cover
Contact Name
Ma'ulfi Kharis Abadi
Contact Email
maulfikharisabadi@unbaja.ac.id
Phone
+6281911145430
Journal Mail Official
josce@unbaja.ac.id
Editorial Address
Jl. Syech Nawawi Al-Bantani Curug Kota Serang-Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE)
ISSN : 26560844     EISSN : 26562766     DOI : https://doi.org/10.47080/josce.v6i01.3325
JOSE bertujuan untuk: 1. Mempublikasikan informasi, pengetahuan dan hasil penelitian terkait dunia teknik sipil 2. Mempromosikan pendekatan komprehensif terhadap teknik sipil yang menggabungkan sudut pandang berbagai disiplin ilmu. 3. Memperkuat pertukaran akademik dengan institusi lain. 4. Mendorong ilmuwan, praktisi insinyur, dan pihak lain untuk melakukan penelitian dan aktivitas serupa lainnya. JOSCE mempunyai ruang lingkup untuk: 1. Ilmu teknik Sipil 2. Ilmu transportasi 3. Ilmu pendukung teknik sipil
Articles 96 Documents
ANALISIS AKTIVITAS PASAR PADARINCANG TERHADAP KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN PASAR PADARINCANG Telly Rosdiyani; Rini Bahiroh; Fitri Aida Sari; Nila Prasetyo Ariwi
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 01 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i01.3325

Abstract

Pasar Padarincang merupakan salah satu pasar tradisional yang berada di kecamatan Padarincang tepatnya berada di jalan Jl. Kadubeureum, Padarincang, kabupaten Serang, Banten. Tingginya aktivitas yang dilakukan di pasar Padarincang membuat pertumbuhan kendaraan akan semakin bertambah. Oleh karena itu diperlukannya sarana jalan yang memadai untuk menuju pasar Padarincang. Namun, ketidakseimbangan antara peningkatan jumlah kendaraan serta pertumbuhan prasarana jalan menimbulkan beberapa masalah terhadap kelancaran lalu lintas di pasar Padarincang seperti kemacetan lalu lintas, peningkatan waktu tempuh, meningkatnya angka kecelakaan, kebisingan suara kendaran dan polusi udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja existing ruas jalan, hambatan samping dan mendapatkan solusi. Metode analisia berdasarkan MKJI 1997, Adapun hasil analisa yang diperoleh volume lalulintas C = 7244,328 smp/jam Kecepatan arus bebas 34,6 km/jam, derajat kejenuhan 0.93, tingkat pelayanan level E pada arah kota Serang menuju Anyer serta hambatan samping sebesar 2836,8 dengan bobot kejadian sangat tinggi (ST), upaya yang bisa dilakukan dalam peningkatan kinerja lalu lintas berdasarkan prefrensi responden terdapat 38,3% responden menginginkan perbaikan manajemen pengelolaaan pasar. 35% responden menginginkan penataan tata ruang pasar. 16,7% responden menginginkan penyediakan fasilitas lahan parkir yang memadai 10% responden menginginkan adanya pengaturan terhadap angkutan umum.
PERENCANAAN STABILITAS BENDUNG TETAP KADUGENEP KABUPATEN SERANG BANTEN Euis Amilia Euis Amilia; M Ichwanul Yusup; Irfan Rizki M
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 01 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i01.3326

Abstract

Bendung tetap Kadugenep terdapat di sungai Cihaseum. Sub DAS Cihaseum yang memiliki luas lebih kurang 37.65 km2 dan panjang sungai lebih kurang 17.21 km, elevasi di hulu sungai memiliki ketinggian + 167.800 sedangkan elevasi di hilir sungai di sekitar bendung tetap Kadugenep memiliki ketinggian + 113.900 m. Kondisi Bendung saat ini terdapat banyak kerusakan, yang mengakibatkan pengaliran air tidak optimal ke jaringan irigasi, sehingga perlu evaluasi teknis perencanaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui setabilitas bendung tetap rancangan dengan menggunakan debit banjir rencana 100 tahun dengan menggunakan metode Gumbel, dan debit rencana mengunakan metode Hasper, kolam olak menggunakan type Vlughter yang dimodikasi dengan tipe mercu ogee. Hasil perhitungan stabilitas saat air normal tanpa gempa kontrol terhadap guling 2,86 > 1,5, terhadap geser 6,086 > 1,5, kontrol tegangan -0,68 < 2.22 m, tegangan tanah 5,89 < 50 t/m2, daya dukung tanah 117,500 t/m2 > 50 t/m2, Stabilitas saat air normal dengan gempa terhadap guling 2,132 > 1,5, terhadap geser 2,264 > 1,5, kontrol tegangan -1,9008 < 2.22 m, tegangan tanah 5,439 < 50 t/m2, stabilitas saat air banjir tanpa gempa terhadap guling 3,376 > 1,5, terhadap geser 20,039 > 1,5, kontrol tegangan -1,560 < 2.22 m, tegangan tanah 3,232 < 50 t/m2, stabilitas saat air banjir dengan gempa terhadap guling 3,222 > 1,5, terhadap geser 15,390 > 1,5, kontrol tegangan -2,938 < 2.22 m, tegangan tanah 25,287 < 50 t/m2, dengan demikian stabilitas bendung tetap aman.
Analisis Rembesan dan Stabilitas Bendungan Margatiga dengan Metode Elemen Hingga Model 2D Menggunakan Software Plaxis CE V20 melani, alwi; Yusup, M Ichwanul; Sari, Fitri Aida; Ariwi, Nila Prasetyo
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.2238

Abstract

Bendungan Margatiga merupakan bendungan komposit antara bendungan beton gravity dan bendungan urugan batu dengan inti tegak. Rembesan pada bendungan type urugan merupakan hal yang pasti terjadi dan tidak dapat dihindarkan. Namun, rembesan yang berlebihan dan tidak terkontrol dapat menyebabkan perlemahan pada bendungan type urugan. Dari pengalaman kejadian dimasa lalu rembesan merupakan penyebab utama terhadap kegagalan pada bendungan type urugan. Rembesan akan menyebabkan erosi buluh ini akan semakin berkembang dan membesar sehingga terjadi kelongsoran pada bendungan. Analisis data dalam penelitian ini dimodelkan dengan metode elemen hingga 2d menggunakan program PLAXIS V20. Plaxis merupakan program elemen hingga yang dikembangkan untuk anlisis deformasi, stabilitas, dan aliran air tanah dalam rekayasa geoteknik. Analisis dilakukan dengan beberapa skenario variasi tinggi muka air, yaitu: saat selesai konstruksi, muka air normal, muka air banjir dan kondisi surut cepat. Dari hasil analisis keamanan bendungan berupa nilai faktor keamanan (FK) didapat nilai terkritis adalah 1,13 pada kondisi muka air normal dengan pembebanan gempa desain maksimum pada periode ulang T= 5000 tahun. Debit rembesan pada saat muka air banjir pada kaki bendungan di sisi hilir didapat 3,56 x 10-4 m3/detik pada bendungan urugan kiri dan 3,05 x 10-4 m3/detik pada bendungan urugan kanan.
ANALISIS PEMBANGUNAN RUMAH KHUSUS MASYARAKAT TERDAMPAK LONGSOR MENGGUNAKAN MOTODE PRECEDENCE DIAGRAM (PDM ) DAN MICROSOFT PROJECT Yusuf, M Ichwanul; Hendri, Hendri; Amilia, Euis
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.3253

Abstract

Pembangunan rumah khusus diperlukan manajemen kontruksi sehingga dapat mempercepat pembangunan rumah khusus bagi yang lebih layak dan aman. beberapa metode penjadwalan proyek diantaranya Precedence Diagram Method (PDM) metode tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan penggunaan metode penjadwalan tersebut didasarkan atas kebutuhan dan hasil yang ingin dicapai terhadap kinerja penjadwalan. Metode Precedence Diagram Method (PDM) dapat memberikan solusi didalam perencanaan penjadualan proyek konstruksi. Metode ini menggunakan diagram yang menunjukkan hubungan ketergantungan antar kegiatan dengan memungkinkan terjadinya kegiatan dilakukan pararel terhadap kegiatan lainnya selama Resources Hasil penelitian ini, pembangunan rumah khusus masyarakat terdampak lonsor kab. lebak banten maka dapat diketahui durasi kegiatan normal baru menjadi 143 hari kerja dari 150 hari kerja perencana Setelah dilakukan penjadwalan ulang terdapat 29 pekerjaan yang berada padalintasan kritis seperti: pekerjaan pematangan lahan tanah, pekerjaan pemasangan pagar keliling proyek, pekerjaan pembuatan direksi kid dan pekerjaan galian tanah, secara bersamaan dimulainya pekerjaan tersebut
STUDI KASUS ANALISIS DAYA DUKUNG ABUTMENT TERHADAP BEBAN JEMBATAN SUKADANA 1 KECAMATAN KASEMEN Hariyanto, Bambang; Alpid, Alpid; Rosdiyani, Telly; Abadi, Ma'ulfi Kharis
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.3254

Abstract

Pembangunan prasarana transportasi darat merupakan salah satu program utama Pemerintah Provinsi Banten dalam mendorong pertumbuhan perekonomian. Pertumbuhan perekonomian yang disertai peningkatan jumlah penduduk, menyebabkan peningkatan jumlah kendaraan, peningkatan lalu lintas angkutan barang/jasa dan sebagainya, seperti fenomena halnya Jembatan sukadana yang terletak di kecamatan kasemen kota Serang. Jembatan ini merupakan sarana transportasi darat yang cukup penting dan sibuk, sebagai akses utama transportasi darat menuju kawasan sehingga perlunya menganalisis struktur bagian bawah jembatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa daya dukung struktur bawah, stabilitas serta penulangan dengan dimensi yang telah ditentukan. Dalam penganalisaan ini diperlukan data primer dan skunder yang harus dikumpulkan. Adapun metode pengumpulan data berasal hasil observasi, wawancara dan literature pendukung sebagai referensi,. Hasil dari analisa daya dukung tanah di dapatkan nilai Qult = 7,111 t/m3 dan Qall = 2,370 t/m3 lebih kecil dari kontrol tegangan. Hasil stabilitas abutment yang ditinjau pada saat waktu normal yaitu stabilitas terhadap geser = 6,370 t/m2, stabilitas terhadap gaya guling = 6,558 t/m2, dan stabilitas eksentrisitas = -0,237 t/m2. Penulangan dinding abutment menggunakan tulangan D 22 – 250 dengan tulangan bagi D 16 – 250. Penulangan footing abutment menggunakan tulangan D 19 – 250 dengan tulangan bagi D 16 – 250. Penulangan Wing Wall Abutment menggunakan tulangan D 19 – 125 dengan tulangan bagi D 13 – 125. Penulangan Plat Injak Abutment menggunakan tulangan D 16 – 250 dengan tulangan bagi D 13 – 250.
STUDI BIAYA KECELAKAAN DI PERLINTASAN SEBIDANG BERPALANG PINTU DAN TANPA PALANG PINTU DI JAWA TIMUR Leliana, Arinda; Soimun, Ahmad; Puspitasari, Armyta; Apriliani, Nurul Fitria
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.3336

Abstract

Losses due to accidents, especially at level railroad crossings, cause losses that are in line with the extent of accidents. The value of losses arising from accidents was studied to increase public awareness about the number of losses, both material and non-material losses. Each element of accident costs is assessed by gross power according to Pd.T-02-2005-B. The characteristics of traffic accidents are identified based on several factors including gender, transportation mode, and factors that cause accidents. Afterward, calculate the value of each element of the accident cost and the total accident cost. Victim’s estimated unit cost and the traffic accidents unit cost at railroad level crossings with barriers and without showing the result that the highest average per year is IDR 1.490.758.906 per accident. The amount of average traffic accident cost per year at railroad level crossing on intercity roads for the highest incident is IDR 1.241.181.688 per accident. The average traffic accident per year at railroad level crossing on city roads for the highest incident is IDR 863.664.801 per accident. The accident factors are shoving through a railroad level crossing, carelessness when crossing the railroad level crossing, disregarding signs when a train is about to pass, and being vigilant to warning signs when crossing a level crossing.
Optimalisasi Biaya dan Waktu Dengan Menggunakan Least Cost Analysis Pada Proyek Gedung Proklamasi, Jakarta Devari, Desya Azahra; Setiani, Nusa; Artiani, Gita Puspa
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.3515

Abstract

Keterlambatan proyek terlihat jelas ketika pekerjaan tidak selesai dalam jangka waktu yang ditentukan. Adanya keterlambatan juga berdampak pada pembengkakan biaya atau masalah- masalah lain yang dapat timbul pada keterlambatan tersebut. Salah satu cara dalam mepercepat proyek yaitu dengan penambahan jam kerja (lembur). Menambah jam kerja merupakan salah satu teknik untuk mempercepat proyek. Namun jika jam kerja bertambah (lembur), hal ini akan berpengaruh pada biaya pengerjaan proyek yang pasti akan naik. Pertama, metode CPM pada Microsoft Project 2019 digunakan untuk menemukan aktivitas yang berada pada lintasan kritis. Setelah itu dilakukan analisis untuk menentukan biaya dan waktu ideal, dan dilakukan crashing untuk mendapatkan kemiringan biaya terendah pada kegiatan yang berada di lintasan kritis. Berdasarkan hasil analisis, menggunakan metode least cost analysis penambahan jam kerja sebanyak 3 jam menghasilkan kombinasi waktu dan biaya terbaik yaitu 288 hari dengan biaya Rp. 22.960.910.069. Artinya, waktu penyelesaian proyek akan dipercepat sebesar 4% dan persentase penurunan biaya sebesar 2,8%.
EVALUASI PELAKSANAAN PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU SMK NEGERI 1 TUNJUNG TEJA DENGAN EARNED VALUE ANALISYS Firdaus, Firdaus; Rosdiyani, Rosdiyani; Abadi, Ma’ulfi Kharis
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.3524

Abstract

In running a construction project, good management is needed so that the work is carried out on time. Project success is strongly influenced by cost, quality, and time factors. Two important factors that must be considered are cost and time. Project control can be done by applying the Earned Value Analysis method to both aspects. This study aims to evaluate the implementation of the construction of new classrooms at SMK Negeri 1 Tunjungteja. This evaluation is important to assess the extent to which the project is running according to plan in terms of cost, time, and results achieved. EVA methodology was applied to measure project performance. Data was collected from project reports, work schedules, and budgets that had been prepared where the data used was data for the period from week 1 to week 21. The results showed that in week 1 to 21 the SV value was known to be the highest ratio in the week 13 period. Then the SV value in the 1st period to the 21st period found a negative value. For the SPI value, it has a value <1 in the 1st to 21st period except in week 16. After that, it is known that the ETS and EAS values are 0 in the 21st period with a duration of 21 weeks, which means that the work is not in accordance with what has been planned on the job.
PENENTUAN ALTERNATIF PENANGANAN BANJIR BERBASIS HEC-RAS DI DESA BOJEN KABUPATEN PANDEGLANG PROVINSI BANTEN Taufik, Isvan; Purwanto, Didik; Wardhana, Mochamad Wary; Sari, Resti Meliana; Ch, Ana Nurganah
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.3532

Abstract

Banjir yang terjadi di kawasan Desa Bojen adalah peristiwa alam yang sering terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama dan menimbulkan dampak kerugian bagi masayarakat. Curah Hujan yang tinggi dan longsoran yang terjadi di sungai menjadi penyebab utama banjir yang perlu ditangani. Penanganan banjir secara menyeluruh dari hulu ke hilir sungai diperlukan untuk meminimalisir limpasan banjir di wilayah Kawasan Bojen. Tujuan dari kajian ini adalah mencari alternatif penanganann banjir yang sering terjadi di Desa Bojen Kecamatan Sobang Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Pemodelan genangan banjir dilakukan dengan menggunakan simulasi model HEC-RAS ID dan 2D dengan menggunakan debit banjir kala ulang 25 Tahun dari metode HSS SCS. DAS. Sungai yang dimodelkan dalam DAS Cilatak ini adalah Sungai Cilatak, Sungai Cikada dan Sungai Cikalen Leutik. Beberapa alternatif penanganan yang dapat dilakukan adalah normalisasi dasar sungai, pelebaran sungai, pembuatan kolam tampungan, dan pembuatan tanggul sungai. Dengan menggabungkan semua alternatif penanganan dapat menanggulangi limpasan banjir Sungai Cilatak pada bagian hulu sepenuhnya, menurunkan limpasan banjirsetinggi 0,28 m di tengah dan 0,77 m di hilir. Hasil pemodelan Sungai Cikada, kombinasi semua alternatif penanganan menurunkan limpasan banjir Sungai Cikada setinggi 0,5 m di Hulu, 0,43 m di tengah dan menghilangkan limpasan banjir sepenuhnya di hilir. Hasil Pemodelan di Sungai Cikalen leutik dengan kombinasi semua alternatif hasilnya dapat menghilangkan limpasan banjir sepenuhnya di bagian hulu dan tengah sungai serta dapat menurunkan tinggi banjir setinggi 0,6 meter di hilir sungai.
PEMANFAATAN ABU VULKANIK SEBAGAI FILLER PADA KONSTRUKSI BETON DAN PEMBUATAN BATAKO UNTUK PENGOLAHAN MINERAL ALAM amal, ali
Journal of Sustainable Civil Engineering (JOSCE) Vol 6 No 02 (2024): JOSCE: Journal of Sustainable Civil Engineering
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/josce.v6i02.3610

Abstract

Indonesia mempunyai banyak gunung vulkanik aktif dimana posisi geografis Indonesia di lewati oleh jalur gunung api serta rawan erupsi di sepanjang “ring of fire” mulai Sumatera – Jawa – Bali – Nusa Tenggara – Sulawesi – Banda- Maluku-Papua. Gunung vulkanik di Indonesia memiliki frekuensi paling rapat dan erupsinya termasuk paling aktif di dunia. Tingginya aktifitas gunung berapi di Indonesia juga berati tingginya periode letusan gunung berapi yang terjadi, Letusan gunung ini mengeluarkan mineral-mineral alam seperti, lahar, lumpur, dan abu vulkanik yang sifatnya berbahaya bagi lingkungan di sekitarnya dan dapat mengganggu aktifitas penduduk yang tinggal dan hidup di daerah tersebut. Salah satu mineral muntahan gunung berapi adalah abu vulkanik memberi dampak yang paling besar dan berkepanjangan di bandingkan mineral lainnya. manfaatkan abu vulkanik akan menumpuk dan menutupi lahan yang berada di sekitarnya. Sehinga perlu di lakukan pemanfaatan yang tepat terhadap dampak lingkungan ini. Melalui penelitian yang terdahulu menunjukkan bahwa abu vulkanik memiliki kandungan Silika (SiO2) yang tinggi dan bersifat pozzolan, sehingga abu vulkanik masuk ke dalam kategori fly ash kelas N yang berarti bahwa abu vulkanik dapat di manfaatkan sebagai substitusi semen dandengan kadar optimum dapat bekerja sebagai filler untuk meningkatkan mutu beton. Abu vulkanik juga dapat dimanfaatkan sebagi material pembuatan batako sehingga dapat menopang rantai pasok kebutuhan bata di daerah lokal. Pemanfaatan ini akan mereduksi emisi karbon dioksida pada pemeroduksian semen dan memaksimalkan pemanfaatan abu vulkanik di bidang konstruksi Indonesia dengan konsep ramah lingkungan.

Page 9 of 10 | Total Record : 96