cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 195 Documents
FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN EMULGEL MINYAK KAYU MANIS (Cinnamomum zeylanicum) DAN EFEKTIVITAS SEDIAAN SEBAGAI ANTIFUNGI Candida albicans Wibowo, Danang Novianto; Rahmawati, Nur Laili; Murrukmihadi, Mimiek
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i2.5529

Abstract

Minyak kayu manis (Cinnamomum zeylanicum) mengandung sinamaldehid dan eugenol sebagai antifungi Candida albicans untuk mengobati kandidiasis oral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi minyak kayu manis terhadap sifat fisik dan aktivitas antifungi Candida albicans dalam emulgel. Minyak kayu manis (Cinnamomum zeylanicum) diformulasikan dalam bentuk emulgel dengan varian konsentrasi F1: 1%, F2: 3%, F3: 5%, F4: 7%, F5: 9%. Formula tersebut diuji sifat fisik dan aktivitas antifungi terhadap Candida albicans menggunakan metode sumuran. Data organoleptis, homogenitas dianalisis secara deskriptif. Viskositas, pH, daya sebar, daya lekat dianalisis dengan korelasi regresi linear. Data diameter daerah hambat dianalisis dengan statistik Kruskall Wallis dilanjutkan Mann Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Kelima formula berwarna putih pekat, bau khas kayu manis, rasa manis khas kayu manis, bentuk semi padat dan homogen. Peningkatan konsentrasi minyak kayu manis meningkatkan pH, viskositas, daya lekat tapi menurunkan daya sebar. Peningkatan konsentrasi minyak kayu manis dalam emulgel mempunyai pengaruh perbedaan yang signifikan terhadap aktivitas antifungi Candida albicans dan minyak kayu manis 5% dalam emulgel mempunyai aktivitas antifungi Candida albicans setara dengan kontrol positif. Nilai diameter daerah hambat yang diperoleh yaitu F1: 12,71 mm, F2: 20,06 mm, F3: 22,11 mm, F4: 22,52 mm, dan F5: 24,37 mm.Kata kunci: emulgel, kayu manis (Cinnamomum zeylanicum), Candida albicans.
STANDARISASI SIMPLISIA BERDASARKAN PARAMETER SPESIFIK DAN NON SPESIFIK EKSTRAK ETHANOL 96% DAUN WARU (Hisbicus tiliaceus L.) Susanti, Emy
CENDEKIA EKSAKTA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3194/ce.v5i2.3734

Abstract

Sumber daya alam hayati (SDHA) menjadi semakin menarik diminati oleh masyarakat Indonesia dan bahkan dunia sebgai bahan baku obat-obatan tradisional (jamu) (Sukara E, 2002).Hal ini tampak dengan semakin meningkatnya pemakaian jamu dan industry obat tradisional yang terus semakin berkembang dari tahun ke tahun.Dalam kondisi seperti ini, upaya yang paling tepat adalah mendorong pengembangan obat ke arah fitofarmaka (Yuliani S, 2001).Salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan dalam dunia pengobatan adalah daun waru (Hisbicus Tiliaceus L.), namun penelitian tentang daun waru masih jarang dilakukan.Daun waru (Hisbicus Tiliaceus L.) mengandung senyawa polifenol, saponin dan flavonoid. Akar waru mengandung senyawa tanin, saponin, dan flavonoid (Kumar dkk., 2008). Kulit batang waru mengandung senyawa hibiscusamide, N-trans feruloyltiramine, dan N-cis feruloyltiramine dan bersifat toksik pada sel kanker kolon HT-29 dengan LC50< 4 μg/mL (Chen dkk., 2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standarisasi Simplisia Berdasarkan Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Ethanol 96% Daun Waru (Hisbicus Tiliaceus L.) Kata Kunci: Daun Waru, Parameter Spesifik dan Non Spesifik, Standarisasi Simplisia
KERASIONALAN PENGGUNAAN OBAT ANALGETIK PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TUGUREJO SEMARANG PERIODE JULI – DESEMBER 2016 Prasetyaningrum, Erna; Irnanda, Dara Camelia; Haryanti, Sri
CENDEKIA EKSAKTA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.3028

Abstract

Abstrak Penatalaksanaan nyeri pada pasien sectio caesarea yang ideal yaitu dengan meminimalis terjadinya efek samping pada ibu dan bayi (Nauta, 2009). Pada pasien pasca sectio caesarea managemen nyeri merupakan hal yang paling penting. Nyeri yang disebabkan karena pembedahan karena perubahan hormon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerasionalan pengunaan obat anlgetik pada pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah Tugurejo Semarang Periode Juli-Desember 2016. Kerasionalan obat analgetik dilihat dari tepat indikasi, tepat obat dan tepat dosis. Penelitian ini pengambilan data dilakukan secara retrospektif, data yang didapat diolah dan di sajikan secara perspektif. Subjek penelitian adalah pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah tugurejo semarang periode Juli-Desember 2016 yang menggunakan obat analgetik. Objek penelitian adalah data rekam medis pasien sectio caesarea di instalasi rawat inap rumah sakit umum daerah Tugurejo Semarang periode Juli-Desember 2016. Data penelitian yang diambil diantaranya meliputi usia, obat, dosis, frekuensi, skala nyeri. Dari hasil penelitian didapatkan usia yang paling banyak dilakukan sectio caesarea 31-35 sebanyak 39%, ketepatan indikasi sebanyak 100 %, kesesuaian obat 100 % dan ketepatan dosis sebanyak 6%. Kata kunci : obat analgetik, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis
FORMULASI DAN UJI STABILITAS ANTIOKSIDAN KRIM NANOPARTIKEL KITOSAN-EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) MENGGUNAKAN METODE CYCLING TEST Prihantini, Malinda; Wibowo, Danang Novianto; Azizah, Nur; Setya, Nopbrillian Fine
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i2.5525

Abstract

Ekstrak etanol (70%) daun sirsak mengandung flavonoid yang bersifat tidak stabil terhadap suhu tinggi, pH dan cahaya. Sistem nanopartikel dengan penyalut kitosan mengenkapsulasi flavonoid dan melindungi dari ketidakstabilan. Sediaan krim meningkatkan akseptabilitas dan kenyamanan penggunaan. Penelitian ini bertujuan melakukan formulasi dan mengetahui stabilitas antioksidan krim nanopartikel ekstrak etanol daun sirsak (Annona muricata L.) setelah 6 siklus peyimpanan cycling test. Daun sirsak diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Nanopartikel EEDS dibuat menggunakan metode gelasi ionik dengan magnetic stirrer. Kemudian dibuat sediaan krim dengan variasi konsentrasi EEDS F1 (100 mg), F2 (200 mg), F3 (300 mg). Sediaan krim nanopartikel EEDS disimpan pada suhu 4⁰C selama 24 jam dan 40⁰C selama 24 jam (1 siklus) selama 6 siklus dan dibandingkan aktivitas antioksidannya sebelum dan sesudah cycling test. Karakteristik sediaan dianalisis secara deskriptif, sedangkan aktivitas antioksidan  dianalisis menggunakan Paired Sample T-test. Krim nanopartikel EEDS F1, F2, dan F3 memiliki warna putih, bentuk semi padat, homogen, pH 5-6 sesuai pH kulit, daya sebar 5-6 cm, daya lekat 3-5, dan viskositas sesuai rentang SNI 16-4399-1996.Aktivitas antioksidan F1, F2, dan F3 mengalami penurunan setelah disimpan selama 6 siklus cycling test dengan signifikansi <0,05, tetapi masih termasuk dalam kategori antioksidan kuat.Kata kunci: Annona muricata, antioksidan, freeze-thaw, sirsak, stabilitas
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOST MENGGUNAKAN FRAMEWORK LARAVEL (STUDI KASUS PADA KOST GRIYA STONEN) Khumaidah, Khumaidah; Riyantomo, Agung
CENDEKIA EKSAKTA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.3034

Abstract

Abstrak Kost Griya Stonen yang terletak di Jl.Stonen Raya, Kelud Sampangan Semarang memiliki 78 kamar dan memiliki tiga tipe yang berbeda. Pengelolaan kost Griya Stonen masih manual seperti dalam metode pemesanan kamarnya calon pengguna harus datang langsung hal ini tidak efektif apabila calon penggunanya juga datang dari luar kota. Pencatatan pembayarannya juga masih manual, ditulis dalam buku besar bulanan. Untuk memecahkan masalah tersebut penulis membuat sistem informasi manajemen kost berbasis website, metode pengembangan sistem yang digunakan penulis menggunakan metode waterfall yang mempunyai tahapan berurutan dari analisis, desain, pengodean dan pengujian. Sistem manajemen kost ini dibangun dengan menggunakan framework laravel versi 5.6 dan dalam pengolahan databasenya menggunakan database manajemen sistem MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem manajemen kost pada kost Griya Stonen yang dapat memudahkan calon penggunanya melakukan sewa kamar kost secara online, dan dapat memudahkan admin dalam mengolah data penyewa kost, pencatatan pembayaran dan informasi mengenai kost . Kata kunci: sistem informasi, manajemen, kost, laravel
KETIMPANGAN PEMBANGUNAN REGIONAL DAN INVESTASI DI KABUPATEN BANJARNEGARA Wibowo, Hendri; Sasongko, Lutfi Aris
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i2.5530

Abstract

This study aims to determine the level of development inequality and investment factors that influence development inequality in Banjarnegara Regency. This research is a descriptive and quantitative research. The data used in this study are secondary data in the form of times series data, namely Gross Regional Domestic Product (GRDP), population, Foreign Investment (PMA) and Domestic Investment (PMDN) from Central Agency Statistics (BPS) of Banjarnegara Regency. The descriptive analysis technique is the Williamson Index inequality, while quantitative analysis is used to use panel data regression analysis of the Fixed Effect model. The results show the Williamson Index in 2002-2020 in Banjarnegara Regency that in 2013 it had a value of 0.580 (the highest than other years). This indicates that development inequality in Banjarnegara Regency is still occurring. The results also show that the Foreign Investment variable has no significant effect on regional development inequality with a probability of 0.964. Meanwhile the Domestic Investment variable (PMDN) has significant effect to development inequality with a probability of 0.000. Considering the policies related to investment, development should be focused on sectors that have multiplier effects for the welfare of the people in Banjarnegara Regency.Keywords: Investment Development, Data Panel, Banjarnegara Regency
EFEK PEMBERIAN MIKROENKAPSULASI EKSTRAK KULIT MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP KADAR SGOT DAN SGPT TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR YANG DI INDUKSI ISONIAZID Adhityasmara, Dhimas; Advistasari, Yustisia Dian
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i2.5521

Abstract

Isoniazid merupakan salah satu obat yang digunakan untuk pengoabatan tuberkulosis. Obat ini digunakan untuk pengobatan baik fase awal maupun fase lanjutan. Isoniazid jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang maka akan menybabkan terjadinya kerusakan hati. Kulit melinjo diketahui mengandung pigmen antosianin berwarna merah. Disamping sebagai pewarna, antosianin juga bersifat antioksidan karena termasuk golongan flavonoid yang efektif untuk inaktivasi radikal bebas dan peroksil. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efek mikroenkapsulasi ekstrak kulit melinjo dalam menurunkan kadar SGOT dan SGPT pada tikus yang diinduksi INH dosis 350 mg/Kg BB. Perlakuan diberikan selama 14 hari dengan pembagian kelompok yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, mikroenkapsulasi ekstrak kulit melinjo dosis 100mg/kgBB, 200mg/kgBB, dan 300mg/kgBB. Pengambilan data dilakukan pada hari ke-1, hari ke-15, dan hari ke-29. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mikroenkapsulasi ekstrak kulit melinjo dapat menurunkan kadar SGOT pada tikus yang diinduksi isoniazid dengan dosis efektif sebesar 100 mg/kgBB tikus.Kata kunci: Mikroenkapsulasi, Melinjo, SGOT, SGPT
SIFAT FISIK DAN INDEKS IRITASI MASKER SHEET NANOGEL MINYAK BIJI MATAHRI Wulandari, Wulandari; Wildan, Achmad; Ariani, Lilies Wahyu
CENDEKIA EKSAKTA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.3029

Abstract

ABSTRACT Intensitas sinar matahari di Indonesia yang tinggi banyak menimbulkan dampak pada kulit. Dampak yang sering ditimbulkan pada kulit yaitu hiperpigmentasi (flek), menua lebih dini, dan berisiko terkena tumor serta kanker. Minyak biji matahari merupakan salah satu antioksidan yang dihasilkan dari tanaman bunga matahari, mempunyai kandungan vitamin E, asam oleat dan asam linoleat. Pada penelitian ini dibuat formulasi sediaan masker sheet nanogel untuk meningkatkan stabilitas dengan ukuran partikel yang kecil dan penyerapan dari kandungan senyawa sediaan yang diformulasikan menjadi masker sheet nanogel minyak biji matahari. Variasi konsentrasi minyak biji matahari yang digunakan yaitu F I 2,5%, F II 5% dan F III 7,5%. Evaluasi yang dilakukan meliputi karakteristik fisik meliputi analisa PSA, organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat, daya sebar dan indeks iritasi menggunakan tikus jantan galur wistar. Data dianalisis menggunakan SPSS 16,0 dengan Oneway anova dan uji T berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan semua sediaan nanogel berwarna kuning jernih, berbau khas dengan ukuran partikel F I 16,84 nm; F II 11,34 nm; F III 10,67 nm. Pada uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan (p>0,05) terhadap semua sifat fisik sediaan. Pada penentuan indeks iritasi menunjukkan semua sediaan tidak menimbulkan iritasi pada kulit tikus. Kata kunci : Minyak biji matahari, nanogel, masker sheet, karakteristik fisik, indeks iritasi
UJI TOTAL FLAVONOID, FORMULASI DAN UJI KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN GEL PEEL OFF EKSTRAK ETANOL BUAH GOWOK (SYZGIUM POLYCEPHALUM Merr.) DENGAN KOMBINASI HPMC K100 DAN PVA Puspitasari, Dewi Fitriani; Auliya, Jeaniva Putri
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i2.5526

Abstract

Buah-buahan memiliki kontribusi yang penting dalam pemenuhan gizi tubuh salah satunya kulit wajah. Nutrisi pada buah dapat memberikan manfaat pada kesehatan kulit wajah. Buah Kupa atau gowok (Syzgium Polycephalum Merr), sering digunakan oleh masyarakat sebagai salad. Buah gowok dengan kandungan antosianin yang tinggi menunjukkan aktivitas antioksidan yang disebabkan kandungan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung total kandungan flavonoid dari ekstrak etanol buah gowok, selanjutnya memformulasi sediaan gel peel off ekstrak etanol buah gowok. Formulasi menggunakan variasi konsentrasi dari gelling agent HPMC K100 1%, 1,5% dan 2%. Ketiga sediaan selanjutnya diuji karakteristik fisik meliputi uji homogenitas dan organoleptis, uji viskositas, uji daya sebar, pH, uji daya sebar dan uji waktu mengering. Hasil uji karakteristik fisik sediaan selanjutnya dilakukan uji One way Anava, untuk mengetahui adakah perbedaan antara ketiga formula. Hasil skrining fitokimia dan identifikasi total flavovonoid, ekstrak etanol buah gowok mengandung alkaloid, flavonoid, dan tanin. Rata-rata kandungan total flavonoid pada ekstrak etanol buah gowok, sebesar 9,6 mg/g. Formulasi sediaan gel peel off ekstrak etanol buah gowok dengan variasi HPMC K100  1%, 1,5% dan 2%, menghasilkan sediaan dengan karaktristik fisik yang baik.Kata kunci: (buah gowok, peel off, karakterisitk fisik,uji total flavonoid)
ANALISIS NILAI TAMBAH DAUN KERSEN SEBAGAI BAHAN BAKU SIRUP PADA CV HARYO INDUSTRI KABUPATEN KENDAL Istanto, Istanto; Prabowo, Rossi
CENDEKIA EKSAKTA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v6i1.3037

Abstract

Abstrak Added value is the addition of the value of a product before the production process is carried out and after the production process is done. Processing of kersen leaves into kersen leaf syrup is done with the aim of increasing selling value. Through the activities of the production process, it is possible to provide added value as a result of the issuance of costs, resulting in higher new prices and greater profits.The purpose of this study is to find out how much value added from the processing of kersen leaves to syrup in the CV.HaryoIndustri home industry in Kendal Regency. The basic method of this research is descriptive method while the method of implementation is a case study technique that is in the home industry business of CV Haryo Industri in Kendal Regency. The number of respondents interviewed as many as 6 people consisted of business owners and labor. While collecting data and information with interview techniques, recording and observation.The results showed that the gross added value in the business of making leaf syrup in CV Haryo Industries Kendal Regency obtained a value of Rp. 177,210,000, net added value of Rp. 166,798,958, added value per syrup raw material is Rp. 402,750 / kg, and added value per workforce of Rp. 54,903 / JKO. While the total costs incurred by CV Haryo Industri in making syrup of kersen leaves in a one-year production period amounted to Rp. 214,561,042. These costs are obtained from the sum of the fixed costs of Rp. 38,281,042 with variable costs of Rp. 176,280,000. Whereas the amount of receipts for making syrup from the leaves of CV Haryo Industries during 2017 amounted to Rp. 277,830,000 / year with an income of Rp. 63,268,958 / year. Kata Kunci: Kersen, Value added, financial aspects