cover
Contact Name
I Putu Dedy Arjita
Contact Email
ipdedyarjita@unizar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram Jalan Unizar No. 20 Turida, Sandubaya - Mataram NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kedokteran: Media Informasi Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 24609749     EISSN : 26205890     DOI : 10.36679
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kedokteran diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram dengan frekuensi 2 (dua) kali setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember, sebagai media informasi dan komunikasi ilmiah dalam pengembangan Ilmu Kedokteran dan Kesehatan.
Articles 129 Documents
PENGARUH PERASAN KUNYIT PUTIH (Curcuma mangga Val) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus Verani Citra Dewi; Mochamad Maswan; Dian Rahadianti
JURNAL KEDOKTERAN Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan flora normal di tubuh manusia namun bisa juga menjadi pathogen utama pada manusia, karena dapat hidup dalam keadaan yang sulit dan mampu membentuk koloni. Bakteri ini sering resisten terhadap berbagai jenis obat sehingga mempersulit pemilihan antimikroba yang sesuai untuk terapi. Kunyit putih (Curcuma mangga Val) mempunyai bahan aktif yaitu tanin, flavonoid dan minyak atsiri yang mempunyai efek antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perasan kunyit putih (Curcuma mangga Val) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian True Experiment dengan rancangan Posttest dengan Kelompok Kontrol (Posttest Only Control Group Design), menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 24 perlakuan dan 6 kali ulangan. Sampel penelitian adalah perasan kunyit putih (Curcuma mangga Val) dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100%, 2 kelompok kontrol terdiri dari kontrol positif siprofloksasin dan kontrol negatif aquades steril. Daya hambat diperoleh berdasarkan pengukuran zona hambat dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian zona hambatan untuk Staphylococcus aureus pada konsentrasi 25% (16,5 mm); 50% (17,3 mm); 75% (18 mm) dan 100% (18,5 mm). Pada konsentrasi yang paling tinggi menghasilkan daerah zona hambat yang terlebar. Hasil uji One Way Anova diperoleh nilai signifikan yakni 0,015 lebih kecil dari p value: 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa konsentrasi perasan kunyit putih (Curcuma mangga Val) dapat mempengaruhi pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Kunyit putih (Curcuma mangga Val) mempunyai pengaruh daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
PEMERIKSAAN ULTRASONOGRAFI KELENJAR LIUR Fauzy Ma'ruf
JURNAL KEDOKTERAN Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelenjar liur atau kelenjar saliva adalah kelenjar yang mensekresikan cairan liur, terbagi menjadi dua golongan, yaitu mayor dan minor. Kelenjar liur mayor terdapat tiga pasang, yaitu kelenjar parotis, kelenjar submandibular, dan kelenjar sublingual. Kelenjar liur minor terutama tersebar dalam rongga mulut, sinus paranasal, submukosa dan trakea. Pembahasan pada topik ini akan memuat mengenai anatomi kelenjar liur serta peran pemeriksaan ultrasonografi dalam menentukan beberapa tumor kelenjar liur
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN KESEPIAN DENGAN GEJALA DEPRESI PADA LANSIA Irwan Syuhada
JURNAL KEDOKTERAN Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi pada lansia merupakan gangguan yang sering terjadi pada masa lansia berawal dari stres yang tidak bisa diatasi sehingga menyebabkan individu mengalami fase depresi. Lansia yang memiliki dukungan sosial yang tinggi menunjukkan kesepian yang rendah dan menurunkan resiko depresi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan kesepian dengan depresi pada lansia. Penelitian melibatkan 177 lansia pensiunan Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Lombok Barat, pengambilan data menggunakan instrumen Geriatric Depression Scale, Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Loneliness Scale. Uji signfikansi memperlihatkan F hitung 97.718, model ini signifikan dan dapat digunakan memprediksi depresi melalui dukungan sosial dan kesepian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan kesepian secara bersama-sama memiliki kontribusi sebesar 53% pada depresi.
CLINICAL MANIFESTATIONS AND OUTCOMES OF COVID-19 IN THE ELDERLY GROUP: OBSERVATIVE COHORT STUDY Sholehuddin, Muhammad Afif; Rohman Firmansya, Muhammad Ainul; Rachmat Ilahi, Nila Hapsari; Wahyuni, Kharisma Rizqiah; Kurniati, Kurniati; Ilahi, Wiwik Kurnia; Wesprimawati, Irma; Luthfiyah, Anik
JURNAL KEDOKTERAN Vol. 7 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36679/kedokteran.v7i2.468

Abstract

Indonesia has the 4th largest number of elderly population in the world. Recent studies, had shown that elderly population was associated by higher risk for developing severe infection and worse outcome compared to general population. While growing number of evidence support those finding, few local study had shown similar result. This study was aimed to describe clinical manifestation and outcome of COVID-19 in elderly population. This Observational Cohort studies was conducted on subject admitted on Gelora Joko Samudro observation hut, Gresik for COVID-19 with mild or no symptoms (based on clinical symptom classification of COVID-19 infection of Indonesian Ministry for Health, 5th Revision July 2020) and age over 60 years old. Subjects aged 20-59 were enrolled as paired control group. From total 1238 patient, there are 24 (1.94%) subjects aged more than 60. Majority of the subject were male (75%), with average age 64.7±4.78 years old. Compared to the control group, elderly had lower incidence of symptomatic infection (HR 0.4 CI95% 0.16-0.77), lower incidence of negative conversion (HR 0.1 CI95% 0.03-0.30), longer duration of viral shedding (MD 3.8 CI95% 1.73-5.77) and longer day of inpatient (MD 4.1 CI95% 2.56-5.61). In conclusion, elderly population had lower incidence of symptomatic infection but had worse clinical outcome in negative conversion, duration of viral shedding and day of hospitalization. Keywords: Elderly; COVID-19; Clinical Manifestation; Clinical Outcome.
ANALISIS JUMLAH ERITROSIT PADA DARAH HEWAN COBA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus novergicus) STRAIN WISTAR SEBELUM DAN SETELAH PEMBERIAN FILTRAT TANAMAN PAKIS SAYUR (Diplazium esculentum) Lina Sundayani; Moch Maswan; Fajar Sigit Satmiko; Fachrudi Hanafi
JURNAL KEDOKTERAN Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pakis sayur (Diplazium esculentum) merupakan sejenis pakis yang biasa dimakan daun mudanya sebagai sayuran. Pakis sayur mengandung 1,31 mg zat besi(Fe) dan vitamin serta mineral yang banyak. Jumlah eritrosit berpengaruh pada kandungan zat besi(Fe) yang didapatkan dalam makanan, karna zat besi membantu dalam proses pembentukan darah, Fungsi utama sel darah merah adalah untuk mentranspor hemoglobin, yang selanjutnya membawa oksigen dari paru-paru ke jaringan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah ada perbedaan jumlah eritrosit sebelum dan setelah pemberian pakis sayur (Diplazium esculentum). Metode yang digunakan pra-eksperimen dengan rancangan The One Group Pretest-Posttest Only Design yaitu dengan mengukur jumlah eritrosit sebelum dan setelah perlakuan. Hasil jumlah eritrosit rata –rata sebelum perlakuan 4,94 x 106/mm3 sedangkan rata-rata setelah perlakuan 5,65 x 106/mm3, dengan peningkatan sebesar 0,71x 106/mm3 sekitar 12,56% dari total. Hasil yang diperoleh dari analisis uji statistik Paired T-Test didapatkan p< 0,05 menunjukkan bahwa ada perbedaan jumlah eritrosit sebelum dan setelah pemberian filtrat tanaman pakis sayur. Kesimpulan dari penelitian ini filtrat tanaman pakis sayur memiliki efek terhadap peningkatan jumlah eritrosit
MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN STUDI KASUS PEMBUANGAN KOTORAN (JAMBAN) DI LINGKUNGAN BABAKAN SAYO KELURAHAN BABAKAN KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM Rusmiatik Rusmiatik; Fahriana Azmi
JURNAL KEDOKTERAN Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagaimana disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 9 tahun 1990 Tentang Pokok - Pokok Kesehatan bahwa setiap warga berhak memperoleh derajat kesehatan yang setinggi tingginya. Ketentuan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk menyelenggarakan kegiatan yang berupa pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, Pencegahan dan Penanggulangan Pencemaran, Pemulihan Kesehatan, Penerangan dan Pendidikan Kesehatan Kepada Masyarakat. Upaya perbaikan kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai cara yaitu, pencegahan dan pemberantasan penyakit menular, Penyehatan Lingkungan, Perbaikan Gizi, Penyediaan Air Bersih, Penyuluhan Kesehatan Serta Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak. Selain itu, perlindungan terhadap bahaya pencemaran lingkungan juga perlu diberi perhatian khusus
ANATOMI DAN HISTOLOGI HEPAR Fahriana Azmi
JURNAL KEDOKTERAN Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepar adalah organ tunggal terbesar yang secara normal dimiliki manusia memiliki struktur anatomi dan histologi tersendiri. Proses biopsi hati harus dilakukan secara khusus agar mendapatkan hasil yang optimal. Studi mengenai imunohistopatologi jaringan memiliki potensi untuk menghasilkan informasi lengkap melalui mikroskop. Pembahasan pada topik ini akan memuat mengenai anatomi dan histologi dari hepar sebagai organ tunggal terbesar pembentuk struktur tubuh manusia. Mulai dari struktur terkecil dari hepar itu sendiri yaitu sel, persarafan hingga pembuluh darah yang ada di hepar akan diulas secara rinci
PENGARUH BAWANG MERAH TERHADAP SUHU TUBUH ANAK USIA TODDLER YANG MENGALAMI FEBRIS DI PUSKESMAS PEMBANTU TEGAL MAJA KABUPATEN LOMBOK UTARA Wayan Artana; I Putu Dedy Arjita
JURNAL KEDOKTERAN Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia toddler adalah usia yang paling rawan dalam pertumbuhan, dikarenakan pada usia tersebut anak mulai berinteraksi dan bereksplorasi dengan lingkungan sehingga meningkatkan risiko terkena paparan beberapa penyakit baik itu dari virus, bakteri ataupun jamur yang bisa menimbulkan gejala demam. Data hasil survei awal menunjukkan bahwa pada tahun 2012, terhitung sejak Januari sampai dengan Maret sebanyak 21 pasien. Berdasarkan data tersebut untuk mengungkap penggunaan bwang merah secara turun temurun secara tradisional untuk menurunkan demam pada anak, maka menarik untuk dikaji pemanfaatan bawang merah tersebut sebagai alternatif dalam menurunkan suhu tubuh anak usia toddler setidaknya untuk mengurangi efek samping dari mengkonsumsi obat yang mengandung bahan kimia. Bawang merah mengandung zat-zat fitokimia atau memiliki efek farmakologis terhadap kesehatan, yaitu memiliki kandungan Alkaloid yang bersifat antipiretik, dan dapat menghasilkan rasa panas serta senyawa tersebut dapat menurunkan demam sekaligus berperan sebagai antibiotik alami terhadap kuman penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui apakah penggunaan baluran bawang merah berpengaruh terhadap penurunan suhu tubuh pada anak usia toddler (1-3 tahun) yang menderita febris di Puskesmas Pembantu Tegal Maja Kabupaten Lombok Utara. Desain peelitian preeksperimen one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia toddler (1-3 tahun) yang mengalami demam atau febris yang berkunjung di Puskesmas Pembantu Tegal Maja dari tanggal 9 Desembar 2012 sampai tanggal 12 januari 2013. Sampling menggunakan Acidental dengan jumlah sampel 5 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah baluran bawang merah dan variabel dependen adalah suhu tubuh. Pengambilan data responden mengunakan wawancara untuk menggetahui karakteristik responden, serta lembar observasi untuk tindakan. Data di analisis menggunakan paried t-test dengan nilai thiting 9,259 dan ttabel 2,306 (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukan penggunaan baluran bawang merah berpengaruh terhadap penurunan suhu tubuh pada anak usia toddler (1-3 tahun) yang mengalami febris di Puskesmas Pembantu Tegal Maja Kabupaten Lombok Utara
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK SEKOLAH DASAR USIA 10-11 TAHUN DI SDN DANMI DESA SESELA WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNUNGSARI TAHUN 2011 Ronanarasafa Ronanarasafa
JURNAL KEDOKTERAN Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi merupakan suatu ukuran keseimbangan antara kebutuhan dan masukan nutrisi yang diindikasikan oleh variabel tertentu. Status gizi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi belajar pada anak usia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan status gizi dengan prestasi belajar pada anak sekolah dasar usia 10-11 tahun di SDN dan MI Desa Sesela Wilayah Kerja Puskesmas Gunungsari Tahun 2011. Metode yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dan tehnik pengambilan data sistematik total sampling. Pada penelitian ini sampel yang digunakan sebanyak 106 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden yang berstatus gizi normal memiliki prestasi belajar baik sebanyak 19 siswa (25.3%), yang memiliki prestasi belajar lebih dari cukup sebanyak 21 siswa (28%), yang memiliki prestasi belajar cukup sebanyak 35 siswa (46.7%). Responden yang berstatus gizi kurus memiliki prestasi belajar baik sebanyak 5 siswa (16.1%), yang memiliki prestasi belajar lebih dari cukup sebanyak 12 siswa (38.7%), prestasi belajar cukup sebanyak 13 siswa (41.9%), dan prestasi belajar hampir cukup sebanyak 1 siswa (3.2%). Uji statistik menggunakan uji Kendall’s tau dengan SPSS 17 for Windows didapatkan hasil P value sebesar 0.637 dengan alpha 0.05 (α = 5%) sehingga H0 diterima dan H1 ditolak maka tidak ada hubungan antara status gizi dengan prestasi belajar pada anak sekolah dasar usia 10-11 tahun di SDN dan MI Desa Sesela Wilayah Kerja Puskesmas Gunungsari Tahun 2011
UJI TOKSISITAS EKSTRAK KELINCI LAUT (Aplysia parvula) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) Ana Andriana
JURNAL KEDOKTERAN Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelinci laut Aplysia parvula diekstrak dengan metode maserasi menggunakan campuran metanol:diklorometana (2:1). Ekstrak diklorometana dipartisi menggunakan etil asetat:air (3:2). Ekstrak kasar etil asetat dipisahkan dengan kromatografi kolom menggunakan sistem elusi gradien dari n-heksana, kloroform, etil asetat dan metanol. Ekstrak kasar etil asetat dan fraksi dari kromatografi kolom diuji toksisitasnya menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Hasil uji toksisitas menunjukkan Nilai Lethal Consentration 50 (LC50) ekstrak kasar etil asetat adalah 69,18 µg/mL, sedangkan fraksi I, II, III, IV dan fraksi V hasil kromatografi kolom menunjukkan Nilai LC50 masing-masing sebesar 330,37; 104,47; 295,80; 335,74 dan 223,87 µg/mL.

Page 10 of 13 | Total Record : 129