Jurnal Abdimas Mandiri
Jurnal Abdimas Mandiri merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat atau kajian dalam penuntasan masalah sosial di Masyarakat,mencakup bidang Informatika, Ekonomi, Teknik, Humaniora, Bahasa, Seni dan Desain grafis. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan November dan Mei.
Articles
26 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 8 No. 3"
:
26 Documents
clear
Model Smart Farming dalam Efisiensi dan Peningkatan Produktivitas Buah Durian di Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang
Azzahra, Fatimah;
Manu Mahatmayana, I Ketut;
Primajaya, Aji
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4649
Karawang merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang memiliki banyak varietas durian unggul, namun belum teridentifikasi dengan baik. Permasalahan yang dihadapi adalah budidaya tanaman yang belum dikelola dengan baik, sehingga buah yang dihasilkan belum optimal dari segi kualitas maupun kuantitas. Permintaan durian lokal dari Karawang meningkat setiap tahunnya setelah sukses menggelar festival durian. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yakni kelompok paguyuban petani durian Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Tegalwaru, yang juga dibina oleh UPTD Pertanian Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Tegalwaru. Lokasi kebun durian di Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Tegalwaru sering kekurangan air, petani juga pernah mengalami kerugian karena pembibitan yang gagal akibat kekurangan air. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas komoditas durian lokal dengan menggunakan teknologi smart farming dalam proses penyiraman kebun durian sehingga lebih efisien. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode pelatihan dan pendampingan dalam menggunakan smart farming system. Tahapan kegiatan dimulai dari identifikasi masalah, persiapan dan pemetaan lahan, pembuatan penampungan air, instalasi smart farming system, sosialisasi, monitoring dan evaluasi. Pada kegiatan ini dibuat suatu demplot percontohan yang menggunakan teknologi penyiraman otomatis dengan timer, sehingga tanaman durian tetap terawat dengan baik dan tidak terjadi kegagalan panen seperti sebelumnya. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani durian. Setelah pelaksanaan kegiatan, dapat diketahui bahwa terdapat efisiensi tenaga kerja dalam hal penyiraman kebun durian dengan menggunakan model smart farming.
Increasing the Productivity of Souvenir MSMEs in Jombang Regency Through the Application of Drying Machines
Widiastuti, Yuyun;
Wibowo, Nugroho Mardi;
Kholili, Navik;
Putri, Lisa Amelia;
Boimau, Yusri
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4652
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memainkan peran strategis dalam perekonomian Indonesia, termasuk di sektor produksi souvenir berbahan kayu dan resin di Kabupaten Jombang. UMKM Berkah Makmur Sejahtera (BMS) menghadapi tantangan dalam hal produktivitas akibat ketergantungan pada cara pengeringan tradisional yang memanfaatkan panas sinar matahari. Proses ini sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca, terutama saat musim hujan, yang menyebabkan waktu pengeringan menjadi agak lama, tidak efisien dan produksi terhambat. Guna mengatasi masalah tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi BMS melalui penerapan mesin pengering cat modern. Metode pengabdian masyarakat yang diterapkan meliputi sosialisasi, pelatihan karyawan, penerapan mesin pengering, serta pendampingan dalam pengoperasian dan perawatan mesin. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan kapasitas produksi sebesar 200%, dari 1.250 unit menjadi 3.750 unit per bulan, dengan pengeringan yang lebih cepat dan kualitas produk yang lebih baik. Pelatihan yang diberikan juga meningkatkan keterampilan karyawan BMS dalam pengoperasian dan pemeliharaan mesin, sehingga ketergantungan pada faktor cuaca dapat dikurangi secara signifikan. Program ini berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas, pendapatan, serta pembukaan lapangan kerja baru di daerah tersebut. Selain itu, penerapan teknologi tepat guna ini berpotensi menjadi model bagi UMKM souvenir lain untuk meningkatkan daya saing melalui adopsi inovasi teknologi yang lebih efisien.
Inovasi Penggunaan QR-Code: Akses Digital untuk Edukasi dan Pelestarian Budaya di Museum Ruwa Jurai Lampung
Yuniati, Yetti;
Darajat, Anisa Ulya;
Ubaidah
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4657
Penerapan teknologi QR-Code di Museum Negeri Ruwa Jurai Lampung bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas informasi bagi pengunjung dan mendukung digitalisasi museum. Teknologi QR-Code diimplementasikan sebagai alat komunikasi interaktif yang memungkinkan pengunjung menggali lebih dalam tentang koleksi benda sejarah dan budaya di Museum Ruwa Jurai Lampung. Dengan menggunakan smartphone, pengunjung dapat dengan mudah dan efisien mengakses informasi mendalam tentang setiap artefak, termasuk sejarah dan konteksnya. Selain meningkatkan pengalaman pengunjung, juga bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat terhadap warisan budaya yang tersimpan dalam koleksi museum dengan pendekatan yang lebih interaktif dan efektif. Berdasarkan hasil kuesioner dengan 10 responden, 60% pengunjung sangat setuju bahwa QR-Code mudah digunakan, sementara 40% setuju, menandakan bahwa mayoritas responden menemukan teknologi ini user-friendly dan efektif dalam menyediakan informasi yang relevan. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa pengunjung yang mengalami kendala teknis, yang menunjukkan perlunya peningkatan pada aspek user experience. Dari segi kualitas informasi, sebagian besar responden merasa bahwa konten yang disajikan melalui QR-Code cukup informatif dan relevan, meskipun ada beberapa responden yang menganggapnya kurang memuaskan. Selain itu, hasil kuisioner juga mengungkap bahwa meskipun QR-Code dianggap efektif dalam menyajikan informasi, mayoritas pengunjung lebih memilih metode tradisional seperti pemandu museum untuk mendapatkan informasi. Hal ini menunjukkan pentingnya keseimbangan antara pendekatan digital dan tradisional dalam memberikan pengalaman yang optimal bagi pengunjung. Secara keseluruhan, penerapan QR-Code telah memberikan kontribusi positif, namun perbaikan terkait kendala teknis dan penyempurnaan konten digital diperlukan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung dan mendukung upaya edukasi museum.
Enhancement of Differentiated Learning Based on Paper Mode Quizziz for SMA Negeri 12 Semarang Teachers
Al Adawiyah, Aisyiah;
Fitrasih, Ria;
Yudha Prasetya, Dany Buyung
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4670
Masifnya penggunaan gawai berakses internet di ruang kelas menimbulkan ketergantungan siswa terhadap gawai dan berdampak pada kurangnya produktivitas siswa dalam belajar. Di era Google misalnya, akses online di kelas membuat siswa cukup sering mengajukan pertanyaan ke Google dibandingkan dengan membaca buku. Berdasarkan hasil survei lapangan, guru sekolah menyatakan bahwa kasus siswa yang asyik bermain ponsel ketika guru sedang menjelaskan materi pembelajaran sering terjadi, sehingga siswa tidak mendengarkan dan tidak mengerti materi yang dijelaskan. Maka, penggunaan media belajar yang dapat membuat siswa kembali fokus belajar sangat membantu untuk diterapkan di kelas, seperti halnya Paper Mode Quizizz, fitur yang menciptakan lingkungan belajar terfokus dan bebas dari potensi gangguan gadget. Pelatihan penggunaan Paper Mode ditujukan untuk membantu guru dengan mudah memanfaatkan fitur tersebut dalam menciptakan pembelajaran berdiferensiasi yang meninggalkan kebiasaan penggunaan ponsel saat belajar. Melalui pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari, guru-guru di SMA Negeri 2 Semarang telah mengenal fitur-fitur Quizizz, termasuk Paper Mode di mana sebelumnya mereka hanya memanfaatkan Quizizz untuk membuat kuis. Hal ini dapat terlihat dari angket umpan balik yang diberikan di mana sebanyak 95% peserta menyatakan bahwa mereka dapat memahami materi dengan baik, dengan penyampaian yang urut dan sistematikanya jelas. Melalui pelatihan ini, kami berharap agar guru memiliki peningkatan keterampilan pemanfaatan teknologi sebagai upaya sadar berteknologi di era digital.
Edukasi Keuangan dan Perpajakan Melalui Pelatihan Keuangan dan Pelaporan SPT bagi UMKM Kabupaten Sambas
ela, Lailatul Mukaromah;
Eliza Noviriani;
EE zurmansyah
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4672
Kondisi yang terjadi saat ini yang dialami oleh para pelaku UMKM khususnya di Kabupaten Sambas adalah Pelaku UMKM di sambas telah melaksanakan pencatatan sederhana untuk aktivitas bisnisnya. Namun terdapat beberapa hambatan terkait dengan pencatatan yaitu pelaporan akuntansi masih dilakukan secara manual, sederhana dan belum mengikuti kaidah SAK EMKM sehingga menyebabkan ketidak patuhan wajib pajak UMKM untuk melakukan self assessment pajak pada kegiatan usahanya, sebagian besar UMKM telah memiliki NPWP dan menjalankan usahanya, akan tetapi masih menemui permasalahan terkait cara perhitungan dan pembayaran pajak yang serba digital sehingga pelaku usaha menjadi enggan melaporkan pajak. Tim PkM selaku mitra merasa perlu melakukan edukasi dan pelatihan guna mengoptimalkan pemahaman pengelolaan keuangan dan pelaporan SPT khusus nya bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sambas. Harapanya setelah melaksanakan pelatihan, para pelaku UMKM mampu mengoptimalkan baik pemahaman maupun keterampilan pengelolaan keuangan dengan SIAPIK dan pelaporan perpajakan UMKM. Tim PkM selaku mitra merasa perlu melakukan edukasi dan training guna meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan dan pelaporan SPT khusus nya bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sambas. Dalam hal rencana pelaksanaan, para pelaku UMKM akan diberikan pelatihan dalam bentuk teori dan praktik penyusunan laporan keuangan menggunakan aplikasi SIAPIK. Selanjutnya, pelaku UMKM akan memperoleh pengetahuan mengenai informasi dan mekanisme pelaporan SPT tahunan bagi UMKM yang akan disampaikan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Singkawang. Harapanya setelah melaksanakan pelatihan, para pelaku UMKM mampu meningkatkan baik pengetahuan maupun keterampilan pengelolaan keuangan dengan SIAPIK dan pelaporan perpajakan UMKM.
EDUKASI DAN PELATIHAN KEUANGAN DIGITAL SEBAGAI UPAYA PENGEMBANAGN PERTANIAN DAN UMKM
Purnamasari, SE, MM, Endah Dewi;
Leriza Desitama Anggraini;
Asmawati Asharie
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4681
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital bagi pelaku usaha di sektor pertanian dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kemang. Rendahnya pemahaman mengenai teknologi keuangan digital serta masih digunakannya metode manual dalam pengelolaan keuangan menjadi masalah utama yang dihadapi oleh para pelaku usaha di desa ini. Akibat dari minimnya pengetahuan tentang teknologi keuangan digital, pelaku usaha sering kali kesulitan dalam melakukan pencatatan transaksi, mengakses modal dan membuat perencanaan keuangan yang baik. Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memberikan edukasi dan pelatihan yang komprehensif terkait penggunaan berbagai aplikasi keuangan digital, termasuk aplikasi manajemen keuangan dan dompet digital. Metode pelaksanaan kegiatan ini mencakup sosialisasi kepada pelaku usaha, pelatihan yang dilakukan secara langsung, pendampingan teknis dalam penerapan aplikasi keuangan digital, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Sebanyak 15 pelaku usaha UMKM dan petani di Desa Kemang terlibat aktif dalam program ini. Hasil yang dicapai sangat positif, yaitu 50% peningkatan literasi keuangan digital di kalangan peserta program. Para pelaku usaha yang sebelumnya tidak terbiasa dengan teknologi kini mampu mengadopsi aplikasi keuangan digital dalam kegiatan sehari-hari mereka, sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih efisien dan transparan. Luaran dari program ini adalah peningkatan pemahaman serta adopsi teknologi keuangan digital, yang diharapkan dapat menjadi model keberhasilan yang bisa diterapkan di desa lain dalam rangka mendorong transformasi digital di sektor UMKM dan pertanian.
Peningkatan Kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Hilirisasi Produk Jamur di Desa Gading Rejo Utara, Pringsewu
Darajat, Anisa Ulya;
Gusmedi, Herri;
Despa, Dikpride;
Nama, Gigih Forda;
Nugraha, Perdana Agung
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4683
Pengabdian kepada masyarakat di Desa Gading Rejo Pringsewu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui pelatihan teknis dalam pengolahan jamur tiram menjadi kaldu bubuk, sebuah produk dengan nilai tambah tinggi. Pengabdian kepada masyarakat melibatkan 10 peserta dan terfokus pada pengembangan keterampilan dalam pengolahan serta pengemasan produk secara efektif, dengan memanfaatkan teknologi yang tepat guna. Pengabdian ini dirancang berdasarkan analisis mendalam terhadap potensi kelompok dan pemahaman awal peserta mengenai teknik yang dibutuhkan untuk produksi yang efisien. Evaluasi keterampilan dilaksanakan melalui metode pretest dan posttest yang mengungkapkan peningkatan signifikan dalam kompetensi peserta, dengan rata-rata peningkatan mencapai 72,33%. Peningkatan kemampuan ini paling terlihat pada peserta yang sebelumnya memiliki pengetahuan dasar yang minim tentang teknik pengolahan dan aplikasi teknologi. Penerapan teknologi tepat guna dalam proses pelatihan ini tidak hanya berhasil meningkatkan efisiensi kerja dan kualitas produk yang dihasilkan, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Realisasi dari pengabdian kepada masyarakat ini telah memungkinkan peserta untuk memproduksi kaldu bubuk, membuka peluang pasar yang baru dan sekaligus mendukung keberlanjutan dari usaha para peserta. Secara keseluruhan, pengabdian kepada masyarakat telah membuktikan bahwa integrasi antara teknologi dan keterampilan praktis memberikan dampak yang signifikan dalam memajukan pemberdayaan masyarakat dan mendorong kemajuan ekonomi di wilayah pedesaan. Sehingga memberikan model efektif untuk meningkatkan ekonomi pedesaan melalui penerapan teknologi yang inovatif dan pendidikan keterampilan yang relevan.
Bantuan Desain dan Pembangunan Gapura Desa Air Merah Kabupaten Rejang Lebong
Amalia, Ghina;
Minaka, Utari Sriwijaya;
Khairunnisa, Yessi
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4695
Gapura bukan hanya sekedar bangunan simbolis tanpa makna dan fungsi. Lebih dari itu Gapura berfungsi sebagai identitas dari suatu wilayah. Identitas suatu wilayah mencerminkan karakteristik masyarakat yang menempatinya. Identitas daerah menjadi penting sebab sangat berperan dalam proses perencanaan dan perancangan kota. Suatu daerah yang memiliki ciri khas tertentu seperti keunggulan komoditinya ataupun wisata juga dilambangkan dari Gapura. Gapura terletak pada jalan masuk utama suatu wilayah. Hal ini membuat wilayah tersebut menjadi mudah dikenali oleh orang luar karena gapura yang akan pertama kali dilihat ketika sesorang memasuki wilayah tersebut. Berdasarkan survey lapangan yang telah dilakukan oleh tim pengabdian kepada masyarakat, ditemukan satu desa di Kecamatan Curup Tengah Kabupaten Rejang Lebong yaitu Desa Air Merah belum memiliki gapura. Ketiadaan gapura pada desa ini menjadikan desa ini sulit untuk dikenal. Padahal desa air merah memiliki beberapa komoditi unggulan seperti produksi gula aren dan kolang- kaling. Berangkat dari permasalahan tersebut maka dilakukan kegiatan PkM bagi masyarakat desa air merah ini dengan tujuan memberikan bantuan perencaan desain gapura desa berupa Design Engineering Detail (DED) serta rencana anggaran biaya (RAB). Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini terbagi menjadi lima tahapan yaitu survey lokasi, diskusi dengan warga, pembuatan desain dan penyusunan RAB, proses pembangunan Gapura, dan serta pelaporan hasil kegiatan. Kegiatan ini selain menghasilkan dokumen perencanaan berupa DED dan RAB, juga menghasilkan bangunan fisik Gapura.
EDUKASI MASYARAKAT PEDULI AIR BERSIH DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG AIR BERSIH
MOH., SHOLAHUDDIN;
Rodhi, Nova Nevila
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4698
Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang esensial bagi kehidupan manusia, namun akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan bagi sebagian besar masyarakat di pedesaan. Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru merupakan salah satu wilayah yang menghadapi permasalahan dalam hal pengelolaan dan akses air. Keterbatasan infrastruktur, pengetahuan yang minim tentang cara menjaga sumber air, serta kurangnya kesadaran akan pentingnya air bersih menjadi hambatan utama dalam mewujudkan kehidupan yang sehat dan berkualitas. Dampak dari kurangnya akses air bersih tidak hanya memengaruhi kesehatan masyarakat, tetapi juga aktivitas sehari-hari, termasuk kebutuhan domestik, pertanian, serta sanitasi. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan air bersih dan praktik pembuangan limbah yang kurang tepat berisiko menyebabkan masalah kesehatan, seperti diare dan penyakit kulit. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga Desa Pejok tentang pentingnya air bersih serta memberikan pelatihan praktis terkait pengelolaan air secara sederhana dan pencegahan pembuangan limbah. Program ini mencakup edukasi, teknik penyaringan air sederhana, serta penyuluhan tentang pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan. Hasil dari survei menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat tentang pentingnya air bersih, yang sebelumnya masih rendah dengan pengetahuan yang meningkat menjadi 88% paham dan 12% sangat paham. sehingga program ini berhasil meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan air bersih dengan dampak langsung pada peningkatan kesehatan masyarakat dan berhasil menciptakan kesadaran kolektif mengenai pentingnya menjaga sumber air bersih untuk kesehatan dan masa depan desa. Dengan demikian, program ini tidak hanya memberikan dampak jangka pendek, tetapi juga menanamkan kesadaran berkelanjutan tentang pentingnya penggunaan dan pengelolaan air bersih.
Optimalisasi Pemanfaatan Canva sebagai Alat Bantu Pembuatan Media Pembelajaran Guru SMAN 2 Bengkulu Tengah
Teddy Alfra Siagian;
Febrian Solikhin;
Resmareta;
Pangestu, Ikwan;
Krisdiantoro, Ade;
Yulindah, Gita;
Anshori, M. Irfan;
Dewi, Chintiya
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jam.v8i3.4699
Penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi daya tarik tersendiri untuk peserta didik dalam berbagai bidang pembelajaran. Namun, banyak guru yang belum memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Guru perlu untuk memiliki kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi ini, sehingga perlu untuk diadakan kegiatan pengabdian ini. Kegiatan ini memiliki tujuan untuk melatih guru SMA Negeri 2 Bengkulu Tengah dalam mengoptimalkan pemanfaatan Canva sebagai alat bantu untuk membuat media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan ini dilakukan di Laboratorium Komputer, SMA Negeri 2 Bengkulu dengan jumlah peserta 22 guru dari berbagai bidang. Pelatihan dilakukan sebanyak 2 pertemuan yang terdiri dari penyampaian materi, praktik pembuatan dan presentasi hasil. Ketercapaian tujuan adalah adanya media pembelajaran yang dikembangkan melalui Canva dan persepsi dari peserta tentang tingkat pemahaman. Instrumen yang digunakan adalah lembar penilaian media dan angket persepsi. Hasil yang didapatkan adalah sebanyak 17 media pembelajaran telah dihasilkan dengan jenis 11 media slide presentasi, 3 media lembar kerja, 1 media poster, dan 2 media video pembelajaran. Hasil penilaian media diperoleh skor rerata sebesar 2,53 dan angket persepsi tingkat pemahaman dengan skor rerata 2,55 atau kategori tinggi untuk tingkat pemahaman materi yang diberikan. Kendala yang dihadapi adalah sebanyak 5 guru tidak memiliki waktu lebih untuk mengembangkan media pembelajaran sebagai penugasan, sehingga tidak mengumpulkan di akhir kegiatan.