cover
Contact Name
Atika Dini Savitri, S.Pi.,M.Si
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
jpmb.ubt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Gedung Rektorat Lantai 3
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
ISSN : 26154323     EISSN : 25799797     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/jpmb
JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT jurnal JPMB dengan e-ISSN 2579-9797 dan p-ISSN 2615-4323 meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPMB LPPM UBT maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPMB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: Biosains, Kesehatan, kelautan, pertanian, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Keteknikan. (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
EDUKASI PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS MIKROORGANISME INDIGENOUS PADA KELOMPOK TANI DI KOTA TARAKAN Siti Zahara; Eko Hary Pudjiwati; Amarullah Amarullah; Ankardiansyah Pandu Pradana; Nurmaisah Nurmaisah; Nurjanah Nurjanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v3i1.794

Abstract

Budidaya tanaman hortikultura di kota Tarakan memiliki peluang besar karena permintaan pasar yang cukup tinggi. Namun usaha ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Tantangan  utamanya adalah upaya pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Berbagai upaya pengendalian telah dilakukan oleh petani, seperti penggunaan pestisida kimia dan nabati. Solusi lain yang belum banyak diketahui oleh petani adalah penggunaan agens hayati (bakteri atau cendawan). Banyak petani di Kota Tarakan  belum mengetahui perbedaan pestisida nabati dan hayati, maka perlu adanya kegiatan transfer ipteks yang dimiliki oleh Fakultas Pertanian UBT kepada petani di Kota Tarakan. Teknologi yang diberikan kepada petani dalam kegiatan adalah teknik perbanyakan dan teknik aplikasi bakteri indigenous sebagai pestisida hayati serta pembuatan demplot. Setelah pelaksanaan kegiatan ini; 1) petani dapat memanfaatkan mikroorganisme indigenous untuk usaha tani, 2) petani dapat membedakan serangan hama, bakteri patogen, cendawan patogen, dan virus patogen sehingga mampu memilih jenis pestisida yang spesifik, 3) petani dapat membedakan pestisida hayati dengan pestisida lainnya, dan mampu memproduksi pestisida hayati berbasis bakteri fungsional indigenous, 3) petani mengharapkan adanya kegiatan lain sejenis untuk mengatasi berbagai kendala dalam usaha tani, 4) perlu adanya dukungan dan kerjasama dari pihak terkait seperti Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tarakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan usaha tani.
LOW COST INVERTER SEBAGAI SOLUSI PENERANGAN RUMAH HUNI PADA DAERAH PERBATASAN DI KECAMATAN SEBUKU KABUPATEN NUNUKAN Abdul Muis Prasetia; Daud Nawir; Asta Asta; Rosmalia Handayani; Al Ma'ruf
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v3i2.1185

Abstract

Kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap energi listrik sebagai penunjang untuk meningkatkan potensi dan daya tarik Sebuku sangat tinggi, sehingga terjadi krisis pasokan listrik dan sering dilakukan pemadaman listrik. Selama pemadaman listrik banyak aktivitas masyarakat Sebuku menjadi terhambat. Ketika terjadi pemadaman listrik di malam hari atau tidak adanya cahaya penerangan membuat pelajar menjadi sulit untuk mengerjakan pekerjaan rumahnya. Pedagang kaki lima mengalami hambatan dikarenakan susah dalam melakukan aktivitas, produksi dan kunjungan pelanggan ke toko menurun. Masyarakat biasanya menggunakan lilin sebagai pengganti alternatif lampu ketika terjadi pemadaman listrik. Namun, penggunaan lilin sangat beresiko mengakibatkan terjadinya kebakaran. Untuk itu kami memberikan sentuhan teknologi berupa pembuatan low cost inverter yang dapat dimanfaatkan sebagai mini inverter untuk menyalakan lampu sebagai solusi penerangan rumah huni saat terjadi pemadaman listrik. Low cost inverter dapat digunakan untuk menyalakan lampu atau alat elektronik lainnya dengan hanya menggunakan sumber baterai yang mempunyai tegangan 3.5 Volt. Hasil pelaksanaan kegiatan pembuatan alat pada daerah perbatasan menunjukkan dengan adanya low cost inverter masyarakat Sebuku sangat terbantu dalam bidang penerangan. Masyarakat mempunyai alat penerangan yang aman, sehingga tidak menimbulkan rasa khawatir terhadap bahaya kebakaran. Masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa terganggu dengan pemadaman listrik.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA DALAM MENJAGA KEBERSIHAN PANTAI AMAL BARU MELALUI KEGIATAN PEMBERSIHAN SAMPAH Fadhlan Muchlas Abrori; Listiani Listiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v1i1.234

Abstract

Abstrak: Pantai Amal Baru merupakan salah satu pantai di Kota Tarakan. Pantai ini berada di Kecamatan Tarakan Timur, Provinsi Kalimantan Utara.Pantai Amal Baru umumnya akan ramai pada beberapa even atau waktu hari libur. Banyaknya kunjungan berdampak pada pencemaran wilayah tersebut. Pencemaran pantai juga terjadi karena aktifitas nelayan yang ada di daerah pantai baik sampah hasil tangkapan ikan, maupun sampah budidaya rumput laut. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan pemberdayaan mahasiswa dalam pembersihan sampah di Pantai Amal Baru. Metode pelaksanaan bersih pantai Amal Baru yang dilakukan adalah berupa shore cleanup. Berdasarkan kegiatan pembersihan pantai, didapatkan hasil sampah plastik sebanyak 50%, kaleng 25%, sisa tumbuhan 20% dan lain-lain (gelas/botol gelas, besi, dan lain-lain) sebanyak 5%Abstrak: Amal Baru Beach is one of the beaches in Tarakan City. This beach is located in Tarakan Timur District, North Kalimantan Province. Amal Baru Beach will generally be crowded on some events or holiday. Because of tha things make a pollution in this beach. Coastal pollution also occurs due to the activities of fishermen in the coastal areas both fish catches, and seaweed farming waste. Based on the above, student empowerment is important to waste cleaning in Amal Baru Beach. The method of beach cleaning is based shore cleanup. Based on coastal cleaning activities, waste type in this beach, is:  50% plastic waste, 25% cans, 20%  plant remain and 5% others (glass / bottle of glass, iron, etc.).
PELATIHAN MS. WORD PADA SDN 1 GULINGAN Ni Putu Linda Santiari; I Gede Surya Rahayuda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v2i1.407

Abstract

Perkembangan pendidikan di Pulau Bali mendorong Kabupaten Badung  memberikan fasilitas dan melengkapi sarana dan prasana penunjangnya. Untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu baik, pemerintah kabupaten Badung mencanangkan beberapa program di tahun 2017 salah satunya yaitu pemberian laptop kepada siswa sekolah dasar negeri di Kabupaten Badung. Salah satu sekolah yang menerima bantuan laptop yaitu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Gulingan yang terletak di Banjar Tengah Kaler, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Pada saat ini, siswa SDN 1 Gulingan yang memperoleh laptop tidak semuanya menguasai aplikasi yang ada salah satunya ms.word. Tidak adanya matapelajaran khusus dan ektrakulikuler tentang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta tidak adanya guru pengampu khusus TIK menyebabkan siswa jarang latihan menggunakan laptop yang diberikan. Laptop yang diberikan hanya difungsikan saat matapelajaran dan bab tertentu saja. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh  SDN 1 Gulingan, maka kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pengenalan penggunaan  aplikasi  ms. Office khususnya ms.word  untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan praktek langsung. Indikator capaian adalah 100%  siswa-siswa  dapat menggunakan  aplikasi  ms.word  untuk membantu proses belajar. Dari hasil evaluasi saat pengabdian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang dilakukan memiliki tingkat efektivitas yang tinggi berkisar 75%-97,5%. Konteks tingkat efektivitas yang tinggi adalah didasarkan pada keberhasilan peserta pelatihan mampu menyelesaikan setiap soal yang diberikan pada setiap pelatihan mulai dari bentuk teks,  font, pembuatan tabel, dan penyimpanan data.
PENGOLAHAN SINGKONG MENJADI TEPUNG MOCAF DAN KERIPIK COMBRO PADA KELOMPOK TANI DESA PUCUNGBEDUG Fahri Lunnadiyah Ali; Rennanti Lunnadiyah A; Rahmat Joko N
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v2i2.522

Abstract

Produktivitas singkong di Desa Pucungbedug cukup tinggi. Tahun 2014 produkstivitas singkong sebesar23,86 ton/ha dan meningkat pada tahun 2015 menjadi 26,38 ton/ha. Namun, peningkatan produktivitassingkong tidak diikuti oleh peningkatan pendapatan petani. Hal ini disebabkan karena mereka tidakmempunyai pengetahuan dan juga keahlian tentang pengolahan singkong menjadi produk yang bernilailebih tinggi. Alternatif pengolahan singkong yang potensial saat ini adalah pengolahan singkongmenjadi tepung mocaf dan keripik combro. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk penyuluhan,demonstrasi dan pendampingan. Penyuluhan dilakukan dengan cearmah dan diskusi. Bentuk evaluasiberupa daftar pertanyaan yang diberikan sebelum dan sesudah materi penyuluhan disampaikan.Demonstrasi dilaksanakan melalui pelatihan dan praktek. Evaluasi dilakukan terhadap tingkatketrampilan tentang pembuatan tepung mocaf dan keripik combro kering dengan mengevaluasi padatahap praktek ditambah dengan penilaian data dari recording yang dilakukan peserta. Pendampinganpromosi dan penjualan produk dilakukan dengan membantu membuatkan alat dan media promosi.Evaluasi dilakukan dengan menganalisis keuntungan usaha. Dari kegiatan program kemitraanmasyarakat pengolahan singkong menjadi tepung mocaf dan keripik combro pada kelompok tani desaPucungbedug diperoleh hasil sebagai berikut :1. Seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan kewirausahaan dan peluang usaha tentangdiversifikasi pengolahan singkong dan secara keseluruhan peningkatan pengetahuan pesertamencapai 36%.2. Evaluasi terhadap tingkat keterampilan peserta dalam pembuatan tepung mocaf dan keripik combromendekati kategori baik dengan nilai 3,2.3. Produk tepung mocaf kurang diterima masyarakat, sedangkan keripik combro dapat diterimamasyarakat. Oleh karena itu, usaha pembuatan keripik combro layak untuk dilanjutkan dandikembangkan.
MONITORING GULA DARAH MANDIRI DAN PERAWATAN KAKI DIABETIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAHANDUT Alfeus Manuntung
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v3i2.1091

Abstract

Pemantauan glukosa darah mandiri sebaiknya dilakukan secara teratur untuk memahami pengendalian diabetes seseorang dan menginformasikan perubahan yang terjadi selama terapi diabetes. Keadaan yang tidak diinginkan pagi penderita diabetes adalah keadaan dimana kadar gula darah terlalu rendah (hipoglikemi) dan kadar gula darah terlalu tinggi (hiperglikemi). Kedua keadaan ekstrim tersebut sebisa mungkin tidak dialami oleh penderita diabetes sehingga mereka harus mampu mendeteksi diri sendiri melalui pemantauan gula darah mandiri. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang monitoring gula darah mandiri dan perawatan kaki diabetik di wilayah kerja Puskesmas Pahandut, Kota Palangka Raya. Pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang monitoring gula darah mandiri dan perawatan kaki diabetik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diikuti sebanyak 5 orang di wilayah kerja Puskesmas Pahandut. Hasil pretest menunjukkan sebanyak 3 orang (60%) mendapatkan nilai 56. Hasil posttest menunjukkan sebanyak 5 orang (100%) mendapatkan nilai 56. Hasil pemeriksaan glukosa sewaktu menunjukkan sebanyak 3 orang (60%) 200 mg/dL, 1 orang (20%) hasilnya tidak terbaca karena gula darah yang terlalu tinggi, sedangkan 1 orang (20%) 200 mg/dL. Pasien hendaknya dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan Diabetes Melitus dan melakukan evaluasi yang berkelanjutan sebagai upaya mandiri dalam monitoring gula darah mandiri dan perawatan kaki diabetik.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN DARI BARANG BEKAS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MADARASAH AL-RAISIYAH SEKARBELA, KOTA MATARAM neneng agustiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v1i2.334

Abstract

Objective of the dedication is to give provisioning toward teachers, accustom to use media in learning process to increase motivation, interest, and students activeness,  improving teachers creativity in increasing learning process of IPA at Madarasah Al-Raisiyah, Sekarbela. Methods of the dedication are workshop and training. The strategies are 1. Observation and interview, 2. mapping of capability and problem 3. Training preparation 4. Workshop with Yusuf M.Pd. and Nurmiti, M.Pd. as informant and training by team of SGI, evaluation using quetionnaire. Based on the training, the teachers made several kinds of medium as are pop up, repiration model and static movement, display and advertisement. Through associating for three times, IPA teacher made pop up medium for animal clasification, animal reproduction and tissue of plants. Result of the questionnaire shows total score is 645 with its average is 43 with description : the participants need training, media are very important in learning process, used goods are needed as solution in making media.
BUDIDAYA HIDROPONIK TOGA SEBAGAI METODE ALTERNATIF PENGOBATAN HIPERTENSI DI PONDOK CABE Mutimanda Dwisatyadini; Diki Diki; Heny Kurniawati; Sri Utami; Yuni Tri Hewindati; Adi Waskito
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v2i2.517

Abstract

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan kota Tangerang Selatan, (2013) penderita hipertensi 20.891 orang.Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan penyuluhan dan mendemonstrasikan cara budidayahidroponik tanaman obat untuk metode alternatif pengobatan hipertensi kepada Ibu-Ibu PembinaanKesejahteraan Keluarga di Rw. 03, Pondok Cabe Udik, Pamulang. Hasil Pengabdian Masyarakat didapatkansebelum penyuluhan mengenai hipertensi responden berpengetahuan kurang baik sebesar 51% (18 dari 35responden), dan berpengetahuan cukup 49% (17 dari 35 responden). Setelah responden berpengetahuan baik100% (35 responden). Sebelum penyuluhan dan pelatihan responden tidak mengetahui mengenai hiroponik,sebesar 77% (27 dari 35 responden). Setelah responden dapat mengetahui mengenai hidroponik sebesar 100%(35 responden). Ketidaktahuan responden terhadap tanaman obat sebelum penyuluhan sebesar 83% (29 dari 35responden). Setelah responden menjadi sangat tahu sebesar 100% (35 responden). Responden tidak pernahmemanfaatkan TOGA sebelum penyuluhan sebesar 89% (31 dari 35 responden). Setelah responden yangmemanfaatkan TOGA 100% (35 responden). Terlihat adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dansetelah penyuluhan dan pelatihan mengenai hipertensi, tanaman obat, budidaya hidroponik, terhadap gayahidup (p=0,002), pola makan (p=0,000), kebiasaan istirahat (p=0,003), pengetahuan hidroponik (p=0,000),pengetahuan TOGA (p=0,000), pemanfaatan TOGA (p=0,000), Pengetahuan Hipertensi (p=0,000).
PKM USAHA TELUR ASIN DESA PANGKUNG TIBAH KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN Ni Kadek Sumiari; Ni Luh Nyoman Mirah Wedasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v3i1.800

Abstract

Telur Asin merupakan salah satu makanan yang memiliki protein yang cukup tinggi. Selain mudah dikonsumsi, di Bali telur asin juga digunakan untuk membuat sesajen upacara. Jenis telur yang biasa digunakan untuk membuat telur asin adalah telur bebek. Telur bebek mempunyai tekstur kulit yang lebih mudah menyerap garam. Mitra yang akan dibantu dalam kegiatan ini adalah Ni Wayan Sukerni yang beralamat di Banjar Langudu Desa pangkung Tibah Kecamatan Kediri, Tabanan dan Ni Kadek Onik Setiarini Banjar Langudu Desa pangkung Tibah Kecamatan Kediri, Tabanan. Kedua mitra sudah menekuni usaha ini kurang leih 9 tahun. Saat ini kedua mitra masih memiliki kendala dalam menjalankan usaha mereka, diantaranya keterbatasan dalam alat produksi, kendala dalam memasarkan hasil produksi, belum memiliki desain kemasan produk dan juga kedua mitra belum memiliki pengetahuan tentang manajemen keuangan sehingga mitra tidak mengetahui jumlah keuntungan yang didapat secara pasti serta varian produk yang dihasilkan hanya satu yaitu telur asin. Berdasarkan kendala yang dihadapi mitra maka akan dilaksanakan kegiatan bertahap dimulai dari memberikan peralatan produksi, memberikan pelatihan mengenai manajemen keuangan serta pelatihan pengembangan produk berupa varian telur baru yaitu Telur Asin Bakar . Indikator capaian adalah peningkatan pendapatan mitra hingga 50%, peningkatan jumlah produksi hingga 100%. Dari pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan diperoleh hasil evaluasi kegiatan yaitu peningkatan jumlah produksi UKM sebesar 60% serta produksi varian produk baru yaitu telur asin bakar. Dari hasil pelatihan manajemen keuangan satu anggota UKM telah bisa membuat buku khas keuangan sederhana. Pengemasan produk stempel lebih menarik dan mempunyai ciri khas dari UKM. Meningkatnya jumlah produksi juga mempengaruhi peningkatan jumlah pendapatan mitra yakni sebanyak 40%. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama delapan (8) bulan dengan anggaran sebesar Rp. 40.000.000,-.
PELATIHAN DAN BIMBINGAN PEMBUATAN KARYA TULIS ILMIAH BERBASIS PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) DI SD MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN Zulfadli Zulfadli; Ferryansyah Ferryansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v1i1.240

Abstract

Abstract: Pengabdian pada masyarakat pada kegiatan ini adalah memberikan wawasan pengetahuan tentang penulisan karya ilmiah. Pelatihan pengabdian ini tujuannya adalah mendampingi para guru dalam menulis karya ilmiah penelitian tindakan kelas secara benar dan mendampingi guru dalam prosedur penulisan karya ilmiah dalam jurnal.Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian adalah metode ceramah, diskusi dan praktik. Metode ceramah untuk menyampaikan tentang penulisan karya ilmiah berbasis penelitian tindakan kelas dan prosedur penulisan karya ilmiah dalam jurnal. sedangkan metode praktik untuk memberikan kesempatan berlatih kepada peserta untuk membuat tulisan karya ilmiah. Hasil kegiatan pengabdian secara keseluruhan dapat dinilai cukup baik, dilihat dari keberhasilan target jumlah peserta pelatihan dinilai baik (90%), prosedur pelaksanaan dalam melaksanakan penelitian tindakan kelas di nilai baik mencapai (76%), dan ketercapaian tujuan pelatihan dalam penulisan artikel dinilai cukup baik (50 %).Abstract: Community devotion to this activity is to provide insight into the knowledge of the writing of scientific papers. This devotional training is aimed at assisting teachers in properly writing scientific research on classroom action research and accompanying teachers in publication procedures of scientific papers in journals. The methods used in devotional activities are lecture, discussion and practice methods. Methods of lectures and discussion to convey about the writing of scientific papers based on classroom action research and scientific journal writing procedures in journals. While practice methods to provide the opportunity to participants  practice writing scientific papers. The results of overall devotion activities can be considered good enough, seen from the success of the target number of trainees is considered good (90%), implementation procedures in conducting classroom action research in good grades reached (76%), and the achievement of training objectives in the article writing is considered quite good (50%).

Page 8 of 25 | Total Record : 243