cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN DIARE AKUT PADA ANAK DI PUSKESMAS MAROANGIN KOTA PALOPO TAHUN 2021-2022 Gau, Anugrah Wija; Arsal, Andi Sitti Fahirah; Darussalam, Andi Husni Esa; Irwan, Andi Alamanda; Yani Sodiqah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25490

Abstract

Studi ini menyelidiki pemberian antibiotik kepada pasien anak yang mengalami diare akut di Puskesmas Maroangin Kota Palopo selama tahun 2021-2022. Berdasarkan hasil penelusuran data rekam medik. Didapatkan 65 kasus anak yang terdiagnosa diare di puskesmas dengan jumlah penderita pada tahun 2021 ialah sebanyak 30 pasien dan tahun 2022 ialah sebanyak 35 pasien. Resep antibiotik didasarkan pada berbagai kelompok gejala pada pasien anak yang berusia 0 – 18 tahun dengan diare cair berdarah dan diare cair berlendir sebagai keluhan utama, termasuk di antaranya adalah diare berair disertai dengan demam, mual muntah, dan nyeri perut, diare berair disertai dengan demam dan nyeri perut, diare berair disertai dengan demam, diare berair disertai dengan mual muntah, diare berdarah disertai dengan demam, mual muntah, nyeri perut, diare berdarah disertai dengan demam, mual muntah, diare berdarah disertai dengan demam, mual muntah, serta gejala diare berdarah yang hanya disertai nyeri perut. Kelompok antibiotik yang paling sering digunakan pada pasien anak dengan diare akut ialah golongan sulfonamida, kemudian diikuti sefalosporin, dan penisilin sebagai golongan antibiotik paling sedikit digunakan. Jenis antibiotik yang sering diresepkan melibatkan jenis cotrimoxazole, diikuti cefixime, dan amoxicillin sebagai jenis antibiotik paling sedikit digunakan. Pemberian dosis antibiotik pada pasien anak yang mengalami diare akut sangat tergantung pada usia anak yang mengalami diare akut.
PERAN RASIO NETROFIL DAN LIMFOSIT DALAM MEMBEDAKAN TUBERKULOSIS PARU DAN PNEUMONIA DI RUMAH SAKIT IBNU SINA MAKASSAR TAHUN 2022-2023 Fausiah, Andi Arista; Wiriansya, Edward Pandu; Irmayanti, Irmayanti; K, Irna Diyana Kartika; Anggita, Dwi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25507

Abstract

Tuberkulosis Paru dan Pneumonia adalah penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas yang bisa disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur. Penyakit ini menjadi masalah kesehatan utama dan membutuhkan perhatian segera. Oleh karena itu dicari penanda yang dapat memprediksi diagnosis dengan baik, sederhana, murah dan juga mudah digunakan dalam praktek sehari – hari tanpa ada biaya tambahan. Rasio Netrofil dan Limfosit adalah penanda laboratorium yang sudah tersedia dan dipakai untuk mengevaluasi inflamsi sistemik. Untuk mengetahui apakah Rasio Netrofil dan Limfosit dapat membedakan antara pasien dengan Tuberkulosis Paru dan pneumonia di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Penelitian deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Jenis penelitian ini dipilih karena peneliti ingin menggunakan data sekunder melalui rekam medik. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh nilai Rasio Netrofil dan Limfosit pada pasien Pneumonia lebih kecil dibandingkan dengan pasien Tuberculosis Paru. Rasio Netrofil dan Limfosit dapat digunakan sebagai variabel untuk membedakan antara pasien Tuberkulosis Paru dan pneumonia di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.
FACTORS RELATED TO HOUSEHOLD DIETARY DIVERSITY SCORE (HDDS) AS NUTRITION OUTCOMES IN EASTERN INDONESIA Mamahit, Adi Yeremia; Sudarmi, Ni Wayan; Mautang, Theo Welly Everd; Rende, Debby Christine; Suryani, Dyah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25526

Abstract

Wilayah Indonesia bagian timur masih mempunyai permasalahan kesehatan, termasuk permasalahan gizi. Permasalahan gizi dapat berupa rendahnya keberagaman pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara faktor pertanian dan faktor sosiodemografi terhadap skor keanekaragaman pangan rumah tangga (HDDS). Data mentah penelitian ini diambil dari Bank Dunia dengan menggunakan data yang telah dilakukan sejak tahun 2018 hingga 2019. Total sampel dalam penelitian ini adalah 2.874 rumah tangga. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah HDDS berdasarkan standar Organisasi Pangan Dunia. Variabel bebas meliputi karakteristik rumah tangga yang meliputi, agama, jenis kelamin,dan umur. Variable lainnya adalah jumlah anak di rumah tangga, pendapatan rumah tangga dari aspek pertanian, pengalaman rumah tangga dan desa, dan pendapatan rumah tangga bruto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata HDDS adalah 8,75 dari interval 0 hingga 12. Analisis bivariat dan multivariat dalam penelitian ini menemukan bahwa faktor yang berhubungan dengan tingginya HDDS antara lain kepala rumah tangga yang beragama Kristen, usia 45 – 55 tahun, 55 – 65 tahun, > 75 tahun, semakin tinggi jumlah anak dalam rumah tangga, desa mengalami hilangnya pekerjaan non-pertanian dan semakin tinggi pendapatan kotor rumah tangga. Kesimpulannya, HDDS sebagian besar dipengaruhi oleh karakteristik rumah tangga.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS BANGUNTAPAN I Syam, Nur Syarianingsih; Nurfita, Desi; Rahmi, Mustika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25530

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang dapat menimbulkan kesakitan, kecacatan, dan kematian yang tinggi. Wilayah kerja Puskesmas Banguntapan 1 merupakan wilayah dengan kasus TB tertinggi di Kabupaten Bantul, Provinsi DIY.  Kurangnya jumlah SDM, sarana prasarana dan anggaran menyebabkan terjadinya penurunan angka coverage pada tahun 2022. Untuk meningkatkan jumlah temuan kasus dan meminimalisir terjadinya kasus TB maka diberlakukan berbagai kebijakan. Implementasi kebijakan dapat dinilai dari komunikasi, sumberdaya, disposisi serta struktur birokrasi. Tujuan Penelitian ini adalah melakukan analisa terhadap implementasi kebijakan penanggulangan TB di wilayah kerja Puskesmas Banguntapan 1 Kabupaten Bantul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan case study. Data dikumpulkan mulai bulan Oktober – November 2023. Penelitian ini melibatkan 3 informan penelitian yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Instrument penelitian ini adalah panduan wawancara dengan metode indepth interview. Data dianalisa dan diolah menggunakan Metode Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variable komunikasi dan koordinasi antar organisasi baik, penyebaran informasi terkait Tuberkulosis sudah berlangsung baik dari ransmisi, kejelasan dan konsistensi. Pada variabel sumber daya, SDM dan sarana prasarana sudah tersedia sesuai kebijakan penanggulangan TB. Variabel Disposisi, setiap SDM sudah mengetahui tugas dan fungsinya serta berkomitmen dalam penanggulangan TB. Pada variable struktur birokrasi sudah terdapat SOP penanggulangan TB yang didokumentasikan dan telah disosialisasikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah agar Implementasi kebijakan dapat berjalan dengan optimal variabel sumber daya pada komponen anggaran masih perlu pengadaan yang optimal. Selain itu pada komponen struktur birokrasi, Puskesmas Banguntapan I sebaiknya membuat struktur organisasi tim penanggulangan TB agar kerja tim lebif efektif
KARAKTERISTIK PENDERITA PENYAKIT TUBERKULOSIS EKSTRA PARU DI BALAI BESAR KESEHATAN PARU MASYARAKAT DAN RS IBNU SINA MAKASSAR TAHUN 2018-2022 Utami Haerunnisya, Putri; Pandu Wiriansya, Edward; Mutmainnah Musa, Inna; Eka Yanti, Kartini; Irsandy, Febie
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25539

Abstract

Tuberkulosis Ekstra Paru adalah penyakit Tuberkulosis yang menyerang organ di luar paru-paru seperti pleura, selaput otak, kelenjar getah bening, tulang, persendian, kulit, saluran pencernaan, peritoneum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita penyakit Tuberkulosis Ekstra Paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat dan RS Ibnu Sina Makassar Tahun 2018-2022. Penelitian ini merupakan  penelitian dekstriptif menggunakan data sekunder rekam medik pasien. Metode pengambilan sampel yaitu metode cross sectional yang diolah menggunakan SPSS. Hasil penelitian karakteristik Tuberkulosis Ekstra Paru berdasarkan usia didapatkan usia terbanyak  yaitu 26-62 tahun 50,7%, jenis kelamin laki-laki 53,4% dan perempuan 46,6%, status gizi yang terbanyak yaitu underweight 67,1%, riwayat merokok 97,3% adalah pasien tidak merokok. Berdasarkan Jenis Tuberkulosis Ekstra Paru Limfadenitis TB 74%, Pleura TB 19,2%, TB Abdominal 12,3%, TB Tulang 1,4%, TB Miliar 4,1% dan laringitis TB 1,4%. Sputum Basil Tahan Asam positif 24,7% dan negatif 75,3%, X-Ray Thorax didapatkan adanya lesi 80,8% dan tidak ada lesi 19,2%. Tes Cepat Molekuler negatif 100%, Riwayat kontak dengan pasien Tuberkulosis tidak diketahui 100%, Riwayat penyakit Tuberkulosis didapatkan kasus baru 94,5% dan kasus relaps 5,5%. Pasien Tuberkulosis Ekstra Paru pada Tahun 2018-2022 terbanyak pada usia rentan 26-62 tahun dengan jenis kelamin terbanyak yaitu laki-laki dan jenis Tuberkulosis Ekstra Paru yang terbanyak adalah Limfadenitis TB.
PERAN DUKUNGAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT TERHADAP PENERAPAN PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT Kamala, Intan; Hartati, Hartati; Hasibuan, Rira Fauziah; Husni, Lailatul; Aini, Rafika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25565

Abstract

Data Insiden Keselamatan Pasien di RS X menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah laporan dari tahun 2021 hingga 2023. Penurunan ini menjadi perhatian serius karena keselamatan pasien merupakan prioritas utama dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan penurunan tersebut dan memberikan masukan kepada manajemen RS X untuk langkah-langkah tindak lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods kuantitatif dan kualitatif dengan desain eksplanatori sekuensial. Populasi yang diteliti adalah staf perawat di berbagai unit pelayanan yang dipilih secara acak proporsional. Metode penelitian kuantitatif melibatkan analisis data jumlah laporan insiden dan karakteristik responden, sedangkan metode kualitatif melibatkan wawancara dengan 5 responden untuk mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang hambatan-hambatan dalam pelaporan insiden. Penurunan jumlah laporan insiden keselamatan pasien di RS X terjadi secara signifikan dari tahun 2021 hingga 2023. Meskipun sudah diperkenalkan aplikasi berbasis digital untuk pelaporan insiden pada tahun 2023, jumlah laporan tetap mengalami penurunan. Analisis data menunjukkan bahwa mayoritas responden adalah perempuan (80%) dengan kelompok usia 30-40 tahun mendominasi (65%). Sebagian besar responden (50%) dapat bekerja sama secara efektif dalam situasi mendesak, menunjukkan fleksibilitas tim yang baik. Namun, hanya 32% responden yang merasa mendapat dukungan yang memadai dari manajemen unit, terutama dalam pengakuan dan pujian terhadap pelaporan insiden yang sesuai prosedur keselamatan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan penurunan jumlah laporan insiden keselamatan pasien di RS X, termasuk kurangnya dukungan manajemen dan kurangnya tindak lanjut terhadap pelaporan insiden. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah lebih lanjut untuk meningkatkan sistem pelaporan dan mendukung peran manajemen dalam memastikan keselamatan pasien di RS X.
PENGARUH PENGGUNAAN CHATGPT TERHADAP KEMANDIRIAN MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN TUGAS AKADEMIK Cahyanto, Heri Nur; Pamungkas, Putri; Zulkarnain, Octo
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25582

Abstract

Salah satu kemajuan yang muncul adalah penerapan ChatGPT sebagai inovasi baru. Menurut penelitian yang dilakukan di Stanford, ChatGPT memiliki potensi besar untuk digunakan dalam Pendidikan. ChatGPT adalah sistem kecerdasan buatan yang dapat memberikan respons otomatis terhadap teks yang dimasukkan. Kemampuannya meliputi beragam tugas seperti menerjemahkan bahasa, menyusun ringkasan dari teks, dan menjawab pertanyaan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penggunaan ChatGPT mempengaruhi tingkat kemandirian mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan pedoman dan strategi yang lebih baik untuk memasukkan ChatGPT ke dalam proses pembelajaran. Ini dapat mengurangi efek negatifnya terhadap tingkat kemalasan mahasiswa dan memaksimalkan manfaatnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen yang mengadopsi pendekatan pretest post test control group. Populasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah mahasiswa di Institut Kesehatan dan Bisnis Surabaya. Sampel terdiri dari mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan bersedia untuk berpartisipasi, dengan jumlah responden sebanyak 40 orang, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Hasil Penelitian menunjukan terjadi peningkatan yang signifikan pada kemandirian mahasiswa dalaam menyelesaikan tugas sebesar 65%. Dapat diambil kesimpulan ada pengaruh penggunaan chatgpt terhadap kemandirian mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akademik dengan p<0.005 (0.000).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN MELASMA PADA PENYAPU JALAN WANITA USIA 20-50 TAHUN DI MAKASSAR Wana, Nirwana; Abdi, Dian Amelia; Surdam, Zulfiyah; Yuniati, Lisa; Nasaruddin, Hermiaty
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25599

Abstract

Melasma berasal dari bahasa Yunani “melas” yaitu “bintik hitam” yang merupakan penampakan klinis dari melasma. Melasma biasanya ditemukan pada ras kulit gelap tetapi dapat pula ditemukan di berbagai ras pada warga yang tinggal di daerah yang menerima radiasi ultraviolet yang tinggi, yaitu penduduk yang tinggal di wilayah tropis dan paling sering ditemukan pada perempuan dibandingkan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian  melasma pada penyapu jalan wanita usia 20-50 tahun di Makassar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah penyapu jalan wanita usia 20-50 tahun sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner. Hasil dari penelitin didapatkan bahwa dari 50 penyapu jalan didapatkan 16 orang (32%) menderita melasma, paling banyak pada usia 41-50 (41,7%). Faktor risiko pada sampel didapatkan 27 orang (54%) yang terpapar sinar matahari, 13 orang (26%) yang menggunakan kosmetik, 23 orang (46%) yang menggunakan kontrasepsi hormonal, 2 orang (4%) hamil, dan 6 orang (12%) mengonsumsi obat-obatan. Berdasarkan hasil uji chi-square didapatkan paparan sinar matahari dan penggunaan kosmetik adalah <0.001, kontrasepsi hormonal 0.535, kehamilan 0.542 dan penggunaan obat-obatan 0.365. Kesimpulan dari penelitian ini yakni ada hubungan yang signifikan antara paparan sinar matahari dan kosmetik dengan kejadian melasma sedangkan penggunaan kontrasepsi hormonal, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian melasma pada penyapu jalan wanita usia 20-50 tahun di Makassar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPUTUSAN PEMILIHAN PENGOBATAN TRADISIONAL MAHASISWA FARMASI POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA Susiyarti, Susiyarti; Barlian, Aniq
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25619

Abstract

Penggunaan obat tradisional masih digemari masyarakat karena menganggap bahwa obat tradisional lebih aman dibandingkan obat-obatan kimia, serta lebih murah harganya. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi terbentuknya perilaku seseorang. Mahasiswa farmasi merupakan calon tenaga kesehatan yang berperan sebagai ujung tombak pelayanan kefarmasian, mereka dibekali pengetahuan dan praktek yang berkaitan dengan obat dan obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan mahasiswa farmasi terhadap keputusan pemilihan pengobatan tradisional. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subyek penelitian adalah Mahasiswa Farmasi Politeknik Harapan Bersama yang masih aktif di tahun akademik 2023-2024. Sampel Penelitian sebanyak 175 mahasiswa yang diambil secara cluster Random Sampling. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25.0 for windows untuk mengetahui hubungan antar variabel dilakukan uji korelasi Chi-Square test (?2). Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan mahasiswa farmasi Politeknik Harapan Bersama Tegal kategori baik sebanyak 118 mahasiswa (67,43%) dan kategori cukup sebanyak 57 mahasiswa (32,57%). Sikap pengambilan Keputusan penggunaan obat tradisional menyatakan setuju sebanyak 156 responden (89,14%) dan tidak setuju sebanyak 19 responden (10,86%). Analisis Chi-square test didapatkan nilai p=value 0,000 (p=<0,05). Hasil uji korelasi menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan sikap pengambilan keputusan penggunaan obat tradisional.
HUBUNGAN KPD DENGAN PERSALINAN BERDASARKAN USIA KEHAMILAN DI RSIA SITTI KHADIJAH 1 MAKASSAR Amalia, St. Rahmatul; Julyani, Sri; Rasfayanah , Rasfayanah; Andi Mappaware, Nasrudin; Darma, Sidrah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.25631

Abstract

Persalinan berdasarkan usia kehamilan terbagi menjadi persalinan aterm dan persalinan preterm. Pada saat persalinan berlangsung dapat terjadi kematian pada ibu maupun bayinya. Angka kematian ibu dan bayi dapat disebabkan oleh infeksi persalinan preterm. Menurut data dari WHO(2018) angka kelahiran bayi preterm di Indonesia sekitar 675.700 pertahun, menjadikan Indonesia sebagai negara terbesar ke-5 dengan jumlah persalinan preterm tertinggi di dunia.Salah satu faktor penyebab persalinan preterm yaitu KPD. KPD merupakan pecahnya ketuban sebelum waktunya tanpa disertai tanda inpartu. KPD merupakan penyebab 18%-20% morbiditas dan mortalitas perinatal. KPD dapat terjadi pada kehamilan aterm dengan insidensi lebih tinggi antara 6-19% dibanding KPD preterm dengan insidensi 2% dari semua kehamilan.Pasien KPD dengan risiko rendah yang memenuhi kriteria dapat diberikan manajemen perawatan di rumah hingga melahirkan aterm. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan KPD dengan persalinan berdasarkan usia kehamilan di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar.Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Sampel dari data rekam medik sebanyak 74. Hasil diolah menggunakan uji chi-square. Dari hasil penelitian bahwa KPD pada kehamilan aterm didapatkan 54 orang mengalami persalinan pada usia kehamilan aterm. Sementara KPD pada kehamilan preterm didapatkan 7 orang mengalami persalinan pada usia kehamilan aterm dan 13 orang mengalami persalinan pada usia kehamilan preterm. Dari hasil analisis didapatkan p-value <0,001. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan antara KPD dengan persalinan berdasarkan usia kehamilan di RSIA Sitti Khadijah 1 Makassar

Page 64 of 216 | Total Record : 2155