cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja di PT. Bukit Intan Abadi Medan Lubis, Aulia Fadhli Sani; Warouw, Sonny Wijaya; Adiansyah, Adiansyah; Nababan, Donal; Sitorus, Mido Ester J
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9863

Abstract

Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja (Gotrak) merupakan keluhan atau nyeri yang muncul akibat pekerjaan dan dapat mempengaruhi produktivitas kerja. Tenaga kerja pada industri kayu masih banyak melakukan aktivitas pekerjaan secara manual sehingga memiliki risiko bahaya ergonomi dan dapat menyebabkan keluhan gotrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan otot rangka akibat kerja di PT. Bukit Intan Abadi termasuk faktor pekerjaan, faktor individu, dan faktor lingkungan kerja. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang (cross sectional). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah SNI 9011:2021 yaitu standar untuk melakukan pengukuran potensi bahaya ergonomi di tempat kerja. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square dan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan nilai P-value untuk setiap variabel adalah postur tubuh = 0,000, pengangkatan beban secara manual = 1,000, umur = 0,055, indeks massa tubuh = 0,035, lama kerja = 0,001, pencahayaan = 0,001, suhu = 1,000, dan kebisingan = 0,284. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat 73 tenaga kerja (71,57%) yang mengalami keluhan gotrak dan 29 tenaga kerja (28,43%) tidak mengalami keluhan gotrak. Hasil analisis statistik menunjukkan ada hubungan antara postur tubuh, indeks massa tubuh, lama kerja, dan pencahayaan dengan keluhan gotrak serta tidak ada hubungan antara pengangkatan beban secara manual, umur, suhu, dan kebisingan dengan keluhan gotrak. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan keluhan gotrak berdasarkan analisis multivariat adalah postur tubuh (P-value = 0,000) dengan nilai OR sebesar 34,133. Pekerja harus menghindari posisi janggal saat bekerja dan penyediaan sarana kerja harus disesuaikan dengan ukuran tubuh pekerja agar tidak banyak melakukan postur membungkuk
Studi Etnobotani Tumbuhan Pangan Yang Tidak Dibudidayakan Oleh Masyarakat Suku Karo Di Kecamatan Barus Jahe Sumatera Utara Wandini, Dwi Febiyanti; Idris, M; Idami, Zahratul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8650

Abstract

Etnobotani merupakan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat, salah satunya sebagai tumbuhan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies tumbuhan, kategori pemanfaatan, dan cara pemanfaatan tumbuhan pangan yang tidak dibudidayakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan dengan cara observasi dan wawancara terbuka. Teknik pemilihan informan yang digunakan dalam observasi adalah purpose sampling dan snowball sampling. Sedangkan metode kualitatif digunakan untuk menyajikan dan mendskripsikan data yang dilakukan dengan menghitung ICF (Informant Consesus Factor) dan RFC (Relative Frecuency of Citation). Ditemukan sebanyak 31 spesies tumbuhan pangan yang tergolong dalam 21 famili. Organ tumbuhan pangan yang banyak digunakan yaitu bagian buah sebanyak 42,9%, Daun 34,3%, batang 11,4%, Bunga 5,7%, dan umbi 5,7%. Nilai ICF tertinggi dengan nilai 1 diperoleh dari kategori minuman. Sedangkan nilai RFC yang paling tinggi dengan nilai 1 diperoleh dari tumbuhan Physalis peruviana
Peran Dan Kendala Dinas Kesehatan Dalam Penanganan Kasus Gizi Buruk Pada Balita Di Kabupaten Nias Barat Tahun 2023 Tumanggor, Lisnawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9973

Abstract

Berdasarkan angka prevalensi balita stunting di dunia yang di kumpulkan WHO tahun 2020 sebanyak 150,8 juta atau (22,2%). WHO menetapkan lima daerah sebagai prevalensi stunting, termasuk Indonesia yang berada diregional Asia Tenggara dengan angka prevalensi (36,4%). Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis Faktor Pengaruh Program Spesifik Terhadap Stunting Di UPTD Puskesmas Leuser Kecamatan Leuser Kabupaten Aceh Tenggara. Metode penelitian dengan penelitian kuantitatif dengan menggunakan Cross- Sectional Study pada 39 ibu yang mempunyai anak stunting usia 24-59 bulan. Analisa yang digunakan adalah analisa univariat, bivariat dengan menggunakan uji chi-square dan analisa multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian terdapat hubungan antara BBL, ANC, ASI Eksklusif, MP ASI dan monitoring pertumbuhan dengan stunting. Tidak terdapat hubungan imunisasi lengkap dan suplementasi vitamin A terhadap stunting. Faktor paling dominan adalah MP ASI dan Berat Bayi Lahir. Kesimpulan Uji statistik Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antar berat bayi lahir, pemeriksaan ANC, ASI Eksklusif, Tablet Fe Ibu Hamil, MP ASI dan Monitoring pertumbuhan rutin dengan Stunting. Variabel yang paling berpengaruh dengan kejadian stunting adalah pemberian MP ASI, ANC, ASI Eksklusif dan Berat Bayi Lahir. Diharapkan Dinas Kesehatan agar lebih memperhatikan dan memiliki komitmen yang tinggu terhadap status gizi anak dengan memastikan intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif tepat lokasi desa dan tepat kelompok sasaran
Pengaruh Pemberian MSG Dan Media Tanam Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.) Sukanti, Sukanti; Rahmadina, Rahmadina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7392

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian MSG dan penggunaan media tanam terhadap pertumbuhan cabai rawit. Rancangan penelitian dilaksanakan menggunakan metode percobaan yang dilakukan di dalam polybag dalam rancangan lingkungan menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan.- Faktor yang pertama yaitu dengan media tanam: M0:Tanah + Pasir dengan perbandingan 2:1 M1: Tanah + sekam dengan perbandingan 2:1 M2: Tanah + Pasir + sekam dengan perbandingan 2:1:1- Faktor yang kedua dengan menambahkan MSG takaran dosis yaitu: P1: 0 gr MSG P3: 4 gr MSG P2: 2 gr MSG P4: 6 gr MSG. Adapun parameter yang digunakan yaitu mengukur tinggi tanaman, jumlah cabang, indeks luas daun laju pertumbuhan relatif dan sarapan hara. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah penggunaan media tanam dan pemberian MSG berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman dengan taraf terbaik M1: tanah dan sekam.Pemberian MSG dengan takaran (P2 = 2 gram) memberikan pengaruh sangat nyata pada 2 MST dengan rerata 10,75 cm, dan pada 4 MST dengan rerata 23,96 cm dan pada parameter jumlah cabang dengan taraf terbaik yaitu M1: tanah dan sekam, pemberian MSG pada 2 MST dengan takaran (P4 = 6 gram) memberikan pengaruh sangat nyata dengan rerata 2,44 cabang, dan pada 4 MST dengan takaran (P2 = 2 gram) memberikan pengaruh sangat nyata dengan rerata 5,77 cabang.  Artinya, penggunaan media tanam dan pemberian MSG berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.).
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester II Dengan Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Pakkat Kecamatan Pakkat ,, Yanti; Fithri, Nurhamida
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8865

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses pertumbuhan dan perkembangan janin yang dimulai dengan konsepsi sampai lahirnya janin yang mempengaruhi keadaan fisik, mental, dan sosial ibu. Tanda bahaya kehamilan adalah tanda-tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan/ periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trismester II Dengan Tanda Bahaya Kehamilan Di Puskesmas Pakkat Kecamatan Pakkat Tahun 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibuhamil di Puskesamas Pakkat sebanyak 165 orang, Sampel sebanyak 117 orang sesuai rumus Slovin. Instrumen Penelitian ini menggunakan angket kuesioner. Pengolahan data dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai p-value untuk Pengetahuan=0,05. Terdapat hubungan antara Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Disarankan tenaga kesehatan bisa mengoptimalisasi fungsi posyandu kepada ibu hamil serta dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan kualitas kesehatan masyarakat khususnya mengenai tanda bahaya kehamilan dengan cara melakukan penyuluhan. Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan pengembangan penelitian dengan variabel-variabel yang lain seperti motivasi terhadap ibu hamil dan lain-lain.
Penerapan Media Tiga Dimensi Dilengkapi LKS Crosswor Puzzle Dalam Meningkatakan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas VIII di SMP Kristen Payeti Meha, Yubinanton Konda; Makaborang, Yohana; Enda, Riwa Rambu Hada
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatakan hasil belajar siswa melalui penerapan media tiga dimensi dilengkapi LKS crossword puzzle. Penelitian ini merupakan penelitia tindak kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif yang dilakukan dari kegiatan pra siklus, siklus I dan siklus II yang terdiri dari 21 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang gunakan yaitu: tes soal pilihan ganda (posttest), penilaian unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil belajar kognitif siswa pada pra siklus terdapat nilai rata-rata 72.38 dengan presentase siswa yang mencapai KKM yaitu 29% sedangkan persentase siswa yang tidak mencapai KKM yaitu: 71%, di kategorikan rendah. Hasil belajar kognitif siswa pada siklus I terdapat nilai rata-rata 80.95 dengan presentase siswa yang mencapai KKM yaitu 76% sedangkan persentase siswa yang tidak mencapai KKM yaitu: 24%, kemudian hasil belajar psikomorik siklus I nilai rata-rata 71.66, yang kategori baik terdapat 8 orang siswa dengan presentase 38%, sedangkan siswa yang kategori kurang 13 orang siswa yaitu: 62%. Hasil belajar siswa siklus II nilai rata-rata 90.47 dengan persentase siswa yang mencapai KKM 90% sedangkan siswa yang tidak mencapai KKM yaitu: 10%, pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar kognitif, kemudian hasil belajar siswa psikomotorik siklus II nilai rata- rata 80.24, yang dikategorikan sangat baik terdapat 16 orang siswa dengan presentase 76%, sedangkan siswa yang dikategorikan kurang 5 orang siswa yaitu: 24%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan media tiga dimensi dilengkapi LKS crossword puzzle dapat meningkat hasil belajar siswa di SMP Kristen Payeti kelas VIII C pada materi sistem pernapasan manusia
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK BERBANTUAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DI SMP NEGERI 3 WAINGAPU Nani, Irmalia Lunga; Ina, Anita Tamu; Makatita, Audrey Louise
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7383

Abstract

Permasalahan yang ditemukan di sekolah SMP Negeri 3 Waingapu menunjukan bahwa pada mata pelajaran IPA pembelajaran yang dilakukan sudah menggunakan beberapa model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa seperti problem based learning, dan jigsaw.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Waingapu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media video animasi. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian yang dilakukan di kelas dengan siklus spiral. Adapun tahapan penelitian : persiapan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 3 Waingapu yang terdaftar pada tahun ajaran 2022/2023. Teknik dan instrumen pengambilan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu N-gain menggunakan EXCEL. Hasil penelitian dapat dilihat dari perbandingan nilai rata-rata setiap siklus pada pra siklus 42,25 (pretest),  56,45 (posttest) dengan N-gain 0,26 kategori rendah, dan nilai rata-rata pada pra siklus sebesar 51, pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh 58,38 (pretest), 78,70 (posttest) dengan N-gain 0,50 kategori sedang dan nilai rata-rata 84 selanjutnya pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh 74,18 (pretest), 95,16 (posttest) dan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 91. Hasil tersebut dapat dikatakan meningkat. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berbantuan media video animasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII-B di SMP Negeri 3 Waingapu
Evaluasi Aktivitas Sitotoksik Dan Indeks Selektivitas Daun Afrika (Vernonia amygdalina) Terhadap Model Sel Kanker Kolon Secara In Vitro Lubis, Ichwan Alamsyah; Bestari, Ramadhan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8125

Abstract

Kanker kolon merupakan jenis kanker yang memiliki tingkat insidensi tertinggi ketiga pada pria dan kedua pada wanita. Pengobatan terhadap kanker ini  salah satunya adalah kemoterapi. Beberapa jenis obat kemoterapi telah mengalami resistensi, sehingga penting untuk pengembangan obat baru atau pendamping obat yang telah ada. Daun afrika (Vernonia amygdalina) memiliki aktivitas sebagai antikanker, namun selektivitas ekstrak ini terhadap sel kanker masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mencari nilai indeks selektivitas (IS) dari ekstrak etil asetat daun afrika (EEADA) melalui perbandingan nilai half maximal inhibitory concentration (IC50) dari hasil uji aktivitas sitotoksik dengan metode Microculture Tetrazolium Technique (MTT). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen in vitro dengan menggunakan metode posttest only control group design. Metode penelitian dimulai dari pembuatan simplisia, pembuatan EEADA menggunakan metode maserasi, uji sitotoksisitas EEADA pada sel Vero dan WiDr menggunakan uji MTT, serta penentuan IS dari EEADA. EEADA mempunyai nilai IC50 sebesar 9,07, menunjukkan  aktivitas sitotoksik yang sangat kuat terhadap sel WiDr, namun tidak selektif hanya terhadap sel kanker (IS3).
Pemanfaatan Kulit Singkong (Manihot utilisima) Sebagai Bahan Pakan Ternak Alternatif Di Desa Tuntungan II Rahma, Fazira; Rahmadina, Rahmadina; Hardiansyah, Elan; Audi, Fanya; Lubis, Annisa; Hasriana, Eli
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9165

Abstract

Kulit singkong termasuk dalam kategori sampah organik karena dapat terurai secara alami (busuk atau remuk). Selama ini limbah singkong hanya diolah menjadi kompos, pakan ternak, dan bioenergi. Kegunaan ini karena kulit singkong banyak mengandung karbohidrat. Namun hasil pengolahan tersebut belum memberikan nilai jual yang ekonomis. Menurut Hersoelistyoroni, kandungan karbohidrat pada kulit singkong sebesar 4,55%. Oleh karena itu kulit singkong dapat dimakan manusia. Salah satu alternatif pemanfaatan kulit singkong untuk mengkonsumsi kulit singkong dan meningkatkan nilai ekonomi produk olahannya adalah melalui pemanfaatan bioteknologi yang dapat diterapkan pada skala industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi apa saja yang terdapat pada kulit singkong, cara mengolah limbah kulit singkong yang benar untuk dijadikan bahan alternatif pakan ternak dan mengetahui pengaruh pemberian limbah kulit singkong terhadap pertumbuhan ternak. Penelitian ini menggunakan metode survei dan observasi langsung di lokasi. Penentuan lokasi sampel menggunakan “Purposive Sampling” terpilih 9 responden. Yang diukur adalah produksi kulit singkong, daya dukung limbah kulit singkong untuk sapi potong dan kandungan gizi kulit singkong hasil olahan opak. Olahan kulit singkong buram digunakan setelah dikupas, dikuliti dan dikeringkan. Hasil penelitian menunjukkan produksi kayu kulit singkong kering dari olahan kayu opak di desa Tuntungan II sebesar 161.260,41 ton/tahun. Jika dihitung berdasarkan daya dukung olahan kulit singkong opak, Desa Tuntungan II mampu menampung kurang lebih 2583 ST (unit ternak) atau 2583 ekor sapi dewasa setiap tahunnya. Oleh karena itu, pengolahan kulit singkong menjadi opak di Desa Tuntungan II dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak
Perbedaan Efektivitas Air Rebusan Daun Sirih Merah Dan Daun Binahong Hijau Terhadap Tingkat Kesembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas. Prihartini, Nova; Hulu, Vera Christina; Utami, Nirma Surya; Silangit, Agusanna Dewi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9824

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). Persalinan sering kali mengakibatkan luka perineum. Luka perineum dapat terjadi karena adanya robekan jalan lahir, baik terjadi karena ruptur ataupun karena episiotomi. Jenis penelitian ini adalah penelitian Studi Case Literatur Review. Bertujuan untuk mengetahui Mengetahui Efektivitas Pemberian Air Rebusan Daun Sirih Merah dan Air Rebusan Daun Binahong  terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas. Sampel penelitian adalah 11 untuk kelompok eksperimen air rebusan daun sirih merah dan 11 responden untuk kelompok eksperimen air rebusan daun binahong hijau, pengambilan sampel dilakukan dengan cara Accidental Sampling. Instrument penelitian ini adalah lembar observasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa Pemberian air rebusan daun binahong lebih efektif untuk penyembuhan luka perineum (sembuh dalam waktu 4 hari) dibandingkan dengan pemberian air rebusan daun sirih hijau (sembuh dalam waktu 5 hari). Berdasarkan hasil uji analisis independen t test, Hasil yang didapatkan adalah p value = 0,005 yang berarti adanya perbedaan yang signifikan antara pengaruh rebusan daun sirih merah dengan rebusan daun binahong terhadap kesembuhan luka perineum.

Page 89 of 161 | Total Record : 1602