cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,669 Documents
Pengaruh Pemberian Pupuk Taspu Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Biomassa Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) Pada Berbagai Konsentrasi Purba, Gideon Marulitua; Harsono, Tri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13063

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan kadar kompos yang optimal dan mempelajari pengaruh kompos Tandan Buah Kosong (EFB) Kelapa Sawit Taspu terhadap perkembangan dan produksi seledri (Apium graveolens L.). Lima perlakuan digunakan dalam penelitian ini, masing-masing dengan empat ulangan: P0 (kontrol), P1 (1,5 kg/pot), P2 (2 kg/pot), P3 (2,5 kg/pot), dan P4 (3 kg/pot). Desain yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (CRD). Berat segar akar, berat kering akar, tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat segar merupakan beberapa data yang diukur. Kondisi paling optimal untuk perkembangan tanaman seledri terlihat ketika 3 kg/pot (P4) kompos EFB Taspu diaplikasikan. Dengan perlakuan P4, tanaman mencapai titik tertinggi pada ketinggian 41,63 cm, memiliki jumlah daun terbanyak yaitu 94, berat basah tertinggi yaitu 43,93 g, berat kering tertinggi yaitu 7,95 g, berat basah tertinggi yaitu 3,21 g, dan berat kering terbesar yaitu 0,81 g.
Penerapan Metode Pembelajaran Peer Lesson Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Di SMA Negeri 1 Hilisalawa’ahe Ndruru, Dekengan; Gulo, Hardikupatu; Zega, Novelina A; Harefa, Agnes R
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13170

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi dan kegiatan pembelajaran masih berpusat kepada guru. Tujuan penelitian yaitu: (1) Mendeskripsikan proses pembelajaran melalui penerapan metode pembelajaran Peer Lesson di SMA Negeri 1 Hilisalawa'ahe. (2) Mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan metode pembelajaran Peer Lesson di SMA Negeri 1 Hilisalawa'ahe. Jenis yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI-MIPA yang berjumlah 32 orang. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: (1) Lembar observasi guru, (2) Lembar observasi peserta didik, (3) Tes hasil belajar.  Hasil penelitian: (1) Proses pembelajaran melalui penerapan metode pembelajaran Peer Lesson di SMA Negeri 1 Hilisalawa'ahe diketahui rata-rata persentase hasil observasi kegiatan proses pembelajaran (responden guru) di Siklus I sebesar 60,84% dan di Siklus II sebesar 85,83%. Sedangkan rata-rata persentase hasil observasi peserta didik yang terlibat aktif di Siklus I sebesar 62,11% dan di Siklus II sebesar 88,09%. (2) Melalui penerapan metode pembelajaran Peer Lesson di SMA Negeri 1 Hilisalawa'ahe diketahui pada Siklus I nilai rata-rata hasil belajar peserta didik yaitu 69,38 dengan kriteria cukup. Kemudian pada Siklus II nilai rata-rata hasil belajar peserta didik yaitu 81,09 dengan kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan metode pembelajaran Peer Lesson mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pengembangan E-Modul Pada Materi Sistem Pencernaan Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Bilah Hilir Zannah, Miftaul; Nasution, Mhd Yusuf
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.13182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul sistem pencernaan manusia untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Bilah Hilir. Sampel penelitiian ini adalah peserta didik kela VIII-6 di SMP Negeri 2 Bilah Hilir. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development (RD) dengan model ADDIE. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari angket validasi ahli materi, ahli pembelajaran dan ahli media, angket tanggapan guru IPA, dan angket respon peserta didik terhadap e-modul serta instrument tes dengan bentuk pilihan berganda sebanyak 30 soal. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data diperoleh validasi ahli memperoleh rata-rata pada ahli materi sebesar 93,83%, ahli pembelajaran sebesar 93,56%, dan ahli media 83,6% dengan masing-masing persentase dalam kategori sangat layak. Respon peserta didik dengan sampel 28 orang sebesar 97,6% dengan kriteria sangat layak. Untuk penilaian dari guru IPA memperoleh rata-rata sebesar 91,7%. E-modul yang dikembangkan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik yang dapat dilihat dari skor N-gain peserta didik yaitu 0,71 dengan kategori baik
Efektivitas Penerapan Kurikulum Merdeka Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Pembelajaran Biologi Yanti, Novita; Telaumbanua, Desman; Waruwu, Toroziduhu; Waruwu, Yaredi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kurikulum merdeka dalam pembelajaran biologi, mengukur keterampilan berpikir kritis siswa, serta menganalisis efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka terhadap keterampilan berpikir kritis siswa di SMK Negeri 1 Gido. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum merdeka di SMK Negeri 1 Gido telah berjalan cukup baik dengan menerapkan prinsip-prinsip utama seperti pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), pembelajaran berdiferensiasi, dan pendekatan ilmiah. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan keleluasaan kepada siswa untuk belajar sesuai minat, gaya belajar, dan tingkat kesiapan mereka. Namun, keterbatasan fasilitas laboratorium, sarana praktikum, dan akses teknologi pembelajaran masih menjadi tantangan yang menghambat pelaksanaan secara optimal. Keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi mencapai persentase 83,20% yang termasuk kategori “Baik”. Penerapan strategi pembelajaran aktif, kontekstual, dan berpusat pada siswa terbukti memberikan pengaruh positif terhadap indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan eksplanasi, meskipun indikator inferensi dan regulasi diri masih memerlukan penguatan. Berdasarkan kriteria yang digunakan, efektivitas penerapan Kurikulum Merdeka terhadap keterampilan berpikir kritis siswa berada pada kategori “Efektif
ANALISIS KESULITAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Telaumbanua, Merniwati; Telaumbanua, Desman; Waruwu, Toroziduhu; Waruwu, Yaredi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13173

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui kesulitan belajar yang dialami peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u, (2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar peserta didik dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Ma’u. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek  penelitian yaitu peserta didik kelas VIII dengan jumlahnya sebanyak 52 orang. Instrumen penelitian, yaitu: (1) Lembar observasi pembelajaran, (2) Lembar angket kesulitan belajar, (3) Lembar panduan wawancara. Hasil penelitian: (1) Sesuai hasil angket kesulitan belajar diketahui pada Indikator 1 “proses pembelajaran” persentasenya 76,77%. Indikator 2 “motivasi minat belajar” persentasenya 78,69%, Indikator 3 “memahami konsep baru” persentasenya 69,62%. Indikator 4 “metode pembelajaran” persentasenya 72,69%. (2) Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar yaitu: faktor perhatian, motivasi, minat belajar, metode mengajar guru, ketersediaan sarana dan prasarana. (3) Kesulitan belajar peserta didik yang paling tinggi yaitu faktor kesulitan mengikuti pembelajaran P5 dengan persentase 89,23%, faktor tidak bersemangat belajar dengan persentase 89,62%, dan kurang termotivasi untuk belajar dengan persentase 84,62%. (4) Kesulitan belajar peserta didik dipengaruhi oleh faktor eksternal berasal dari lingkungan, keluarga, sekolah. Sedangkan faktor internal berasal dari diri peserta didik seperti minat, motivasi, kemampuan belajar
Rekayasa Pakan Fungsional Untuk Produksi Ayam Petelur Afkir dalam Penguatan Program MBG dan Green Economy Silaban, Rikardo; Candra, Agung Adi; Noviadi, Riko; Marya, Dina Tri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13183

Abstract

Perunggasan merupakan usaha budidaya yang sangat diminati oleh masyarakat dan industri. Hal ini disebabkan oleh periode produksi yang lebih singkat dibandingkan ternak ruminansia, sistem pemeliharaan yang praktis dan pangsa pasar yang luas. Sektor peternakan berkontribusi sampai 80.77% terhadap penyediaan pangan nasional dimana produksi unggas menyumbang 60% dari total produksi terhadap PDB peternakan dengan status supply-demand yang mengalami peningkatan sebesar 5.09-7.47%. Seiring dengan potensi produk hasil pengolahan ternak unggas tentunya dapat menjadi solusi dalam penyediaan pangan asal hewani khususnya dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak teknik rekayasa pakan fungsional melalui pendekatan suplementasi tepung herbal andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) terhadap performa ayam petelur afkir pasca lost-management.  Penelitian didesain dengan 4 ransum yang berbeda dengan level suplementasi tepung herbal andaliman (THA) berbeda diantaranya 0%, 1.5%, 2%, dan 2.5%. Masing-masing pakan perlakuan diujikan secara in vivo selama 1 bulan setelah proses adaptasi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan setiap unit percobaan menggunakan 5 ekor ayam petelur afkir strain ISA Brown berumur 92 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan THA 2% berpengaruh nyata terhadap performa produksi telur harian (hen day production) dengan peningkatan sampai 22.86%, peningkatan IOFC 17.19%, konversi ransum dan produksi massa telur. Sementara, suplementasi THA 1.5-2% tidak nyata mempengaruhi konsumsi ransum selama penelitian. Kesimpulan dari penelitian yaitu penambahan tepung herbal andaliman dalam ransum komersial dapat memulihkan produktivitas pasca lost-management dan secara ekonomi dapat menguntungkan peternak
Kajian Literatur: Hubungan antara Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Swamedikasi dengan Dampak Negatif pada Masyarakat Pedesaan Muini, Chantiara FM; Herlaesa, Shofiatulfuadah Retnaningrum; Izzati, Maulia; Hilmi, Indah Laily; Sudarjat, Hadi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13164

Abstract

Swamedikasi atau pengobatan mandiri menjadi praktik umum di masyarakat pedesaan sebagai solusi cepat dan murah untuk mengatasi keluhan ringan. Namun, keputusan ini sering dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti rendahnya tingkat pengetahuan, keterbatasan ekonomi, jarak ke fasilitas kesehatan, budaya turun-temurun, serta pengaruh keluarga dan iklan obat. Faktor-faktor tersebut mendorong masyarakat melakukan penggunaan obat tanpa bimbingan tenaga medis, baik pada obat modern maupun tradisional. Akibatnya, muncul berbagai dampak negatif seperti resistensi antibiotik, overdosis, interaksi obat, gangguan organ, hingga risiko keguguran pada ibu hamil. Hasil kajian menunjukkan bahwa semakin rendah literasi obat dan akses kesehatan, semakin besar kemungkinan terjadinya penggunaan obat yang tidak rasional. Karena itu, diperlukan edukasi kesehatan berkelanjutan dan pengawasan obat yang lebih ketat agar praktik swamedikasi di masyarakat pedesaan menjadi lebih aman dan rasional
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS QR-CODE UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS KELAS III DI SDN 101742 HAMPARAN PERAK Nurjannah, Vanny; Adelia, Erika; Sari, Nurhana Fatika; Sitepu, Melyani Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis QR-Code guna meningkatkan minat baca siswa kelas III Sekolah Dasar. Penelitian menggunkan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan di SDN 101742 Hamparan Perak. Teknik pengumpulan data meliputi angket, observasi dan wawancara yang melibatkan ahli materi, ahli bahasa, ahli media, guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar berbasis QR-Code memenuhi kriteria valid dan praktis serta efektif dalam meningkatkan minat baca siswa. Dengan demikian, modul ajar ini layak digunakan sebagai bahan ajar inovatif pada pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Uji Aktivitas Antijamur Sediaan Sabun Cair Ekstrak Daun Kencana Ungu (Ruellia tuberosa L.) Terhadap Candida albicans Dan Trychophyton rubrum. Syamsiyah, Nur; Ulfah, Mariam; Efriani, Like
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak etanol 96% daun kencana ungu (Ruellia tuberosa L.) sebagai bahan aktif dalam sediaan sabun cair yang memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dan Trichophyton rubrum. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, dilanjutkan dengan proses deklorofilasi. Hasil ekstraksi kemudian diformulasikan menjadi sabun cair dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak yaitu 12%, 14%, dan 16%. Evaluasi fisik sediaan mencakup uji organoleptik, homogenitas, pH, tinggi busa, dan uji stabilitas. Uji aktivitas antijamur dilakukan dengan metode difusi sumuran. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin. Evaluasi fisik menunjukkan bahwa seluruh sediaan memenuhi parameter stabilitas fisik. Uji aktivitas antijamur menunjukkan bahwa sabun cair ekstrak daun kencana ungu memiliki aktivitas menghambat pertumbuhan Candida albicans dan Trichophyton rubrum, dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi ekstrak 16% sebesar 15,94 mm dan 15,48mm. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak daun kencana ungu berpotensi sebagai agen antijamur dalam sediaan sabun cair.Formulasi sediaan sabun cair ekstrak daun kencana ungu (Ruellia tuberosa L.) dengan konsentrasi 12%, 14%, dan 16% memiliki stabilitas fisik yang baik serta menunjukkan aktivitas antijamur terhadap Candida albicans dan Trichophyton rubrum, dengan efektivitas tertinggi ditunjukkan pada konsentrasi 16%
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA PESERTA DIDIK KELAS II SD MUHAMMADIYAH 12 MEDAN Putri, Khairunnisa; Nurhalimah, Nurhalimah; Maqfira, Maqfira; Sitepu, Melyani Sari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca peserta didik kelas II SD Muhammadiyah 12 Medan melalui penerapan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik yang disebabkan oleh kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Model Reciprocal Teaching dipilih karena menekankan pada kegiatan belajar yang bersifat interaktif dan kolaboratif melalui empat strategi utama, yaitu merangkum, bertanya, mengklarifikasi, dan memprediksi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas II SD Muhammadiyah 12 Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes keterampilan membaca, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca peserta didik setelah penerapan model Reciprocal Teaching. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai kategori cukup, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan hingga mencapai kategori baik