cover
Contact Name
Andi Mushawwir
Contact Email
mushawwir@unpad.ac.id
Phone
+6281211211811
Journal Mail Official
jnttip.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
ISSN : -     EISSN : 27157636     DOI : https://doi.org/10.24198/jnttip
Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi manufaktur pengolahan pakan, dalam lingkup kajian di daerah tropis.
Articles 123 Documents
PENGARUH SUBSTITUSI ADITIF MOLASES DENGAN LUMPUR KECAP PADA ENSILASE TANAMAN JAGUNG TERHADAP KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK RANSUM DOMBA GARUT JANTAN Renaldi Sanjaya
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i3.29916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi aditif molases dengan lumpur kecap pada ensilase tanaman jagung terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum Domba Garut jantan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan pemberian ransum mengandung 70 % silase tanaman jagung pada berbagai substitusi molases dengan lumpur kecap dan 30 % konsentrat, yaitu P0 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan 5% molases serta 30% konsentrat, P1 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan  3,75% molases dan 1,25% lumpur kecap serta 30% konsentrat, P2 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan 2,5% molases dan 2,5% lumpur kecap serta 30% konsentrat, P3 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan 1,25% molases dan 3,75% lumpur kecap serta 30% konsentrat dan P4 = Ransum mengandung 70% silase tanaman jagung dengan 5% lumpur kecap serta 30% konsentrat, tiap perlakuan diulang 4 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa substitusi aditif molases dengan lumpur kecap sampai taraf 5 % pada ensilase tanaman jagung tidak memberikan pengaruh  terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum pada Domba Garut jantan.
PENGARUH PROTEKSI PROTEIN BUNGKIL KEDELAI DENGAN CAIRAN BATANG PISANG TERHADAP KONSENTRASI AMONIA DAN UNDEGRADED DIETARY PROTEIN (UDP) PADA RUMEN DOMBA (IN VITRO) Ujang Hidayat Tanuwiria
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i1.35996

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh proteksi protein bungkil kedelai oleh cairan batang pisang terhadap konsentrasi amonia dan Undegraded Dietary Protein (UDP) (in vitro). Penelitian dilakukan di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan disusun seperti berikut: T0 (bungkil kedelai+tanin 0%), T1 (bungkil kedelai+tanin 0,5%), T2 (bungkil kedelai+tanin 1%), T3 (bungkil kedelai+tanin 1,5%). Data yang diperoleh dianalisis statistik dengan uji Polinomial Ortogonal dan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proteksi tanin cairan batang pisang pada bungkil kedelai menurunkan konsentrasi amonia  mengikuti persamaan y=6,267-11,27x+16x2-6,2x3(R2=0,803) dan meningkatkan UDP  mengikuti persamaan y=29,224+17,025x(R2=0,955). Konsentrasi amonia terendah dihasilkan oleh T1 (bungkil kedelai+0,5% tanin) dan kandungan Undegraded Dietary Protein tertinggi dihasilkan oleh T3 (bungkil kedelai+1,5% tanin).Kata kunci: Bungkil Kedelai, Tanin, Amonia, Undegraded Dietary Protein, Proteksi Protein, Cairan Batang  Pisang, In Vitro
Pengaruh Kombinasi Probiotik terhadap Berat Basah dan Berat Kering Gizzard sebagai Antisipasi Stres Transportasi Broiler rini apriani; Diding Latipudin; Kurnia A. Kamil
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i2.31887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi probiotik mana yang memberikan pengaruh baik terhadap berat basah dan berat kering gizzard pasca transportasi. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang diaplikasikan secara oral dengan tujuan untuk meningkatkan kesehatan ternak dengan cara memanipulasi komposisi bakteri yang ada dalam saluran pencernaan ternak. Penelitian dilakukan secara eksperimental selama 35 hari dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas lima perlakuan P0 = (kontrol), P1 = (L. plantarum + L. acidophilus), P2 = (L. plantarum + T. beigelii), P3 = (L. acidophilus + C. humicolus), P4 = (T. beigelii + C. humicolus) dan empat ulangan, sehingga total terdapat 20 unit percobaan. Hasil analisis berat basah dan berat kering rata-rata perlakuan (P0 = 12,85%; P1 = 13,72%; P2 = 15,6%; P3 = 11,59%; P4 = 14,65%), (P0 = 2,82%;  P1  =  3,02%; P2  = 3,73%; P3  =  2,63%; P4  =  3,42%).  Hasil analisis uji Duncan menunjukan P2 memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) diantara semua perlakuan terhadap bertar basah dan berat kering gizzard pasca pemeliharaan. Kesimpulan, pemberian bakteri dan yeast L. plantarum + T. beigelii berpengaruh nyata terhadap antisipasi stres broiler pada berat basah dan berat kering gizzard. Pengaruh pemberian probiotik pasca transportasi tidak memberikan pengaruh terhadap berat basah dan berat kering gizzard. Kata kunci : Ayam broiler, probiotik, stres transportasi, berat basah gizzard, berat kering gizzard.
INOVASI PENGAWETAN BERBENTUK WAFER DARI CAMPURAN TURIANG PADI DAN LEGUM GAMAL SEBAGAI PAKAN RUMINANSIA Heryawan Kemal Mustafa; Romi Zamhir; Rini Widyastuti; Mansyur .; Iin Susilawati
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i3.37408

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji potensi wafer turiang padi dan gamal sebagai sumber pakan ruminansia dalam bentuk wafer. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2020 – September 2020. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan, Fakultas Pertanian, Unpad dan Laboratoriun Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan. Penelitian ini mengkaji pengaruh imbangan turiang padi dengan gamal terhadap kualitas fisik wafer turiang dengan RAL yaitu taraf (P1 = 0 % Gamal : 100 % turiang padi, P2 = 5 % Gamal : 95% turiang padi, P3 = 10% Gamal : 90% turiang dan P4 = 15% Rumput lapang : 85% turiang). Turiang padi dan legume Gamal dikeringkan dengan sinar matahari selama 2-3 hari. Setelah itu Turiang padi yang telah kering dicacah menggunakan manual golok dengan ukuran berkisar 2-3 cm. Kemudian, cacahan turiang padi dan Gamal di giling. Kedua bahan pakan tersebut dicampur dengan bahan lain seperti air, dedak padi. Setelah tercampur rata dilakukan pencetakan dengan ukuran 13,5 x 13,5 x 3,5 cm dengan menggunakan cetakan kemudian dikeringkan dengan bantuan oven dan sinar matahari. Kemudian wafer turiang diangkat lalu didinginkan yang kemudian sebagian dari wafer turiang dilakukan uji sifat fisik Hasil percobaan menunjukan bahwa imbangan 15% Gamal dan 85% turiang memberikan hasil penilaian fisik wafer turiang yang baik (Kadar air). Pada Parameter daya serap, kerapatan dan berat jenis ke empat perlakuan memberikan nilai yang hamper sama (P>0,05).@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:11.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText {mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-link:"Body Text Char"; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}span.BodyTextChar {mso-style-name:"Body Text Char"; mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:"Body Text"; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; mso-pagination:none; text-autospace:none;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
PERTUMBUHAN RUMPUT Panicum maximum cv. Mombasa DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR HASIL BIOKONVERSI LALAT Hermetia illucens Iin Susilawati; Nina Uliyah; iin Susilawati; Nyimas Popi Indriani
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i1.36225

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2019 hingga Januari 2020 yang bertempat di Laboratorium Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Sumedang. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui dan mendapatkan tingkat pemberian POC hasil biokonversi lalat Hermetia illucens yang tepat agar menghasilkan pertumbuhan  Panicum maximum cv. Mombasa yang paling tinggi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 macam perlakuan terdiri atas P0 (Panicum maximum cv. Mombasa tanpa   pupuk organik cair), P1 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 30 ml/polybag pupuk organik cair), P2 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 60 ml/polybag pupuk organik cair), P3 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 90 ml/polybag pupuk organik cair),  P4 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 120 ml/polybag pupuk organik cair), dan P5 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 150 ml/polybag pupuk organik cair). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali dengan peubah yang diamati adalah  tinggi tanaman, panjang tanaman, diameter batang, dan jumlah anakan. Analisis data menggunakan analisis varian (ANOVA). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC hasil biokonversi lalat Hermetia illucens memberikan respon yang sama (P>0.05) terhadap tinggi tanaman, panjang tanaman, diameter batang dan jumlah anakan rumput Panicum maximum cv Mombasa. Kata kunci : Pupuk organik cair, Hermetia illucens, Panicum maximum cv. Mombasa, pertumbuhan 
PENINGKATAN KANDUNGAN VITAMIN C TELUR AYAM ARAB SILVER DENGAN PENAMBAHAN SERBUK KUNYIT DAN VITAMIN C DALAM RANSUM Eli Sahara
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i2.34163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat kualitas internal telur  dengan mengamati kandungan lemak, protein dan vitamin.  Penelitian menggunakan ayam Arab betina fase produksi sebanyak 56 ekor selama 7 minggu.  Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 2 ekor ayam.  Perlakuan yang digunakan adalah R0 = Ransum Basal kontrol,  R1 = Ransum Basal + 150 mg vitamin C, R2 = Ransum Basal + 1% serbuk kunyit, R3 = Ransum Basal  + 150 mg vitamin C dan 1% serbuk kunyit.  Parameter yang diukur adalah kadar vitamin C telur (%/mg), asam lemak bebas (%), kadar lemak (%), kadar protein (%).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi penambahan serbuk kunyit dan vitamin C dalam ransum (perlakuan R3)  mampu meningkatkan asupan kandungan vitamin C telur ayam Arab paling tinggi yaitu 45, 64% %/mg atau menunjukkan peningkatan 29,84% lebih tinggi dari kontrol,  dan penambhan kunyit dalam ransum juga terindikasi dapat menunrunkan  kandungan asam lemak bebas dalam telur.
PENGARUH BERBAGAI VARIETAS JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) TERHADAP BERAT SEGAR, BERAT KERING DAN KANDUNGAN SERAT KASAR BIOMASSA TANAMAN JAGUNG NYIMAS POPI INDRIANI
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 3 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i3.36451

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Lahan Percobaan Agrostologi, Laboratorium Tanaman Makanan Ternak (TMT) dan Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran pada bulan Maret 2018 – Januari 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai varietas jagung manis terhadap berat segar, berat kering dan kandungan serat kasar biomassa tanaman jagung. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan, yaitu (P1) varietas Talenta, (P2) varietas Manise, (P3) varietas Asia 86, (P4) varietas Bonanza, dan (P5) varietas Paragon. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Data dianalisis dengan Uji Anova dan Uji Metode Pembanding Kontras Orthogonal (Orthogonal Contrast Method). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan varietas memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap produksi berat segar, berat kering dan kandungan serat kasar biomassa tanaman jagung.  Varietas Paragon menunjukkan hasil yang paling tinggi terhadap berat segar dan berat kering hijauan sedangkan Varietas Bonanza menunjukkan hasil yang paling rendah terhadap kandungan serat kasar. 
PRODUKSI DAN KANDUNGAN PROTEIN KASAR HIJAUAN DENGAN PEMBERIAN PUPUK FOSFAT PADA PERTANAMAN CAMPURAN RUMPUT BENGGALA (Panicum maximum) DENGAN LEGUM SENTRO (Centrosema pubescens) Iin Susilawati; Kiki Rizqy Supriyadi; Iin Susilawati; Heryawan Kemal Mustafa
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i1.36007

Abstract

Penelitian mengenai produksi dan kandungan protein kasar rumput Benggala (Panicum maximum) telah dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2019 di Lahan Penelitian Agrostologi, Laboratorium Tanaman Makanan Ternak dan Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Sumedang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh taraf pemberian pupuk fosfat yang tepat pada penanaman campuran rumput Benggala dan legum sentro terhadap produksi dan  kandungan protein kasar rumput Benggala. Penelitian ini dilakukan selama 60 hari dengan metode eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan, sebagai berikut : P0 = Tanpa Pupuk Fosfat, P1 = Pupuk Fosfat 50 kg/ha, P2 = Pupuk Fosfat 100 kg/ha, P3 = Pupuk Fosfat 150 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk fosfat berpengaruh nyata terhadap kandungan protein kasar rumput tetapi  tidak berpengaruh nyata terhadap produksi rumput. Nilai rataan berat segar Rumput Benggala berkisar antara 9,35 – 14,23 g per polybag , rataan produksi berat kering Rumput Benggala 1,8 – 2,74 g/polybag dan  kandungan protein kasar Rumput Benggala tertinggi diperoleh pada perlakuan P1 yaitu  17,87 %. Kata Kunci:  pupuk fosfat, rumput benggala, legum sentro, produksi hijauan, kandungan protein kasar
APLIKASI PUPUK ORGANIK CAIR HASIL BIOKONVERSI LALAT Hermetia illucens TERHADAP KANDUNGAN KALSIUM (Ca) DAN FOSFOR (P) RUMPUT Panicum maximum cv. Mombasa Romi Zamhir
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 3, No 4 (2021)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v3i4.37407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair hasil biokonversi lalat Hermetia illucens terhadap kandungan kalsium (Ca) dan Fosfor (P) rumput Panicum maximum cv. Mombasa. Penelitian ini berlangsung dari November 2019 sampai Januari 2020, bertempat di Laboratorium Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran serta analisis Ca dan P di Laboratorium Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Objek penelitian terdiri dari 24 sampel rumput Panicum maximum cv. Mombasa. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu secara eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) enam perlakuan dan empat ulangan. P0= 0 mL, P1= 30 mL, P2= 60 mL, P3= 90 mL, P4= 120mL, dan P5= 150 mL pupuk organik cair hasil biokonversi lalat Hermetia illucens. Dari hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair hasil biokonversi lalat Hermetia illucens tidak berpengaruh nyata terhadap kadungan kalsium (Ca) dan berpengaruh terhadap kandungan Fosfor (P) rumput Panicum maximum cv. Mombasa.@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:11.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText {mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-link:"Body Text Char"; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}span.BodyTextChar {mso-style-name:"Body Text Char"; mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:"Body Text"; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; mso-pagination:none; text-autospace:none;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
Review: Penanganan Pengeringan dan Pergudangan Bahan Baku Jagung untuk Pakan Unggas Tissiana Irca Nabila
Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jnttip.v4i1.37575

Abstract

Artikel ini dibuat untuk membahas produksi jagung di Indonesia. Indonesia diketahui masih sering impor jagung untuk memenuhi kebutuhannya. Padahal, berdasar data tahun 2020 oleh Kementan RI menyatakan bahwa angka produksi jagung sudah memenuhi kebutuhan. Namun, banyak industri pakan yang masih mengimpor bahan baku jagung dari luar karena produksi jagung lokal belum memenuhi standar kualitas. Hal ini disebabkan oleh beberapa masalah, seperti proses pengeringan dan metode penyimpanan yang kurang baik. Proses pengeringan yang baik akan mengeringkan jagung hingga kadar airnya 14%. Hal ini dapat dilakukan dengan membuat alat pengering sederhana untuk mengeringkan jagung pada musim penghujan. Kemudian, metode penyimpanan yang baik dapat dilakukan dengan pembuatan silo untuk mencegah kerusakan bahan baku sehingga jagung kering yang disimpan akan lebih awet. Pada peternak mandiri juga dapat diadakan program pembentukan silo pada sentra produksi jagung untuk bersama.

Page 5 of 13 | Total Record : 123