cover
Contact Name
M. Taufik
Contact Email
-
Phone
+628115652128
Journal Mail Official
jkmk@unmuhpnk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan, Lantai II, Universitas Muhammadiyah Pontianak Jl. Ahmad Yani. Nomor 111. Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
ISSN : 23552018     EISSN : 25812858     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa menerima naskah hasil penelitian di bidang Kesehatan Masyarakat dengan focus dan scope meliputi Epidemiologi, Biostatistik, Administrasi & Kebijakan Kesehatan, Keselamatan Kerja, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku, Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Reproduksi.
Articles 132 Documents
EFEKTIVITAS KOAGULAN BUBUK KAPUR DAN FILTRASI DENGAN METODE UP FLOW DAN DOWN FLOW UNTUK MENURUNKAN Fe Tedy Dian Pradana; Suharno Suharno; Ardan Kamarullah
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.373 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v5i1.1057

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment.Sampel berjumlah 36 sampel.Rancangan penelitian adalah pretest–posttest with control group design.Uji statistik yang digunakan yaitu Uji-T dengan tingkat kepercayaan 95%.Kadar Fe awal rata-rata yaitu sebesar 8,35 mg/l, Hasil uji T menunjukan ada perbedaan yang signifikan penurunan kadar besi (Fe) dalam air sumur gali menggunakan metode up flow nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan down flow sebesar 0,000 < 0,05. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan kadar besi (Fe)sebelum yaitu sebesar 5,50 mg/l dan sesudah filtrasi menggunakan media cangkang kerang, zeolit, dan karbon aktif dengan metode Up flow sebesar 0,67 mg/l dan down flow sebesar 0,88 mg/l. Efektifitas penurunan kadar besi (Fe) air sumur gali menggunakan metode Up Flowlebih besar yaitu 87,72 %, dibandingkan menggunakan metode Down Flow sebesar 84,06 %. Bagi masyarakat dan instansi terkait, hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi mengenai metode sederhana dalam menurunkan kadar besi pada air sumur gali /air tanah.AbstractUsing quasi experimental method and pretest-posttest with control group design, this study employed 36 samples. The data were statically tested by using T-test with a vadility level of 95%. Diffeerence of Fe using coagulant method of 8,35 mg/l, the T test result indicated the there was a significant difference of Fe level reduction in dug wells by using up flow method (0,000<0,05) and down flow method (0,000<0,05). The study revealed that there was a difference of Fe level before filtration using coagilant lime fowder (5,50%) and after filtration using mussel shells, manganese zeolite, active carbon, and up flow method 0,67 mg/l and down flow method of 0,88 mg/l. The effevtiveness of fe level in dug wells by using up flowfiltration was 87,72% and down flow filtration was 84,06%.From the findings, the related institution may consider the findings of this study as the reference in reducing Fe level in dug wells by using simple method
HUBUNGAN KADAR DEBU PM10 DENGAN GANGGUAN FUNGSI PARU PADA PEKERJA PABRIK CPO (CRUDE PALM OIL) DI PT.X PROVINSI KALIMANTAN BARAT Anselma Anselma; Elly Trisnawati; Ismael Saleh
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.591 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v6i2.1768

Abstract

Debu PM10 sebagai jenis debu lingkungan yang dapat mempengaruhi kesehatan pekerja, merupakan bahan partikel (particulate matter) yang apabila masuk ke dalam organ pernafasan manusia dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Penyakit obstruksi paru menduduki peringkat ke 5 sebagai penyebab kematian di tahun 2018 dan diperkirakan meningkat menjadi peringkat 4 pada tahun 2030 (WHO, 2018). Di Indonesia prevalensi gangguan fungsi paru obstruktif kronik sebesar 3,4% (Riskesdas, 2018). Pabrik CPO (Crude Palm Oil) PT.X Provinsi Kalimantan Barat mempunyai kadar debu 220 μg/Nm3. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kadar debu PM10  dengan gangguan fungsi paru pada pekerja pabrik CPO (Crude Palm Oil) PT.X Provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan observasi data sekunder (time series). Sample penelitian sebanyak 70 responden diambil menggunakan teknik purpose sampling. Menggunakan analisis regresi dengan tingkat kepercayaan 95% . Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan antara kadar debu PM10  dengan gangguan fungsi paru menunjukan terjadi hubungan terbalik, dimana semakin meningkat kadar debu maka kapasitas vital paru-paru akan semakin menurun, begitu pula sebaliknnya. Hubungan yang terjadi kadar debu PM10  dengan gangguan fungsi paru adalah hubungan yang lemah. Bagi PT.X diharapkan untuk menambah dan memasang local exhaust di area produksi, menyediakan masker berstandar SNI untuk pekerja dan melakukan KIE tentang bahaya lingkungan kerja serta paparan hazard di tempat kerja.
Tingkat Kecemasan dan Dukungan Suami Terhadap Lamanya Proses Persalinan pada Ibu Primigravida Fahrunnisa Fahrunnisa; Mardjan Mardjan
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6074.329 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v1i1.975

Abstract

AbstrakPersalinan merupakan salah satu peristiwa penting dan senantiasa selalu diingat dalam kehidupan wanita. Kecemasan, ketakutan, kesendirian, stress atau kemarahan yang berlebihan dapat menyebabkan pembentukkan katekolamin yang menyebabkan proses persalinan menjadi lambat. Dukungan suami juga mempengaruhi proses persalinan. Dari hasil observasi pendahuluan yang dilakukan terhadap 5 pasien di BPM Cahaya Ibu Pontianak, terdapat 3 orang ibu yang mengalami kecemasan dan 1 orang ibu yang tidak mendapat dukungan dari suami dan mengalami proses persalinan yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dan dukungan suami dengan lamanya proses persalinan pada ibu primigravida di BPM Cahaya Ibu Pontianak. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang ibu hamil primigravida yang sedang dalam proses persalinan dan ditemukan pada bulan Mei-Juli 2013. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan lamanya proses persalinan pada tingkat kecemasan responden  yang ringan 2,44 kali lebih banyak di bandingkan responden yang tidak mengalami kecemasan dan lamanya proses persalinan pada dukungan suami responden yang kurang mendukung 2,07 kali lebih banyak dibandingkan suami yang memberikan dukungan. Oleh karena itu suami diharapkan dapat menambah pengetahuannya tentang persalinan yang akan dihadapi oleh seorang istri, baik melalui petugas kesehatan, buku ataupun media elektronik, sehingga akan dapat membantu menenangkan istri serta mengetahui apa saja yang harus dilakukan ketika mendampingi istri selama menghadapi proses persalinanKata Kunci: Kecemasan, Dukungan Suami, Persalinan, PrimigravidaAbstractChildbirth is one of the extraordinary moments, indulgent, and memorable experiences  in womens’ life-time. Unrestrained anxiety, fear, and loneliness, stress, and anger can cause catecholamine form leading to the slow childbirth movement. Husbands’ support is also a contributing factor to childbirth. A pre observation conducted to 5 patients at BPM Cahaya Ibu Pontianak discovered that there were three mothers who experienced anxiety, and there was one mother without husband’s support who experienced a long childbirth process. Therefore, this research was carried out in order to find out the correlation between the levels of anxiety and husbands’ support to the duration of childbirth to mother with pimigravida at BPM Cahaya Ibu Pontianak. The research methodology used in this research was analytical survey with cross sectional approach. Data analysis was administered by using stastical test with chi square test. The samples of the research consisted of 40 pregnant women with pimigravida who are in the childbirth process. They were examined from May-July 2013. This research employed an accidental sampling technique. The findings of the research indicated that the duration of childbirth at mild level of anxiety was 2,44 times as it is greater compared to respondents who experienced no anxiety. The duration of the childbirth to husbands’ support was 2,07 times greater compared to supportive husbands. Consequently, husbands are expected to improve their knowledge on childbirth for pregnant women. This can be obtained through health counselor, books or electronic media so that they will be ready for the necessary steps when accompanying their wife in childbirth process.Keywords: Anxiety, Husbands’ Support, Childbirth, Pimigravida
HUBUNGAN ANTARA SIKAP DAN PERAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU PACARAN REMAJA DI KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Anisa Catur Wijayanti; Robi&#039;I Pahlawan H.R
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.396 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v4i3.851

Abstract

Perilaku pacaran berisiko memiliki dampak yaitu kehamilan tidak diinginkan, penyakit menular seksual dan hukum sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara sikap dan peran teman sebaya dengan perilaku pacaran remaja di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja yang berusia 10-19 dan tinggal di Kecamatan Kartasura. Jumlah sampel yang diambil adalah 120 orang remaja. Teknik uji statistik menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara sikap seksualitas (p value = 0,000 < 0,05) dan peran teman sebaya (p value = 0,000 < 0,05) dengan perilaku pacaran remaja di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo.
GAMBARAN PRINSIP HIGIENE SANITASI DAN FASILITAS SANITASI PADA JASA CATERING SEKOLAH DASAR DI KOTA PONTIANAK Hermina Hermina; Rocmawati Rocmawati; Selviana Selviana
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.893 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v5i4.1759

Abstract

Catering  merupakan  bidang  yang  sangan  rentan  terhadap  insiden  yang berkaitan dengan keamanan makanan. Keamanan makanan dipengaruhi oleh higiene  sanitasi.  Makanan  yang  kurang  higiene  akan  memudahkan bakteri berkembang biak sehingga mengakibatkan makanan tersebut berbahaya untuk dikonsumsi.  Hasil  observasi  awal  pada  jasa  catering  tahun  2014,  pada penjamah  diperoleh  60%  tidak  mencuci  tangan  menggunakan  air   yang mengalir, 40% kuku yang kotor dan tidak menggunakan masker, 30% tidak menggunakan penutup kepala, dan makanan 80% positif tercemar bakteri. Penelitian bertujuan menggambarkan Prinsip  Higiene Sanitasi  dan  Fasilitas Sanitasi  pada  Jasa  Catering  Sekolah  Dasar  di  Kota  Pontianak.  Metode penelitian observasional yang bersifat deskriptif. Sampel dalam penelitian ini 5 jasa catering dan 31 penjamah makanan di Kota Pontianak. Hasil penelitian pada prinsip higiene sanitasi; Pemilihan bahan makanan 60% memenuhi syarat, Penyimpanan  bahan   makanan  60%  tidak   memenuhi  syarat,  Pengolahan makanan 80% tidak memenuhi syarat, Penyimpanan makanan masak 100% tidak memenuhi syarat, Pengangkutan makanan 100% tidak memenuhi syarat, dan Penyajian makanan 100% memenuhi syarat. Personal Higiene 51,6% tidak memenuhi syarat. Fasilitas sanitasi 100% tidak memenuhi syarat. Jumlah angka kuman pada makanan 60% tidak memenuhi syarat dan 60% positif tercemar bakteri E.coli. Disarankan pada pengelola jasa catering dapat melakukan produksi dengan memperhatikan standar dan prosedur produksi yang baik dan memenuhi syarat yaitu menerapkan prinsip higiene sanitasi, menciptakan sanitasi lingkungan, dan peningkatan personal higiene dalam produksi pangan sehingga dapat menciptakan produk yang bersih, aman, bermutu dan bergizi.
FAKTOR RISIKO RHEUMATOID ARTHRITIS PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI BEDAH TULANG RSUD DR. SOEDARSO PONTIANAK Adetria Heristi; Elly Trisnawati; Andri Dwi Hernawan
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.67 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v5i2.1571

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) adalah penyakit peradangan kronis yang disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Di Poliklinik Bedah Tulang RSUD Dr. Soedarso Pontianak untuk pasien rawat jalan, pada tahun 2011 periode Januari-Desember terdapat 614 kunjungan dengan insidensi 76 kasus, pada tahun 2012 terdapat 515 kunjungan dengan insidensi 76 kasus, dan pada tahun 2013 terdapat 345 kunjungan dengan insidensi 46 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui  faktor  risiko  kejadian RA di  RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol. Sampel penelitian sebanyak 76 orang (38 kasus dan 38 kontrol) yang diambil dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat obesitas (p value=0,038, OR=2,979, CI 95%=1,164-7,622) dan riwayat hipertensi (p value=0,001, OR=8,485, CI 95%=2,214-32,517) dengan kejadian Rheumatoid Arthritis. Variabel yang tidak berhubungan yaitu riwayat merokok pasif (p value=0,062) dan riwayat diabetes mellitus (p value=1,000). Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan upaya konseling dan edukasi bagi pasien RA serta upaya peningkatan kesehatan dan gaya hidup sehat bagi masyarakat.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI AMBAWANG Mardjan Mardjan; Ismael Saleh; Dian Lupita Kusumawati
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 3 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.752 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v6i3.1773

Abstract

Posyandu adalah bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada  masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Kurang berfungsinya Posyandu sehingga kinerja menjadi rendah. Kinerja posyandu dapat  dilihat  dari  penyelenggaraan Posyandu,  sehingga  mencapai  cakupan partisipasi masyarakat (D/S) sesuai dengan standar yang diberlakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan  kinerja  Posyandu di  wilayah  kerja  Puskesmas Sungai  Ambawang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sungai Ambawang. Uji statistik yang digunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara swadaya masyarakat dengan kinerja Posyandu (p value=0,691, PR=0,786), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pembinaan Posyandu dengan kinerja Posyandu (p value=0,104, PR=1,792), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara partisipasi tokoh masyarakat dengan kinerja Posyandu (p value=0,491, PR=1,250). Disarankan kepada Puskesmas melakukan pembinaan berkesinambungan dan menyeluruh untuk seluruh kader, agar kader mampu memberikan penyuluhan dengan informasi yang baik dan benar.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU, PERAWATAN PAYUDARA, PENYULUHAN ASI EKSKLUSIF, DUKUNGAN KELUARGA DAN DUKUNGAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANDAN KECAMATAN SUNGAI TEBELIAN KABUPATEN SINTANG Dian Indahwati Hapsari; M . Taufik
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.966 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v5i1.892

Abstract

Berdasarkan Profil Puskesmas Pandan tahun 2015, cakupan ASI eksklusif hanya sebesar 39,47%, lebih rendah dari target cakupan ASI nasional. Survei pendahuluan yang dilakukan pada sepuluh orang ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Pandan didapatkan hanya 30 % saja ibu yang menyusui anaknya sampai berumur 6 bulan.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu, perawatan payudara, penyuluhan ASI eksklusif, dukungan keluarga dan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pandan Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chisquare (X2) dengan tingkat kepercayaan 95% dan level signifikan 5%.Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p value=0,000 (p<0,05), PR= 1,918), perawatan payudara (p value=0,000 (p<0,05), PR=1,826), penyuluhan ASI eksklusif (p value= 0,000 (p<0,05), PR= 2,112), dukungan keluarga (p value= 0,000 (p<0,05), PR= 1,809), dukungan petugas kesehatan (p value=0,000 (p<0,05), PR= 2,673) dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Pandan Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang tahun 2017.Diharapkan kepada Puskesmas untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya ASI eksklusif, perawatan payudara yang baik dan dukungan keluarga di wilayah kerja Puskesmas Pandan. Kepada ibu yang mempunyai bayi untuk menambah pengetahuan tentang ASI eksklusif dan perawatan payudara yang baik dari masa kehamilan sampai melahirkan dengan cara bertanya/berkonsultasi ke petugas kesehatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPEMILIKAN JAMBAN SEHAT DI DESA EMPAKAN KECAMATAN KAYAN HULU Gandha Sunaryo Putra; Selviana Selviana
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2017): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.797 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v4i3.866

Abstract

Salah satu permasalahan di Indonesia dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah permasalahan pembangunan sanitasi. Permasalahan pembangunan sanitasi di Indonesia merupakan masalah tantangan sosial-budaya dimana yang menjadi permasalahannya adalah perilaku penduduk yang terbiasa Buang Air Besar (BAB) di sembarangan tempat. Desa Empakan merupakan salah satu desa di Kabupaten Sintang dimana penduduknya masih banyak yang buang besar sembarangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepemilikan Jamban Sehat Di Desa Empakan Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Sintang. Metode penelitian dengan desain Cross Sectional, Sampel sebanyak 62 responden diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dengan menggunakan uji statistik  chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan (p=0,000), tingkat ekonomi (p=0,000), pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), dan budaya (p=0,00) dengan kepemilikan jamban sehat. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk memberikan edukasi dan motivasi kepada para kepala keluarga yang belum memiliki jamban sehat agar segera membangun jamban sehat serta mengikuti program arisan jamban sehat bagi kepala keluarga yang kurang mampu dalam membangun jamban sehat
PERILAKU “NGELEM” PADA REMAJA DI KOTA PONTIANAK (Berdasarkan Data Pusat Layanan Anak Terpadu Dinas Sosial Kota Pontianak Tahun 2016) Toti Rahmawati; Abrori Abrori; Linda Suwarni
Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.44 KB) | DOI: 10.29406/jkmk.v6i1.1764

Abstract

Perilaku ngelem pada remaja di Pusat Pelayanan Anak Terpadu (PLAT) timbul karena pengaruh teman sebaya, faktor ekonomi, dan kurangnya pengetahuan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis gambaran faktor perilaku ngelem yang meliputi pengaruh teman sebaya, tingkat pengetahuan, sikap, ekonomi sosial, dan peran keluarga pada remaja di Kota Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yang dilakukan pada tanggal 5 Oktober sampai 15 Oktober 2017, pada remaja di Kota Pontianak. Populasi adalah remaja yang masuk dalam data  PLAT  Dinas Sosial Kota Pontianak tahun 2016. Sampel diambil sebanyak 30  orang diambil dengan teknik incidental sampling sesuai kriteria inklusi.     Hasil penelitian dengan analisis univariat didapat bahwa remaja memiliki perilaku ngelem karena teman sebaya sebesar 80%, tingkat pengetahuan dan sikap remaja 53,3%, ekonomi sosial kategori sedang 73,3%, peran keluarga sebesar 50%.

Page 2 of 14 | Total Record : 132


Filter by Year

2017 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2023): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 10, No 2 (2023): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 10, No 1 (2023): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 9, No 4 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 9, No 3 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 9, No 2 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 9, No 1 (2022): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 8, No 4 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 8, No 3 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 8, No 2 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 8, No 1 (2021): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 7, No 4 (2020): JURNAL KESMAS (Kesehatan Masyarakat) KHATULISTIWA Vol 7, No 3 (2020): JURNAL KESMAS (Kesehatan Masyarakat) KHATULISTIWA Vol 7, No 2 (2020): JURNAL KESMAS (KESEHATAN MASYARAKAT) KHATULISTIWA Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 4 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 3 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 4, No 4 (2017): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 4 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2017): Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa More Issue