cover
Contact Name
Sri Hapsari Wijayanti
Contact Email
sri.hapsari@atmajaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@atmajaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SABDAMAS
ISSN : 27155188     EISSN : 2715582X     DOI : -
SABDAMAS merupakan kumpulan makalah hasil pengabdian kepada masyarakat yang dipresentasikan dalam Seminar Hasil Pengabdian kepada Masyarakat (SABDAMAS) di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. SABDAMAS memuat tujuh bidang kegiatan, yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, komunikasi, sosial budaya, dan ipteks. Diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya, Jakarta sejak Desember 2019 dan akan terbit secara berkala tiga tahun sekali untuk kegiatan diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan di Unika Atma Jaya, berkolaborasi dengan Universitas Tarumanagara dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 87 Documents
PELATIHAN E-COMMERCE BAGI USAHA KECIL DAN MENENGAH DALAM BERADAPTASI DENGAN PERKEMBANGAN INDUSTRI 4.0 Wahyudi Wahyudi; Yoko Tristiarto
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.553 KB)

Abstract

Kehadiran era Revolusi Industri keempat sudah tidak dapat dielakkan lagi. Era Revolusi Industri 4.0 berdampak pada UKM sebagai pembangun sektor ekonomi. Industri 4.0 mengacu pada konsep penggunaan internet of things serta smart and cloud based manufacturing. Perubahan revolusi industri dihadapi dengan Making Indonesia 4.0 dengan salah satu prioritasnya adalah pemberdayaan UKM. Salah satu kendala pelaku UKM adalah pemasaran, keterampilan manajerial, dan penggunaan teknologi sehingga diperlukan sebuah kesiapan UKM dalam menghadapi Industri 4.0. Dalam upaya mengembangkan indutri kecil dan menengah, kelemahan-kelemahan tersebut harus diatasi. Menyadari akan permasalahan tersebut, diadakan pelatihan e-commerce bagi UKM Kecamatan Cipayung, Kota Depok, yang diharapkan mampu menambah pengetahuan dalam hal pemasaran bisnis melalui internet marketing (e-commerce) serta dapat memotivasi para UKM untuk menjalankan usahanya secara profesional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pelatihan e-commerce. Hasilnya menyatakan banyak pelaku UKM berusia muda mampu beradaptasi dan menangkap peluang perkembangan masa kini dan permintaan pasar. Maka dapat disimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat ini telah mampu memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Bentuk pelatihan seperti ini merupakan bentuk yang sangat efektif untuk memberikan penyegaran dan tambahan wawasan serta pengetahuan baru di bidang teknologi informasi.
PENGOLAHAN LIMBAH BULU AYAM SEBAGAI PAKAN TERNAK DI JAMPANG BOGOR Riris Lindiawati Puspitasari; Arief Pambudi; Rossi Septy Wahyuni; Ainul Haq
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.88 KB)

Abstract

Desa Jampang merupakan salah satu wilayah di Bogor, Jawa Barat, yang memasok kebutuhan ayam pedaging ke konsumen di luar wilayahnya. Di wilayah tersebut terdapat Rumah Pemotongan Ayam (RPA) yang dikelola secara tradisional oleh pemiliknya. Di sekitar RPA banyak dijumpai limbah bulu ayam. Limbah yang tidak tertangani dapat berpotensi mencemari lingkungan. Maka, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan adalah pengolahan limbah bulu ayam menjadi campuran pakan ternak. Pengolahan limbah bulu ayam bertujuan mengurangi penumpukan bulu ayam. Metode kegiatan adalah sosialisasi, pelatihan, introduksi teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan wawasan mitra dan warga sekitar RPA mengenai pentingnya menjaga sanitasi dan hieginitas RPA. Limbah bulu ayam telah diolah menjadi campuran pakan ternak. Kadar proksimat yang dikandung oleh hasil olahan limbah bulu ayam adalah bahan kering 88,74%; air 11,26%; abu 4,7%; bahan organik 95,3%; lemak 9,93%; karbohidrat 5,31%; protein 80,06%. Selain itu, sosialisasi pentingnya RPA yang terjamin sanitasi dan hieginenya mampu meningkatkan kepercayaan konsumen mengenai kehalalan produk ayam sehingga meningkatkan omzet ayam potong mitra menjadi 50 ekor setiap harinya.
PELATIHAN PEMBUATAN PRESENTASI DENGAN MS OFFICE POWER POINT BAGI MASYARAKAT DESA SAMPORA Stefani Prima Dias K.; Riana Magdalena; Ferdian Aditya; Albert Setiawan; Gilbert Christopher . M.
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.81 KB)

Abstract

Desa Sampora merupakan desa yang terletak di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Desa tersebut dikelilingi oleh perkembangan wilayah Bumi Serpong Damai (BSD) yang begitu pesat dan modern. Masyarakat di Desa Sampora juga berusaha mengikuti perkembangan dengan mendirikan sentra-sentra bisnis. Namun, hal tersebut belum didukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sehingga memberikan dampak yang kurang optimal pada pembangunan sentra bisnisnya. Berdasarkan hasil observasi, masih banyak warga yang memiliki jenjang pendidikan sampai SMP dan tidak mampu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Karena itu, guna meningkatkan kompetensi masyarakat di Desa Sampora, khususnya pada keterampilan pembuatan presentasi, diadakanlah pelatihan penggunaan Ms. office power point sebagai upaya untuk mendukung peningkatan kualitas SDM di Desa Sampora. Metode yang digunakan adalah pengajaran dengan menggunakan modul dan praktik langsung di laboratorium komputer Atma Jaya serta pendampingan untuk pembuatan presentasi yang menarik. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan, terdapat peningkatan kemampuan peserta dalam penggunaan power point. Harapannya adalah dengan keterampilan tersebut, masyarakat dapat mengaplikasikannya dalam pengembangan sentra bisnis dan peningkatan kualitas taraf hidup.
PENGENALAN DASAR INTERNET DAN MEDIA SOSIAL UNTUK MENDUKUNG PROSES BISNIS BUDIDAYA LELE DI DESA SAMPORA, CISAUK Marsul Siregar; Catherine Olivia Sereati; Tajuddin Nur; Ferry Rippun Gideon Manalu
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.398 KB)

Abstract

Penggunaan internet di Indonesia sudah berkembang pesat. Sayangnya, tidak semua penduduk di Indonesia dapat menggunakan internet secara efektif, khususnya untuk mendukung perekonomian di daerahnya. Desa Sampora, Cisauk, mempunyai potensi budidaya lele yang bila dikembangkan dengan baik dapat mendukung perekonomian daerahnya. Oleh karena itu, penggunaan internet untuk mengembangkan bisnis budidaya lele perlu diperkenalkan di daerah tersebut. Pengenalan internet dasar, penggunaan media sosial, dan pencarian informasi di internet yang efektif dapat mendukung proses pengembangan bisnis budidaya lele di desa Sampora. Dengan demikian, warga Desa Sampora dapat mengembangkan bisnis dan memasarkan hasil budidaya ikan lele dengan lebih luas.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK MELALUI PERBAIKAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA KACANG KEMAS Ignasius Radix A.P. Jati; Thomas Indarto Putut Suseno; Theresia Intan Putri
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.841 KB)

Abstract

Industri rumah tangga (IRT) di bidang pangan merupakan industri yang memberikan pengaruh besar terhadap penghidupan masyarakat. Industri tersebut dikelola oleh anggota keluarga atau tetangga terdekat sebagai tenaga kerja sehingga mampu memberikan efek nyata bagi kesejahteraan keluarga. Akan tetapi, IRT memiliki kelemahan, yaitu kualitas produk yang rendah dan tidak konsisten. Hal itu dipengaruhi oleh rangkaian proses produksi mulai dari penyediaan bahan baku sampai dengan penyimpanan dan pemasaran. Tugas akademisi adalah membantu menyelesaikan permasalahan IRT berdasarkan kepakaran yang dimiliki. IRT yang menjadi mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah industri kacang kemas. Tujuan kegiatan abdimas ini untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing IRT. Metode yang dilakukan adalah memberikan pelatihan, pendampingan, dan perencanaan dan pengadaan alat yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas produk. Hasil yang diperoleh adalah pengembangan varian rasa dari kacang kemas, seperti rasa rendang dan gulai. Selain itu, kandungan lemak produk kacang yang dihasilkan dapat diturunkan dengan penggunaan spinner. Umur simpan produk menjadi lebih lama karena perbaikan kemasan dan penyediaan tempat penyimpanan. Selain itu, dengan bimbingan pemasaran, produk dapat menembus pasar moderen di Surabaya. Simpulan kegiatan abdimas ini adalah IRT memiliki potensi yang besar untuk dapat dikembangkan dengan pendampingan yang baik dan konsisten.
PEMBEKALAN PENGETAHUAN HEMAT ENERGI PERALATAN ELEKTRONIK RUMAH TANGGA BAGI KADER PKK KELURAHAN TOMANG, JAKARTA BARAT Endah Setyaningsih; Yohanes Calvinus; Joni Fat; Fransisca Iriani R. Dewi
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (933.817 KB)

Abstract

Masalah hemat energi adalah masalah semua orang, karena ada kaitannya dengan penggunaan energi seefisien mungkin, tetapi dengan tetap menjaga kualitas suatu produk. Kegiatan PKM ini merupakan peran sebagai akademisi terhadap program pemerintah tentang hemat energi. Salah satu kendalanya adalah tidak semua orang memahami makna hemat energi. Sasaran pembekalan ditujukan kepada kader PKK mengingat biasanya kader PKK adalah para ibu rumah tangga, yang merupakan ujung tombak pelaksanaan kerumahtanggaan. Peralatan elektronik rumah tangga saat ini sudah banyak yang diberikan label hemat energi oleh pemerintah, juga sudah berteknologi tinggi menuju penggunaan hemat daya. Namun, berdasarkan penelitian yang pengukurannya menggunakan kuesioner yang telah dilakukan oleh tim PKM, ternyata masih banyak kader PKK yang belum mengetahui peralatan yang hemat energi. Parameter apa yang harus diperhatikan pada saat membeli produk peralatan elektronik dan kapan pengunaan yang hemat energi. Selain itu, tentang apa dampak secara energi jika peralatan elektronik masih tetap plug-in ketika sudah tidak terpakai. Metode kegiatan berupa bimbingan teknis dan penyampaian contoh melalui alat peraga. Simpulan kegiatan adalah banyak kader PKK yang merasakan manfaat kegiatan PKM tersebut. Sebagian besar kader PKK dan ibu lurah mengharapkan kegiatan ini dilanjutkan ke tingkat rukun warga sehingga akan memberi banyak manfaat kepada banyak kader PKK.
PENINGKATAN PENGETAHUAN KONSUMSI GARAM HARIAN DAN DETEKSI DINI HIPERTENSI PADA LANSIA DI CINERE Yudhi Nugraha; Niniek Hardini; Prasetyo Hadi
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.024 KB)

Abstract

Prevalensi hipertensi Indonesia mencapai 31,7% dari seluruh populasi dan 60% dari jumlah tersebut berakhir pada stroke, gangguan jantung, ginjal, hingga kebutaan. Konsumsi garam berlebih adalah salah satu penyebab hipertensi. Indonesia adalah salah satu negara dengan angka konsumsi garam yang cukup tinggi, yaitu sekitar 15 gram per hari, padahal kuantitas yang dianjurkan hanya 6 gram per hari. Selain garam, usia juga merupakan faktor hipertensi terutama hipertensi sistolik yakni sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan diastolik < 90 mmHg. Pengetahuan masyarakat tentang hipertensi masih tergolong rendah padahal faktor-faktor pemicu hipertensi dapat dicegah dengan pengetahuan tentang gaya hidup sehat terutama tentang konsumsi garam. Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jakarta (UPNVJ) telah berkontribusi aktif dalam peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi kepada para lansia yang merupakan kategori beresiko tinggi terhadap hipertensi. Kegiatan ini dilakukan di Posbindu Gandul Cinere dengan peserta 30 orang lansia. Hasil kegiatan ini telah meningkatkan pengetahuan tentang konsumsi garam dan hipertensi pada lansia serta telah mendeteksi dini posibilitas hipertensi dengan pengukuran tekanan darah dan edukasi mengenai jumlah maksimal konsumsi garam harian.
PENDAMPINGAN STRATEGI MENANGKAL PENIPUAN INVESTASI BODONG DI KELURAHAAN PANGKALAN JATI Handyo Prasetyo; Imam Haryanto
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.502 KB)

Abstract

Investasi bodong makin marak terjadi di lingkungan masyarakat. Bodong di sini berarti perusahaan atau barang yang bodong ataupun keduanya yang bodong. Di Indonesia, pengaturan tentang perlunya sertifikasi dan informasi jelas mengenai barang dan syarat kontrak dalam berinvestasi tercantum dalam Undang-Undang Otoritas Jasa Keuangan. Oleh karena itu, maraknya kasus investasi bodong sebagai pihak yang akan berinvestasi haruslah berhati-hati dan teliti agar terhindar kerugian dari terjadinya investasi bodong dengan prospek mendapatkan keuntungan yang besar. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi mengenai macam-macam investasi yang terdaftar dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan, serta mencegah terjadi investasi bodong yang sudah merebak di masyarakat. Tidak hanya ini, OJK pun perlu untuk menyosialisasikan lembaganya serta memberikan pertunjuk kepada masyarakat yang ingin melakukan investasi.
DEWI MANGROVE SARI, GADIS CANTIK YANG LAHIR DI TENGAH BENCANA Titis Puspitarini; Astuti Kusumawicitra Laturiuw
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.577 KB)

Abstract

Awalnya, penduduk di Desa Kaliwlingi, Kabupaten Brebes, terdampak abrasi sebagai akibat pembabatan hutan mangrove yang dialihfungsikan sebagai tambak. Ketika terjadi krisis di periode 1990-an, yang menyebabkan harga udang merosot, para penduduk memilih merantau keluar desa dan menjadi pekerja kasar. Bersamaan dengan merosotnya harga udang windu, bencana gelombang air laut dan rob datang merusak tambak dan pemukiman warga. Melihat kerusakan yang terjadi, warga kemudian tergerak untuk kembali menanam mangrove di sepanjang pesisir pantai guna menekan laju abrasi dan kerusakan lebih lanjut. Upaya konservasi lahan mangrove yang dilakukan ternyata tidak hanya berhasil dalam mengurangi kerusakan akibat abrasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekosistem di Dukuh Pandansari. Desa Kaliwlingi kemudian menjadi salah satu daerah yang masuk dalam rencana DINPARBUDPORA Kabupaten Brebes sebagai lokasi pengembangan wisata mangrove dengan nama Desa Wisata Mangrove Sari (Dewi Mangrove Sari). Kelompok sasaran pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah para pemilik pondok wisata, pengusaha bidang kuliner, dan penanggung jawab bidang pemasaran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Mangrove Sari. Dengan metode lokakarya dan mentoring, kelompok sasaran didampingi untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan di bidang pariwisata. Salah satu luaran adalah pembenahan situs web yang dimiliki oleh Pokdarwis.
SOSIALISASI TENTANG PERLINDUNGAN ANAK DI BAWAH UMUR DI YAYASAN MASTER DEPOK, JAWA BARAT, SESUAI DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2004 Yuliana Yuli W.; Mulyadi Mulyadi; Sulastri Sulastri
SABDAMAS Vol 1 No 1 (2019): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang dititipkan kepada kitamemiliki hak asasi sejak dilahirkan sehingga tidak ada manusia satu pun yang dapatmerampas hak tersebut. Anak mempunyai hak untuk dilindungi, dipelihara, dandididik sesuai dengan usia dan kedudukannya. Anak merupakan potensi sumber dayainsani bagi pembangunan nasional. Karena itu, pembinaan dan pemgembanganyadimulai sedini mungkin agar dapat berpartisipasi secara optimal bagi pembangunanbangsa dan negara. Anak mempunyai hak untuk dilindungi dari kekejaman,penyalahgunaan, penelantaran, dan eksploitasi. Anak mempunyai hak untukmemerankan peran yang aktif dalam masyarakat, berpartisipasi dalam kehidupanbermasyarakat sesuai dengan alam pikiranya. Namun, masih banyak anak–anakdijumpai di sudut-sudut kota, lampu merah, terminal, bahkan di keramaian lainnyayang perlu mendapat perhatian khusus dan perlindungan hukum. Dalam Pasal 1 ayat(1) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dijelaskan bahwa anak adalahseorang yang belum berusia delapan belas tahun, termasuk anak masih dalamkandungan dan Pasal 1 butir 1a UU No.4/1979 tentang Kesejahteraan Anakmenyebutkan kesejahteraan anak sebagai suatu tatanan kehidupan dan penghidupananak yang dapat menjamin pertumbuhan dan perkembangannya dengan wajar, baiksecara rohani, jasmani, maupun sosial.