cover
Contact Name
Syahrial Ayub
Contact Email
syahrial_ayub@unram.ac.id
Phone
+6281803711284
Journal Mail Official
syahrial_ayub@unram.ac.id
Editorial Address
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/jpmsi/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27152545     EISSN : 27152537     DOI : https://doi.org/10.29303/jpmsi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (JPMSI) | p-ISSN : 2715-2545, e-ISSN : 2715-2537 |merupakan salah satu jurnal Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal ini diterbitkan oleh Universitas Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia diterbitkan dua kali dalam setahun (Periode Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Desember 2019 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. JPMSI merupakan wadah publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan social kemasyarakatan untuk dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum. Cakupan dari jurnal ini, adalah pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan Sosial Kemasyarakatan, dan Community Service Responsibility.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Pendampingan Dalam Penggunaan Media Digital Untuk Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Hadlun, Hadlun; Ala Purnawati; Dedi Alfarizi; Dian Sholehatin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i2.991

Abstract

Teacher assistance in using digital media in Islamic Religious Education (PAI) learning in Bonder Village is very much needed, especially technological readiness both in terms of teachers as educators, parents' readiness in providing facilities to students at home, and students' readiness as learning implementers must be prepared in advance so that learning can run smoothly. The purpose of community service activities is to provide assistance to partners in using digital media for Islamic Religious Education learning in order to optimize the learning process. The steps used to overcome partners problems include: 1) socialization related to the assistance program; 2) training and practice in using digital-based learning media; 3) assistance; and 4) monitoring activities. The results of this assistance show an increase in partner competence in using digital media, as well as an increase in partner interest and understanding of the use of digital media in PAI learning which is delivered through training. This article also evaluates the challenges faced during the assistance process and provides recommendations for further implementation in other villages. From the community service activities that have been carried out, it is known that the enthusiasm of partners in participating in this assistance shows high enthusiasm. This can be seen from the strong will of the partners to understand and practice using digital media in learning, especially Islamic Religious Education (PAI).
Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Agama bagi Siswa SMP di Desa Bug Bug, Kecamatan Lingsar Fatmawati, Fatmawati; Syamsul Hadi; Husnul Khotimah; Muhamad Arpin; Defi Silpiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 4 No. (1) (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v4i(1).992

Abstract

Pendidikan karakter berbasis agama merupakan salah satu strategi dalam membentuk kepribadian siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab. Program ini bertujuan untuk memperkuat karakter siswa SMP di Desa Bug Bug, Kecamatan Lingsar, melalui pendidikan agama yang terintegrasi dalam kegiatan sekolah. Pendidikan agama tidak hanya menjadi sarana dalam menanamkan ajaran moral dan etika, tetapi juga membentuk kesadaran spiritual siswa agar lebih memahami nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode partisipatif yang melibatkan berbagai pihak, seperti siswa, guru, orang tua, dan masyarakat. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui serangkaian aktivitas, termasuk sosialisasi, pelatihan, pembinaan, serta penerapan praktik ibadah dalam rutinitas siswa di sekolah. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah kegiatan, wawancara dengan tenaga pendidik dan orang tua, serta observasi langsung terhadap perilaku siswa di sekolah dan lingkungan sekitarnya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap nilai-nilai agama, baik dalam aspek akademik maupun dalam kehidupan sehari-hari. Siswa yang sebelumnya kurang aktif dalam kegiatan keagamaan di sekolah mulai menunjukkan partisipasi yang lebih tinggi dalam sholat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, serta diskusi keislaman. Selain itu, guru dan orang tua juga merasakan dampak positif dari program ini, karena siswa menjadi lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki sikap sosial yang lebih baik. Namun demikian, beberapa tantangan masih dihadapi dalam implementasi program ini, seperti keterbatasan tenaga pengajar yang kompeten dalam bidang pendidikan karakter berbasis agama serta minimnya fasilitas pendukung di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas program ini agar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pembentukan karakter siswa.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Dengan Membuat Eco Enzym di Desa Mesanggok Purnawati, Ala; Aprianti, Neli; Mariana, Siti; Milawati, Milawati; Aprilia, Nunik Amrita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 4 No. (1) (2022)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v4i(1).1086

Abstract

Di desa mesanggok, Gerung Lombok Barat telah dilakukan pemilihan sampah, akan tetapi belum berjalan dengan smpurna. Hal tersebut dibuktikan dengan sadarnya perhatian masyarakat akan pembuangan sampah ke sungai dekat dengan desa Mesanggok. Menurut pengamatan kami selama melakukan penelitian di Desa mesanggok penyediaan kotak – kotak sampah masih sangatlah minim. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan dalam hal kebersihan terlebih dalam hal membuang sampah. Dengan dilakukannya sosialisasi terkait pembuangan sampah pada tempatnya, tersedianya Tempat pembuangan Sampah (TPA) harus disertai dengan adanya sosialisasi tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga seluruh lapisan masyarakat. Hal ini perlu dilakukan agar sampah – sampah tidak hanya menjadi limbah saja akan tetapi dapat dimanfaatkan atau didaur ulang agar menjadi lebih bermanfaat dalam kehidupan sehari – hari. Dalam penelitian pengabdian masyarakat ini yang menjadi target utama kami yaitu melatih pengalaman baru dalam mengolah sampah untuk menjadi suatu cairan eco enzym yang dapat digunakan untuk kebutuhan sehari – hari seperti sabun cuci ataupun produk lainnya yang berbahan dasar dari eco enzym. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif berbasis masalah Dimana pengabdian ini dilakukan berdasarkan masalah – masalah temuan di desa Mesanggok dan kemudian diberikan solusi alternatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sampah rumah tangga merupakan masalah yang sangat serius dan akan menjadi lebih serius lagi ketika kita sebagai masyarakat tidak mengolah dan memanfaatkan secara maksimal. Dalam penelitian pengabdian ini yang menjadi subjek penelitian kami yaitu warga Dusun Kebun Jurang Desa Mesanggok kecamatan gerung kabupaten Lombok barat. Kami berharap dengan memberikan sosialisasi kepada warga terkait pengolahan sampah rumah tangga menjadi cairan eco enzym maka akan terbentuk keterampilan baru bagi masyarakat terutama warga di Dusun Kebun Jurang Desa Mesanggok
Analisis Hasil Sosialisasi Bahaya Perundungan dan Pencegahannya di SMA Negeri 1 Terare Kabupaten Lombok Tengah Wahyudi, Wahyudi; Doyan, Aris; Nyoman Sri Putu Verawati, Ni; ‘Ardhuha, Jannatin; Gunada, I Wayan; A, Syahrial
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v7i1.1155

Abstract

Perundungan merupakan masalah serius di lingkungan sekolah yang dapat berdampak negatif pada siswa. Program sosialisasi merupakan salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui hasil program sosialisasi bahaya perundungan dan pencegahannya di SMA Negeri 1 Terare. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan diskusi, dengan pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil sosialisasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait perundungan setelah mengikuti sosialisasi. Namun, terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaan program, seperti kurangnya partisipasi aktif dari beberapa siswa. Disimpulkan bahwa program sosialisasi dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang perundungan. Program sosialisasi ini direkomendasikan sebagai salah satu upaya pencegahan perundungan di sekolah
Peningkatan Keterampilan Masyarakat dalam Pengelolaan Minyak Nabati dari Limbah Pertanian di Desa Barabali Batuk Liang Lombok Tengah Handayani, Sri Seno; Suhendra, Dedy; Ryantin Gunawan, Erin; Miftahul Aini, Diah; Putra Adiguna, Sya’ban; Sari Fania, Rosita; Maulida, Ema; Rischia, Amida; Nurlaela, Nurlaela
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v7i1.1156

Abstract

Biji kelor (Moringa oleifera), nyamplung (Calophyllum inophyllum), dan ketapang (Terminalia catappa) sering kali dianggap sebagai limbah pertanian atau hasil samping yang tidak termanfaatkan secara optimal, termasuk di Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Kondisi ini menggambarkan kurangnya pemanfaatan potensi ekonomi dan lingkungan dari biji-bijian tersebut, yang sebenarnya memiliki kandungan minyak nabati dengan beragam aplikasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan peningkatan keterampilan kepada masyarakat Desa Barabali melalui pemberdayaan masyarakat dalam mengolah limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah. Pemanfaatan limbah biji terbuang ini tidak hanya berkontribusi pada reduksi limbah tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan dan dapat mendorong Sustainable Development Goals (SDGs). Metode yang digunakan meliputi pemberian informasi, demonstrasi langsung proses pembuatan sabun dan lotion dari minyak kelor, ketapang dan nyamplung, tanya jawab, pretest untuk mengukur pemahaman awal dan evaluasi hasil kegiatan. Antusiasme peserta pengabdian cukup tinggi, terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam setiap tahap kegiatan dan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Kegiatan ini dinilai berhasil memberikan pengalaman edukatif yang memuaskan bagi peserta, juga mampu meningkatkan kesadaran terhadap potensi sumber daya lokal serta pengenalan produk inovatif hasil dari limbah terbuang.
Pengolahan Sampah Masyarakat (Pelastik) Menjadi Barang Bernilai Ekonomis dan Berguna Anwar, Faizi; Junaidi, Junaidi; Hasanah, Niswatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 7 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v7i1.1327

Abstract

Sampah merupakan suatu hal yang selalu ada dalam kehidupan sehari-har. Program Pengolahan sampah yang dilaksanakan di Dasa Dadap, Kecamatan Sambaelia, Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. Bertujuan untuk mengurangi sampah yang berserakan di lingkungan masyarakat Desa Dadap. Hal ini bertujuan untuk mengajarkan mayarakat Desa Dadap untuk memilih, megolah dan memefaatkan sampah yang pelastik yang tidak berguna menjadi barang bernilai ekonomis dan berguna Bagai masyarakat. Hal ini juga merupakan sebagian Langkah untuk menjaga kebersihan lingkungan masyarakat, dan memebrikan pelatihan, pemahaman akan pentingnya kebersihan lingkungan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan dan Pemanfaatan Mikoorganisme Lokal (MOL) Berbasis Bahan Organik Lokal Sebagai Upaya Mendukung Penanaman Tanaman Organik di Desa Embung Raja Sutresna, I Wayan; Anryaf, Muhamad Ridho Athaa; Safitri, Dara Aulia; Maulidia, Malika Cahyani; Sukmana, Baiq Amanda; Andayani, Dea Fitri Suci; Rizki, Dhea Septina; Prastyo, Andreas Arya Yudistira; Wirana, Novita; Puspita, Meyliya; Ramadhan, Gery Pahlevi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 7 No. 2 (2025): In Pres
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v7i2.1376

Abstract

Desa Embung Raja di Kecamatan Terara, Lombok Timur, merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani. Tantangan yang dihadapi desa ini adalah ketergantungan tinggi terhadap pupuk dan pestisida kimia yang berdampak buruk terhadap lingkungan, kesehatan tanah, dan kualitas hasil pertanian. Selain itu, limbah organik rumah tangga seperti air cucian beras, buah dan sayuran busuk, serta limbah dapur lainnya belum dimanfaatkan secara optimal sehingga sering kali terbuang percuma. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram 2025 hadir sebagai bentuk pengabdian masyarakat dengan mengusung konsep pertanian berkelanjutan. Salah satu program utama adalah pelatihan pembuatan dan pemanfaatan Mikroorganisme Lokal (MOL) yang bersumber dari bahan organik lokal. MOL merupakan pupuk hayati cair hasil fermentasi sederhana yang kaya mikroba bermanfaat, berfungsi meningkatkan kesuburan tanah, mempercepat proses dekomposisi, serta mengurangi penggunaan pupuk kimia sintetis. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai teknologi MOL, terbentuknya kebun mini organik sebagai percontohan, dan lahirnya kesadaran baru untuk memanfaatkan limbah organik rumah tangga. Dengan demikian, KKN ini tidak hanya memberi manfaat praktis di bidang pertanian tetapi juga mendorong kemandirian ekologis masyarakat desa.