cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
KARAKTERISTIK PASIEN PASCA STROKE DENGAN GEJALA DEPRESI DI RS BHAYANGKARA MAKASSAR Lalu, Hermawan Ranova; Darussalam, Andi Husni Esa; Kadir, Akhmad; Jafar, Muh Alfian
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24766

Abstract

Stroke adalah  keadaan dimana hilangnya sebagian atau seluruh fungsi neurologis (defisit neurologik fokal atau global) yang terjadi secara mendadak, dan berlangsung   lebih dari 24 jam. Depresi secara signifikan lebih sering terjadi pada pasien stroke. Studi longitudinal sistematis  pertama dari depresi pasca-stroke menemukan tingkat keparahan gangguan dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, fungsi sosial, dan fungsi kognitif yang terkait dengan depresi pasca-stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien pasca stroke dengan gejala depresi berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis stroke, dan tingkatan gejala depresi di RS Bhayangkara Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan potong lintang. Teknik pengumpulan data digunakan data primer melalui wawancara dan pengisian kuesioner BDI II. Dari penelitian ini didapatkan 100 sampel pasien, dengan karakteristik pasien pasca stroke dengan gejala depresi berdasarkan usia paling banyak >60 tahun dengan jumlah 42 orang. Karakteristik berdasarkan jenis kelamin paling banyak didapatkan pada perempuan dengan jumlah 52 orang. Karakteristik  berdasarkan pendidikan paling banyak didapatkan pada pendidikan SMA dengan jumlah 39 orang. Karakteristik berdasarkan jenis stroke paling banyak didapatkan pada stroke iskemik 84 orang. Karakteristik berdasarkan tingkatan gejala depresi didapatkan gejala depresi ringan paling banyak dijumpai dengan jumlah 56 orang.
EVALUASI EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TELEDENTISTRY PADA PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MASA PANDEMI COVID19 – SISTEMATIK REVIEW Eszwara, Wendy; Basabih, Masyitoh
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24854

Abstract

Pandemi COVID-19 membawa dampak yang sangat banyak terhadap berbagai aspek, tidak terkecuali pada pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Sejumlah prosedur perawatan dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut dapat memicu terjadinya droplets dan aerosol sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan COVID-19. Berbagai upaya dilakukan untuk memberikan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat pada masa pandemi saat ini sehingga dapat membatasi rute penularan virus. Teledentistry menjadi alternativ sebuah praktik dalam menegakkan dan merencanakan perawatan dari jarak jauh oleh tenaga medis dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Peran teledentistry menjadi sebuah solusi dalam menyebarkan informasi dengan cepat kepada masyarakat pada masa pandemi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk evaluasi penggunaan teledentistry sebagai akses pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada masa pandemic COVID-19. Metode penelitian dilakukan dengan Systematic Review dengan pencarian manual data base melalui scopus, sciencedirect, proquest, dan pubmed dari tahun 2017-2023 yang berkaitan dengan teledentistry pada masa pandemi. Hasil penelitian diperoleh bahwa penggunaan teledentistry pada masa pandemi COVID-19 memberikan keefektifitasan menegakkan diagnose, penghematan biaya, serta dokter gigi dapat membantu proses konsultasi dan penjadwalan waktu yang tepat untuk dilakukan perawatan. Teledentistry merupakan solusi yang efektif dilakukan dimasa pandemi untuk mengurangi penyebaran virus sehingga dapat membantu masyarakat dalam melakukan konsultasi mengenai masalah kesehatan gigi dan mulut.
UPAYA PENURUNAN KASUS TUBERKULOSIS DI DESA SINDANG JAYA, WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINDANG JAYA, KECAMATAN SINDANG JAYA, KABUPATEN TANGERANG, PROVINSI BANTEN Hasan, Rizqy Lazuardy; Ernawati, Ernawati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24910

Abstract

Penularan Tuberkulosis Paru yang mudah masih menjadi masalah kesehatan yang perlu penanganan holistik. Indonesia menempati negara tertinggi ke-II di dunia dengan jumlah 969.000 kasus per tahun (Global Health Report, 2022). Pada tahun 2023, terjadi peningkatan jumlah kasus baru di wilayah kerja Puskesmas Sindang Jaya menjadi sebanyak 100 kasus. Maka, perlu dilakukan identifikasi dan evaluasi terkait adanya peningkatan kasus ini. Mengetahui penyebab dan mampu memberikan intervensi yang mendukung penurunan kasus baru TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Sindang Jaya. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan diagnosis komunitas. Dilakukan analisis situasi untuk menentukan masalah, Paradigma Blum untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan metode non-skoring (Teknik Delphi) untuk prioritas masalah. Akar penyebab masalah ditentukan melalui Fishbone Diagram. Log Frame Goal dan Plan of Action digunakan untuk perencanaan intervensi. Intervensi berupa skrining dan edukasi mengenai TB Paru. Kegiatan skrining menemukan beberapa suspek kasus TB paru yang dirujuk ke puskesmas untuk penegakan diagnosis pasti. Untuk yang terkonfirmasi segera dilakukan terapi untuk mencegah penularan lebih lanjut, sehingga peningkatan kasus baru TB paru dapat dicegah. Peningkatan pengetahuan dari hasil edukasi mengenai TB melalui penyuluhan dan penyebaran leaflet. Hal ini terbukti dari 92% peserta edukasi yang mampu memahami mengenai TB Paru. Setelah dilakukan pendekatan dengan diagnosis komunitas, ditemukan kasus baru suspek TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Sindang Jaya. Intervensi yang dilakukan diharapkan mampu menurunkan angka kasus baru TB Paru di wilayah tersebut.
PERAN JKN UNTUK ELIMINASI TUBERKULOSIS DI INDONESIA Karima, Khaula; Oktamianti, Puput
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24969

Abstract

Global TB Report tahun 2023 mencatatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita TBC terbanyak ke-dua di dunia. Indonesia berkomitmen menuju eliminasi TBC di tahun 2030.  Program JKN yang salah satunya diselenggarakan BPJS Kesehatan telah mengalami perkembangan dan menerapkan sentralisasi dalam implementasinya.   Peran dan capaian JKN membuat dukungan BPJS Kesehatan berpotensi untuk mendorong percepatan eliminasi TBC di tahun 2030. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi dan upaya yang dilakukan oleh JKN bersama Program TBC Nasional untuk mendukung eliminasi TBC. Metode penelitian menggunakan scoping review dengan mengelaborasi data sekunder, kemudian dilakukan analisis isi.  Hasil penelitian menunjukkan JKN berpotensi untuk mendorong eliminasi TBC yang juga akan berkontribusi pada keberlanjutan finansial program JKN.  Potensi dan upaya yang dilakukan untuk mendukung eliminasi TBC diantaranya melalui penguatan promotif preventif TBC, penguatan kualitas pengobatan TBC melalui Strategic Health Purchasing, penguatan kerja sama dengan pihak swasta, dan peningkatan kualitas.
FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BUHIT Panjaitan, Finta Berliana; Wandra, Toni; Sirait, Asima
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25046

Abstract

Upaya percepatan penurunan AKI dan AKB pemerintah telah membuat kebijakan agar setiap ibu mampu mengakses pelayanan kesehatan yang berkualitas, pada ibu hamil mendapatkan pelayanan Antenatal Care yang berkualitas dan terpadu mencakup 10 T (timbang berat badan & ukur tinggi badan tekanan darah diperiksa tetapkan status gizi tinggi fundus uteri diperiksa tentukan presentasi janin & detak jantung janin, berikan vaksinasi tetanus, pemberian tablet zat besi, tes laboratorium rutin dan khusus, tata laksana khusus, temu wicara) dan diberikan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Tujuan penelitian untuk untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC di wilayah kerja Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir tahun 2023. Jenis penelitian dengan studi analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu dengan usia kehamilan (37-40 minggu) yang berada di wilayah kerja Puskesmas Buhit ada sebanyak 102 orang dimana sampel dengan total populasi. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square dan selanjutnya menggunakan regresi logistik untuk melihat faktor paling berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p=0.000), sikap (p=0.000), dan tidak ada hubungan umur (p=0.408).
FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN PERSALINAN DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KABUPATEN SAMOSIR Sitinjak, Mawarisa; Wandra, Toni; Siregar, Laura M
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25047

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan layanan kesehatan suatu negara. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil melakukan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Puskesmas Sirait, Kabupaten Samosir tahun 2023. Jenis penelitian adalah cross-sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh ibu pasca bersalin yang memiliki bayi usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Sirait, Kecamatan Nainggolan, yaitu sebanyak 153 orang. Jumlah sampel adalah total populasi. Analisis yang digunakan terdiri dari analisis univariat untuk menentukan proporsi kategori variabel dependen dan distribusi frekuensi kategori masing-masing variabel independen, analisa bivariat untuk mengetahui hubungan masing-masing variabel independen dengan variabel dependen menggunakan uji chi-square, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pendidikan (p = 0.024), pengetahuan (p < 0.001) dengan kepatuhan ibu hamil melakukan persalinan di fasilitas kesehatan. Pendidikan ibu merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kepatuhan ibu bersalin di fasilitas kesehatan, kemudian berturut-turut diikuti pengetahuan ibu.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2023 Paulinaria, Paulinaria; Nababan, Donal; Tarigan, Frida Lina Br
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25048

Abstract

Kejadian stunting pada balita masih banyak terjadi di Kabupaten Samosir sehingga dapat menghambat upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan pembangunan kualitas sumber daya manusia untuk itu Pemerintah Kabupaten Samosir sudah membuat Rencana Aksi Daerah (RAD) percepatan penurunan stunting, yang selanjutnya RAD tersebut di Perbupkan yaitu Peraturan Bupati Samosir No. 67 Tahun 2022 tentang percepatan penurunan stunting Kabupaten Samosir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Samosir. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan informan dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada 5 orang informan yaitu Kabid Sosial Budaya pada Bappeda Litbang, Kepala Dinas pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan  Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan, Kepala bidang Kesehatan masyarakat pada Dinas Kesehatan Kab Samosir dengan, Kepala Dinas Sosial dan Pemerintah Desa Kabupaten  Samosir dan Kepala Puskesmas selanjutnya di tambah dengan data –data pendukung dari OPD terkait.  Analisa data dengan reduksi data, menyajikan data serta menarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi kurang maksimal belum tersampaikan dengan tepat kepada pelaksana kegiatan. Untuk Sumber daya masih belum optimal. Untuk Disposisi atau kriteria pelaksana sudah maksimal pada level pimpinan mereka berkeja sesuai dengan arahan pimpinan dan perbub ini. Tetapi pada kriteria pelaksana belum maksimal. Stuktur birokrasi yang terlaksana di setiap Organisasi Perangkat Daerah terkait Peraturan bupati ini sudah optimal dengan adanya masalah dan kendala terkait birokrasi dapat atasi oleh OPD tersebut.
FAKTOR FAKTOR BERHUBUNGAN KEJADIAN KARIES GIGI ANAK SD NEGERI 2 & NEGERI 14 AEKSIPITUDAI Simarmata, Rawaty; Hidayat, Wisnu; Johansen, Johansen
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25051

Abstract

Masalah kesehatan gigi yang paling sering terjadi pada anak adalah karies gigi. Keadaan  kebersihan mulut anak lebih buruk dan anak lebih banyak makan makanan dan minuman yang menyebabkan karies di banding orang dewasa. Efek buruk dari sering mengkonsumsi makanan manis terhadap kesehatan gigi dapat menyebabkan karies gigi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karies gigi pada anak sekolah dasar di SD Negeri 2 dan SD Negeri 14 Aeksipitudai Kabupaten Samosir tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian seluruh adalah seluruh siswa beserta orang tua siswa di SD Negeri 2 dan SD Negeri 14 Aeksipitudai total siswa sebanyak 165 orang dengan sampel penelitian total populasi. Penelitian ini menggunakan uji Chi-square dan selanjutnya menggunakan regresi logistik untuk melihat faktor paling berpengaruh. Hasil penelitian menunjukkan ada berhubungan frekuensi sikat gigi (p=0.009) dan tidak ada hubungan waktu mengosok gigi (p=0.393) dengan kejadian kareis gigi.
ANALISIS KETIDAKPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN DI RUMAH SAKIT PUTRI HIJAU KESDAM I/BB MEDAN TAHUN 2020 Rivany, Hany Athaya Syifa; Nababan, Donal; Manurung, Kesaktian; Ginting, Daniel; Sipayung, Rosetty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25090

Abstract

Permasalahan penting yang berkaitan dengan kepuasan pasien yang perlu diperhatikan oleh rumah sakit adalah kualitas layanan dengan indikator bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati diberikan petugas kesehatan kepada pasien sehingga tercipta kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketidakpuasan pasien dengan mutu pelayanan ditinjau dari dimensi tangible (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (perhatian) di Rumah Sakit Putri Hijau Kesdam I/BB Medan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Putri Hijau Kesdam I/BB Medan pada bulan Februari-Maret 2020 berjumlah 311 pasien peserta BPJS Kesehatan, dengan jumlah sampel sebanyak 75 orang (accidental sampling). Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan pada dimensi bukti fisik/tangible (p value < 0,001), reliability/kehandalan (p < 0,004), responsiveness/daya tanggap (p < 001), assurance/jaminan (p < 0,002) dan empathy/perhatian (p <0,05) dengan kepuasan pasien rawat jalan BPJS di Rumah Sakit Putri Hijau Kesdam I/BB Medan. Dengan demikian diharapkan Rumah Sakit Putri Hijau Kesdam I/BB Medan agar meningkatkan mutu pelayanannya kepada pasien untuk menciptakan kepuasan pasien.
HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN DIARE Pramuja, Ramona Agustiani; Candrasari, Anika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25096

Abstract

Diare merupakan penyakit umum yang mempunyai risiko menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang seringkali mengakibatkan kematian. Diperkirakan 1,7 miliar kasus diare terjadi setiap tahunnya, dengan angka kematian 1,5 juta orang. Faktor lingkungan dan faktor sosial ekonomi merupakan 2 dari sekian banyak faktor yang mempengaruhi kejadian diare. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan dan sosial ekonomi dengan diare. Penelitian ini berlangsung pada bulan Oktober hingga November 2023 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jatisrono II, Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian berupa observasional analitik cross-sectional. Metode menggunakan Purposive sampling dengan sampel sebanyak 60 responden. Kuesioner sarana pembuangan sampah dan kualitas sumber air serta data rekam medis sebagai alat ukur penelitian ini. Metode analisis data yang dipergunakan dalam penelitian adalah univariat, bivariat (uji chi-square) dan multivariat (uji regresi logistik). Hasil analisis bivariat ditemukan bahwa faktor lingkungan berupa sarana pembuangan sampah tidak berhubungan dengan kejadian diare (P=0,796). Sedangkan faktor lingkungan berupa kualitas sumber air berhubungan dengan kejadian diare (P=0,020). Faktor sosial ekonomi berupa pendidikan berhubungan dengan kejadian diare (P=0,038) dan faktor sosial ekonomi berupa pendapatan juga berhubungan dengan kejadian diare (P=0,011). Hasil multivariat ditemukan bahwa faktor lingkungan berupa kualitas sumber air berpengaruh terhadap kejadian diare (Exp B) sebesar 6,444 dan faktor sosial ekonomi berupa pendapatan berhubungan dengan kejadian diare (Exp B) 11,331. Terdapat hubungan antara kualitas sumber air dan pendapatan dengan kejadian diare. Sedangkan sarana pembuangan sampah dan tingkat pendidikan tidak berhubungan dengan kejadian diare.

Page 62 of 216 | Total Record : 2155