cover
Contact Name
Adiyana Adam
Contact Email
adiyanaadamm@gmail.com
Phone
+6281340137313
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Lumba-lumba, Kel. Dufa-dufa, Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama
ISSN : 19072740     EISSN : 26139367     DOI : -
AL-WARDAH Jurnal kajian Perempuan, gender dan Agama (ISSN: 1907-2740, E-ISSN: 2613-9367) adalah jurnal yang menerbitkan hasil kajian, penelitian, review tentang tema-tema perempuan gender dan agama. Diterbitkan oleh Pusat Studi Gender dan Anak (PGSA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Al-wardah menerima berbagai tulisan/artikel yang sesuai dengan aim and scope jurnal ini.
Articles 144 Documents
Pendekatan Psikologi Dalam Penanganan Korban Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan Dan Anak Haryati, Haryati; Sahidun, Nurfitri; Nihi, Sriyanti
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 16, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v16i2.1003

Abstract

The purpose of this study is to identify the psychological strategy for treating victims of sexual assault of women and children. In recent years, there has been a rise in sexual assault against women and children. Anyone, anywhere, at any moment, can experience violence. Sexual assault victims typically endure more stress in the aftermath of the cruel act, followed by feelings of unfairness, unhappiness, or physical, sexual, and psychological pain. As a result, the victim withdraws from her social circle, making it challenging for her to maintain her social life. Because the function of the family and society is to give women and children a sense of security, encouragement from specific families and communities is vital. giving victims a sense of security.Treatment that actually restores or cures victims from traumatic sensations through a psychological approach, such as rehabilitation (the recovery process), therapy, and others, goes hand in hand with giving victims a sense of security. The research method employed is a descriptive literature study, and the sources of the data used were books, websites, journals, and previous studies.
Peranan Wanita Dalam Perspektif Islam Jariah, Nurul; Fajhriani. N, Dyla
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 17, No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v17i1.1041

Abstract

Wanita mempunyai tanggungjawab yang besar dalam pembentukan dan pembangunan keluarga dan masyarakat Islam. Sejarah kegemilangan umat Islam telah memperlihatkan betapa golongan wanita mempunyai kedudukan yang begitu mulia dan penting dalam masyarakat. Wanita memiliki peran penting bagi kesejahteraan masyarakat, baik dalam skala kecil seperti pembentukan keluarga dan dalam pembangunan skala besar seperti negara.
Penanaman Nilai-Nilai Karakter Religius Pada Anak (Perspektif K.H. Hasyim Asy’Ari) Nurjannah, Nurjannah; Mahmud, Asril R.
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 16, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v16i2.1036

Abstract

Berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, terdapat perilaku yang menyimpang yang selalu dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini terjadi bukan karena faktor jalur pendidikan yang ditempuh. Tetapi, salah satunya terdapat pada penguatan karakter religius anak sejak dini. Sehingga betapa pentingnya karakter religius ditanamkan dalam peserta didik khususnya anak usia sekolah dasar. Selain itu KH hasyim asy’ari adalah salah satu tokoh yang giat dan memiliki perhatian besar dalam dunia pendidikan Islam. Dan dalam pelaksanaan pendidikannya lebih mengedepankan pada pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kepustakaan (library research). Jenis penelitian yang digunakan adalah intelektual biografi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kehidupan Hasyim Asy’ari dalam hubungannya dengan masyarakat Serta mengetahui sejauh mana pemikiran dan kontribsinya dalam perkembangan karakter religius anak usia sekolah dasar. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemikiran KH Hasyim Asy’ari tentang karakter religius yang harus dimiliki oleh anak usia sekolah dasar yaitu menysucikan hati, memperbaiki niat, berperilaku qana’ah, bersikap wara’, dan berperilaku sabar. Dan upaya menanamkan nilai-nilai karakter religius, maka di perlukan strategi dan metode sebagai penunjang terlaksananya pendidikan karakter kepada anak sekolah dasar, yaitu keteladanan, mengajarakan pelajar dengan penuh cinta dan kasih sayang, memotivasi pelajar, menghentikan perilaku perilaku buruk yang dilakukan pelajar, bersikap lemah lembut dan bersikap tawaduh (rendah hati).
Perempuan, Antara Pendidikan Tinggi Dan Ketenagakerjaan Soleman, Noviyanti
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 16, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v16i2.1021

Abstract

The purpose of this study is to determine the existence of highly educated women in the world of work. This research method is library research. The results of the study state that female labor force participation is high for women with low education, then decreases for women with secondary education, and increases again for women with high levels of education. This is due to several factors including age, wages, and asynchronous between the chosen majors with employment and family factors.
Perempuan dan Teknologi di Era Industri 5.0 Adam, Adiyana
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 17, No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v17i1.1042

Abstract

Penelitian ini membahas peran perempuan dalam era Society 5.0, yang merupakan konsep masyarakat yang berpusat pada manusia dan berbasis teknologi modern. Era ini menekankan penggunaan teknologi modern untuk memenuhi kebutuhan manusia dan menyelesaikan masalah sosial. Perempuan dapat terlibat dalam era ini melalui berbagai cara, seperti sebagai pengembang teknologi, pengguna teknologi, pelaku bisnis, dan pemimpin yang mengimplementasikan teknologi modern. Namun, meskipun terdapat peningkatan partisipasi perempuan dalam bidang teknologi, kesenjangan gender masih ada. Perempuan masih kurang terwakili dalam industri teknologi dan menghadapi kesulitan dalam naik dalam karir. Kesetaraan gender dalam teknologi memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan, dan keberagaman gender dianggap penting untuk menciptakan inovasi yang lebih baik. Penelitian ini juga menggambarkan beberapa tantangan yang dihadapi perempuan dalam era Society 5.0, seperti kesenjangan gender dalam akses dan penggunaan teknologi serta kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi dengan kebutuhan manusia. Untuk mengatasi tantangan ini, perempuan dapat memainkan peran penting dalam pengembangan teknologi yang memenuhi kebutuhan manusia dan menyelesaikan masalah sosial. Perempuan juga dapat menjadi pelaku bisnis yang memanfaatkan teknologi modern, pemimpin yang mengimplementasikan teknologi, pendidik yang membekali peserta didik dengan keterampilan abad 21, dan penggerak peradaban bangsa dengan bijak menggunakan teknologi modern untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama. Melalui penelitian ini, diharapkan pemahaman tentang peran perempuan dalam era Society 5.0 dapat ditingkatkan, dan langkah-langkah dapat diambil untuk memastikan keterlibatan perempuan yang lebih besar dan kesetaraan gender pengembangan dan pemanfaatan teknologi di era Industri 5.0 yang semakin maju.
Kekerasan Berbasis Gender Dalam Pacaran Pada Remaja Putri Di Indramayu Nisa, Fadlun; Gumiandari, Septi
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 16, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v16i2.1037

Abstract

Para ahli dan peneliti menunjukkan bahwa kekerasan dalam pacaranmerupakan salah satu isu krusial di tingkat global yang dihadapi para remaja. Perempuan lebih banyak menjadi korban dibandingkan laki-laki karena pada dasarnya kekerasan ini terjadi akibat adanya ketimpangan kekuasaan antara laki-laki dan perempuan yang dianut oleh masyarakat luas. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, faktor penyebab kejadian dan dampak kekerasan berbasis gender dalam pacarana. Metode penelitian secara kualitatif, pendekatan studi kasus yaitu Indepth Interview (wawancara mendalam) kepada 2 orang korban kekerasan berbasis gender dalam pacaran pada remaja putri di Indramayu, agar memperoleh data yang valid maka peneliti melakukan triangulasi analisis, dan meminta umpan balik dari informan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa bentuk-bentuk kekerasan berbasis gender dalam pacaran meliputi a) kekerasan fisik seperti mencengkeram tubuh dan menendang, b) kekerasan psikis seperti mengucapkan kata-kata kasar dan makian, c) kekerasan seksual seperti memaksa mencium korban dan memaksa korban untuk berhubungan seksual, d) kekerasan ekonomi seperti meminta korban untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari pelaku. Umumnya faktor penyebab kekerasan berbasis gender dalam pacaran berupa emosi belum stabil, dorongan seksual, dan budaya patriarki. Dampak kekerasan berbasis gender dalam berpacaran meliputi dampak fisik, seperti lebam dan perih, dampak psikis meliputi depresi dan ketakutan, sedangkan dampak sosial seperti dikucilkan dan aib keluarga. Kontribusi penelitian ini mencakup kontribusi teoritis yaitu berisi tentang penjelasan bentuk, faktor dan dampak kekerasan berbais gender dalam pacaran untuk melengkapi penelitian sebelumnya. Maka penelitian ini memberikan implikasi kepada Orang tua, guru, pasangan remaja sebagai referensi atau panduan pencegahan kekerasan dalam pacaran.
Peran Ayah Dalam Pembentukan Karakter Anak Di Rumah Umagap, Wirda Az; Laisouw, Ruslan
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 16, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v16i2.1022

Abstract

Ayah merupakan sosok kepala keluarga sehingga memiliki kedudukan yang penting dan mulia. Ayah merupakan pemimpin bagi istri dan anak-anaknya, oleh karenanya ayah sangat bertanggung jawab dalam kehidupan mereka dan kelak akan dimintai pertanggung jawabannya dihadapan Allah SWT (Adnan Hasan Salih Baharits, 1996). Ayah berperan untuk menentukan bagaimana pembentukan karakter anak sejak masih kanak-kanak hingga dewasa. Selain itu, dukungan ayah diperlukan untuk perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak. Peran ayah masih berlanjut saat bayi tumbuh menjadi balita. Pada usia balita, anak akan lebih aktif dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Anak memiliki ketertarikan untuk mengeksplor hal-hal baru di sekelilingnya. Peran ayah untuk anak adalah sebagai seorang pemandu. Dimana pemandu akan membantu anak dalam menjelajahi rasa ingin tahu yang ia miliki. Namun, tidak lupa ayah juga memberikan batasan rasa ingin tahu sang buah hati. Peran ayah untuk anak tidak kalah penting dengan peran ibu, apalagi untuk membentuk karakter anak yang baik.
Analisis Kritis Terhadap Kesesatan Berfikir (Logical Fallacies) Dalam Kompetisi Debat Mahasiswa Terkait Isu Gender Syahputra, Mulyadi; Rosdiana, Rosdiana
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 17, No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v17i1.1043

Abstract

Komunikasi tanpa kekeliruan logis sangat dibutuhkan dalam keterampilan siswa abad 21. Banyak ahli sepakat bahwa debat merupakan metode yang efektif untuk membangun keterampilan komunikasi siswa. Perdebatan kini telah berkembang dari metode pengajaran ELT menjadi platform kompetitif untuk memperbanyak pemikiran kritis dan komunikasi siswa. Namun, NUDC merupakan salah satu turnamen debat berskala nasional yang dapat mewakili kemampuan kritis dan komunikasi mahasiswa Indonesia. Mempertimbangkan latar belakang tersebut, penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi kesalahan logika yang diucapkan oleh debat mahasiswa terkait isu gender. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Dengan setting natural, data dikumpulkan menggunakan lembar observasi terstruktur dalam tiga tahap, observasi debat tanpa manipulasi setting, debat yang terekam adalah scripted dan condensate, dan menganalisis logical fallacy melalui transkripsi. Sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan data. Data menunjukkan bahwa ada tujuh kesalahan logika yang diucapkan oleh pembicara dalam debat tentang isu gender. Itu adalah eufemisme yang menyesatkan, bahasa prasangka, seruan untuk takut, seruan untuk kasihan, manusia jerami, generalisasi yang tergesa-gesa, dan kemiringan yang licin. Selain itu, hadir juga narasumber yang melontarkan logical fallacy.
Jilbab Masya Amini : Negara Islam Dan Dilema Feminisme Agung, Ahmad; Buamona, Nurmala
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 17, No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v17i1.1038

Abstract

Tulisan ini bertujuan melengkapi studi seputar dinamika feminisme di Negara Islam. Hal ini  penting untuk di ketahui agar menjadi bahan kajian perbandingan bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, mengingat adanya wacana pendirian Negara Islam oleh sebagian kalangan didalam Negeri yang kerap kali bermunculan. Secara khusus penelitian ini melihat dua hal, pertama sejauh apa ruang gerakan feminisme di Negara Islam Iran dan perkembangannya, dan kedua, penelitian ini mencoba melihat akar persoalan dari problem gelombang protes gerakan feminisme terhadap kebijakan-kebijakan mengenai perempuan di negara Islam Iran. Dalam penelitian ini akan digunakan perspektif feminisme liberal untuk memandang perkembangan dan dinamika gerakan perempuan di Republik Islam Iran. Feminisme Liberal berpandangan bahwa perempuan memiliki kebebasan atas dirinya secara penuh yang berasal dari kemampuan rasionalitas yang sama dengan laki-laki. Setiap orang punya kapasitas berpikir serta bertindak secara rasional. Republik Islam Iran menyatakan bahwa Islam sejatinya sangat memuliakan posisi perempuan dan kesetaraannya. Imam Khomeini mengungkapkanbahwa Islam memandang perempuan memiliki hak yang sama seperti laki-laki dalam berbagai aspek.
Perempuan Adalah Pencari Nafkah Dan Laki-laki Adalah Ibu Rumah Tangga: Sosialisasi Gender Dalam Budaya, Masyarakat, Dan Pendidikan Gani, Rusna
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 16, No 2 (2022): Edisi Desember
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v16i2.1023

Abstract

The purpose of this paper is to examine the impact of gender socialization on culture, society, and education, with a focus on how the cultural and social conditioning of students and teachers influences their behavior in educational settings. To answer the question of what gender norms and beliefs a teacher transmits to the classroom, this paper examines how society and culture reinforce gender roles in education. Examples of gender socialization, gender roles, and gender stereotypes are used to distinguish inequalities in teaching students of different sexes and genders. This paper further analyzes how teacher biases can undermine their students' learning and how social norms are maintained through self-fulfilling prophecies. Finally, the importance of gender competence for teachers is highlighted and the importance of gender equality, as a powerful way to ensure that students are given fair opportunities in education, is brought to the fore.