cover
Contact Name
Ns. Made Ermayani, M.Kep
Contact Email
ermayani.made@gmail.com
Phone
+6281392200104
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Pasundan No. 21
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD)
ISSN : -     EISSN : 26853086     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
The Focus and scope of Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) is contains scientific articles related to nursing research that covers particular issues on education and practice.
Articles 106 Documents
GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU YANG MEMBERIKAN MAKANAN PENDAMPING ASI Marcellina Rasemi; Irine Yunila Prastyawati; Imelda Angelia Bhato
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i1.219

Abstract

Makanan tambahan pendamping Air Susu Ibu (MPASI) penting dimengerti oleh orang tua terutama kualitas dan kuantitas nutrisi yang diberikan pada anak, karena komponen ASI zat nutrisinya sudah mulai berkurang sehingga perlunya makanan pendamping selain ASI. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi gambaran karakteristik ibu yang memberikan makanan pendamping ASI. Metode penelitian deskriptif dengan populasi semua ibu anggota Posyandu Delima RW 04. menggunakan sampel sebanyak 30 responden. Teknik sampling menggunakan sampling jenuh, semua responden digunakan. Variabel penelitian ini adalah karakteristik ibu yang memberikan makanan pendamping ASI, menggunakan instrumen berupa kuesioner karakteristik ibu dan pengetahuan dalam pemberian makanan pendamping ASI. Analisis statistik menggunakan ASDPP. Hasil karakteristik ibu yang memberikan makanan pendamping ASI sebagai berikut: Pendidikan terakhir sebagian besar (76,7%) adalah perguruan tinggi. Usia responden sebagian besar (80%) antara 26 tahun sampai dengan 35 tahun. Pekerjaan lebih dari 50% (63,3%) adalah ibu rumah tangga. Mayoritas (96,7%) Responden pernah mendapat informasi tentang pemberian makanan pendamping ASI, lebih dari 50% (67%) responden memiliki tingkat pengetahuan (tahu) baik tentang pemberian makanan pendamping ASI di Posyandu Delima RW 04 Kelurahan Tropodo Kecamatan Waru Sidoarjo. Berdasarkan data diatas perlunya meningkatkan edukasi atau penyuluhan pada posyandu terutama dimeja 4 serta diberi leaflet atau brosur yang bisa dibawa pulang untuk mengingat kembali di rumah. Tindakan ini untuk memperjelas informasi yang diperoleh ibu-ibu dari media sosial.
DEGREE OF ANXIETY FOR COVID-19 SURVIVORS AT SANGLAH HOSPITAL DENPASAR Silvia Ni Nyoman Sintari; Kiki Rizki Fista Andriana; Yunus Adi Wijaya
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i1.221

Abstract

During the current COVID_19 pandemic, patients treated in isolation rooms are required to undergo treatment separately from their families and are regularly monitored by medical officers. The survivors of COVID_19 were brought together in a tight situation guarded by health workers. Causes direct communication deficits, symptoms of depression, and anxiety in patients.. This study aims to determine the degree of anxiety in COVID_19 survivors at Sanglah Hospital Denpasar. This study uses a quantitative descriptive design with an observational descriptive approach. The research sample uses the consecutive sampling technique. The data collection instrument to measure the patient's level of anxiety is the DASS anxiety questionnaire. The results obtained from 54 respondents mostly experienced moderate anxiety, as many as 37 people (68.5%). Women of productive age are more prone to anxiety than men because they use emotional feelings more often in dealing with various things. Health workers can provide facilities and create situations that can help patients by increasing a sense of comfort and calm so that anxiety responses can be minimized and prevented.
EFEKTIVITAS KONJAK UMBI PORANG (Amorphophallus oncophyllus) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL PENURUN KOLESTEROL PADA LANSIA Devanus Devanus Lahardo; Ida Ayu Preharsini Kusuma; Ellyvina Setya Dini
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i1.222

Abstract

ABSTRAK Penyakit yang terbanyak pada lansia adalah penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, hiperkolesterol, kencing manis, stroke, rematik dan cedera. Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas umbi porang (Amorphophallus oncophillus) terhadap kadar kolesterol pada penderita kolesterolemia. Penelitian menggunakan desain penelitian murni (rancang acak sederhana) dengan the pretest and postest control grup design, pengambilan data dilakukan di awal dan di akhir sebelum dan sesudah penderita mengkonsumsi umbi porang (Amorphophallus oncophillus) dalam bentuk olahan mie Shirataki dalam waktu 2 (dua) minggu. Populasi dalam penelitian ini seluruh lansia yang ada di Posyandu Lansia Sri Untari 2 Desa Banjararum sejumlah 62 orang. Subyek penelitian 48 orang yang memenuhi kriteria inklusi teridiri dari 24 orang kelompok kontrol dan 24 orang kelompok perlakuan. Hasil penelitian dianalisis menggunakan Uji T berpasangan didapatkan pada kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan usia 60-65 tahun hari ke-1 dan hari ke-14 diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,385 sehingga menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan (sig > 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan pada lansia berumur 60-65 tahun mampu menghasilkan kadar kolesterol yang sama dengan kelompok kontrol pada hari ke-14. Selanjutnya lansia usia 66-70 tahun hari ke-1 dan hari ke-14 diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,905 sehingga menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan (sig > 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan pada lansia berumur 66-70 tahun mampu menghasilkan kadar kolesterol yang sama dengan kelompok kontrol pada hari ke-14. Saran bagi penderita hiperkolesterolmia diharapkan untuk menerapakan pola diit dalam pengaturan nutrisinya dengan pemanfaatan umbi porang dalam bentuk olahan mie sebagai bahan pangan fungsional
Hubungan Tingkat Pengetahuan,Tingkat Pendidikan Dan Tingkat Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Dalam Menjalankan PSBB Di Komunitas Gereja GBKP Cikarang Tahun 2020 Rupianta br Karo; Stefanus Andang Ides; Wilhelmus Hary Susilo
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i1.226

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan salah satu Negara yang terdampak pandemi Covid-19, penyebaran virus yang cepat mengharuskan pemerintah membuat kebijakan PSBB, yang dampaknya sangat mempengaruhi seluruh tatanan kehidupan, baik secara fisik maupun psikologis. Upaya membatasi mobilitas penduduk, pengurangan jam operasional kerja, mengakibatkan kegiatan bisnis menurun, akibatnya terjadi pemutusan hubungan kerja. Hal ini menimbulkan rasa cemas dan khawatir keluarga akan ketidakpastian hidup yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat pengetahuan,tingkat pendidikan dan tingkat sosial ekonomi keluarga dengan tingkat kecemasan keluarga dalam menjalankan PSBB di komunitas gereja GBKP Cikarang. Metode penelitian dengan analitik observasional dengan pendekatan cross secsional terhadap 53 keluarga di komunitas Gereja GBKP Cikarang. Instrumen penilaian kecemasan menggunakan Zung Self- rating Anxiety Scale dan kuisioner pengetahuan tentang PSBB, yang teruji validitas dan reliabilitas. Analisa data menggunakan uji kendall tau c untuk mengetahui korelasi tingkat pengetahuan,tingkat pendidikan, tingkat sosial ekonomi dengan kecemasan. Hasil uji staistik kendall tau c didapatkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan nilai p 0,018<0,05, tingkat pendidikan dengan nilai p 0,00<0,05 dan tingkat sosial ekonomi dengan nilai p 0,00<0,05. Disimpulkan ada hubungan tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, tingkat sosial ekonomi dengan tingkat kecemasan keluarga dalam menjalankan PSBB. Kata Kunci: PSBB, Tingkat Pengetahuan, Tingkat Pendidikan, Tingkat Sosial Ekonomi ,Tingkat Kecemasan
Pengaruh Pemakaian Transparent Dressing Terhadap Luka Tekan Pasien Acute Decompensated Heart Failure Yuliati Yuliati; Ilona Veronika Munte
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 1 (2022): Maret
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i1.227

Abstract

Acute Decompensated Heart Failure (ADHF) adalah sindrom klinis dengan tanda-tanda atau gejala gagal jantung yang memburuk yang membutuhkan rawat inap dalam waktu lama. ADHF dipandang sebagai eksaserbasi kronis Heart Failure akibat dari kelebihan volume. Lamanya tirah baring akan menyebabkan kerusakan integritas kulit, seperti abrasi dan luka tekan. Luka tekan sebagai cedera lokal pada kulit atau jaringan di bawahnya, biasanya di atas penonjolan tulang, atau tekanan kombinasi dengan gesekan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemakaian transparan dressing terhadap luka tekan pasien ADHF. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitaif dengan metode kuasi eksperimental, yaitu rancangan penelitian yang digunakan untuk mengetahui suatu gejala atau pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien dengan diagnosa ADHF yang dirawat di ruang Intermediet di RS Jantung Harapan Kita. Teknik pengambilan sampel dengan non-probability sampling dengan teknik accidental sampling yaitu mengambil kasus atau responden yang kebetulan ada atau tersedia sebanyak 40 responden. Intrument yang digunakan lembar observasi skala braden untuk mengobservasi luka tekan NPUAP 2016. Diperoleh hasil 67,6% laki-laki, kejadian luka tekan berat sebelum intervensi 32,5%, luka tekan sedang 42,5% dan luka ringan 25%. Setelah diberikan intervensi kejadian luka tekan berat menjadi 2,5%, luka tekan sedang 27,5% dan luka tekaan ringan menjadi 70% sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh pemakaian transparent dressingpada kejadian luka tekan pasien ADHF. Penggunaan transparan dressing pada daerah yang tertekan dapat mengurangi derajat luka tekan meluas.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan Penyakit Covid-19 Terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan Universitas Kristen Indonesia Jakarta Timur Yanti Anggraini
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 2 (2022): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i2.243

Abstract

Abstrak Latar Belakang Penyakit Covid-19 merupakan penyakit baru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Corona Virus- 2 dimana penyakit ini telah menjadi pandemik dan harus diwaspadai karena tingkat penularan relatif cepat. Karena tugas yang menumpuk, mahasiswa berkumpul bebas dan tidak melakukan jaga jarak dalam mengerjakan tugas, sehingga mahasiswa mudah terjangkit penyakit Covid-19. Diperlukan edukasi tentang pencegahan penyakit Covid-19 ke mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan mahasiswa perawat. Metode Metode penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner pre dan post sebelum dan sesudah intervensi edukasi kesehatan tentang pencegahan penyakit Covid-19 sebanyak 43 mahasiswa Prodi DIII Keperawatan Universitas Kristen Indonesia Tingkat 1,2 dan 3. Hasil Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya perbedaan peningkatan tingkat pengetahuan mahasiswa perawat sebelum dan sesudah intervensi pemberian edukasi tentang penyakit Covid-19 di Universitas Kristen Indonesia dengan P-Value = 0,029 (P < 0,05). tidak ada hubungan antara usia terhadap perubahan tingkat pengetahuan mahasiswa perawat dengan P-Value = 0,608 (<0,05). Tidak ada hubungan antara Jenis Kelamin terhadap perubahan tingkat pengetahuan mahasiswa perawat dengan P-Value = 0,156. Tidak ada hubungan antara Pendidikan Terakhir terhadap perubahan tingkat pengetahuan mahasiswa perawat dengan P-Value = 0,182. Tidak ada hubungan antara Tingkat Semester terhadap perubahan tingkat pengetahuan mahasiswa perawat dengan P-Value = 0,700. Kesimpulan Edukasi kesehatan mempengaruhi perubahan tingkat pengetahuan tentang pencegahan penyakit Covid-19 sebelum dan sesudah intervensi. Disarankan agar institusi pendidikan atau tenaga kesehatan sering memberikan edukasi kesehatan tentang pencegahan penyakit Covid-19 ke mahasiswa jurusan lain, kampus lain bahkan masyarakat umum. Kata Kunci: Edukasi, Mahasiswa, Covid-19
STRATEGI PENCEGAHAN PADA KECEMASAN PERAWAT DALAM PENANGANAN PASIEN SELAMA PANDEMI COVID-19 Ardiansyah Ardi
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 2 (2022): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i2.244

Abstract

Covid-19 adalah jenis baru dari coronavirus, hal ini membuat petugas perawat dalam memberi pelayanan lebih sulit dalam kondisi normal, rasa takut tertular menjadi salah satu pemicu masalah psikologis yang dapat menimbulkan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang strategi pencegahan pada kecemasan perawat dalam penanganan pasien selama pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method mengunakan model embedded design, metode penelitian yang mengkombinasikan metode kualitatif dan kuantitatif sekaligus. Teknik penentuan sampel menggunakan kuota sampling. Metode kualitatif dalam penelitian ini untuk memperoleh gambaran strategi pencegahan kecemasan perawat, dengan melakukan wawancara mendalam (in-depth interview) pada 6 partisipan perawat yang di ambil dari total sampel tersebut. Dan peneliti juga menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur tingkat kecemasan pada 113 perawat dengan kuesioner Zung-Self Anxiety Rating Scale (ZSAS) yang disebar melalui google form. Penelitian ini menghasilkan 5 tema yaitu : 1) Kecemasan perawat, 2) Upaya perlindungan diri, 3) Peran orang terdekat, 4) Selalu berfikir positif dan melakukan kegiatan spiritual, 5) Melakukan kegiatan yang menyenangkan dan melakukan aktivitas fisik. Dan dari total 113 perawat yang bekerja di setiap masing-masing ruangan berbeda, rata-rata memiliki tingkat kecemasan ringan dan sedang. Dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat ada beberapa cara atau stategi yang dilakukan perawat, yang mana telah berhasil dikendalikan dalam mengatasi kondisi kecemasan, pada saat menangani pasien selama pandemi covid -19. Diharapkan perawat dapat mengenali lebih dalam masing-masing dari strategi pencegahan yang ada, agar dapat memilih dan menerapkan strategi pencegahan yang sesuai sehingga dapat menyelesaikan permasalahan ansietasnya dengan efektif.
HUBUNGAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM DENGAN ANSIETAS MAHASISWA TINGKAT IV DALAM MENYUSUN SKRIPSI DI PRODI NERS STIKES SANTA ELISABETH MEDAN TAHUN 2022 Risa Br Tarigan
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 2 (2022): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i2.247

Abstract

Ansietas suatu respon emosional yang terlihat langsung dari tubuh maupun perilaku individu yang dipengaruhi oleh alam bawah sadar yang diketahui secara khusus faktor penyebab terjadinya ansietas. Faktor penyebab ansietas terdiri dari banyak ciri fisik, kognisi, dan perilaku. Relaksasi nafas dalam suatu tindakan melakukan inspirasi dan ekspirasi secara maksimal, sehingga menstimulasi reseptor regang paru secara perlahan, merangsang saraf parasimpatis dan menghambat saraf simpatis. Penyusunan skripsi dapat diketahui bahwa mahasiswa yang mampu menulis skripsi dianggap mampu memadukan pengetahuan dan ketrampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan teknik relaksasi nafas dalam dengan ansietas mahasiswa tingat IV dalam menyusun skripsi di prodi Ners STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasi dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 114 responden, dengan jumlah sampel 103 reponden. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian diperoleh bahwa teknik relaksasi nafas dalam saat menyusun skripsi memiliki kategori baik sebanyak 67,0% dan tingkat ansietas responden dalam kategori sedang sebanyak 59,2% dari 103 responden. Hasil uji spearman rank dengan p-value 0,026 (p<0,05) dinyatakan ada hubungan teknik relaksasi nafas dalam dengan ansietas mahasiswa tingkat iv dalam menyusun skripsi di prodi ners stikes santa elisabeth medan tahun 2022. Penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu sumber dan pengembangan ilmu tentang hubungan teknik relaksasi nafas dalam dengan ansietas mahasiswa dalam menyusun skripsi.
PROFIL PENGELOLAAN OBAT DI GRIYA LANSIA HUSNUL KHATIMAH KEC. WAJAK KAB. MALANG (ANALISIS FENOMENOLOGI) Devanus Devanus Lahardo; Ani Riani Hasana; Veronica Tindaon
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 2 (2022): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i2.255

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan data Susenas, jumlah lansia di Jawa Timur telah mencapai 4,45 juta jiwa. Populasi lanjut usia di Kabupaten Malang termasuk cukup tinggi. Menurut data, pada tahun 2018 jumlah lanjut usia Kab. Malang mencapai 8,57% (Badan Pusar Statistik, 2018). Dalam kehidupan sehari-hari ketidakpatuhan dan kepatuhan dipengaruhi oleh interaksi nilai yang diyakini oleh seorang lansia, pengetahuan dan pengalaman hidup lansia, dukungan keluarga, kemampuan tenaga profesional dalam mengajarkan dan menganjurkan sesuatu, serta komplesitas cara dan aturan hidup yang diterapkan oleh lansia yang berhubungan dengan konsep diri lansia. Berdasarkan fenomena tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian kualitatif mengenai profil pengalolaan obat di Griya Lansia Husnul Khatimah Kec. Wajak. Kab.Malang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pengelolaan obat mrliputi cara mendapatkan obat, pelayanan yang diberikan dan cara penggunaan obat. Pengambilan data dilakukakan dengan wawancara mendalam ( in depth interview), dan peneliti sebagai instrumen penelitian. Hasil wawancara partisipan dianalisis, menentukan kata kunci, menyusun sub tema dan menentukan tema utama. Hasil : didapat 8 sub tema yang menghasilkan 4 tema yaitu : pengalaman empiris, kerjasama, tidak mengambil resiko dan komunikasi terapeutik. Kesimpulan dengan kerjasama yang baik membuat lansia tidak kekurangan obat serta melalui pengalaman para perawat dan caregiver mampu mendistribusikan dan peyimpanan obat dengan tepat dan baik. Saran dari penilitian ini adalah bagi penelitian selanjutnya meneliti mengenai analisis faktor yang berhubungan dengan keberhasilan pengobatan di Griya Lansia Kata Kunci : pengalaman,lansia,petugas kesehatan, pengelolaan obat
ANALISIS FAKTOR DAN SITUASI YANG BERPENGARUH TERHADAP PERILAKU PREVENTIF PENYEBARAN COVID-19 PADA ANAK USIA PRESCHOOL DAN USIA SEKOLAH DI DUSUN PANDANSATI KECAMATAN PONCOKUSUMO KABUPATEN MALANG Yafet Pradikatama Prihanto; Maria Prieska Putri Panglipur Ati; Nadia Oktiffany Putri
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 4 No 2 (2022): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v4i2.257

Abstract

ABSTRAK Pandemi Covid-19 menyebabkan beberapa gangguan fungsi kehidupan pada anak prasekolah dan sekolah antara lain gangguan fisik, dan gangguan perkembangan diantaranya terhambatnya aktifitas fisik, sosialisasi, kognitif, emosi, serta kepribadian anak, hingga dapat mengganggu masa depan anak sebagai dampak jangka panjangnya. Hal tersebut harus diidentifikasi situasi serta faktornya agar dapat segera dilaksanakan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Situasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan Covid-19 pada anak usia pra-sekolah dan sekolah di desa Pandansari. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non eksperimental dengan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada anak usia 4-12 tahun di dusun Pandansari, Kabupaten Malang dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tentang kesehatan umum (ghq-28); kuesioner pengetahuan tentang pencegahan COVID-19; kuesioner kepercayaan terhadap profesi keperawatan; kuesioner sikap terhadap COVID-19; kuesioner persepsi risiko infeksi COVID-19; kuesioner tingkat keparahan yang dirasakan dari COVID-19; kuesioner kemanjuran diri yang dirasakan dari pencegahan COVID-19; kuesioner ketahanan; kuesioner dukungan sosial yang dirasakan; kuesioner aksesibilitas layanan kesehatan serta kuesioner perilaku pencegahan COVID-19. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara atau laporan dari orang tua responden. Analisis data menggunakan SEM. Hasil penelitian ini adalah Goodness of Fit pada SEM hasil dari pengolahan AMOS diperoleh nilai c2 (chi-square)/ df sebesar 12,91 cukup besar (≤ 3) antar variabel yang berarti model belum fit. Selanjutnya, nilai NFI sebesar 0,912 (0,90-0,95), nilai TLI sebesar 0,887 (≥0,90), nilai CFI sebesar 0,918 (≥0,90), dan nilai GFI sudah cukup tinggi sebesar 0,996 (≥0,90) sehingga menunjukkan bahwa model hipotesa sudah fit/ sesuai. Adapun nilai factor loading pada masing-masing konstruk sudah baik (≥ 0,50). Faktor Predisposisi, factor penguap, factor pemungkin berpengaruh positif terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19. Nilai Standardize estimates yang dihasilkan adalah 0,26 (p < 0.01) yang menujukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Faktor Predisposisi Perilaku Pencegahan Covid-19. Nilai Standardize estimates yang dihasilkan adalah 0,26 (p < 0.01) yang menujukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Faktor Predisposisi terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19. Kata Kunci : anak, pra-sekolah, sekolah, pencegahan penyebaran, covid-19

Page 5 of 11 | Total Record : 106