cover
Contact Name
Ir. Jhon Hardy Purba, M.P.
Contact Email
jhon.purba@unipas.ac.id
Phone
+6236223588
Journal Mail Official
jhon.purba@unipas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali - 81117
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Agro Bali: Agricultural Journal
ISSN : -     EISSN : 2655853X     DOI : https://doi.org/10.37637/ab.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Agro Bali: Agricultural Journal is an information media that contains articles from research, theoretical studies, and scientific writings on agriculture especially agrotechnology i.e.: agronomy, horticulture, plant breeding, soil sciences, plant protection, and other pertinent field related to plant production.
Articles 425 Documents
Peningkatan Kadar Kemanisan Jagung Manis (Zea mays saccharata L.) melalui Pemberian Kalium dan Kadar Air Zoelmy, Rizkira Utami; Maghfoer, Moch. Dawam
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1405

Abstract

Unsur K termasuk unsur hara esensial yang mendukung proses fisiologis jagung manis. Beberapa proses fisiologi bergantung pada K, seperti pengaturan stomata dan fotosintesis. Selain itu pada saat jagung manis berada pada kondisi kekeringan, K mengatur pembukaan stomata dan membantu tanaman beradaptasi dari kondisi level air yang rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi keterkaitan faktor dosis kalium dan level kapasitas lapang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga April 2022. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial terdiri dari 2 faktor  dan 3 ulangan. Faktor pertama adalahdosis pupuk kalium (KCl) yang terdiri dari 4 taraf yaitu: 50 kg ha-1 (K50), 100 kg ha-1 (K100), 150 kg ha-1 (K150), dan 200 kg ha-1 (K200 ). Faktor kedua adalah kapasitas lapang dengan 3 taraf yaitu:100% kapasitas lapang  (KL100), 75% kapasitas lapang (KL75), dan 50% kapasitas lapang (KL50). Saat 45 hst (hari setelah tanam), perlakuan 150 kg ha-1 kalium meningkatkan total bobot kering jagung manis sedangkan  perlakuan 75% kapasitas lapang berpengaruh pada kerapatan stomata. Sementara itu, perlakuan 100% kapasitas lapang dapat meningkatkan level kemanisan di jagung manis saat berumur 76 hst.
Capsicum annum L. Storability Vigor and Estimation of Its Genetic Parameters Ekowahyuni, Luluk Prihastuti; Sutjahyo, Surjono Hadi; Suhartanto, Mohammad Rahmad; Syukur, Muhammad; Sujiprihati, Sriani
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1403

Abstract

One of the problems of horticultural seeds is the lack of quality of seeds. This experiment aims to evaluate the methods of rapidly pouring hybrid, non-hybrid, local, introduced cayenne pepper seeds and large quantities produced in 2014 and 2016. Non-hybrid seeds were 4 production genotypes in 2014 and 4 in 2016. The hybrid seeds used were 10 production genotypes in 2014 and 8 in 2016. The data analysis used is an analysis of the regression line's angle of inclination, which is the angle resulting from the comparison of the ordinate and abscissa. Based on the results of rapid pouring tests using 20% methanol for 0, 2-, 4-, 6- and 8-hour information, the storability of seeds produced in 2014 was better and higher than in 2016 Therefore, hybrid chili seeds and non-hybrid chili seeds have the same seed storability vigor, as well as between local vs introduced chili seed also large chili seed vs cayenne pepper.  
Pengaruh Aplikasi Mikroba terhadap Fisiologis Beberapa Varietas Padi Fase Vegetatif pada Kondisi Salin Tergenang Badrudin, Ubad; Ghulamahdi, Munif; Purwoko, Bambang Sapta; Pratiwi, Etty
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1279

Abstract

Padi merupakan makanan pokok di Indonesia yang produksinya harus ditingkatkan seiring bertambahnya jumlah penduduk. Lahan produktif beralih fungsi untuk kepentingan nonpertanian yang menyebabkan ketersediaan lahan untuk pertanian semakin sempit. Alternatif solusinya pemanfaatan lahan suboptimal (lahan salin menggenang). Tetapi, lahan ini dapat menghambat pertumbuhan dan produksi tanaman karena tingginya tekanan osmotik dan daya hantar listrik serta rendahnya ketersediaan oksigen yang dibutuhkan tanaman. Salah satu upayanya dengan aplikasi mikroba (pupuk hayati) dan varietas padi adaptif dan toleran. Pupuk hayati mampu memperbaiki kondisi salin menggenang dengan memfiksasi N, melarutkan fosfat dan kalium, memproduksi hormon pertumbuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh mikroba terhadap aspek fisiologi beberapa varietas padi pada kondisi salin menggenang. Penelitian berlangsung mulai bulan September-Desember 2022. Perancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua faktor, yaitu jenis konsorsium mikroba (tanpa mikroba/M0; konsorsium mikroba 1/M1; konsorsium mikroba 2/M2; konsorsium mikroba 3/M3), dan varietas padi (Pokkali/V1; Biosalin 2 Agritan/V2; IR 29/V3). Variabel pengamatan tinggi tanaman, jumlah anakan, klorofil (SPAD), jumlah stomata, klorofil a, klorofil b, prolin, enzim SOD, laju fotosintesis, konduktansi stomata, dan laju transpirasi. Data dianalisis dengan uji F, apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan konsorsium mikroba berpengaruh sangat nyata terhadap kadar prolin, klorofil a, dan klorofil b, sedangkan varietas padi pada tinggi tanaman, jumlah stomata, dan laju transpirasi berpengaruh sangat nyata,namun tidak terdapat interaksi pada semua variabel pengamatan.
Kolonisasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) pada Rizosfer Beberapa Vegetasi di Lahan Pasca Tambang Batu Bara dengan Tingkat Kelerengan Berbeda Wisnubroto, Muhammad Parikesit; Armansyah, Armansyah; Anwar, Aswaldi; Suhendra, Dede
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1514

Abstract

Kegiatan pertambangan khususnya batu bara berpotensi memberikan dampak negatif bagi lingkungan karena menyebabkan kerusakan lahan. Adapun guna merehabilitasi lahan tersebut diperlukan suatu tindakan revegetasi, antara lain menggunakan bantuan Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kolonisasi spora FMA yang mengindikasikan tingkat kecocokan antara FMA dengan vegetasi eksisting di lahan pasca tambang batu bara pada beberapa kelerengan yang berbeda, sehingga diharapkan dapat diperoleh suatu informasi awal dalam menentukan jenis tanaman yang cocok untuk dikombinasikan dengan spora FMA yang mendukung langkah revegetasi tersebut. Tahapan kajian yang dilakukan ialah mengambil sampel tanah lahan bekas tambang batu bara, identifikasi vegetasi, ekstraksi spora, dan identifikasi spora FMA yang ditemukan. Pengambilan sampel tanah untuk analisis sifat kimia tanah serta pengamatan spora mikoriza pada lahan bekas tambang batu bara dilakukan berdasarkan random sampling pada kedalaman 0-20 cm dengan 5 tipe kelerengan, yaitu datar, landai, agak curam, curam, dan sangat curam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolonisasi mikoriza di dalam tanah lahan pasca tambang batu bara memiliki nilai persentase yang berbeda pada masing-masing tipe kelerengan, yaitu mencapai 30% (datar), 21,58% (landai), 13,16% (agak curam), 23,34% (curam), dan 6,19% (sangat curam). Semakin curam lereng, kolonisasi akan semakin menurun. Berdasarkan frekuensinya, Glomus sp. dapat ditemukan pada setiap tipe kelerengan, sehingga mengindikasikan bahwa jenis FMA tersebut mampu bersimbiosis dengan baik dengan tumbuhan yang ditemukan antara lain seperti Centrosema pubescens, Fimbristylis littoralis, Vigna luteola, Alysicarpus vaginalis, dan Mimosa sp. Persentase kolonisasi akar berkorelasi negatif dengan kadar P dan berkorelasi positif dengan kadar Ca dalam tanah. Persentase kolonisasi spora FMA tertinggi terjadi pada lereng datar dengan vegetasi Centrosema pubescens. 
Pengaruh Penambahan Trichoderma Spp. pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Pisang (Musa acuminata) Cavendish Hasil Kultur Jaringan Pradana, I Kadek Wira; Dwiyani, Rindang; Wirya, Gusti Ngurah Alit Susanta
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1568

Abstract

Trichoderma merupakan salah satu mikroorganisme spesifik spesies, jadi masing-masing spesies Trichoderma akan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap spesies tanaman yang berbeda. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pengaruh Penambahan Trichoderma spp. Pada Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Pisang (Musa acuminata) Cavendish Hasil Kultur Jaringan. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan satu faktor dengan rancangan lingkungan RAL. Trichoderma ditambahkan dengan perbedaan spesies Trichoderma yaitu T0 = Kontrol, Ta = T. asperellum., Th= T. harzianum, Tk = T. koningii, Tv = T. viride. Tahapan penelitian aklimatisasi plantlet tahap satu (3 minggu), inkubasi Trichoderma pada kompos (2 minggu), aklimatisasi tahap dua (6 minggu). Data yang diperoleh dari pengukuran, penghitungan dan pengamatan variabel dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis of variance (ANOVA). Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa aplikasi Trichoderma spp. pada tanaman pisang (Musa Acuminata) cavendish hasil kultur in vitro berpengaruh tidak nyata P ≥ 0,05 terhadap semua variabel yang diamati. Namun ada kecenderungan pertambahan jumlah helai daun Th lebih banyak 1,75 helai dibanding T0, panjang akar Th lebih panjang 6,525 cm dibanding T0.
Factors Affecting Telang (Clitoria ternatea L.) Germination: Systematic Literature Review Kuswantoro, Farid; Li'aini, Arrohmatus Syafaqoh
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1537

Abstract

Clitoria ternatea is a multipurpose plant species. Interest in this plant species has increased recently as its antioxidant properties made it a popular natural food additive. This condition implies that a review study to understand the current development of C. ternatea germination biology, especially factors affecting its germination, is essential to help interested stakeholders cope with future demand. Thus, this study aims to use a systematic literature method to provide data on factors affecting C. ternatea germination. Data on this topic is acquired from the publication in the Google Scholar database. The publications were screened to acquire relevant publications for the review process. This study found that dormancy, pod maturity and seed age are internal factors affecting C. ternatea germination. Meanwhile, external factors such as dormancy alleviation, hormone and PGPR treatment, allelopathic compound, storage, and germination conditions such as storage and substrate temperature also affect the plant species' germination. In conclusion, based on the provided data, C. ternatea germination, like the germination of any other plant species, is affected by internal and external factors.
Studi Karakteristik Spasial Lahan Kecamatan Bluto, Sentra Produksi Cabe Jamu (Piper retrofractum Vahl.), Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Rahman, Fahmi Arief; upriyadi, Slamet S; Suryawati, Sinar; Murtadlo, Mesi Khodijah; Khodali, Achmad
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1274

Abstract

Produksi tanaman sangat dipengaruhi oleh kondisi lahan dan teknik budidaya. Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat digunakan untuk pengelolaan dan pengambilan keputusan berbasis site-specific tentang kesuburan tanah secara presisi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik lahan terutama sifat kimia tanah di Kecamatan Bluto, wilayah sentra Cabe Jamu di Madura, dengan menggunakan GIS. Penelitian dilakukan di Bluto, Sumenep dari September hingga Desember 2022. Penelitian menggunakan metode fisiografik untuk memperoleh satuan pengamatan tanah (SPT) dengan melakukan tumpang susun peta RBI,  peta Kelerengan (hasil pengolahan data Digital Elevation Model (DEM) SRTM) dan peta Geologi. sampel tanah (top soil) dari setiap SPT diambil berdasarkan sistem diagonal. Sampel tanah selanjutnya dianalisis tekstur (Metode Pipet), pH (H2O) dan pH (KCl) (Metode elektrik), kadar C-organik (Metode Walkey-Black), N total (Metode Kjeldahl), P tersedia (Metode Olsen), Kation dapat ditukar (K-dd, Na-dd, Ca-dd, dan Mg-dd) dan KTK (NH4OAc pH 7.0). Data selanjutnya digunakan untuk membuat Peta Karakteristik Lahan menggunakan Metode Interpolasi Inverse Distance Weighting (IDW). Hasil analisis karakteristik lahan secara spasial memberikan gambaran yang utuh sebagai acuan pengelolaan berbasis wilayah. Hasil analisis menunjukkan bahwa tekstur pada umumnya adalah lempung berpasir dan lempung, pH aktual agak alkali, pH potensial netral dan agak alkal, N total tergolong rendah hingga sedang, P-tersedia sangat tinggi, C-organik umumnya tergolong sedang dan tinggi, KTK didominasi kriteria sedang, Ca-dd seluruh wilayah sangat tinggi, Mg-dd sedang dan tinggi, Na-dd sangat rendah dan rendah, dan K-dd didominasi oleh kriteria tinggi. 
Analysis of Customer Satisfaction with Seller of Aglaonema Flower Plants Zulkarnain, Zulkarnain; Isnaini, Soni; Rakhmiati, Rakhmiati; Maryati, Maryati; Handayani, Etik Puji; Yatmin, Yatmin
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1224

Abstract

Ornamental plants are a type of plant that provides additional aesthetic value. One of the ornamental plants that is currently trending and popular with consumers is the aglaonema flower. Humans always need the aglaonema flower ornamental plant to fulfill consumer satisfaction. The research aims to determine the level of consumer satisfaction with the seller of aglaonema ornamental plants in Tulus Rejo Village, Pekalongan District, East Lampung Regency. The research location is in Rejo Ikhlas Village, Pekalongan District, East Lampung Regency with the consideration that this area is a production center for sales of aglaonema flower ornamental plants. The research respondents were 30 consumers who bought Aglaonema flowers from within and outside the Pekalongan area, determined by the census method. The sampling technique was accidental sampling technique. The analysis used is Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA). The results of the research on the sale of decorative aglaonema flower plants in Tulus Rejo Village, Pekalongan District, East Lampung Regency are in the "satisfied" category, this can be seen from the calculation CSI of 71.20 percent, which means consumers are satisfied with the seller of aglaonema ornamental plants on the attributes of aglaonema ornamental plants having good quality and quality so that they succeed in satisfying consumers of aglaonema ornamental plants.
Analisis Volatilitas, Integrasi Pasar Dan Transmisi Harga Cabai Merah Di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia Ginting, Nelva Meyriani; Lubis, Anita Rizky; Zendrato, Melvin
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1519

Abstract

Cabai merah merupakan komoditas ekonomi tinggi dan strategis di Sumatera Utara. Fluktuasi harga yang tinggi menimbulkan kerugian bagi produsen dan konsumen karena perubahan harga yang cepat, sehingga diperlukan arus informasi yang cepat. Adanya selisih harga yang besar antara harga cabai merah produsen dan harga konsumen menunjukkan bahwa volatilitas harga cabai merah disebabkan perbedaan biaya distribusi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis volatilitas harga cabai merah, menganalisis integrasi pasar cabai merah dan menganalisis transmisi harga cabai merah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode ARCH/GARCH untuk menganalisis volatilitas harga cabai merah, metode VECM (Vector Error Correction Model) untuk menganalisis integrasi pasar cabai merah, dan AECM (Asymmetric Error Correction Model) untuk menganalisis transmisi harga cabai merah di Provinsi Sumatera Utara. Hasil Penelitian menunjukkan harga produsen dan konsumen rendah karena volatilitas harga produsen dan konsumen rendah. Dalam jangka pendek, ada beberapa tingkat harga pasar yang tidak terintegrasi, tetapi dalam jangka panjang terjadi integrasi antara pasar produsen dan grosir. Harga produsen cabai merah ditransmisikan langsung ke harga konsumen cabai merah di Provinsi Sumatera Utara dalam jangka panjang. Di sisi lain, harga grosir dan konsumen cabai merah ditransmisikan langsung ke harga produsen dalam jangka pendek.
Kajian Pola Distribusi Tekstur terhadap Bahan Organik pada Berbagai Penggunaan Lahan Solekhah, Bella Agit; Priyadarshini, Rossyda; Maroeto, Maroeto
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1571

Abstract

Sifat fisik tanah adalah karakteristik yang mengidentifikasi jenis dan kondisi tanah secara fisik dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Pada penggunaan lahan yang berbeda menunjukkan kondisi tekstur tanah yang berbeda pula, hal ini dikarenakan oleh sejumlah faktor seperti jenis vegetasi, aktivitas manusia, fraksi tanah dan kondisi lingkungan. Tekstur tanah dapat dipengaruhi oleh keberadaan bahan organik, hal ini dikarenakan bahan organik membantu dalam pembentukan agregat tanah sehingga berpengaruh terhadap tekstur dan struktur tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi tekstur tanah terhadap bahan organik dan hubungan tekstur dengan ketersediaan bahan organik tanah pada berbagai penggunaan lahan di wilayah Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Penggunaan lahan tersebut meliputi sawah, kebun, dan tegalan, dengan melakukan analisis terhadap parameter tekstur dan bahan organik tanah. Metode Penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), proses pengambilan sampel dilakukan secara acak di setiap kategori lahan, diambil sampel tanah terganggu pada kedalaman 0-20 cm dan 20-40 cm, kemudian hasilnya digabungkan. Proses pengambilan sampel diulang sebanyak 3 kali untuk setiap kategori lahan, sehingga totalnya diperoleh 9 sampel tanah. Hasil penelitian ini adalah analisis tekstur tanah pada penggunaan lahan sawah dan tegalan menunjukkan jenis tekstur tanah lempung berpasir sedangkan pada penggunaan lahan kebun menunjukkan jenis tekstur tanah lempung. Penggunaan lahan kebun memiliki kandungan bahan organik tanah tertinggi yaitu sebesar 1.59%, penggunaan lahan sawah sebesar 1.23%, dan penggunaan lahan tegalan sebesar 0.99%.