cover
Contact Name
Frenta Helena Simaibang
Contact Email
frentaelenasimaibang@gmail.com
Phone
+628119114381
Journal Mail Official
ojslppmumht@gmail.com
Editorial Address
Kampus A Universitas Mohammad Husni Thamrin Jl. Raya Pondok Gede No. 23 - 25 Kramat Jati
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 23019255     EISSN : 26561190     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan is one of the online-based scientific periodic published by the Institute for Research and Community Service at Universitas Mohammad Husni Thamrin. This journal accepts articles or scientific papers that focus on health issues. This journal will be publishes biannually, in March and September.
Articles 518 Documents
Antibakteri α-Mangostin Ekstrak Garcinia mangostana L. terhadap Spesies Staphylococcus aureus dari Isolat Klinik Permana, Atna; Zuraida; Susanti, Ellis
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2406

Abstract

Infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus (S. aureus) menjadi tantangan besar dalam dunia medis karena resistensi bakteri terhadap antibiotik konvensional. Akibatnya, pengobatan alternatif diperlukan, salah satunya adalah penggunaan bahan alami yang memiliki sifat antibakteri. Studi ini menyelidiki sifat antibakteri α-mangostin ekstrak kulit buah manggis ( Garcinia mangostana L.) terhadap S. aureus dalam isolat klinik. Untuk mengetahui seberapa efektif antibakteri α-mangostin, penelitian ini menggunakan uji dilusi atau uji minimum inhibitory concentration (MIC). Menurut hasil penelitian, α-mangostin memiliki aktivitas antibakteri yang signifikan terhadap isolat klinik S. aureus, dengan MIC 3.261 ug/mL, sementara MIC amoxicillin adalah 104.375 ug/mL. MIC menunjukkan bahwa, pada konsentrasi rendah, α-mangostin dapat menghentikan pertumbuhan S. aureus. Sedangkan hasil kombinasi menunjukan reduksi yang bermakna yaitu ekstrak kulit buah manggis 0.815 ug/mL dan amoxicillin 26.093 ug/mL. Kesimpulan dari penelitian ini adalah α-mangostin dari ekstrak manggis (Garcinia mangostana L) dapat berfungsi sebagai antibakteri alami yang dapat menghentikan pertumbuhan S. aureus dan dapat menjadi solusi dalam eradikasi penyakit infeksi bakteri yang resisten terhadap antibiotik.
Karakteristik Sifat Fisik, Nilai Gizi serta Mikrobiologi Soyghurt Fauziah, Prima Nanda; Latifah, Imas; Manikam, Ratna Mutu; Masdianto, Masdianto; Nugroho, Heru Purwanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2414

Abstract

Soyghurt merupakan produk fermentasi dari susu kedelai. Salah satu bakteri yang digunakan untuk memfermentasi susu kedelai adalah Lactobacillus bulgaricus. L. bulgaricus merupakan salah satu bakteri asam laktat (BAL) atau probiotik yang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh manusia dan merupakan salah satu bahan baku susu yang paling banyak digunakan sehingga dapat dikonsumsi di seluruh dunia. Bakteri ini merupakan Lactobacillus pertama yang diumumkan sebagai bakteri yang mampu memfermentasi susu dan berbagai produk fermentasi lainnya. Bakteri ini telah terbukti aman digunakan serta memiliki efek probiotik yang dapat mengatasi kondisi intoleransi laktosa. Produk fermentasi berbasis tanaman saat ini mengalami perkembangan yang cukup besar, sebagai hasil dari evolusi kebiasaan konsumen, dalam konteks umum transisi pangan. Hal ini memerlukan penelitian dan pengembangan, dan dengan demikian pengetahuan ilmiah, untuk memungkinkan transisi tersebut, termasuk pengembangan susu kedelai yang difermentasi dengan penambahan bakteri L. bulgaricus atau dikenal dengan sebutan soyghurt. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai gizi, karakteristik sifat fisik dan kimia dari susu kedelai yang difermentasi dengan Lactobacillus bulgaricus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental di Laboratorium Kimia dan Mikrobiologi dan uji mutu hedonik untuk menilai aroma, rasa dan warna dari soyghurt dengan rancangan acak lengkap (RAL) monofaktorial 11 perlakuan konsentrasi soyghurt dan 3 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nilai gizi susu kedelai per 100 g memiliki energi sebesar 322,6 kkal, protein 15,7 g, lemak 9,9 g, karbohidrat 42,1 g, serat 7,5 g, kolesterol 0 mg dan sodium 1 mg, sedangkan soyghurt per 100 g memiliki energi sebesar 617,6 kkal, protein 54 g, lemak 14,5 g, karbohidrat 80,3 g, serat 28,5 g, kolesterol 0 mg, sodium 51 mg, dan kalium 2000 mg. Soyghurt pada konsentrasi 60% memiliki rasa, warna dan aroma yang banyak disukai oleh panelis. Fermentasi susu kedelai dengan L. bulgaricus dapat meningkatkan nilai protein dan lemak pada susu kedelai, serta memberikan rasa yang lebih enak.
Analisis Faktor-Faktor Risiko Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri di Negara Berkembang dan Asia Tenggara : Sistematik Literatur Review (SLR) Chairy, Abdul; Jumhati, Siti; Dharmayanti, Ni Deni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2432

Abstract

Latar Belakang: Dismenore primer merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh remaja putri di berbagai belahan dunia, termasuk negara berkembang dan Asia Tenggara. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari mereka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian dismenore primer pada remaja putri di negara berkembang dan Asia Tenggara berdasarkan studi-studi terkini. Metode: Kajian sistematik dilakukan dengan menggunakan pendekatan PICO dan menganalisis artikel-artikel yang relevan dari database elektronik seperti Science Direct, PubMed, Springer Link, Sage Pub, dan Google Scholar. Kriteria inklusi mencakup artikel berbahasa Inggris, full-text, dan dapat diakses secara gratis, dengan desain penelitian kualitatif, RCT, cross-sectional, quasi-experimental, dan meta-analisis dari tahun 2014 hingga 2024. Peneliti menggunakan metode PRISMA dalam analisis data. Hasil: Dari analisis, teridentifikasi sepuluh artikel relevan membahas faktor-faktor risiko sebagai kontribusi utama terhadap kejadian dismenore primer: Faktor psikologis: Stres dan kecemasan (5 artikel), Faktor sosial: Dukungan sosial dan status ekonomi (4 artikel). Faktor fisik: Pola makan dan aktivitas fisik (3 artikel). Faktor lingkungan: Faktor lingkungan yang memengaruhi kesehatan (2 artikel). Faktor genetik dan hormonal: Penelitian menunjukkan adanya kontribusi faktor genetik dalam 3 artikel.. Hasil menunjukkan bahwa 60% remaja mengalami dismenore, dengan faktor-faktor emosional dan gaya hidup yang signifikan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor risiko dismenore primer sangat beragam dan dapat dipengaruhi oleh aspek psikologis, sosial, dan gaya hidup. Pendekatan holistik diperlukan untuk mengatasi masalah ini di kalangan remaja putri, termasuk pendidikan kesehatan dan dukungan emosional
Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Leaflet Berpengaruh Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pneumonia Pada Balita Di Poli Anak RS Bhayangkara Tk. I Pusdokkes Polri Jakarta Timur Nuhan, Helena Golang; Listyarini, Okti Rossa
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2436

Abstract

Latar Belakang : Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita, terutama di negara berkembang. Rendahnya pengetahuan ibu mengenai pneumonia pada balita dapat berkontribusi pada keterlambatan diagnosis dan pengobatan, yang berdampak buruk pada kesehatan anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu melalui pendidikan kesehatan. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang pneumonia pada balita di Poli Anak RS Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Jakarta Timur. Metode : penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan rancangan One group pre-post test design. Desain ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang pneumonia pada balita di Poli Anak. Teknik penetapan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah Total Sampling. Sampel penelitian sebanyak 45 orang. Analisis yang digunakan univariat terdiri dari usia, Pendidikan, pekerjaan dan analisis bivariat Uji efektifitas yang digunakan adalah uji alternatif Wilcoxon test. Hasil : Dengan nilai Z sebesar - 5.380 dan nilai asymp sig. (2-tailed) 0,000 lebih kecil dari tingkat alfa 5% (0,05) sehingga menolak Ho maka kesimpulannya ada perbedaan rata-rata antara sebelum diberikan Pendidikan kesehatan dengan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan menggunakan leaflet terhadap tingkat pengetahuan ibu. Kesimpulan : Ada pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang pneumonia pada balita di Poli Anak RS Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Jakarta Timur.
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Dan Pengetahuan Terhadap Kejadian Anemia Ibu Hamil di Rumah Sakit Melania Bogor Nurdini, Dahlia; Pustikasari, Atikah; Pratiwi, Kartika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2441

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan serius yang dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin, dengan prevalensi mencapai 48,9% (Riskesdas 2018). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan tingkat pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di RS Melania Bogor. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah responden sebanyak 30 ibu hamil. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan (p-value = 0,000) dan kepatuhan konsumsi TTD (p-value = 0,001) dengan kejadian anemia. Responden dengan tingkat pengetahuan yang kurang dan kepatuhan rendah cenderung mengalami anemia, meskipun pemberian TTD sudah dilakukan. Berdasarkan hal tersebut dapat diketahui bahwa pentingnya meningkatkan edukasi tentang manfaat TTD serta mendorong kepatuhan konsumsi melalui pendekatan yang lebih intensif dan berkelanjutan.
Kesehatan Reproduksi Remaja Terkait Status Gizi, Aktifitas Fisik, Stres Dengan Siklus Menstruasi Damayanti, Dewi Suri; Munawaroh
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2478

Abstract

Abstract The menstrual cycle is an important indicator of women's reproductive health (Omidvar et al., 2018). According to the research conducted at SMA Negeri 6 Tangerang, a higher proportion of irregular menstrual cycles was found, amounting to 59.4%. The impacts of irregular menstruation include infertility, endometriosis, and psychological disorders (Ilmi & Selasmi, 2019). The current target of the researchers is adolescents because adolescent reproductive health, especially regarding the menstrual cycle, is necessary for reproductive health readiness in adulthood. The research method used is descriptive quantitative with a cross-sectional approach. The research respondents are high school students. The purpose of this study is to determine adolescent reproductive health related to nutritional status, physical activity, and anxiety with the menstrual cycle in high school. The study results showed that the majority experienced irregular menstrual cycles, with 74 respondents (78.7%). The three variables studied, namely nutritional status, physical activity, and stress among high school students, showed no difference in proportion. This is because, during adolescence, the body adapts to hormonal changes during puberty, so the menstrual cycle still varies. This is considered normal. As age increases, the menstrual cycle will stabilize and become regular, especially after age 20 (Musmiah, 2018). During data collection, it was found that respondents still did not understand how to calculate the menstrual cycle, so efforts are needed to increase knowledge and understanding of their menstrual cycles.
Efektivitas Buah Kurma terhadap Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia di Puskesmas Karang Mulya Kabupaten Bekasi Sri Martani Puji Rahayu; Manullang, Riyen Sari; Tetty Rina Aritonang; Astrid Farmawati Sianipar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v16i2.2512

Abstract

Latar Belakang : Ibu hamil berisiko tinggi mengalami anemia. Anemia pada kehamilan bisa berdampak terhadap terganggunya proses kehamilan dan persalinan. Salah satu intervensi yang bisa mengatasi anemia yaitu dengan cara terapi nutrisi berupa konsumsi buah kurma.Tujuan Penelitian : Mengetahui efektivitas buah kurma terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Karang Mulya Kabupaten Bekasi Tahun 2024. Metode Penelitian : Rancangan penelitian menggunakan Quasy-eksperiment dengan one group pretest-postest with control. Populasi sebanyak 42 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan didapatkan sampel sebanyak 15 orang kelompok buah kurma dan 15 orang kelompok kontrol. Analisa data berupa univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil Penelitian : Karakteristik ibu hamil pada kelompok buah kurma paling banyak usia 20-35 tahun (86,6%), pendidikan SMP (53,3%), pekerjaan IRT (60%) dan paritas multipara (86,6%). Sedangkan ibu hamil pada kelonmpok kontrol paling banyak usia 20-35 tahun (80%), pendidikan SMP (53,3%), pekerjaan IRT (46,6%) dan paritas multipara (73,3%). Kadar hemoglobin sebelum pemberian buah kurma dengan mean 9,75 dan setelah pemberian buah kurma dengan mean 11,08. Kadar hemoglobin sebelum pemberian kelompok kontrol dengan mean 9,81 dan setelah kelompok kontrol dengan mean 9,89. Buah kurma efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia dengan p-value 0,001 < 0,05. Kesimpulan : Buah kurma efektif meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia.
Behavior of Utilization of Posyandu by Mothers Who Have Babies and Toddlers Posyandu Wijaya Kusuma Puskesmas Bahagia: Perilaku Pemanfaatan Posyandu Oleh Ibu Yang Memiliki Bayi Dan Balita Posyandu Wijaya Kusuma Puskesmas Bahagia Setianingsih, Ajeng; Anggarini, Inggit Meliana; Arifin, Lisa Yulinanda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2171

Abstract

Health services have become one of the uses for society to achieve optimal levels of health individually and in groups. One of these health services is Posyandu. The purpose of this researchKnowing the Relationship between Knowledge, Attitudes and the Role of Cadres on the Behavior of Using Posyandu by Mothers of Babies and Toddlers at Posyandu Wijaya Kusuma Bahagia Health Center, Bekasi Regency in 2023. This research is a quantitative research that uses a cross-sectional research design. The population in this study were all mothers who had babies and toddlers at Posyandu Wijaya Kusuma, totaling 38 people. Sampling was carried out using techniquestotal sampling. The data used in this research is primary data obtained from the results of the questionnaire. The data analysis used is Univariate and Bivariate. The research results showed there was no relationship knowledge (P-Value = 0.452) and the role of cadres (P-Value =0.432) on Posyandu utilization behavior. There is a relationship between attitude (P-Value =0.017) on Posyandu utilization behavior. Advice from researchers is that mothers who have babies and toddlers should take their babies and toddlers to the Posyandu at least once a month when carrying out Posyandu activities. When health education and consultation activities are available, mothers can make good use of these activities
Development of Geographic Information System (GIS) Distribution of Triple Elimination Implementation in Pregnant Women at Kramatjati Health Center: Pengembangan Geographic Information System (GIS) Distribusi Pelaksanaan Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil di Puskesmas Kramatjati Utami, Febi Puji; Ibrahim, Rohayati; Susilawati, Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2264

Abstract

Background: The development of this GIS was carried out to reduce or overcome the weakness of this unattainability due to uncontrolled distribution of data on pregnant women/mapping of pregnant women who had undergone Triple Elimination examinations in the Kramatjati Community Health Center area, which has 7 sub-districts, 65 RWs and 653 RTs. With so many areas that the Kramatjati Community Health Center is responsible for, it cannot rely on manual data collection or bookkeeping alone. Objective: Designing the Development of GIS (Geographic Information System) Distribution for the Implementation of Triple Elimination of Pregnant Women at the Kramatjati Community Health Center. Research Method: This type of research uses quantitative research, using a Research and Development (R&D) research design. The research period is March 2024 at the Kramatjati Community Health Center. With a total population of 16 people. The sampling technique uses total sampling. The analysis used is univariate analysis using frequency distribution. Research Results: Based on the SUS (System Usability Scale), the SUS score was 77.3. Therefore, it can be concluded that the Acceptability Range results are declared Acceptable, Grade Scale: C, Adjective Rating is declared Excellent, and Percentiles are in the Good category. Conclusion: The results of system testing to determine the usefulness of GIS development in analyzing the distribution of Triple Elimination implementation for pregnant women at the Kramatjati Community Health Center using the (SUS) method resulted in an average score of 77.3 in the Good category. The results of the feasibility test from 16 respondents showed that 10 people (62.5%) stated that they were quite feasible. Suggestion: It is hoped that it can be developed in further research by designing and integrating it into advanced systems, or by adding variables or additional data analysis.
The Effectiveness of Dark Chocolate Consumption on Dysmenorrhea in Adolescent Girls at SMK Widya Nusantara (Office Management in Business Institutions): Efektivitas Konsumsi Dark Chocolate Terhadap Dismenorea Pada Remaja Putri SMK Widya Nusantara (Manajemen Perkantoran Lembaga Bisnis) Dea Okta Viantri; Simanjuntak, Farida Mentalina; Lumban Siantar, Rupdi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jik.v17i1.2291

Abstract

Background : Dysmenorrhea is menstrual pain where this condition causes pain in the lower abdomen. Dysmenorrhea is caused by uterine contractions. Condition It often causes pain irregularly and feels strong that can interfere with daily activities. According to Riskesdas, in 2018 the prevalence of dysmenorrhea reached 107,673 people (64.25%), consisting of primary dysmenorrhea reaching 59,671 people (54.89%) and 9,496 people (9.36%) who experienced secondary dysmenorrhea.(Kemenkes RI, 2018). Treatment of dysmenorrhea can be done by non-pharmacological complementary therapy, one of which is by consumption dark chocolate. Methods : To determine the Effectiveness of Dark Chocolate Consumption on Dysmenorrhea in Adolescent Girls of SMK Widya Nusantara. Purpose : To determine the effectiveness of dates on hemoglobin levels in pregnant women with anemia at Puskesmas Karang Mulya Kabupaten Bekasi 2024. Method: Using a quasi-experimental research design with a pre-test and post-test two-group design. The sample in this study amounted to 30 respondents. 15 respondents who consumed dark chocolate and 15 control respondents. The sampling technique uses purposive sampling. The research instrument used a numeric rating scale sheet. Result: Based on the results of the wilcoxon test in the intervention group, a probability value (P value) of 0.002 (p < 0.05) was obtained. In the control group, a probability value (P value) of 1,000 (p >0.05) was obtained. Conclusion : There is an Effectiveness of Dark Chocolate Consumption on Reducing Dysmenorrhea in Adolescents of SMK Widya Nusantara Keywords : Adolescent Women, Dysmenorrhea, Dark Chocolate