cover
Contact Name
Ir. Jhon Hardy Purba, M.P.
Contact Email
jhon.purba@unipas.ac.id
Phone
+6236223588
Journal Mail Official
jhon.purba@unipas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Panji Sakti Jl. Bisma No. 22, Banjar Tegal, Singaraja, Bali - 81117
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Agro Bali: Agricultural Journal
ISSN : -     EISSN : 2655853X     DOI : https://doi.org/10.37637/ab.v2i2
Core Subject : Agriculture,
Agro Bali: Agricultural Journal is an information media that contains articles from research, theoretical studies, and scientific writings on agriculture especially agrotechnology i.e.: agronomy, horticulture, plant breeding, soil sciences, plant protection, and other pertinent field related to plant production.
Articles 425 Documents
Analisis Permintaan dan Persaingan Ekspor Pisang Indonesia, Filipina dan Thailand di Pasar China dengan Menggunakan Model Almost Ideal Demand System (AIDS) Sari Br Surbakti, Dian Permata; Supriana, Tavi; Wibowo, Rulianda Purnomo
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1558

Abstract

Pisang adalah salah satu komoditas unggulan ekspor buah di Indonesia. Pasar utama untuk pisang Indonesia adalah China. Indonesia bukan satu satunya negara eksportir pisang di pasar China melainkan terdapat negara lain yaitu Filipina dan Thailand. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persaingan antara negara pemasok pisang di pasar China seperti Indonesia, Filipina dan Thailand menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan pisang di pasar China dengan menggunakan Model Almost Ideal Demand System (AIDS). Penelitian ini menggunakan data time series kuartal 1 tahun 2013 hingga kuartal 4 tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai elastisitas harga sendiri pisang Indonesia dan Thailand bersifat elastis, sedangkan pisang Philipina bersifat inelastis. Pisang Indonesia bersaing dengan pisang Filipina hal ini dibuktikan dengan nilai elastisitas silang yang positif (substitusi) sedangkan pisang Thailand dan Indonesia memiliki hubungan saling melengkapi (komplementer). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap permintaan pisang di pasar China yaitu harga pisang Indonesia, Filipina, Thailand dan total nilai impor pada pangsa pasar Indonesia, harga pisang Indonesia, Filipina, Thailand dan total nilai impor pada pangsa pasar Filipina, harga pisang Indonesia, Filipina, dan total nilai impor pada pangsa pasar Thailand. 
Indonesia’s Pulp Export Performance In the China Market: An Analysis Using Almost Ideal Demand System Approach Natalia, Evi; Simangunsong, Bintang; Manurung, Elisa Ganda Togu
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i1.1628

Abstract

Indonesia is one of the world's leading pulp producers. Both domestic consumption and global demand are increasing annually. As Indonesia seeks to meet the escalating global demand for pulp raw materials, China is emerging as a major destination for its exports, which underscores the strategic importance of this market. This study aims to evaluate the comparative advantage of Indonesian pulp exports and to identify the price, cross-price and expenditure elasticities of pulp demand in the Chinese market. Using the Revealed Comparative Advantage (RCA) method and the Linear Approximation-Almost Ideal Demand System (LA/AIDS) model, this research analyzes annual time series data covering the period 2003-2022, focusing on the quantity and export value of chemical pulp (HS 470329). The results show that Indonesian pulp has a comparative advantage in the Chinese market, as indicated by Indonesia's RCA index greater than one. However, this comparative advantage is declining over time. At the same time, China's sustained increase in pulp consumption underscores the intensified competition among pulp-exporting countries for market share in China. Using the LA/AIDS model, the estimation results highlight a different dynamic in the Chinese pulp market: Japanese pulp emerges as a complementary product to Indonesian pulp, while Thailand and Brazilian pulp act as substitutes. These findings have valuable strategic implications for Indonesian policymakers and industry stakeholders in managing the complexities of global pulp trade dynamics
Hubungan Harga Komoditas Hortikultura Antar Pasar di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia Siagian, Wesly Mailander; Pardosi, Grace Vitani; Manalu, Windy Agelina; Saptati, Ratna Ayu; Santoso, Agung Budi
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1358

Abstract

Perbedaan harga di berbagai daerah menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya fenomena fluktuasi harga yang memicu terjadinya inflasi dalam skala nasional. Perubahan harga suatu komoditas memungkinkan akan menyebabkan terjadi perubahan harga pada barang substitusi atau komplementer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga antar komoditas hortikultura yang terjadi pada beberapa kota di Sumatera Utara . Penelitian dilaksanakan di lima kota di Sumatera Utara yang meliputi Kota Gunungsitoli, Medan, Padang Sidempuan, Pematang Siantar, dan Sibolga. Data sekunder berupa data harga mingguan komoditas bawang merah, bawang putih, cabai merah, dan cabai rawit diperoleh dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional periode Bulan Januari 2021 – Februari 2023. Uji Kausalitas Granger digunakan untuk mengetahui hubungan timbal balik harga antar komoditas dan pasar. Hasil menunjukkan bahwa komoditas bawang merah merupakan salah satu komoditas yang memberikan pengaruh terhadap komoditas lainnya. Jika ditinjau pada pengaruh komoditas antar kota, maka komoditas bawang merah di kota Medan, Pematang Siantar, dan Gunungsitoli memberikan pengaruh terhadap harga bawang merah pada kota yang lainnya. Sementara itu, untuk komoditas bawang putih, kota Padang Sidempuan mempengaruhi harga pasar di daerah lainnya. Kota Medan menjadi pasar yang penting untuk komoditas cabai merah, utamanya terkait dengan harga yang ditawarkan. 
Export Performance of Indonesian Processed Tuna Commodities in the Japanese Market Kristiani, Mikha; Suharno, Suharno; Harmini, Harmini
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 6, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v6i3.1495

Abstract

Tuna commodity is globally competitive, but its performance is still below its competitor country, namely Thailand and is starting to compete with other countries, namely the Philippines, Vietnam and China. This study aims to evaluate the competitiveness performance and analyze the demand for processed tuna commodities in the Japanese market. Export competitiveness analysis is processed using the Revealed Comparative Advantage (RCA) index and the Revealed Competitiveness Advantage (RC) index. The level of competition and export demand will be analyzed using the Almost Ideal Demand System (AIDS) model. The results showed that the export performance of Indonesian processed tuna commodities was comparatively and competitively competitive in the Japanese market. The demand for Indonesian processed tuna commodities in the Japanese market has fulfilled the demand theory. Indonesian processed tuna is a normal item for Japanese consumers. For Indonesia, processed tuna from competitor countries Thailand, the Philippines, Vietnam, and China are substitute goods. Thus, an increase in prices in these four countries will increase Indonesia's share.
Imobilisasi Crude Enzyme Dari Limbah Buah dan Sayur Menggunakan Material Berbasis Cangkang Telur Retnoningtyas, Ery Susiany; Anggorowati, Adriana Anteng; Santoso, Shella Permatasari; Ayuningtyas, Debora; Juanda, Kevina Tomiko
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1729

Abstract

Berlimpahnya sisa hasil pertanian seperti kulit buah, sisa sayur dan cangkang telur berpeluang untuk diolah menjadi produk yang berharga seperti enzim maupun biomaterial. Beralihnya proses industri ke arah yang lebih ramah lingkungan berangsur-angsur memunculkan kebutuhan enzim sebagai biokatalis reaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari potensi limbah cangkang telur sebagai material support untuk mengimobilisasi crude enzyme yang dihasilkan dari fermentasi kulit buah naga, kulit jeruk, kulit alpukat dan sisa sayur yaitu sisa batang bawah kangkung. Penelitian dilakukan dalam lingkup skala laboratorium. Metode percobaan terbagi menjadi beberapa tahapan yaitu: sintesa crude enzyme dari limbah buah dan sayur, purifikasi enzim dengan pemekatan, sintesa material berbahan dasar cangkang telur, dan tahap terakhir adalah imobilisasi crude enzyme ke dalam material. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membran cangkang telur (MCT) dan olahan cangkang telur menjadi material hydroxyapatite (HA) berpotensi menjadi material untuk mengimobilisasi crude enzyme berturut-turut: 33,05 ± 3,62 U.mL-1 dan 46,73 ± 0,27 U.mL-1 untuk MCT dan HA. Dari hasil ini mengindikasikan bahwa material HA lebih berpotensi daripada MCT untuk digunakan sebagai imobilisasi enzim. Material HA dari cangkang telur yang mampu mengimobilisasi crude enzyme ini memberikan gambaran akan manfaat limbah menjadi produk yang dapat digunakan untuk pengembangan proses di industri yang konsen terhadap lingkungan.
Integrated Nutrient Management and Intercropping in Increasing the Productivity of Curly Chili (Capsicum Annum L) Alwan, Nur Ibnu; Nihayati, Ellis; Maghfoer, Moch Dawam
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1645

Abstract

Curly chili (Capsicum annum L.) is one horticultural commodity with good development prospects. The productivity of chili plants in Indonesia is quite low. The cause is low land productivity due to intensive planting and excessive use of inorganic fertilizers. One way to overcome this problem is by combining inorganic and organic fertilizers. This research aims to obtain the proportions of various nutrient sources and types of intercropping that can increase the production of curly red chili plants. This research was conducted in June – December 2021 in Wonorejo Village, Poncokusumo District, Malang Regency. This research used a Randomized Block Design (RBD). (P0) chili monoculture (P1) chili + pakchoy (P2) chili + cabbage (F0) 100% inorganic (F1) 75% N + 20 t goat manure + PGPR 10 ml 1-1 (F2) 75% N + 20 t goat manure + PGPR 20 ml 1-1 (F3) 50% N + 30 t goat manure + PGPR 20 ml 1-1. The results showed that the P1F2 treatment: chili + pakcoy, 75% N + 20 t goat manure + PGPR 20 ml 1 showed high growth results, namely plant height, number of leaves and stem diameter, and the highest yield component per hectare, namely 8.6 tons/ha.
Analysis of Rice Fields Conversion to Improve Control Strategies: A SWOT Framework Saragih, Jef Rudiantho; Sitepu, Dhenny Valentino P. A.; Nurhayati, Nurhayati
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1702

Abstract

Rice fields are the leading supplier of rice in Indonesia. The conversion of rice fields is a severe problem that needs to be addressed to support food security. This study aims to formulate a strategy to control the conversion of rice fields in Pematangsiantar City. We conducted a comprehensive SWOT analysis, identifying the strengths, weaknesses, opportunities, and threats to control rice field conversion. This analysis was based on focus group discussions and in-depth interviews with 24 key respondents. Based on the evaluation matrix of internal and external factors and the strategy matrix, the strategies to control rice field conversion are aggressive (SO strategy), adaptive (WO strategies), and competitive (ST strategies). The main strategies are regulatory consistency, incentive, and disincentive systems, preparation of LP2B Perda, consistency in issuing non-agricultural sector permits, and institutional capacity building of rice farmers. This research is the latest comprehensive study in formulating control strategies for rice field conversion in Pematangsiantar City. The contribution is a strategy that can be used as an action program to control the conversion of rice fields. Implementing the strategy requires technical and political will from all stakeholders, especially local government, legislators, and farmers.
Efektivitas Kascing dan Kompos BSF (Black Soldier Fly) terhadap Serapan Hara N, P, Pertumbuhan dan Produksi Tomat Ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme) pada Tanah Salin Riski, Aqilla Wulan; Widjajani, Bakti Wisnu; Mindari, Wanti
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kascing (cairan hasil dekomposisi cacing tanah) dan kompos BSF (Black Soldier Fly) dalam meningkatkan serapan hara nitrogen (N) dan fosfor (P), pertumbuhan, serta produksi tomat ceri (Solanum lycopersicum var. cerasiforme)) pada tanah salin. Tanah salin sering menjadi kendala dalam budidaya tanaman, karena kandungan garam yang tinggi dapat menghambat pertumbuhan dan serapan hara oleh tanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu perlakuan kontrol (tanah salin tanpa perlakuan), perlakuan kascing, perlakuan kompos BSF, dan kombinasi perlakuan kascing dan kompos BSF. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Data yang dikumpulkan meliputi serapan hara N dan P oleh tanaman, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah bunga, berat buah per tanaman, dan bobot segar total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kascing, kompos BSF, maupun kombinasi kascing dan kompos BSF secara signifikan meningkatkan serapan hara N dan P oleh tanaman tomat ceri pada tanah salin. Selain itu, perlakuan tersebut juga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman, terlihat dari peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah bunga. Produksi buah tomat ceri juga mengalami peningkatan yang signifikan akibat pemberian kascing, kompos BSF, dan kombinasi kascing dan kompos BSF.
Karakter Agronomi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) yang Diberi Perlakuan Pupuk Kasgot dan Zeolit di Tanah Inceptisol Kharisun, Kharisun; Pramesti, Varadita Anggraeni; Hidayah, Ratri Noor; Kurniawan, Ruly Eko K.; Purwanto, Purwanto
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan kasgot dan zeolit terhadap karakter agronomi tanaman bawang merah di Inceptisol. Penelitian dilaksanakan di Screen House, Laboratorium Ilmu Tanah, dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kasgot yang terdiri dari 5 taraf yaitu K0: kontrol, K1: 500 kg. ha־¹, K2: 1000 kg. ha־¹, K3: 1500 kg. ha־¹, dan K4: 2000 kg.ha־¹ dan faktor kedua dosis zeolit yang terdiri dari 2 taraf yaitu Z0: kontrol dan Z1: 500 kg. ha־¹ Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, panjang akar, jumlah umbi, bobot basah umbi, bobot kering umbi, bobot kering total umbi, bobot basah tanaman dan bobot kering total tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kasgot dosis 1000 kg. ha־¹ ampu meningkatkan variabel tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah umbi, bobot basah umbi, bobot kering askip umbi, bobot kering total umbi dan bobot kering total tanaman.  Pemberian zeolite meningkatkan beberapa komponen pertumbuhan dan produksi tanaman yaitu : tinggi tanaman,panjang akar, bobot basah umbi, bobot kering askip umbi, berat kering total umbi, berat basah tanaman, dan berat kering total tanaman.  Pengaruh interaksi antara pupuk kasgot dan zeolite diperoleh pada variabel jumlah anakan dan jumlah umbi, dengan kombinasi perlakuan terbaik dosis pupuk kasgot 1000 kg. ha־¹ dan zeolit 500 kg.ha־¹.
Technical Efficiency of Smallholder Oil Palm Farms in Batanghari District Jambi Province, Indonesia Chaira, Nabila; Rifin, Amzul; Rachmina, Dwi
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/ab.v7i2.1790

Abstract

Smallholder oil palm farming is the main livelihood in Batanghari District, although its productivity has not shown maximum results. Maximum productivity achieved, it is necessary for farmers to do their business efficiently. This study aims to analyze technical efficiency and socio-economic factors that affect the technical efficiency of smallholder oil palm farming in Batanghari District. The research sample was determined using the multistage sampling method, which was used to sample farmers using simple random sampling. The number of respondents was 100 farmers. The stochastic frontier production function was used for data analysis. The results showed that the average technical efficiency of oil palm farming was 0,89 and had reached efficiency. However, this level can still be increased by 0,11 to achieve the highest level of technical efficiency. The technical efficiency of farming is affected by socio-economic factors, namely farming experience, distance from home to the farm, and the existence of partnerships. Based on the study's results, the technical efficiency of oil palm cultivation can be improved by utilizing production parameters precisely and accurately and increasing farmers' resources to achieve maximum production. For sustainable agricultural development, further research is needed to analyze the economic efficiency of oil palm farming so that the overall picture of both technical and economic efficiency can be seen.