cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,673 Documents
Pemanfaatan Limbah Alumunium Foil (ALUFO) Sebagai Koagulan Tawas Dalam Pengolahan Air Rawa Rara Eka Dyla Putri; Debi Anggun Sari; Melati Ireng Sari; Erlina Zanita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13021

Abstract

Ketersediaan air bersih di daerah rawa Indonesia bermasalah karena sumber air, seperti air gambut, memiliki pH rendah dan kandungan kimia tinggi. Penelitian ini bertujuan mengoptimalisasi penjernihan air rawa menggunakan koagulan tawas Al2(SO4)3 yang disintesis dari limbah aluminium foil kemasan makanan (AL). Tawas AL memiliki Rendemen 45% dan persentase konversi 80%. Tawas AL dan Tawas komersil (TK) diuji pada konsentrasi 5 g/L hingga 25 g/L. Secara organoleptik, baik TK maupun AL efektif menghilangkan bau dan membentuk endapan hijau, menandakan keberhasilan koagulasi. Pengolahan sangat efektif menurunkan Total Dissolved Solids (TDS) air baku dari 713,5 ppm menjadi 74 hingga 215 ppm, sehingga memenuhi baku mutu. Parameter oksigen terlarut menunjukkan sedikit penurunan seiring dengan peningkatan dosis tawas yaitu nilai DO dan %DO air baku sebesar 4,23 mg/L dan 46,9%, meskipun nilai DO terendah yaitu 4,09 mg/L masih tergolong rendah. Penurunan ini diyakini terkait dengan konsumsi oksigen selama reaksi kimia koagulasi atau proses oksidasi zat-zat yang diikat flok. Namun, penambahan tawas menyebabkan penurunan pH ekstrem dari pH 6 menjadi pH 4 di seluruh konsentrasi, sehingga tidak memenuhi baku mutu
Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Bidang Dalam Pendokumentasian Buku KIA Di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau Santri P, Yuni Vivi; Fithri, Nurhamida; Lumbantobing, Pratiwi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13102

Abstract

Kinerja bidan adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan bidan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Salah satu upaya menurunkan AKI dengan meningkatkan kinerja pelayanan kebidanan. Dokumentasi kebidanan mempunyai porsi besar dalam catatan klinis pasien yang menginformasikan situasi tertentu selama asuhan kebidanan. Buku KIA merupakan alat bukti pencatatan pelayanan kesehatan ibu dan anak secara menyeluruh dan berkesinambungan yang dipegang oleh ibu. Studi pendahuluan yang dilakukan peneliti 10 buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau masih ada buku KIA yang pengisiannya belum lengkap. Tujuan penelitian mengetahui faktor yang mempengaruhi kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Merbau. Jenis penelitian deskriptif desain cross sectional. Populasi adalah berjumlah 20 orang, Sampel adalah total populasi. Variabel independen peneltian; pengetahuan, sikap, keterampilan, motivasi kerja, sistem kompensasi, beban kerja dan iklim kerja. Variabel dependen; kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan observasi. Analisa data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik bidan sebagian besar umur 20-30 tahun 55%, masa kerja 1-10 tahun 80% dan pendidikan terakhir tamat D3 95%. Pengetahuan baik 65%, motivasi baik 65%, sikap positif 75%, beban kerja baik 85%, keterampilan baik 75%, sistem kompensasi baik 70%, iklim kerja baik 55% dan kinerja bidan baik 70%. Ada pengaruh pengetahuan (p value : 0,007), sikap (p value : 0,000), keterampilan (p value : 0,014), motivasi (p value : 0,007) dan beban kerja (p value : 0,018) terhadap kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA. Namun tidak ada pengaruh sistem kompensasi (p value : 0,613) dan iklim kerja (p value : 0,119) terhadap kinerja bidan dalam pendokumentasian buku KIA
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Bakteri Fase E SMA/MA Desitawati, Riri; Sari, Liza Yulia; Rosba, Evrialiani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13078

Abstract

Dalam proses pembelajaran biologi pendidik sudah menggunakan media ajar berupa power point (PPT) dan buku cetak. Buku cetak hanya digunakan  di kelas, dimana dalam proses pembelajaran peserta didik hanya menggunakan buku cetak, satu kelompok  hanya dapat 1 buku cetak. Dalam proses pembelajaran pendidik sudah menggunakan beberapa model pembelajaran seperti Problem Based Learning (PBL), untuk meningkatkan proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja peserta didik (LKPD) pada materi bakteri fase E SMA/MA yang valid. Metode penelitian menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), namun dibatasi hingga tahap Develop. Pada define bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan yang terdiri dari analisis ujung depan, peserta didik, tugas, konsep dan tujuan pembelajaran. Pada tahap design bertujuan untuk merancang  Lembar Kerja Peserta Didik  (LKPD). Pada tahap develop bertujuan  dilakukan untuk uji validitas dengan pengisian angket oleh 2 orang dosen dan 1 guru biologi. Sedangkan angket praktikalitas diberikan kepada 1 guru biologi dan 31 siswa di SMAN 1 Sutera. Data dianalisis secara deskriptif melalui persentase. Hasil menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sebesar 91.09% (kategori sangat valid). Temuan ini menunjukkan bahwa LKPD berbasis problem based learning pada materi bakteri dinilai layak digunakan dalam pembelajaran karena telah memenuhi kriteria valid
Efektivitas Penggunaan Video Animasi Dan Motivasi Belajar Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Dan Minat Belajar Siswa Kelas III SD Pada Materi Siklus Hidup Hewan Melanie, Usfiva Tria; Laila, Alfi; Acta, Desy Trisiya
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13051

Abstract

Perkembangan teknologi pendidikan menuntut guru sekolah dasar untuk menghadirkan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual, khususnya pada materi sains yang bersifat abstrak seperti siklus hidup hewan. Namun, proses pembelajaran di kelas masih didominasi oleh metode konvensional berbasis ceramah yang menyebabkan siswa kesulitan memahami konsep dan memiliki motivasi belajar yang rendah. Sebagai solusi, penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis efektivitas video animasi terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas III SD; (2) menilai pengaruh media animasi terhadap motivasi dan minat belajar siswa.  Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan inclusion berdasarkan pedoman PRISMA. Dari 49 publikasi yang ditinjau, diperoleh 4 artikel inklusi yang memenuhi kriteria relevansi dan kualitas.Unit analisis penelitian ini adalah siswa kelas III SD, dengan sumber data berupa hasil penelitian terdahulu yang meneliti penggunaan video animasi dalam pembelajaran IPA. Analisis menunjukkan bahwa 1) Penggunaan video animasi terbukti meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD melalui penyajian proses siklus hidup hewan secara visual, runtut, dan konkret sehingga siswa lebih mudah memahami konsep biologis dibandingkan pembelajaran konvensional. 2) Video animasi juga secara signifikan meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa melalui elemen visual yang menarik, karakter kontekstual yang dekat dengan dunia anak, serta narasi edukatif yang membuat pembelajaran terasa menyenangkan dan tidak monoton. video animasi efektif meningkatkan hasil belajar serta secara signifikan meningkatkan motivasi dan minat belajar melalui visualisasi menarik, karakter kontekstual, dan narasi edukatif. Kolaborasi antara guru dan pengembang media menjadi faktor kunci keberhasilan penerapan video animasi di sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan media animasi dan integrasi dengan Kurikulum Merdeka untuk memperkuat literasi sains dan pengalaman belajar digital siswa
Explorasi Isolasi Metabolit Sekunder dari Tanaman Tingkat Tinggi dan Potensinya Sebagai Aktivitas Antibakteri: Tinjauan Literatur Giga Anugerah Arsylrakhmatika; Vriezka Mierza
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.13056

Abstract

Isolasi metabolit sekunder dari tanaman tingkat tinggi telah menjadi fokus utama dalam penelitian pengembangan agen antibakteri alami. Tanaman tingkat tinggi diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, alkaloid, terpenoid, dan saponin, yang memiliki potensi sebagai antibakteri. Senyawa-senyawa ini telah diteliti secara luas karena kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri patogen. Studi ini meninjau berbagai penelitian terbaru mengenai isolasi, karakterisasi, dan uji bioaktivitas metabolit sekunder dari tanaman tingkat tinggi serta potensinya sebagai agen antibakteri. Berbagai teknik isolasi dan karakterisasi telah diterapkan, seperti metode ekstraksi menggunakan pelarut organik, pemisahan dengan teknik kromatografi, serta analisis struktur menggunakan spektroskopi seperti spektrofotometer UV-vis, Nuclear Magnetic Resonance (NMR), dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) Setelah diperoleh senyawa murni, efektivitas antibakteri diuji dengan berbagai metode, termasuk metode Minimum Inhibitory Concentration (MIC), Minimum Bactericidal Concentration (MBC), serta metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metabolit sekunder dari tanaman tingkat tinggi bekerja melalui berbagai mekanisme antibakteri, seperti menghambat sintesis dinding sel bakteri, merusak membran sel, serta menghambat aktivitas enzim esensial. Efektivitas antibakteri yang tinggi dari senyawa ini menunjukkan potensinya dalam pengembangan terapi alternatif terhadap infeksi bakteri, terutama dalam menghadapi meningkatnya resistensi antibiotik. Tinjauan ini memberikan wawasan komprehensif mengenai pemanfaatan tanaman tingkat tinggi sebagai sumber agen antibakteri baru. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme kerja secara lebih spesifik, mengevaluasi toksisitasnya, serta mengembangkan formulasi yang tepat untuk aplikasi klinis. Dengan meningkatnya ancaman resistensi antibiotik, eksplorasi metabolit sekunder dari tanaman dapat menjadi solusi inovatif dalam pencarian terapi antibakteri yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Media Pembelajaran Terintegrasi Budaya Hombo Batu Untuk Meningkatkan Pemahaman Matematis Siswa Silalahi, Taruli Marito; Limbong, Winny Sunfriska; Fadli, Muhammad; Waruwu, Kasih Pirman; Waruwu, Berliandi; Laia, Ariston
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran terintegrasi budaya Hombo Batu untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas V SD N 060838 Medan Petisah T.A 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Sampel penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 30 di SD N 060838 Medan Petisah. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes, angket dan lembar observasi. Sebelum digunakan tes, terlebih dahulu divalidasi oleh ahli dan dilakukan uji coba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh media pembelajaran terintegrasi budaya Hombo Batu memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman matematis siswa kelas V SD N 060838 Medan Petisah. Hasil hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh 0,00 lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05. Hal ini terlihat dari hasil posttest, kelas yang menggunakan model problem posing memperoleh nilai rata-rata 80,33 dengan nilai tertinggi 100 dan terendah 60
Analisa Kualitas Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (LCPKS) Dengan Perlakuan Bioadsorben Pelepah Kelapa Sawit Teraktivasi Asam Sulfat (H2SO4) Rafael Remit Winardi; Healthy Aldriany Prasetyo
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13094

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variasi konsentrasi aktivator H2SO4 terbaik untuk mengaktivasi bioadsorben pelepah kelapa sawit dengan konsentrasi aktivator 20%, 25% dan 30%. Bioadsorben diaplikasikan terhadap limbah cair pabrik kelapa sawit di draft akhir kolam limbah. Metode penelitian yang digunakan adalah RAL (rancangan acak lengkap) non faktorial dengan 4 taraf perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk dan morfologi yang diuji dengan SEM untuk aktivator H2SO4 30% terbentuk pori-pori lebih banyak dan lebih besar serta merata dibandingkan dengan bioadsorben yang tidak diaktivasi. Variasi kosentrasi terbaik untuk aktivasi bioadsorben adalah konsentrasi 30% dengan rata-rata nilai COD limbah 11.735 mg/L dan pH rata-rata 5,9.
Perbandingan Kontrak Relax Exercise Dan Open Kinetic Chain Exercise Terhadap Aktivitas Fungsional Pada Pasien Frozen Shoulder Di Klinik Iract Physio Tahun 2024 Berampu, Ira Manda Sari; Silitonga, Santo Damerius; Berampu, Surya Syahputra
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13069

Abstract

Latar Belakang: Frozen shoulder adalah gangguan yang terjadi di area bahu berupa kekakuan dan nyeri. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan gerakan bahu sehingga terkadang tidak dapat digerakkan sama sekali, nyeri pada bahu yang muncul perlahan dan terasa pada otot deltoid, serta ketidakmampuan untuk tidur miring ke sisi lain sehingga terjadi pembatasan gerakan aktif dan pasif. Nyeri yang akan mengganggu tubuh pasien yang menderitanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka untuk meningkatkan aktivitas fungsional pada penderita Frozen Shoulder. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Dengan desain penelitian pre-test post-test dua kelompok digunakan untuk membandingkan dua kelompok intervensi. Dan menggunakan SPADI sebagai alat untuk mengukur tingkat kemampuan fungsional. Frekuensi latihan 2 kali seminggu selama 4 minggu. Hasil: Analisis pengaruh menggunakan uji t sampel berpasangan pada kelompok perlakuan 1 dan 2. Uji t berpasangan pada latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka memperoleh nilai yang sama, yaitu P=0,000 (P0,05) yang berarti terdapat pengaruh kemampuan fungsional sebelum dan sesudah perlakuan. Sementara itu, dari hasil uji menggunakan uji t independen, diperoleh nilai p=0,609 (P0,05), yang berarti tidak ada perbedaan pengaruh latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka terhadap peningkatan kemampuan fungsional pada penderita frozen shoulder. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh latihan kontraksi relaksasi dan latihan rantai kinetik terbuka terhadap peningkatan aktivitas fungsional pada penderita frozen shoulder. Saran: Tingkatkan jumlah sampel dan waktu penelitian
HUBUNGAN BODY SHAMING DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA DI SMA SANTO PETRUS MEDAN TAHUN 2024 Lindawati Simorangkir; Indra Hizkia Perangin-angin; Jesika Mareta Manalu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13044

Abstract

Latar Belakang : Kepercayaan diri dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja, yang mengakibatkan remaja menjadi kurang nyaman pada perubahan fisik seperti perubahan berat badan, wajah, dan kulit. Keadaan fisik yang negatif dapat membuat Menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, yang berjumlah 76 sampel. Remaja menjadi insecure dan tidak memiliki kepercayaan diri pada keadaan fisiknya. Tujuan : Untuk mengidentifikasi Hubungan Body Shaming Dengan Kepercayaan Diri Pada Remaja Di SMA Santo Petrus Medan Tahun 2024. Metode : Menggunakan metode korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling, yang berjumlah 76 sampel. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan body shaming pada responden lebih banyak pada kategori sedang 51 orang (67,1%), dan kepercayaan diri responden lebih banyak pada kategori sedang 53 orang (69,7%). Kesimpulan : p (value) =0,047 (p 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan body shaming dengan kepercayaan diri pada remaja, meskipun korelasi termasuk kategori lemah dan tidak searah, tetap berarti bahwa body shaming berperan dalam mempengaruhi tingkat kepercayaan diri. diharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan apa faktor-faktor penyebab remaja di sekolah memiliki kepercayaan diri sedang khususnya kepada siswa-siswi di Sekolah Menengah Atas
Perbandingan Kinerja Koagulan Tawas Alumunium (Al) Dan Komersil Terhadap Kualitas Air Sumur : Studi Efek Variasi Konsentrasi Pada Nilai pH, Konduktivitas , TDS dan DO Debi Anggun Sari; Rara Eka Dyla Putri; Melati Ireng Sari; Erlina Zanita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13020

Abstract

Penelitian ini membandingkan kinerja koagulan tawas laboratorium (AL) dan tawas komersial (TK) terhadap kualitas air sumur (pH awal 6,4; TDS 156,4 ppm). Pengujian dilakukan dengan variasi konsentrasi tinggi (2,5–25 g/l) untuk mengukur parameter pH, konduktivitas, Total Dissolved Solids (TDS), dan Dissolved Oxygen (DO). Hasil menunjukkan kedua koagulan memiliki kinerja serupa dalam penjernihan dengan dosis optimal 10 g/l, namun gagal menghilangkan bau parit. Secara kimiawi, peningkatan konsentrasi tawas menyebabkan penurunan pH drastis hingga 4,0 akibat reaksi hidrolisis, sehingga tidak memenuhi baku mutu sanitasi. Penurunan TDS optimal terjadi pada dosis 5 g/l (mencapai 30 ppm), namun dosis di atas itu justru meningkatkan nilai TDS dan konduktivitas secara linear akibat akumulasi ion sisa elektrolit Al3+ dan SO42-. Secara keseluruhan, rentang dosis yang diuji dikategorikan sebagai overdose (restabilisasi), yang berdampak buruk pada keseimbangan kimia air. Direkomendasikan penggunaan dosis dalam orde mg/l untuk menjaga kualitas air sesuai standar kesehatan