cover
Contact Name
Rachmat Faisal Syamsu
Contact Email
rachmatfaisal.syamsu@umi.ac.id
Phone
+6285242150099
Journal Mail Official
medicaljournal@umi.ac.id
Editorial Address
Jl. Urip Sumohardjo Km.05 (Kampus II UMI), Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
UMI Medical Journal
ISSN : 25484079     EISSN : 26857561     DOI : -
Umi Medical Journal (UMEDJ) is a field of health in the broadest sense such as medicine, public health, nursing, midwifery, pharmacy, health psychology, nutrition, biomedical sciences.
Articles 161 Documents
Perbandingan Pemberian Ekstrak Daun Ketepeng Cina (Cassia alata L.) dengan Ketokonazol 2% terhadap Zona Hambat Malassezia Furfur Rahmawati Rahmawati; Zulfiyah Surdam; Mochammad Erwin Rachman; Rani Meiriska Sari
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.96

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia, penyakit pityriasis versicolor mempunyai insiden yang cukup tinggi. Terapi topikal direkomendasikan untuk infeksi lokal karena dermatomikosis superfisial yang hidup pada jaringan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) dan ketokonazol 2% terhadap zona hambat malassezia furfur. Metode : Pada penelitian ini terdapat tiga kelompok yaitu, kelompok yang diberi perlakuan dengan menggunakan ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) dengan konsentrasi 50%, 75%, dan 100%, serta kelompok kontrol yang diberi perlakuan dengan menggunakan ketokonazol 2% yang sebelumnya semua kelompok baik perlakuan maupun kontrol ditanam sediaan jamur malassezia furfur pada medium agar di cawan petri, lalu menggunakan metode disc diffusion. Hasil : Diameter zona hambat ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.). Konsentrasi 50% menunjukkan hasil zona hambat sedang pada Malassezia furfur yaitu 9 mm, sedangkan pada konsentrasi 75% menunjukkan hasil 11 mm dan konsentrasi 100% menunjukkan hasil 13 mm dengan interpretasi zona hambat kuat pada malassezia furfur. Kesimpulan: Ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L.) dengan konsentrasi 75% dan 100% memiliki daya hambat kuat tetapi tidak sebanding dengan ketokonazol 2% dalam menghambat pertumbuhan jamur malassezia furfur.
Hubungan Usia, Lama Pendidikan, Pekerjaan, dan Paritas Ibu Dengan Tingkat Kepatuhan ANC di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2018 Najamuddin Andi Palancoi; Yusril Ihsanul M; Azizah Nurdin
UMI Medical Journal Vol 6 No 1 (2021): Umi Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i1.106

Abstract

Latar Belakang: : ANC atau Antenatal Care merupakan suatu pelayanan oleh tenaga kesehatan yang memenuhi standard yang sesuai kepada ibu hamil untuk memeriksa kondisi kehamilannya. Ibu hamil dapat patuh melakukan ANC disebabkan oleh banyak faktor seperti diantaranya adalah usia ibu saat hamil, lama pendidikan yang sudah ditempu, status pekerjaan, dan paritas ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan usia, lama pendidikan, status pekerjaan, dan paritas ibu dengan tingkat kepatuhan ANC. Hasil: Design penelitian ini adalah analitik retrospektif dengan menggunakan pendekatana Cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang mengalami komplikasi berupa perdarahan postpartum kemudian melihat bagaiman kepatuhan kepatuhan ANC ibu tersebut berdasarkan dari rekam medik RSUD Syekh Yusuf pada Tahun 2018. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu total sampling. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status pekerjaan ibu hamil dengan kepatuhan ANC
Hubungan Tingkat Kepatuhan ANC dengan Kejadian Anemia, Makrosomia, dan Gemelli pada Kasus Pendarahan Postpartum Azizah Nurdin; Yusril Ihsanul M; Najamuddin Andi Palancoi
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.113

Abstract

Latar Belakang :Antenatal care (ANC) merupakan pelayanan ibu hamil yang dilakukan selama kehamilan oleh tenaga kesehatan profesional. Keidakpatuhan ANC merupakan salah satu faktor risiko tidak langsung mengakibatkan terjadinya komplikasi kehamilan seperti anemia, makrosomia dan gemelli. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian anemia, makrosomia dan gemelli. Metode : Penelitian ini menggunakan design penelitian yaitu analitik retrospektif dengan pendekatana Cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang mengalami perdarahan postpartum di RSUD Syekh Yusuf Tahun 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian anemia dengan nilai p-value sebesar 0,004. Sedangkan variabel lain didapatkan hasil tidak terdapat hubungan yang signifikan, yaitu hubungan tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian makrosomia didapatkan nilai p-value sebesar 0,759, dan hubungan tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian gemelli didapatkan nilai p-value sebesar 0,085. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian anemia.
Studi Deskriptif tentang Partisipasi dan Persepsi Mahasiswa terhadap Kegiatan Inaugurasi Nesyana Nurmadilla; Andi Anita Nur Fadhilah; Dwi Anggita; Shulhana Mokhtar; Rasfayanah Rasfayanah; Nasrudin Andi Mappaware; Syamsu Rijal
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.114

Abstract

Latar belakang:. Di semester 1, mahasiswa baru dihadapkan dengan jadwal perkuliahan yang padat dan persiapan kegiatan rutin tahunan inaugurasi yang cukup menyita waktu. Untuk memberikan gambaran tentang partisipasi dan persepsi mahasiswa terhadap kegiatan inaugurasi. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa Fakulta Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2017 dan 2018 yang berpartisipasi pada kegiatan inaugurasi angkatannya dan terhitung masih aktif sebagai mahasiswa FK UMI saat penelitian berlangsung. Teknik pengumpulan sampel menggunakan total sampling. Hasil: Mayoritas responden berpartisipasi sebagai panitia dan pengisi acara inaugurasi (57,2%) dan menghabiskan 1–2 bulan untuk persiapan inaugurasi (51,69%). Sebanyak 46,77% responden menggunakan lebih dari 6 jam setiap hari untuk persiapan inaugurasi. Mayoritas responden berpendapat bahwa inaugurasi mengganggu konsentrasi belajar (80%) dan menyebabkan waktu belajar berkurang (92%) namun tetap perlu dilaksanakan (80,3%). Kesimpulan: Kegiatan inaugurasi cukup menyita waktu sehingga mengganggu konsentrasi dan waktu belajar namun perlu dilaksanakan.
Pengaruh Ekstrak Daun Salam (Eugenia polyantha) terhadap Kadar Glukosa Darah pada Mencit (Mus Musculus) Roza Linda; Indah Lestari; Sri Wahyuni Gayatri; Aryanti Bamahry; Rasfayanah F. Matto
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.116

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yangterjadi karena kelainan sekresi insulin, kinerja insulin, atau kedua-duanya. Menurut Kementerian KesehatanRepublik Indonesia (Kemenkes RI) tahun 2010, diperkirakan terus meningkat sampai 21,3 juta orang pada tahun 2030. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh ekstrak daun salam atau Eugenia polyantha terhadap kadar glukosa darah pada mencit atau Mus musculus.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dengan rancangan pre-test and post-test controlgroup design, dimana pengukuran kadar glukosa darah pada mencit dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Percobaan ini menggunakan mencit sebanyak 25 ekor, dibagi dalam 5 kelompok, masing-masing terdiri dari 5 ekor mencit. Kelompok 1 (kontrol negatif) diberi diet standar, kelompok 2 (kontrol positif) diinduksi aloksan monohidrat dosis 70 mg/kgBB, kelompok 3 diberi ekstrak daun salam dosis 250 mg/kgBB, kelompok 4 diberi ekstrak daun salam dosis 500 mg/kgBB, dan kelompok 5 diberi ekstrak daun salam dosis 1000 mg/kgBB.Hasil: Ekstrak daun salam secara signifikan (p < 0.05) dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit. Dosis 250 mg/kgBB dapat menurunkan glukosa darah sampai kadar rata-rata 115,40 mg/dL, dosis 500 mg/kgBB yaitu 115,00 mg/dL, dan dosis 1000 mg/kgBB yaitu 91,40 mg/dL.Kesimpulan: bahwa ekstrak daun salam dapat menurunkan kadar glukosa darah pada mencit dan efektivitasekstrak daun salam lebih baik pada dosis 1000 mg/kgBB dibandingkan dosis 250 mg/kgBB dan dosis 500mg/kgBB.
Hubungan antara Durasi Ketuban Pecah Dini dengan APGAR Skor Neonatus Novia Anggraeni; Asriani Asriani; Rauly Rahmadani
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.117

Abstract

Latar belakang: Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi dimana pecahnya selaput ketuban sebelum adanya tanda persalinan. Durasi KPD menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kondisi bayi baru lahir, semakin lama perlangsungan KPD maka akan menyebabkan hipoksia pada janin yang nantinya dapat dinilai menggunakan APGAR skor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara durasi ketuban pecah dini dengan APGAR skor neonatus. Metode: Penelitian ini bersifat observasioal analitik dengan design penelitian Cross-sectional. Populasi penelitian ini ialah seluruh ibu yang didiagnosis KPD berdasarkan data rekam medik RSUD Syekh Yusuf Gowa periode Januari–Desember 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang memiliki beberapa kriteria dan yang memenuhi sebagai sampel sebanyak 112 ibu dengan KPD. Hasil: Durasi KPD <12 jam didapatkan skor APGAR sedang 12 kasus (10,71%) dan skor APGAR normal sebanyak 64 kasus (57,14%), sedangkan KPD dengan durasi >12 jam didapatkan skor APGAR berat 2 kasus (1,79%), skor APGAR sedang 24 kasus (21,43%) dan skor APGAR normal 36 kasus (32,14%). Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara durasi ketuban pecah dini dengan APGAR skor neonatus.
Hubungan Pengetahuan tentang COVID-19 terhadap Kepatuhan Physical Distancing pada Mahasiswa Tingkat 4 FK UPNVJ Indah Permatasari; Tiwuk Susantiningsih; Sri Wahyuningsih
UMI Medical Journal Vol 6 No 1 (2021): Umi Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i1.118

Abstract

Latar Belakang: Indonesia memiliki prevalensi COVID-19 yang cukup tinggi akibat rendahnya kepatuhan physical distancing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang COVID-19 terhadap kepatuhan physical distancing pada mahasiswa tingkat 4 FK UPNVJ tahun 2020. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil secara simple random sampling. Hasil: Analisis univariat memperlihatkan 67 responden (55.8%) memiliki pengetahuan tentang COVID-19 yang baik dan 70 responden (58.3%) memiliki kepatuhan physical distancing yang baik. Uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan tentang COVID-19 dengan kepatuhan physical distancing pada mahasiswa tingkat 4 FK UPNVJ tahun 2020 (p = 0.203). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan tentang COVID-19 dengan kepatuhan physical distancing pada mahasiswa tingkat 4 FK UPNVJ tahun 2020.
Perbandingan Pelaksanaan Imunisasi pada Masa Pandemi dan Non Pandemi Covid-19 di Puskesmas Massenga Polewali Mandar Andi Masyita Putri; Saharuddin Saharuddin; Rini Fitriani
UMI Medical Journal Vol 6 No 1 (2021): Umi Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i1.127

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 berdampak pada peIayanan kesehatan khususnya imunisasi di beberapa daerah. Pemberian imunisasi dasar sangat penting bagi bayi untuk mencegah penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imuunisasi, misalnya penyakit polio. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan peIaksanaan imunisasi pada masa pandemi dan non pandemi Covid-19 di Puskesmas Massenga PoIewaIi Mandar. Metode: PeneIitian ini menggunakan rancangan analitik observationak dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. SampeI yang digunakan pada penelitian ini adalah bayi yang berusia 0-11 buIan yang mendapatkan imunisasi dasar di Puskesmas Massenga PoIewaIi Mandar, sesusai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. AnaIisa data yang digunakan adalah anaIisa univariat dan anaIisa bivariat dengan uji T Independent. Hasil: didapatkan niIai signifikansi (p) perbedaan imunisasi sebesar 0.032. HasiI ini menunjukkan niIai signifikansi , dimana terjadi penurunan cakupan imunisasi sebesar 11.33 % pada masa pandemi Covid-19 di puskesmas Massenga PoIewaIi Mandar. KesimpuIan: terdapat perbedaan cakupan imunisasi dasar pada masa pandemi dan non pandemi Covid-19.
Pengaruh Beban Ransel Terhadap Keluhan Low Back Pain pada Mahasiswa FK-UMI Tahun 2018 Arni Isnaini Arfah; Arina Fathiyyah Arifin; A. Dhedie Prasatia Sam; Imran Syafei; Andi Nailah
UMI Medical Journal Vol 6 No 1 (2021): Umi Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i1.131

Abstract

Latar belakang: Low back pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering diderita dan menjadi penghambat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penggunaan ransel merupakan faktor terpenting yang menyebabkan nyeri punggung bawah di kalangan pelajar. Berat ransel telah meningkat secara signifikan karena perlunya membawa perlengkapan akademik. Hal ini menyebabkan peneliti tertarik untuk melakukan penelitian di bidang tersebut untuk mengetahui pengaruh berat beban ransel terhadap keluhan low back pain pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia tahun 2018. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan secara online menggunakan kuesioner melalui google form di tempat responden masing-masing. Hasil: Dari 147 sampel, hasil yang didapatkan bahwa mahasiswa yang membawa beban ransel (carry less) ≤ 10% dari berat badan (beban ringan) dan tidak terjadi low back pain sebanyak 77 responden, minimal disability 29 responden, dan moderate disability 3 reponden. Sedangkan mahasiswa yang membawa beban ransel (carry less) ≥ 10% dari berat badan (beban berat) dan tidak terjadi low back pain 16 responden, minimal disability 21 responden, dan moderate disability 1 responden. Kesimpulan: Hasil uji statistik Pearson Chi- Square menunjukan ada hubungan antara beban ransel dengan kejadian low back pain. Karena nilai significance lebih besar dari 0.1 sehingga terdapat hubungan antara berat beban ransel terhadap kejadian low back pain.
Perbedaan Status Gizi Penderita Tuberkulosis Paru Sebelum dan Sesudah Pengobatan Di RS Ibnu Sina Makassar Shofiyah Latief; Zulfahmidah zulfahmidah; Asrini Safitri; Edward Pandu Wiriansya; Muhamad Ilhamsyah Dandung
UMI Medical Journal Vol 6 No 1 (2021): Umi Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i1.133

Abstract

Latar belakang: Tercatat, angka prevalensi kejadian TBC di Indonesia pada tahun 2014 sebesar 297 per 100.000 penduduk. Pada Sulawesi Selatan yang terkonfirmasi secara bakterilogis di antara semua pasien TB paru yang tercatat atau diobati mencapai 1,234 (20.97%) Hal ini belum mencapai target yang diharapkan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik komparatif dengan metode cross sectional dengan jumlah sampel 68 orang. Analitik data menggunakan Uji t sampel berpasangan. Hasil: Jenis kelamin laki-laki lebih tinggi sebesar 64,7% (44 orang) dan perempuan 35,3%(24 orang). Sampel pada usia tertinggi yaitu usia 18-28 tahun 26,5%(18 orang). Sampel sebelum pengobatan terbanyak dengan status gizi underweight 64,7%(44 orang). Sedangkan sampel sesudah pengobatan terbanyak dengan status gizi normal 51,5%(35 orang). Berdasarkan hasil analisis statistik didapatkan perbedaan yang signifikan antara status gizi pada penderita TB paru dewasa sebelum dan sesudah pengobatan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan antara status gizi pasien penderita TB paru dewasa sebelum pengobatan dan sesudah pengobatan.

Page 9 of 17 | Total Record : 161