cover
Contact Name
Rachmad Mulyadi
Contact Email
-
Phone
0541-6525067
Journal Mail Official
ulin.jhuttrop@fahutan.unmul.ac.id
Editorial Address
Jl. Penajam Kampus Gunung Kelua PO. Box 1013
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ULIN: Jurnal Hutan Tropis
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : 25991205     EISSN : 25991183     DOI : -
Core Subject : Social,
ULIN: Jurnal Hutan Tropis published by Forestry Faculty of Mulawarman University, which is published twice a year in March and September with p-issn 2599-1205 and e-issn 2599-1183. It contains articles of research or study of literature in the field of Forest Management, Forest Conservation, Silviculture, and Forest Product. Language used for full article in this journal is Bahasa Indonesia, abstract in English and Bahasa Indonesia.
Articles 242 Documents
Preferensi Pakan dan Potensi Pohon Pakan Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Jalur Pendakian Kawinda To'i Taman Nasional Tambora Sari, Nila; Syaputra, Maiser; Webliana, Kornelia
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13194

Abstract

Jalur pendakian Kawinda To’i Taman Nasional Tambora menyimpan potensi sebagai habitat monyet ekor panjang. Menurut IUCN (2022) spesies monyet ekor panjang (Macaca Fascicularis) dinilai masuk kedalam daftar merah yang terancam punah. Tujuan penelitian yaitu, pertama untuk mengetahui preferensi pakan monyet ekor panjang di Jalur Pendakian Kawinda To’i Taman Nasional Tambora, kedua menganalisis struktur vegetasi pohon pakan monyet ekor panjang di Jalur Pendakian Kawinda To’i Taman Nasional Tambora. Metode yang digunakan untuk mengetahui preferensi pakan yaitu metode line transect, untuk mengetahui potensi pohon pakannya digunakan metode garis berpetak dengan jumlah petak menggunakan kaidah minimum spesies area. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif dan kuantitatif, data vegetasi dianalisis untuk mengetahui kerapatan, frekuensi, dominansi dan INP. Terdapat 2 jalur pengamatan dengan 9 jenis pohon pakan dengan jenis preferensi pakan yaitu jenis karau, dengan nilai kerapatan relatif vegetasi dari 0 hingga 65,79%, frekuensi relatif mulai dari 0 hingga 65,79%, dominansi relatif 0 hingga 70,93% dan INP mulai dari 0 hingga 202,51%.
Kualitas air di berbagai klasifikasi tutupan lahan Taman Nasional Meru Betiri Desa Sanenrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur Ummiyati, Inna Rotul; Latifah, Sitti; Hidayati, Eni
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13090

Abstract

ialah salah satu sumber daya alam yang penting dan dibutuhkan oleh setiap makhluk untuk hidup yang dapat ditemukan disetiap tempat dipermukaan bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan lahan disekitar sumber air beserta kualitas airnya dan mengetahui faktor yang mempengaruhi penggunaan sumber air di Taman Nasional Meru betiri. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif. Terdapat 3 kalsifikasi tutupan lahan yaitu hutan lahan kering sekunder dan lahan pertanian kering campur semak serta satu klasifikasi tutupan lahan di desa penyangga yaitu permukiman. Sampel air yang memiliki tutupan lahan hutan kering sekunder memiliki dua parameter yang tidak memnuhi standar baku mutu yaitu parameter padatan tersuspensi total dan total coliform, sampel air yang memiliki tutupan lahan pertanian kering campur semak memiliki tiga parameter yang tidak memenuhi standar baku mutu yaitu padatan tersuspensi total, chemical oxygen demand dan total coliform, serta sampel yang memiliki tutupan lahan permukiman memiliki tiga parameter yang tidak memenuhi standar baku mutu yaitu warna, chemical oxygen demand dan total coliform. Perbedaan penggunaan sumber air oleh masyarakat disebabkan oleh faktor ekonomi dimana jumlah pendapat masyarakat yang tinggi menggunakan sumber air yang berasal dari sumur sedangkan jumlah pendapat masyarakat yang rendah memilih menggunakan sumber air dari mata air langsung.
Analisis korelasi antara persepsi masyarakat dan indikator sosial kesehatan hutan rakyat (Studi kasus masyarakat Suoh, Lampung Barat) Safe'i, Rahmat; Winarno, Gunardi Djoko; Harianto, Sugeng P; Wulandari, Christine; Yuwono, Slamet Budi; Setiawan, Agus
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12804

Abstract

Hutan rakyat di Kecamatan Suoh merupakan hutan rakyat yang didominasi oleh jenis tanaman perkebunan seperti kopi, coklat dan tanaman kehutanan. Hutan rakyat mampu memberikan manfaat baik secara ekologi, ekonomi, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara persepsi masyarakat dan indikator sosial kesehatan hutan rakyat, studi kasus masyarakat Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan wawancara menggunakan panduan kuesioner kepada informan kunci dipilih sebanyak 30 orang dengan teknik purposive sampling yaitu pakar ahli dibidangnya tanpa harus memiliki gelar akademik. Kemudian melakukan analisis  korelasi antara persepsi masyarakat dengan indikator sosial kesehatan hutan rakyat menggunakan analisis Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara persepsi masyarakat dengan indikator sosial kesehatan rakyat memiliki hasil yang tidak signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat dua indikator yaitu pekerjaan dan partisipasi memiliki hasil koefisien korelasi yang searah (+). Dua indikator lainnya yaitu pendidikan dan kelembagaan koefisien korelasinya tidak searah (-). Hal ini dikarenakan indikator sosial kesehatan hutan tidak berhubungan dengan persepsi masyarakat dalam pengelolaan hutan rakyat.
Potensi pemanfaatan tumbuhan invasif daun sacha inchi (Plukenetia volubilis) sebagai antioksidan Sari, Nur Maulida; Aryani, Farida; Wartomo, Wartomo; Paurru, Periani; Lumbanraja, Gabriel Permadi; Astuti, Reni Puji; Rudito, Rudito
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13203

Abstract

Aktivitas antioksidan dan antibakteri pada jenis tumbuhan invasif berpotensi sebagai obat telah diidentifikasi. Tumbuhan yang digunakan adalah bagian daun tumbuhan sacha inchi (Plukenetia volubilis). Tumbuhan diketahui memiliki kandungan antioksidan dan antibakteri yang diketahui aman dikonsumsi oleh manusia. Masyarakat memiliki kecenderungan memanfaatkan tumbuhan sebagai alternatif pengobatan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi kandungan kimia tumbuhan serta mengetahui potensi antioksidan pada ekstrak etanol daun sacha inchi (Plukenetia volubilis). Analisis fitokimia dilakukan dengan menggunakan metode uji kualitatif mengacu pada Harborne dan Kokate. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode uji dekolorisasi radikal bebas DPPH. Hasil analisis fitokimia menunjukkan ekstrak etanol daun sacha inchi (Plukenetia volubilis) mengandung alkaloid, flavonoid, triterpenoid, tanin dan saponin. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun sacha inchi (Plukenetia volubilis) menunjukkan kemampuan menghambat radikal bebas DPPH sebesar 84 % pada konsentrasi 100 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sacha inchi (Plukenetia volubilis) memiliki kandungan antioksidan alami dan berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut serta memberikan informasi ilmiah sebagai dasar penggunaan tumbuhan sebagai antioksidan alami.
Penilaian modal sosial Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Nilam dalam pemanfaatan hutan mangrove Harjana, Annis Tri; Setiawati, Setiawati
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik individu dan modal sosial Kelompok Tani Hutan  Sinar Nilam dalam mendukung pola pemanfaatan produk hutan mangrove di Kelurahan Muara Kembang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Pengambilan data dengan sensus pada seluruh anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Nilam. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif digunakan untuk menjelaskan karakteristik individu, unsur-unsur modal sosial dan penilaian tingkatan unsur-unsur modal sosial dari petani yang memanfaatkan sumberdaya hutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KTH Sinar Nilam memiliki tingkat karakteristik individu sedang dengan jumlah rata-rata skor sebesar 11,38 dan modal sosial pada unsur kepercayaan individu anggota KTH Sinar Nilam kepercayaan KTH Sinar Nilam memiliki tingkat kepercayaan dalam kategori sedang dengan total skor sebesar 15,5, jaringan sosial KTH Sinar Nilam memiliki tingkat jaringan dalam kategori sedang dengan total skor sebesar 13,68.  Kedua unsur ini menunjukan tingkatan tinggi yang lebih banyak yaitu sebesar 46% untuk keduanya. Kelompok Tani Hutan (KTH) Sinar Nilam pada tingkat pengetahuan masyarakat terhadap sistem pemasaran produk hutan termasuk kategori tinggi dengan skor 7,2. Hasil penelitian ini menunjukkan jika modal sosial yang diukur dengan kepercayaan, jaringan sosial dan norma sosial ditingkatkan, maka dapat meningkatkan pemanfaatan produk hutan mangrove.
Konservasi sebagai landasan perencanaan lansekap berbasis tempat pada masyarakat Baduy Dalam di Kabupaten Lebak Provinsi Banten Chairuman, Mohamad
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13201

Abstract

The Baduy clan is one of the native Sundanese clans that actually sticks to its traditions precursors, their lives are committed to satisfying the order of their predecessors in securing equilibrium and congruity of the universe. Advancement exercises, neighborhood environmental change andGlobalization represents a danger to conventional clans, like the Baduy clan too. The consequences of the grouping and bioregional examination of the Baduy Dalam scene can be arranged into 103 place unit. Assessment is done at every area unit in light of dangers and issues every unit. The principal issue found in the Inward Baduy scene is its restricted size accessibility of agrarian land assets which can be utilized in turn so that has suggestions for diminishing area richness. Then again, the populace development rate is very high requests an expansion in the requirement for farming creation land. The answer for this issue was understood as a scene plan created in light of the idea of partitioning space with adjusting land use for useful purposes to have the option to earn barely enough to get by. inhabitants for rural creation land. Scene plan executed in spatial plans (drafting), dissemination plans, and vegetation plans.
Analisis finansial dan strategi pengembangan usaha budidaya burung walet (Aerodramus fuciphagus) Halimah, Nurul; Ruslim, Yosep; Mursidah, Mursidah
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v7i2.13120

Abstract

Membudidayaan burung walet bukan hal yang mudah untuk dilakukan walaupun harga jual sarangnya memiliki nilai tinggi, namun tentu ada faktor yang harus diperhatikan. Sedangkan untuk perumusan strategi dilakukan dengan menentukan faktor internal dan eksternal dimana responden yang diambil adalah seluruh pemilik usaha ternak (metode sensus), kemudian dimasukkan kedalam matriks SWOT dan ditentukan strategi yang tepat dalam pengembangan usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi pada bangunan rumah walet dengan luasan 98 m2 memiliki produksi optimal pada tahun ke-7 dengan produksi 4,3 kg dengan produktivitas 3,66 g/m2dan produksi maksimal sebesar 6,2 kg pada tahun ke-12 dengan produktivitas 5,27 g/m2. Sedangkan pada bangunan dengan luasan 144 m2, produksi maksimal di tahun ke-14 dengan produksi 18,5 kg dengan produktivitas 10,71 g/m2 dan produksi optimal dicapai di tahun ke-9 dengan produksi 14 kg dengan produktivitas 8,10 g/m2. 
Membangun distribusi biomassa di hutan alam Dipterokarpa Siswanto, Hari; Nugroho, Rizky Wahyu; Ariyanto, Ariyanto; Ruslim, Yosep; Aquastini, Dwinita; Pambudhi, Fadjar
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.13176

Abstract

Gas rumah kaca menimbulkan dampak yang besar terhadap perubahan iklim global, sehingga perlu dilakukan upaya mitigasi untuk mengurangi dampak tersebut. Inventarisasi Hutan Menyeluruh Berkala bisa digunakan sebagai dasar pengukuran biomassa di atas pengukuran tanah. Provinsi Kalimantan Timur dalam program FCPF ini diminta menggunakan perhitungan emisi dan nilai perhitungan dihitung berdasarkan metode Monte Carlo. Sedangkan metode Monte Carlo sendiri memerlukan informasi tentang distribusi biomassa, yang saat ini belum diketahui bentuknya. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menghitung jumlah biomassa pohon per hektar, dan nilai ketidakpastian 2) Membuat bentuk distribusi biomassa berdasarkan data plot IHMB. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari pengukuran diameter IHMB dari PT INHUTANI UMH 1 Meraang Berau. Pengolahan data yang dilakukan adalah pembuatan distribusi diameter, lalu dilakukan perhitungan biomassa dengan menggunakan rumus alometrik. Selanjutnya penerapan distribusi normal dan distribusi lognormal pada data biomassa serta perhitungan nilai ketidakpastian. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari 611 petak ukur nilai rata-rata biomassa yaitu 167,1 ton dengan total biomassa keseluruhan adalah 102.137,7 ton ha -1 , dengan nilai ketidakpastian sebesar 7,5%. Hasil dua bentuk distribusi yang diuji berdasarkan bentuk visualnya, distribusi normal lebih baik dari distribusi lognormal.
Pendugaan cadangan karbon coarse woody debris menggunakan metode line intersect sampling pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder dan semak belukar di KHDTK hutan Diklat Loa Haur Hamdani, Hamdani; Suhardiman, Ali; Karyati, Karyati
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i1.12150

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi cadangan karbon CWD menggunakan metode Line Intersect Sampling (LIS) berdasarkan kelas tutupan lahan, kemudian menguji hasil beda rata-rata pendugaan cadangan karbon CWD menggunakan metode LIS dengan metode Fixed Area Sampling (FAS) dan mengetahui efisiensi waktu kerja penggunaan metode LIS dalam menduga cadangan karbon CWD di  Kawasan Hutan  Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Diklat Loa Haur.Hasil penelitian menunjukkan potongan CWD yang ditemukan pada kelas tutupan semak belukar sebanyak 106 potong dan pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder sebanyak 174 potong yang didominasi jenis kayu Ulin dan Mahang. Total karbon CWD menggunakan metode LIS pada kelas tutupan semak belukar sebesar 6,61 ton/ha dan pada kelas tutupan hutan lahan kering sekunder sebesar 10,04 ton/ha. Potensi cadangan karbon CWD pada tutupan semak belukar sebesar 16.296,36 ton dari luas tutupan sebesar 2.465,41 ha atau 57,20 persen dari luas keseluruhan di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur. Sedangkan potensi cadangan karbon CWD pada tutupan hutan lahan kering sekunder sebesar 17.712,37 ton/ha dari luas tutupan sebesar 1.764,18 Ha atau 40,93 persen dari luas keseluruhan di KHDTK Hutan Diklat Loa Haur 
Potensi penawaran dan permintaan ekowisata pada Gonda Mangrove Park, Polewali Mandar, Sulawesi Barat Tau, Sy Munawwarah; Carong, Suparjo Razasli; Ritabulan, Ritabulan
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v8i2.14483

Abstract

Salah satu tantangan dalam pemanfaatan kawasan ekosistem mangrove adalah pemanfaatan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mempertahankan atau meningkatkan kualitas ekosistem mangrove agar tetap lestari dan berkelanjutan. Pengelolaan kawasan mangrove dengan konsep ekowisata memadukan unsur wisata, peningkatan perekonomian, edukasi dan konservasi di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi dan menghitung nilai potensi penawaran ekowisata di kawasan Gonda Mangrove Park; dan (2) mengidentifikasi dan menghitung nilai potensi permintaan ekowisata di kawasan Gonda Mangrove Park. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara dengan responden pakar, dan studi dokumentasi. Kuesioner disusun menggunakan modifikasi pendekatan Kriteria Pengembangan ADO-ODTWA Dirjen PHKA (2003) dan Kriteria Pengembangan Ekowisata menurut Damanik dan Weber (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  potensi penawaran ekowisata Gonda Mangrove Park sebesar 2.785 (klasifikasi tinggi). Pada aspek permintaan, karakteristik pengunjung berusia 21-30 tahun; didominasi pelajar SMA/SMK; jenis kegiatan yang paling disukai yaitu menikmati pemandangan; tipe kunjungan lebih banyak bersama teman; frekuensi kunjungan umumnya jarang dengan jumlah minimal kunjungan lebih dari 1 kali dalam setahun; harapan pengunjung lebih banyak pada penyediaan fasilitas toilet dan air bersih; tingkat kemudahan aksesibilitas cukup mudah diakses oleh pengunjung; dan waktu kunjungan lebih banyak dilakukan pada pagi dan sore hari.