cover
Contact Name
Atika Dini Savitri, S.Pi.,M.Si
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
jpmb.ubt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Gedung Rektorat Lantai 3
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
ISSN : 26154323     EISSN : 25799797     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/jpmb
JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT jurnal JPMB dengan e-ISSN 2579-9797 dan p-ISSN 2615-4323 meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPMB LPPM UBT maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPMB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: Biosains, Kesehatan, kelautan, pertanian, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Keteknikan. (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Pertanian dengan Pemanfaatan Komposter Di Desa Balok Imni Fitrahni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2473

Abstract

Mata pencaharian masyarakat sebagai petani memberikan kontribusi yang besar terhadap kuantitas dan kualitas limbah pertanian yang dihasilkan. Meningkatnya volume timbulan limbah tersebut tentunya memerlukan pengelolaan. Hal inilah yang mendasari dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan pembuatan komposter. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan transfer pengetahuan kepada masyarakat melalui pengolahan limbah pertanian dengan cara membuat pupuk kompos menggunakan komposter. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan, pendampingan, monitoring, dan pengembangan usaha setelah dilakukannya pelatihan dan pendampingan, dengan menerapkan metode di atas secara tetap, masyarakat bisa mengetahui cara dan tahapan untuk menggunakan komposter dengan membuat pupuk kompos dari limbah pertanian. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat melatih masyarakat dalam pembuatan komposter untuk membuat kompos dari limbah hasil pertanian sehingga masyarakat bisa melakukan pengolahan limbah pertanian dengan benar dan dapat dilakukan di mana saja dengan peralatan apa saja serta dapat berkelanjutan.Kegiatan pelatihan ini dilakukan di Desa Balok dimana subjek dari kegiatan pelatihan ini merupakan 5 orang kelompok tani dan 10 orang karang taruna di desa tersebut. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat menunjukkan sikap antusias dan bisa memanfaatkan secara benar dan tepat dalam menggunakan komposter sebagai pengolahan sampah limbah pertanian menjadi kompos. Hal ini dibuktikan dengan tingkat pemahaman masyarakat yang  serta kesediaan warga untuk mendukung terlaksananya kegiatan ini.Kata kunci: Komposter, Limbah Pertanian
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN COVID 19 DI KELOMPOK WANITA TANI “ANGGREK” KOTA TARAKAN Sekar Inten Mulyani; Nia Kurniasih; Ahmad Mubarak; Galih Yogi Rahajeng; Nurlela Machmuddin; Muhammad Arbain; Zulhafandi Zulhafandi; Wanda Intan Kristanti; Danang Danang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2986

Abstract

Sektor Pertanian memiliki beragam kekayaan hayati berupa tanaman yang dapat dimanfaatkan  untuk  menjaga  imun  dan  pencegahan  covid-19.  Beberapa  tanaman yang mudah didapat dan tersedia di beberapa pekarangan rumah memiliki khasiat yang sangat baik untuk diramu menjadi minuman maupun produk antiseptik untuk melindungi tubuh dari virus maupun kuman..Tujuan dari pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah memberikan pengetahuan serta keterampilan dalam pembuatan handsanitaser berbahan alam yaitu dari tanaman lidah buaya dan pembuatan acar bawang putih sebagai suplemen peningkat imun tubuh. Program dilaksanakan  di  Kelurahan  Juata  Kerikil  dengan  sasaran  anggota  Kelompok Wanita Tani  “Anggrek”.  Metode yang  digunakan  adalah  melalui  penyuluhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi.. Kegiatan penyuluhan tentang pemanfaatan obat keluarga (TOGA) sebagai alternative pencegahan covid 19 di kelompok tani “Anggrek yakni : tahap pertama, melalui sosialisasi/edukasi peserta dapat mengenali pemanfaatan berbagai macam TOGA untuk imunitas dan handsanitizer. Tahap kedua adalah pelatihan pembuatan Handsanitizer dari bahan dasar lidah buaya dan suplemen penambah imunitas dari bawang putih. Tahapan terakhir ialah melakukan evaluasi  dengan menggunakan kuisioner dengan hasil 50% peserta puas terhadap kegiatan pelatihan dan 41,67% merasa sangat puas, sisanya menyatakan cukup puas, itu artinya mayoritas masyarakat puas dengan kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang dilakukan.
PENGEMBANGAN PRODUK SAMPAH KALENG YANG SUSTAINABLE DENGAN PEMASARAN DIGITAL Johny Budiman; Edvan Suwandi; Julius Kurnaedi; Tan Le Xuan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2599

Abstract

Sampah anorganik merupakan sampah yang tidak mudah diurai contohnya seperti sampah plastik, kaleng, logam, kaca, dan lainnya. Oleh karena itu dibutuhkan sumber daya manusia untuk di mengolahnya kembali sampah tersebut agar dapat mengurangi sampah anorganik tersebut. Adapun produk hasil dari kelompok kami yaitu mengolah salah satu sampah anorganik itu yaitu sampah kaleng, yang kami daur ulang menjadi Scented Candle dengan menggunakan sumber daya manusia dari ibu rumah tangga, anak yang putus sekolah, maupun yang pengangguran. Setelah jadi produknya akan di pasarkan offline maupun online bertujuan untuk mengurangi sampah anorganik sekaligus memberikan manfaat lain bagi kesehatan tubuh seperti bau aroma terapi dari Scented Candle tersebut. Juga memberikan dampak yang baik terhadap sumber daya manusianya karena memberikan kreativitas dan keuntungan dari hasil penjualan.
PENGEMBANGAN PRODUK KELOMPOK USAHA PENGRAJIN TERASI TRADISIONAL DI DESA RAWAGEMPOL KECAMATAN CILAMAYA WETAN MENUJU PASAR MODERN Evi Selvi; Cecep Hermana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2478

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya Inovasi produk dalam UMKM tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk terasi warga Desa Rawagempol Kulon Kecamatan Cilamaya Wetan menjadi produk yang siap untuk dipasarkan di pasar modern. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pengrajin terasi masyarakat Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen kualitatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode eksperimen kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan wawancara dan pengamatan. Hasil penelitian ini diketahui bahwa inovasi produk telah berhasil mengembangkan produk terasi warga Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan menjadi produk yang siap untuk dipasarkan di pasar modern.
Aplication Development and It’s Aplicated in Yasmin Store of Buton Sentral Distric La Sudarman; La Jejen; Poniasih Lelawatty; Muhammad Tasjiddin Teheni; Murni Sari; Sarimuddin Sarimuddin; Wa Ode Fera Azriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2494

Abstract

The increasingly rapid development of technology has a real impact on changes in various sectors, not least in the marketing sector, especially in the recording of business transactions. Based on the results of initial field observations, it was found that the Yasmin Store still uses manual recording, this is what underlies the implementation of abdimas activities in the form of developing a sales information system application and its application to the Yasmin Store so that this application can provide real benefits in terms of recording business transactions. Sales information system application designed in the form of a flow chart and user interface program design so as to form a complete system component that is incorporated in the sales application according to user needs. The program interface design is made user friendly so that user actors can easily operate the application. Methods of implementing activities include: 1) Needs analysis; 2) Application design; 3) Feasibility test; 4) Testing/Implementation; 5) Application of sales information system application; 6) Evaluation and 7) Reporting on the results of activities. The benefits of using this application include making it easier for users to check: 1) stock of goods on a regular basis; 2) customer data reports 3) supplier data reports and check sales and purchase recapitulation reports per day, month, or year. The final result expected in this activity is that the user is able to operate and use the sales information system application permanently.
PENGENALAN KEANEKARAGAMAN JENIS BIOTA LAUT DAN LINGKUNGANNYA PADA SISWA-SISWI SD INPRES KOBELETE,KELURAHAN KOTA SOE KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN DI MASA PANDEMI COVID-19 MENUJU NEW NORMAL Imelda Tidora Sombo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2640

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian dengan tema Pengenalan Keanekaragaman Jenis Biota Laut dan Lingkungannya Pada Siswa-Siswi SD Inpres Kobelete, Kelurahan Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan di Masa Pandemi covid-19 Menuju New Normal dilaksanakan pada tanggal 07 Desember  2021 dan di ikuti oleh 60 orang siswa yang terdiri dari kelas IV, V, dan VI. Tim memilih SD Inpres Kobelete karena secara geografi sekolah ini berada jauh dari lingkungan laut secara otomatis pengetahuan siswa mengenai biota laut hanya sekedar ikan yang dapat dikonsumsi, tumbuhan laut maupun jenis ikan lainnya kurang dipahami oleh siswa. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengenalkan kepada siswa-siswi tentang keanekaragaman biota laut dan menanamkan kepedulian kepada mereka untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan pemberian informasi kepada siswa-siswi Sekolah Dasar, mereka di berikan pengetahuan melalui media video, materi dalam bentuk presentasi dan permainan game. Kegiatan Pengabdian ini merupakan salah satu cara Tim untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh dan dikembangkan di Unwira, agar siswa-siswi SD Inpres Kobelete juga dapat memperoleh pengetahuan tentang jenis-jenis biota laut.
PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN HIAS DI MASA PANDEMI COVID-19 Zainudin - -; Roro - Kesumaningwati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2481

Abstract

Pandemi COVID-19 merupakan situasi luar biasa yang terjadi di masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Masa pandemi COVID-19 mengharuskan masyarakat untuk bekerja dari rumah (work from home) dan menjalankan segala aktivitas dari rumah, hal ini menyebabkan banyak waktu untuk melakukan berbagai aktivitas termasuk budidaya tanaman hias. Aglaonema (Aglaonema sp) merupakan salah satu tanaman hias yang banyak diminati di masa pandemi COVID-19. Aglaonema atau lebih dikenal dengan sebutan “Ratu Daun” sangat digemari oleh para pecinta tanaman hias. Tanaman aglaonema mulai banyak dibudidayakan oleh masyarakat, bahkan sampai menjual tanaman hias. Permasalahan yang dihadapi adalah tanaman aglaonema tidak mudah dirawat, aglaonema mudah stress, memerlukan media khusus agar tumbuh dengan baik dan rentan terhadap penyakit, sehingga perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang teknik budidaya aglaonema. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa melalui penyuluhan budidaya tanaman hias aglaonema ini, ibu-ibu dari keluarga gang Jalan Gerilya RT 35 Samarinda Kalimantan Timur mendapatkan tambahan tanaman mengenai budidaya tanaman hias aglaonema. Pengetahuan warga khususnya ibu-ibu diharapkan dapat menerapkan apa yang telah dipelajari mengenai pembuatan media tanam, perbanyakan dan budidaya tanaman hias aglaonema untuk melakukan kegiatan wirausaha di bidang tanaman hias. Kegiatan budidaya tanaman hias aglaonema ini menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan di masa pandemi Covid 19. Kata kunci: Aglaonema, budidaya tanaman hias, dan Ratu Daun 
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mewujudkan Desa Pakam Peduli Hak Asasi Manusia Fazli Rachman; Majda El Muhtaj; M. Fahmi Siregar; Reh Bungana Beru Perangin-angin; Prayetno Prayetno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2487

Abstract

Pasal 3 UU Desa memandatkan asas subsidiaritas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Dalam kerangka ini, pemerintahan desa memiliki kewenangan dan kebijakan pembangunan berbasis HAM mengoptimalisasi sumber daya desa termasuk pelibatan dan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan ketangguhan dan kemandirian desa. PKM ini memberikan pelatihan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan desa peduli HAM di Desa Pakam, Kabupaten Batu Bara. PKM didesain dalam bentuk pelatihan kepada masyarakat dan perangkat desa. Pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif. Materi pelatihan disesuaikan dengan tiga tantangan desa Pakam: 1) penerjemahan pemerintahan Peduli HAM Kabupaten Batu Bara Tahun 2019 pada tingkat pemerintahan Desa Pakam; 2) pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Batu Bara termasuk mencakup wilayah Desa Pakam dengan pemahaman prinsip-prinsip HAM dalam pembangunan merupakan langkah aplikatif pengarusutamaan HAM; dan 3) Kawasan Industri di Kabupaten Batu Bara memiliki potensi beririsan dengan standar dan prinsip-prinsip bisnis dan HAM. Pelatihan ini menitikberatkan pada peningkatan upaya pemerintah desa dan masyarakat dalam pemberdayaan dan partisipasi dalam pembangunan desa. Kegiatan PKM menghasilkan peningkatan pemahaman konseptual dan prosedural bagaimana pemerintah desa dalam memberdayakan masyarakat pada pembangunan desa. Selain itu, warga dapat memahami partisipasi secara konseptual dan prosedural untuk mendukung pembangunan desa di masa mendatang.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: MANFAATKAN SAMPAH DAPURMU SEBAGAI USAHA MENCINTAI BUMI Nuning Irnawulan Ishak; Ilhamiyah Ilhamiyah; Kasman Kasman; Erwin Ernadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2884

Abstract

Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Berangas Timur.  Kelompok ibu-ibu PKK ArthaNia yang berlatar belakang ibu rumah tangga RT. 24 merupakan target sasaran atau mitra dari kegiatan ini.  Prioritas permasalahan yang dihadapi mitra antara lain kurangnya kesadaran warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah, khususnya sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas memasak di dapur dan pengetahuan yang kurang terkait daur ulang dan pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna.  Prioritas solusi yang akan dilaksanakan dari alternatif solusi yang ditawarkan dalam program pemberdayaan masyarakat berupa penyuluhan/edukasi dan pelatihan daur ulang sampah dengan membuat Larutan Eco-enzym dan Pupuk Cangkang Telur. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahap. Pertama, kegiatan non fisik melalui penyuluhan dan edukasi kepada kelompok ibu PKK yang melibatkan tokoh masyarakat. Kedua, kegiatan fisik melalui melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan larutan Eco-enzym dan Pupuk organik bubuk dengan pendekatan partisipatif. Melalui kegiatan ini, membuka wawasan dan cara berpikir kelompok ibu-ibu PKK untuk mampu memanfaatkan sampah organik yang dihasilkan dengan melakukan aktivitas daur ulang sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna yang pada akhirnya menghasilkan ibu-ibu PKK ArthaNia yang terampil, kreatif, dan inovatif dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Duct Infection Prevention Counseling Acute Breathing Nurhikmah Nurhikmah; Reskiawati Azis; Nur Aliya Arsyad; Muliyana Muliyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2511

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang paling sering dilaporkan ke pelayanan kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di negara berkembang dengan angka kematian balita di atas 40 per 1000 kelahiran hidup adalah 15%-20% per tahun pada kelompok usia balita. Menurut siapa ± 13 juta anak balita meninggal setiap tahun dan sebagian besar kematian tersebut berada di negara berkembang ISPA merupakan salah satu penyebab utama kematian membunuh ± 4 juta anak balita setiap tahun. Tujuan dari The Devotion adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan ISPA. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan.Pelaksanaan Pengabdian ini di Puskesmas Kapas Kota Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 34 ibu-ibu. Dari hasil ekstensi tersebut,