cover
Contact Name
Dr. Ide Bagus Siaputra
Contact Email
-
Phone
+62312981246
Journal Mail Official
anima@unit.ubaya.ac.id
Editorial Address
Faculty of Psychology, Universitas Surabaya Jalan Raya Rungkut Mejoyo (Raya Kali Rungkut), Surabaya, East Java, 60293
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
ANIMA Indonesian Psychological Journal
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 02150158     EISSN : 26205963     DOI : https://doi.org/10.24123/aipj
Core Subject : Social,
Anima publishes peer reviewed articles with editors and consultants providing detailed assistance for authors to reach publication. Anima publishes research reports and scientific papers in psychology and/or related sciences with the aim to advance science, knowledge, and theory of psychology.
Articles 651 Documents
Influence of Sociodrama on The Emotional Intelligence of Preschool Children Ulya, Himatul; Putri, Erika Setyanti Kusuma
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 25 No 4 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 4, 2010)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v25i4.4227

Abstract

The influence of socio-drama on preschool children in increasing their emotional intelligence was analysed, including the effectiveness of the game. Subjects were 5-6 years old children attending preschool class at ‘Aisyiyah Bustanul Athfal kindergarten (N = 22). After attending six sessions of socio drama, the children’s emotional intelligence was measured by test of emotional intelligence with Goleman’s indicators. The children were tested, pre and post treatment, and t-test was applied. The results showed the value of t =7.160 with p = .000 (p < .01). The result shows that socio drama can significantly contribute) to children’s emotional intelligence. It means that socio-drama is effective in enhancing preschool children’s emotional intelligence. Telah dianalisis pengaruh sosiodrama terhadap kecerdasan emosi anak usia prasekolah untuk meningkatkan kecerdasan emosi mereka, termasuk efektivitas dari permainan tersebut. Para subjek adalah anak usia 5-6 tahun yang bersekolah di Taman Kanak-kanak ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Pringwulung (N = 22). Subjek mengikuti enam sesi sosiodrama. Setelah enam sesi, kecerdasan emosi anak-anak tersebut diukur menggunakan tes kecerdasan emosi dengan indikator kecerdasan emosi dari konsep Goleman. Tes tersebut diberikan melalui pre-test dan post-test. Analisis statistik yang digunakan untuk mengetahui pengaruh sosiodrama terhadap kecerdasan emosi anak usia prasekolah adalah uji-t. Hasil-hasil menunjukkan nilai t sebesar 7.160 dengan nilai p = .000 (p < .01). Hasil tersebut menyatakan bahwa sosiodrama memberikan kontribusi yang berarti bagi kecerdasan emosi anak. Hal ini berarti sosiodrama efektif dalam meningkatkan kecerdasan emosi anak usia prasekolah.
Sexual Behavior in Adolescent Courtship, Exposure to Pornography, and Parental Sexual Communication Lestari, Sri
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 25 No 4 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 4, 2010)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v25i4.4228

Abstract

The aim of this study was to find out the correlation between parent–child communication about sexuality and exposure to pornography with adolescent’s sexual behavior in courtship. Participants were 551 adolescents (225 boys and 326 girls) who lived at Sukoharjo. Results show a correlation between parent–child communication about sexuality and Internet exposure to pornography and sexual behavior in dating. Implications of this study are discussed. Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi komunikasi orangtua-anak tentang seksualitas dan paparan pornografi dan perilaku seksual remaja dalam berpacaran.Partisipan penelitian ini adalah 551 remaja (225 laki-laki; 326 perempuan) yang tinggal di Sukoharjo.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi perilaku seksual dalam berpacaran dan komunikasi orang tua-anak tentang seksualitas dan paparan pornografi.Dibahas pula implikasi temuan ini.
The Concept of Honesty in Javanese People's Perspective Lestari, Sri; Adiyanti, M.G.
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 27 No 3 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 3, 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v27i3.4230

Abstract

The aim of this study was to find out the concept of honesty in Javanese perspective. Parti- cipants were four Javanese families consisting father, mother, and the first-born adolescent child. The themes that emerges from participants’ indepth interview were the meaning of honesty, indicators of honesty, and motives that encourage to be honest. The findings indicate that the Javanese concept of honesty is universal, but the acceptance of dishonesty was influenced by relational aspects. Implications of this results to education setting are discussed. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi konsep jujur dalam perspektif orang Jawa. Partisipan penelitian ini adalah empat keluarga Jawa yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak remaja sulung. Dari wawancara mendalam terhadap 12 orang partisipan diperoleh tema tentang makna jujur, indikasi jujur, dan motif-motif yang mendorong untuk berperilaku jujur. Temuan eksplorasi mengindikasikan bahwa konsep jujur dalam perspektif orang Jawa bersifat universal, namun penerimaan terhadap ketidakjujuran dipengaruhi unsur relasional. Selanjutnya didiskusikan implikasi hasil penelitian pada dunia pendidikan.
Training Design to Improve Quality of Response: Training to Stimulate Application of Clarity Standard on The Elements of Thinking Nugraha, Fida Nirmala
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 27 No 3 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 3, 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v27i3.4231

Abstract

Critical thinking is a must have cognitive characteristics of first year students that enable them to responds to the problems adequately. On the other hand students are rarely having the chance to develop the ability since they are used to get instant results instead of paying attention on the process (Day, 1981; King, Wood, & Mines, 1990). Training that urged students to implement clarity standard on the elements of thinking can stimulate critical thinking. Using randomized pretest posttest control group design, the training is significantly increasing e quality to solve pro- blem amongst subjects. The experimental group has to solve two ill structured problems: one served as pre and posttest, the other is served as a part of problem based learning which both cases force them to applied clarity standard on the elements of thinking. Control group receive only pre and posttest case. Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu karakteristik perkembangan kognitif yang harus dikuasai mahasiswa agar dapat memberikan respons yang tepat pada saat menyelesai- kan persoalan. Mahasiswa umumnya terbiasa memperoleh hasil secara instan dan kurang memperhatikan proses pencapaian hasil (Day, 1981; King, Wood, & Mines, 1990). Salah satu cara untuk menstimulasi perkembangan kognitif individu dapat dilakukan melalui pelatihan untuk menstimulasi penerapan standar clarity pada elemen berpikir. Dengan desain randomized pretest-posttest control group yang diikuti subjek, pelatihan secara signifikan dapat meningkatkan kualitas respons yang ditampilkan pada saat menyelesaikan persoalan. Kelompok ekspe- rimen harus menyelesaikan dua persoalan yang ambigu (ill structured) yaitu satu persoalan sebagai pretest dan posttest sedangkan persoalan lainnya merupakan implementasi pro- blem based learning yang menuntut subjek kelompok ini untuk menerapkan standar clarity pada elemen-elemen berpikir agar dapat memberikan respons yang tepat.
The Meaning of Lay-off in the Eyes of Survivors Salama, Nadiatus
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 27 No 3 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 3, 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v27i3.4232

Abstract

One of the common changes done by companies is downsizing, or also known as lay-off. Lay- off can have negative effects, not only to the victims but also to the survivors (those chosen to continue working in the company). This qualitative research with phenomenology approach used intensive dan deep interview to eight chosen survivors by using theoretical sampling. The veri- fication of the research results was done by using member checks and external audits. Results of this research showed that survivors felt that the lay-off was done unfairly, with subjectivity, and non-transparant, affecting their psychological condition, performance, and loyalty to the company. The survivors also did coping to their condition like external coping to help them solve the problems that occured because of the lay-off. Salah satu bentuk perubahan yang biasa dilakukan oleh perusahaan adalah downsizing (peram- pingan tenaga kerja) atau yang biasa disebut dengan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Ternyata PHK bisa menimbulkan terjadinya dampak negatif, tidak hanya pada mereka yang menjadi korban PHK tapi juga pada survivors(mereka yang terpilih untuk tetap bekerja dalam perusahaan).Penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan fenomenologi ini menggunakan wawancara intensif dan mendalam kepada delapan orang survivors yang dipilih dengan menggunakan theoretical sampling. Verifikasi hasil penelitian dilakukan dengan melakukan member checks dan external audits. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa survivors merasa PHK yang terjadi dilakukan secara tidak adil, ada unsur subyektivitas, dan tidak transparan, sehingga akhirnya memengaruhi kondisi psikologis, kinerja, dan loyalitas survivors kepada perusahaan. Survivors juga melakukan coping, seperti coping eksternal guna membantunya mengatasi masalah yang timbul akibat PHK.
Value Type, Value Type Interaction, Conflict, and Conflict Management Style of House-Sharing Young Adults Ardhiati, Agatha N.; Soewondo, Soesmalijah; Fausiah, Fitri
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 27 No 3 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 3, 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v27i3.4233

Abstract

House-sharing is often found in relatively expensive cities such as Jakarta. By sharing residence, individuals can save money on personal expenses and allocate itto meet other needs. The decision to live together, although made with full consideration including the value equation, differences between individuals are still inevitable, which can result in dispute or conflict. This study aims to obtain descriptions about value type, value type interactions, conflict, and conflict management style within these individuals. Hence, a mixed-method approach has been used with sequential explanatory strategy, which carried out the quantitative data collection and analysis using Schwartz Personal Value (SPV) questionnaire and the Thomas-Kilmann Instrument (TKI). Then a qualita- tive data collection and analysis was conducted. Participants were the occupants of two different residences. The results showed that the interaction between individual values may establish harmo- nious or conflicted relationships. Conflicts that arise from conflicting value types were managed by using different styles. Berbagi tempat tinggal (BTT) merupakan fenomena yang seringkali ditemukan di berbagai kota yang tergolong mahal seperti Jakarta. Dengan BTT, individu dapat menghemat pengeluaran pri- badi dan mengalokasikannya untuk memenuhi kebutuhan lain. Keputusan BTT, meskipun dibuat dengan penuh pertimbangan, termasuk persamaan nilai, perbedaan antarindividu pun tetap tak ter- elakkan, yang dapat berakibat perselisihan atau konflik. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran tipe nilai, interaksi antartipe nilai, konflik, serta gaya pengelolaan konflik pada para individu tersebut. Untuk itu digunakan pendekatan mixed-method dengan strategi sequential explanatory, yaitu pengambilan data dan analisis secara kuantitatif menggunakan kuesioner Schwartz Personal Value (SPV) Questionnaire dan The Thomas-Kilmann Instrument (TKI). Kemudian dilakukan pengambilan data dan analisis secara kualitatif. Partisipan adalah para penghuni dua tempat tinggal yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antartipe nilai individu dapat membentuk hubungan saling selaras maupun saling bertentangan. Konflik yang muncul akibat tipe nilai yang saling bertentangan dikelola menggunakan gaya yang berbeda.
Reading Tutorial Program as an Alternative Intervention to Enhance Early Reading Skills in Low Socio-Economic First Graders Pamungkas, Arinanda; Kumara, Amitya
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 27 No 3 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 3, 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v27i3.4234

Abstract

The goal of this study was to see the effectiveness of the reading tutorial program in increasing children reading ability with low socioeconomic status. The reading tutorial program provides a variety of chances to practice and do activities in reading. This program was expected to enhance the children’s reading ability. The focuses of enhancement in the children’s reading ability were: (1) sight word acquisition and (2) reading fluency. The subjects of this research were first grade students with poor reading ability and low socioeconomic status. This research used an Untreated Control Group Design with pretest and posttest. The result of this study shows that the reading tutorial program is effective in increasing children’s reading ability in sight word acquisition (SW) and fluency in word correct per minute (WPM). Tujuan studi ini adalah melihat keefektivan program tutorial membaca dalam meningkatkan kemampuan membaca anak yang berstatus sosioekonomi lemah. Program tutorial membaca ini menyediakan berbagai kesempatan untuk mempraktikkan dan beraktivitas ketika membaca. Program ini diharapkan meningkatkan kemampuan membaca anak. Fokus peningkatan dalam kemampuan membaca adalah: (1) akuisisi kata yang terlihat dan (2) kelancaran membaca. Para subjek penelitian ini adalah siswa kelas satu dengan kemampuan membaca yang rendah dan bersatus sosioekonomi lemah. Studi ini menggunakan desain Kelompok Kendali Tanpa Perlakuan dengan pra-uji dan pasca-uji. Hasil studi ini menunjukkan bahwa program tutorial membaca ini efektif dalam meningkatkan kemampuan dan kelancaran membaca anak dalam penguasaan kata yang tampak dan kelancaran kata benar per menit.
Building Pacifist Character: Islamic Peace Education for Indonesian Youth in Divided Communities Khisbiyah, Yayah; Thoyibi, M.; Aly, Abdullah; Santoso, M. Fattah; Baidhawy, Zakiyuddin
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 27 No 4 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 4, 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v27i4.4236

Abstract

The ideological and political agenda of different groups are often put forward by way of hate speech and intolerant messages towards members of different ethno-religious groups. In this context, religious education could play a key part in promoting more positive views about diversity. This article presents an investigation into the curriculum of existing Islamic Religious Education in four junior high schools in Solo, as well as teachers and students’ perceptions regarding religious diversity. The research results show that the curriculum lacks content that aims at co-existence and peace education. Also, around a third of the teachers and students reported intolerant attitudes towards different religions. The results were then followed up by a pilot project to develop the Islam-based Peace Education (IPE), which aims at building pacifist character in youth, through teaching mutual respect, non-violence, social justice, and co-existence, by using Islamic values derived from al-Qur’an andSunnah. Kepentingan ideologis dan politik berbagai golongan dalam memperebutkan kuasa ditengarai telah membuat masyarakat terpecah-belah oleh perbedaan etnis dan agama, sehingga rentan terhadap ketegangan antarkelompok, konflik, dan bahkan kekerasan berdarah, termasuk yang sering terjadi pada masyarakat majemuk di kota Solo. Dalam konteks ini, pendidikan agama memegang peran kunci untuk membentuk sikap yang lebih toleran terhadap perbedaan. Artikel ini meneliti muatan kurikulum Pendidikan Agama Islam di empat SMP di Solo, dan persepsi guru serta peserta didik tentang keanekaragaman agama dan budaya. Hasil penelitian menemukan bahwa muatan kurikulum yang mengajarkan hidup berdampingan dalam keanekara- gaman secara damai ternyata masih kurang memadai, Sekitar sepertiga guru dan siswa ditengarai memiliki sikap intoleran terhadap perbedaan agama. Hasil penelitian ini ditindaklanjuti dengan program rintisan Pendidikan Perdamaian Berbasis Islam (PPBI) yang bertujuan mensosialisasikan nilai-nilai keadilan, nir- kekerasan, dan perdamaian sebagaimana diajarkan Islam melalui dua sumber utamanya, al-Qur’an danSunnah.
Health Promotion Through Counseling and Literary Interventions: Media to Increase Breastfeeding Mothers’ Well-Being Wattimena, Inge; Hapsari, Elisabet Widyaning
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 27 No 4 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 4, 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v27i4.4237

Abstract

The WHO target of achieving 80% success rate of breastfeeding mothers for a minimum of 6 months has not been met, so a program had been performed on 105 pregnant and post-delivery women through counseling and literary interventions. Six months after delivery they were traced back and a questionnaire of three open ended questions was sent by mail to them. A total of 45 women responded to the questionnaire. They were asked about the benefits of the interventions, the prosperity enjoyed, and of suggestions to encouraged breastfeeding behavior. The answers were qualitatively analyzed. Results showed that after the interventions, they got more under- standing, motivated, and happy. They experienced physical, psychological, and social well-beings. Unfortunately medical teams and the community were not fully participating yet in encouraging mothers to breastfeed. It is recommended to promote breastfeeding through competent moti-vators for the welfare of families and nation. Target WHO agar 80% ibu menyusui minimal 6 bulan belum tercapai, sehingga perlu dilakukan upaya melalui intervensi penyuluhan dan materi bacaan. Promosi dilakukan pada 105 ibu hamil dan pasca-melahirkan. Kelompok ini ditelusuri kembali setelah 6 bulan melahirkan. Kepada mereka ditanya per surat tiga pertanyaan terbuka tentang manfaat intervensi, kesejahteraan yang dinikmati melalui ASI, dan saran untuk menggalakkan pemberian ASI. Sebanyak 45 ibu yang menyampaikan jawabannya. Jawaban dianalisis melalui metode kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa para ibu mendapat manfaat dari intervensi, semakin mengerti, termotivasi, dan bahagia. Mereka menikmati kesejahteraan fisik, psikis, maupun sosial. Di pihak lain diutarakan bahwa belum sepenuhnya tim medis maupun masyarakat berpartisipasi dalam menggalakkan ASI. Disarankan agar masalah ASI disosialisasikan ke masyarakat luas melalui para motivator yang kompeten, untuk kesejahteraan keluarga dan bangsa.
Organizational Commitment, Employee Personality Types, and Work Stress Aulia
ANIMA Indonesian Psychological Journal Vol 27 No 4 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 4, 2012)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24123/aipj.v27i4.4238

Abstract

This study aimed to test the relationship between personality types and work stress on employees and, organizational commitment. This study is a replication of a previous research to review and analyze the existing theory or concept. Research subjects were 59 permanent employees of a private company in Padang. Tests using the regression analysis technique resulted in F = 45.398 with a significance score of p = .000 (p < .001) and R = .786, also R 2 = .619 with a significance score of p = .000 (p < .001), meaning that employee personality types and work stress had a very significant relationship with organizational commitment. The partial correlation analysis results showed that the personality type with organizational commitment did not have a significant relationship (r = .013; p = .922; p > .05), while work stress had a significant relationship with organization commitment (r = .754; p = .000; p < .001) effectively at 61.9%. Tujuan studi ini adalah menguji secara empiris hubungan antara tipe kepribadian dan stres kerja karyawan dan, komitmen organisasi. Studi ini merupakan replikasi penelitian terdahulu untuk mengaji dan menganalisis teori/konsep sebelumnya. Subjek adalah 59 karyawan tetap suatu perusahaan swasta di Padang. Uji dengan teknik analisis regresi berganda menunjukkan nilai F = 45.398 dengan taraf sigifikansi p= .000 (p< .001), dan nilai R= .786, serta R 2 = .619 dengan taraf signifikansi p= .000 (p < .001). Hasil itu menunjukkan bahwa tipe kepribadian dan stres kerja karyawan memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan komitmen organisasi. Analisis korelasi parsial menunjukkan tipe kepribadian karyawan dan komitmen organisasi (rx1y) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai r = .013 dan p= .922 (p> .05), sedangkan stress kerja karyawan dan komitmen organisasi (rx2y) memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan nilai r = - .754 dan p= .000 (p < .001), dan sumbangan efektif variabel stres kerja terhadap komitmen organisasi adalah sebesar 61.9%.

Filter by Year

1999 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 40 No 2 (2025): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 40, No. 2, 2025) Vol 40 No 1 (2025): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 40, No. 1, 2025) Vol 39 No 2 (2024): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 39, No. 2, 2024) Vol 39 No 1 (2024): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 39, No. 1, 2024) Vol 38 No 2 (2023): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 38, No. 2, 2023) Vol 38 No 1 (2023): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 38, No. 1, 2023) Vol 37 No 2 (2022): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 37, No. 2, 2022) Vol 37 No 1 (2022): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 37, No. 1, 2022) Vol. 36 No. 2 (2021): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 36, No. 2, 2021) Vol. 36 No. 1 (2021): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 36, No. 1, 2021) Vol. 35 No. 2 (2020): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 35, No. 2, 2020) Vol. 35 No. 1 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 35, No. 1, 2019) Vol. 34 No. 4 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 4, 2019) Vol. 34 No. 3 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 3, 2019) Vol. 34 No. 2 (2019): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 2, 2019) Vol. 33 No. 4 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 4, 2018) Vol. 34 No. 1 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 34, No. 1, 2018) Vol. 33 No. 3 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 3, 2018) Vol. 33 No. 2 (2018): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 2, 2017) Vol. 33 No. 1 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 33, No. 1, 2017) Vol. 32 No. 4 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 4, 2017) Vol. 32 No. 3 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 3, 2017) Vol. 32 No. 2 (2017): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 2, 2017) Vol. 32 No. 1 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 32, No. 1, 2016) Vol. 31 No. 4 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 4, 2016) Vol. 31 No. 3 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 3, 2016) Vol. 31 No. 2 (2016): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 2, 2016) Vol. 31 No. 1 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 31, No. 1, 2015) Vol. 30 No. 4 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 4, 2015) Vol. 30 No. 3 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 3, 2015) Vol. 30 No. 2 (2015): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 2, 2015) Vol. 30 No. 1 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 30, No. 1, 2014) Vol. 29 No. 4 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 4, 2014) Vol. 29 No. 3 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 3, 2014) Vol. 29 No. 2 (2014): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 2, 2014) Vol. 29 No. 1 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 29, No. 1, 2013) Vol 28 No 4 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 4, 2013) Vol 28 No 3 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 3, 2013) Vol 28 No 2 (2013): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 2, 2013) Vol 28 No 1 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 28, No. 1, 2012) Vol 27 No 4 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 4, 2012) Vol 27 No 3 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 3, 2012) Vol 27 No 2 (2012): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 1, 2012) Vol 27 No 1 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 27, No. 1, 2011) Vol 26 No 4 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 4, 2011) Vol 26 No 3 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 3, 2011) Vol 26 No 2 (2011): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 2, 2011) Vol 26 No 1 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 26, No. 1, 2010) Vol 25 No 4 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 4, 2010) Vol 25 No 3 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 3, 2010) Vol 25 No 2 (2010): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 2, 2010) Vol 25 No 1 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 25, No. 1, 2009) Vol 24 No 4 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 4, 2009) Vol 24 No 3 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 3, 2009) Vol 24 No 2 (2009): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No. 2, 2009) Vol 24 No 1 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 24, No.1, 2008) Vol 23 No 4 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 4, 2008) Vol 23 No 3 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 3, 2008) Vol 23 No 2 (2008): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 2, 2008) Vol 23 No 1 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 23, No. 1, 2007) Vol 22 No 4 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 4, 2007) Vol 22 No 3 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 3, 2007) Vol 22 No 2 (2007): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 2, 2007) Vol 22 No 1 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 22, No. 1, 2006) Vol 21 No 4 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 4, 2006) Vol 21 No 3 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 3, 2006) Vol 21 No 2 (2006): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 2, 2006) Vol 21 No 1 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 21, No. 1, 2005) Vol 20 No 4 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 4, 2005) Vol 20 No 3 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 3, 2005) Vol 20 No 2 (2005): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 2, 2005) Vol 20 No 1 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 20, No. 1, 2004) Vol 19 No 4 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 4, 2004) Vol 19 No 3 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 3, 2004) Vol 19 No 2 (2004): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 2, 2004) Vol 19 No 1 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 19, No. 1, 2003) Vol 18 No 4 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 4, 2003) Vol 18 No 3 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 3, 2003) Vol 18 No 2 (2003): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 2, 2003) Vol 18 No 1 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 18, No. 1, 2002) Vol 17 No 4 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 4, 2002) Vol 17 No 3 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 3, 2002) Vol 17 No 2 (2002): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 2, 2002) Vol 17 No 1 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 17, No. 1, 2001) Vol 16 No 3 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 3, 2001) Vol 16 No 2 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 2, 2001) Vol 16 No 4 (2001): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 4, 201) Vol 16 No 1 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 16, No. 1, 2000) Vol 15 No 4 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 4, 2000) Vol 15 No 3 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 3, 2000) Vol 15 No 2 (2000): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 2, 2000) Vol 15 No 1 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 15, No. 1, 1999) Vol 14 No 4 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 14, No. 4, 1999) Vol 14 No 3 (1999): ANIMA Indonesian Psychological Journal (Vol. 14, No. 3, 1999) More Issue