia; Netriwati, Netriwati; Andriani, Siska; Nendra, Fadly
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): JRPIPM APRIL 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n2.p143-153

Abstract

SIMAS ERIC yaitu Skimming, Mind Mapping, Questioning, Eksploring, Writing, dan Communicating merupakan model pembelajaran inovatif dengan 6 tahapan didalamnya. Model ini mampu menggiring siswa menjadi aktif dan mandiri dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen design. Populasi pada penelitian ini dilakukan di kelas 8 SMPN 6 Metro. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu penelitian kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes, angket, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan tes dan angket. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas,  homogenitas, dan hipotesis. Uji hipotesis menggunakan uji MANOVA (Multivariate Analisis of Variance).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh dampak positif dari model pembelajaran SIMAS ERIC terhadap komunikasi matematis dan self efficacy.
Kinds of Mathematical Thinking Addressed in Geometry Research in Schools: A Systematic Review Fachrudin, Achmad Dhany; Juniati, Dwi
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 6 No. 2 (2023): JRPIPM APRIL 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v6n2.p154-165

Abstract

Geometry is one of the content of mathematics which in many studies is associated with students' thinking abilities, such as critical thinking and reasoning abilities or others..This study aims to conduct a systematic review of the geometry research in school for identifying the types of mathematical thinking and their interconnections. We searched the Scopus database for articles published from 2003 to 2023 using relevant keywords. We applied the PRISMA method to select and evaluate the studies or articles based on the empirical data. We retrieved and evaluated data from the studies on the various styles of mathematical thinking evolved. Out of 166 titles that were initially obtained, only 10 titles passed the five stages of the systematic review protocol process. We identified 10 types of mathematical thinking that were discussed in the context of learning geometry at school: Creative Mathematical Reasoning (CMR), Computational thinking, Geometric reasoning, Geometric thinking van hiele theory, Geometric thinking (3D geometric thinking with representations), 3D geometry thinking, Visuo spatial reasoning, Geometry Spatial Reasoning, mathematical creative reasoning (MCR), and Inductive reasoning. We also found some connections of literature between these types of mathematical thinking, such as CMR and MCR, Geometric reasoning and Geometric thinking, and Visuo spatial reasoning and Geometry Spatial Reasoning. This systematic review provides an overview of the current state of research on geometry and reasoning in school mathematics and reveals some gaps and directions for future study. It also has implications for teachers who want to enhance their students’ mathematical thinking skills in geometry by exposing them to different types of mathematical thinking and their connections.
Berpikir Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah AKM Numerasi Bangun Ruang Sisi Lengkung Berdasarkan Teori Dual-Process Tri Candrama, Mustika Manik; Darmawan, Puguh; Basri, Hasan
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 7 No. 1 (2023): JRPIPM SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v7n1.p1-25

Abstract

AKM numerasi merupakan salah satu program peningkatan kemampuan numerasi yang dilakukan terhadap siswa kelas 5, 8 dan 11. AKM numerasi memuat permasalahan matematika salah satunya materi bangun ruang sisi lengkung yang menerapkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Dalam proses pemecahan masalahnya, siswa akan bernalar untuk menghasilkan solusi. Berdasarkan teori Dual-Process, bernalar digolongkan menjadi dua jenis yaitu sistem 1 dan sistem 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelibatan sistem 1 dan sistem 2 siswa SMA dalam memecahkan masalah AKM numerasi bangun ruang sisi lengkung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi kasus jamak. Subjek penelitian terdiri dari dua siswa kelas 11 SMA yang melibatkan sistem 1 dan sistem 2 dalam memecahkan masalah AKM numerasi bangun ruang sisi lengkung. Instrumen penelitian ini adalah Peneliti, masalah AKM numerasi bangun ruang sisi lengkung, alat rekam audio-visual, catatan peneliti dan pedoman wawancara. Data penelitian ini adalah jawaban tertulis subjek dan rekaman wawancara subjek. Data penelitian dianalisa menggunakan rubrik karakteristik sistem 1 dan sistem 2 subjek. Hasil dari penelitian ini adalah siswa dengan karakteristik berpikir dominan sistem 1 tanpa melibatkan sistem 2 untuk mengevaluasi jawabannya, menghasilkan solusi masalah yang salah. Di sisi lain, siswa dengan karakteristik berpikir melibatkan sistem 1 dan diiringi aktifnya sistem 2 sebagai evaluator, menghasilkan solusi masalah yang benar. Kesimpulan penelitian ini adalah sistem 2 sangat diperlukan dalam proses pemecahan masalah karena dapat digunakan sebagai pengendali jawaban yang dihasilkan oleh sistem 1.

Filter by Year

2017 2025