cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 212 Documents
PENGARUH INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP PERUBAHAN KADAR BILIRUBIN PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG PERINATOLOGI RSUD AL IHSAN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT Arismunandar, Pandith Aribowo; Ambasari, Wulan Novika; Nurhayati, Nunung
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i2.72

Abstract

Hiperbilirubinemia merupakan salah satu fenomena klinis yang paling sering ditemukan pada bayi baru lahir. Sekitar 25 – 50% bayi baru lahir menderita ikterus, untuk mencegah terjadinya ikterus maka dilakukan IMD dengan harapan bayi segera mendapatkan kolostrum. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini terhadap Perubahan Kadar Bilirubin pada Bayi Baru Lahir di Ruang Perinatologi RSUD Al ihsan. Penelitian ini adalah Eksperimen dengan rancangan Posttest Only design Group dengan menggunakan teknik Purposive sampling pada 30 responden.gambaran pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap perubahan kadar bilirubin pada bayi baru lahir bahwa hasil uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk (untuk sampel di bawah 50 orang) menunjukkan kadar bilirubin kelompok bayi IMD dan tidak IMD memiliki nilai p sebesar 0,729 dan 0,781. Nilai p > ᾳ=0,050 artinya data kadar bilirubin kelompok bayi IMD dan tidak IMD berdistribusi normal, analisis statistik yang digunakan adalah Independent t Test bahwa nilai thitung sebesar 3,356 dengan ttabel pada  = 0.05 dan db = n – 2 = 30 – 2 = 28 sebesar 2,048. Dengan demikian nilai p > ᾳ= 0.05. Disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini terhadap Perubahan Kadar Bilirubin pada Bayi Baru Lahir di Ruang Perinatologi RSUD Al ihsan Bandung. Saran perlu dilakukan Tindakan Inisiasi Menyusu Dini ( IMD ) pada satu jam pertama kelahiran sehingga dapat meningkatkan mutu asuhan Keperawat Pada Bayi Bary Lahir. Kata Kunci : Inisiasi menyusu dini, kadar bilirubin
PENGARUH TERAPI DZIKIR DAN MUROTTAL AL-QURAN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN JANTUNG KORONER YANG AKAN DILAKUKAN KATETERISASI JANTUNG Somana, Aan; Trisnawati, Herphina
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i1.123

Abstract

Abstrak Salah satu permasalahan yang dialami pasien PJK yang akan dilakukan kateterisasi jantung adalah timbulnya kecemasan, sehingga diperlukan penatalaksanaan untuk menurunkan kecemasan, salah satunya dengan memberikan terapi psikoreligius berupa dzikir dan Murottal Al-Quran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi dzikir dan Murottal Al-Quran terhadap penurunan tingkat kecemasan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pretest and posttest with control group, terdiri dari 2 kelompok yaitu kelompok intervensi (diberikan dzikir dan murottal Al-Quran) dan kontrol (tidak diberikan intervensi). Jumlah sampel sebanyak 26 responden menggunakan teknik consecutive sampling. Pengukuran kecemasan menggunakan kuesioner STAI pada bagian State Anxiety Inventory. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecemasan pada kelompok intervensi saat pretest sebagian besar (76,9%) mengalami kecemasan sedang dan saat posttest sebagian besar (69,2%) mengalami kecemasan ringan. Tingkat kecemasan pada kelompok kontrol saat pretest dan posttest diketahui sama yaitu lebih dari setengahnya (53,8%) mengalami kecemasan sedang. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh terapi dzikir dan Murottal Al-Quran terhadap penurunan tingkat kecemasan. Terapi dzikir dan Murottal Al-Quran efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien. Disarankan agar terapi dzikir dan Murottal Al-Quran ini dapat dijadikan sebagai salah satu tindakan keperawatan dan penerapan SOP dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien berbasis terapi psikoreligius. Kata Kunci : Dzikir dan Murottal Al-Quran, Kateterisasi Jantung, Penyakit Jantung Koroner, Tingkat Kecemasan
HUBUNGAN BEBAN KERJA PERAWAT DENGAN CARING PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RAFAEL DAN MIKAEL RUMAH SAKIT CAHYA KAWALUYAN PADALARANG Pasaribu, Keiko; Khunaefi, Ahmad; Anwar, Muhamad
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i1.125

Abstract

Beban kerja adalah sejumlah target pekerjaan atau hasil yang harus dicapai dalam satu satuan waktu. Hasil studi pendahuluan terhadap 6 orang perawat dengan menggunakan lembar observasi work sampling didapat hasil sebesar 88,9% lebih tinggi dari nilai standar titik optimum waktu kegiatan produktif yaitu 80%. Dalam usaha yang dilakukan perawat untuk menyelesaikan kegiatannya dalam memberikan pelayanan pada pasien, perawat dituntut untuk memberikan pelayanan yang berkualitas, diantaranya adalah memberikan pelayanan dengan sikap caring. Perilaku caring perawat adalah pengetahuan, sikap, dan keterampilan seorang perawat dalam merawat pasien dan keluarga dengan memberikan dorongan positif, dukungan, dan peningkatan pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan caring perawat di ruang rawat inap Rafael dan Mikael Rumah Sakit Cahya Kawaluyan Padalarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana pengumpulan data penelitian dilakukan bersamaan antara variabel dependen dan independen. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 23 orang perawat dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan distribusi frekuensi dan chi square. Hasil penelitian hampir seluruhnya yaitu 19 orang perawat (82,6%) memiliki beban kerja tinggi dan sebagian besar yaitu 12 orang (52,2%) memiliki caring yang baik. Hasil uji statistik dengan chi square menunjukan tidak ada hubungan antara beban kerja dengan caring perawat dengan nilai p value 0,317 > α (0,05). Sehingga perlu dikaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi caring selain dari faktor beban kerja. Kata Kunci : Beban Kerja, Caring Perawat, Work Sampling, Chi Square
HUBUNGAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN LOYALITAS KUNJUNGAN DI UNIT RAWAT JALAN Murniati; Kartini, Lia Tresna
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i1.126

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat meningkatkan kepuasan pasien terhadap rumah sakit terutama pelayanan keperawatan yang dilakukan selama 24 jam di Rumah Sakit. Kepuasan pasien akan timbul apabila kualitas jasa pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit dapat memenuhi atau melebihi dari standar harapan pasien. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan keperawatan dengan loyalitas pasien di Poli penyakit dalam unit rawat jalan Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi, dan mengetahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan, gambaran loyalitas kunjungan pesien. Metode penelitian ini bersifat survey analitik dengan pendekatan cross sectional. populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien lama di Poli penyakit dalam unit rawat jalan Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi  teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling dengan sampel sebanyak 92 orang. Hasil penelitian Dari 92 pasien di Poli Penyakit dalam Unit Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi sebagian besar menyatakan puas terhadap perawat yaitu 48 (52.2%) dan sebagian besar loyal yaitu 53 (57,6%). Terdapat hubungan antara Kepuasan Pasien Terhadap Perawat Dengan Loyalitas Kunjungan Di Poli penyakit dalam unit rawat jalan Rumah Sakit Umum Cibabat Cimahi dengan nilai P value =0.000 dan POR =5,6886 (95%CI:2,367-14,642). Kesimpulan dan saran berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan pasien terhadap perawat dengan loyalitas kunjungan Di Unit Rawat Jalan dan diharapkan perawat mampu memberikan pelayanan secara sebaik-baiknya karena pelayanan keperawatan tombak dari kepuasan pasien. Kata Kunci : Kepuasan, Loyalitas Kunjungan dan cross sectional
PENERAPAN METODE SEFT TERHADAP KEPATUHAN ASUPAN CAIRAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD AL IHSAN PROVINSI JAWA BARAT Barus, Sada Ukur; Amelia, Kiki Rizki; Cipta, Hendra Jaya
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v12i1.146

Abstract

Kenaikan Intrerdialytic Body Weigt Gains IDWG yang melebihi 4.8% pada Pasien GGK dengan HD bisa menyebabkan berbagai komplikasi bahkan kematian maka diperlukan suatu metode yang bisa membantu pasien dalam kepatuhan asupan cairan. SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) adalah suatu Teknik terapi alternatif untuk masalah emosi dan fisik dengan cara Tapping pada titik meridian tubuh. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode SEFT terhadap kepatuhan asupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di ruang HD RSUD Al-Ihsan Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental design dengan rancangan One group Pretest Posttest tanpa kelompok control dengan memberikan 3 kali perlakuan pada kelompok studi yang dilakukan pengukuran kepatuhan asupan cairan sebelum (pre-test) dan sesudah perlakuan SEFT (post-test) pada 13 sampel dari 156 populasi. Berdasarkan hasil uji Paired T Test, diperoleh nilai P Value yaitu 0,000 karena nilai p < α (0,05) dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna antara metode SEFT dengan tingkat kepatuhan sasupan cairan pada pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisis. Kata Kunci: GGK, HD, SEFT
THE DESCRIPTION OF ANXIETY SCORES IN POSTPARTUM MOTHERS DURING THE BREASTFEEDING PROCESS AFTER BEING EDUCATED WITH VIDEO AND MATERNAL AND CHILD HEALTH BOOK (MCH) Putriastuti, Widya; Febriani, Susanti; Nurlina, Entang Lina
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 18 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v18i1.374

Abstract

Anxiety is a common issue experienced by postpartum mothers, and it can interfere with the lactation process. During the postpartum adaptation period, many mothers face psychological challenges, including heightened anxiety. This emotional state can disrupt the hormonal regulation of prolactin and oxytocin—two key hormones responsible for breast milk production—thereby slowing the milk release and making breastfeeding more difficult. A preliminary observation conducted at Independent Midwifery Practice (IMP) Purwanti involving five postpartum mothers found that three mothers who experienced mild anxiety had delayed milk production, while the two mothers without anxiety had faster milk flow. This study aimed to assess changes in anxiety levels among postpartum mothers after receiving breastfeeding education through two different methods: animated videos and the Maternal and Child Health (MCH) book. The descriptive-analytic study was conducted from February to April 2023, involving all postpartum mothers on day five at IMP Purwanti, totaling 32 participants. The participants were divided equally into two intervention groups. Group one received health education via animated videos, while group two received education through the MCH book, with 16 mothers in each group. The results showed that in the animated video group, all 16 mothers (100.0%) reported no anxiety after the intervention. In the MCH book group, 15 mothers (93.8%) reported no anxiety, and only 1 mother (6.3%) experienced mild anxiety. None experienced severe anxiety. These findings suggest that both animated videos and MCH books are effective educational tools for reducing postpartum anxiety. Health services should consider integrating innovative educational strategies into routine postpartum care. Keywords: Postpartum anxiety, Breastfeeding education video, Maternal and child health book  
THE EFFECT OF STRESS ON SMOOTHNESS OF BREAST MILK PRODUCTION IN POSTPARTUM MOTHER IN DELIMA (PARTURITION) ROOM OF SAYANG REGIONAL GENERAL HOSPITAL CIANJUR Rahayu, Dedeh Sri; Disania Fatmawati; Aan Somana
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 18 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v18i1.375

Abstract

According to WHO data, the global average rate of exclusive breastfeeding in 2016 was approximately 38%. Many mothers face challenges during breastfeeding, with one common issue being disrupted milk flow. One contributing factor to this problem is maternal stress. Sayang Regional General Hospital in Cianjur is a maternal and child healthcare provider that handles around 5,679 childbirths annually. This study aimed to examine the effect of stress on the smoothness of breast milk production among postpartum mothers in the Delima (Parturition) Room at Sayang Regional General Hospital, Cianjur, in 2019. This research employed a descriptive correlational design with a cross-sectional approach. The study population consisted of 176 postpartum mothers, and 64 were selected using purposive sampling. Data were collected using the Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42), structured questionnaires, and interviews to assess the smoothness of breast milk production. Univariate analysis was conducted using frequency distribution, while bivariate analysis used the Chi-Square test. Results showed that 29.7% of mothers experienced stress, and 65.6% had disrupted breast milk flow. The Chi-Square test revealed a significant relationship between stress and breast milk production smoothness, with a p-value of 0.001 (p < 0.05). These findings suggest that maternal stress negatively affects the smoothness of breast milk production. It is recommended that nurses and midwives provide additional support to breastfeeding mothers by offering emotional encouragement, teaching correct breastfeeding techniques, and avoiding rigid breastfeeding schedules to help reduce stress and improve breastfeeding outcomes. Keywords : Smoothness of breast milk flow, Stress, Postpartum  
FACTORS ASSOCIATED WITH THE INCIDENCE OF ANEMIA IN PREGNANT WOMEN Isra Wati; Rianti; Rasma; Murlan; La Ode Liaumin Azim
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 18 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v18i1.408

Abstract

Anemia in pregnant women is a public health problem that has a significant impact on the mother and fetus. Anemia can increase the risk of premature birth, low birth weight, and maternal and infant mortality. In the working area of Puskesmas Wonggeduku Barat, the prevalence of anemia in pregnant women is still relatively high (25.6%) so it is necessary to conduct research to find out the risk factors more specifically. This study aims to determine the risk factors for Fe tablet consumption compliance, knowledge and diet with the incidence of anemia in pregnant women in the working area of Puskesmas Wonggeduku Barat. This type of research is observational analytic with case control study design. The population in this study consisted of a case population of 39 people and a control population of 39 people, with the total sample size being the number of case populations plus the number of control populations using a 1:1 ratio with matching gestational age, namely trimester I, II, and III so that the total sample size was 78 people. The results of the Odds Ratio test showed that compliance with Fe tablet consumption obtained an OR value of 1.758, knowledge obtained an OR value of 1.777 and diet obtained an OR value of 1.657. Because OR> 1, compliance with Fe tablet consumption, knowledge and diet are risk factors for the incidence of anemia in pregnant women in the working area of Wonggeduku Barat Health Center. Keywords: Anemia, Pregnancy, Fe tablets, Knowledge, Dietary habit
RELATIONSHIP BETWEEN FAMILY SANITATION ATTITUDES AND STATUS NUTRITIONAL HEALTH FOR TODDLERS IN CIBEUREUM VILLAGE, CIMAHI CITY Yuliana; Rahma Nursiam; Rahmadina Nurhanijah; Silvi Nuryanti
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 18 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v18i1.410

Abstract

Malnutrition among toddlers remains a major public health issue in Indonesia, including in Cimahi City. Family sanitation is suspected to be one of the contributing factors, as poor environmental hygiene can increase the risk of infections that impair nutrient absorption in children. This study aimed to examine the relationship between family sanitation attitudes and the nutritional status of infants and toddlers in Cibeureum RW 08, Cimahi City. A quantitative research design with a descriptive correlational approach was used. Data were collected through questionnaires assessing family sanitation attitudes and anthropometric measurements to evaluate nutritional status based on weight-for-age (W/A), weight-for-height (W/H), and height-for-age (H/A) indices. A total of 109 respondents were selected using purposive sampling. Data were analyzed using the Chi-square test. Results showed that 64 families (58.7%) had good sanitation attitudes, while 45 families (41.3%) had poor sanitation attitudes. Most toddlers (70.64%) had normal nutritional status, while 20.18% were malnourished and 7.34% undernourished. Statistical analysis revealed no significant association between family sanitation attitudes and toddlers' nutritional status (p = 0.894). In conclusion, while good family sanitation practices are important for disease prevention, they were not significantly associated with toddlers’ nutritional status in this study. Other factors such as feeding practices, dietary intake, and socioeconomic conditions may play a more prominent role and warrant further investigation. Keywords : Nutritional status, Toddler, Family sanitation  
THE EFFECTIVENESS OF 'LUDO GENTING' GAME ON ADOLESCENT HEALTH KNOWLEDGE Octovia Manalu, Lisbet; Dinta
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 18 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v18i1.411

Abstract

Anemia and stunting remain critical public health issues in Indonesia. As of 2023, 32% of adolescent girls were affected by anemia, while stunting impacted 21.6% of children. These conditions are largely driven by poor nutrition and limited health education. Educational games have been shown to be more effective in enhancing knowledge and promoting healthy behaviors compared to traditional lecture-based methods. Game-based learning is increasingly recognized as an innovative and engaging approach to health education, especially among adolescents. This study aimed to assess the effectiveness of the educational game “Ludo Genting” in improving adolescents’ knowledge about anemia, nutrition, and stunting in Bandung. A quantitative pre-experimental study was conducted using a one-group pre-test and post-test design. The study involved 48 adolescents selected through quota sampling. Data were collected using structured questionnaires administered before and after the intervention. The findings revealed a notable increase in adolescents' knowledge following the intervention. In the 10–14 age group, 12 out of 16 participants (75%) demonstrated good knowledge levels. The same percentage (75%) was observed in the 15–19 age group. In the 20–24 age group, 13 out of 16 participants (81.25%) achieved a good knowledge category, indicating a positive impact of the game across all age segments. “Ludo Genting” proved to be an effective educational tool for enhancing adolescent knowledge on anemia, nutrition, and stunting. The results showed a statistically significant improvement with a p-value of <0.001.Keywords: Adolescent, Anemia, Nutrition, Stunting, Game education