cover
Contact Name
Miftahul Mitoharoh
Contact Email
miftakhulmuthoharoh@gmail.com
Phone
+6285733591295
Journal Mail Official
redaksitabyin@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Dukun No 21 A Dukun Gresik
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Tabyin; Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 26860465     DOI : -
TABYIN: Jurnal Pendidikan Islam diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Ihyaul Ulum Gresik Indonesia. Terbit setiap Juni dan Desember setiap tahun. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi dalam jurnal ini. Redaksi mengundang para akademisi, dosen, maupun peneliti untuk berkontribusi memasukkan artikel ilmiahnya yang belum pernah diterbitkan oleh jurnal lain. Naskah diketik dengan spasi 1,5 cm pada kertas ukuran A4 dengan panjang tulisan antara 20-25 halaman, 5000-7000 kata. Naskah yang masuk dievaluasi oleh dewan redaksi dan mitra bestari. Redaktur dapat melakukan perubahan pada tulisan yang dimuat untuk keseragaman format, tanpa mengubah substansinya. Bahasa yang digunakan dalam bentuk bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab. Jurnal ini bisa diakses secara terbuka yang berarti bahwa semua konten yang tersedia bebas diakses tanpa biaya, baik kepada pengguna atau pada lembaganya. Pengguna yang diizinkan untuk membaca, mendownload, menyalin, mendistribusikan, mencetak, mencari, atau mensitasi ke teks lengkap dari artikel tidak harus meminta izin terlebih dahulu dari penerbit atau penulis.
Articles 308 Documents
PERSEPSI DIRI MENGENAI KECEMASAN PADA MAHASISWA YANG MENGALAMI TEKANAN AKADEMIK TINGGI Calista Anastasya; Astuti Darmiyanti
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/gsy5yy09

Abstract

This research aims to explore students' self-perception of the anxiety experienced due to high academic pressure. Academic anxiety is a common psychological phenomenon among students, especially when facing the demands of assignments, exams, and academic expectations. Using a qualitative approach and in-depth interviews with 15 students from various study programs, this article reveals how students interpret pressure and how their perceptions affect their levels of anxiety. The findings indicate that negative self-perception increases anxiety, while positive perception contributes to psychological resilience. This article also discusses the implications for counseling guidance and campus intervention strategies.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN PAI Jennifer Abelia; Iwan Hermawan; Nur Hasan
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/s4ny9a18

Abstract

Contemporary education requires a learning approach that is not limited to mastering theory. Instead, students must be taught to demonstrate creativity, problem solving, and practical skills. The Project Based Learning (PjBL) learning model places students at the center of the learning process and actively engages them in completing projects that are relevant to the real world. This model involves students in the process of exploration, research, and application of knowledge in real-world contexts. Direct interviews were conducted with SDN Karawang Kulon III regarding the implementation of the PjBL learning model in Islamic Religious Education learning, including Islamic Religious Education teachers, students, and the principal as a supervisor. The results of the interviews conducted by the researcher can describe how the implementation of the Project Based Learning learning model in Islamic Religious Education learning at SDN Karawang Kulon III. This model creates a learning atmosphere that focuses on students to be more proactive, motivated, and develop creative learning abilities, real projects in Islamic Religious Education classes prepare students to face difficulties and opportunities in the future.
PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM PERSEKTIF FAZLUR RAHMAN Oky Syamsurizal; Eva Dewi; Sutarmo Sutarmo
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/d8h1aq50

Abstract

pemikiran Fazlur Rahman dalam konteks pendidikan Islam sebagai upaya menjawab tantangan modernitas. Sebagai tokoh pembaharu Islam modern, Fazlur Rahman menyoroti pentingnya reformasi sistem pendidikan Islam yang mampu mengintegrasikan antara ilmu agama dan ilmu umum. Ia menekankan bahwa pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada akhirat, tetapi juga harus mencetak pribadi yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi kehidupan dunia. Melalui pendekatan integratif, ia menawarkan solusi terhadap dikotomi pendidikan, serta menekankan peran pendidik yang berkualitas, peserta didik yang aktif dan kritis, serta pentingnya sarana pendidikan seperti perpustakaan. Konsep modernisasi pendidikan menurutnya harus berakar pada nilai-nilai Al-Qur'an namun tetap terbuka terhadap rasionalitas dan perkembangan zaman. Makalah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pemikiran pendidikan Islam yang relevan dan progresif.
PENGARUH METODE UMMI TERHADAP LITERASI AL-QUR’AN DAN KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN SISWA SMA AL-AZHAR SYIFA BUDI PEKANBARU II DI KECAMATAN SAIL Riski Sefrianti; Ihyas Husti; Zaitun Zaitun
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/72d4pc47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Ummi terhadap Literasi Al-Qur’an dan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an siswa  SMA Al-Azhar Syifa Budi Pekanbaru II Kecamatan Sail. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sebagian siswa dalam literasi Al-Qur’an dan menghafal Al-Qur’an meskipun telah diterapkan metode pembelajaran Ummi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik analisis data Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 101 siswa dan data diperoleh melalui angket untuk variabel (X) metode Ummi dan tes tulisan essai untuk variabel (Y1) Lierasi Al-Qur’an dan Dokumen untuk Variabel (Y2) kemampuan menghafal Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Metode Ummi terhadap Literasi Al-Qur’an siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,331 dan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan hubungan cukup kuat dan signifikan. Artinya, semakin baik penerapan Metode Ummi, maka literasi Al-Qur’an siswa cenderung meningkat (2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara Metode Ummi terhadap Kemampuan Menghafal Al-Qur’an siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,018 dan signifikansi 0,860 (p > 0,05), yang menunjukkan hubungan sangat lemah dan tidak signifikan. Hasil ini menunjukkan bahwa metode Ummi efektif dalam membentuk literasi dan bacaan Al-Qur’an, namun belum mampu meningkatkan hafalan siswa secara optimal. Oleh karena itu, disarankan agar penerapan Metode Ummi dikombinasikan dengan metode tahfidz lainnya untuk meningkatkan pencapaian hafalan siswa.  
COMMUNITY BASED OUT OF SCHOOL EDUCATION AND COMMUNITY EMPOWERMENT Wastuni Wastuni; Nur Apipatin; Jalaludin Jalaludin
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/kmcw5819

Abstract

This study aims (1) to explore the conceptual framework, key principles, and practical applications of community-based out-of-school education within the context of community empowerment; and (2) to examine the various obstacles and opportunities associated with its implementation in promoting self-reliance and sustainable development. Employing a qualitative approach with a literature study design, data were collected through document analysis and processed using triangulation techniques aligned with the analytical principles of Miles and Huberman. Findings reveal that community-based out-of-school education represents a non-formal, participatory, and context-driven learning model that is initiated by and intended for the community itself. Core values such as active involvement, local relevance, empowerment, and adaptability underpin its effectiveness. This model is commonly manifested through skill development initiatives, community learning centers, and targeted empowerment programs that contribute to strengthening local capacities, sustaining cultural heritage, and nurturing social cohesion. Despite its promise, implementation remains challenged by constraints such as insufficient resources, limited community engagement, lack of coordination among stakeholders, and socio-cultural as well as regulatory limitations. However, significant opportunities also exist—such as leveraging strong community networks, utilizing digital technologies, benefiting from supportive policy frameworks at both national and global levels, and aligning with the growing emphasis on sustainability. If implemented with a collaborative, sustained, and community-responsive approach, this educational model holds the potential to become a powerful catalyst for inclusive and resilient local development.
KONSEP DASAR FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM : HAKIKAT PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBENTUKAN KEPERIBADIAN MUSLIM DAN IMPLIKASINYA (PENDIDIKAN AGAMA DAN TANTANGAN GLOBALISASI) Hilmi Asrori; Mahmud Arif
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/pkfdma37

Abstract

Artikel ini membahas permasalahan mendasar terkait hakikat pendidikan karakter dalam perspektif filsafat pendidikan Islam mampu membentuk kepribadian Muslim yang tangguh serta relevansinya terhadap pendidikan agama di tengah tantangan globalisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguraikan konsep dasar filsafat pendidikan Islam dalam membangun karakter, menjelaskan proses pembentukan kepribadian Muslim yang berakar pada nilai-nilai Islam, serta menganalisis implikasinya terhadap praktik pendidikan agama saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu menggunakan buku, jurnal serta literatur keislaman dan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dalam Islam tidak hanya berfungsi sebagai pembentukan moral, tetapi juga sebagai proses integral yang melibatkan aspek spiritual, intelektual, dan sosial yang terarah pada pembentukan insan kamil. Pendidikan agama yang berlandaskan filsafat Islam terbukti relevan dalam menjawab krisis identitas dan dekadensi moral akibat arus globalisasi, serta menjadi fondasi strategis dalam menciptakan generasi Muslim yang berkepribadian luhur dan adaptif terhadap perubahan zaman.  
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM KELAS VII MTs MATHLAÚL ANWAR KEDONDONG PESAWARAN Nur Cholipah; Arizal Eka Putra; Mashdaria Huwaina
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/ghcg5762

Abstract

This study aims to improve student academic achievement in the subject of Islamic Cultural History at MTs Mathla'ul Anwar Kedondong through the implementation of audiovisual media. The problem faced is the low interest in learning among students, which affects their academic performance. The research was conducted using a classroom action research (CAR) approach consisting of two cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The results of the study show that the application of the audiovisual media-based teaching method can improve students' academic achievement, as evidenced by the evaluation test results. In Cycle I, the students who achieved mastery had a percentage of 20%, with 6 students, and there was an improvement in Cycle II, where the students who achieved mastery increased to 73.33%, with 22 students..
TRANSFORMASI MANAJEMEN KELAS DALAM PEMBELAJARAN PAI: ANALISIS PENDEKATAN OTORITER, DEMOKRATIS, DAN PERMISIF DALAM PERSPEKTIF PESERTA DIDIK MODERN Helvy Nurul Azkiya; Nafiatus Syauqi; Khoridatul Azizah
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/ce0g7146

Abstract

Transformasi pengelolaan kelas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi salah satu aspek penting dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern. Perubahan karakteristik peserta didik yang semakin aktif, kritis, kreatif, serta akrab dengan perkembangan teknologi menuntut guru untuk menerapkan strategi pengelolaan kelas yang lebih adaptif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pengelolaan kelas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui pendekatan otoriter, demokratis, dan permisif dari perspektif peserta didik modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel akademik, serta literatur lain yang relevan dengan pengelolaan kelas dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Data dianalisis secara deskriptif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan otoriter efektif dalam menciptakan disiplin dan ketertiban di kelas, tetapi kurang mampu mengakomodasi kebutuhan peserta didik modern yang menghendaki ruang untuk berpartisipasi dan mengemukakan pendapat. Pendekatan permisif memberikan keleluasaan bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas dan kemandirian, namun berpotensi menurunkan kedisiplinan apabila tidak diimbangi dengan arahan serta pengawasan yang memadai. Sementara itu, pendekatan demokratis dinilai paling relevan karena mampu menciptakan suasana belajar yang partisipatif, humanis, dialogis, dan kolaboratif sehingga mendukung internalisasi nilai-nilai keislaman secara lebih optimal. Oleh karena itu, transformasi pengelolaan kelas dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam perlu dilakukan melalui penerapan berbagai pendekatan secara seimbang, disertai pemanfaatan teknologi dan strategi pembelajaran inovatif agar tercipta proses pembelajaran yang efektif, bermakna, serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era modern.