cover
Contact Name
Atika Dini Savitri, S.Pi.,M.Si
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
jpmb.ubt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Gedung Rektorat Lantai 3
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
ISSN : 26154323     EISSN : 25799797     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/jpmb
JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT jurnal JPMB dengan e-ISSN 2579-9797 dan p-ISSN 2615-4323 meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPMB LPPM UBT maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPMB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: Biosains, Kesehatan, kelautan, pertanian, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Keteknikan. (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024)" : 11 Documents clear
“MELON PINTAR” MENTAL HEALTH ONLINE DENGAN PENERAPAN DAN IMPLEMENTASI KEBIDANAN KOMPLEMENTER Ariyanti, Ririn; Yulianti, Ika; Hudaiby Hanif, Kharis; Noviani, Doris; Umami, Nurrahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5814

Abstract

ABSTRAKKesehatan mental merupakan keadaan prima pada mental seseorang, sehingga dapat melaukan kegiatan produktif dalam bekerja dan mampu memberikan manfaat lingkungan keluarga serta masyarakat. Namun kondisi mental sering kali tidak stabil terutama Kesehatan mental yang terjadi pada ibu hamil dan pasca melahirkan. Prevalensi gangguan mental emosional Kalimantan Utara di atas rata rata nasional memerlukan kerjasama dengan dengan berbagai pihak dalam menurunkannya, dalam hal ini tim bermitra dengan pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) kabupaten Malinau, sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan. dengan pemanfaatan teknologi untuk melakukan deteksi dini dan peningkatan kompetensi bidan dalam pencegahan, di harapkan dapat menurunkan prevalensi gangguan mental emosional di Kalimantan Utara.Secara garis besar program berfokus pada penanggulangan Kesehatan mental melalui peluncuran inovasi IPTEKS dalam aplikasi yang diberi nama ’MELON PINTAR’ Mental Health Online dengan Penerapan dan Implementasi Kebidanan Komplementer. MELON PINTAR dirancang untuk membantu ibu hamil dan nifas dalam menjaga Kesehatan mental mereka. Dengan program MELON PINTER di harapkan dapat menurunkan prevalensi ganggguan jiwa pada Ibu, di mana dengan program ini akan memanfaatkan tehnologi untuk deteksi dini/ skrining gangguan jiwa, selain itu itu juga dengan program MELON PNTER membantu meningkatkan kompetensi bidan dalam pencegahan gangguan mental dengan mengimplentasikan kebidanan komplementer. Kata Kunci: kesehatan mental, komplementer, hamil, nifas, aplikasi ABSTRACTMental health is a prime state of a person's mentality, so that they can carry out productive activities at work and are able to provide benefits to the family environment and society. However, mental conditions are often unstable, especially mental health that occurs in pregnant and postpartum women. The prevalence of emotional mental disorders in North Kalimantan above the national average requires cooperation with various parties to reduce it, in this case the team partnered with the Malinau Regency Indonesian Midwives Association (IBI) branch management, as the spearhead of health services. with the use of technology to carry out early detection and improve the competence of midwives in prevention, it is hoped that it can reduce the prevalence of emotional mental disorders in North Kalimantan. In general, the program focuses on overcoming mental health through the launch of IPTEKS innovations in an application called 'MELON PINTAR' Mental Health Online with the Application and Implementation of Complementary Midwifery. MELON PINTAR is designed to help pregnant and postpartum women maintain their mental health. With the MELON PINTER program, it is hoped that the prevalence of mental disorders in mothers can be reduced, where this program will utilize technology for early detection/screening of mental disorders, in addition, the MELON PINTER program will help improve the competence of midwives in preventing mental disorders by implementing complementary midwifery. Keywords: mental health, complementary, pregnancy, postpartum, application 
AKSELERASI PENCEGAHAN DAN PENURUNANSTUNTING MELALUI PENGUATAN PERAN TIM PENDAMPING KELUARGA (PELITA)DI WILAYAH PERBATASAN INDONESIA: PELATIHAN PENGUKURAN ANTROPOMETRI DAN ANGKA KECUKUPAN GIZI BALITA Gusriani, Gusriani; Ridha, Andi Ahmad; Cahyani, Reni Tri; Wahida, Wahida; Padlilah, Rahmi; Umami, Nurrahmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5848

Abstract

Stunting is a major public health issue in Indonesia, particularly in border areas where access to healthcare services is limited. This condition results from chronic malnutrition during the first 1,000 days of life, leading to impaired physical growth, brain development, and reduced intelligence and productivity in the future. Nunukan Regency, specifically in the Sebatik area of North Kalimantan, has a high stunting prevalence, reaching 30.5%, well above the national average.This program aims to accelerate stunting prevention and reduction by strengthening the role of Family Assistance Teams (TPK) through training on anthropometric measurement and the calculation of Nutritional Requirements (AKG) for infants. TPK plays a critical role in early detection of stunting risks and delivering appropriate nutritional interventions at the community level. The training includes awareness-raising, demonstrations, and hands-on practice in anthropometric measurement and the use of a Stunting Infant Nutritional Calculator. Evaluation results from pre-test and post-test assessments show a significant improvement in the knowledge and skills of TPK members. With improved competencies, TPK can provide more accurate nutritional advice to at-risk families, thus supporting national efforts to reduce stunting prevalence. This program is expected to contribute to the reduction of stunting rates in Nunukan Regency, especially in the Sebatik area of North Kalimantan
REGGIO EMILIA APPROACH: MEMBANGUN PONDASI LITERASI GENERASI MILENIAL DI DAERAH PERBATASAN, DESA MANSALONG, KECAMATAN LUMBIS, KABUPATEN NUNUKAN Ramli, Ramli; Kusmaryani, Woro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5720

Abstract

This community service program focused on increasing literacy and caring about the young generation of Mansalong village using the Reggio Emilia approach. This program involved children in learning based on real-life experience, listening and observing, collaborating, and broadening general insights. The activities were organized in collaboration with KKN Group 88 in Mansalong and community service chairs in this community service. The participants in this activity consisted of 50 elementary school students from grades 5 and 6, located at SDN 001 Lumbis. This program was held on Tuesday, July 17, 2024, and explored children's potential in preparing their future life quality as the output of education in the 21st century, building students with a strong profile of Pancasila, especially maintaining national peace in border areas, building quality character, and supporting SDGs (sustainable development goals of villages) in education and human resources.
UPAYA DETEKSI GANGGUAN PERKEMBANGAN MENGGUNAKAN DENVER DEVELOPMENT SCREENING TEST (DDST) PADA ANAK (Di TK Sang Surya Kota Mataram) pamungkas, Catur esty; lestari, cahaya indah; wd, Siti mardiyah; adiputri, Ni wayan ari; Amalia, Rizkia; Makmun, Indriyani; Rospia, Evi Diliana; Cahyaningtyas, Dwi Kartika; Lesti, Iqro Suryati; Nurhidayah, Nurhidayah; Hamidiyah, Hamidiyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.2802

Abstract

Perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini, yaitu dari 0 sampai 5 tahun. Masa ini sering juga disebut sebagai fase ”Golden Age”. Golden age merupakan masa yang sangat penting untuk memperhatikan perkembangan anak secara cermat agar sedini mungkin dapat terdeteksi apabila terjadi kelainan. Monitoring perkembangan secara rutin dapat mendeteksi adanya keterlambatan perkembangan secara dini pada anak. IDAI bersama DEPKES menyusun penggunaan DDST sebagai alat pra skrening perkembangan sampai anak usia 6 tahun. Aspek-aspek perkembangan yang dapat dipantau antara lain motorik kasar, motorik halus, kemampuan bicara dan bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian (Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2009). Tujuan pengabdian ini yaitu mendeteksi gangguan perkembangan pada balita dengan tes DDST. Sasaran dalam pelaksanaan pengabdian yaitu siswa TK Sang Surya usia 4 sampai dengan 6 tahun.Metode pelaksanaan pengabdian mengadopsi langkah-langkah action research yang terdiri dari 4 (empat) tahapan, yaitu : perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil pemeriksaan didapatkan karakteristik panjang badan siswa tertinggi 97,1% sejumlah 33 siswa memiliki panjang badan lebih dari 100 cm. Berat badan siswa didakatkan tertinggi 15-20 kg sebanyak 22 siswa (64,7%). Jenis kelamin siswa terbanyak yaitu laki-laki sebanyak 19 siswa (55,9%).Hasil pemeriksaan DDST pada siswa TK Sang Surya didapatkan jumlah pemeriksaan yang mendapatkan temuan adanya kesalahan atau kurang sempurna dalam test yaitu pada kemampuan Bahasa yaitu sejumlah 6 siswa, kemudian motorik harus sebanyak 5 siswa dan 1 siswa pada kemampuan motorik halus.
Pendampingan Pengelolaan UMKM Desa Batu Hijau dalam Upaya Peningkatan Mutu dan Promosi Produk Mustafa, Muhammad Sabir; Ishak, Parmin; Musafir, Musafir; Sholehah, Nur Lazimatul Hilma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.4987

Abstract

Desa Batu Hijau memiliki hasil laut berupa Cumi yang sangat melimpah dan telah dikembangkan menjadi suatu produk olahan cumi yakni Sambal Cumi dan Kripik Cumi oleh Karang Taruna yang terbagi ke dalam 6 kelompok UMKM Desa Batu Hijau. Namun, hasil produksi makanan cumi tersebut masih kurang maksimal karena kurangnya pemahaman kelompok UMKM terhadap pengelolaan dan pengembangan usaha serta tidak adanya legalitas usaha yang dimiliki, membuat hasil produksi kelompok UMKM tersebut harus vakum sejak tahun 2020. Oleh karena itu kelompok UMKM perlu untuk meningkatkan pemahamannya dalam digital, pembuatan merek dan legalitas pemasaran. Berdasarkan hal tersebut maka penting untuk dilakukan pelatihan dan pendampingan kelompok kepada UMKM Desa Batu Hijau agar dapat Kembali ke pasar dan memiliki brand serta legalitas untuk bersaing di pasar modern maupun platform e-commerce yang ada saat ini. Pelatihan dan Pendampingan digital marketing, branding, dan legalitas usaha bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi kelompok UMKM agar dapat memperkuat kelangsungan usaha dan memaksimalkan potensi desa. Hasil evaluasi dari kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan dan keanggotaan kelompok UMKM dalam pembuatan email, media sosial bisnis, website, pembuatan merek, label, iklan gambar dan pendaftaran legalitas usaha (NIB dan PIRT).  Kata Kunci : produk olahan cumi, digital marketing, branding, legalitas usaha
PERAN MAHASISWA KKN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN DALAM MENCEGAH STUNTING DAN GEMAR MAKAN IKAN DI DESA SENGKONG KECAMATAN SESAYAP HILIR KABUPATEN TANA TIDUNG Prasetia, Abdul Muis; Hidaya, Nurman; Sartika, Linda; Soba, Andi Dian Lasarasi; Handayani, Fitri; Virgasha, Megasyafira Fajra; Riska, Ade; Nurholifah, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5634

Abstract

Stunting is a description of chronic malnutrition during growth and development from early life. Many factors can cause stunting in toddlers, such as toddler characteristics and socio-economic factors. This observational research was conducted in Sengkong Village, Sesayap Hilir District, Tana Tidung Regency. There is a lack of knowledge among village residents about stunting, so KKN students at the University of Borneo, Tarakan, collaborate with the village Community Health Center to carry out stunting prevention health education activities. This activity contains information about preventing and handling stunting appropriately. Then there is the impact of inequality that occurs if you do not implement a healthy and clean lifestyle which can cause stunting in children. Apart from that, KKN 01 UBT students also participated in providing appropriate, cheap complementary breast milk food to the residents of Sengkong Village. From this activity, the results and targets that KKN students want to achieve are citizens who have high enthusiasm so that this health education activity runs smoothly. Village residents no longer feel strange and know about how to prevent stunting. As well as, providing appropriate complementary foods for breast milk.
SOSIALISASI PEMBERDAYAAN ECOPRINT SEBAGAI SARANA PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT Abdullah, Siti Sarah; Fitriani, Ida; Musrifah, Ai; Nazilah, Siti; Setiawati, Fietri; Rispianti, Rispianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5284

Abstract

Ecoprint yaitu proses mentransfer warna dan bentuk bahan alami ke dalam bahan serat alami  secara langsung tanpa menggunakan bahan sintesis atau kimia. Oleh karena itu batik ecoprint ini lebih ramah lingkungan dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Produk yang dihasilkan ecoprint berupa tas,  baju, dan sejenisnya yang memiliki nilai jual. Saparantu Ecocraft sebagai UMKM, pelopor dalam pembuatan usaha ecoprint di Cianjur telah melakukan pelatihan pembuatan ecoprint di beberapa Desa di Cianjur. Namun penerimaan masyarakat untuk memproduksi kerajinan tersebut hanya 10%. Alasan kurang minatnya dikarenakan pembuatan produksi ecoprint sulit. Padahal keuntungan yang akan mereka dapatkan jika konsisten menggeluti bidang ini dapat berkali lipat, karena minim modal yaitu dengan cara memanfaatkan bahan di sekitar lingkungan. Solusi permasalahan tersebut yaitu dengan menginternalisasi masyarakat mengenai manfaat yang didapatkan untuk tekun di bidang ecoprint sehingga mereka mendapatkan manfaatnya. Kesulitan pembuatan disolusikan dengan dibuatnya tutorial pembuatan ecoprint. Objek dalam pengabdian masyarakat ini yaitu kader PKK sebagai penggerak di Desa Sirnagalih. Telah dilakukan pelatihan dan sosialisasi tutorial pembuatan ecoprint. Dengan adanya tutorial, dapat membantu pengrajin dalam mempraktekkan. Agar masyarakat luas dapat mempraktekkan cara pemuatan ecoprint maka pihak Saparantu Ecocraft mengunggah hasil video tutorial melalui media sosial youtube.
SOSIALISASI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN ATAS PRODUK YANG MERUGIKAN KONSUMEN Salinding, Marthen Bokko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5809

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan di Kota Tarakan yang difokuskan kepada ibu-ibu PKK sebagai pelaku UMKM di kota ini. Metode kegiatan yang digunakan adalah ceramah sosialisasi, diskusi dan sesi Tanya jawab tentang Sosialisasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Adapun tujuan dari sosialisasi ini adalah agara para ibu-ibu PKK dapat langsung mengetahui bagaimana selayaknya perlindungan konsumen diberikan kepada masyarakat yang mengalami kerugian atas produk yang di berikan. Dan juga untuk memberikan pemahaman tentang batas tanggungan yang harus dipenuhi dalam pertanggungjawaban pelaku usaha
Education On The Impact Of Gadget Use On Children's Health At SDN 2 Wonorejo Karanganyar solikah, siti nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.5246

Abstract

Technology is increasingly developing day by day following the development of world globalization. Gadgets as a communication tool are experiencing rapid development. Since Covid-19, gadgets have become children's friends in everyday life. Uncontrolled use of gadgets causes various health problems in children, such as decreased eye sharpness, behavioral disorders, social, emotional and psychological disorders in children. Education about the impact of gadget use on children is important to improve the level of health of children in Indonesia so that they grow and develop well in the future as a generation of the nation. The aim of this activity is to increase the knowledge and understanding of students at SDN 2 Wonorejo Karangayar regarding the impact of using gadgets on children's health. The implementation method was carried out using the health education method in the form of presentation of material and questions and answers targeting 23 elementary school age children. Based on the analysis of pre and post-test data, there was an increase in the average understanding of students in receiving information from the extension team. The recommendation for follow-up to this activity is that teachers coordinate with all parents in assisting them in using gadgets while at home and at school so that they do not affect children's health, so that optimal levels of children's health are achieved.  Keywords: education, gadgets, health, children
DIGITALISASI PERTANIAN MELALUI SISTEM INFORMASI PERTANIAN Fardani, Irland; Chofyan, Ivan; Noormansyah, Zulfikar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i2.4440

Abstract

Kelompok Tani Organik Mukti Sadaya merupakan Kelompok Tani yang bergerak dibidang pertanian padi organik. Salah satu produk unggulannya adalah beras organik dengan merek CITAS. Produk pertanian padi organik sudah pernah dipromosikan oleh pemerintah Kabupaten Tasikmalaya pada pemeran produk di Belanda, Turki dan rencana akan dipromosikan di Filipina. Untuk pengelolaan sawah pada kelompok tani ini masi dilakukan sederhana, identifikasi setiap penggarap sawah hanya dituliskan luasannya belum menunjukan lokasi sawahnya, serta pencatatan-nya masih dalam bentuk catatan manual. Hasil panen padi pada setiap musim panennya dicatat secara manual pada buku catatan kelompok tani. Tujuan dari Pemberdayaan Masyarakat ini melakukan pengidentifikasin lahan sawah petani dan membuat sebuah database produksi pertanian dalam bentuk sistem informasi berbasiskan web. Metode yang digunakan untuk mendapatkan informasi dari kelompok tani ini adalah dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dan Particpatory Rural Apprisal (PRA), sementara untuk mengembangkan sistem informasi menggunakan pendekatan Framework for the Application of Systems Thinking (FAST). Hasil dari Pemberdayaan masyarakat ini adalah sebuah aplikasi yang dinamakan “Sistem Informasi Pertanian Padi Organik”, sistem informasi ini mempunyai fitur pemetaan dan database produksi.

Page 1 of 2 | Total Record : 11