cover
Contact Name
Adiyana Adam
Contact Email
adiyanaadamm@gmail.com
Phone
+6281340137313
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Lumba-lumba, Kel. Dufa-dufa, Kota Ternate Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Al-Wardah: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama
ISSN : 19072740     EISSN : 26139367     DOI : -
AL-WARDAH Jurnal kajian Perempuan, gender dan Agama (ISSN: 1907-2740, E-ISSN: 2613-9367) adalah jurnal yang menerbitkan hasil kajian, penelitian, review tentang tema-tema perempuan gender dan agama. Diterbitkan oleh Pusat Studi Gender dan Anak (PGSA) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate. Al-wardah menerima berbagai tulisan/artikel yang sesuai dengan aim and scope jurnal ini.
Articles 144 Documents
FEMINISME ISLAM: PANDEMI COVID-19 DAN PROBLEMATIKA ISU KDRT Utomo, Fendi
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 18, No 2 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v18i2.1489

Abstract

Artikel ini mencoba untuk menganalisis bagaimana problematika isu KDRTdilihat dalam prespektif feminism islam dalam kaitanya dengan wabah Covid-19yang melanda dunia dua tahun terakhir. Dengan menggunakan metode analisiskritis terhadap realitas masyarakat dalam konteks tersebut, artikel iniberkesimpulan bahwa; pertama, kasus KDRT dipengaruhi oleh berbagai macamfaktor, dan pandemi covid-19 menjadi salah satu faktor yang meberikan pengaruhsecara signifikan terhadap naiknya isu kasus KDRT. Kedua, objek dari tindakanKDRT kebayakan adalah perempuan (istri) sehingga yang paling merasakandampak dari adanya KDRT adalah seorang istri. Dalam hal, ini feminisme Islammelihat bahwa masih ada subordinasi gender dalam lingkup keluarga, yangkemudian perlu dilakuakanya pemahaman progresif terkait dengan bagaimanamenjalin kelaurga yang harmonis. Feminisme Islam melihat bahwa KDRT benar-benar dilarang dalam agama Islam, prinsip-prinsip rumah tangga dalam Islamharus berlandaskan pada kebersamaan dan kasih sayang yang bermuara pada keluarga sakinah mawaddah warohmah.
PERAN PEREMPUAN DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Maryam, Ayu; Azzura, Ghea; Rahma, Zulia; Maulana, Taufik
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 18, No 2 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v18i2.1482

Abstract

Perempuan menurut sudut pandang Islam,bagaimana kedudukan perempuan dalamkehidupan sosial dan apa saja aspek-aspek kodrati manusia, selain itu permasalahan lain yang menjadi pertanyaan adalah seberapa urgensi pendidikan anak usia dini dan peran perempuan dalam pendidikan anak usia dini, namun semua permasalahan diatas dapat terjawab dengan ajaran Islam karena dalam agama Islam Allah SWT sudah mengatur setiap qodrat manusia, metode penelitian yang digunakan dalam jurnal ini adalah studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian tersebut, Islam merupakan agama yang sempurna dalam memposisikan keberadaan perempuan muslimah, menurut perkembangan agama Islam sudah sangat indah mendokumentasikan dukungan kepada perempuan muslim, Al-qur’an banyak menjelaskan peran perempuan sebagai seorang ibu dalam keluarga, seperti dalam, al- qur’an termuat dalam surat an-nisa namun sayang permasalahan yang berkaitan dengan gender serta jenis kelamin masih sering menjadi isu yang sering diangkat belakangan ini namun jika kita melihat dari sudut pandang kodrat manusia itu sendiri setiap manusia mempunyai perannya masing-masing serta perbedaan yang signifikan antara laki-laki dan perempuan, pada kenyataanya dalam pendidikan anak usia dini perempuan mempunyai peran yang luar biasa penting karena mereka adalah madrasah pertama untuk anak- anaknya, pendidikan yang diberikan adalah semenjak dalam kandungan hingga mereka  kembali kepada sang pencipta ketika perempuan terlibat aktif dalam pendidikan anak usia dini mereka dapat menciptakan ikatan emosional yang kuat dengan anak-anak dan memberikan rasa nyaman serta dukungan esensial untuk perkembangan psikologis yang sehat, melalui peran ini perempuan bukan hanya menjadi pendidik, tetapi juga menjadi pembimbing yang meaminkan peranan dalam membentuk fondasi yang kokoh bagi masa depan generasi mendatang.
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN RELIGIUSITAS DENGAN KEHARMONISAN PERNIKAHAN PADA ISTRI YANG BEKERJA Khotimah, Siti Nurul; Ulpa, Eska Prawisudawati; Rasyidin, Yusafrida
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 18, No 2 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v18i2.1490

Abstract

Keharmonisan pernikahan ialah adanya kemampuan dalam suatu keluarga untuk saling mempertahankan hubungan antara suami istri serta adanya ketenangan. Keharmonisan ini ditandai dengan suasana rumah yang teratur, tidak sering terjadinya konflik dan peka terhadap kebutuhan rumah tangga. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi keharmonisan pernikahan pada istri yang bekerja yaitu komunikasi interpersonal dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan komunikasi interpersonal dan religiusitas dengan keharmonisan pernikahan pada istri yang bekerja. Populasi penelitian ini adalah istri yang bekerja di dusun I,II,III & IV di desa sumber hidup kecamatan pedamaran Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik purposive sampling sesuai karekteristik yang telah ditentukan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 responden, dengan kriteria berusia 21-40 tahun, usia pernikahan 5-10 tahun dan memiliki anak. Penyebaran quisoner secara manual. Terdapat tiga skala yang digunakan yaitu skala keharmonisan pernikahan berjumlah 25 aitem (α = 0,887), skala komunikasi interpersonal berjumlah 18 aitem (α = 0,914), dan skala religiusitas berjumlah 36 aitem (α = 0,930). Teknik analisis yang digunakan adalah teknik regresi berganda dengan bantuan software JASP 0.18.0 forwindows. Hasil analisis data yang diperoleh dari penelitian ini yaitu R = 0,670 dan F = 23.264 dengan nilai p 0.001 (p<0.1). Sumbangan efektif (SE) 44.9%. Hasil yang kedua menunjukkan bahwa terdapathubungan yang signifikan antara komunikasi interpersonal dan keharmonisan pernikahan pada istri yang bekerja Rx1-y = 0.520 dengan nilai p 0.001 (p<0.1). dengansumbangan efektif (SE) 25%. Hasil yang ketiga menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif signifikan religiusitas dengan keharmonisan pernikahan pada istri yang bekerja Rx2-y = 0.469 dengan nilai p 0.001 (p<0.1) dengan sumbangan efektif (SE) 19.90%.
THE INTERCONNECTION OF RELIGION AND FEMINISM Ulfa, Madania; Khadafi, Khafid; Khalisah, Umi Nurul; Mubaroq, Zulfi
AL-WARDAH: Jurnal Kajian Perempuan, Gender dan Agama Vol 18, No 2 (2024): EDISI DESEMBER
Publisher : IAIN TERNATE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-wardah.v18i2.1483

Abstract

Kajian tentang Interkoneksi Agama Dengan Feminisme sangat penting untuk dikaji lebih mendalam. Hal ini karena kajian tersebut tidak pernah berhenti untuk selalu diperdebatkan. Tujuan tulisan ini ingin memahami 3 hal: Pertama, bentuk-bentuk… Interkoneksi Agama Dengan Feminisme. Kedua, faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi Interkoneksi Agama Dengan Feminisme. Ketiga, implikasi positif dan negatif Interkoneksi Agama Dengan Feminisme terhadap kehidupan masyarakat. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan kepustakaan berlandaskan teori, adapun pengumpulan data dengan cara mengamati, mengidentifikasi, dan menelaah data yang berasal dari kepustakaan jurnal serta buku-buku dan dianalisis dengan teknik mengumpulkan dan menggali data yang bersumber dari sumber data sekunder, jurnal, buku, artikel, dan sumber data yang lainnya. Hasil yang ditemukan 3 hal: Pertama, bentuk-bentuk ada 3: (1) Pertikaian antar agama dan feminisme (2) Sinergi agama dan feminisme (3) Solidaritas dan transformasi social. Kedua, secara internal yang mempengaruhi ada 3 faktor: (1)perbedaan (2)karakter (3)kesenjangan. Adapun secara eksternal yang mempengaruhi ada 3 faktor: (1)geografis (2)Situasi (3)Kondisi. Ketiga, implikasi positif Interkoneksi Agama Dengan Feminisme terhadap Kehidupan Masyarakat ada 3 hal: (1)Gerakan reaksioner (2) Moderasi (3)Solidaritas. Sedangkan, implikasi negatif terhadap ada 3 hal: (1) asumsi feminisme radikal (2)Diskriminasi (3)Intoleransi. Kesimpulan bahwa tulisan ini menunjukkan bahwa Interkoneksi Agama Dengan Feminisme akan membantu tumbuhnya pemahaman antar berbagai paham dan penghayatan keberagaman yang sangat bermacam-macam dalam kehidupan masyarakat