cover
Contact Name
Ir. Jhon Hardy Purba, M.P.
Contact Email
jhon.purba@unipas.ac.id
Phone
+6236223588
Journal Mail Official
jhon.purba@unipas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali - 81117
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Agro Bali: Agricultural Journal
ISSN : -     EISSN : 2655853X     DOI : https://doi.org/10.37637/ab.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Agro Bali: Agricultural Journal is an information media that contains articles from research, theoretical studies, and scientific writings on agriculture especially agrotechnology i.e.: agronomy, horticulture, plant breeding, soil sciences, plant protection, and other pertinent field related to plant production.
Articles 425 Documents
Design of A Web-Based Geographic Information to Show Spatial Information of Land Used for Horticulture Kawung, Yosua; Tooy, Dedie; Pakasi, Sandra
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1373

Abstract

Information technology is necessary today, especially to present information on land planted with horticultural crops in an area. The need to obtain fast, precise, and accurate information with the existence of an internet network via smartphones has proven to be very helpful in presenting information to local governments and buyers of horticultural products in obtaining products that can be traded to the public. Often the difficulties that occur in several agricultural areas, the information available is only in the form of location data tables and the exact location is unknown. The problem is that this information is not yet available in some areas. Therefore this study aims to create a web-based information system by compiling, storing and showing information about existing horticultural plants by taking a case example in Girian District, Bitung City, North Sulawesi Province. Web-based information is created by combining the information using a geographic information system (GIS) that displays descriptive text, tables, and images based on spatial location. The results of this study are expected to be useful for farmers in Girian District and local governments in planning and evaluating horticultural farming more easily. The research was conducted by building a web using the Windows 10 pro operating system platform, ArcGIS 10.8 software, Google Earth, Microsoft Word, and XML as a web server, and WordPress 5.4.1 as a content management system. Websites that have been built are tested for performance with gtmatrix with good results. The website that has been built can provide information related to horticultural crops in Girian District, Bitung City, especially information about Girian District and also the location of horticultural crops in Girian District, Bitung City.
Respon Macam Pupuk terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Omega-3 pada Tanaman Krokot (Portulaca oleracea L.) Nabilah, Lutfiah; Dewanti, F. Deru; Koentjoro, Yonny; Tarigan, Puji Lestari
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1290

Abstract

Tanaman Krokot (Portulaca oleracea L,) salah satu jenis tanaman liar yang dapat digunakan sebagai obat. Krokot dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat karena memiliki banyak kandungan gizi. Kandungan vitamin dalam krokot dapat digunakan sebagai antioksidan senyawa yang dapat melindungi sel dari kerusakan yang berasal dari radikal bebas. Kandungan gizi yang banyak pada tanaman krokot menjadikan alasan bahwa tanaman krokot dapat dijadikan sebagai tanaman budidaya. Budidaya tanaman membutuhkan pupuk untuk menambah nutrisi tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pupuk yang paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil pada tanaman krokot. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Agroklimatologi UPN “Veteran” Jawa Timur. Perlakuan ini terdiri dari faktor yaitu macam pupuk yang terdiri dari 5 perlakuan P0 : tanpa pupuk (kontrol), P1 : pupuk kandang sapi, P2 : pupuk kandang kambing, P3 : pupuk kandang ayam dan P4 : pupuk kascing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang kambing mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman krokot. 
Boeremia exigua Penyebab Penyakit Busuk Keras pada Tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L). Lam) cv. Cilembu Yusidah, Ida; Sari, Tita Ptratita
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1552

Abstract

Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L). Lam) cv. Cilembu merupakan komoditas unggulan lokal asli Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang. Salah satu faktor yang dapat membatasi produksi tanaman ubi jalar, di antaranya adalah serangan hama dan penyakit. Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L). Lam) cv. Cilembu dilaporkan endemik dengan penyakit baru yang disebut gebogeun atau busuk keras. Serangan penyakit pada tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L). Lam) cv. Cilembu ini terlihat terutama menjelang tanaman siap panen. Umbi tanaman ubi jalar tersebut mengalami gejala melaninisme dengan bentuk garis garis dan lingkaran berbentuk coklat sehingga umbi gagal dipanen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi patogen penyebab gebogeun atau busuk keras yang menyerang tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L). Lam) cv. Cilembu. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu UIN Sunan Gunung Djati Bandung.. Metode yang dilakukan secara eksperimen dengan uji pathogenesis umbi yang bergejala hingga muncul gejala yang sama pada umbi yang sehat untuk membuktikan kesamaan gejala dari tanaman yang terinfeksi dengan tanaman atau umbi yang sehat. Pengamatan dilakukan secara makroskopis pada plate dan secara mikroskopis dengan menggunakan mikroskop cahaya. Berdasarkan hasil identifikasi baik secara morfologi, mikroskopis dan makroskopis dari beberapa isolat Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L). Lam) cv. Cilembu yang bergejala menunjukan bahwa jamur tersebut adalah Boeremia exigua. Jamur ini telah menjadi penyebab penyakit gebogeun atau busuk keras pada tanaman Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L). Lam) cv. Cilembu. 
Pengaruh Media Tanam dan Dosis NPK (16-16-16) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bunga Gumitir (Tagetes erecta L.) Lay, Frangki Rionardo; Wijana, Gede; Maya Dewi, Ni Nyoman Ari
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1315

Abstract

Keberhasilan budidaya bunga gumitir dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Ketersediaan unsur hara bagi tanaman sangat diperlukan karena ketersediaan unsur hara merupakan syarat utama dalam meningkatkan hasil tanaman, sehingga perlu dibantu dengan menambahkan unsur hara melalui pemberian pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan dosis NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bunga gumitir. Penelitian ini dilakukan pada September - Desember 2022. Percobaan dirancang dengan rancangan acak kelompok faktorial, terdapat enam belas jenis perlakuan dengan tiga ulangan, sehingga ada empat puluh delapan sampel tanaman percobaan. Faktor pertama yaitu media tanam yang terdiri dari tanah, tanah + cocopeat, tanah + kompos, dan tanah + cocopeat + kompos. Faktor kedua yaitu dosis NPK 0 g.polybag-1, 0,75 g.polybag-1, 1,50 g.polybag-1, 2,25 g.polybag-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara media tanam dan dosis NPK berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun, diameter bunga, jumlah total bunga, berat segar akar, berat kering oven akar serta berpengaruh nyata terhadap jumlah cabang, berat total bunga dan berat segar berangkasan. Jenis media tanam tanah + kompos dan dosis NPK 2,25 g.polybag-1 memberikan hasil terbaik pada variabel tinggi tanaman, kandungan klorofil daun, jumlah kuncup, berat per bunga, berat kering oven bunga, diameter bunga, jumlah total bunga, berat total bunga, berat segar berangkasan, berat kering oven berangkasan dan berat segar akar. Untuk memperoleh hasil tanaman yang maksimal dapat menggunakan media tanam tanah + kompos dan dosis NPK 2,25 g.polybag-1. Perlu penelitian lebih lanjut dengan perlakuan dosis NPK lebih tinggi, agar didapatkan dosis yang optimal.
Induksi dan Kultur Suspensi Friable Embryogenic Callus Ubi Kayu Menggunakan Kultivar Lokal dan Jenis Auksin yang Berbeda Simamora, Endah Cahyani; Slameto, Slameto; Restanto, Didik Pudji
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1535

Abstract

Tanaman ubi kayu (Manihot Esculenta) merupakan komoditas yang diprioritaskan serta mudah untuk dibudidayakan. Perakitan tanaman ubi kayu memiliki kesulitan dikembangkan secara generatif sehingga dibutuhkan pendekatan kultur jaringan melalui induksi Friable Embryogenic Callus. Beberapa kendala dalam menghasilkan kalus yang embriogenik yaitu genotip serta eksplorasi dari metode dan protokol induksi FEC dari beberapa varietas ubi kayu masih terbatas. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu induksi FEC pada media GD dengan perlakuan kultivar yang berbeda yaitu Kaspro (V1), Ketan (V2), Kuning (V3) pada media GD, dilanjutkan dengan proliferasi pada kultur suspensi dengan perlakuan jenis auksin yaitu picloram 12 mg.L-1 (P1), 20 mg.L-1 (P1), dan 2,4-D 12 mg.L-1 (P3) dan perbedaan kultivar. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu respon kalus dari kultivar lokal menunjukkan rerata frekuensi dan skor FEC tertinggi terdapat pada Kultivar Kaspro sebesar 51,26% dan skor 4 sebagai kategori kemampuan membentuk FEC tinggi. Pertambahan berat segar tertinggi terdapat pada perlakuan P1 yaitu 1,19 gram serta perlakuan V2P1 yaitu 0,64 gram. Volume suspensi tertinggi terdapat pada perlakuan V1P2 serta viabilitas sel tertinggi terdapat pada perlakuan V3P2.TRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
Coffee Business Development Strategy (Case Study at PT XYZ) Islachudin, Muhammad Usman; Harisudin, Mohamad; Riptanti, Erlyna Wida
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1467

Abstract

The coffee business especially in the coffee shop sector to be superior to the competition is something that must be carried out in a sustainable manner by PT XYZ. Realizing this goal, PT XYZ must formulate its business development strategy. This study aims to determine internal factors (strengths and weaknesses) and external factors (opportunities and threats) which are used as the basis for formulating coffee shop business development strategies. The basic research method is descriptive with data collection techniques through in-depth interviews, focus group discussions (FGD), observation, documentation. Information was obtained through key informants who were determined purposively with the consideration of knowing the coffee shop business, namely directors, managers, supervisors, baristas, consumers, competitors, suppliers and coffee experts. Data analysis uses internal factor evaluation matrix, external factor evaluation, Grand Strategy matrix, SWOT matrix, and participatory prospective analysis. The results of the study show that the position of the grand strategy of PT XYZ is in quadrant I, which means that the strategy concentrates on market and product sustainability, product diversification, and aggressiveness. The main strategy prioritized based on the driving strategy is to increase the effectiveness and efficiency of departmental performance and improve the quality of human resources.
Induksi Poliploidi Menggunakan Kolkisin pada Tanaman Bawang Putih (Allium sativum L.) Varietas Lumbu Kuning dan Lumbu Hijau Novitasari, Adin; Damanhuri, Damanhuri; Adiredjo, Afifuddin Latif; Soetopo, Lita
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1369

Abstract

Bawang putih merupakan tanaman yang dibudidayakan melalui umbinya karena tidak mampu menghasilkan bunga. Hal tersebut mengakibatkan keragaman tanaman bawang putih rendah. Teknik-teknik pemuliaan tanaman dilakukan untuk memperoleh karakter yang diinginkan dan memperbaiki karakter yang telah ada. Salah satu teknik pemuliaan adalah pemuliaan mutasi menggunakan mutagen kolkisin.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi kolkisin terhadap pertumbuhan, karakter fisiologi, jumlah kromosom, dan memperoleh nilai lethal concentration 50% (LC50) dari varietas Lumbu Kuning dan Lumbu Hijau. Penelitian dilaksanakan bulan Mei-September 2021 di Desa Ngroto Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode perlakuan pada tanaman tunggal yang disusun dalam barisan dengan perlakuan dua varietas Lumbu Kuning dan Lumbu hijau yang diberi larutan kolkisin (0, 750, 1000, 1250 dan 1500 ppm). Hasil analisis uji t memperlihatkan bahwa kolkisin konsentrasi 0-1500 ppm memberikan pengaruh nyata pada panjang tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Tanaman triploid (2n=3x=24) memiliki jumlah dan kerapatan stomata lebih rendah dibandingkan tanaman diploid, namun ukuran stomata lebih besar. Varietas Lumbu Kuning adalah 698,055 ppm dan varietas Lumbu Hijau adalah 1383,041 ppm.
Purchasing Vegetables in the Digital Era: A Systematic Literature Review on Online Buying Behavior in E-Commerce Soeyatno, Rahmah Farahdita; Darjanto, Arief; Syaukat, Yusman; Nurmalina, Rita
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1492

Abstract

This study aims to examine and analyze consumer behavior in purchasing vegetables online through E-Commerce in Indonesia. This can contribute to the creation of online food product marketing in Indonesia. A systematic literature review (SLR) was conducted based on studies of purchasing vegetables online through E-Commerce. The data collection method used the Population, Intervention, Comparison, and Outcome (PICO) framework. The selected articles were relevant to the research objectives (with keywords "Vegetable Purchase" and "Vegetable E-Commerce"). The selection process results showed that out of 171 articles, they met the specified criteria. Consequently, 40 articles were chosen based on the research statement for further review. Findings indicate that various factors, including technology adoption, trust, and social factors, influence consumer behavior in online vegetable purchases in Indonesia. By understanding and meeting consumer needs and expectations and leveraging digital technology, a satisfying shopping experience can be created, thus encouraging repeat purchases.
Integrasi Pasar Tandan Buah Segar (TBS) Petani Swadaya Kelapa Sawit Provinsi Jambi-Indonesia dengan Crude Palm Oil (CPO) Internasional Varwasih, Mia Wananda; Darjanto, Arief; Hidayat, Nia Kurniawati
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1461

Abstract

Provinsi Jambi berada diurutan enam sebagai provinsi dengan produksi kelapa sawit terbesar di Indonesia, dari total tiga juta ton produksi kelapa sawit Jambi pada tahun 2021 sebanyak satu juta di ekspor dalam bentuk CPO. Perubahan harga TBS di Jambi umumnya mengikuti perubahan harga CPO Internasional namun pada waktu tertentu juga terjadi perbedaan pergerakan antara harga CPO Internasional dan TBS Jambi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui saluran pemasaran TBS dan CPO Provinsi Jambi dan menganalisis integrasi pasar antara pasar CPO Internasional dengan pasar TBS petani swadaya Provinsi Jambi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series bulanan dengan periode data dari Januari 2010 – Desember 2021. Metode penelitian adalah VAR/VECM. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat saluran pemasaran TBS di Provinsi Jambi dan tiga saluran pemasaran CPO dengan tujuan dalam dan ekspor. Terdapat integrasi pasar jangka panjang antara pasar TBS petani swadaya Provinsi Jambi, TBS domestik, CPO domestik dan pasar CPO internasional. Sementara pada jangka pendek tidak terjadi integrasi antara pasar TBS petani swadaya Provinsi Jambi, TBS domestik, CPO domestik dan pasar CPO Internasional. Hal ini mengindikasikan bahwa integrasi pasar TBS petani swadaya Provinsi Jambi, TBS domestik, CPO domestik dan pasar CPO Internasional masih lemah.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Sawi Hijau Akibat Pemberian Pupuk Hayati dan NPK Rengga, Intan Aningrum; Sugito, Yogi; Sudiarso, Sudiarso
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1544

Abstract

Pemupukan berimbang selalu diupayakan oleh peneliti dan petani untuk meningkatkan hasil sawi. Penambahan dosis pupuk organik perlu disesuaikan dengan dosis pupuk anorganik yang sedang digunakan. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pada dosis pupuk organik dan anorganik berapakah dua jenis pupuk berinteraksi mempengaruhi pertumbuhan dan hasil sawi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga April 2023. Lokasi penelitian di Kota Batu, Jawa Timur. Faktor I adalah dosis pupuk hayati biokomplek yang terdiri: B0 = tanpa biokomplek, B1 = 5 ton.ha-1, B2 = 10 ton.ha-1 dan B3 = 15 ton.ha-1. Faktor II adalah dosis pupuk NPK yang terdiri : N0 = tanpa NPK, N1 = 150 kg.ha-1, dan N2 = 300 kg.ha-1. Dua faktor tersebut disusun menggunakan RAK secara faktorial. Diulang sebanyak 3 kali. Semua data pengamatan dianalisis menggunakan uji F 5%. Apabila terdapat signifikansi nyata antar perlakuan dilakukan uji lanjut BNJ taraf 5%. Pupuk hayati biokomplek 15 ton.ha-1 berinteraksi dengan NPK 300 kg.ha-1 menunjukkan pertumbuhan, hasil dan kualitas tanaman sawi hijau tertinggi dibanding perlakuan lainnya. Sehingga penggunaan pupuk biokomplek dibawah 15 ton.ha-1 dan pupuk NPK dibawah 300 kg.ha-1 tetap efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi. Selain itu, penghematan biaya pengeluaran untuk dua jenis pupuk bisa dilakukan. Sehingga penggunaan pupuk biokomplek 5 ton.ha-1 dan 10 ton.ha-1 yang ditambahkan ke 150 kg.ha-1 sudah mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi hijau.