cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Graha Rektorat Lantai 6 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Karinov
ISSN : -     EISSN : 26206161     DOI : https://doi.org/10.17977
Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2019): September" : 12 Documents clear
PELATIHAN METODE PENELITIAN UNTUK MENINGKATAN KINERJA GURU-GURU SMKN 1 KOTA BATU Farida Rahmawati; Sri Handayani; Hari Wahyono; Imam Mukhlis; Hadi Sumarsono
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.446 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p157-160

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan profesionalisme guru adalah dengan meningkatkan intensitas guru dalam melalukan penelitian. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru-guru ekonomi dalam bidang penelitian yang berkaitan dengan proses pembelajaran di SMKN 1 Kota Batu. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan melalui dua tahapan kegiatan, yakni tahap penyampaian materi prinsip riset dan tahapanya termasuk aplikasi SPSS, Stata, dan Eviews dan tahap pendampingan penyusunan proposal. Kegiatan pengabdian ini diikuti 25 orang guru. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, penugasan, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan adalah terdapat peningkatan wawasan dan semangat guru dalam melakukan penelitian bagi kepentingan pembelajaran, keterampilan guru dalam penggunaan aplikasi pengolahan data serta terdapat proposal yang telah layak untuk ditindaklanjuti dalam bentuk penelitian.Kata kunci—Profesionalisme Guru, Pendampingan Pelatihan Metode Penelitian, SMKN 1 Kota BatuAbstractOne effort to improve teacher professionalism is to increase the intensity of teachers in conducting research. The purpose of this community service activity is to improve the ability of economic teachers in the field of research related to the learning process at SMK 1 Batu. The implementation of community service activities is carried out through two stages of activities, namely the stage of delivering the material of research principles and the stages including the application of SPSS, Stata, and Eviews and the assistance stage of preparing the proposal. This community service activity was attended by 25 teachers. The methods used are lectures, discussions, assignments, assistance and evaluation. The result of the activity is that there is an increase in teachers' insights and enthusiasm in conducting research for the sake of learning, teacher skills in using data processing applications and there are proposals that have been feasible to be followed up in the form of research.Keywords—Teacher Professionalism, Research Method Training Assistance, SMK 1 Batu
SOUVENIR BATIK MOTIF BANGUNAN KAMPUNG HERITAGE DENGAN TEKNIK SMOK SEBAGAI MODAL KEMAMPUAN BERWIRAUSAHA MASYARAKAT KAYUTANGAN MALANG Lisa Sidyawati; Ponimin Ponimin; Swastika Dhesti Anggriani
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.807 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p161-166

Abstract

Sejarah kota Malang tidak bisa lepas dari keberadaan Kayutangan. Pada era kolonial Belanda, kawasan ini menjadi pusat bisnis, yang hingga sekarang masih bertahan, bahkan telah ditetapkan sebagai  bangunan Heritage ke perwakilan pengelola 32 bangunan di Kota Malang 10 diantaranya berada dalam kawasan Kayutangan. Diantara bangunan-bangunan heritage terdapat gang yang juga dipenuhi rumah-rumah heritage, disanalah terdapat Kampung Heritage Kayutangan. Kampung Heritage Kayutangan sekarang ini menjadi salah satu destinasi wisata, dimana warganya sangat membuka diri dan menyiapkan rumah mereka sebagai titik swafoto. Namun ketika berkunjung ke Kampung Heritage Kayutangam, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing kesulitan mencari souvenir yang khas. Pengebdian ini bertujuan mengajak warga untuk dapat menumbuh kembangkan kemampuan berwirausaha yang selanjutnya mampu mengangkat potensi daerah melalui Pelatihan Pembuatan Souvenir Batik Motif Bangunan Kampung Heritage Kayutangan Malang dengan Teknik Smok. metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal. Hasil kegiatan ini terdapat pengembangan Kemampuan Berwirausaha Masyarakat dengan produk unggulan membuat Souvenir Wisatawan terutama bagi wisatawan asing berupa t-shirt dan goodie bag.Kata kunci—Heritage Malang, Kayu Tangan, Teknik SMOK AbstractThe history of Malang cannot be separated from the existence of Kayutangan. In the Dutch colonial era, this area became a business center, which until now still survives, even has been designated as a Heritage building to the representative of the management of 32 buildings in Malang. 10 of them are in the Kayutangan area. Among the heritage buildings there are alleys which are also filled with heritage houses, there is Heritage Kayutangan Village. Kayutangan Heritage Village is now one of the tourist destinations, where the residents are very open and preparing their homes as a selfie point. But when visiting the Kayutangam Heritage Village, both local and foreign tourists have difficulty finding distinctive souvenirs. This service aims to invite citizens to be able to develop and develop entrepreneurial skills which are then able to raise the potential of the region through the Training of Making Batik Motifs in Malang Kayutangan Heritage Village Building with Smok Technique. The method used is Participatory Rural Appraisal. The result of this activity is the development of Community Entrepreneurial Ability with superior products making Tourist Souvenirs especially for foreign tourists in the form of t-shirts and goodie bags.Keywords—Heritage Malang, Hand Wood, SMOK Engineering.
PRODUKSI OLAHAN BUNGA ROSELLA (HIBISCUS SABDARIFFA) DI DESA BALONGBENDO KABUPATEN SIDOARJO Martina Kurnia Rohmah; Yani Ambari; Khurin In Wahyuni
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.807 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p167-170

Abstract

Keberadaan Rosella belum dimanfaatkan secara optimal padahal tanaman ini memiliki manfaat yang sangat luas dalam bidang pangan dan kesehatan melalui berbagai produk olahan (diversifikasi) karena minimnya pengetahuan dan ketrampilan masyarakat khususny dalam hal pengolahan. Tujuan program ini adalah memberikan pengetahuan, bimbingan, serta pendampingan dalam memanfaatkan bunga rosella menjadi berbagai produk olahan sehingga memiliki nilai ekonomis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Balongbendo. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam program ini adalah penyuluhan, penanaman tanaman Rosella, pelatihan pembuatan produk olahan bunga rosella, pelatihan pengemasan dan pemasaran produk bunga rosella, serta pendampingan pada pameran produk olahan di Kabupaten Sidoarjo. Hasil dari kegiatan ini adalah: (1) Meningkatnya pengetahuan mitra tentang manfaat, budidaya tanaman, dan diversifikasi produk olahan Rosella (2) Meningkatnya keterampilan mitra dalam mengolah bunga Rosella dengan berbagai produk, (3) Terciptanya produk-produk olahan bunga rosella yang telah dipasarkan dalam bentuk Teh Rosella, Sirup Rosella dan Es Krim Rosella (4) Meningkatnya daya saing msyarakat Desa Balongbendo se-kebupaten Sidoarjo.Kata kunci—Produk Rosella, Teh Rosella, Sirup Rosella, Es Krim Rosella Abstract The existence of Rosella has not been optimally utilized even though this plant has very broad benefits in the field of food and health through a variety of processed products (diversification) because of the lack of knowledge and skills of the community specifically in terms of processing. The purpose of this program is to provide knowledge, guidance, and assistance in utilizing roselle flowers into various processed products so that they have economic value in order to improve the welfare of the people of Balongbendo Village. The method of implementation carried out in this program are: counseling, planting Rosella plants, training in making processed Rosella flower products, training in packaging and marketing of rosella flower products, and assisting at the exhibition of processed products in Sidoarjo Regency. The results of this activity are: (1) Increased knowledge of partners about the benefits, cultivation of plants, and diversification of processed Rosella products (2) Increased partner's skills in processing Rosella flowers with various products, (3) Creation of processed rosella flower products that have been marketed in the form of Rosella Tea, Rosella Syrup and Rosella Ice Cream (4) Increasing the competitiveness of Balongbendo Villages throughout the Sidoarjo Regency.Keywords—Rosella Products, Rosella Tea, Rosella Syrup, Rosella Ice Cream
PENGELOLAAN COBAN UNTUK WISATA EDUKASI DENGAN PELIBATAN KELOMPOK SADAR WISATA (POKDARWIS) DESA PAIT, KABUPATEN MALANG Moh Ihsom; Nurhadi Nurhadi; Kukuh Miroso Raharjo; Zulkarnain Zulkarnain
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.522 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p152-156

Abstract

Potensi wisata alam yang dapat dikembangkan di Desa Pait antara lain Coban (air terjun) Kethak, Coban Tangkil, Coban Bara’an. Coban Kethak merupakan air terjun dengan ketinggian 25 meter dengan luas wilayah ± 4 ha disekitarnya ditumbuhi tanaman alpukat dan pohon durian,  aliran dua coban ini mengalir ke arah dusun Slatri dan dusun Pait Kulon, disamping dimanfaatkan untuk usaha pertanian, aliran sungai ini dimanfaatkan sebagai tubing yang sangat menarik, khususnya pada musim penghujan. Tujuan yang dicapai dari kegiatan ini adalah Pokdarwis dapat mengembangakan dan mengelola potensi wisata  yang pada akhirnya memiliki dampak pada kesejahtraan mayrakat. Solusi yang ditawarkan untuk menjawab dan memecahkan permaslahan diatas adalah menjabarkan strategi dan membagi peran atau Tugas pokok  masing-masing pengurus dalam pengembangan dan pengelolaan wisata, pelatihan Pemandu Wisata dan promosi obyek-obyek wisata. Hasil kegiatan ini mampu mengekplorasi keberadaan dan keunikan obyek yang ditawarkan didukung bentuk promosi yang bersifat elektronik maupun  bentuk yang lain, serta terbentuknya visi yang sama dengan pemerintah daerah untuk  pengembangan wisata edukasiKata kunci—CobanKethak, CobanTangkil, CobanBara’an, Pokdarwis, wisata edukasi.AbstractPotential natural attractions that can be developed in Pait Village include Coban (waterfall) Kethak, Coban Tangkil, Coban Bara’an. Coban Kethak is a waterfall with a height of 25 meters with an area of ± 4 ha around it is overgrown with avocado plants and durian trees, the flow of these two coban flows towards the Slatri hamlet and Pait Kulon hamlet, besides being used for agricultural business, the river flow is used as a tubing very interesting, especially in the rainy season. The goal achieved from this activity is Pokdarwis can develop and manage tourism potential which ultimately has an impact on the welfare of the mayor. The solution offered to answer and solve the problems above is to describe the strategy and divide the role or main tasks of each board in the development and management of tourism, training of tour guides and promotion of tourist objects. The results of this activity are able to explore the existence and uniqueness of the offered objects supported by electronic and other forms of promotion, as well as the formation of the same vision with the local government for the development of educational tourism.Keywords—CobanKethak, CobanTangkil, CobanBara’an, Pokdarwis, educational tour
KAMPUNG ENTREPRENEUR BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI UMKM Andika Agung Sutrisno; Joko Samodra; Andreas Syah Pahlevi
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.807 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p171-176

Abstract

Tujuan program ini untuk mengembangkan dan memberikan pelatihan tentang bagaimana menggunakan media promosi yang efektif diwujudkan dalam bentuk sebuah platform pasar digital berbasis web. Sebagai tambahan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan citra Bumi Tunggul Wulung (BTWI) sebagai kampung entrepreneur, serta market place berbasis koperasi yang akan mewadahi setiap warga yang belum memiliki pasar produk dengan harapan dapat mingkatakan profit usaha serta terjadi kolaborasi antar warga. Kegiatan pengabdian masyrakat ini dilakukan melalui pelatihan branding, photo produk, pengolahan data pada website serta pelatihan e-commerce. Hasil dari kegiatan menjunjukkan bahwa dengan adanya Graphic Standard Manual (GSM) untuk Logo, maka identitas untuk mencapai brand awarness dapat diterapkan dalam berbagai atibut desain yang dialokasikan kedalam media promosi baik cetak maupun digital seperti website yang sudah dikembangkan. Dengan adanya website sebagai platform digital diharapkan dapat menjadi wadah bagi warga BTWI yang ingin meningkatkan profit usahanya dengan nafas kampung etrepreneur sebabagai citra warga.Kata kunci—entrepreneur, branding, marketplace, website, UMKM AbstractThe purpose of this program is to develop and provide training on how to use effective promotion media in the form of a web-based digital market platform. In addition, this activity is carried out to improve the image of Bumi Tunggul Wulung (BTWI) as an entrepreneur village, as well as a cooperative-based market place that will accommodate every citizen who does not yet have a product market in the hope of increasing business profits and collaboration between citizens. Activities in community service are through branding training, product photos, data processing on the website and e-commerce training. The results of the activity show that with the Graphic Standard Manual (GSM) for the Logo, the identity to achieve brand awareness can be applied in a variety of design allocated to print and digital promotional media such as websites that have been developed. With the website as a digital platform it is hoped that it can become a forum for BTWI residents who want to increase their business profits with the breath of the entrepreneur's village because of the citizens' image.Keywords—entrepreneur, branding, marketplace, website, MSME
METODE ANJANGSANA PADA KOMUNITAS PEMELUK AGAMA MEMUPUK SIKAP TOLERANSI BERAGAMA BAGI KADER PEREMPUAN Yuliati Holifah; Irene Maya Simon; Ella Faridati Zen; Widya Multisari
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v2i3p146-151

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini merupakan penerapan metode kearifan lokal yang sudah dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam menumbuhkan sikap saling tolong menolong dan saling hormat menghormati antar sesama.. Mengingat kader perempuan antar umat beragama merupakan figure dan perwakilan dari agamanya masing-masing, maka mereka harus dibekali sikap toleransi beragama yang cukup sebelum mensosialisasikan sikap toleransi beragama kepada umat yang lain. Program kemitraan masyarakat ini ditujukan untuk kader PAUB Kota Malang. Iptek yang diterapkan berupa strategi menumbuhkan sikap toleransi beragama melalui metode anjangsana. Dengan metode anjangsana ini dapat menumbuhkan penghayatan dan praktik kegamaan tidak hanya berhenti pada tahap klaim eksklusifisme (aku) yang berujung pada hubungan personal dengan Tuhan, tidak juga pada tahap inklusifisme (kamu) dengan perhatiannya pada perekrutan dukungan teologis atau ideologis (solidaritas), melainkan juga tahap keterbukaan (kita), dimana penghayatan religius atas nilai-nilai kemanusiaan dapat mewujudkan toleransi beragama tidak hanya pada level wacana.  Produk luaran yang dihasilkan berupa modul peningkatan sikap toleransi beragama bagi kader PAUB yang dapat diterapkan pada kader perempuan antar umat beragama di kota-kota lain di Jawa Timur. Kata kunci— Kader perempuan, Metode anjangsana, PAUB, Toleransi beragama.AbstractCommunity service activities are the application of local wisdom methods that have been carried out by the Indonesian people in fostering mutual assistance to help and respect each other respectfully. Considering women cadres among religious communities are figures and representatives of their respective religions, they sufficient religious tolerance must be provided before socializing the attitude of religious tolerance to other people. This community partnership program is intended for PAUB cadres in Malang. The applied science and technology in the form of strategies to foster an attitude of religious tolerance through the method of Anjangsana. With this method of Anjangsana can foster appreciation and religious practice not only stop at the stage of claims of exclusiveness (I) that lead to a personal relationship with God, not also at the stage of inclusiveism (you) with attention to the recruitment of theological or ideological support (solidarity), but also the stage of openness (us), where the religious appreciation of human values can realize religious tolerance not only at the level of discourse. The output products produced were in the form of modules to increase religious tolerance for PAUB cadres which could be applied to interfaith women cadres in other cities in East Java.Keywords— Female cadres, Anjangsana method, PAUB, religious tolerance
PENINGKATAN MUTU PRODUK UKM MELALUI SERTIFIKASI JAMINAN PRODUK HALAL Lulu Nurul Istanti; Heri Pratikto; Yuli Agustina; Madziatul Churiyah; Andi Basuki
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7349.13 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p198-203

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu produk melalui sertifikasi jaminan produk halal dengan memberikan pengetahuan, pemahaman dan pendampingan tentang pentingnya sertifikasi halal pada pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Trenggalek. Sesuai edaran LPPOM MUI bahwasannya di tahun 2019 seluruh produk yang berkaitan dengan makan dan minum harus memiliki sertifikasi halal. Hal ini menjadi salah satu tantangan bagi para pelaku UKM dalam memahami tentang arti pentingnya memiliki sertifikasi halal terhadap produk yang dimiliki. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan menambah wawasan dan pengalaman yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing bagi pelaku UKM. Kegiatan penyuluhan dilakukan melalui tahapan sosialisasi sampai pendampingan pendaftaran sertifikasi jaminan produk halal secara online pada 150 pelaku UKM yang bergerak di bidang kuliner, restoran, café maupun hotel. Penyuluhan Proses Sertifikasi Jaminan Produk Halal Usaha Kecil Menengah (UKM)  yang telah dilakukan dapat dilihat dari antusiasme keikutsertaan UKM Kabupaten Trenggalek dan Peningkatan Pengetahuan dan kesadaran masyarakat serta pengembangan SDM bagi pelaku UKM di Kabupaten Trenggalek terkait jaminan produk halal.Kata kunci—Penyuluhan, Sertifikasi Jaminan Produk Halal, UKM, Kabupaten Trenggalek. AbstractThis Community Service activity aims to improve product quality through halal product assurance certification by providing knowledge, understanding and assistance on the importance of halal certification for Small and Medium Enterprises (SMEs) in Trenggalek Regency. According to the LPPOM MUI circular, in 2019 all products related to food and drink must have halal certification. This has become one of the challenges for SMEs in understanding the importance of having halal certification for their products. It is expected that this activity will add insight and experience that can increase productivity and competitiveness for SMEs. Counseling activities carried out through the stages of socialization to the assistance of online halal product assurance certification registration on 150 SMEs actors engaged in culinary, restaurants, cafes and hotels. Counseling of the Process of Certification of Halal Assurance for Small and Medium Enterprises (SMEs) that has been carried out can be seen from the enthusiasm of SME participation in Trenggalek Regency and the Increased Knowledge and public awareness and HR development for SMEs in Trenggalek Regency related to halal product guarantee.Keywords—Counseling, Halal Product Guarantee Certification, UKM, Trenggalek Regency
PASAR DESA DIGITAL BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI UMKM Joko Samodra; Andreas Syah Pahlevi; Yon Ade Lose Hermanto
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.29 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p177-180

Abstract

Permasalahan yang dimiliki pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di desa Tunjungtirto kecamatan Singosari Kabupaten Malang yaitu masih menjalankan usahanya dengan sistem tradisional, belum memiliki media promosi dan pemasaran serta belum memiliki ketrampilan yang memadai dalam menggunakan media berbasis web. Tujuan kegiatan ini agar para pelaku usaha  memiliki media promosi dan pemasaran yang efektif bagi peningkatan penjualan produknya. Metode pendekatannya adalah pelatihan dan pendampingan dengan konten pembuatan platform ecommerce pasar desa digital berbasis web, fungsi dan fitur media berbasis web, dan memberikan bekal ketrampilan yang memadai tentang cara menggunakan medianya. Hasil pengembangan dan evaluasi kegiatan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dalam hal pembuatan, pemanfaatan media berbasis web dengan indikator telah terwujudnya media online dan sekaligus diuji coba untuk kegiatan promosi dan pemasaran produk mereka.Kata kunci—Pasar Desa, Digital, Media Promosi, UMKM Abstract Problems that are owned by Micro and Medium Enterprises (SMEs) in the village of Tunjungtirto, Singosari sub-district, Malang Regency, are still running their business with traditional systems, do not have promotion and marketing media and do not yet have adequate skills in using web-based media. The purpose of this activity is for businesses to have effective promotional and marketing media to increase sales of their products. The approach method is training and mentoring with the content of making web-based digital village market ecommerce platforms, web-based media functions and features, and providing adequate skills on how to use the media. The results of the development and evaluation of activities can be concluded that there is an increase in knowledge and skills in terms of making, using web-based media with indicators that online media have been realized and at the same time being tested for promotional activities and marketing of their products.Keywords—Village Market, Digital, Media Promotion, SMEs
PEMBENTUKAN KADER KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA UNTUK MENGURANGI FREKUENSI PERNIKAHAN DINI DI SISWA SMP DI KECAMATAN BANGSALSARI, JEMBER Wiwin Retnowati; Rize Budi Amalia
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.388 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p204-207

Abstract

Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk membekali siswa SMP di kelurahan Bangsalsari kecamatan Bangsalsari kabupaten Jember tentang pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi agar remaja putri akan lebih siap untuk menghadapi masa dewasa dan untuk mengurangi frekuensi pernikahan dini. Metode yang dilakukan adalah, penyuluhan reproduksi remaja, pelatihan dan pendampingan kader kesehatan. Hasil kegiatan adalah para remaja telah mampu mempraktekkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan reproduksinya dan sebagai pioner pada lingkungan sekitar maupun adik kelas mereka serta telah terbentuknya kader kesehatan reproduksi remaja putri. Kata kunci—kader kesehatan, pioneer siswa, reproduksi remaja. Abstract The purpose of this community service program is to equip Junior High School students in the Bangsalsari village, Bangsalsari sub-district, Jember Regency about knowledge about health, so that young women will be better prepared for the future and to multiply early marriages. The method used is youth counseling, training and health cadre assistance. The result of the activity is that young people who have successfully practiced their knowledge in daily life for reproductive health and as pioneers in the surrounding environment and their junior class have also developed a young female health cadre. Keywords—health cadres, pioneers of students, adolescent reproduction
PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWERPOINT DAN PEMANFAATAN APLIKASI ANDROID UNTUK GURU BAHASA ARAB Nurhidayati Nurhidayati; Imam Asrori; Mohammad Ahsanuddin; M. Wahib Dariyadi
Jurnal KARINOV Vol 2, No 3 (2019): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.45 KB) | DOI: 10.17977/um045v2i3p181-184

Abstract

Dari segi sarana dan prasarana, 109 MTs di Kabupaten Bojonegoro sudah memiliki sarana-prasarana yang memadai, di beberapa madrasah fasilitas Internet juga telah tersedia, namun dalam penggunaanya belum optimal. Para guru masih sangat jarang yang memanfaatkan komputer itu untuk tujuan peningkatan pembelajaran apalagi menggunakan media pembelajaran berbasis Powerpoint dengan berbagai aplikasinya ,pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan keterampilan guru-guru bahasa Arab MTs di Bojonegoro  tentang konsep media pembelajaran berbasis powerpoint, materi yang dikembangkan adalah media  pembelajaran bahasa Arab dan pembuatan video pembelajaran melalui android, metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa keterampilan para guru cukup meningkat dengan indikator bahwa produk luaran pelatihan telah memenuhi standar media yang menarik serta berpotensi dapat mempercepat pencapaian kompetensi siswa dalam pembelajaran bahasa arab.Kata kunci— Media Pembelajaran, Pembelajaran inovatif, Bahasa Arab, Powerpoint AbstractIn terms of facilities and infrastructure, 109 MTs in Bojonegoro already have adequate infrastructure, in some madrasah Internet facilities are also available, but the use is not optimal yet. Teachers are still very rarely using the computer for the purpose of improving learning especially using Powerpoint-based learning media with a variety of applications, this dedication is done to increase knowledge and improve the skills of Arabic MTs teachers in Bojonegoro about the concept of powerpoint-based learning media, the material developed is a medium for learning Arabic and making learning videos through Android, the method used is training and mentoring. The results of this training show that the skills of teachers have improved considerably with indicators that the training output products have met attractive media standards and can potentially accelerate the achievement of student competencies in learning Arabic.Keywords—Learning Media, Innovative Learning, Arabic, Powerpoint

Page 1 of 2 | Total Record : 12