cover
Contact Name
Efi Nurwindayani, S. Sos., M. Th
Contact Email
-
Phone
+6285606186185
Journal Mail Official
jurnalgamaliel@gmail.com
Editorial Address
Jalan Petir 18, Jebres, Surakarta, Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Gamaliel Teologi Praktika
ISSN : 26562332     EISSN : 26562367     DOI : 10.38052
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL TEOLOGI PRAKTIKA Merupakan jurnal yang berisi artikel, penelitian, dan review mengenai teologi praktika dalam bidang : 1. Hemerneutika 2. Homiletika 3. Misi Penginjilan 4. Kepemimpinan Kristen 5. Konseling Kristen 6. Apologetika Kristen 7. Etika Kristen 8. Pastoral 9. Manajemen Kristen 10. Pendidikan Kristen 11. Pemuridan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
“Memaknai Luka”: Family Self-esteem Rebuilding sebagai Dasar Resiliensi Keluarga Disabilitas Stefani, Sarah; Marbun, Purim
Jurnal STT Gamaliel Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Gamaliel Vol. 8 No. 1 Maret 2026
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v8i1.451

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan kembali makna luka dari sudut pandang teologis dalam konteks keluarga disabilitas. Disabilitas seringkali dipahami sebagai luka permanen dan tak tersembuhkan. Stigma sosial tentang disabilitas memengaruhi kebernilaian dan identitas keluarga. Dalam penelitian ini disabilitas dimaknai sebagai pengalaman psikososial dan teologis keluarga tempat dimana keluarga dapat menjalani proses pembaruan makna kehidupan bersama dengan Allah dan sesama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif konseptual melalui studi literatur dengan integrasi psikologi keluarga dan teologi. Logotherapy digunakan sebagai kerangka teoretis untuk menjembatani proses meaning-making antara perspektif psikologis dan teologis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa proses pemaknaan ulang luka membuka ruang bagi pembangunan kembali family self-esteem yang menjadi dasar pembentukan resiliensi keluarga disabilitas.
TARIAN PEMULIHAN DALAM PERSPEKTIF TRINITARIAN: SUATU REFLEKSI PASTORAL-TEOLOGIS Siburian, Carel Hot Asi
Jurnal STT Gamaliel Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Gamaliel Vol. 8 No. 1 Maret 2026
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v8i1.368

Abstract

Tarian bukan sekadar bentuk seni, melainkan juga sarana pemulihan yang melibatkan tubuh, emosi, dan spiritualitas manusia. Artikel ini menggali makna teologis dari tarian dalam perspektif Trinitarian sebagai “tarian Ilahi” (perikoresis) yang mengundang keterlibatan manusia dalam lingkaran pemulihan. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, artikel ini menganalisis dimensi penyembuhan dalam tarian berdasarkan sumber Alkitabiah, teori terapi gerakan, serta refleksi pastoral. Artikel ini menemukan bahwa tarian memiliki fungsi pemulihan emosional, spiritual, dan komunitarian, serta dapat dipraktikkan dalam liturgi dan pelayanan gereja. Dengan demikian, artikel ini tidak hanya menafsirkan tetapi juga menawarkan kebaruan berupa model refleksi pastoral-teologis mengenai tarian sebagai sarana pemulihan holistik. Kehidupan adalah bagian dari tarian Ilahi yang terus berlangsung, dan dalam partisipasi tersebut, pemulihan menjadi sebuah keniscayaan yang nyata.
Analisis Pendekatan Yesus dalam Resolusi Konflik Perebutan Kekuasaan di Kalangan Murid Berdasarkan Markus 10:35–45 GULO, MANASE
Jurnal STT Gamaliel Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Gamaliel Vol. 8 No. 1 Maret 2026
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v8i1.425

Abstract

This study aims to offer Jesus’ approach to conflict resolution over the struggle for positions of power based on a biblical study. Power struggles continue to occur not only within governmental institutions but also within churches and Christian foundations. The method used is qualitative research with an exegetical approach. The findings reveal that conflicts over positions of power are driven by differences in interests, motivations, orientations, and goals. Based on biblical studies, four patterns of approach to resolving such conflicts were identified. First, the dialogical approach is used to facilitate questions and answers, discussions, and to bring conflicting parties together. Second, the parabolic communication approach is used to defuse the emotions of those in conflict, as the principle of parabolic communication avoids direct rebukes, emphasizes gentleness, and fosters peace. Third, the transformational approach seeks to change the paradigm of those in conflict regarding the concept of position and power from a worldly perspective to a spiritual one. Fourth, the paternal approach emphasizes love, acceptance, and is characterized by wise and nurturing words.
ANUGERAH YANG MENDAHULUI: DIALEKTIKA ANTARA KEHENDAK ILAHI DAN KESADARAN MANUSIA DALAM TEOLOGI KONTEKSTUAL INDONESIA Sulistiono, Sulistiono; Sunariyanti, Sapto; Sembodo, Teguh Bowo
Jurnal STT Gamaliel Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Gamaliel Vol. 8 No. 1 Maret 2026
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v8i1.430

Abstract

Penelitian ini membahas dialektika antara kehendak ilahi dan kesadaran manusia dalam teologi kontekstual Indonesia melalui konsep anugerah yang mendahului. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana anugerah ilahi bekerja sebelum kesadaran manusia terbentuk, serta bagaimana hal ini membentuk spiritualitas kontekstual umat Kristen Indonesia. Tujuan penelitian adalah menafsirkan ulang makna anugerah sebagai prinsip relasional antara kasih Allah dan tanggapan manusia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan refleksi teologis-hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anugerah bukan sekadar doktrin soteriologis, tetapi realitas yang memperbarui kesadaran iman dan praksis sosial gereja. Kesimpulannya, anugerah yang mendahului menjadi dasar bagi teologi yang hidup, dialogis, dan relevan bagi konteks Indonesia.
DARI KORINTUS KE SOSIALITA KRISTEN : IMPLEMENTASI 2 KORINTUS 9:6-15 DALAM FILANTROPI BERDAMPAK Harjanto, hery; Kurniawati, Titik
Jurnal STT Gamaliel Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Gamaliel Vol. 8 No. 1 Maret 2026
Publisher : STT Gamaliel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38052/gamaliel.v8i1.449

Abstract

Kaum sosialita seringkali dipandang sebagai kelompok elit yang identik dengan gaya hidup mewah. Namun, dibalik citra glamor yang melekat, terdapat fenomena menarik terkait perilaku filantropi yang mereka tampilkan, baik dalam bentuk donasi atau kegiatan sosial yang ditampilkan secara terbuka di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motivasi dibalik tindakan memberi tersebut, apakah dilandasi oleh kepedulian tulus atau merupakan bagian dari strategi pencitraan diri. Dengan belajar dari jemaat Korintus melalui 2 Korintus 9: 6-15 Rasul Paulus menekankan bahwa memberi seharusnya dilakukan dengan sukacita, kerelaan dan tanpa paksaan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui eksegese, studi pustaka dan wawancara terhadap partisipan yang relevan. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Kristen dapat menjadi landasan etis dalam memaknai filantropi Kristen yang berdampak bagi kaum sosialita Kristen dalam memaknai praktek memberi sehingga tidak sekedar ekspresi simbolik atau sosial, tetapi juga sebagai kesaksian iman dan tanggungjawab sosial yang transformatif.