cover
Contact Name
Evinna Cinda Hendriana
Contact Email
evinnacinda@yahoo.com
Phone
+6285393531008
Journal Mail Official
journal@stkipsingkawang.ac.id
Editorial Address
Jalan STKIP - Kelurahan Naram, Singkawang, Kalimantan Barat
Location
Kota singkawang,
Kalimantan barat
INDONESIA
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia)
Published by STKIP Singkawang
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia is a peer-reviewed scientific open access, with e-ISSN : 2477-8435 and p-ISSN 2477-5940 published by Institute for Managing and Publishing Scientific Journals at STKIP Singkawang, Indonesia in 2015. In Last 2016 Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia has built Organization and Editorial team to publish scientific paper. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia is an-Opened Access journal and published twice a year every Maret and August. It publishes the research (no longer than 5 years after the draft proposed) in term of learning, teaching, education in elementary school. All finding in scientific paper can be published in this journal.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023" : 7 Documents clear
HUBUNGAN BUDAYA LITERASI DENGAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Saputra, Dian Asri; Martono, Martono; Habaridota, Maha Lastasa Buju Basafpipana
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i3.4750

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu : 1) menggambarkan tingkat budaya literasi dan keterampilan narasi siswa, 2) menganalisis perbedaan budaya literasi dan keterampilan menulis narasi berdasarkan gender dan kelas, 3) menganalisis hubungan antara budaya literasi dengan kemampuan menulis narasi siswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, V, dan VI yang berjumlah 193 siswa. Sampel dialmbil dari populasi dengan teknik simple random sampling sebanyak 130 siswa. Teknik pengumpul data yang digunakan yaitu pengukuran dengan instrumen skala dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu persentase, manova, dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) nilai rata-rata budaya literasi sebesar 86% dan nilai keterampilan menulis narasi sebesar 70,4%, 2) nilai perbedaan budaya literasi dan keterampilan menulis narasi berdasarkan jenis kelamin sebesar 13% (p > .05) dan berdasarkan kelas 77% (p < .05), 3) nilai korelasi antara budaya literasi dengan keterampilan menulis narasi sebesar .721 (p < .05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa budaya literasi siswa berada pada kategori tinggi dan keterampilan menulis narasi berada pada kategori sedang. Kemudian budaya literasi dan keterampilan menulis narasi tidak berbeda berdasarkan gender, namun berbeda berdasarkan kelas. Terdapat hubungan yang signfikan antara budaya literasi dengan keterampilan menulis narasi.
Penggunaan Metode Percobaan Sederhana Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas 4 SDN 2 Kilensari Amroellah, Afif
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i3.4557

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA anak kelas 4 di Sekolah Dasar Negeri 2 Kilensari dalam memahami materi gaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV dengan menggunakan metode percobaan sederhana. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 13 orang. Rancangan penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi, lembar tes, dan dokumentasi selama pembelajaran. Perkembangan proses pembelajaran dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan, baik dari segi aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran maupun hasil belajar siswa. Aktivitas guru pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 11,77% dari 76,47% menjadi 88,24% dan aktivitas siswa mengalami peningkatan sebesar 17,31% dari 67% menjadi 84,31%. Selain itu, ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal dari siklus I ke siklus II juga mengalami peningkatan sebesar 15,38% dari 76,92% menjadi 92,30%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode percobaan sederhana dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa pada materi gaya.
Nilai-Nilai Tradisi Tepung Tawar Sebagai Sumber Belajar IPS Di SD Melin, Melin; Suprapto, Wasis; Mulyani, Sri
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i3.4545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan proses pelaksanaan Tradisi Tepung Tawar pada masyarakat Melayu di Desa Mentibar Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas; 2) untuk mendeskripsikan nilai-nilai yang terdapat dalam Tradisi Tepung Tawar untuk dijadikan sebagai sumber belajar IPS di SD; 3) untuk mendeskripsikan pemanfaatan nilai-nilai dalam Tradisi Tepung Tawar sebagai sumber belajar IPS di SD. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mentibar Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas dan di SDN 8 Mentibar. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Proses pelaksanaan Tradisi Tepung Tawar di Desa Mentibar ada 2 (dua) tahap, yakni pelaksanaan awal dan pelaksanaan inti. Pelaksanaan awal disebut Pappas bidan dengan serangkaian acara: mandi dengan air tolak bala, turun tanah, be urut, bepappas, dan doa . Sedangkan pelaksanaan inti berisikan acara Tradisi Tepung Tawar, yang mana dengan serangkaian acara : dzikir nazam/ salai, gunting rambut, bepappas dan doa selamat. 2) ada 7 nilai-nilai yang ada dalam Tradisi Tepung Tawar: nilai syukur, nilai agama, nilai sosial, nilai silaturahmi, nilai gotong royong, nilai kebersamaan, dan nilai pelestarian budaya. 3) Pemanfaatan nilai-nilai dalam Tradisi Tepung Tawar sebagai sumber belajar IPS di SD, dapat di implemetasikan pada mata pelajaran IPS KD 3.2 dan KD 4.2 serta 3.3 dan KD 4.3 dalam silabus dan RPP kelas V semester kedua.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran PBL Media Kertas Warna Pada Siswa Kelas II Yuliani, Siti; Sunaryo, Hari; Rosalia, Lia Angelia
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i3.4399

Abstract

Berdasarkan data awal yang diperoleh di kelas II, diketahui bahwa terdapat beberapa kendala yang terjadi dalam pembelajaran Matematika yaitu siswa merasa jenuh ketika mempelajari dan menganalisis materi, siswa kurang aktif dalam pembelajaran, sehingga sebagian menyebabkan ketidak tercapainya ketuntasan belajar siswa yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. sehingga penggunaan media kertas warna digunakan untuk meningkatkan hasil belajar matematika agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran matematika Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Problem based learning (PBL) media kertas warna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah PTK yang terdiri dari dua siklus. Yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Partisipan penelitian adalah siswa kelas II disebuah SD di Kota Nganjuk yang terdiri dari 18 siswa. Data dikumpulkan melalui pretest dan post test serta observasi kelas. Perlakuan dalam penelitian ini adalah penerapan model PBL dalam pembelajaran. Hasil penelitian pembelajaran Matematika menggunakan model pembelajaran PBL media Kertas Warna di SD Negeri 2 Mungkung Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk dapat dilaksanakan guru dan siswa dengan sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Matematika melalui model pembelajaran PBL media Kertas Warna dapat meningkat. Dengan demikian dapat diajukan suatu rekomendasi bahwa pembelajaran Matematika dengan model pembelajaran PBL media Kertas Warna dapat meningkatkan proses belajar dan kemampuan siswa dalam menentukan nilai pecahan bilangan.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Mata Pelajaran Matematika Dengan Menggunakan Model Problem Based Learning Trijaya, Revalusiana; Sukmanasa, Elly; Nurlaela, Epon
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i3.4776

Abstract

Penelitian dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dan kolaborator dengan tujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dan hasil belajar mata Pelajaran matematika pada materi pecahan kelas V dengan menerapkan model problem based learning. Obyek penelitian berjumlah 24. Metode penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart dengan teknik pengumpulan data, observasi, tes, penilaian, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik statistik desktiptif. Hasil penelitian pada aspek penilaian pelaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan sebanyak 3% dari hasil siklus I 95,5% dan pelaksanaan pembelajaran siklus II mendapatkan nilai 98,5%. aspek perubahan sikap peserta didik (keberanian, ketelitian, tanggung jawab, dan keaktifan) mengalami peningkatan sebanyak 19,5% dari rata-rata siklus I 67,4% dan nilai rata-rata siklus II 86,9%. Sama halnya dengan aspek perubahan keterampilan peserta didik mengalami peningkatan sebanyak 10,9% dari rata-rata siklus I 81,2% dan nilai rata-rata siklus II 92,1%. Selain itu, aspek lainnya yang mengalami peningkatan yaitu aspek ketuntasan hasil belajar. Mengalami peningkatan sebanyak 58,3%, pada siklus I rata-rata persentase 20,8% dengan indikator keberhasilan 75% dan secara klasikal tuntas dengan persentase siklus II sebanyak 79,1%. menunjukkan tercapainya indikator keberhasilan penelitian secara klasikal 75% dengan KKM yang telah ditentukan yaitu 70 dengan mendapat rata-rata nilai 80,5. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar mata Pelajaran matematika di kelas V di Sekolah Dasar Negeri Julang Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor semester ganjil tahun Pelajaran 2023/2024.
Pengembangan e-LKPD IPA Berbasis Problem Based Learning Untuk Melatih Scientific Reasoning Siswa Sekolah Dasar Hidayat, Nuris; Susilowati, Gisca Dewi; Suarmika, Putu Eka
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i3.4648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-LKPD IPA Berbasis Problem Based Learning untuk Siswa Sekolah Dasar pada pokok materi gaya untuk siswa kelas IV di Gugus I Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo dan menguji kelayakan e-LKPD yang dihasilkan supaya bisa dimanfaatkan untuk melatih Scientific Reasoning Siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan 4D. Instrumen yang digunakan angket validasi untuk beberapa ahli materi, ahli media, dan ahli LKPD, serta angket respons. Hasil penelitian dari produk yang dikembangkan berdasarkan penilaian dari ahli materi mendapat kriteria baik dengan rerata skor persentase 79,6%, penilaian dari ahli media mendapat kriteria baik dengan rerata skor persentase 83,8%, dan hasil penilaian dari ahli LKPD mendapatkan kriteria baik juga dengan rerata skor persentase sebesar 83,3%. Untuk hasil dari respons siswa mendapat skor persentase sebesar 86,6% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil perolehan data dapat disimpulkan bahwa e-LKPD IPA Berbasis Problem Based Learning ini layak digunakan sebagai sumber belajar bagi siswa kelas 4 sekolah dasar untuk melatih scientific reasoning siswa. Implikasi e-LKPD interaktif ini dapat meningkatkan produktivitas kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan smartphone android.
Peran Orang Tua dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Negeri 17 Kabupaten Sintang Kurniati, Nuri; Halidjah, Siti; Priyadi, Antonius Totok
JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Vol 8, No 3 (2023): VOLUME 8 NUMBER 3 SEPTEMBER 2023
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jpdi.v8i3.4730

Abstract

Dari sekolah dasar hingga pendidikan tinggi, orang tua bertanggung jawab atas pendidikan anak-anaknya. Keterlibatan orang tua dalam menyekolahkan anaknya kini terbatas. Mayoritas orang tua memilih pesantren dan pendidikan formal untuk mendidik anak-anaknya. Meski demikian, peran orang tua tetap memegang peranan penting dalam memilih sekolah atau pesantren. Orang tua harus membuat persiapan untuk memposisikan diri mereka sehingga mereka dapat berkontribusi pada kesuksesan kurikulum merdeka. Metodologi studi ini, melibatkan pemeriksaan deskriptif kualitatif sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer, yaitu kepala sekolah dan sumber data sekunder yaitu orang tua dan juga siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi data dan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis model Milles dan Huberman yang terdiri dari data reduction, display, dan conclution atau verification. Dapat disimpulkan bahwa peran keluarga dalam pendidikan anak sudah terlaksana, walaupun tidak semua terlaksana dengan baik. Karena tingkat pendidikan orang tua yang masih rendah. Orang tua diharapkan mempelajari kurikulum merdeka, mengenali minat dan kemampuan anak, mendukung upaya anak dalam menyelesaikan tugas atau menggali potensi dirinya, memahami gaya belajar anak, memberikan bimbingan berkelanjutan, dan menjalin komunikasi dengan guru kelas dan wali kelas anak.

Page 1 of 1 | Total Record : 7