cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSKESMAS TABANAN I KABUPATEN TABANAN Budiari, Ni Wayan; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Utarini , Gusti Ayu Eka
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24527

Abstract

ASI eksklusif merupakan pemberian ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulan tanpa cairan tambahan ataupun makanan tambahan. Ketidakberhasilan pencapaian target ASI eksklusif, disebabkan beberapa faktor antara lain tidak adanya dukungan suami, keluarga, dan tenaga kesehatan. Tujuan Penelitian ini mengetahui gambaran pemberian ASI eksklusif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu memiliki bayi usia lebih dari 6 bulan dengan jumlah 176 orang. Sampel berjumlah 70 orang dan pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pelaksanaan penelitian akan dilaksanakan pada bulan Februari-April 2023. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan kuesioner menggunakan analisis univariat bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Responden berusia 20-35 tahun yaitu 57 responden (81,4%), tingkat pendidikan tinggi yaitu 51 responden (72,9%), tingkat pengetahuan baik yaitu 40 responden (57,1%), responden yang mendapatkan dukungan dari suami dan keluarga 22 orang (31,4%), responden yang kurang mendapatkan dukungan suami dan keluarga yaitu 48 orang (68,8%), mendapatkan dukungan dari petugas kesehatan 57 orang (81,4%), dan responden dengan ketepaparan susu formula 51 responden (72,9%). Kesimpulannya bahwa ketidakberhasilan pemberian ASI eksklusif dan masih adanya ketepaparan susu formula karena kurangnya dukungan suami dan keluarga.
PERBEDAAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI SEBELUM DAN SESUDAH HERBAL THERAPY COMPRESS BALL PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 2 TABANAN Wulandari, Putu Pradnya; Suarniti, Ni Wayan; Utarini, Gusti Ayu Eka
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24562

Abstract

Dysmenorrhea occurs in 90% of Indonesian women, and 10% experience severe dysmenorrhea that interferes with daily activities. Dysmenorrhoea can be treated pharmacologically and non-pharmacologically. One non-pharmacological treatment is using herbal therapy compress balls. The aim of this research was to determine the difference in the intensity of menstrual pain before and after herbal compress ball therapy in class X-XI female students at SMA Negeri 2 Tabanan. The design of this research is pre-experimental with a one group pretest-posttest design. The sampling technique used Non Probability Sampling, Purposive Sampling type with a total of 20 respondents. The instrument used was the NRS (Numeric Rating Scale) pain scale measurement sheet. The results of the data normality test showed that the data was not normally distributed, so the analysis used the Wilcoxon test. The results of data analysis show that there is a difference before and after the Herbal Therapy Compress Ball with a value of p = 0.000 (? < 0.05). The level of menstrual pain among young women obtained from the lowest pretest score was four and the highest score was six, and the median value was five. Meanwhile, the posttest results showed that the lowest score was one and the highest score was three, and the median was two. So it proves that there is a significant difference in the intensity of menstrual pain in young women before and after being given the Herbal Therapy Compress Ball.
PENGARUH AROMATERAPI LEMON SEBAGAI ADJUVAN MENGURANGI MUAL DAN MUNTAH PADA KEHAMILAN Darmayanti, Ni Kadek Riska; Suindri, Ni Nyoman; Dewi, I G. A. A. Novya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24568

Abstract

Mual dan muntah pada yang dialami ibu pada masa kehamilan disebabkan oleh peningkatan hormon Estrogen dan Human Chorionic Gonadotropine (HCG) dalam srum dari plasenta. Mual dan muntah juga dipengaruhi oleh keadaan psikis dan psikologis ibu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aromaterapi lemon sebagai adjuvan mengurangi mual dan muntah pada kehamilan. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan desain pre- test and post-test control group, dimana penelitian ini dilakukan dengan dua kelompok. Satu kelompok diberikan perlakuan dan kelompok lain sebagai kelompok kontrol, kemudian di observasi sebelum (pre- test) dan sesudahnya (post-test). Penelitian ini dilakukan pada 54 ibu hamil dengan menggunakan tehnik Consecutive sampling. Analisis bivariat untuk melihat perbedaan rata-rata frekuensi mual dan muntah ibu hamil pada kelompok kontrol dan perlakuan menggunakan Man-whiteney U. Hasil dari uji perbedaan kelompok kontrol dan intervensi diperolah nilai p value <0,001 ( <0,05) dari hasil tersebut menunjukkan pengaruh yang signifikan dari aromaterapi lemon untuk mengurangi mual dan muntah pada kehamilan. Aromaterapi lemon sangat baik diberikan untuk ibu hamil yang mengalami mual muntah dan mendapatkan vitamin B6. Saran peneliti agar ibu hamil dan pihak puskemas dapat menjadikan aromaterapi sebagai pengobatan penunjang.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU KENAKALAN REMAJA DI SMP NEGERI X SURAKARTA Tosanaji Adyuta Prasasti, Arya; Muhlisin, Abi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24571

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu masa perkembangan terpenting dalam kehidupan setiap manusia. Momen indah yang penuh dengan kegembiraan, keunikan, kesenangan dan kepuasan. Pola Asuh adalah suatu hubungan antara orang tua dan anak dimana tindakan tersebut sebagai bentuk perhatian atau kasih sayang orang tua terhadap anak dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kenakalan remaja di SMP Negeri 3 Surakarta. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif Deskriptif Korelatif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari dengan sampel sebanyak 71 responden dari populasi sebanyak 250 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode probability sampling dengan teknik proporsional random sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner, selanjutnya data di tabulasi dan dianalisis dengan menggunakan Uji Chi-square. hasil penelitian menunjukkan bahwa nila p value 0,003  dan p=<0,05). Dari hasil penelitian ini didapati kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku kenalan remaja di SMP Negeri 3 Surakarta. Pola asuh orang tua dapat mempengaruhi perilaku kenakalan pada remaja karena remaja juga memerlukan perhatian dan pengawasan yang lebih intensif untuk dapat menghindari perilaku yang kurang baik terhadap remaja dapat terjadi.
FAKTOR RISIKO PENYEBAB KEJADIAN COVID-19 PADA PETUGAS DI RSUP. DR. M. DJAMIL PADANG PERIODE JANUARI-DESEMBER TAHUN 2022 Martini, Rose Dinda; Semiarty, Rima; Yanti, Mendhel
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24577

Abstract

Coronavirus merupakan penyakit menular jenis baru yang menular dari manusia ke manusia. Petugas kesehatan bekerja sebagai garda terdepan dalam menangani pasien ditengah pandemi merupakan orang yang berisiko terpapar Covid-19. Pada tahun 2020, petugas RSUP Dr. M. Djamil Padang terkonfirmasi sebanyak 443 orang dan meningkat pada tahun 2021 menjadi 1072 orang dengan lokasi penularan 58,90% di dalam rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terpapar Covid-19 pada petugas di RSUP Dr. M. Djamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah petugas kesehatan RSUP Dr. M. Djamil sebanyak 375 responden. Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan terpaparnya petugas dengan Covid-19 dilakukan uji statistik dengan menggunakan chi-square dengan hasil ada hubungan yang signifikan antara jenis pekerjaan, zona pekerjaan, pemakaian APD lengkap, pemakaian APD sesuai dengan protokol, melepaskan APD sesuai dengan protokol, dan waktu yang biasa dihabiskan untuk berjalan, serta menilai kesehatan mental dan kesejahteraan secara keseluruhan (p < 0.05). Diharapkan manajemen rumah sakit dapat menerapkan pendekatan berbasis risiko yang berfokus pada kriteria-kriteria lain sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan aturan atau prosedur pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada petugas kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil.
LAPORAN KASUS: SKIZOFRENIA PARANOID Chian, Sung; Setyaningsih, Nur
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24585

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan psikotik yang memengaruhi fungsi dan ditandai dengan halusinasi, delusi, dan gangguan dalam berpikir, persepsi, dan perilaku. Skizofrenia ditandai dengan gejala positif seperti halusinasi, delusi, gangguan berpikir formal, dan gejala negatif seperti tidak dapat berkata-kata, anhedonia, dan kurangnya motivasi. Skizofrenia didefinisikan sebagai penyakit yang harus berlangsung paling sedikit 6 bulan. Skizofrenia mempengaruhi sekitar 1% populasi dunia dan merupakan salah satu penyakit medis paling mematikan. Meskipun pengobatan dapat memperbaiki gejala, pengobatan tersebut tidak mengembalikan fungsi normal pada sebagian besar pasien dan tidak cukup mengurangi penderitaan pasien dan keluarganya akibat kerusakan yang disebabkan oleh penyakit tersebut. Antipsikotik oral generasi kedua seperti aripiprazole, olanzapine, risperidone direkomendasikan untuk pengobatan awal psikosis akut. Ilustrasi kasus terdapat seorang pasien laki-laki usia 50 tahun dengan keluhan mendengara suara bisikan di telinga yang menyuruh untuk marah-marah yang tidak dapat di dengar orang lain. Tatalaksana pada pasien ini adalah risperidone 2x3 mg dan trihexyphenidil HCL 3x2 mg. Hasil dari penatalaksaan pada pasien yaitu adanya perbaikan klinis yang dapat diambil dari PANSS skor yang menurun sebanyak 38 persen. Kesimpulan laporan kasus ini adalah skizofrenia paranoid merupakan kasus yang mudah kambuh dan menjadi kronik sehingga memerlukan penatalaksanaan yang tepat agar dapat memperbaiki GAF skor.
GAMBARAN ASUPAN VITAMIN D DAN KALSIUM MAHASISWA FK UMI ANGKATAN 2020 Ananda Putri, Atika; Nurmadilla, Nesyana; Arlini Wello, Eny; Royani, Ida; Mutmainnah Musa, Inna
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24626

Abstract

Mikronutrien termasuk vitamin D dan kalsium merupakan elemen penting yang dibutuhkan manusia untuk mengatur sebagian besar koordinasi fungsi tubuh guna menjaga kesehatan. Defisiensi mikronutrien merupakan masalah kesehatan global yang berperan dalam meningkatan angka morbiditas dan mortalitas. Prevalensi defisiensi vitamin D di Indonesia mencapai 50% dari berbagai kalangan. Penelitian terbaru menyatakan asupan rata-rata kalsium di berbagai negara berada dibawah angka yang direkomendasikan, yakni kurang 400 mg/hari. Asupan kalsium harian yang tidak memadai berdampak buruk pada aspek struktural dan fisiologis tubuh. Vitamin D berperan penting dalam penyerapan kalsium dan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran asupan vitamin D dan kalsium mahasiswa FK UMI angkatan 2020 serta faktor yang memengaruhi pola asupan tersebut. Penelitian ini menggunakan mix method dengan SQ-FFQ dan wawancara mendalam. Sampel kuantitatif berjumlah 254 responden dan kualitatif 5 informan. Data kuantitatif dianalisis menggunakan analisis univariat sedangkan data kualitatif menggunakan analisis tematik. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 254 orang. Sebanyak 72,4% responden memiliki asupan harian vitamin D yang tidak adekuat dan 71,7% memiliki asupan kalsium harian yang tidak adekuat. Hasil penelitian kualitatif didapatkan faktor-faktor yang mempengaruhi asupan zat gizi meliputi pilihan makanan, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, preferensi makanan, lingkungan, pengetahuan, edukasi, iklan, interaksi sosial, dan keuangan. Mayoritas responden mengalami defisiensi vitamin D dan kalsium. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman bagi seluruh lapisan masyarakat mengenai dampak defisiensi nutrisi ini, dengan memperhatikan kompleksitas faktor personal dan lingkungan yang membentuk kebiasaan makan seseorang.
DIAGNOSIS KOMUNITAS UPAYA PENURUNAN KASUS HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DESA KRESEK, KABUPATEN TANGERANG Ananda, Muh. Pramudya; Drew, Clement
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24635

Abstract

Background: Hypertension is a condition where the systolic and diastolic blood pressure is ? 140 and/ or ? 90 mmHg. WHO stated that 1 billion people in the world suffer from hypertension, of which 20-35% occur in adults. Hypertension cases in developing countries will continue to increase and it is estimated that around 639 million cases in 2000 will become 1.15 billion cases in 2025 with an increase of around 80%. Based on Riskesdas 2018, the prevalence of hypertension in Banten Province is 29.47%. The incidence of hypertension cases in Kresek Community Health Center has increased quite significantly in the period July – September 2023, namely around 2,169 visits with the largest increase in cases coming from Kresek Village. Objective: Increase public knowledge about hypertension. Method: The community diagnosis method uses the Blum Paradigm and data collection is carried out throughmini survey. Problem priority is determined using the Delphi non-scoring method. The root cause of the problem is done with a diagramfishbone. Data on intervention results were obtained from questionnairespre-test andpost-test. Monitoring is carried out with PDCACycle and systems approach. Results: The results of the counseling showed that ? 70% of participants got a scorepost-test ? 70 and 30 participants were obtained with the result that 1 participant were able to perform antihypertensive exercise movements properly and correctly. Conclusion: The community diagnosis approach implemented was able to increase community knowledge about hypertension.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI AIR KELAPA MUDA DENGAN PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA IBU POST PARTUM DI BPM SUPARMI SITORUS Br. Naibaho, Samini; Samsinar, Samsinar; Salyani, Salyani; Paninsari, Debora
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24644

Abstract

One of the complications that occurs during the post partum period is bleeding caused by anemia in the mother. Anemia is based on Hemoglobin (Hb) levels in the body. If the Hb level in a pregnant woman's body is lower than the normal value, namely 11gr/dl, then excessive blood thinning can occur during delivery, which can result in bleeding. This research uses a quasi- experimental research method, namely a method used to look for the effect of certain treatments against other variables under controlled conditions. In this study, it was divided into two groups, namely the control group which was not given young coconut water to postpartum mothers, and the experimental group which was given young coconut water to postpartum mothers. Most of the mothers in the intervention group experienced an increase in postpartum hemoglobin levels, the number reached 14 mothers (70%) from a total of 20 post partum mothers' data were taken. Meanwhile, in the control group, there was a decrease in hemoglobin levels in the majority of mothers, the number reached 9 mothers (45%) from a total of 20 post partum mothers' data taken at BPM Suparmi Sitorus. The results of the chi-square test found a p-value of 0.001 with an ? error rate of 0.005. From these results, it is concluded that the p-value of 0.001 is smaller than the error rate of 0.005. Therefore, it can be concluded that (Hi) is accepted and (H0) is rejected. This shows that there is a relationship between consumption of young coconut water and increased hemoglobin in post partum mothers at BPM Suparmi Sitorus.
ANALISIS FAKTOR MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN BPJS DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RSU GMIM BETHESDA TOMOHON Tumiwa, Finni Fitria; Musak, Rivolta A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24745

Abstract

Kepuasan diukur dari pelayanan. Pasien percaya bahwa layanan itu baik ketika kenyataan sesuai dengan harapan. Kepuasan pasien dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kondisi ruangan, kelengkapan sarana dan prasarana, dan sikap tenaga kesehatan. Mutu pelayanan medik adalah kepuasan setiap pengguna pelayanan kesehatan menurut rata-rata tingkat kepuasan masyarakat dan sesuai dengan standar dan kaidah etik profesi. Hasil survei pendahuluan di poliklinik rawat jalan RSU GMIM Bethesda Tomohon menunjukkan bahwa masih ada pasien yang kurang puas dengan pelayanan yang diberikan mulai dari segi administrasi, respon time pelayanan, komunikasi, serta sarana dan prasarana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien BPJS di Poliklinik rawat jalan RSU GMIM Bethesda Tomohon. Jenis penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 375 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner (print out dan google form). Analisis data menggunakan uji chi-square dengan program komputer. Hasil analisis dimensi tangibles terhadap kepuasan pasien p-value = 0,000, dimensi empathy p-value = 0,003, dimensi reliability p -value = 0,000, dimensi responsiveness  p-value = 0,000, dimensi assurance p-value = 0,000. Kesimpulan faktor mutu pelayanan dengan dimensi tangibles, empathy, reliability, responsiveness, dan assurance semuanya memiliki p-value <0.05 yang artinya faktor mutu pelayanan berhubungan dengan kepuasan pasien BPJS di Poliklinik rawat jalan RSU GMIM Bethesda Tomohon.

Page 61 of 216 | Total Record : 2155