cover
Contact Name
Basiron
Contact Email
-
Phone
+6285800057724
Journal Mail Official
jadimas765@gmail.com
Editorial Address
Kantor Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) STKIP PGRI Tulungagung Jalan Major Sujadi Timur 7, Plosokandang, Kedungwaru Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66229
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
Published by STKIP PGRI Tulungagung
ISSN : -     EISSN : 26139103     DOI : https://dx.doi.org/10.29100/j-adimas
J-Adimas; Pengabdian Kepada Masyarakat menerbitkan karya ilmiah seputar Pengabdian Kepada Masyarakat. J-Adimas mendukung analisis kegiatan yang berkaitan dengan hilirisasi dari hasil penelitian menjadi segala sesuatu yang berdayaguna secara langsung kepada masyarakat sesuai kaidah pengabdian kepada masyarakat. J-Adimas ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2: 2022" : 10 Documents clear
Pelatihan Teknik Penulisan Karya Ilmiah Bagi Siswa Ekstrakurikuler KIR MAN 1 Tulungagung Untuk Meningkatkan Daya Saing Nany Soengkono Madayani
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3616

Abstract

ABSTRAKKarya ilmiahremajamerupakansalah satubentukkaryatulisilmiahnyangdilaksanakan dan disusuun oleh siswaberdasarkanpenelitian yang dilakukan oleh siswatersebutsecaraperoranganmauppunsecaraberkelompok. Kegiataninimemiliki muatan positif baik bagi diri sendirisebagaisiswa dan lingkungannya. Penyusunan karya tulis memang membutuhkan pengetahuan keilmuan tentang sistematika dan metode penulisan. Siswaperluuntukmengetahuitekhnik dan metodepenulisan yang tepatdalammeyusunlaporankaryailmiah agar mampubersaing Ketika merekaberkompetisididalamlomba. Kegiatan Pendampingan ini memiliki konsepsi pelatihan penyusunan dan penulisan laporan karya tulis, agar mampu meningkatkan kompetensi yang baik. Dengan adanya pendampingan, diharapkan anak didik mampu membuat laporan hasil penelitian dalam bentuk karya tulis ilmiah (KTI) . Untuk itu, perlu adanya pelatihan pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler KIR di MAN 1 Tulungagung. Berdasarkan pengamatan selama pendampingan kegiatan dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat berjalan lancar, selain itu antusiasme siswa dampingan yang tinggi serta rasa ingin tahu dari para peserta membuat pemberian materi menjadi sangat efektif dan efisien. Keyword: Pelatihan,ekstrakurikuler, KIR, dayasaing
Pendampingan Pengenalan dan Penyuluhan Metode Belajar Menyenangkan (Fun Learning) Berbahasa Inggris di Kelurahan Pejambon Kabupaten Sumber Kecamatan Cirebon Amalia - Khoiriyah; Darwan Darwan
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3371

Abstract

Fun learning merupakan strategi dalam mengajar dimana suasana dalam mengajar dikondisikan nyaman sehingga siswa dapat berkonsentrasi penuh pada proses pembelajaran. Fun learning dipilih sebagai metode belajar karena selama masa pandemi Covid-19 ini minat belajar anak-anak cendrung menurun sehingga diperlukan upaya untuk mengoptimalisasi minat belajar anak. Pembelajaran menyenangkan atau yang sering dikenal dengan istilah Fun Learning sepertinya dapat menjadi solusi yang tepat bagi pendidikan Indonesia. Menurut The Answer Sheet Fun Learning adalah pembelajaran menyenangkan yang diberikan oleh guru kepada siswanya agar siswa menikmati materi yang dipelajari sehingga mereka mau belajar. Menurutnya  menyenangkan disini bukan berarti hiburan atau ketololan, melainkan kenikmatan dalam belajar.  Fun learning adalah pembelajaran yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif, menyenangkan, dan tidak membosankan. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk anak menjadi pribadi yang semakin termotivasi untuk belajar sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan anak-anak.
Pemanfaatan Era Digitalisasi Dalam Meningkatkan Pemasaran Produk UMKM Di Desa Bendoagung Kampak Trenggalek Khusnul Mufidati; Agus Eko Sujianto
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3617

Abstract

AbstrakEra digitalisasi merupakan sebuah zaman serba digital, segala sesuatu dapat kita lakukan dengan bantuan digital, dengan internet kita bisa mengakses informasi dimanapun dan kapanpun. Dalam hal pemasaran akan menjadi lebih mudah jika menggunakan bantuan digital. Konsumen tidak perlu bersusah payah untuk menemui penjual dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. UMKM Bendoagung tidak hanya cukup berbekal skill dan kreatifitas dalam menjalankan produksi. Namun mereka juga harus mahir dalam pemasaran digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan wawasan terkait pemasaran digital. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan UMKM Bendoagung mampu mengembangkan diri dalam bidang pemasaran digital. Diawali dengan mencoba beberapa media social yang mereka punya seperti WhatsApp, Facebook dan Instagram, dan nantinya lambat laun akan merambah pada social media yang lain dan juga marketplace.  Keyword: Era digitalisasi, pemasaran produk, UMKM
Aplikasi Teknik Manufaktur Untuk Perawatan Dan Reparasi Kerusakan Peralatan Pertanian Jenis Mesin Perontok Padi Agus Susanto; Darma Arif Wicaksono; Bi Asngali; Noorsakti Noorsakti Wahyudi; Ramadhana Eka Wicaknono
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3432

Abstract

Kebutuhan mekanisasi pertanian memiliki manfaat strategis yang meliputi peningkatan produktivitas, efisiensi proses yang berarti bahwa penggunaan mekanisasi pertanian dapat meningkatkan efektivitas proses yang berdampak pada penurunan waktu dan penurunan biaya produksi, peningkatan kualitas dan pembentukan nilai tambah, dan peningkatan pendapatan yang merupakan kontribusi penurunan biaya produksi. Sehubungan dengan beberapa hal di atas maka peralatan pertanian seperti mesin perontok padi, traktor tangan, mesin traktor, mesin pemipil, mesin penggiling, dan lain sebagainya adalah salah satu penunjang dalam proses pengolahan tanah pertanian dan hasil pertanian sehingga memperoleh waktu pengolahan yang singkat namun memperoleh hasil yang maksimal. Namun bila peralatan pertanian mengalami kerusakan, maka waktu pengolahan menjadi lebih lama. Dalam menunjang operasional suatu peralatan, maka diperlukan pengetahuan tentang perawatan dan perbaikan dari peralatan tersebut sehingga berfungsi secara maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan teknik manufaktur kepada petani di Dusun Pathok, Kabupaten Madiun agar dapat merawat dan memperbaiki alat pertanian berupa mesin perontok padi. Dengan kegiatan ini, masyarakat petani dapat memperoleh pengetahuan tentang perawatan dan perbaikan peralatan pertanian yang selanjutnya dapat menunjang pengolahan saat panen, menghemat waktu, dan biaya. Awalnya, mitra diberi pengetahuan tentang teknik perawatan dan teknik reparasi yang meliputi teknik pengelasan logam tipis, reveting, pengecatan, penggerindaan. Kemudian, intruktur bersama mitra mengobservasi komponen yang memerlukan perawatan, rusak ringan, dan komponen yang perlu diganti. Selanjutnya mitra dapat memperbaiki mesin perontok padi milik mereka yang saat ini mengalami kerusakan.
Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga Dalam Mengelola Limbah Popok Bayi Menjadi Pupuk Kompos Dan Media Tanam Berkualitas Varidho Bagus AriSetyo Subekti; Azhmi Irtsan Rasyidin; Maylita Hasyim
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3543

Abstract

Popok bayi sering digunakan pada anak bayi atau balita. Popok yang sering digunakan adalah popok sekali pakai. Karena sekali pakai maka setelah dipakai dibuang dan mengakibatkan banyak sampah popok bayi tersebut. Semakin tinggi angka kelahiran maka semakin tinggi popok bayi yang digunakan, semakin tinggi popok yang digunakan maka semakin tinggi juga sampah yang dihasilkan. Waktu yang digunakan untuk mengurai sampah popok bayi pun sangat lama yaitu 250-500 tahun agar terurai sempurna. Karena itulah perlu adanya pengolahan ulang popok bayi menjadi hal yang bisa dimanfaatkan lagi untuk mengurangi sampah dari popok bayi tersebut. Salah satunya adalah pemanfaatan limbah popok bayi sebagai pupuk kompos dan alternatif media tanam. Dengan kandungan yang ada pada limbah popok bayi bisa kita olah kembali agar limbah popok bayi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos dan alternatif media tanam. Popok bayi memiliki kandungan hydrogel yaitu gel yang dapat menyerap air atau menyimpan air. Hal ini dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos dan alternatif media tanam agar lebih lembab atau mampu menyimpan air dalam waktu cukup lama dan baik untuk tanaman. Karena yang dipakai adalah limbah popok yang sudah dipakai maka terdapat kandungan lain yaitu urin. Kandungan zat dalam urin antara lain adalah sampah nitrogen, asam hipurat, ionion elektrolit, hormone, dan sebagainya. Maka dari itu kandungan urin pada limbah popok bayi ini bisa juga digunakan sebagai pupuk setelah dilakukan fermentasi untuk mengurai senyawa organiknya.Kata kunci: pemanfaatan popok bayi sebagai pupuk kompos dan media tanam, kandungan popok bayi, Tingginya pemakaianpopok bayi
Upaya Pemberdayaan Pelaku UMKM Melalui Sosialisasi Perizinan dan Branding Produk di Desa Selokajang Kecamatan Srengat Pipit Septikasari; Nabella Sandi; Filda Febrinita
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3501

Abstract

Desa Selokajang merupakan desa yang sebagian besar warganya memiliki mata pencaharian sebagai pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Salah satu UMKM yang terdapat di Desa Selokajang yaitu UMKM budidaya jamur. Berdasarkan hasil observasi, diperoleh informasi bahwa pelaku UMKM mengalami kendala yaitu kurangnya daya tarik pada produk usaha karena belum memiliki nama merek dan produk usaha yang dihasilkan masih belum memperoleh perizinan dari pemerintah. Bagi pelaku UMKM, nama merek dan perizinan memiliki pengaruh besar guna meyakinkan para konsumen untuk membeli produk yang dipasarkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu dengan mengadakan kegiatan sosialisasi perizinan dan branding produk untuk UMKM. Dengan adanya sosialisasi ini pelaku UMKM di Desa Selokajang menjadi lebih memahami proses perizinan dan branding produk guna meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk. Selain itu, peran dari sosialisasi perizinan dan branding produk dapat memberikan ilmu baru bagi pelaku UMKM dalam memahami mekanisme perizinan dan tata cara branding produk dengan benar guna meningkatkan kualitas produk dan menunjang proses produksi. Hasil dari sosialisasi ini adalah para pelaku UMKM tertarik untuk menciptakan nama merek produk yang inovatif, mendaftarkan perizinan usaha mereka guna memperluas pemasaran, serta membuat produk berhasil diterima dan mampu bersaing di pasaran. Kata kunci: Perizinan; branding produk, UMKM
Pemberdayaan Konsumen Melalui Pelatihan Legal Drafting Dalam Mitigasi Wanprestasi Reni Dwi Puspitasari; Iffatin Nur
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3636

Abstract

Hak-hak konsumen seringkali tidak disadari oleh konsumen itu sendiri,sehingga dalam pelaksanaan transaksi sering mengalami ketidakadilan dan kerugian yang meliputi materi maupun non materi. Tingkat keberdayaan konsumen aliansi Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat masih rendah, sehingga membutuhkan pemberdayaan untuk meningkatkan keberdayaan konsumen. Salah satu hak yang tidak dipenuhi oleh pelaku usaha kepada konsumen adalah hak untuk berpendapat dalam membuat perjanjian, sehingga isi perjanjian cenderung tidak adil. Memberikan kewajiban yang berlebih kepada konsumen dalam bentuk klausul baku.Keyword: Pemberdayaan Konsumen, Legal Drafting, Wanprestasi
Upaya Pencegahan Hoax Berbasis Bahasa Agama di Era Digital Khizanatul Hikmah; Dzulfikar Akbar Romadlon; Farikh Marzuki Ammar; Alifiyah Rizkyaturrohma; Atika Rahmawati
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3172

Abstract

ABSTRAKKeberadaan media digital dalam perkembangan zaman saat ini memegang peranan penting sebagai sarana informasi dan komunikasi, sehingga memudahkan masyarakat dalam membuka dan mengakses segala sesuatu dengan mudah dan cepat, dan hal ini berdampakpada percepatan pertukaran budaya jika tidak diimbangi oleh literasi yang kuat setiap individu.  Sebab masyarakat beranggapan segala hal yang bernuansa berbahasa Arab di anggap sebagai simbol Islami. Abdimas ini bertujuan memberikan edukasi perihal literasi Bahasa dan budaya Arab untuk daiyah Nasyiatul Aisyiyah kabupaten Sidoarjo. Harapannya kader muda putri dapat memberikan wawasan literasi yang shohih agar tidak mudah menyerap informasi hoax, meluruskan stigma masyarakat yang tidak benar bidang Bahasa arab. Program ini diterapkan dengan konsep camp literasi, pendampingan, workshop dalam bahasa dan budaya Arab dalam nuansa budaya non muslim. Adanya peningkatan pemahaman literasi bahasa dan budaya Arab yang berasal dari sumbernya dengan hasil pre-test 85% (tidak bisa memilah) dan post test 95% (bisa memilah). Disisi lain, manajement self control dengan mengembangkan kesadaran yang kuat dalam memilah sumber akurat, memperkaya individu dengan melek literasi digital, membandingkan informasi media satu dengan media lainnya serta mentelaah isu-isu yang berkembang, kemudian proses verifikasi kepada pakar atau ahli.. Kata kunci: literasi Bahasa dan budaya, Hoax, Era Digital.
Peran Teknologi Dalam Menumbuhkan Semangat Berwirausaha Untuk Kalangan Pemuda di Desa Selokajang Ulvi Anisa Rintayani; Afidatul Aulia; Wahyu Dwi Puspitasari
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.3500

Abstract

ABSTRAKTujuan dari kegiatan sosialisasi untuk memberikan pengetahuan kepada para pemuda yang belum memahami manfaat teknologi untuk berwirausaha guna meningkatkan perekonomian. Ditengah perkembangan teknologi, para pemuda berkeinginan membangun jiwa berwirausaha agar dapat membuat  ide atau inovasi baru dan kemudian dikembangkan dalam bentuk usaha. Teknologi digunakan untuk membantu para wirausaha dalam mengembangkan bisnisnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan merupakan sebuah metode yang bertujuan memaparkan situasi atau peristiwa dalam kegiatan. Pemateri dari kegiatan ini adalah Bapak Yufi Priyo Sutanto, S.T., M.M yang merupakan pakar digital marketing. Peserta kegiatan adalah karang taruna, Gerakan pemuda desa selokajang, dan ibu-ibu muslimat NU. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya tambahan pengetahuan pada pemuda terhadap cara promosi melalui media social. Dalam penggunaan media social sebagai media promosi yang harus dilakukan pertama kali adalah memperbanyak pertemanan. Selain itu mengawali bisnis dengan media social perlu memperjelas informasi yang ada di media sosialnya. Dan yang terakhir untuk produk seperti senapan pemasaran dengan media social whatsapp business yang lebih aman dan terhindar dari pemblokiran.Kata kunci: Generasi Muda, Semangat Kewirausahaan, Peran Teknologi.
Workshop Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Information, Communication, Ann Technology (ICT) Dona Fitriawan; Agung Hartoyo; Hamdani Hamdani; Bistari Bistari; Dede Suratman; Dian Ahmad BS
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10, No 2: 2022
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v10i2.2535

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan suatu produk berupa media pembelajaran matematika berbasis ICT. ICT merupakan suatu program, untuk alat bantu, manipulasi, dan menyampaikan informasi. Media pembelajaran matematika berbasis ICT yang dimaksud adalah media pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan ICT pada mahasiswa di STKIP Melawi. Bentuk PKM ini adalah Workshop atau pelatihan tentang pengembangan media pembelajaran berbasis ICT di STKIP Melawi. Metode pengembangan media pembelajaran matematika berbasis ICT meliputi: 1) perencanaan pembelajaran, 2) pemilihan media  pembelajaran ICT, 3) penggunaan media pembelajaran ICT, dan 4) evaluasi media pembelajaran ICT. Rencana Kegiatan PKM ini adalah: 1) Persiapan: penetapan tempat dan memperoleh ijin pelaksanaan, dan media pembelajaran yang akan dikembangkan; 2) Pelaksanaan: melaksanakan workshop, analisis hasil tes, dan pendampingan penyusunan media pembelajaran matematika berbaisis ICT, pelaksanaan workshop di kelas; 3) Akhir: Penyusunan media pembelajaran yang telah dikembangkan. Luarannya adalah Media Pembelajaran Matematika Berbasis ICT. Hasil PKM ini adalah terlaksananya kegiatan Workshop Media Pembelajaran berbasis ICT sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditetapkan dan terjalinnya kuliah kunjungan (Visiting Lecture) dengan STKIP Melawi.Kata kunci: Workshop, Media Pembelajaran Matematika, ICT

Page 1 of 1 | Total Record : 10